Print Sermon

Naskah-naskah khotbah dan video ini diakses oleh sekitar 1,500,000 komputer di lebih dari 221 negara setiap tahunnya di www.sermonsfortheworld.com. Ratusan orang lainnya menyaksikan video di YouTube, tetapi mereka akan segera meninggalkan YouTube dan mengunjungi langsung ke website kami. Naskah-naskah khotbah ini disajikan dalam 40 bahasa kepada sekitar 120,000 komputer setiap bulannya. Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Jadi para pengkhotbah boleh menggunakannya tanpa seijin kami. Silahkan klik di sini untuk mengetahui bagaimana Anda dapat memberikan donasi setiap bulan untuk membantu kami dalam pekerjaan besar pemberitaan Injil ke seluruh dunia ini.

Kapanpun Anda menulis pesan untuk Dr. Hymers, selalu sebutkan kepada beliau negara di mana Anda tinggal. Surel Dr. Hymers adalah rlhymersjr@sbcglobal.net .




SEORANG WANITA DI TENGAH KERAMAIAN

THE WOMAN IN THE CROWD
(Indonesian)

oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.
diterjemahkan oleh Dr. Edi Purwanto

Khotbah ini dikhotbahkan di Baptist Tabernacle of Los Angeles
Pada Kebaktian Minggu Pagi, 2 Maret 2014

“Maka kata-Nya kepada perempuan itu: Hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau. Pergilah dengan selamat dan sembuhlah dari penyakitmu!” (Markus 5:34).


Yesus mengusir setan dari seorang yang kerasukan roh jahat dan sangat berbahaya yang tinggal di sisi tenggara Danau Galilea. Orang-orang di sana meminta Yesus untuk meninggalkan daerah mereka. Dia tidak pernah tinggal di mana Dia tidak inginkan, jadi Ia meninggalkan mereka, dan menyeberang danau itu, kembali ke pantai sebelah barat. Segera banyak sekali orang yang datang dan berdesak-desakan mengelilingi-Nya. Seorang pria menerobos kerumunan orang banyak yang berdesak-desakan itu. Ketika ia berhasil mendekati Yesus iapun tersungkur di kaki Juruselamat dan mengatakan kepadanya bahwa putri kecilnya sedang sekarat. Ia memohon agar Yesus datang bersama dengan dia dan meletakkan tangan-Nya atasnya “supaya ia selamat dan tetap hidup.” Yesus pergi bersama dengan orang itu, dan orang banyak itu mengikuti Dia dan memadati-Nya, mendesak-desak Yesus ketika Dia berjalan.

Di tengah kerumunan orang banyak itu ada seorang wanita yang sedang sakit. Dia mengalami pendarahan, dan dia telah mengalami pendarahan itu selama dua belas tahun. Dia telah pergi kepada banyak tabib, dan telah menghabiskan semua uangnya pada mereka, tetapi keadaanya justru semakin memburuk. Dia mendengar bahwa Yesus menyembuhkan orang sakit. Dia menerobos kerumunan orang banyak yang berdesak-desakan itu dan menyentuh jubah-Nya. Pada saat itu pendarahanya berhenti dan dia secara fisik sembuh. Yesus merasakan kekuatan keluar dari diri-Nya ketika wanita itu menyentuh jubah-Nya dan disembuhkan. Yesus berkata, “Siapa yang menjamah jubah-Ku?” Murid-murid berkata bahwa banyak orang dalam kerumunan itu yang telah menyentuh-Nya

“Perempuan itu, yang menjadi takut dan gemetar ketika mengetahui apa yang telah terjadi atas dirinya, tampil dan tersungkur di depan Yesus dan dengan tulus memberitahukan segala sesuatu kepada-Nya” (Markus 5:33).

Dan Yesus berkata kepadanya, “Hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau.”

