Print Sermon

Naskah-naskah khotbah dan video ini diakses oleh sekitar 1,500,000 komputer di lebih dari 221 negara setiap tahunnya di www.sermonsfortheworld.com. Ratusan orang lainnya menyaksikan video di YouTube, tetapi mereka akan segera meninggalkan YouTube dan mengunjungi langsung ke website kami. Naskah-naskah khotbah ini disajikan dalam 40 bahasa kepada sekitar 120,000 komputer setiap bulannya. Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Jadi para pengkhotbah boleh menggunakannya tanpa seijin kami. Silahkan klik di sini untuk mengetahui bagaimana Anda dapat memberikan donasi setiap bulan untuk membantu kami dalam pekerjaan besar pemberitaan Injil ke seluruh dunia ini.

Kapanpun Anda menulis pesan untuk Dr. Hymers, selalu sebutkan kepada beliau negara di mana Anda tinggal. Surel Dr. Hymers adalah rlhymersjr@sbcglobal.net .




PEMBERITAAN TENTANG SALIB

THE PREACHING OF THE CROSS
(Indonesian)

Khotbah in ditulis oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.
dan dikhotbahkan oleh Rev. John Samuel Cagan
di Baptist Tabernacle of Los Angeles
Pada Kebaktian Minggu Pagi, 27 Mei 2018

A sermon written by Dr. R. L. Hymers, Jr.
and preached by Rev. John Samuel Cagan
at the Baptist Tabernacle of Los Angeles
Lord’s Day Morning, May 27, 2018

“Sebab pemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan pemberitaan itu adalah kekuatan Allah” (I Korintus 1:18).


Pendeta kami, Dr. Hymers, telah berkhotbah selama enam puluh tahun. Beliau telah menyampaikan ribuan khotbah. Beliau adalah yang menulis khotbah yang saya khotbahkan sekarang ini. Ratusan naskah khotbahnya ada di situs web kita, kata demi kata. Khotbah-khotbah tersebut diterjemahkan ke dalam 38 bahasa. Video dan naskah-naskah khotbah tersebut tersebar ke 221 negara di dunia. Para pendeta di seluruh dunia mengkhotbahkan kembali khotbah-khotbahnya. Dr. Hymers adalah seorang pengkhotbah yang luar biasa! Namun, dengan semua pengalamannya, ia sulit memutuskan apa yang harus dikhotbahkan.

“Mengapa itu begitu sulit?” Anda mungkin bertanya. Saya akan memberitahu Anda mengapa. Akan ada banyak orang di gereja kita pada hari Minggu pagi yang bukan orang Kristen sejati. Beberapa akan berasal dari latar belakang Budhis. Yang lainnya akan berasal dari latar belakang Katolik atau injili baru, orang Kristen KTP, hanya namanya saja Kristen. Beberapa yang lain tidak memiliki latar belakang agama yang nyata sama sekali. Yang lainnya adalah orang-orang yang belum diselamatkan di gereja kita sendiri, yang tahu banyak tentang Alkitab, tetapi belum pernah mengalami kelahiran baru. Mereka semua akan memiliki satu kesamaan. Mereka tidak akan benar-benar dipertobatkan kepada Yesus Kristus.

Pada hari Minggu pagi khotbahnya hanya sekitar satu jam atau kurang. Dalam waktu yang singkat itu, khotbah harus mengatakan sesuatu yang mengubah semua yang Anda pikirkan tentang agama, dan menjadikan Kekristenan sejati tampak benar, bukan hanya sebuah kebenaran, tetapi satu-satunya kebenaran - satu-satunya kebenaran. Khotbah harus membuat Anda setuju dengan itu dan mengubah seluruh cara berpikir Anda, dan mencoba mendorong Anda untuk melepaskan ide-ide palsu Anda, datang di bawah keinsafan akan dosa, dan menyerahkan seluruh hidup Anda kepada Yesus Kristus. Itu adalah tugas besar! Dan hanya ada sekitar satu jam untuk melakukannya! Apa yang akan saya khotbahkan mungkin tampak seperti khotbah Injil sederhana, tetapi banyak pemikiran dan doa telah masuk ke dalamnya.

