Print Sermon

Naskah-naskah khotbah dan video ini diakses oleh sekitar 1,500,000 komputer di lebih dari 221 negara setiap tahunnya di www.sermonsfortheworld.com. Ratusan orang lainnya menyaksikan video di YouTube, tetapi mereka akan segera meninggalkan YouTube dan mengunjungi langsung ke website kami. Naskah-naskah khotbah ini disajikan dalam 40 bahasa kepada sekitar 120,000 komputer setiap bulannya. Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Jadi para pengkhotbah boleh menggunakannya tanpa seijin kami. Silahkan klik di sini untuk mengetahui bagaimana Anda dapat memberikan donasi setiap bulan untuk membantu kami dalam pekerjaan besar pemberitaan Injil ke seluruh dunia ini.

Kapanpun Anda menulis pesan untuk Dr. Hymers, selalu sebutkan kepada beliau negara di mana Anda tinggal. Surel Dr. Hymers adalah rlhymersjr@sbcglobal.net .




OLEH DARAH-NYA KITA DISUCIKAN!

BY HIS BLOOD WE ARE CLEANSED!
(Indonesian)

oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.
diterjemahkan oleh Dr. Edi Purwanto

Khotbah ini dikhotbahkan di Baptist Tabernacle of Los Angeles
Pada Kebaktian Minggu Malam, 28 Januari 2018
A sermon preached at the Baptist Tabernacle of Los Angeles
Lord’s Day Evening, January 28, 2018

“Ia dihina dan dihindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan; ia sangat dihina, sehingga orang menutup mukanya terhadap dia dan bagi kitapun dia tidak masuk hitungan” (Yesaya 53:3).

“Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan [kamu], dia diremukkan oleh karena kejahatan [kamu]… dan oleh bilur-bilurnya [kamu] menjadi sembuh” (Yesaya 53:5).


Minggu malam yang lalu saya mengkhotbahkan sebuah khotbah mengenai kebutuhan akan Darah Kristus (“Dengan atau Tanpa Darah”). Ada dua poin dalam khotbah itu. Pertama, apa yang akan terjadi pada Anda tanpa darah Kristus. Kedua, apa yang akan terjadi pada Anda jika Anda memiliki Darah Kristus.

Saya hanya menekankan tentang Neraka dalam dua paragraf singkat di awal poin pertama. Lalu saya menghabiskan sisa poin satu dengan membahas masalah dosa. Saya mengatakan bahwa tanpa Darah Yesus, “Tidak akan ada kebebasan dari dosa Anda. Tidak akan ada ampunan dari dosa Anda. Tidak akan ada pembebasan dari dosa Anda. Tidak akan ada pengampunan atas dosa Anda.” Kemudian saya memberikan poin kedua, “Apa yang akan terjadi pada Anda jika Anda memiliki Darah Yesus.” Saya menghabiskan empat halaman penuh untuk memberitakan kuasa dari Darah Kristus yang ajaib “untuk menghapus dosa Anda,” “untuk ampunan dosa Anda,” “untuk menyelamatkan Anda dari dosa Anda,” “untuk membebaskan Anda dari dosa Anda,” “untuk mengampuni dosa Anda,” dan “membawa Anda ke Surga.” Saya mengatakan bahwa orang-orang di Surga akan bernyanyi karena mereka telah “ditebus oleh Darah Kristus.” Saya mengutip nyanyian pujian Fanny Crosby, “Ditebus oleh Darah Anak Domba.” Saya mengutip Spurgeon yang mengatakan, “Injil tanpa darah... adalah injil Iblis.” Saya mengutip himne Charles Wesley, yang mengatakan,

Kuasa dosa binasa, Terpujilah nama Tuhan!
Bersihlah najis dan noda, Terpujilah nama Tuhan!
   (“O For a Thousand Tongues” oleh Charles Wesley, 1707-1788).