Semua penyembuhan yang Yesus telah lakukan memberikan kepada kita terutama untuk menunjukkan bagaimana Ia dapat menyembuhkan jiwa kita dalam pertobatan (conversion). Jika Anda belum diselamatkan pagi ini saya ingin Anda memperhatikan dengan seksama penyembuhan dan pertobatan wanita ini. Saya akan menunjukkan empat pelajaran penting tentang pertobatan dari wanita ini dan kiranya Allah memakainya untuk mempertobatkan Anda sendiri - jika Anda mendengarkan dengan seksama!

I. Pertama, ia sungguh-sungguh ingin disembuhkan.

Dia tidak main-main. Orang-orang yang sering berpura-pura seperti serius bahwa telah diselamatkan seringkali hanya “para penyepele.” Itulah yang aliran Injili Lama sebut sebagai orang-orang yang hanya main-main, hanya bermain-main dan mengajukan pertanyaan-pertanyaan bodoh. “Para penyepele” bodoh itu tidak akan pernah mendapat apapun di manapun. Mereka seperti orang yang bertanya kepada Yesus, “Sedikit sajakah orang yang diselamatkan?” (Lukas 13:23). Itu hanya pertanyaan iseng - sepele, tidak penting. Dia menanyakan itu hanya karena sedikit penasaran. Itu tidak benar-benar penting baginya. Dia hanya “seorang penyepele.”

Banyak orang yang seperti itu datang untuk menemui kami di ruang pemeriksaan. Mereka mengajukan beberapa pertanyaan. Mereka berbicara sedikit. Tetapi mereka sama sekali tidak serius ingin diselamatkan. Anda dapat memberitahu bahwa mereka tidak serius karena mereka tertawa dan bercanda beberapa saat setelah mereka meninggalkan ruang pemeriksaan. Mereka tidak benar-benar serius ingin diselamatkan. Mereka hanya main-main saja. Mereka hanya “para penyepele.” Itulah sebabnya Alkitab mengatakan bahwa mereka,

“yang walaupun selalu ingin diajar, namun tidak pernah dapat mengenal kebenaran” (II Timotius 3:7).

Mereka tidak pernah menemukan Kristus karena mereka tidak sungguh-sungguh mencari Dia. Mereka tidak bersemangat, tekun, rajin mencari Kristus. Mereka tidak sungguh-sungguh, mereka tidak bersemangat untuk menemukan Kristus. Mereka hanyalah “para penyepele” yang tanpa gairah, suam-suam kuku, tak tergerak - yang “walaupun selalu ingin diajar, namun tidak pernah dapat mengenal kebenaran.” Kurang dari lima menit setelah mereka meninggalkan ruang pemeriksaan Anda dapat melihat bahwa mereka tidak benar-benar peduli untuk menemukan Kristus. Mereka hanya bermain-main. Mereka hanyalah “para penyepele” yang tanpa gairah. Mereka tidak akan benar-benar serius ingin diselamatkan sampai mereka membuka mata mereka dalam siksaan neraka. Tetapi saat itu semuanya akan menjadi sangat terlambat! Mereka akan menyepelekan hidup mereka sampai mereka kehilangan segalanya untuk selamanya.

Sekarang mari kita bandingkan “penyepele” dengan wanita dalam ayat kita ini. Dia sangat ingin memperoleh kesembuhan dari pendarahannya. Dia rajin mencari obatnya. Dia seperti orang yang menaati perintah Yesus, “Berjuanglah untuk masuk” (Lukas 13:24). Kata “berjuanglah” di sini berasal dari kata Yunani agonizomai. Kita mendapatkan kata “penderitaan” (atau dalam bahasa Inggris “agony”) dari kata itu. Sekarang, bukankah menggambarkan wanita itu memiliki masalah dengan pendarahan? Bukankah dia berusaha untuk menemukan obat? Bukankah dia benar-benar mengalami penderitaan mencari kesembuhan? Dia telah pergi dari satu tabib ke tabib lainnya. Dia “telah berulang-ulang diobati oleh berbagai tabib.” Tak diragukan mereka telah melakukan operasi yang menyakitkan - sangat menyakitkan. Karena tidak ada kloroform saat itu, mereka telah melakukan operasi padanya dalam keadaan sadar! Mereka telah membuat obat untuk diminumannya yang justru meracuni dirinya daripada menyembuhkannya! Dan dia telah menghabiskan semua uangnya dan semua tabungannya yang berharga untuk membayar “pengobatan-pengobatan itu.”

