Print Sermon

Naskah-naskah khotbah dan video ini diakses oleh sekitar 1,500,000 komputer di lebih dari 221 negara setiap tahunnya di www.sermonsfortheworld.com. Ratusan orang lainnya menyaksikan video di YouTube, tetapi mereka akan segera meninggalkan YouTube dan mengunjungi langsung ke website kami. Naskah-naskah khotbah ini disajikan dalam 40 bahasa kepada sekitar 120,000 komputer setiap bulannya. Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Jadi para pengkhotbah boleh menggunakannya tanpa seijin kami. Silahkan klik di sini untuk mengetahui bagaimana Anda dapat memberikan donasi setiap bulan untuk membantu kami dalam pekerjaan besar pemberitaan Injil ke seluruh dunia ini.

Kapanpun Anda menulis pesan untuk Dr. Hymers, selalu sebutkan kepada beliau negara di mana Anda tinggal. Surel Dr. Hymers adalah rlhymersjr@sbcglobal.net .




MENGAPA DOKTRIN TENTANG MALAIKAT DITOLAK
PADA AKHIR ZAMAN INI

(WHY THE DOCTRINE OF ANGELS
IS NEGLECTED IN THE LAST DAYS)

oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.
diterjemahkan oleh Dr. Edi Purwanto

Khotbah ini dikhotbahkan di Baptist Tabernacle of Los Angeles
Pada Kebaktian Minggu Pagi, 15 Januari 2012

“Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran. Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya. Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng” (II Timotius 4:2-4).


Billy Graham berkata, “Saya tidak pernah mendengar seseorang mengkhotbahkan sebuah khotbah tentang malaikat… Saya bertanya kepada diri saya sendiri, mengapa ini dilupakan? Mengapa kita mengabaikan pengajaran Alkitab yang agung tentang malaikat? (Angels: God’s Secret Agents, Doubleday and Company, 1975, hlm. 17).

Graham kemudian menekankan bahwa semua buku teologi sistematika memiliki bagian yang membahas berhubungan dengan para malaikat. Namun kita tidak mendengar doktrin ini dikhotbahkan dari mimbar-mimbar gereja pada zaman kita ini.

Saya tidak setuju dengan Billy Graham atas beberapa subyek, khususnya berhubungan dengan “decisionisme.” Namun Graham mengatakan pertanyaan yang baik ketika ia berkata, “Saya tidak pernah mendengar seseorang mengkhotbahkan sebuah khotbah tentang malaikat… Saya bertanya kepada diri saya sendiri, mengapa ini dilupakan? Mengapa kita mengabaikan pengajaran Alkitab yang agung tentang malaikat?” Dalam khotbah saya “Para Malaikat Ada Bersama Kita!” (klik di sini untuk membacanya) saya menekankan dua alasan: (1) Banyak pengkhotbah yang belum bertobat, dan (2) banyak yang lainnya tidak dipanggil untuk berkhotbah. Para pendeta dalam kondisi ini tidak dapat diharapkan untuk melihat perlunya berbicara tentang hal-hal rohani.

Namun ada lebih dari itu. Ini adalah zaman yang berpusatkan pada manusia. Banyak orang tidak tertarik dengan apa yang telah Allah wahyukan di dalam Alkitab tentang hal-hal rohani. Mereka lebih berpusatkan pada manusia daripada berpusatkan pada Allah. Mereka hanya tertarik di dalam diri mereka sendiri, dan apa yang mereka dapat lihat dan rasakan di dunia materi. Itu pasti termasuk yang terjadi pada banyak sekali jemaat hari ini.

