Print Sermon

Naskah-naskah khotbah dan video ini diakses oleh sekitar 1,500,000 komputer di lebih dari 221 negara setiap tahunnya di www.sermonsfortheworld.com. Ratusan orang lainnya menyaksikan video di YouTube, tetapi mereka akan segera meninggalkan YouTube dan mengunjungi langsung ke website kami. Naskah-naskah khotbah ini disajikan dalam 40 bahasa kepada sekitar 120,000 komputer setiap bulannya. Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Jadi para pengkhotbah boleh menggunakannya tanpa seijin kami. Silahkan klik di sini untuk mengetahui bagaimana Anda dapat memberikan donasi setiap bulan untuk membantu kami dalam pekerjaan besar pemberitaan Injil ke seluruh dunia ini.

Kapanpun Anda menulis pesan untuk Dr. Hymers, selalu sebutkan kepada beliau negara di mana Anda tinggal. Surel Dr. Hymers adalah rlhymersjr@sbcglobal.net .




BAB I
PERINGATAN UNTUK ORANG YANG BERPIKIR
BAHWA MEREKA TELAH DISELAMATKAN
(A Warning to Those Who Think They Are Saved)

oleh Dr. R.L. Hymers, Jr.
Diterjemahkan oleh Dr. Eddy Peter Purwanto

"Pada waktu itu kalau ada dua orang di ladang, yang seorang akan di bawa dan yang lain akan ditinggalkan; kalau ada dua orang perempuan sedang memutar batu kilangan, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan." (Matius 24:40-41)


Saya menyakini bahwa banyak orang yang berpikir bahwa mereka telah diselamatkan, namun pada kenyataannya terhilang atau belum diselamatkan. Saya percaya bahwa mereka akan ditinggalkan ketika Yesus datang. " Rapture" atau hari pengangkatan berhubungan dengan saat Yesus kembali dan orang-orang Kristen sejati tiba-tiba diangkat dan berjumpa dengan Dia di udara (band. 1 Kor. 15:52-54; 1 Tes. 4:14-18).

Pengajaran tentang pengangkatan ke sorga memberikan kita pengharapan yang agung. Tetapi banyak orang yang tidak diangkat pada hari pengangkatan dan ditinggalkan untuk menghadapi suatu kengerian yang akan terjadi di bumi ini. Alkitab memberitahukan kepada kita bahwa penghakiman besar dan penderitaan yang amat sangat akan dialami oleh orang-orang yang ditinggalkan:

"Celakalah kamu, hai bumi dan laut! Karena Iblis telah turun kepadamu, dalam geramnya yang dahsyat, karena ia tahu, bahwa waktunya sudah singkat." (Wah. 12:12)

Ribuan orang yang berpikir bahwa mereka telah diselamatkan tidak akan siap untuk menghadapi hari itu. Mereka tidak akan diangkat. Mereka akan ditinggalkan dibumi untuk disiksa iblis dalam seri penyiksaan yang sangat mengerikan.

Anda Tidak Tahu Kapan Yesus akan Datang

Yesus memberikan perumpamaan, suatu ilustrasi yang penuh kebenaran, untuk memperingatkan anda agar tidak melalaikan hari pengangkatan:

"Karena Anak Manusia seperti orang yang bepergian, yang meninggalkan rumahnya dan menyerahkan tanggung jawab kepada hamba-hambanya, masing-masing dengan tugasnya, dan memerintahkan penunggu pintu supaya berjaga-jaga. Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu bilamanakah tuan rumah itu pulang, menjelang malam, atau tengah malam, atau larut malam, atau pagi-pagi buta, supaya kalau ia tiba-tiba datang jangan kamu didapatinya sedang tidur. Apa yang Kukatakan kepada kamu, Kukatakan kepada semua orang: berjaga-jagalah!" (Mark. 13:34-37).