Saya menyanyikan himne itu. Kemudian saya dan Anda bernyanyi, “Darah Kristus mahakuasa, Menebus dosamu; Darah Kristus mahakuasa” (oleh Lewis E. Jones, 1865-1936). Sebenarnya saya sudah menyanyikannya tiga kali! Kemudian saya mengutip sebuah paragraf dari Octavius Winslow, seorang pengkhotbah besar abad ke-19, yang berkata, “Saat Anda berlutut di hadapan Kristus dan [memiliki hati nurani Anda dibersihkan oleh] darah, yang mengampuni, menutupi, dan membatalkan semua kesalahan Anda.” Lalu saya mengutip Spurgeon ketika mengatakan kepada seorang pemuda, “Datanglah kepada Yesus sendiri. Dia akan membasuh dosa-dosa Anda dalam Darah-Nya yang mahal.” Kemudian saya mengutip himne “Sebagaimana Adaku” yang mengatakan bahwa Darah Yesus “telah ditumpahkan untuk saya.” Kemudian saya mengakhiri khotbah saya dengan mengatakan, “Percayalah kepada Yesus, datanglah kepada Yesus, berilah diri Anda disucikan dari dosa-dosa Anda oleh Darah Yesus yang mahal.” Saya tidak tahu bagaimana saya bisa membuatnya lebih jelas lagi!

Dalam khotbah Minggu pagi, Bapak John Samuel Cagan berkhotbah tentang “The Preeminence of Christ” (“Keunggulan Kristus). Bapak Cagan mengakhiri khotbah tersebut dengan mengutip Kolose 1:14,

“Di dalam Dia kita memiliki penebusan kita, yaitu pengampunan dosa.”

Kemudian Bapak Cagan berkata, “Darah-Nya akan menebus dosa Anda. Lemparkan diri Anda pada belas kasihan-Nya. Hanya Dia yang bisa menebus Anda dari dosa Anda dengan Darah-Nya. Saya berdoa kiranya Anda percaya kepada Yesus hari ini.” Khotbah Bapak Cagan diberikan setelah Mr. Griffith menyanyikan lagu “Betapa Kau Mend'rita,” yang memuji pengorbanan darah Kristus bagi dosa-dosa kita. Oh, dan khotbah saya pada hari Minggu malam didahului oleh Mr. Griffith yang menyanyikan lagu, “Terucah Darah yang Kudus” karangan William Cowper - yang mengatakan,

Tercurah darah yang kudus, Di bukit Golgota;
   Yang mau bertobat ditebus, Terhapus dosanya.
Terhapus dosanya, Terhapus dosanya,
   Yang mau bertobat ditebus, Terhapus dosany a

Namun semua khotbah dan nyanyian tentang Darah Yesus yang menyucikan dosa itu sama sekali tidak menimbulkan kesan pada kebanyakan dari Anda yang masih terhilang yang mendengarkannya! Tidak sama sekali! Seorang gadis datang menemui saya setelah khotbah malam itu. Saya berkata, “Berlututlah dan percayalah kepada Yesus.” Dia menatap saya dengan marah dan berkata, “Tidak!” Saya hampir tidak dapat mempercayainya! Kenapa dia datang menemui saya? Apakah dia berpikir bahwa datang menemui saya akan menyelamatkannya? Saya tercengang! Lalu seorang pemuda datang menemui saya. Dia menangis, jadi saya pikir dia mungkin berada di bawah keinsafan akan dosa. Tetapi tidak. Dia hanya takut pergi ke Neraka, yang hampir tidak saya sebutkan dalam khotbah saya! Dia takut pergi ke Neraka! Itu saja! Dia tidak menyebutkan apapun tentang dosanya. Dan dia tidak mengucapkan sepatah kata pun - tidak satu kata pun - tentang Darah Yesus dan kekuatannya untuk membersihkan dosanya! Tidak satu kata pun - walaupun dia pernah mendengar tentang kekuatan Darah Yesus yang menyucikan sepanjang hari itu – mulai dari khotbah John Cagan pada hari Minggu pagi sampai khotbah saya pada hari Minggu malam. Bahkan semua himne tentang Darah Yesus untuk membersihkan dosa tidak disebutkan. Seolah-olah dia belum pernah mendengar sepatah kata pun tentang kekuatan Darah Yesus yang menyucikan yang telah ia dengar sepanjang hari - tidak ada satu kata pun yang dia ingat!

