Print Sermon

Tujuan dari situs ini adalah untuk menyediakan manuskrip dan video khotbah gratis kepada para pendeta dan misionaris di seluruh dunia, terutama Dunia Ketiga, di mana hanya ada sedikit sekolah seminari teologi atau sekolah Alkitab.

Naskah-naskah khotbah dan video ini diakses oleh sekitar 1,500,000 komputer di lebih dari 221 negara setiap tahunnya di www.sermonsfortheworld.com. Ratusan orang lainnya menyaksikan video di YouTube, tetapi mereka akan segera meninggalkan YouTube dan mengunjungi langsung ke website kami. Naskah-naskah khotbah ini disajikan dalam 46 bahasa kepada sekitar 120,000 komputer setiap bulannya. Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Jadi para pengkhotbah boleh menggunakannya tanpa seijin kami. Silahkan klik di sini untuk mengetahui bagaimana Anda dapat memberikan donasi setiap bulan untuk membantu kami dalam pekerjaan besar pemberitaan Injil ke seluruh dunia ini.

Kapanpun Anda menulis pesan untuk Dr. Hymers, selalu sebutkan kepada beliau negara di mana Anda tinggal. Surel Dr. Hymers adalah rlhymersjr@sbcglobal.net. .




HANYA YESUS YANG KUPERLUKAN

ALL I NEED IS JESUS
(Indonesian)

oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.
diterjemahkan oleh Dr. Edi Purwanto

Khotbah ini dikhotbahkan di Baptist Tabernacle of Los Angeles
Pada Kebaktian Sabtu Malam 3 Mei 2014

“Tetapi oleh Dia kamu berada dalam Kristus Yesus, yang oleh Allah telah menjadi hikmat bagi kita. Ia membenarkan dan menguduskan dan menebus kita. Karena itu seperti ada tertulis: ‘Barangsiapa yang bermegah, hendaklah ia bermegah di dalam Tuhan’” (I Korintus 1:30, 31).


Teks kita adalah dari I Korintus pasal pertama, perikop yang dibacakan oleh Mr. Prudhomme beberapa menit yang lalu. Rasul mengatakan kepada mereka bahwa tidak banyak orang duniawi yang bijaksana, tidak banyak orang yang berpengaruh (berpengaruh), juga tidak banyak orang yang terpandang diselamatkan. Mereka tidak berpikir bahwa mereka membutuhkan Allah. Mereka hanya peduli dengan hal-hal duniawi. Mereka tidak bersedia untuk menderita kehilangan apa-apa, tidak mau menyangkal diri dan memikul salib untuk mengikut Kristus.

Rasul mengingatkan jemaat Korintus bahwa mereka tidak memiliki banyak orang kaya atau terkenal di gereja mereka. Tetapi gereja mereka terdiri dari orang-orang yang telah dipilih Allah, orang-orang dunia yang tidak percaya akan memanggil bodoh, dan lemah, dan dibenci, bahkan tidak layak untuk diperhatikan. Allah memilih orang-orang seperti mereka untuk “memalukan” orang-orang yang berhikmat dan apa yang kuat dari dunia ini. Dan itulah yang terjadi. Dunia memperlakukan orang-orang Kristen ini seperti benar-benar tidak penting. Tetapi mereka salah. Orang-orang Kristen kecil yang tidak signifikan itu menyebar ke seluruh Kekaisaran Romawi, dan kemudian ke seluruh dunia. Allah memilih orang-orang Kristen yang tidak terpandang itu untuk meniadakan apa yang berarti dari Kekaisaran Romawi yang kafir itu. Bagi saya Allah sedang melakukan itu lagi pada hari ini di negara Komunis Cina. Seperti salah satu himne kita yang mengatakan, “Iman adalah kemenangan, yang mengalahkan dunia.” Ketika Amerika seperti yang kita kenal telah hilang, masih akan ada orang-orang Kristen di sini.

Iman adalah kemenangan, Iman adalah kemenangan!
Oh, kemangan gemilang yang mengalahkan dunia.
(“Faith is the Victory” oleh John H. Yates, 1837-1900).