Tidak heran dia bertobat pada hari itu! Dia benar-benar serius tentang hal itu. Dia merasa dia harus diselamatkan! Itulah tipe orang yang akan diselamatkan, Anda tahu. “Para penyepele” terus-menerus berada dalam kondisi terhilang. Tetapi mereka yang sangat bersungguh-sungguh dan cemas tentang kondisi mereka yang terhilang selalu menemukan Yesus lebih cepat. Ya - selalu! “Kamu akan menemukan Aku!”

“Apabila kamu mencari Aku, kamu akan menemukan Aku; apabila kamu menanyakan Aku dengan segenap hati” (Yeremia 29:13).

Anda akan menemukan Juruselamat itu! Anda akan! Anda akan! Tetapi hanya ketika Anda mencari-Nya “dengan segenap hatimu” - seperti yang dilakukan oleh wanita yang mengalami pendarahan ini! Dia benar-benar ingin sembuh! Dia memikirkan hal itu sepanjang waktu! Apakah Anda memikirkan hal itu sepanjang waktu? Apakah keadaan terhilang itu mengganggu Anda? Apakah Anda terus-menerus mengkhawatirkan tentang hal itu? Anda harus!

II. Kedua, ia tidak memperoleh pertolongan dari para tabib yang pernah ia datangi.

Saya telah menekankan tentang para tabib ini. Tetapi saya harus berbicara lebih banyak lagi tentang mereka. Hal utama adalah ini - tidak satupun dari mereka bisa menyembuhkan dia! Mereka tidak bisa membantu sama sekali - tetapi hanya membuatnya menjadi semakin lebih buruk.

Kadang-kadang kita memiliki seorang anak muda yang datang ke gereja ini dan menjadi prihatin tentang jiwa mereka. Mereka mulai khawatir tentang dosa mereka, dan tentang kekekalan. Tetapi kemudian mereka pergi ke teman-teman mereka yang masih terhilang dan memberitahu kepada teman-teman mereka apa yang mereka rasakan. Benar saja, teman-teman non-Kristen itu mengatakan bahwa mereka baik-baik saja, dan kemudian memberitahu mereka untuk berhenti datang ke gereja. Jadi, teman-teman yang belum diselamatkan itu hanya seperti tabib yang tidak bisa menyembuhkan wanita yang sedang mengalami pendarahan ini. Yang bisa mereka lakukan hanyalah memperburuk keadaanya dan mengambil uangnya!

Kadang-kadang ketika orang muda mulai merasakan keinsafan akan dosa, kemudian mereka pergi ke pendeta lain, yang memberi mereka kenyamanan palsu. Saya tidak mengharapkan itu, tetapi ada banyak pengkhotbah jahat hari ini, yang seperti para tabib dalam perikop kita ini. Mereka dengan senang hati mengambil persembahan Anda - mereka menginginkan uang Anda! Tetapi mereka tidak bisa membantu jiwa Anda yang sakit karena dosa!