Dr. James O. Combs, pendiri dan editor dari Baptist Bible Tribune, dan associate editor Tim LaHaye Prophecy Study Bible,  menjelaskan kepada kita tentang perikop Alkitab yang berhubungan dengan hari pengangkatan:

Perumpamaan yang dapat kita temukan satu-satunya dalam Injil Markus 13:23-37… satu-satunya yang dapat berhubungan perintah yang mengandung sikap penuh harapan bagi semua orang percaya Perjanjian Baru dari abad pertama sampai sekarang, yang memperingatkan kita untuk "Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu bilamanakah tuan rumah (Yesus) itu pulang, menjelang malam, atau tengah malam, atau larut malam, atau pagi-pagi buta, supaya kalau ia tiba-tiba datang jangan kamu didapatinya sedang tidur." Ini relevan untuk orang-orang percaya non Yahudi, sejak Markus menulis secara khusus untuk orang-orang Romawi, yang hanya tahu sedikit tentang pengajaran Yahudi (James O. Combs, Some Observations About the Return of Christ in the Olivet Discourse, diterbitkan untuk kalangan sendiri, hal. 1-2).

Dr. Combs berkata bahwa pengangkatan dapat datang kapan saja, dan Kristus memberikan peringatan kepada kita dalam perikop ini. Jika anda "tertidur" anda akan " ditinggalkan" atau left Behind! "Supaya kalau ia tiba-tiba datang jangan kamu didapati tidur" (Mark. 13:36). Orang yang "tidur" adalah orang yang beragama atau saleh namun sebenarnya belum diselamatkan. Mereka adalah orang yang belum sungguh-sungguh bertobat dan tidak akan diangkat ketika Yesus datang. Orang seperti ini akan ditinggalkan dibumi. Mungkin saja ini adalah anda. Anda harus pikirkan tentang hal yang sangat serius ini.

Dr. James Binney, yang adalah direktur Moorehead Manor dan editor Issues of the Heart Journal. Dalam artikelnya yang berjudul "Can Church Members Go to Hell?", Dr. Binney berkata,

Ketika saya pertama kalinya menjadi orang Kristen, saya beranggapan bahwa semua orang yang ada di gereja secara otomatis pasti masuk sorga. Itu adalah anugerah. Setelah menjadi anggota gereja, kemudian menjadi gembala, saya telah memikirkan ulang tentang hal ini. Saya telah berinteraksi dengan para pemimpin yang meragukan iman mereka, yang lain lagi tidak dapat dengan jelas menjelaskan bagaimana mereka diselamatkan, dan bahkan yang lain lagi secara blak-blak-an mengatakan bahwa mereka tidak pernah diselamatkan. Bayangkan ada 20 gembala yang mengaku bahwa mereka belum diselamatkan dalam satu kota! Ini yang terjadi… ketika George Whitefield berkhotbah di Boston. Dr. Bob Jones, Sr. berkata, " Saya telah menghabiskan hampir sepanjang hidup saya dalam pelayanan. Tidak seorangpun akan mengatakan kepada anda bahwa setiap pengkhotbah di Amerika adalah orang yang telah diselamatkan." (Jim Binney, Issues of the Heart, Fall 200, p.2).

Dr. Binney percaya bahwa banyak hamba Tuhan hari ini yang belum diselamatkan. Pengkhotbah-pengkhotbah ini tidak akan siap ketika hari pengangkatan itu tiba!

Dr. Binney juga percaya bahwa banyak anggota gereja yang belum diselamatkan. Ia menghubungkan dengan dukungan para pemimpin besar Kristen untuk mendukung posisinya ini:

