Print Sermon

Naskah-naskah khotbah dan video ini diakses oleh sekitar 1,500,000 komputer di lebih dari 221 negara setiap tahunnya di www.sermonsfortheworld.com. Ratusan orang lainnya menyaksikan video di YouTube, tetapi mereka akan segera meninggalkan YouTube dan mengunjungi langsung ke website kami. Naskah-naskah khotbah ini disajikan dalam 40 bahasa kepada sekitar 120,000 komputer setiap bulannya. Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Jadi para pengkhotbah boleh menggunakannya tanpa seijin kami. Silahkan klik di sini untuk mengetahui bagaimana Anda dapat memberikan donasi setiap bulan untuk membantu kami dalam pekerjaan besar pemberitaan Injil ke seluruh dunia ini.

Kapanpun Anda menulis pesan untuk Dr. Hymers, selalu sebutkan kepada beliau negara di mana Anda tinggal. Surel Dr. Hymers adalah rlhymersjr@sbcglobal.net .




RAHASIA SUKSES DI TIONGKOK

(KHOTBAH DISAMPAIKAN PADA FESTIVAL PERTENGAHAN
MUSIM GUGUR TIONGHOA)
THE SECRET OF SUCCESS IN CHINA
(A SERMON GIVEN AT THE CHINESE MID-AUTUMN FESTIVAL)
(Indonesian)

oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.
diterjemahkan oleh Dr. Edi Purwanto

Khotbah ini dikhotbahkan di Baptist Tabernacle of Los Angeles
Pada Kebaktian Minggu Malam, 30 September 2018
A sermon preached at the Baptist Tabernacle of Los Angeles
Lord’s Day Evening, September 30, 2018

“Aku tahu pekerjaanmu, kesusahanmu dan kemiskinanmu (namun engkau kaya)…” (Wahyu 2:9).


Seorang penulis biografi dari pendeta patriarkal Kristen Tiongkok Wang Mingdao berkata,

Terlepas dari kebijakan apa yang ditempuh pemerintah Tiongkok, gereja di Tiongkok akan sangat mempengaruhi bentuk Kekristenan di seluruh dunia untuk generasi yang akan datang. Dengan [sekitar] tujuh puluh juta jiwa [sekarang 160 juta] dan tingkat pertumbuhan 7 persen setiap tahunnya, jumlah orang Kristen di Tiongkok mengerdilkan jumlah orang Kristen di sebagian besar negara di dunia. Seperti orang-orang Kristen di seluruh dunia berkembang, orang Kristen Tiongkok mewakili barisan depan gereja di abad ke dua puluh satu (Thomas Alan Harvey, Acquainted With Grief, Brazos Press, 2002, hal. 159).

David Aikman, dalam bukunya Jesus in Beijing, berkata,

Penting untuk mempertimbangkan kemungkinan bahwa bukan hanya dalam hal jumlah, tetapi pusat intelektual... untuk Kekristenan dapat bergerak secara meyakinkan keluar dari Eropa dan Amerika Utara ketika pertumbuhan Kekristenan di Tiongkok terus berlanjut dan ketika Tiongkok menjadi negara adidaya global... Proses ini mungkin sudah dimulai dalam harapan dan pekerjaan para pemimpin gereja rumah di Tiongkok (David Aikman, Jesus in Beijing, Regnery Publishing, 2003, pp. 291, 292).

Deskripsi Kristus tentang jemaat Smirna menggambarkan apa yang terjadi dalam gerakan “gereja rumah” di Tiongkok hari ini,

“Aku tahu pekerjaanmu, kesusahanmu dan kemiskinanmu (namun engkau kaya)…” (Wahyu 2:9).

Mengenai jemaat di Smirna, Dr. James O. Combs berkata,

Smirna, di utara Efesus, sebuah jemaat yang digembalakan oleh Polikarpus selama beberapa dekade dan yang meninggal sebagai seorang martir pada tahun 155 M. pada tahun 90-an... mereka mengalami banyak penderitaan dan penyitaan barang-barang duniawi, tetapi mereka kaya secara rohani (James O. Combs, D.Min., Litt.D., Rainbows From Revelation, Tribune Publishers, 1994, hal. 33).