Dalam artikelnya yang mengesankan, “The Bible World is the Real World” (“Dunia Alkitab adalah Dunia yang Nyata”) Dr. A. W. Tozer berkata,

      Ketika kita membaca Kitab Suci, seseorang yang sensitif pasti merasakan perbedaan antara dunia sebagaimana dinyatakan oleh Alkitab dengan dunia sebagaimana dipercaya oleh orang-orang religius hari ini. Dan kontras itu tidaklah baik bagi kita… Yakub melihat sebuah tangga yang berdiri di atas bumi menuju Allah yang berdiri di atasnya dan para malaikat turun naik melalui tangga itu. Abraham dan Bileam dan Manoakh dan betapa banyak tokoh lainnya yang pernah berjumpa dengan para malaikat Allah dan [berbicara] dengan mereka… Para malaikat hadir untuk memberitakan kelahiran Yesus dan merayakan kelahiran itu di Betlehem; para malaikat menguatkan Tuhan kita ketika Ia berdoa di Getsemani; para malaikat ditekankan di beberapa surat yang diinspirasikan ini, dan Kitab Wahyu bersinar dengan kehadiran mahkluk-mahkluk asing dan indah baik di bumi dan di sorga…
      Ya, dunia yang sejati adalah dunia yang berpenduduk. Kebutaan dari orang-orang Kristen modern tidak dapat melihat apa yang tidak kelihatan namun itu tidak menghancurkan realitas mahkluk rohani (A. W. Tozer, D.D., “The Bible World is the Real World,” Of God and Men, Christian Publications, 1960, hlm. 116-117).

Satu hal yang membuat saya tersinggung adalah bahwa “orang-orang Kristen modern” yang dimaksud di sini adalah orang-orang Kristen – dalam arti sebenarnya dari kata itu. “Mata pengertian mereka” tidak pernah terbuka. Ini menunjukkan bahwa mereka tidak mengalami kelahiran baru. Rasul Paulus menggambarkan tentang orang-orang yang disebut “Kristen” dalam ayat tiga dan empat dari teks kita.

“Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya. Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng” (II Timotius 4:3-4).

The Prophecy Study Bible memberikan komentar ini atas teks kita,

Paulus... memberikan peringatan lebih lanjut untuk hari-hari terakhir dari Zaman Gereja. Kata “menerima” di sini memiliki arti dasar “mendukung”… Jadi, akan datang waktunya ketika mayoritas orang di antara Gereja tidak akan mendukung pengajaran yang benar atau ajaran sehat. Kata “keinginan” secara sederhana berarti “keinginan kuat,” namun dalam konteks ini memiliki konotasi yang negatif. Toleransi terhadap ajaran sesat berasal dari keinginan atau perasaan orang-orang yang tidak ingin mengikuti Firman Allah. Para anggota gereja ini dikatakan “memalingkan telinga,” yang berarti bahwa mereka ingin agar para pengkhotbah mereka hanya berbicara hal-hal yang menyenangkan saja. Mereka tidak ingin mendengar pengajaran yang benar, atau mereka tidak mau dipuaskan oleh Firman Allah, sehingga mereka akan ditarik kepada gagasan-gagasan manusia dan dongeng-dongeng untuk mengisi kekosongan (The Tim LaHaye Prophecy Study Bible, AMG Publishers, 2000, hlm. 1304; catatan untuk II Timotius 4:3-4).

Kebanyakan gereja di “akhir zaman” didominasi oleh orang-orang yang belum bertobat, yang terlihat mayoritas dari mereka yang hadir. Seorang pengkhotbah hanya dapat berbicara tentang “hal-hal yang menyenangkan.” Sebagaimana dikatakan dalam Prophecy Study Bible, “Mereka ingin agar para pengkhotbah mereka hanya berbicara hal-hal yang menyenangkan saja.” Jika seorang pendeta berkata bahwa mereka adalah orang yang penuh dosa atau bersalah, ia akan kehilangan banyak orang dari antara mereka! Itulah sebabnya banyak pengkhotbah takut untuk berbicara tentang kebenaran! Sejak banyak orang dalam jemaat itu belum pernah dilahir-barukan dan mereka tidak ingin mendengar khotbah yang menyatakan kesalahan, menegor dan menasehati (II Timotius 4:2). “Orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat” (II Timotius 4:3). Itulah sebabnya mengapa begitu banyak pengkhotbah yang berpaling kepada “dongeng-dongeng” (II Timotius 4:4), seperti psikologi popular, berpikir positif, injil kemakmuran, khotbah “motivasional”, dan juga “eksposisi” Alkitab yang tidak “menyatakan kesalahan,” “menegor,” atau “menasehati” jemaat mereka (lihat Christless Christianity oleh Dr. Michael Horton, Baker Books, 2008).