Allah memilih orang-orang yang lemah dan rendah seperti kita sehingga tidak ada orang yang bisa membanggakan diri, “supaya jangan ada seorang manusiapun yang memegahkan diri di hadapan Allah” (I Korintus 1:29). Dr. J. Vernon McGee mengatakan bahwa banyak orang injili yang “memberikan penekanan pada jemaat terkemuka yang [telah membuat pengakuan iman] - artis, pemimpin industri, dan menonjol dalam pemerintahan. Tetapi urusan Allah adalah pada orang rata-rata. Ia memanggil jemaat sederhana seperti Anda dan saya” (J. Vernon McGee, Th.D., Thru the Bible, Thomas Nelson Publishers, 1983, volume V, hlm. 12).

Pernahkah Anda memperhatikan bahwa kita tidak menekankan penginjilan kepada orang kaya dan terkenal? Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa? Nah, perikop Alkitab berikut ini memberitahukan kepada kita mengapa,

“Ingat saja, saudara-saudara, bagaimana keadaan kamu, ketika kamu dipanggil: menurut ukuran manusia tidak banyak orang yang bijak, tidak banyak orang yang berpengaruh, tidak banyak orang yang terpandang. Tetapi apa yang bodoh bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan orang-orang yang berhikmat, dan apa yang lemah bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan apa yang kuat, dan apa yang tidak terpandang dan yang hina bagi dunia, dipilih Allah, bahkan apa yang tidak berarti, dipilih Allah untuk meniadakan apa yang berarti, supaya jangan ada seorang manusiapun yang memegahkan diri di hadapan Allah” (I Korintus 1:26-29).

Anda lihat, kita telah belajar dengan pengalaman bertahun-tahun bahwa kita tidak bisa menjadi kaya dan terkenal karena datang ke gereja dan mendengar Injil, dan diselamatkan. Gereja kita tumbuh karena kita menginjili orang-orang muda di perguruan tinggi atau sekolah menengah atas. Dunia berpikir bahwa orang-orang muda itu bodoh dan lemah. Tetapi Allah memanggil sebagian dari Anda, di mana Ia membuat malu orang kaya dan terkenal! Dia tahu bahwa sangat sedikit dari mereka yang akan mau mendengar dan menjadi murid Kristus! Mereka terlalu puas diri, dan terlalu materialistik untuk menjadi orang Kristen sejati. Jadi Allah melewati mereka. Dia tidak memanggil mereka dengan panggilan yang pasti berhasil (an effectual calling). Dia hampir secara eksklusif memanggil orang-orang muda. Dan beberapa dari Anda ditarik kepada Kristus dan diselamatkan oleh-Nya. Teks kita menjelaskan betapa istimewanya dengan dipanggil oleh Allah, dan diselamatkan melalui Anak-Nya Yesus!

“Tetapi oleh Dia kamu berada dalam Kristus Yesus, yang oleh Allah telah menjadi hikmat bagi kita. Ia membenarkan dan menguduskan dan menebus kita. Karena itu seperti ada tertulis: ‘Barangsiapa yang bermegah, hendaklah ia bermegah di dalam Tuhan’” (I Korintus 1:30, 31).

Paling sedikit kita dapat menarik tiga pelajaran dari teks tersebut.

I. Pertama, hak istimewa dari ditarik kepada Kristus Yesus.

Teks di atas mengatakan, “Tetapi oleh Dia kamu berada dalam Kristus Yesus…” (I Korintus 1:30). “oleh Dia” – yaitu “oleh Allah.” Ini dapat diterjemahkan, “Tetapi oleh Allah kamu berada dalam Kristus Yesus.” Ini dengan jelas menunjukkan bahwa Allah adalah satu-satunya Pribadi yang menarik jiwa terhilang ke dalam persekutuan dengan Kristus. Allah berfirman melalui nabi Hosea, “Aku menarik mereka dengan tali kesetiaan, dengan ikatan kasih” (Hosea 11:4). Dan Yesus berkata, “Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku” (Yohanes 6:44). “Decisionisme” modern mengajarkan bahwa orang dapat datang kepada Kristus setiap saat ketika mereka merasa memerlukannya! Namun Alkitab mengajarkan bahwa hanya Allah yang dapat menarik orang-orang berdosa yang masih terhilang ke dalam persekutuan dengan Kristus. “Tetapi oleh Dia kamu berada dalam Kristus Yesus.” Spurgeon menjelaskan dengan mengatakan, “Oleh Allah kita ada di dalam Kristus Yesus.”