Teks kita adalah satu ayat Alkitab. Saya sekarang berdoa kiranya beberapa kata yang saya katakan dari ayat ini akan membantu Anda; setidaknya saya berdoa kiranya Anda akan mengingat sedikit dari apa yang saya katakan ketika Anda pulang hari ini, bahwa, paling tidak, pikiran-pikiran yang saya bawa akan menyebabkan Anda berpikir tentang Tuhan kita Yesus Kristus, dan apa yang telah Ia lakukan untuk keselamatan jiwa kekal Anda. Jadi, inilah teks kita, dalam I Korintus 1:18. Dengarkan ketika saya membacanya.

“Sebab pemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan pemberitaan itu adalah kekuatan Allah” (I Korintus 1:18).

Khotbah ini akan memiliki tiga poin utama: (1) pemberitaan tentang salib itu sendiri; (2) pemberitaan tentang salib adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa; dan (3) pemberitaan tentang salib saja tidak cukup untuk memiliki gereja yang kuat.

I. Pertama, pemberitaan tentang salib itu sendiri.

Apa yang dimaksud Rasul Paulus dengan kata-kata itu, “pemberitaan tentang salib”? Istilah, “pemberitaan tentang salib,” memiliki satu tema utama. Itu berarti bahwa hanya ada satu kebenaran yang dinyatakan dalam kata-kata itu. Itu mengacu pada satu-satunya Injil yang benar. Ada satu Injil, sama seperti hanya ada satu Tuhan. Dan hanya ada satu Juruselamat - Yesus Kristus. Kami tidak percaya pada ide post-modern bahwa “pemberitaan tentang salib” mungkin benar bagi saya tetapi tidak untuk Anda. Post-modernis mungkin berkata, “Itu adalah kebenaran Anda. Itu benar untuk Anda. Tapi itu bukan kebenaran bagi saya.” Saya katakan itu adalah pembicaraan yang tidak benar pada zaman pasca-modern. Ketika Alkitab berbicara tentang salib, itu berbicara tentang kebenaran obyektif - kebenaran yang harus dihadapi oleh setiap orang dari antara Anda. Sebuah kebenaran yang tetap benar entah Anda mempercayainya atau tidak. Karena Allah berbicara tentang itu di dalam Alkitab, itu benar entah Anda berpikir bahwa itu benar atau tidak. Ini adalah kebenaran obyektif, yang berarti itu benar bahkan jika pikiran Anda tidak memahami pentingnya kebenaran itu.

Berikutnya, “pemberitaan tentang salib” ditemukan, tidak hanya pada apa yang Alkitab katakan, tetapi juga pada fakta-fakta historis - fakta bahwa Yesus Kristus sangat menderita karena dosa Anda, bahwa Ia mengalami penderitaan dan kesengsaraan besar di Taman Getsemani, ketika dosa-dosa Anda ditempatkan di dalam tubuh-Nya sendiri. Dia mengalami penyiksaan mengerikan ketika mereka memukuli Dia hingga setengah mati di pengadilan Pilatus. Kemudian Dia diseret ke Gunung Kalvari, di mana mereka melesakkan paku-paku pada kedua tangan dan kaki-Nya, kemudian mereka mengangkat dan menegakkan salib itu, dan meninggalkan Dia tergantung di sana, berdarah dan mati untuk membayar hukuman atas dosa Anda, sehingga Anda dapat diselamatkan, bukan hanya diampuni dari dosa Anda, tetapi dibenarkan oleh kematian-Nya, yaitu, diperhitungkan tanpa dosa melalui satu tindakan iman yang sederhana di dalam Dia.

“Pemberitaan tentang salib” adalah khotbah yang menunjukkan bahwa Anda

“mati di dalam dosa-dosamu” (Kolose 2:13),

dan bahwa hanya kematian penebusan Kristus menggantikan tempat Anda, yang dapat menebus dosa-dosa Anda, membatalkan dosa-dosa Anda, dan memberi Anda kehidupan baru melalui kebangkitan Kristus dari kematian.