Para malaikat bukanlah satu-satunya hal yang diabaikan dari khotbah-khotbah hari ini. Kapan kita pernah mendengar khotbah lengkap tentang dosa, Neraka, Setan, iblis, Darah Kristus, atau Yesus Kristus Sendiri? Kita hampir tidak pernah mendengar khotbah lengkap tentang penebusan Kristus di atas kayu Salib. Kita hampir tidak pernah mendengar khotbah lengkap yang berpusatkan pada Yesus Kristus Sendiri! Kita hampir tidak pernah mendengar khotbah lengkap tentang kelahiran baru! Yang pasti kita sedang hidup di hari-hari terakhir! Yang pasti kita sedang hidup di zaman yang dinubuatkan dalam II Timotius 4:2-4!

“Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran. Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya. Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng” (II Timotius 4:2-4).

Studi-studi tentang pengembangan diri, khotbah-khotbah motivasional, dan studi Alkitab ayat per ayat adalah semua yang kita dengar di mimbar-mimbar kita di hari-hari terakhir ini, di hari di mana kita hidup sekarang ini. Studi Alkitab ayat per ayat bukan apa yang para pendahulu kita dengarkan pada tiga kebangunan rohani besar dari abad ke-18 dan ke-19! Buanglah “eksposisi-eksposisi” seperti itu dari muka bumi ini! Kita telah mendengar itu semua selama beberapa dekade dan semua itu tidak pernah membantu kita! Kita membutuhkan daging, daging doktrinal, daging dari Firman Allah yang suci!

Alkitab memiliki banyak penjelasan tentang doktrin malaikat – dan Anda harus mendengarkannya hari ini! Dr. P. B. Fitzwater melayani selama bertahun-tahun sebagai professor teologi sistematika di Moody Bible Institute. Saya mengambil dua poin dari tema ini dari Dr. Fitzwater’s Christian Theology: A Systematic Presentation (Eerdmans Publishing Company, 1958 edition, hlm. 255-257).

I. Pertama, para malaikat melayani orang-orang yang mewarisi keselamatan.

Dr. Fitzwater mengutip Ibrani 1:13-14, “Dan kepada siapakah di antara malaikat itu pernah Ia berkata: "Duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai Kubuat musuh-musuh-Mu menjadi tumpuan kaki-Mu? Bukankah mereka semua adalah roh-roh yang melayani, yang diutus untuk melayani mereka yang harus memperoleh keselamatan?” (Ibrani 1:13-14). Dr. Fitzwater berkata, “Di sini dinyatakan secara langsung [bahwa para malaikat] melayani atas nama anak-anak Allah. Di sini tidak dikatakan bahwa ada satu malaikat tertentu untuk orang percaya secara individu. Adalah cukup mengatahui bahwa ada pelayanan atas nama orang-orang yang diselamatkan. Para malaikat nampak memiliki ketertarikan tertentu di dalam orang-orang percaya yang masih muda. ‘Ingatlah, jangan menganggap rendah seorang dari anak-anak kecil ini. Karena Aku berkata kepadamu: Ada malaikat mereka di sorga yang selalu memandang wajah Bapa-Ku yang di sorga’ (Matius 18:10). Ketertarikan ini ada karena kebutuhan [orang-orang Kristen yang belum dewasa. Anak-anak muda memiliki banyak kebutuhan kritis. Mereka harus menghidupi kehidupan mereka di dalam dunia yang jahat ini. Adalah paling berbahagia mengetahui bahwa Allah memiliki perhatian khusus bagi orang percaya yang masih muda dan bahwa Ia menetapkan pelayanan ini untuk dilakukan oleh [para malaikat].”