Dr. Rod Bell, president of the Fundamental Baptist Fellowship of America, memperkirakan bahwa 50% dari anggota gereja hidup tanpa Kristus. Perkiraannya ini sesuai dengan perkiraan Bob Jones, Sr. … yang pada tahun 1940 juga memperkirakan 50%. Dr. B. R. Lakin memperkirakan bahwa 75 % anggota jemaat masih terhilang. W.A. Criswell memberikan perkiraan yang mengejutkan yaitu bahkan hanya 25% anggota gereja yang akan ke sorga. Dr. Bob Gray, yang cukup lama melayani sebagai gembala Trinity Baptist Church of Jacksonville, Florida, suatu kali berkata bahwa mungkin 75% dari orang-orang yang telah ia baptiskan ternyata belum diselamatkan. Billy Graham meletakkan jumlah pada 85% (beberapa tahun lalu) ketika A.W. Tozer dan konsultan Southern Baptist Jim Elliff menaikan menjadi 90%. Ini adalah jumlah yang membuat sock untuk diyakini, namun ini adalah surprise…banyak orang masih terhilang walaupun sudah ada dalam gereja yang tak kurang-kurangnya terus meningkatkan metode penginjilan…. Di negeri ini (America) dari pesisir ke pesisir Kekristenan begitu banyak dengan ribuan gedung gereja dan jutaan anggota, sungguh berat untuk menyatakan begitu dalam permasalahannya.. Alasannya begitu banyak yang berpikir bahwa mereka telah diselamatkan namun pada kenyataannya masih terhilang sebagai akibat dari kesalah-mengertian tentang maksud keselamatan. Banyak orang alim yang percaya bahwa mereka adalah orang Kristen sejati karena beberapa kriteria eksternal atau yang tampak dari luar. Ini mungkin karena mereka merasa sudah berdoa untuk diselamatkan. Ini juga mungkin perasaan mereka yang menduga dirinya telah diselamatkan. Alkitab memberikan peringatan menghadapi dependensi terhadap hal-hal yang salah untuk keselamatan. (Jim Binney, Issues of the Heart, Fall 2000, hal.4)

Saya mengutip pernyataan pengajar Alkitab dan konselor yang terkenal ini cukup panjang karena ia telah menunjukkan masalah begitu jelas. Ketika tokoh Injili seperti A.W. Tozer berkata bahwa 90% dari anggota gereja kita masih terhilang berarti kita sedang dalam masalah! Bahkan Billy Graham suatu kali berkata bahwa 85% dari anggota gereja kita belum diselamatkan. Ini adalah perkiraan yang menakutkan.

Akhir Zaman

Yesus memberikan peringatan kepada kita,

"Sebab sebagaimana halnya zaman Nuh, demikian pula halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia. Sebab sebagaimana mereka pada zaman sebelum air bah itu makan dan minum, kawin dan mengawinkan, sampai kepada hari Nuh masuk ke dalam bahtera, dan mereka tidak tahu akan sesuatu, sebelum air bah itu datang dan melenyapkan mereka semua, demikian pulalah halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia. Pada waktu itu kalau ada dua orang di ladang, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan. Kalau ada dua orang perempuan sedang memutar batu kilangan, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan." (Matius 24:37-41)

Dr. James O. Combs mengomentari ayat ini demikian,

Beberapa dibawa dan yang lain ditinggalkan menjelaskan terjemahan (pengangkatan) dari orang-orang kudus (orang Kristen); peringatan untuk waspada diantara ayat-ayat ini relevan untuk orang-orang percaya pada saat zaman gereja ditutup, atau lebih tepatnya rapture / hari pengangkatan. (James O. Combs, Some Observations About the Return of Christ in the Olivet Discourse, hal. 3)

Dr. David L. Cooper adalah pengajar dan mentor di Tim LaHaye, salah satu penulis dari suntingan buku best-seller "Left Behind". Dr. Cooper mengomentari pernyataan "satu dibawa dan yang lain ditinggalkan" dalam Matius 24:37-42 demikian:

Suatu saat Yesus berkata, laki-laki dan perempuan akan makan dan minum, kawin dan mengawinkan, membeli dan menjual. Berbagai macam perikop Alkitab yang menunjukkan hal ini akan menjadi kondisi dunia atau keluarga pada masa yang paling akhir dari kesusahan besar, karena masa itu perusakan yang dahsyat, penghakiman terhadap dunia fisik, seperti perusakan peradapan. Sejak dalam Matius 24:34-44, Yesus berkata bahwa kedatanganNya akan mengikuti suatu keadaan kehidupan yang normal, Ia memaksudkannya untuk kedatanganNya bagi orang-orang kudusNya sebelum masa kesusahan besar, atau dengan kata lain pada hari pengangkatan (David L. Cooper, dikutip dalam Some Observation About the Return of Christ in he Olivet Discourse by James O. Combs, hal. 3).

Ini adalah peringatan untuk anda!

