Print Sermon

Tujuan dari situs ini adalah untuk menyediakan manuskrip dan video khotbah gratis kepada para pendeta dan misionaris di seluruh dunia, terutama Dunia Ketiga, di mana hanya ada sedikit sekolah seminari teologi atau sekolah Alkitab.

Naskah-naskah khotbah dan video ini diakses oleh sekitar 1,500,000 komputer di lebih dari 221 negara setiap tahunnya di www.sermonsfortheworld.com. Ratusan orang lainnya menyaksikan video di YouTube, tetapi mereka akan segera meninggalkan YouTube dan mengunjungi langsung ke website kami. Naskah-naskah khotbah ini disajikan dalam 42 bahasa kepada sekitar 120,000 komputer setiap bulannya. Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Jadi para pengkhotbah boleh menggunakannya tanpa seijin kami. Silahkan klik di sini untuk mengetahui bagaimana Anda dapat memberikan donasi setiap bulan untuk membantu kami dalam pekerjaan besar pemberitaan Injil ke seluruh dunia ini.

Kapanpun Anda menulis pesan untuk Dr. Hymers, selalu sebutkan kepada beliau negara di mana Anda tinggal. Surel Dr. Hymers adalah rlhymersjr@sbcglobal.net. .




LEDAKAN PENGINJILAN

THE EVANGELISM EXPLOSION
(Indonesian)

oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.
diterjemahkan oleh Dr. Edi Purwanto

Khotbah ini dikhotbahkan di Baptist Tabernacle of Los Angeles
Pada Kebaktian Minggu Malam, 3 November 2019
A sermon preached at the Baptist Tabernacle of Los Angeles
Lord’s Day Evening, November 3, 2019

“Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri” (Efesus 2:8, 9).


Kamis malam lalu saya datang ke pertemuan doa di gereja kami. Saya tidak berkhotbah atau memimpin kebaktian. Namun ketika saya duduk di belakang auditorium saya menjadi sadar akan seorang pemuda yang masih terhilang. Di akhir kebaktian, saya memintanya untuk datang dan duduk di sebelah saya sementara yang lain sedang meninggalkan ruangan.

Saya telah membaca Evangelism Explosion karangan Dr. D. James Kennedy. Jadi saya pikir saya akan mencoba apa yang Dr. Kennedy katakan tentang pemuda ini. Tampaknya terlalu sederhana baginya. Bagaimanapun, dia telah menghadiri gereja kami seumur hidupnya. Dia telah mendengar khotbah penginjilan yang tak terhitung jumlahnya. Bagaimana pemikiran Dr. Kennedy yang sederhana dapat memberinya sesuatu yang dia lewatkan dalam semua khotbah yang telah dia dengar? Tetapi, karena semua yang kami katakan tidak membantunya diselamatkan, saya pikir saya bisa memberikan penjelasan sederhana dari Dr. Kennedy kepada pemuda tersebut.

+ + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + +

SEKARANG KHOTBAH-KHOTBAH KAMI DAPAT DIAKSES DENGAN TELEPON SELULER ANDA.
KUNJUNGI WWW.SERMONSFORTHEWORLD.COM.
KLIK TOMBOL WARNA HIJAU DENGAN KATA “APPLIKASI”.
IKUTI INSTRUKSI SELANJUTNYA

+ + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + +

Saya berkata kepadanya, “Jika kamu mati malam ini, dan datang di hadapan Tuhan di gerbang Surga - dan Tuhan berkata kepadamu, ‘Mengapa Aku harus mengijinkan kamu masuk ke Surga?’ Apa yang akan kamu katakan kepada Tuhan?” Dia terdiam selama beberapa detik. Kemudian dia berkata, “Saya akan memberi tahu Tuhan bahwa saya telah menjadi anak yang baik.”

Roma 6:23 mengatakan, “karunia Allah ialah hidup yang kekal.” Sorga adalah hadiah cuma-cuma. Itu tidak kita peroleh karena kita layak menerimanya. Lalu saya berkata, “Selama bertahun-tahun saya memikirkan tentang apa yang kamu lakukan. Saya harus cukup baik, bahwa saya harus ‘mendapatkan’ Sorga dan bekerja untuk itu.”