Penyataan-penyataan pertolongan malaikat juga terjadi di tempat di mana orang-orang Kristen dianiaya karena iman mereka. Di negara-negara Muslim, dan negara-negara Komunis, kita mendengar tentang pelayanan para malaikat bagi orang-orang yang adalah “ahli waris keselamatan.” Para malaikat sering menolong orang-orang Kristen yang teraniaya ini pada masa-masa bahaya.

Walaupun saya tidak setuju dengan Billy Graham tentang pemisahan, decisionaisme dan beberapa subyek lainnya, saya menemukan bukunya tentang malaikat yang sungguh menyegarkan. Billy Graham berkata, “Para misionaris di abad-abad kedelapan belas dan Sembilan belas telah melaporkan banyak kejadian ajaib di mana para malaikat nampak menolong mereka ketika mereka memberitakan Injil” (ibid., hlm. 112).

Namun pertolongan malaikat tidak terbatas hanya pada masa lalu saja. Hari ini, di banyak negara di mana Injil dibatasi, orang-orang Kristen memperoleh pertolongan melalui pelayanan para malaikat. Laporan-laporan tentang pertolongan malaikat bagi kita dari China, India, Iran, Pakistan, Indonesia, Afrika utara dan berbagai belahan Dunia Ketiga lainnya. Para pekerja Kristen penduduk asli di China berkata bahwa orang-orang Amerika sering buta terhadap pelayanan para malaikat karena, “Jika Anda berpikir Anda kuat dan kaya, tidak akan ada mujizat di antara Anda.”

Ketika Amerika terus merosot dan jatuh, saatnya sudah dekat ketika orang-orang Kristen di sini juga akan melihat perlunya pertolongan malaikat di tengah-tengah bahaya dan penganiayaan. Di hari-hari yang jahat ini sisa-sia orang Kristen yang sejati di sini juga akan melihat bahwa hanya Allah yang dapat menolong mereka.

II. Kedua, para malaikat melaksanakan penghukuman atas musuh-musuh Allah.

Dr. Fitzwater mengutip Kisah Rasul 12:23, “Dan seketika itu juga ia ditampar malaikat Tuhan karena ia tidak memberi hormat kepada Allah; ia mati dimakan cacing-cacing” (Kisah Rasul 12:23). Dr. Fitzwater berkata, “Herodes yang jahat ditampar oleh malaikat Tuhan karena ia tidak menghormati Allah. ‘Maka pada malam itu keluarlah Malaikat TUHAN, lalu dibunuh-Nyalah seratus delapan puluh lima ribu orang di dalam perkemahan Asyur. Keesokan harinya pagi-pagi tampaklah, semuanya bangkai orang-orang mati belaka’ (II Raja-Raja 19:35). Dalam menjawab doa raja itu, malaikat Tuhan diutus untuk membunuh tentara Asyur, memberikan kelepasan bagi Israel.”

Dr. Fitzwater selanjutnya berkata, “[Para malaikat] mengumpulkan orang-orang pilihan Allah dan melaksanakan penghukuman atas orang jahat. ‘Demikianlah juga pada akhir zaman: Malaikat-malaikat akan datang memisahkan orang jahat dari orang benar, lalu mencampakkan orang jahat ke dalam dapur api; di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi” (Matius 13:49-50). Oleh para malaikat orang-orang jahat dipisahkan dari orang-orang benar… di dalam pelayanan penghakiman ini tidak mungkin ada yang dapat luput; tidak seorangpun dapat memperlambat atau menghalangi pelayanan mereka” (ibid., hlm. 254-259).

Jika Anda bukan salah satu dari antara orang pilihan Anda dapat dipastikan bahwa para malaikat akan memisahkan Anda dari orang-orang benar, dan akan melempar Anda ke dalam api Neraka, di mana Anda akan meratap dan mengertakan gigi untuk selama-lamanya.

Oh, kiranya itu tidak terjadi pada Anda! Kiranya Anda sekarang mau berpaling dari ketidakpercayaan kepada Kristus. Ia telah menderita dan mati di kayu Salib untuk membayar penghukuman atas dosa Anda. Ia telah mencurahkan Darah-Nya untuk menyucikan Anda dari segala dosa. Ia telah naik ke Sorga dan duduk di sebelah kanan Allah sekarang! Datanglah kepada Dia. “Ia akan menyelamatkan engkau, Ia akan menyelamatkan engkau, Ia akan menyelamatkan engkau sekarang.”