Mengapa gadis itu datang dengan wajah marah, tidak memikirkan satu menit pun tentang kasih Yesus dan pengorbanan darah-Nya untuk dosa? Mengapa pemuda itu keluar dari ketakutan akan Neraka - tanpa sepatah kata pun menyebut Darah Yesus yang menyucikan? Jawabannya ada di teks pertama kita,

“Ia dihina dan dihindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan; ia sangat dihina, sehingga orang menutup mukanya terhadap dia dan bagi kitapun dia tidak masuk hitungan” (Yesaya 53:3).

Sahabatku yang terkasih, dibutuhkan mujizat kasih karunia untuk menyebabkan orang berdosa yang masih terhilang untuk berhenti membenci dan menolak Yesus. Dibutuhkan karya Roh Kudus untuk membangunkan orang berdosa yang terhilang untuk berhenti menyembunyikan mukanya dari Yesus - dan untuk menghargai pengorbanan-darah-Nya untuk penyucian dosa.

Teks kedua kita memberi tahu Anda apa yang Yesus lakukan untuk menyelamatkan Anda, meskipun sampai sekarang Anda membenci dan menolak Dia dan Darah-Nya yang menyelamatkan. Meskipun Anda menolak Dia dan Darah-Nya,

“Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan [kamu], dia diremukkan oleh karena kejahatan [kamu]… dan oleh bilur-bilurnya [kamu] menjadi sembuh” (Yesaya 53:5).

Sebelum saya berkhotbah pada hari Minggu malam yang lalu saya membaca kesaksian dua wanita muda yang hadir di gereja Spurgeon. Tentang wanita muda yang pertama dikatakan,

Hatinya tetap keras sampai akhirnya dia mendengar Bapak Spurgeon berkhotbah. Dia menjadi sangat takut akan penghukuman atas dosanya. Dia terus menerus datang ke gereja namun tetap dalam keputusasaan selama beberapa bulan. Kemudian dia mendengar Bapak Spurgeon berkhotbah [dan] dia percaya Yesus dan darah penebusan-Nya, dan bersukacita. Dia percaya kepada Yesus itu sendiri, dan diselamatkan.

Tentang wanita muda kedua dikatakan demikian,

Dia datang untuk mendengar Bapak Spurgeon berkhotbah karena penasaran. Dia kemudian meninggalkan gereja karena ketakutan. Dia berkata, “Saya berharap saya tidak akan pernah lagi mendengarkan dia berkhotbah. Saya bertekad untuk tidak akan pernah pergi lagi ke gereja itu. Tetapi saya merasa menderita jika saya menjauh. Saya menderita jika saya datang untuk mendengar dia berkhotbah, dan saya menderita jika saya menjauh. Akhirnya saya percaya kepada Kristus dan di dalam Dia saya menemukan kedamaian dan penghiburan. Saya tidak menemukan Kristus sebelum saya menyerah untuk mencari kedamaian dalam hal lain kecuali Yesus. Saya mencoba yang lain dulu. Tetapi tidak ada lagi yang memberi saya kedamaian sebelum saya menemukan Kristus dan Darah-Nya yang menyelamatkan sepenuhnya.”

S’lamat! Mari menyanyikan lagu ini bersama dengan saya!

S'lamat, s'lamat, Dib'ri Anak Domba kudus!
S'lamat, s'lamat, UmatNya telah ditebus.
   (“Redeemed” oleh Fanny J. Crosby, 1820-1915/ Nyanyian Pujian No. 311).

Nyanyikan ini lagi!

S'lamat, s'lamat, Dib'ri Anak Domba kudus!
S'lamat, s'lamat, UmatNya telah ditebus.

Darah Yesus yang menebus kita bukanlah Darah biasa. Dalam Kisah Para Rasul 20:28 kita belajar betapa luar biasanya Darah Yesus. Paulus berkata kepada para tua-tua gereja Efesus,

“Gembalakan jemaat Allah yang diperoleh-Nya dengan darah Anak-Nya sendiri.

Menurut Anda, apakah Alkitab King James salah? Kemudian dengarkan terjemahan Alkitab NIV,

“Jadilah para gembala jemaat Allah, yang telah Ia beli dengan darah-Nya sendiri.”

Mungkin Anda masih belum yakin. Jadi saya akan memberikan terjemahan New American Standard,

“Gembalakan jemaat Allah yang Ia beli dengan darah-Nya sendiri.