Aku hampir tidak percaya apa yang dia katakan. Jadi saya ulangi pertanyaan: “Jika Tuhan berkata kepada kamu, “Mengapa Aku harus mengijinkan kamu masuk ke Surga?” Apa yang akan kamu katakan kepada Tuhan?” Kali ini saya perhatikan dia mulai menangis. Tetapi dia memberikan jawaban yang sama, “Saya akan memberi tahu Tuhan bahwa saya telah menjadi anak yang baik.” Di sini ada seorang pemuda berusia belasan tahun yang telah berada di gereja kami seumur hidupnya - Minggu pagi dan Minggu malam, dan juga hadir dalam pertemuan doa tengah minggu. Namun jawabannya jelas - dia percaya akan keselamatan melalui perbuatan baik. Dan dia tidak percaya pada Efesus 2: 8, 9!!!

Saya tidak memarahinya. Saya hanya berkata, “Dalam beberapa menit lagi saya akan memberi tahu kamu berita terbesar yang belum pernah kamu dengar.” Kemudian saya minta dia melihat Alkitab saya dan membaca Efesus 2: 8, 9 sendiri.

“Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri” (Efesus 2:8, 9).

Lalu saya berkata, “Mari kita perhatikan dengan seksama kata-kata itu di dalam Alkitab.” Itu dimulai dengan “karena kasih karunia kamu diselamatkan.” Kasih karunia adalah karunia, “itu adalah karunia Allah.” Sorga adalah karunia - karunia kehidupan kekal. Kemudian saya mengutip bagian kedua dari Roma 6:23, “karunia Allah adalah hidup yang kekal.” Sorga adalah hadiah gratis. Itu tidak ketika peroleh karena kita layak menerimanya. Lalu saya berkata, “Selama bertahun-tahun saya memikirkan apa yang kamu pikirkan itu. Saya harus cukup baik, bahwa saya harus 'mendapatkan' Sorga dan bekerja untuk itu. Kemudian saya akhirnya menemukan bahwa Sorga adalah hadiah gratis - benar-benar gratis! Itu membuat saya takjub! Alkitab berkata, “Karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman - Bukan hasil pekerjaanmu, jangan ada orang yang memegahkan diri” (Efesus 2: 8, 9).

Kemudian saya mengatakan kepadanya bahwa “semua orang telah berbuat dosa, dan telah kehilangan kemuliaan Allah” (Roma 3:23). Kita telah berdosa dalam kata-kata, pikiran dan perbuatan kita. Tak satu pun dari kita yang cukup baik untuk masuk Sorga. Kita tidak bisa cukup sempurna.

Tetapi Tuhan berbelas kasih. Dia tidak ingin menghukum kita. Tetapi Tuhan juga adil - karena itu Ia harus menghukum dosa. Tuhan dalam hikmat-Nya melihat solusi. Tuhan menyelesaikan masalah ini dengan mengirim Anak-Nya, Yesus, untuk menyelamatkan kita. Siapakah Yesus? Yesus adalah Allah-manusia. Menurut Alkitab, Yesus Kristus adalah Allah, Pribadi Kedua dari Trinitas. Dan Alkitab mengatakan bahwa Yesus “telah menjadi manusia, dan diam di antara kita” (Yohanes 1: 1, 14). Yesus, Allah-manusia, mati di kayu Salib dan bangkit dari antara orang mati untuk membayar hukuman atas dosa kita dan memberi kita kehidupan kekal di Sorga. Yesus menanggung dosa kita ke dalam diri-Nya, di kayu Salib. Kristus “menanggung dosa kita di dalam tubuhnya sendiri” (I Petrus 2:24). Dia dmati dan dikuburkan selama tiga hari. Tetapi Dia bangkit dari kematian dan pergi ke Sorga, untuk mempersiapkan tempat bagi kita. Sekarang Yesus menawarkan hidup yang kekal di Sorga - bagi kita sebagai hadiah gratis. Bagaimana kita menerimanya? Kita menerima hadiah itu dengan iman! “Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman” (Efesus 2: 8)

Iman kepada Yesus membuka pintu ke Sorga. Iman bukanlah persetujuan intelektual belaka. Bahkan Setan dan iblis percaya pada keilahian Yesus. Tetapi mereka tidak diselamatkan. Iman bukan hanya untuk mendapatkan hal-hal dalam kehidupan ini - seperti kesehatan, uang, perlindungan dan bimbingan - hal-hal yang ada hubungannya dengan kehidupan ini yang akan berlalu.