Saya berkhotbah di tempat tertentu beberapa tahun yang lalu. Setelah saya berkhotbah tiga remaja datang kepada saya secara pribadi, anak laki-laki dan dua perempuan. Mereka mengatakan kepada saya sesuatu yang membuatnya sangat jelas bahwa mereka masih terhilang. Mereka belum diselamatkan. Mereka menangis, di bawah keinsafan yang mendalam. Saya berbicara dengan mereka beberapa kali setelah saya berkhotbah, sampai mereka bertiga tampaknya jelas diselamatkan. Mereka pulang ke rumah dengan sukacita dan mengatakan kepada pendeta mereka bahwa mereka telah diselamatkan dalam kebaktian yang saya pimpin. Pendeta itu menelepon saya pagi berikutnya. Berkali-kali ia berteriak kepada saya di telepon – “Saya menolak Anda! Saya menolak Anda! Saya menolak Anda!” (“Menolak” berarti “Saya menolak Anda!”. “Saya mencela Anda!”). Seseorang mengatakan kepada saya setelah itu bahwa dia sebenarnya cemburu pada saya karena dia ingin mengklaim bahwa ia telah mendapatkan mereka diselamatkan! Itu menyedihkan, pendeta yang berhati kerdil itu “menolak” saya karena mendapatkan tiga remaja yang masih terhilang diselamatkan dari api neraka! Kemudian kebodohan rohani yang membenarkan sendiri ini mulai gelisah sampai ia dihentikan. Dia harus menjawab untuk itu ketika ia menghadap Allah pada Penghakiman Terakhir! Bukan di Pengadilan Bema, tetapi pada Pengadilan Terakhir! Meskipun pendeta yang melakukan itu adalah seorang Protestan, dia sama buruknya, jika tidak lebih buruk, daripada seorang imam Katolik Roma! Ada banyak orang yang seperti dia hari ini. Kiranya Allah menyelamatkan Anda dari nabi-nabi palsu seperti itu! Allah berkata tentang para pendeta yang seperti itu,

“Aku ini tidak pernah mengutus mereka dan tidak pernah memerintahkan mereka. Mereka sama sekali tiada berguna untuk bangsa ini, demikianlah firman TUHAN” (Yeremia 23:32).

Bahkan ada seorang pengkhotbah Baptis tertentu yang akan memberikan nasihat palsu - agar Anda meninggalkan gereja ini dan pergi kepada mereka - sehingga mereka bisa mendapatkan persembahan Anda! Uang Anda! Saya menganggap pengkhotbah tersebut sebagai “pencuri domba” dan nabi-nabi palsu! Itu membuat saya muak ketika saya memikirkan mereka! Mereka seperti tabib yang tidak bisa menyembuhkan wanita ini dengan pendarahan yang semakin parah!

III. Ketiga, jasmaninya telah disembuhkan ketika ia menyentuh jubah Yesus.

Dia menerobos kerumunan yang mengelilingi sang Juruselamat. Orang banyak berdesakan karena ada begitu banyak mereka yang berkerumun - berkumpul berdesak-desakan - untuk menyaksikan Yesus melakukan mukjizat! Meskipun banyak dari antara mereka yang menyentuh Yesus, hanya wanita ini yang menerima kuasa dari Yesus untuk menyembuhkan tubuh jasmaninya. Pada kesempatan lain “semua orang yang menjamah-Nya menjadi sembuh”(Markus 6:56). Namun pada kesempatan ini hanya wanita itu yang disembuhkan. Kita tidak dapat menjelaskan mengapa demikian. Mungkin tak satupun dari antara mereka selain wanita itu “yang dipilih, sesuai dengan rencana Allah, Bapa kita” (I Petrus 1:2).

Saya percaya bahwa penyembuhan fisiknya berhubungan dengan kebangunannya. Sama seperti setiap orang berdosa, ia telah “mati karena pelanggaran-pelanggaran dan dosa-dosa” (Efesus 2:1). Mereka yang mati di dalam dosa harus menerima kuasa sebelum mereka dapat datang kepada Yesus. Beberapa orang menyebutnya “kelahiran baru.” Itu salah. Saya lebih suka menyebutnya “kebangunan.” Itulah apa yang Rasul Paulus katakan ketika ia berkata,

Bangunlah, hai kamu yang tidur dan bangkitlah dari antara orang mati dan Kristus akan bercahaya atas kamu” (Efesus 5:14).