Hal ini menunjukkan betapa sangat bodoh dengan berpikir bahwa Anda dapat belajar bagaimana caranya datang kepada Kristus. Allah yang harus membawa Anda ke dalam Kristus. Hanya Allah yang “di dalam Kristus Yesus Ia telah membangkitkan kita juga dan memberikan tempat bersama-sama dengan Dia di sorga” (Efesus 2:6). Anda akan memahami kebenaran agung ini dengan sangat baik jika Anda sudah diselamatkan. Bukan Anda yang mengubah diri sendiri sendiri. Allah yang mempertobatkan atau menyelamatkan Anda. Anda tidak tahu bagaimana caranya untuk datang kepada Kristus dan menjadi ada “di dalam Dia.” Tidak! Tidak! “Tetapi oleh Dia kamu berada dalam Kristus Yesus.” Melalui tarikan kuasa Allah Anda menjadi anggota dari tubuh Kristus, dan bersatu dengan Yesus. Baik bagi Anda untuk mengingat bagaimana rasanya menjadi orang terhilang. Baik bagi Anda untuk mengingat bagaimana Anda berjuang dan namun tidak dapat datang kepada Yesus. Baik bagi setiap orang Kristen sejati yang baik untuk mengingat bagaimana Anda pernah gagal, dan gagal, dan gagal lagi, sampai akhirnya, oleh Allah, Anda ditarik kepada Kristus Yesus! Itulah sebabnya orang Kristen sejati menyanyi dengan takjub,

Sangat besar anug'rahNya,
Yang t'lah kualami!
Sesat aku dulu kala,
S'lamatlah ku kini.
(“Amazing Grace” oleh John Newton, 1725-1807/ NP No. 119).

Oh! Itu adalah hal yang menakjubkan bahwa Allah, dalam kasih karunia-Nya, telah membawa Anda ke dalam persatuan dengan Kristus Yesus!

Namun saya harus bertanya kepada sebagian dari Anda, “Apakah Anda ada di dalam Kristus Yesus?” Dapatkah sang Rasul ini berkata kepada Anda, “oleh Dia kamu berada dalam Kristus Yesus?”

Yesus Kristus siap menerima Anda jika Anda benar-benar ingin datang kepada-Nya. Tetapi Anda tidak bisa mengatakan berapa lama pintu akan terbuka. Patriark Nuh masuk ke dalam bahtera dan diselamatkan. Bahtera itu adalah tipe Kristus. Apakah Anda pernah bertanya mengapa tidak ada satu orangpun selain keluarga Nuh yang masuk ke dalam bahtera? Saat saya sedang menulis khotbah ini saya mencoba untuk memikirkan beberapa alasan. Mungkin Anda bisa memikirkan yang lain, tetapi saya hanya bisa memikirkan tiga alasan ini.

1. Pertama, mereka tidak berpikir bahwa penghakiman akan dijatuhkan pada mereka - mereka tidak diinsafkan akan dosa-dosa mereka.

2. Kedua, mereka tidak percaya apa yang dikhotbahkan Nuh. Dia adalah seorang “pemberita kebenaran” (II Petrus 2:5). Tetapi mereka tidak mempercayai khotbahnya.

3. Ketiga, mereka terlalu sombong untuk merendahkan diri dan bergantung pada bahteran itu untuk menyelamatkan diri mereka.


Saya pikir salah satu atau lebih dari ketiga hal itu yang menghalangi beberapa dari Anda untuk datang kepada Kristus. Saya akan mengulangi ketiga hal tersebut. Cobalah untuk memikirkan yang satu (atau lebih) dari ketiga hal yang membuat Anda tidak datang kepada Yesus.