Seperti jemaat di Smirna, umat Kristen yang setia dari gereja-gereja rumah di Tiongkok menderita penganiayaan besar dan “kesusahan” namun mereka secara rohani begitu “kaya” sehingga penginjilan mereka menghasilkan tingkat pertumbuhan “7 persen per tahun” (Thomas Alan Harvey, ibid. ). Jadi, jumlah orang Kristen di Tiongkok sudah “mengerdilkan jumlah orang Kristen di sebagian besar negara di bumi.” Saya pikir bahwa mayoritas dari lebih dari 160 juta orang Kristen di Tiongkok adalah orang yang benar-benar telah diselamatkan, dan bahwa sudah ada lebih banyak orang Kristen sejati di Tiongkok daripada di Amerika Serikat. Itu mengejutkan! Kita harus bertanya pada diri sendiri, “Apa alasan kesuksesan mereka? Apa rahasia penginjilan mereka?” Mengapa bisa dikatakan tentang mereka,

“Aku tahu pekerjaanmu, kesusahanmu dan kemiskinanmu (namun engkau kaya)…” (Wahyu 2:9).

Ketika kita mempertimbangkan fakta bahwa Kekristenan injili tidak bertumbuh sama sekali di Amerika, dan fakta bahwa banyak yang bahkan mengatakan bahwa Kekristenan injili di sini sedang sekarat, kita di Amerika harus berpikir secara mendalam tentang apa yang tidak mereka miliki, tetapi kita miliki, dan apa yang mereka memiliki, tetapi tidak kita miliki.

I. Pertama, apa yang mereka tidak miliki, tetapi kita miliki.

Mereka tidak memiliki gedung gereja! Hanya gereja-gereja “Three-Self” yang memiliki bangunan. Tetapi “gereja-gereja rumah” adalah gereja yang sedang tumbuh, dan mereka memiliki sangat sedikit bangunan gereja. Sebagian besar dari mereka tidak memiliki gedung gereja seperti yang kita miliki!

Mereka tidak diakui oleh pemerintah. Mereka terus dianiaya oleh pemerintah Tiongkok. Mereka tidak memiliki kebebasan beragama seperti yang kita miliki!

Mereka tidak memiliki seminari untuk mengajar para pendeta seperti yang kita miliki. Satu-satunya pelatihan yang dimiliki pendeta di Tiongkok adalah di rumah seseorang - dan itu sangat singkat dan tidak terlalu menyeluruh. Mereka mendapatkan sedikit pelatihan yang mereka dapatkan “dalam pelarian.”

Mereka tidak memiliki gedung Sekolah Minggu. Mereka tidak memiliki bus untuk “pelayanan penjemputan.” Mereka tidak memiliki saluran “TV Kristen.” Mereka tidak memiliki “radio Kristen.” Mereka tidak memiliki penerbit Kristen. Mereka tidak memiliki peralatan untuk “Power Point.” Mereka tidak memiliki TV proyektor untuk menunjukkan kepada pengkhotbah di layar besar. Mereka tidak memiliki “rock bands Kristen.” Mereka tidak memiliki organ, dan biasanya mereka bahkan tidak memiliki piano. Mereka tidak memiliki materi Sekolah Minggu dalam bentuk cetak. Mereka sering bahkan tidak memiliki Alkitab atau nyanyian pujian untuk semua orang. Tidak, mereka tidak memiliki apa yang kita miliki di sini! Sebaliknya, mereka mengalami penganiayaan sporadis dan kesusahan yang diakibatkan dari tekanan pemerintah. Mereka kadang-kadang harus masuk penjara karena hanya menjadi orang Kristen. Selalu ada ancaman bagi siapa saja yang mau menjadi orang Kristen yang serius! Kunjungilah www.persecution.com untuk membaca tentang penganiayaan orang Kristen di Tiongkok. Namun orang-orang Kristen di Tiongkok sangat sukses dalam memenangkan jiwa yang terhilang. Jumlah orang Kristen meledak di seluruh Tiongkok, dalam kebangunan rohani terbesar dalam sejarah modern!

“Aku tahu pekerjaanmu, kesusahanmu dan kemiskinanmu (namun engkau kaya)…” (Wahyu 2:9).

Saya takut bahwa banyak dari gereja-gereja kita di Amerika lebih baik dijelaskan oleh apa yang Yesus katakan kepada jemaat di Laodikia,

“Karena engkau berkata: Aku kaya dan aku telah memperkayakan diriku dan aku tidak kekurangan apa-apa, dan karena engkau tidak tahu, bahwa engkau melarat, dan malang, miskin, buta dan telanjang” (Wahyu 3:17).