Pada saat seperti ini, engkau membutuhkan Juruselamat,
   Pada saat seperti ini engkau membutuhkan jangkar;
Pastikan, pastikan
   Jangkarmu mengait dan menggenggam Batu Karang yang Teguh!
Batu Karang itu adalah Yesus, Ya, Dialah orangnya;
   Batu Karang itu adalah Yesus, hanya Dia!
Pastikan, pastikan
   Jangkarmu mengait dan menggenggam Batu Karang yang Teguh!
(“In Times Like These” oleh Ruth Caye Jones, 1902-1972).

Pandanglah pada Yesus,
   O pandang wajah-Nya mulia;
Isi dunia menjadi suram,
   Oleh sinar kemuliaan-Nya
(“Turn Your Eyes Upon Jesus” oleh Helen H. Lemmel, 1863-1961).

“Palingkan matamu kepada Yesus.” Anda membutuhkan Dia! Hanya Yesus yang dapat menyelamatkan Anda dari dosa Anda. Namun percaya kepada Yesus berarti Anda harus berhenti percaya pada diri sendiri. Spurgeon berkata, “Percayalah kepada Yesus, dan Anda diselamatkan. Percaya pada diri sendiri, dan Anda terhilang.” Beberapa orang dari antara Anda masih percaya pada diri sendiri. Saya meminta Anda untuk datang kepada Yesus dan percaya kepada Dia. Namun Anda segera melihat diri Anda sendiri, melihat bahwa Anda merasa berbeda, melihat bahwa ada sesuatu yang berubah di dalam diri Anda. Sebaliknya percayalah kepada Yesus, dan biarkanlah itu pergi, Anda melihat diri Anda sendiri – melihat bahwa Anda memiliki “perasaan yang benar” atau “perubahan yang benar.” Jadi, Anda percaya pada diri sendiri dari pada Yesus! Kami tahu ada orang-orang yang telah melakukan itu selama bertahun-tahun tanpa pernah diselamatkan. Jika itu menggambarkan keadaan Anda, dengarkanlah kata-kata dari pujian klasik ini,

Aku telah mencoba kesia-siaan seribu cara
   Ketakutanku padam, pengharapanku bangkit;
Namun apa yang ku perlukan, Alkitab berkata,
   Selamanya, hanya Yesus
(“In Jesus” by James Procter, 1913).

Ketika saya menulis khotbah ini seekor burung hitam kecil menabrak kaca jendela kantor rumah saya. Burung itu bangun dan menabrak kaca jendela itu lagi, kemudian lagi, kemudian lagi. Pada akhirnya saya bangun dan menakuti burung itu agar ia pergi. Beberapa dari antara Anda sama seperti burung kecil itu. Anda melakukan hal yang sama, lagi dan lagi, namun masih tetap terhilang. Anda berkata bahwa Anda mau percaya Yesus, namun Anda segera memandang diri Anda sendiri. Sejak Anda tidak melihat perubahan, atau tidak memiliki perasaan baru, Anda berkata bahwa Anda masih terhilang. Saya meminta Anda untuk berhenti menguji diri Anda sendiri dan mulai menguji Yesus! Datanglah kepada Yesus dan jangan kembali memandang diri Anda sendiri sama sekali. “Aku mencoba dalam kesia-siaan.” Nyanyikan lagu ini bersama dengan saya.

Aku telah mencoba kesia-siaan seribu cara
   Ketakutanku padam, pengharapanku bangkit;
Namun apa yang ku perlukan, Alkitab berkata,
   Selamanya, hanya Yesus.