1. Pertama, mereka tidak berpikir bahwa penghakiman akan dijatuhkan pada mereka - mereka tidak diinsafkan akan dosa-dosa mereka.

2. Kedua, mereka tidak percaya apa yang dikhotbahkan.

3. Ketiga, mereka terlalu sombong untuk merendahkan diri dan bergantung pada Kristus untuk menyelamatkan diri Anda.


Apakah itu adalah kondisi Anda malam ini? Kita harus berkata seperti penginjil besar George Whitefield (1714-1770), “Orang-orang tidak akan pernah menerima [Kristus], dan kita tidak dapat memberikan mereka kenyamanan, sampai mereka dibuat sakit karena dosa, dan membuat bersedia untuk memeluk Yesus” (George Whitefield, “The Duty of a Gospel Minister”).

Apakah ini tampak bertentangan dengan Anda? Anda tidak dapat datang kepada Yesus dengan kekuatan Anda sendiri - namun Anda harus datang kepada-Nya atau binasa. Para pengkhotbah masa lalu menyebut ini “penjepit Injil” (“he Gospel vise”). Anda ditekan seperti di dalam jepitan. Satu sisi jepitan memberitahu Anda bahwa Anda harus datang kepada Yesus. Sisi lain dari jepitan itu memberitahu Anda bahwa Anda tidak bisa datang kepada-Nya dengan kekuatan Anda sendiri. Lalu apa yang dapat Anda lakukan? Nah, Anda bisa meninggalkan gereja ini dan pergi menjalani cara hidup Anda sendiri, sambil berkata bahwa ini terlalu keras. Atau Anda bisa melakukan apa yang orang-orang pada zaman Nuh tidak pernah lakukan,

“Sadarilah kemalanganmu, berdukacita dan merataplah; hendaklah tertawamu kamu ganti dengan ratap dan sukacitamu dengan dukacita. Rendahkanlah dirimu di hadapan Tuhan, dan Ia akan meninggikan kamu” (Yakobus 4:9-10).

Dr. Martyn Lloyd-Jones berkata,

Kami telah terlalu cemas dengan orang terburu-buru membuat “keputusan.” Adalah ketika Anda telah mengalami banyak rasa sakit yang paling membuat Anda menghargai kelegaan. Adalah orang yang telah diselamatkan dari pintu kematian yang paling sangat berterima kasih untuk keselamatannya. Adalah orang berdosa yang telah lepas dari ancaman neraka yang paling menghargai kemuliaan surga (Martyn Lloyd-Jones, M.D., The Assurance of Our Salvation, Crossway Books, 2000, hlm. 305).

Hanya Kristus yang dapat menyelamatkan Anda. Anda telah mendengar saya mengatakan itu berualng-kali. Tetapi Anda tidak akan percaya sampai Anda merasakannya sendiri. Allah tahu bahwa

Seseorang yang telah diinsafkan

Menyadari keadaannya

Jadi, untuk menginsafkan Anda, Allah harus membawa Anda ke titik putus asa. Anda harus dibuat merasa sangat membutuhkan Kristus. Anda harus dibuat merasa bahwa Anda tidak memiliki harapan dalam diri Anda sendiri. Anda harus dipimpin untuk berpikir, “Aku tidak tahan menjadi seperti ini! Aku harus memberikan dosa-dosaku diampuni oleh Yesus!” Dr. Lloyd-Jones berkata, “Tidak ada yang pernah datang kepada Kristus sampai titik keputusasaan itu telah tercapai” (Martyn Lloyd-Jones, M.D., God’s Way Not Ours, The Banner of Truth Trust, 2003, hlm. 71). Allah harus membangunkan Anda dengan kebutuhan Anda, dan Allah harus menarik Anda kepada Yesus untuk memperoleh kelegaan. Anda tidak dapat melakukan semua ini dengan kekuatan Anda sendiri. Banyak orang tidak pernah mengalami semua hal ini. Mereka tidak pernah dibuat sadar akan kondisi mereka yang tanpa harapan, dan tidak pernah tertarik kepada Yesus. Itulah sebabnya mengapa saya mengatakan bahwa adalah hak istimewa bila kita dapat ditarik kepada Kristus, untuk menjadi ada “di dalam Kristus Yesus.” Alkitab mengatakan, “Banyak yang dipanggil, tetapi sedikit yang dipilih” (Matius 22:14).