Ketika Anda dibangunkan oleh Roh Kudus, Anda akan diinsafkan akan dosa. Anda akan dibuat untuk merasa bahwa Anda tidak memiliki pengharapan dalam perbudakan dosa. Anda akan dibuat untuk merasa bahwa Anda “mati dalam dosa” (Efesus 2:5). Dr. Martyn Lloyd-Jones berkata, “Tanda pertama dari kehidupan rohani adalah merasakan bahwa Anda sudah mati” (The Law: Its Functions and Limits, The Banner of Truth Trust, 1975, hlm. 145).

Pada kesempatan lain, Dr. Lloyd-Jones berkata, “Anda tidak dapat menjadi seorang Kristen tanpa menjadi rendah hati” (Authentic Christianity, Volume I, The Banner of Truth Trust, 1999, hlm. 114).

Ketika Anda terbangun, Anda akan merasa bahwa Anda tidak memiliki kekuatan pada diri sendiri, bahwa Anda tak berdaya dan mati di dalam dosa. Ketika Anda rendah hati ini, Anda mungkin siap untuk datang kepada Juruselamat. Anda mungkin siap untuk mengakui bahwa Anda tidak bisa belajar sesuatu yang akan dapat menyelamatkan Anda. Anda mungkin siap untuk mengakui kepada diri sendiri bahwa tidak ada seorang pun kecuali Yesus sendiri yang dapat menyelamatkan Anda.

Ketika Anda terbangun Anda akan merasa bahwa doktrin tentang Kristus tidak dapat menyelamatkan Anda. Anda akan merasa bahwa hanya Yesus sendiri yang dapat menyelamatkan Anda. Dr. Lloyd-Jones membuat ini menjadi sangat jelas dalam bagian bukunya, Revival. Pada akhir bagian itu ia berkata, “Adalah hal yang mengerikan membuat doktrin-doktrin yang benar menggantikan realisasi hidup seseorang” (Revival, Crossway Books, 1987, hlm. 58). Ketika Anda terbangun, Anda tidak akan puas dengan mengetahui hal-hal tentang Yesus! Anda akan menginginkan Yesus itu sendiri! Anda akan merasa bahwa hanya Yesus sendiri yang dapat menyelamatkan Anda! Setan-setanpun tahu siapa Yesus. Setan-setan di Kapernaum berteriak, “Engkau adalah Anak Allah…. karena mereka tahu bahwa Ia adalah Mesias” (Lukas 4:41). Setan-setan ini tahu doktrin. Mereka tahu bahwa Ia adalah Kristus (Mesias). Mereka tahu bahwa Dia adalah Anak Allah. Mereka tahu doktrin-doktrin tentang Kristus, tetapi mereka tidak mengenal Dia secara pribadi. Yang mereka tahu adalah beberapa doktrin tentang Yesus. Ketika Anda terbangun, Anda tidak akan puas dengan mengetahui hal-hal tentang Yesus. Anda akan menginginkan Yesus sendiri! Ketika Anda benar-benar terbangun dari ketersesatan Anda dan kesia-sian, Anda tidak akan puas dengan percaya pada ayat Alkitab. Anda akan tahu bahwa hanya manusia Kristus Yesus yang dapat menyelamatkan Anda,

“Karena… esa pula Dia yang menjadi pengantara antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus” (I Timotius 2:5).

Dan Anda harus mengenal dan percaya “manusia Kristus Yesus” itu sendiri untuk diselamatkan.

“Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus” (Yohanes 17:3).

Anda ada bukan untuk mengetahui hal-hal tentang Allah. Anda ada untuk mengenal Allah. Anda ada bukan untuk mengetahui hal-hal tentang Yesus Kristus. Anda harus mengenal Yesus Kristus! Itulah satu-satunya cara untuk memperoleh hidup yang kekal! Itulah satu-satunya cara untuk diselamatkan! Anda harus mengenal Yesus Kristus sendiri!