"Pada waktu itu kalau ada dua orang di ladang, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan. Kalau ada dua orang perempuan sedang memutar batu kilangan, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan." (Matius 24:40-41)

Seperti halnya Larry Norman menulis,

Seorang laki-laki tidur di ranjang bersama istrinya
Istrinya mendengar suara gaduh dan mendongakkan kepalanya- sang suami telah lenyap
Aku mau kita semua siap sedia
Dua orang berjalan di lading
Satu hilang dan yang lain masih tertinggal
Mau kita semua siap sedia

Tidak ada waku lagi berubah pikiran
Bagaimana kamu menjadi begitu buta?
Bapa berkata, enyahlah iblis
Anak Allah sudah dating, dan engkau ditinggalkan
Engkau ditinggalkan, engkau ditinggalkan
   ("I Wish We'd All Been Ready" by Larry Norman, 1969)

Novel "Left Behind"

Novel Left Behind karangan Tim LaHaye dan Jerry B. Jenkins laku keras di toko-toko buku Kristen setelah diterbitkan. Dimulai dengan kisah pengangkatan orang-orang Kristen sejati, seperti cerita Alkitab, LaHaye dan Jenkins melukiskan suatu kesusahan besar yang akan dialami di bumi oleh orang-orang yang tidak diangkat.

Serial Left Behind telah terjual jutaan. Buku ini memberikan gambaran peristiwa-peristiwa yang mengikuti rapture dalam bentuk delapan novel. Para penulis memberikan ide dasar, seperti yang diberikan dalam Alkitab, yaitu periode kesusahan besar, masa kegelapan yang akan datang ketika Antikristus akhirnya menjadi diktator dunia. Saya menemukan sedikit kesalahan dalam serial itu. Buku-buku yang ditulis sebagai fiksi Kristen, begitu juga para penulis perlu memasukkan detail-detail yang pada kenyataannya tidak ada dalam Alkitab. Tetapi peristiwa-peristiwa utama dibangun berdasarkan Alkitab.

Keberatan utama saya terhadap buku-buku ini adalah saya berpikir terlalu banyak orang yang digambarkan pada hari pengangkatan. Jika gambaran orang-orang Kristen sejati yang diberikan oleh W.A. Criswell, Bob Jones, Sr., A.W. Tozer dan lain-lain, mayoritas orang yang berpikir telah diselamatkan tidak akan diangkat. Kekacauan yang disebabkan oleh hilangnya jutaan orang, seperti digambarkan dalam serial Left Behind, tidak akan terjadi - jika para perkiraan pemimpin Kristen yang kita kutip di atas benar, betapa sedikitnya orang-orang yang benar-benar telah bertobat.

Evangelis Luis Palau adalah salah satu dari penginjil terkenal. Beberapa waktu yang lalu, Palau berkata,

America, dimana 80 persen rakyatnya mengklaim Kristen, tetapi sedikit yang kehidupannya berbeda dengan para penyembah berhala dan atheis, walaupun Allah tidak pernah mengklaim kehidupan mereka. Hati mereka belum diubahkan. (Luis Palau, The Only Hope for America, Crossway Books, 1996, hal. 10).

Dr. James Dobson, dari Focus on the Family, berkata:

Banyak jemaat awam tidak mengetahui bahwa institusi gereja berada di bawah kesulitan yang serius saat ini. Banyak gereja lokal baru saja berdiri dengan kira-kira 3,000-4,000 jiwa akhirnya tutup. Pollster George Barna membandingkan gereja ini dengan kapal "Titanic". Ia berkata, " Ini sangatlah besar, elegan, dan cepat tenggelam." Tingkat kehadiran aktivitas rohani di Amerika Serikat setiap minggunya terus menurun dari 49 persen pada tahun 1991 menjadi 37 persen pada saat ini. Selanjutnya, 80 persen dari pertumbuhan gereja merupakan hasil pindahan dari anggota gereja lain. Stastitik ini memberitahukan kepada kita bahwa penginjilan sedang mandek total. Ada sesuatu yang salah dalam gambaran ini. Tak pelak lagi, mayoritas orang Amerika sedang menceburkan diri ke dalam ekspresi keagaman yang tanpa memiliki substansi. (James Dobson, Focus on the Family newsletter, August, 1998, hal. 2).