II. Kedua, ketetapan telah dibuat tersedia bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus.

Saya mungkin menghabiskan waktu terlalu banyak untuk membahas tentang hak istimewa dengan ditarik kepada Kristus. Tetapi itu sangat penting. Anda tidak dapat menerima ketetapan Kristus kecuali jika Anda ditarik kepada Kristus. Ketetapan ini hanya diberikan kepada mereka yang menjadi milik Kristus, yang “ada di dalam Kristus Yesus.” Teks ini mengatakan,

“Tetapi oleh Dia kamu berada dalam Kristus Yesus, yang oleh Allah telah menjadi hikmat bagi kita. Ia membenarkan dan menguduskan dan menebus kita” (I Korintus 1:30).

Hikmat, pembenaran, pengudusan, dan penebusan - ini adalah empat hal dalam teks ini yang dijanjikan kepada mereka yang “berada dalam Kristus Yesus.” Pertama, kita dijanjikan “hikmat.” Tepat setelah saya diselamatkan saya ingat ketika saya berpikir bahwa saya tidak mempunyai seorangpun untuk mendukung saya atau membantu saya. Orangtua saya telah bercerai, dan saya tidak mempunyai sumber penghasilan. Saya ingat ketika saya berpikir bahwa saya tidak boleh membuat kesalahan. Bahkan satu kesalahan bisa menghentikan saya dari menjadi seorang misionaris. Jadi saya secara khusus meminta kepada Allah untuk memberikan hikmat kepada saya. Dan Dia telah memberi saya hikmat itu! Saya terus-menerus takut bilamana kaki saya akan tergelincir jika bukan Kristus sendiri yang menopang saya. Dan Dia telah menopang saya! Dan Dia telah memberikan hikmat kepada saya! Seorang wanita tua yang mengenal saya ketika saya masih kuliah berkata kepada saya belum lama ini, “Kamu tetap menjadi seorang pria muda yang sangat serius.” Adalah Yesus yang membuat saya serius. Adalah Yesus yang memberi saya hikmat. Alkitab berkata, “Takut akan Tuhan adalah permulaan pengetahuan” (Amsal 1:7).

Kedua, kita dijanjikan “pembenaran.” Kristus sendiri yang “membenarkan… kita.” Kita dibungkus kebenaran orang lain - yaitu Yesus sendiri! Seperti yang himne tua katakan, “Mengenakan kebenaran-Nya, Sempurna untuk berdiri di depan takhta itu” (“The Solid Rock”). Seringkali Iblis datang kepada saya dan berkata, “Bagaimana kamu dapat memberitakan ini atau itu? Bagaimana kamu bisa mengambil posisi ini atau itu?” Oh, betapa manisnya kata-kata dalam Efesus, pasal satu, pada saat-saat itu! Ayat itu mengatakan, “kasih karunia-Nya yang mulia, yang dikaruniakan-Nya kepada kita di dalam Dia, yang dikasihi-Nya. Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan” ( Efesus 1:6, 7). “Yang dikasihi-Nya” adalah Yesus. Saya diterima di dalam Yesus. Pembenaran saya adalah dari-Nya! “Mengenakan kebenaran-Nya, Sempurna untuk berdiri di depan takhta itu.” Ketika Iblis mengatakan bahwa saya tidak cukup baik untuk berkhotbah, sebagai orang muda, saya bisa menjawab dengan kata-kata, “kasih karunia-Nya yang mulia, yang dikaruniakan-Nya kepada [saya] di dalam Dia, yang dikasihi-Nya” ( Efesus 1:6). Betapa membahagiakan! Betapa itu menguatkan ketika Iblis menyerang. Ini adalah bagaimana orang-orang kudus dalam periode Kesusahan Besar mengalahkan Iblis! “Mereka mengalahkan dia oleh darah Anak Domba” (Wahyu 12:11). Seorang misionaris terkenal yang bernama Count Nicolaus Zinzendorf berkata,

Dengan teguh ku kan berdiri di hari besar itu,
Kepada siapa lagi ku bergantung?
Kerana darah-Mu membebaskanku
Dari kutukan dosa yang dahsyat dan memalukan
   (“Jesus, Thy Blood and Righteousness” oleh Count Nicolaus Zinzendorf,
      1700-1760; diterjemahkan oleh John Wesley, 1703-1791).