“Pemberitaan tentang salib” menunjukkan bahwa Anda tidak memperoleh keselamatan dengan perbuatan baik atau kadang-kadang datang ke gereja. Tidak! Tidak! Pemberitaan tentang salib menunjukkan kebenaran bahwa tidak ada hal baik yang Anda lakukan memiliki sesuatu yang berhubungan dengan keselamatan Anda. “Pemberitaan tentang salib” menanggalkan semua hal yang disebut “baik” yang Anda lakukan - dan mengatakan bahwa satu-satunya hal yang dapat menyelamatkan Anda adalah apa yang Yesus telah lakukan di kayu salib itu untuk membuat penebusan penuh bagi dosa Anda secara perwakilan - satu orang, Kristus (Manusia-Allah) mati untuk membayar dosa-dosa Anda, tanpa tambahan hal-hal baik yang telah Anda lakukan, atau “keputusan” yang telah Anda buat.

Saya tidak ragu untuk sesaat bahwa Anda telah melakukan beberapa hal baik. Saya hanya mengatakan bahwa hal-hal baik ini tidak akan menyelamatkan Anda! Keselamatan datang melalui kematian Yesus, Anak Tunggal Allah, Pribadi Kedua dari Trinitas, yang menanggung dosa-dosa Anda ke atas diri-Nya dan membayar semua dosa Anda ketika Dia dipaku di kayu Salib. Rasul Paulus membuat semuanya menjadi jelas ketika dia berkata,

“Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa. Lebih-lebih, karena kita sekarang telah dibenarkan oleh darah-Nya, kita pasti akan diselamatkan dari murka Allah” (Roma 5:8-9).

Tuhan mengasihi Anda saat Anda masih berdosa. Kristus telah mati untuk membayar penghukuman atas dosa-dosa Anda ketika Anda masih seorang pendosa. Dan Anda dapat dibenarkan oleh Darah-Nya, meskipun Anda adalah orang berdosa.

Ya Tuhan, dengan hati yang merendah
   Ku nanti di kaki salib Golgota;
basuhlah dosaku dengan darahMu;
   Sucikan hatiku di dalam RohMu.
Tuhan Yesus, ubahlah aku;
   Sucikan hatiku di dalam RohMu.
(“Whiter Than Snow” oleh James Nicholson, 1828-1896/
      Nyanyian Pujian No. 90).

Ya Tuhan, ku dengar,
   Suara-Mu di kalbu
“T’rimalah darah Kalvari,
   Penghapus dosamu.”
Ku datang Tuhan! Datang pada Mu!
   O patutkan diriku, Menghadap pada-Mu!
(“I Am Coming, Lord” oleh Lewis Hartsough, 1828-1919/
   Nyanyian Pujian No. 128).

Itulah pemberitaan tentang salib!

“Sebab pemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan pemberitaan itu adalah kekuatan Allah” (I Korintus 1:18).

Namun ada kebenaran yang lain di dalam teks kita ini.

II. Kedua, pemberitaan tentang salib adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa.

Dengarkanlah kata-kata ini,

“Sebab pemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa.”

Dengarkanlah teks ini kembali.

“Sebab pemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa…” (I Korintus 1:18).

Kata “kebodohan” pada ayat itu berarti “pembicaraan bodoh,” “omong kosong.” Mendengar khotbah yang mengatakan bahwa Anda harus diselamatkan dari dosa oleh kematian Kristus hanyalah “pembicaraan bodoh” bagi pikiran orang yang belum bertobat.

Mereka yang akan binasa tidak melihat nilai dalam pemberitaan tentang kematian penebusan Kristus untuk membayar dosa mereka. Alasan mereka menganggap itu bodoh adalah karena mereka tidak melihat nilai di dalamnya. Di situlah Roh Kudus datang. Yesus berkata,

“Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa…” (Yohanes 16:8).

Roh Kudus harus menegur seseorang, menginsafkan dia akan dosa, atau dia tidak akan melihat nilai kematian Kristus di kayu salib. Sebelum seseorang diinsafkan oleh Roh Kudus dari dosa, dia hanya akan berpikir tentang pemberitaan tentang salib sebagai kebodohan. Kata Yunani yang diterjemahkan “kebodohan” berasal dari kata dasar “moros,” dari mana datang kata “moron” dalam bahasa Inggris yang berarti “tolol.” Pemberitaan tentang salib tampak seperti pembicaraan orang tolol, orang bodoh, sebelum Anda diinsafkan di dalam hati Anda , oleh Roh Allah, bahwa Anda adalah orang berdosa yang terhilang.