Palau dan Dobson menyadari fakta bahwa banyak anggota gereja yang belum diselamatkan. Dan mereka tidak sendirian dalam hal ini. Pengkhotbah besar dan penulis Inggri, Dr. Martyn Lloyd-Jones, berbicara tentang kesesatan yang dahsyat yang terus meningkat menghiasi gereja selama ratusan tahun yang lalu." (Martyn Lloyd-Jones, Revival, Crossway Books, 1987, hal. 57). Dr. Lloyd-Jones benar ketika ia mengindikasikan bahwa kita sekarang ada dalam periode kesesatan yang kelam. Oleh sebab itulah mengapa saya berpikir bahwa banyak orang yang mengklaim dirinya adalah orang Kristen "lahir baru" akan ditinggalkan di bumi pada saat hari pengangkatan.

Setelah mendengar sejumlah kesaksian, inilah pemikiran saya, yaitu sekelompok orang yang sangat besar jumlahnya yang menghadiri gereja kita setiap minggu pada kenyataan adalah orang-orang yang masih terhilang, termasuk guru-guru sekolah minggu, deaken-deaken, para istri gembala, dan bahkan para gembala mereka sendiri.

Almarhum Dr. Monroe "Monk" Parker sering dijuluki "The Dean of American Evangelists." Dr. Parker suatu kali berkata,

Jika kita dapat memperoleh separuh dari jemaat kita diselamatkan, kita telah memiliki kebangunan yang luar biasa. Pada kenyataannya, saya pikir jika kita dapat memperoleh separuh dari pengkhotbah di Amerika bertobat, kita akan melihat kebangunan yang luar biasa. (Monroe Parker, Through Sunshine and Shadows: My First Seventy-Seven Years, Sword of the Lord, 1987, hal. 61-62).

Jika para penginjil yang terhormat dan lanjut usia ini menyatakan kebenaran, pikirkan betapa banyak orang yang akan ditinggalkan pada hari pengangkatan.

Bagaimana dengan anda? Akankah anda ditinggalkan? Tujuan buku ini adalah membuat anda berpikir tentang kemungkinan yang sangat mengerikan ini.

Gadis Bijaksana dan Bodoh

Dalam Matius 25:1-13 Yesus memberikan sebuah perumpamaan tentang Gadis Bijaksana dan Bodoh:

"Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis, yang mengambil pelitanya dan pergi menyongsong mempelai laki-laki. Lima di antaranya bodoh dan lima bijaksana. Gadis-gadis yang bodoh itu membawa pelitanya, tetapi tidak membawa minyak, sedangkan gadis-gadis yang bijaksana itu membawa pelitanya dan juga minyak dalam buli-buli mereka. Tetapi karena mempelai itu lama tidak datang-datang juga, mengantuklah mereka semua lalu tertidur. Waktu tengah malam terdengarlah suara orang berseru: Mempelai datang! Songsonglah dia! Gadis-gadis yang bodoh berkata kepada gadis-gadis yang bijaksana: Berikanlah kami sedikit dari minyakmu itu, sebab pelita kami hampir padam. Tetapi jawab gadis-gadis yang bijaksana itu: Tidak, nanti tidak cukup untuk kami dan untuk kamu. Lebih baik kamu pergi kepada penjual minyak dan beli disitu. Akan tetapi, waktu mereka sedang pergi untuk membelinya datanglah mempelai itu dan mereka yang telah siap sedia masuk bersama-sama dengan dia ke ruang perjamuan kawin, lalu pintu ditutup. Kemudian datang juga gadis-gadis yang lain itu dan berkata: Tuan, tuan, bukakanlah kami pintu! Tetapi ia menjawab: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya aku tidak mengenal kamu. Karena itu, bejaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu akan hari maupun akan saatnya." (Matius 25:1-13)

Dr. James O. Combs mengomentari perikop ini demikian:

Perumpamaan tentang gadis bijaksana dan bodoh ini berhubungan dengan zaman Gereja, untuk orang-orang Kristen pada saat penutupan zaman ini, dan oleh sebab itu, ini adalah perumpamaan yang mendeskripsikan tentang hari pengangkatan. Itulah sebabnya mengapa kita diperintahkan untuk "berjaga-jaga". (James O. Combs, Some Observatins About the Return of Christ in the Olivet Discourse, hal.1).