Kemudian, di dalam Kristus Yesus kita juga memperoleh pengudusan kita. Roh Kudus menguduskan kita karena kita bersatu dengan Kristus. Jika seseorang ada di dalam Kristus, dia bukan lagi manusia lama yang sedikit dipercantik. Tidak! Tidak! “Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang” (II Korintus 5:17). Manusia lama tidak dibawa ke rumah sakit untuk disembuhkan. Manusia lama itu dibawa ke kayu salib untuk disalibkan. Manusia lama itu tidak berubah dan membaik, tetapi ditetapkan untuk mati dan dikuburkan. Anehnya, orang berpikir bahwa mereka dapat datang kepada Kristus untuk pengampunan dan pembenaran; dan datang kepada Musa ketika mereka ingin menjadi kudus! Itu tidak akan bekerja! Anda menjadi lebih suci dengan cara yang sama Anda diselamatkan - Anda menjadi lebih suci dengan mempercayai Kristus untuk itu. Kristus di kayu Salib adalah sumber keselamatan Anda. Selanjutnya Kristus di kayu Salib adalah sumber pertumbuhan Anda dalam kasih karunia! Yesus menyelamatkan kita dari dosa-dosa kita, dan di dalam Dia, Allah “menguduskan” kita. Ingat kata-kata yang luar biasa ini,

"Di kala cobaan membayangimu,
Ketika bencana menindih kalbu,
Rahmatku cukup, jangan kau mengeluh:
Hidupmu teruji, imanmu teguh."
(“How Firm a Foundation” oleh George Keith, 1638-1716/ NP No. 245).

Sekarang, hal terakhir yang diberikan kepada kita di dalam Kristus adalah “penebusan.” Tetapi seseorang berkata, “Bukankah itu menjadi anugerah pertama yang diberikan kepada kita?” Ya, tetapi juga yang terakhir. Jika Anda adalah seorang Kristen, Anda bebas dari dosa, tetapi Anda belum sepenuhnya ditebus oleh kuasa-Nya. Bahkan ketika Anda mati Anda belum menerima penebusan penuh. Anda “menantikan pengangkatan sebagai anak, yaitu pembebasan tubuh kita” (Roma 8:23). Penebusan kita dalam Kristus hanya akan sepenuhnya terwujud ketika Yesus datang bagi kita di angkasa!

“Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit; sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan” (I Tesalonika 4:16-17).

Bahkan tubuh tua saya yang telah melemah akan dibuat seperti tubuh kebangkitan Juruselamat itu sendiri. Kita akan bangkit dari antara orang mati dalam penebusan kekal - dan hidup dalam sukacita selama-lamanya, karena kita berada dalam Kristus Yesus, awal dan akhir keselamatan kita. Tetapi saya harus cepat-cepat ke poin terakhir.

III. Ketiga, pujian kita harus berikan kepada Kristus Yesus yang telah menyelamatkan kita dan menyediakan keselamatan itu bagi kita.

Saya hanya dapat menyentuh poin ini.

“Tetapi oleh Dia kamu berada dalam Kristus Yesus, yang oleh Allah telah menjadi hikmat bagi kita. Ia membenarkan dan menguduskan dan menebus kita. Karena itu seperti ada tertulis: ‘Barangsiapa yang bermegah, hendaklah ia bermegah di dalam Tuhan’” (I Korintus 1:30, 31).

Saudara-saudara, Anda lihat bahwa keberadaan kita sebagai orang Kristen benar-benar tergantung pada Kristus Yesus. Mereka yang benar-benar mengenal Kristus akan menginginkan kemuliaan-Nya - akan ingin membanggakan Kristus dan apa yang telah dilakukan untuk mereka.