Itulah sebabnya mengapa Anda tidak bisa “belajar” menjadi orang Kristen sejati. Keselamatan tidak datang dengan mempelajari hikmat manusia. Rasul Paulus menjelaskannya dalam ayat dua puluh satu, ketika dia berkata,

“Dunia.. tidak mengenal Allah oleh hikmatnya” (I Korintus 1:21).

Keselamatan tidak datang dengan mempelajari hikmat manusia dalam bentuk apa pun. Harus ada iluminasi di dalam hati, menunjukkan kepada Anda bahwa Anda adalah orang berdosa yang tidak berpengharapan. Sebelum itu terjadi, khotbah yang memberi tahu Anda bahwa satu-satunya solusi untuk masalah Anda adalah penyaliban Kristus tampak seperti pembicaraan kosong orang tolol. Kecuali Anda merasa dalam hati bahwa masalah Anda adalah dosa, Anda tidak akan pernah melihat pentingnya kematian Kristus di kayu salib. Alkitab berkata,

“Kristus telah mati untuk dosa-dosa kita” (I Korintus 15:3).

Dia telah mati menggantikan kita, untuk membayar hukuman atas dosa-dosa kita. Alkitab berkata,

“Darah Yesus Kristus Anak-Nya telah menyucikan kita dari segala dosa” (I Yohanes 1:7).

Tetapi itu hanya akan nampak bagi Anda seperti sebuah teori yang menarik, dan yang lain memandang sebagai pembicaraan orang bodoh, sebelum mata Anda dibukakan oleh Roh Allah untuk melihat bahwa tidak ada cara lain untuk diselamatkan dari kutukan dosa. Hanya ketika Anda yakin akan kondisi Anda yang berdosa tanpa daya, Anda akan dapat bernyanyi dari hati Anda,

Tuhan Yesus berkuasa,
   Yakinlah hatiku;
Ia dapat mengubah
   Hati yang sek'ras batu.
Yesus Penebus Umat manusia;
   Noda dosa hatiku
Dihapus darahNya.
   (“Jesus Paid It All” oleh Elvina M. Hall, 1820-1899/
      Nyanyian Pujian No. 108).

Tetapi pemberitaan tentang salib saja tidak akan memberi kita gereja yang kuat. Itu membawa saya ke poin terakhir.

III. Ketiga, pemberitaan tentang salib saja tidak cukup untuk memiliki sebuah gereja yang kuat.

Pemberitaan tentang salib diperlukan jika Anda ingin diselamatkan. Pada salib itu Kristus telah mati dan mencurahkan Darah-Nya untuk menyelamatkan Anda dari dosa Anda. Tetapi pemberitaan tentang salib saja tidak akan memberikan kita gereja yang kuat. Itulah sebabnya mengapa Kristus memberikan para gembala bagi gereja-gereja. Alkitab mengatakan bahwa Kristus “memberikan... gembala-gembala” (Efesus 4:11). Kata Yunani yang diterjemahkan “gembala” di sini adalah poimen. Kata itu berarti “gembala.” Yesus memberikan kepada beberapa orang karunia sebagai seorang pendeta, seorang gembala, dari gereja lokal mereka. Dan gembala itu adalah hadiah bagi sebuah gereja. Orang-orang di gereja adalah para domba, kawanan domba. Pendeta adalah gembala dari sebuah gereja. Dia merawat domba-domba itu. Dia melindungi domba-domba itu. Dia menuntun mereka dan menjauhkan mereka dari kesesatan. Itulah yang dilakukan oleh gembala.

Kata Yunani lain untuk “pendeta” adalah episkopos. Kata itu berarti “penilik.” Kata ini diterjemahkan “bishop” [Bahasa Indonesia: “uskup”] dalam King James Bible. Alkitab berkata, “Orang yang menghendaki jabatan penilik jemaat [episkopos, pengawas, pendeta], menginginkan pekerjaan yang indah” (I Timotius 3: 1). Seorang pendeta mengawasi jemaat. Dia memperhatikannya. Secara harfiah dia menjaganya. Dia menjaga jemaat. Dia berdoa untuk dan selalu memikirkan jemaat. Dia menjaga jemaat itu. Dia memperhatikan apa masalahnya. Pendeta memperhatikan jemaat dengan cara yang tidak dilakukan oleh orang lain. Dengan bimbingan Tuhan, dia melihat apa yang harus dilakukan. Pendeta menjaga - mengawasi - orang-orang di gereja. Dia memperhatikan apa yang mereka lakukan. Dia memperhatikan perjuangan dan masalah mereka. Dan dengan bimbingan Tuhan, dia membantu mereka untuk berhasil dalam kehidupan Kristen mereka.