II. Kedua, apa yang mereka miliki, tetapi tidak kita miliki.

Inilah yang mereka miliki, tetapi tidak kita miliki. Dan di sinilah letak rahasia kesuksesan mereka - dan alasan kegagalan kita!

Mereka menderita - dan karenanya belajar untuk memikul salib! Kebanyakan orang Kristen Amerika tidak mau kehilangan satu malam pun dalam seminggu untuk pergi ke kebaktian doa. Kebanyakan orang Kristen Amerika tidak rela kehilangan satu minggu untuk memenangkan jiwa. Kebanyakan orang Kristen Amerika tidak mau kehilangan kenyamanan Minggu malam untuk berada di gereja! Banyak pendeta di Amerika perlu menurunkan berat badan. Kita harus menderita kehilangan beberapa kalori. Tetapi di Tiongkok para pengkhotbah mereka kurus-kurus. Karena itu mereka dapat berkhotbah dengan kekuatan dan kuasa. Kita perlu menurunkan berat badan, atau kita tidak bisa berkhotbah dengan semangat. Di Tiongkok mereka memiliki pengkhotbah yang lebih kurus yang dipenuhi dengan Roh ketika mereka berkhotbah. Saya belum pernah melihat seorang pengkhotbah “gereja rumah” Tiongkok yang kelebihan berat badan. Tidak heran orang-orang di Tiongkok memiliki kebangunan rohani yang besar, sementara Kekristenan mengering dan memudar di sini, di Amerika, dan di seluruh dunia Barat! Dibutuhkan sejumlah penderitaan untuk berolahraga. Dibutuhkan penderitaan untuk diet dan makan lebih sedikit sampai Anda menurunkan berat badan Anda! Dibutuhkan penderitaan untuk menjadi tipe manusia yang Allah inginkan dari Anda! Penginjil Tionghoa besar, Dr. John Sung berkata,

Penderitaan yang hebat membawa kebangunan rohani yang besar… Tuhan menemukan manfaat terbesar bagi mereka… yang diasah dalam lingkungan yang paling sulit… Lebih banyak penderitaan membawa lebih banyak manfaat… Kehidupan para murid disamakan dengan zaitun: semakin keras kita ditekan, semakin banyak minyak akan memancarkan dari dalam. Hanya mereka yang telah melalui penderitaan dapat menunjukkan empati [kasih] dan penghiburan kepada orang lain (John Sung, Ph.D., The Journal Once Lost, Genesis Books, 2008, hal. 534).

Yesus berkata,

“Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku” (Matius 16:24).

Lagi, Yesus berkata,

“Aku tahu pekerjaanmu, kesusahanmu dan kemiskinanmu (namun engkau kaya)…” (Wahyu 2:9).

Mereka menderita di Tiongkok! Karena itu mereka memiliki kekayaan berkat Tuhan dalam kebangunan rohani! Mari kita di sini, di gereja kita juga menyangkal diri kita sendiri, dan memikul salib kita untuk mengikuti Kristus - tidak peduli berapa pun harganya!

Kedua, mereka menangis ketika mereka berdoa bagi yang terhilang! Seorang saudara, yang tahu, berkata kepada saya, “Ada banyak air mata di Tiongkok.” Dia benar! Mereka menangis ketika mereka berdoa bagi yang terhilang. Tidak heran ada begitu banyak pertobatan kepada Kristus! Alkitab berkata,

“Orang-orang yang menabur dengan mencucurkan air mata, akan menuai dengan bersorak-sorai” (Mazmur 126:5).

Berdoalah agar Tuhan memberi Anda hati yang hancur untuk jiwa-jiwa yang terhilang! (semua berdoa).

Ketiga, mereka melakukan semua dalam kuasa mereka untuk membawa jiwa-jiwa yang terhilang masuk ke “gereja rumah” mereka. D. L. Moody berkata, “Kasihilah mereka.” Itulah cara mereka membawa orang ke dalam gereja rumah di Tiongkok - dan itulah yang harus kita lakukan ! “Kasihilah mereka.” Memenangkan jiwa kasih terutama bagi orang-orang yang ada di dalam Kristus - dan di dalam gereja lokal. “Kasihilah mereka.” Itu bukan liberalisme! Itu bukan penginjilan “gaya hidup”! Itu adalah D. L. Moody! Saya pikir dia benar. Ini berfungsi di Tiongkok - dan ini akan berfungsi di sini! “Kasihilah mereka.”