Dr. Arno C. Gaebelein, consulting editor Scofield Study Bible,setuju dengan posisi Dr. Combs ini. Ia berkata tentang perumpamaan Gadis Bijaksana dan Bodoh demikian:

Perumpamaan tentang gadis-gadis ini menjelaskan tentang Kekristenan dan apa yang akan terjadi pada suatu waktu… seruan tengah malam membangunkan Kekristenan kembali… dan seruan tengah malam juga diperdengarkan sampai Dia datang. (Arno C. Gaebelein, catatan dalam Annotated Bible, the Gospel of Matthew, hal. 52).

Dr. Wilbur M. Smith juga sangat setuju dengan Dr. Combs dan Dr. Gaebelein tentang penjelasan perumpamaan Gadis Bijaksana dan Bodoh ini. Dr. Smith melayani sebagai professor di Moody Bible Institute selama beberapa tahun. Ia berkata:

Saya percaya bahwa Dr. Gaebelein benar dalam komentarnya terhadap ayat-ayat ini (Matius 25:1-13): "Patut diperhatikan bahwa kondisi ini adalah permulaan pertama, yang mendemonstrasikan apa yang akan datang kemudian: setelah seruan tengah malam dikumandangkan kebodohan kelima gadis bodoh itu akan menjadi nyata. Pemisahan antara gadis bijaksana dan gadis bodoh menggambarkan fakta dua kelompok kekristenan dalam gereja, yaitu Kristen sejati dan Kristen KTP, sudah diselamatkan atau belum diselamatkan, hanya sekedar menyandang nama "Kristen " atau benar-benar Kristen lahir baru.Gadis-gadis bijaksana merepresentasikan orang-orang yang sungguh percaya kepada Tuhan Yesus Kristus, yang memiliki pengenalan secara pribadi tentang Kristus dan telah dimeteraikan oleh Roh Kudus (yaitu, mereka yang telah bertobat); mereka telah memiliki pengurapan Roh Kudus, yang direpresentasikan dengan minyak. Gadis-gadis bodoh menggambarkan orang yang kelihatannya rohani, namun sebenarnya tidak. Mereka merepresentasikan orang yang nampak luarnya rohani (sudah diselamatkan) namun pada kenyataannya sebaliknya. Mereka belum pernah sungguh-sungguh percaya kepada Kristus. Mereka tidak memiliki minyak, tidak memiliki Roh Kudus.Ada keberatan tentang tafsiran bahwa yang dimaksud gadis-gadis bodoh ini merepresentasikan orang yang belum diselamatkan. Keberatan tersebut disebabkan karena mereka disebut gadis-gadis dan pergi ke Perjamuan Kawin. Pertama mereka disebut gadis dan kedua mereka pergi ke Perjamuan Kawin (Kristus). Keberatan yang lain juga muncul. Bukankah kemudian mereka berkata, "Berikanlah minyakmu kepada kami, karena lampu kami hampir padam?" Kemudian mereka harus memiliki persediaan minyak, lagi bagaimana mereka dapat berkata lampu mereka hampir padam? Tidak ada bukti untuk semua ini bahwa mereka telah menyediakan minyak. Dengan kata lain dapat dikatakan bahwa mereka hanya membawa lampu, dan mereka tidak membawa persediaan minyak. Mereka mungkin telah berusaha menyalakan sumbu lampunya saja dan terlihat kemudian mereka tidak bisa menyalakan dan kemudian pergi. A.C. Gaebelein (komentar oleh Wilbur M. Smith dan Arno C. Gaebelein dalam Peloubet's Note, 1948.)

Dr. Combs, Dr. Gaebelein, dan Dr. Wilbur M. Smith setuju bahwa perumpamaan ini berhubungan dengan Kekristenan pada hari pengangkatan. Mereka mengajarkan bahwa Matius 25:10 berhubungan dengan hari pengangkatan:

"Akan tetapi, waktu mereka sedang pergi untuk membelinya datanglah mempelai itu dan mereka yang telah siap sedia masuk bersama-sama dengan dia ke ruang perjamuan kawin, lalu pintu ditutup." (Matius 25:10)