Setelah semua itu, pikirkan apa yang Yesus Kristus sendiri telah lakukan untuk menyelamatkan Anda! Pikirkan bagaimana Ia menderita di Taman Getsemani sampai Dia berpeluhkan darah demi menyelamatkan Anda. Sudahkah Anda mendengar itu berulang kali sehingga itu menjadi tidak ada artinya bagi Anda? Apakah Anda membiarkan itu lewat begitu saja dalam pikiran Anda? Pikirkan tentang kematian-Nya dalam siksaan di kayu Salib - sebagai pengganti Anda, mengambil tempat Anda, menderita dan mati untuk membayar dosa Anda. Sudahkah Anda mendengar itu berulang kali sehingga itu tidak berarti apa-apa bagi Anda? Apakah Anda membiarkan itu berlalu dengan cepat dalam pikiran Anda? Jika Anda demikian, ANDA TIDAK MEMILIKI HARAPAN! TIDAK SAMA SEKALI!

Seorang pria tua datang untuk menemui seorang pendeta tertentu. Dia kesepian, dan pendeta itu membiarkan dia tinggal di sebuah apartemen kecil di gereja itu. Dia menulis sebuah lagu rohani dengan air mata mengalir di pipinya. Dia sudah mati selama bertahun-tahun sebelumnya ketika saya mengunjungi gereja itu. Tetapi orang-orang masih menunjukkan apartemennya kepada saya. Dan mereka masih menangis ketika mereka menyanyikan lagunya,

Aku kan senang memberitahu mu apa yang ku pikirkan tentang Yesus
   Karena ku temukan di dalam Dia sahabat yang begitu kuat dan benar;
Aku kan memberitahu mu bagaimana Dia mengubah hidup ku sepenuhnya,
   Dia melakukan sesuatu yang tak seorang sahabat pun dapat dilakukan.
Tak ada yang pernah mempedulikanku seperti Yesus,
   Tak ada sahabat lain yang begitu baik seperti Dia;
Tak ada orang lain yang bisa mengangkat dosa dan kegelapan dariku,
   O betapa Dia peduli pada ku!
(“No One Ever Cared For Me Like Jesus” oleh Charles F. Weigle, 1871-1966).

Tetapi itu bukan cara wanita yang mengalami pendarahan itu merasa, yang membawa kita ke poin terakhir.

IV. Keempat, ia diselamatkan ketika ia datang kepada Yesus.

Saya berkata bahwa wanita itu belum merasa bahwa Yesus adalah sahabatnya. Ketika Yesus mencarinya, Alkitab berkata,

“Perempuan itu, yang menjadi takut dan gemetar… dan tersungkur di depan Yesus dan dengan tulus memberitahukan segala sesuatu kepada-Nya” (Markus 5:33).

Dia masih takut pada-Nya. Itu membuat saya percaya bahwa dia belum diselamatkan. Dia terbangun, tetapi belum diselamatkan.

Tetapi bahkan saat ia gemetar ketakutan, ia datang kepada-Nya. “Dia datang dan tersungkur di depan Yesus.” Ketakutannya menunjukkan bahwa dia belum mengenal Dia. Tetapi dia datang kepada-Nya juga. Dengan penuh takut dan gentar, dia datang. Dia tidak memiliki iman yang besar. Dia hanya seorang wanita miskin yang tidak tahu banyak. Tetapi dia tahu Yesus menyembuhkan dia. Dia terbangun oleh kasih karunia-Nya, tetapi dia belum mengenal kasih-Nya. Namun ia datang kepada-Nya juga!