Tanpa seorang pendeta yang dikaruniakan, gereja tidak akan berhasil. Gereja bisa saja memiliki semua jenis kegiatan. Kita bisa mengadakan banyak kebaktian. Kita dapat membawa pengunjung pada hari Minggu. Kami dapat memberi Anda lembar lagu dan buletin. Kami dapat memberi Anda makan. Kita dapat memiliki khotbah yang baik – pemberitaan tentang salib - dan kita melakukannya. Tetapi pemberitaan tentang salib saja tidak akan memberi kita gereja yang kuat.

Mengapa Tuhan telah memberikan pendeta kepada gereja? Mengapa karunia pendeta tercantum sebagai salah satu karunia rohani? Jika berkhotbah saja akan menghasilkan gereja yang kuat, mengapa Tuhan kita tidak hanya memberi “beberapa, penginjil” dan bukan pendeta? Kristus tahu bahwa pemberitaan tentang salib saja tidak cukup untuk memiliki gereja yang kuat. Gereja membutuhkan seorang pendeta, dan itulah sebabnya Ia “memberikan... gembala-gembala.”

Tanpa seorang pendeta, gereja akan gagal, meskipun pengabaran injilnya baik. Itu akan menjadi semakin lemah. Ini akan mendapat masalah. Akhirnya itu akan mati. Tanpa seorang pendeta, orang-orang di gereja akan kembali melakukan kebiasaan lama. Mereka akan menjadi dingin. Mereka bisa membuat kesalahan besar dalam hidup mereka. Mereka akan mendapat masalah. Mengapa?

Pertama, karena ada Iblis. Alkitab berkata bahwa dia “berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya” (I Petrus 5:8). Siapa yang akan dia telan? Domba! Tetapi Iblis tidak ingin Anda memikirkannya. Dia ingin melompat pada Anda dan memakan Anda - dan Anda bahkan tidak akan menyadari bahwa itu adalah Iblis yang melakukannya! Iblis dan roh-roh jahatnya ada di luar sana - entah Anda menyadarinya atau tidak.

Kedua, karena semua orang adalah orang berdosa. Karena Adam tidak taat kepada Allah, kita semua dilahirkan dengan sifat dosa. Alkitab mengatakan, “Jadi sama seperti oleh ketidaktaatan satu orang [Adam] semua orang telah menjadi orang berdosa” (Roma 5:19). Setiap orang - bahkan orang Kristen - memiliki sifat dosa itu. Adalah hal yang alami bagi kita untuk berdosa. Adalah alami bagi kita untuk melakukan hal yang salah. Hukum Murphy mengatakan, “Jika apapun bisa salah, itu pasti.” Segala sesuatu tidak secara alami menjadi lebih baik. Mereka bisa berbuat salah, mereka bisa menurun, cukup mudah untuk itu. Dan mereka melakukannya. Orang-orang tidak secara alami menjadi orang Kristen yang kuat dengan sendirinya. Mereka bisa mundur lagi. Mereka bisa menjadi dingin. Mereka bisa melakukan kesalahan. Dan mereka melakukannya. Anda tidak perlu bekerja keras untuk mewujudkannya. Itu terjadi dengan sendirinya. Gereja-gereja tidak secara alami menjadi kuat sendiri. Mereka bisa menjadi lemah. Mereka bisa jatuh dalam masalah. Itu cukup mudah. Anda tidak harus bekerja untuk mewujudkannya. Itu akan terjadi dengan sendirinya! Dan itu benar. Itu sebabnya gereja membutuhkan seorang pendeta. Kristus “memberikan... gembala-gembala.” Bersyukurlah karena Dia telah melakukannya!