Jelas kita melihat bahwa Darah Yesus, yang bisa membersihkan Anda dari dosa, bukanlah Darah biasa. Kita ditebus dari dosa oleh “Darah Allah.” Yesus Kristus adalah Pribadi Kedua dari Trinitas - Allah Putra. Allah yang berinkarnasi. Allah dalam wujud manusia. Jadi sangat tepat untuk menyebut Darah-Nya dengan “Darah Allah.” Itulah sebabnya Spurgeon yang tersohor itu berkata, “Tidak ada dosa yang tidak dapat disucikan oleh darah Kristus.” Charles Wesley mengatakannya dengan baik,

Kuasa dosa binasa,
   Terpujilah nama Tuhan!
Bersihlah najis dan noda,
   Terpujilah nama Tuhan!
(“O For a Thousand Tongues to Sing” oleh Charles Wesley, 1707-1788;
      untuk lagu “O Set Ye Open Unto Me”).

Nyanyikan ini!

Kuasa dosa binasa,
   Terpujilah nama Tuhan!
Bersihlah najis dan noda,
   Terpujilah nama Tuhan!

Apakah Anda pikir Anda tidak memiliki dosa? Saya ragu bahwa Anda sesuci Charles Wesley sebelum dia diselamatkan. Dia berpuasa beberapa kali seminggu. Apakah Anda melakukannya? Dia berdoa berjam-jam. Apakah Anda melakukannya? Dia bahkan pergi menjadi misionaris untuk orang-orang Indian Amerika. Apakah Anda melakukannya? Dia tidak mau mengakui bahwa dia adalah orang berdosa di dalam hatinya. Dia seperti gadis di gereja Spurgeon yang mengatakan

Saya mencoba yang lain dulu. Saya tidak menemukan Kristus sebelum saya menyerah untuk mencari kedamaian dalam hal lain kecuali Yesus. Saya mencoba yang lain dulu. Tetapi tidak ada lagi yang memberi saya kedamaian sebelum saya [percaya kepada Yesus] dan Darah-Nya yang menyelamatkan sepenuhnya.

Apakah Anda juga melakukan itu? Anda telah mencoba yang lainnya. Tetapi itu tidak memberi Anda kedamaian - bukan? Begitukah? Tentu saja tidak! Dan Anda tidak akan pernah memiliki kedamaian. Tidak pernah memiliki kedamaian! Tidak pernah memiliki kedamaian! Anda tidak akan pernah memiliki kedamaian sampai Anda menghentikan segala usaha Anda sendiri dan mengaku kepada Yesus bahwa Anda membutuhkan Darah-Nya yang menyelamatkan sepenuhnya!

Tentang wanita muda lainnya dikatakan,

Dia terus menerus datang ke gereja namun tetap dalam keputusasaan selama beberapa bulan. Kemudian dia mendengar Bapak Spurgeon berkhotbah [dan akhirnya] dia percaya Yesus dan darah penebusan-Nya, dan bersukacita. Dia percaya kepada Yesus itu sendiri, dan diselamatkan.

Saya tidak menemukan Kristus sebelum saya menyerah untuk mencari kedamaian dalam hal lain kecuali Yesus. Saya mencoba yang lain dulu. Tetapi tidak ada lagi yang memberi saya kedamaian sebelum saya menemukan Kristus dan Darah-Nya yang menyelamatkan sepenuhnya.

Alkitab berkata,

“Di dalam Dia kita memiliki penebusan kita, yaitu pengampunan dosa.”

Kemudian John Samuel Cagan berkata, “Darah-Nya akan menebus dosa Anda. Lemparkanlah diri Anda kepada belas kasihan-Nya. Hanya Dia yang bisa menebus Anda dari dosa Anda dengan Darah-Nya. Saya berdoa kiranya Anda percaya kepada Yesus hari ini.”

“Ia dihina dan dihindari orang… sehingga orang menutup mukanya terhadap dia… Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita… dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh” (Yesaya 53:3, 5).

“Tanpa penumpahan darah tidak ada pengampunan” (Ibrani 9:22). Tetapi syukurlah “darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa” (I Yohanes 1:7). Oh, malam ini, Kiranya kata-kata Charlotte Elliott (1789-1871) menjadi kata-kata Anda. Dia berkata,

Sebagaimana adaku,
   Kau rela mati bagiku;
Panggilan suaraMu merdu:
   Ya Yesus, s'karang ku datang.