Aku benci mendengar apa yang disebut “kesaksian” di mana orang-orang berbicara tentang diri mereka sendiri, biasanya mereka bersaksi tentang dirinya sebagai -orang berdosa, kemudian bersaksi betapa kotornya diri mereka, tentang pemberontakan mereka, dan kesesatan mereka. Biasanya kesaksian mereka berakhir dengan mengatakan – “dan kemudian saya percaya kepada Yesus.” Mereka mengecilkan pekerjaan Kristus. Mereka memuliakan diri mereka sendiri selama lima menit, membual tentang kehidupan mereka sendiri - tetapi mereka hanya memiliki satu atau dua detik untuk memberikan kemuliaan bagi Kristus! Kesaksian mereka memuakkan saya! Dan saya pikir mereka memuakkan Tuhan!

“Barangsiapa yang bermegah, hendaklah ia bermegah di dalam Tuhan” (I Korintus 1:31).

Anda harus banyak berbicara untuk memuliakan kemuliaan Juruselamat Anda ketika Anda memberikan kesaksian tentang Juruselamat yang mulia Anda! Anda harus dapat berbicara tentang hikmat, pembenaran, pengudusan dan penebusan yang Anda miliki di dalam Kristus Yesus! Anda harus dapat berbicara tentang kemuliaan Juruselamat dan Tuhan Anda.

Sekarang beberapa kata bagi Anda yang belum diselamatkan. Maukah Anda datang kepada Yesus dan menerima berkat-berkat ini? Yesus akan menyelamatkan Anda pada saat Anda percaya kepada-Nya. Darah-Nya akan mentahirkan Anda dari segala dosa. Maukah Anda datang kepada-Nya? Atau akankah Anda terus menolak Dia dan pergi dalam kemiskinan rohani sampai Anda terkejut dengan tiba-tiba jatuh ke dalam lubang Neraka? Apakah jawaban Anda?

(AKHIR KHOTBAH)
Anda dapat membaca khotbah Dr Hymers setiap minggu di Internet
di www.realconversion.com. Klik di “Khotbah Indonesia.”

Anda dapat mengirim email kepada Dr. Hymers dalam bahasa Inggris ke
rlhymersjr@sbcglobal.net (Click Here) – atau Anda juga boleh mengirim surat kepadanya
ke P.O. Box 15308, Los Angeles, CA 90015. Atau telepon beliau di (818)352-0452.

Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Anda dapat menggunakannya tanpa
meminta izin kepada Dr. Hymers. Namun, semua video khotbah Dr. Hymers dilindungi
hak cipta dan hanya dapat digunakan dengan izin.

Pembacaan Alkitab Sebelum Khotbah oleh Pendeta: I Korintus 1:26-31.
Persembahan Pujian Sebelum Khotbah oleh Mr. Benjamin Kincaid Griffith:
“All I Need” (penulis tak dikenal).


GARIS BESAR KHOTBAH

HANYA YESUS YANG KUPERLUKAN

ALL I NEED IS JESUS

oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.

“Tetapi oleh Dia kamu berada dalam Kristus Yesus, yang oleh Allah telah menjadi hikmat bagi kita. Ia membenarkan dan menguduskan dan menebus kita. Karena itu seperti ada tertulis: ‘Barangsiapa yang bermegah, hendaklah ia bermegah di dalam Tuhan’” (I Korintus 1:30, 31).

(I Korintus 1:26-29)

I.    Pertama, hak istimewa dari ditarik kepada Kristus Yesus, Hosea 11:4; Yohanes 6:44; Efesus 2:6; II Petrus 2:5; Yakobus 4:9-10; Matius 22:14.

II.   Kedua, ketetapan telah dibuat tersedia bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus, Amsal 1:7; Efesus 1:6, 7; Wahyu 12:11; II Korintus 5:17; Roma 8:23; I Tesalonika 4:16-17

III.   Ketiga, pujian kita harus berikan kepada Kristus Yesus yang telah menyelamatkan kita dan menyediakan keselamatan itu bagi kita,
I Korintus 1:31.