Pendeta di gereja kami adalah Dr. Hymers. Dia telah melayani selama enam puluh tahun. Tuhan telah memakai beliau untuk membawa ratusan orang datang kepada Kristus. Dia telah membimbing banyak orang selama bertahun-tahun. Beliau telah merawat jemaat ini. Beliau telah membantu mereka. Dr. Hymers telah mendirikan dua gereja. Beliau membimbing gereja kita melalui pencobaan dan penderitaan. Beliau membawa gereja kami melalui perpecahan yang mengerikan. Tuhan memakai beliau untuk membangun gereja kita, untuk menjaga kita, untuk melindungi kita, untuk menjaga kita. Dr. Hymers bukan hanya seorang pendeta. Dia adalah seorang pendeta yang luar biasa! Saya berterima kasih kepada Tuhan untuk pendeta kami, Dr. Hymers!

Bagaimana dengan Anda? Anda bukan pendeta. Tetapi Anda bisa membantunya. Anda bisa memberitahu beliau ketika Anda melihat sesuatu yang mungkin salah. Ini semua lebih benar untuk para diaken dan pemimpin di gereja kita. Anda di sini untuk membantu pendeta. Jangan biarkan hal-hal itu berlalu begitu saja. Jangan menganggap pendeta tahu segalanya. Jika Anda melihat atau mendengar sesuatu yang mungkin salah, beritahu pendeta kita.

Beberapa dari Anda bukan orang Kristen sama sekali. Anda belum percaya Yesus. Dosa Anda belum disucikan oleh Darah-Nya. Bagaimana dengan Anda? Anda perlu diselamatkan oleh Kristus. Dia telah mati di kayu Salib untuk membayar dosa Anda. Dia telah mencurahkan Darah-Nya untuk membasuh dosa Anda. Dia telah bangkit dari kematian untuk memberi Anda kehidupan. Jika Anda ingin berbicara dengan kami tentang percaya Yesus, sementara yang lain naik ke atas untuk makan siang, Anda boleh maju ke depan dan duduk di dua baris pertama. Amin.


Jika khotbah ini memberkati Anda Dr. Hymers akan senang mendengar dari Anda. KETIKA ANDA MENULIS KEPADA DR. HYMERS ANDA HARUS MEMBERITAHU BELIAU DARI NEGARA MANA ANDA MENULIS ATAU IA TIDAK DAPAT MENJAWAB EMAIL ANDA. Jika khotbah ini memberkati Anda silahkan mengirim email kepada Dr. Hymers dan ceritakan kepadanya, tetapi selalu jelaskan pada beliau dari negara mana Anda mengirimnya. E-mail Dr. Hymers ada di rlhymersjr@sbcglobal.net (klik di sini). Anda dapat menulis email kepada Dr. Hymers dalam bahasa apapun, namun tulislah dalam bahasa Inggris jika Anda dapat. Jika anda ingin menulis surat kepada Dr. Hymers melalui pos, alamat beliau adalah P.O. Box 15308, Los Angeles, CA 90015. Anda boleh menelepon beliau di (818)352-0452.

(AKHIR KHOTBAH)
Anda dapat membaca khotbah Dr Hymers setiap minggu di Internet
www.sermonsfortheworld.com.
Klik pada “Khotbah Indonesia.”

Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Anda dapat menggunakannya tanpa
meminta izin kepada Dr. Hymers. Namun, semua video khotbah Dr. Hymers dilindungi
hak cipta dan hanya dapat digunakan dengan izin.

Persembahan Pujian Sebelum Khotbah oleh Mr. Benjamin Kincaid Griffith:
“Saved by the Blood of the Crucified One” (oleh S. J. Henderson, 1902).


GARIS BESAR KHOTBAH

PEMBERITAAN TENTANG SALIB

THE PREACHING OF THE CROSS

Khotbah in ditulis oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.
dan dikhotbahkan oleh Rev. John Samuel Cagan

“Sebab pemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan pemberitaan itu adalah kekuatan Allah” (I Korintus 1:18).

I.   Pertama, pemberitaan tentang salib itu sendiri, I Korintus 1:18a;
Kolose 2:13; Roma 5:8-9.

II.  Kedua, pemberitaan tentang salib adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa, I Korintus 1:18b; Yohanes 16:8; I Korintus 1:21; 15:3;
I Yohanes 1:7.

III. Ketiga, pemberitaan tentang salib saja tidak cukup untuk memiliki sebuah gereja yang kuat, Efesus 4:11; I Timotius 3:1; I Petrus 5:8; Roma 5:19.