Ini adalah pemikiran mendasar dari guru Alkitab Dave Hunt. Combs, Gaebelein, Willbur Smith dan Mr. Hant percaya bahwa Matius 25:10 berhubungan dengan hari pengangkatan, dan saya tegaskan bahwa mereka benar. Selama ratusan tahun para pengkhotbah seperti George Whitefield, Gilbert Tennent, Asahel Nettleton, Duncan Campbell, dan lain-lain termasuk Spurgeon, telah mengkhotbahkan Matius 25:1-13 sebagai peringatan bagi anggota gereja, menjelaskan kepada kita bahwa mereka belum siap menyambut kedatangan Kristus yang kedua kalinya. Beberapa pengkhotbah besar masa lalu mungkin saja mengkhotbahkan poin nubuatan yang lain, namun mereka mendasarkan kebenaran khotbah mereka pada perumpamaan ini sebagai peringatan bagi orang-orang terhilang. Akhir perikop ini dengan tegas mengatakan:

"Akan tetapi, waktu mereka sedang pergi untuk membelinya datanglah mempelai itu dan mereka yang telah siap sedia masuk bersama-sama dengan dia ke ruang perjamuan kawin, lalu pintu ditutup. Kemudian datang juga gadis-gadis yang lain itu dan berkata: Tuan, tuan, bukakanlah kami pintu! Tetapi ia menjawab: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya aku tidak mengenal kamu. Karena itu, bejaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu akan hari maupun akan saatnya." (Matius 25:10-13)

Ketika hari pengangkatan tiba, banyak orang yang berpikir bahwa mereka telah diselamatkan akan dipermalukan. Mereka akan menemukan diri mereka sendiri sebagai pertobat palsu dan tidak siap untuk "masuk dalam perjamuan kawin Anak Domba" (Matius 25:10)-karena pintu telah ditutup."

Wakil saya, Dr. Christopher Cagan, telah mendengar tentang hari pengangkaan suatu malam sebelum ia menjadi orang Kristen atau diselamatkan. Seperti orang Yahudi ia menolak. Tetapi malam berikutnya ia bermimpi bahwa orang-orang Kristen sejati diangkat dan dia ditinggalkan. Inilah salah satu hal yang memimpinnya kepada pertobatan.

Apakah anda ingin mendengar suara dari Sorga pada hari pengangkatan? Apakah anda ingin memperjudikan jiwa anda dan menolak pengajaran dari Combs, Gebeleim, Wilbur Smith, Dave Hunt, dan penjelasan maksud mereka tentang kata-kata "Dan pintu telah ditutup"? Apakah anda ingin mengambil resiko kemungkinan tidak diangkat pada hari pengangkatan dan ditinggalkan? Saya percaya bahwa jutaan orang yang mengklaim dirinya sudah diselamatkan sungguh akan ditinggalkan pada hari pengangkatan. Akankah anda menjadi salah satu dari mereka?

Hidup dipenuhi dengan bom dan perang,
Dan setiap orang terinjak-injak dilantai
Aku mau kita siap sedia
Anak-anak mati, hari-hari begitu dingin
Secuil roti dapat membeli sekerangjang emas
Aku mau kita siap sedia

Tidak ada waktu lagi untuk bertobat
Bagaimana engkau dapat menjadi begitu buta?
Bapa berkata, enyahlah engkau pembuat kejahatan
Anak Manusia telah datang, dan engkau harus siap sedia
   ("I Wish We'd All Been Ready" by Larry Norman, 1969).

Anda harus meninggalkan kehidupan anda yang penuh dosa dan percaya dengan sepenuh hati kepada Yesus Kristus, Anak Allah. DarahNya, yang tercurah di kayu salib akan menyucikan dosa-dosamu. Kristus yang berada di sebelah kanan Bapa di Sorga, akan mengampuni dan menyelamatkan kamu. Orang yang benar-benar diselamatkan akan memiliki kerinduan untuk menjadi anggota gereja yang percaya Alkitab. Hanya orang yang benar-benar mengalami pertobatan secara penuh yang akan diangkat pada hari pengangkatan.

"Pada waktu itu kalau ada dua orang di ladang, yang seorang akan di bawa dan yang lain akan ditinggalkan; kalau ada dua orang perempuan sedang memutar batu kilangan, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan." (Matius 24:40-41)

Anda dapat membaca khobah-khotbah Dr. Hymers setiap minggu di Internet
di www.rlhymersjr.com. Klik on "Sermon Manuscripts."

diterjemahkan oleh Dr. Eddy Peter Purwanto @
http://www.sttip.com