Iman, menurut Alkitab, hanya mempercayai Yesus. Kristus datang untuk membawa kita ke Sorga, sehingga kita dapat memiliki hidup yang kekal! Alkitab berkata, “Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus, dan kamu akan selamat” (Kisah Para Rasul 16:31).

Orang-orang hanya mempercayai satu dari dua hal - percaya dalam diri mereka sendiri atau dalam Yesus Kristus. Saya dulu percaya pada upaya saya sendiri untuk menjalani kehidupan yang cukup baik. Kemudian saya menyadari bahwa saya perlu berhenti mempercayai diri saya sendiri, dan sebaliknya saya harus mempercayai Yesus. Saya melakukan itu - dan Yesus memberi saya hadiah kehidupan kekal. Itu adalah hadiah, “bukan hasil usaha.”

Mari saya tunjukkan cara kerjanya dengan kursi ini. Apakah Anda percaya kursi ini akan kuat menopang Anda, jika Anda duduk di atasnya? (Iya).

Tapi itu tidak menunjukkan kuat menopang saya sekarang - karena saya tidak duduk di atasnya. Bagaimana saya bisa membuktikan bahwa saya benar-benar mempercayai kursi itu? Inilah, yaitu dengan duduk di atasnya!

Itulah yang harus kita lakukan dengan Yesus. Kamu harus bergantung pada-Nya untuk membawa kamu ke Sorga. Kamu berkata, “Saya akan berkata kepada Tuhan bahwa saya adalah anak yang baik.” Siapakah satu-satunya orang dalam jawaban kamu? (kamu).

Siapa yang kamu percaya untuk membawa kamu ke Sorga ketika kamu mengatakan itu? (tentu saja, itu dirimu sendiri).

Untuk menerima hidup yang kekal, kamu harus berhenti memercayai dirimu sendiri, dan sebaliknya mari memercayai Yesus. (silahkan duduk di kursi kosong itu).

Apakah itu masuk akal bagi kamu? Sekarang pertanyaan yang Allah tanyakan kepada kamu adalah ini - “Apakah kamu mau menerima hadiah kehidupan kekal sekarang?” (Ya, saya mau).

Sekarang saya akan berdoa, “Saya berdoa kepada-Mu agar kiranya Engkau memberikan sahabat saya ini hadiah kehidupan kekal sekarang.”

Sekarang, Yesus ada di sini, dan Dia dapat mendengarkan kamu. Saya ingin kamu memberi tahu Yesus bahwa kamu benar-benar ingin memiliki hidup yang kekal. Ulangi kata-kata yang saya berikan, tetapi ucapkan itu kepada Yesus,

“Yesus, aku ingin percaya kepada Mu sekarang. Saya adalah orang berdosa. Saya telah memercayai diri saya sendiri dan kebaikan saya sendiri. Sekarang saya ingin mempercayai Engkau, Tuhan Yesus. Aku percaya pada Mu sekarang. Saya percaya Engkau telah mati untuk membayar dosa-dosa saya. Saya sekarang percaya Engkau, Yesus. Saya berpaling dari kebaikan saya sendiri dan dari dosa-dosa saya. Saya percaya Engkau. Saya menerima hadiah gratis kehidupan kekal. Dalam nama Mu, Yesus. Amin.”

Sekarang, saya akan berdoa untuk Anda. “Yesus, Engkau telah mendengar doa teman saya yang telah berdoa. Saya berdoa agar dia akan mendengar dalam jiwanya, suara-Mu berkata, ‘Dosa-dosamu telah diampuni.’ ‘Dia yang percaya pada-Ku tidak akan binasa, tetapi memiliki hidup yang kekal.’ Dalam nama Yesus hamba berdoa, Amin.

Sekarang saya ingin Anda membaca Yohanes 6:47 dengan keras.

“Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya, ia mempunyai hidup yang kekal.”

Jangan mencari perasaan. Dengan tindakan iman yang sederhana, kamu telah menaruh kepercayaanmu kepada Yesus Kristus. Apakah itu benar?