Jika Anda memandang kembali diri Anda sendiri Anda hanya akan melihat kegelapan dan dosa. Jangan menjadi seperti istri Lot – yang menoleh ke belakang ke arah Sodom dan terhilang! Hati Anda adalah Sodom kecil, penuh dengan dosa dan kegelapan. Datanglah kepada Yesus, dan jangan menoleh ke belakang kepada diri Anda sendiri! Seperti yang Spurgeon katakan, “Percayalah kepada Yesus, dan Anda diselamatkan. Percaya pada diri sendiri, dan Anda terhilang.” Datanglah kepada Yesus, dan jangan memandang kembali diri sendiri. Banyak orang lainnya yang telah diselamatkan setelah berjuang cukup lama seperti ini. Pandanglah Yesus. Pandanglah Yesus. Percayalah Yesus. Dan jangan memandang lagi diri Anda sendiri. Datanglah kepada Dia tanpa mengharapkan adanya “perasaan yang berbeda” dan Anda diselamatkan. Pandanglah diri Anda sendiri dan Anda akan dihukum – sama seperti istri Lot. Yesus berkata, “Ingatlah akan isteri Lot!” (Lukas 17:32). Pandanglah Yesus, percayalah Dia, dan jangan menoleh ke belakang! Jangan uji diri Anda sendiri lagi! Datanglah kepada Yesus dan jangan memandang lagi diri Anda sendiri sama sekali! “Percayalah kepada Yesus, dan Anda diselamatkan. Percaya pada diri sendiri, dan Anda terhilang.” Mari nyanyikan pujian ini kembali.

Aku telah mencoba kesia-siaan seribu cara
   Ketakutanku padam, pengharapanku bangkit;
Namun apa yang ku perlukan, Alkitab berkata,
   Selamanya, hanya Yesus.

Spurgeon berkata, “[Apakah Anda berpikir] bahwa itu akan menjadi hal yang mengerikan jika Anda percaya kepada Yesus namun binasa? Itu akan menjadi demikian. Namun [sejak] Anda harus binasa jika Anda tidak percaya kepada [Dia], resikonya tidak besar.

Aku dapat namun binasa jika aku pergi;
   Aku telah mencoba;
Karena jika aku bertahan, aku tahu
   Aku harus mati untuk selamanya.

Anda tidak memiliki kerugian apapun, karena Anda telah terhilang; oleh sebab itu datanglah kepada [Kristus] dan berani untuk percaya dalam kemurahan Allah bagi Anda – bahkan Anda” (C. H. Spurgeon, Around the Wicket Gate, Pilgrim Publications, 1992 reprint, hlm. 50, 51). Sing that song one more time.

Aku telah mencoba kesia-siaan seribu cara
   Ketakutanku padam, pengharapanku bangkit;
Namun apa yang ku perlukan, Alkitab berkata,
   Selamanya, hanya Yesus.

(AKHIR KHOTBAH)
Anda dapat membaca khotbah Dr Hymers setiap minggu di Internet
di www.realconversion.com. Klik di “Khotbah Indonesia.”

You may email Dr. Hymers at rlhymersjr@sbcglobal.net, (Click Here) – or you may
write to him at P.O. Box 15308, Los Angeles, CA 90015. Or phone him at (818)352-0452.

Pembacaan Alkitab Sebelum Khotbah oleh Dr. Kreighton L. Chan: II Timotius 4:1-5.
Lagu Solo Sebelum Khotbah oleh Mr. Benjamin Kincaid Griffith:
“In Times Like These” (by Ruth Caye Jones, 1902-1972).


GARIS BESAR KHOTBAH

MENGAPA DOKTRIN TENTANG MALAIKAT DITOLAK
PADA AKHIR ZAMAN INI

(WHY THE DOCTRINE OF ANGELS
IS NEGLECTED IN THE LAST DAYS)

oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.

“Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran. Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya. Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng” (II Timotius 4:2-4).

I.   Pertama, para malaikat melayani orang-orang yang mewarisi
keselamatan, Ibrani 1:13-14; Matius 18:10.

II.  Kedua, para malaikat melaksanakan penghukuman atas
musuh-musuh Allah, Kisah Rasul 12:23; II Raja-Raja 19:35;
Matius 13:49-50; Lukas 17:32.