Pada usia lima belas tahun, John Samuel Cagan berkata,

Saya tidak dapat menemukan bentuk kedamaian apa pun... Saya tidak dapat berhenti merasa sangat tersiksa... Saya sangat lelah berjuang, saya sangat lelah dengan semua hal yang saya alami... saya berusaha diselamatkan. Saya mencoba untuk percaya Kristus dan saya tidak bisa. Saya tidak dapat menyerahkan diri saya kepada Kristus. Saya tidak bisa memutuskan untuk menjadi seorang Kristen, dan itu membuat saya merasa sangat tidak berdaya... Yesus telah memberikan hidup-Nya untuk saya. Yesus telah disalibkan untuk saya... Pikiran ini menghancurkan saya. Saya harus membiarkan semuanya itu terus menganggu saya... Saya harus memiliki Yesus. Pada saat itu saya menyerah kepada-Nya dan datang kepada-Nya dengan iman ... dengan hati saya, dengan sederhana saya bersandar di dalam Kristus dan Dia menyelamatkan saya! Dia membasuh dosa saya dalam Darah-Nya!... Saya tidak membutuhkan perasaan. Saya memiliki Kristus! Namun, dalam mempercayai Kristus, rasanya seolah-olah dosa saya dicabut dari jiwa saya. Saya berbalik dari dosa saya, dan saya memandang kepada Yesus sendiri! Yesus menyelamatkan saya ... iman saya terletak pada Yesus, karena Dia telah mengubah saya... Dia memberi saya hidup dan damai sejahtera... Kristus datang kepada saya, dan untuk ini saya tidak akan meninggalkan Dia... Dia telah membasuh dosa saya dalam Darah-Nya.

Sebagaimana adaku,
   Kau rela mati bagiku;
Panggilan suaraMu merdu:
   Ya Yesus, s'karang ku datang.

Sebagaimana adaku,
   Seg'ra ku lari padaMu;
Sucikan jiwa ragaku:
   Ya Yesus, s'karang ku datang.

Sebagaimana adaku,
   Melarat, buta, dan lesu;
Agar beroleh kasihMu:
   Ya Yesus, s'karang ku datang.

Sebagaimana adaku,
   Kau rela mati bagiku;

Maukah Anda datang kepada Yesus dan disucikan dari segala dosa Anda dengan Darah-Nya yang mahal? Jika Anda mau datang kepada Yesus, kami menunggu untuk dapat berdoa untuk Anda. Sementara yang lain naik ke lantai atas untuk makan malam, silahkan datang dan duduk di dua baris pertama. Amin.


Jika khotbah ini memberkati Anda Dr. Hymers akan senang mendengar dari Anda. KETIKA ANDA MENULIS KEPADA DR. HYMERS ANDA HARUS MEMBERITAHU BELIAU DARI NEGARA MANA ANDA MENULIS ATAU IA TIDAK DAPAT MENJAWAB EMAIL ANDA. Jika khotbah ini memberkati Anda silahkan mengirim email kepada Dr. Hymers dan ceritakan kepadanya, tetapi selalu jelaskan pada beliau dari negara mana Anda mengirimnya. E-mail Dr. Hymers ada di rlhymersjr@sbcglobal.net (klik di sini). Anda dapat menulis email kepada Dr. Hymers dalam bahasa apapun, namun tulislah dalam bahasa Inggris jika Anda dapat. Jika anda ingin menulis surat kepada Dr. Hymers melalui pos, alamat beliau adalah P.O. Box 15308, Los Angeles, CA 90015. Anda boleh menelepon beliau di (818)352-0452.

(AKHIR KHOTBAH)
Anda dapat membaca khotbah Dr Hymers setiap minggu di Internet
www.sermonsfortheworld.com.
Klik pada “Khotbah Indonesia.”

Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Anda dapat menggunakannya tanpa
meminta izin kepada Dr. Hymers. Namun, semua video khotbah Dr. Hymers dilindungi
hak cipta dan hanya dapat digunakan dengan izin.

Persembahan Pujian Sebelum Khotbah oleh Bpk. Benjamin Kincaid Griffith:
“Saved by the Blood of the Crucified One” (oleh S. J. Henderson, 1902).