Siapa yang sekarang kamu percayai untuk keselamatanmu? (Yesus Kristus).

Iman yang menyelamatkan berarti percaya kepada Yesus untuk keselamatan kekal. Itukah yang baru saja kamu lakukan? (Iya).

Yesus berkata bahwa siapa pun yang melakukannya memiliki kehidupan kekal. Itukah yang baru saja kamu lakukan? (Iya).

Sekarang, jika kamu mati dalam tidur mu malam ini dan Tuhan bertanya kepada kamu mengapa Dia harus mengijinkan kamu masuk Surga, apa yang akan kamu katakan? (Saya telah percaya Yesus untuk hidup yang kekal).

Sobat, jika kamu sungguh-sungguh memaksudkan apa yang baru saja kamu doakan, Yesus telah mengampuni dosa-dosa mu, dan kamu memiliki kehidupan kekal sekarang!

Saya ingin kamu membaca Injil Yohanes, satu pasal setiap hari. Ada 21 pasal dalam Injil Yohanes. Kamu harus membaca 1 pasal sehari, dan hanya dalam tiga minggu kamu akan membaca keseluruhan Injil Yohanes.

Saya ingin kamu memberi tahu seseorang apa yang terjadi pada kamu malam ini. Siapa orang itu nantinya? (kakak saya).

Maukah kamu memberi tahu dia bahwa kamu telah percaya kepada Yesus malam ini? (Iya)

.

Sekarang, saya ingin menjemput kamu dan membawa kamu ke gereja bersamaku minggu depan. Bolehkah aku menjemputmu Minggu pagi untuk pergi bersamaku? (Iya). Jika kamu perlu berbicara dengan saya sebelum itu, silakan telepon saya. Ini nomor telepon saya.

Sekarang, untuk sesaat, dapatkah kita berterima kasih kepada Yesus karena Dia telah menyelamatkan jiwamu dan memberimu hidup yang kekal? (berdoa).

Sekarang, saya ingin Anda membaca Efesus 2: 8, 9 dengan lantang.

“Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri” (Efesus 2:8, 9).

Ingatlah bahwa ribuan orang di seluruh dunia telah benar-benar bertobat dengan metode sederhana ini. Sekalipun mereka masih ragu, akhiri pertemuan dengan senyum di wajah Anda, dan setidaknya mintalah mereka berjanji untuk membaca Injil Yohanes satu pasal sehari. Anda akan memiliki kesempatan lain untuk berbicara dengan mereka jika Anda tidak membuat mereka marah.

Bawa pulang khotbah ini bersama Anda. Bacalah sampai Anda dapat mengingat isinya. Cobalah untuk mempraktikkan langkah-langkah ini pada teman atau kerabat Anda segera. Anda mungkin terkejut jika ternyata mereka benar-benar tertarik dan datang ke gereja bersama Anda!


Jika khotbah ini memberkati Anda Dr. Hymers akan senang mendengar dari Anda. KETIKA ANDA MENULIS KEPADA DR. HYMERS ANDA HARUS MEMBERITAHU BELIAU DARI NEGARA MANA ANDA MENULIS ATAU IA TIDAK DAPAT MENJAWAB EMAIL ANDA. Jika khotbah ini memberkati Anda silahkan mengirim email kepada Dr. Hymers dan ceritakan kepadanya, tetapi selalu jelaskan pada beliau dari negara mana Anda mengirimnya. E-mail Dr. Hymers ada di rlhymersjr@sbcglobal.net (klik di sini). Anda dapat menulis email kepada Dr. Hymers dalam bahasa apapun, namun tulislah dalam bahasa Inggris jika Anda dapat. Jika anda ingin menulis surat kepada Dr. Hymers melalui pos, alamat beliau adalah P.O. Box 15308, Los Angeles, CA 90015. Anda boleh menelepon beliau di (818)352-0452.

(AKHIR KHOTBAH)
Anda dapat membaca khotbah Dr Hymers setiap minggu di Internet
www.sermonsfortheworld.com.
Klik pada “Khotbah Indonesia.”

Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Anda dapat menggunakannya tanpa
meminta izin kepada Dr. Hymers. Namun, semua video khotbah Dr. Hymers dilindungi
hak cipta dan hanya dapat digunakan dengan izin.