Jika kita buru-buru meninggalkan kebaktian, kita tidak akan memenangkan jiwa. Hanya mereka yang berlama-lama bisa memenangkan jiwa. Hanya mereka yang ramah terhadap yang terhilang sebelum dan sesudah kebaktian yang dapat memenangkan jiwa. Tidak ada cara lain untuk menambahkan jiwa yang terhilang untuk masuk ke dalam gereja! Kita harus “mengasihi mereka” - seperti yang mereka lakukan di Tiongkok! Nyanyikan lagi “Jadikan Aku Saluran Berkat”! Itu nomor 4 di lembaran lagu Anda.

Jadikan aku saluran berkat hari ini,
   Jadikan aku saluran berkat, ku berdoa:
Miliki hidupku, berkati pelayananku,
   Jadikan aku saluran berkat hari ini,
(“Make Me a Channel of Blessing” oleh Harper G. Smyth, 1873-1945).

Saya tidak boleh menutup kebaktian ini tanpa mengucapkan beberapa kata kepada Anda yang belum bertobat. Datang ke gereja tidak berarti Anda bertobat. Mempelajari Alkitab tidak akan mengubah Anda. Anda harus bertobat dari dosa-dosa Anda. Anda harus berbalik kepada Yesus Kristus dan datang kepada-Nya. Dia telah mati dalam penderitaan dan telah mencurahkan Darah di Kayu Salib untuk menyelamatkan jiwa Anda. Anda harus disucikan dari dosa-dosa Anda oleh Darah-Nya. Datanglah kepada Yesus dan berilah diri Anda diselamatkan dari dosa, dari kematian dan Neraka. Kiranya itu menjadi pengalaman Anda, itulah doa saya. Amin.


Jika khotbah ini memberkati Anda Dr. Hymers akan senang mendengar dari Anda. KETIKA ANDA MENULIS KEPADA DR. HYMERS ANDA HARUS MEMBERITAHU BELIAU DARI NEGARA MANA ANDA MENULIS ATAU IA TIDAK DAPAT MENJAWAB EMAIL ANDA. Jika khotbah ini memberkati Anda silahkan mengirim email kepada Dr. Hymers dan ceritakan kepadanya, tetapi selalu jelaskan pada beliau dari negara mana Anda mengirimnya. E-mail Dr. Hymers ada di rlhymersjr@sbcglobal.net (klik di sini). Anda dapat menulis email kepada Dr. Hymers dalam bahasa apapun, namun tulislah dalam bahasa Inggris jika Anda dapat. Jika anda ingin menulis surat kepada Dr. Hymers melalui pos, alamat beliau adalah P.O. Box 15308, Los Angeles, CA 90015. Anda boleh menelepon beliau di (818)352-0452.

(AKHIR KHOTBAH)
Anda dapat membaca khotbah Dr Hymers setiap minggu di Internet
www.sermonsfortheworld.com.
Klik pada “Khotbah Indonesia.”

Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Anda dapat menggunakannya tanpa
meminta izin kepada Dr. Hymers. Namun, semua video khotbah Dr. Hymers dilindungi
hak cipta dan hanya dapat digunakan dengan izin.

Persembahan Pujian Sebelum Khotbah oleh Mr. Benjamin Kincaid Griffith:
“Jesus Loves Me” (Anna B. Warner, 1820-1915).


GARIS BESAR KHOTBAH

RAHASIA SUKSES DI TIONGKOK

(KHOTBAH DISAMPAIKAN PADA FESTIVAL PERTENGAHAN MUSIM GUGUR TIONGHOA)
THE SECRET OF SUCCESS IN CHINA
(A SERMON GIVEN AT THE CHINESE MID-AUTUMN FESTIVAL)

oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.

“Aku tahu pekerjaanmu, kesusahanmu dan kemiskinanmu (namun engkau kaya)…” (Wahyu 2:9).

I.   Pertama, apa yang mereka tidak miliki, tetapi kita miliki, Wahyu 3:17.

II.  Kedua, apa yang mereka miliki, tetapi tidak kita miliki, Matius 16:24; Mazmur 126:5.