Saya suka himne indah yang dicipta oleh Anna W. Waterman, yang Mr. Griffith nyanyikan sebelum saya menyampaikan khotbah ini. Saya menyukainya karena saya tahu bahwa itu kebenaran. Itu adalah kebenaran dalam hidup saya dan itu akan menjadi demikian juga dalam hidup Anda, jika Anda datang kepada Yesus.

Dan ku tahu, ya, ku tahu,
   Darah Yesus dapat menyucikan orang yang paling berdosa.
Dan ku tahu, ya, ku tahu,
   Darah Yesus dapat menyucikan orang yang paling berdosa.
   (“Yes, I Know!” oleh Anna W. Waterman, 1920).

Jika Anda datang kepada sang Juruselamat, Dia akan menyelamatkan Anda pagi ini juga. Dia akan membasuh dosa Anda dengan Darah-Nya yang mahal - dan Dia akan berbicara kepada Anda seperti Dia berbicara kepada wanita yang mengalami pendarahan itu,

“Maka kata-Nya kepada perempuan itu: Hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau. Pergilah dengan selamat dan sembuhlah dari penyakitmu!” (Markus 5:34).

Jika Anda datang kepada Yesus pagi ini Ia akan menyelamatkan Anda dari dosa Anda, dan Dia akan mengirim Anda pulang sore ini dengan berkat yang sama yang Dia berikan kepada wanita itu,

“Imanmu telah menyelamatkan engkau. Pergilah dengan selamat dan sembuhlah dari penyakitmu!”

Jika Anda ingin berbicara dengan kami tentang bagaimana diselamatkan dari dosa oleh Yesus, silahkan tinggalkan tempat duduk Anda sekarang dan berjalan ke bagian belakang auditorium ini. Dr. Cagan akan membawa Anda ke ruangan lain di mana kita bisa berdoa dan berbicara. Pergilah sekarang. Dr. Chan, silahkan berdoa kiranya seseorang mau percaya Yesus pagi ini. Amin.

(AKHIR KHOTBAH)
Anda dapat membaca khotbah Dr Hymers setiap minggu di Internet
di www.realconversion.com. Klik di “Khotbah Indonesia.”

Anda dapat mengirim email kepada Dr. Hymers dalam bahasa Inggris ke
rlhymersjr@sbcglobal.net (Click Here) – atau Anda juga boleh mengirim surat kepadanya
ke P.O. Box 15308, Los Angeles, CA 90015. Atau telepon beliau di (818)352-0452.

Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Anda dapat menggunakannya tanpa
meminta izin kepada Dr. Hymers. Namun, semua video khotbah Dr. Hymers dilindungi
hak cipta dan hanya dapat digunakan dengan izin.

Pembacaan Alkitab Sebelum Khotbah oleh Mr. Abel Prudhomme: Markus 5:25-34.
Persembahan Pujian Sebelum Khotbah oleh Mr. Benjamin Kincaid Griffith:
“Yes, I Know!” (oleh Anna W. Waterman, 1920).


GARIS BESAR KHOTBAH

SEORANG WANITA DI TENGAH KERAMAIAN

THE WOMAN IN THE CROWD

oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.

“Maka kata-Nya kepada perempuan itu: Hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau. Pergilah dengan selamat dan sembuhlah dari penyakitmu!” (Markus 5:34).

(Markus 5:33)

I.   Pertama, ia sungguh-sungguh ingin disembuhkan, Lukas 13:23; II Timotius 3:7; Yeremia 29:13.

II.  Kedua, ia tidak memperoleh pertolongan dari para tabib yang pernah ia datangi, Yeremia 23:32.

III. Ketiga, jasmaninya telah disembuhkan ketika ia menyentuh jubah Yesus, Markus 6:56; I Petrus 1:2; Efesus 2:1; 5:14; 2:5; Lukas 4:41; I Timotius 2:5; Yohanes 17:3.

IV.  Keempat, ia diselamatkan ketika ia datang kepada Yesus, Markus 5:33.