Print Sermon

Naskah-naskah khotbah dan video ini diakses oleh sekitar 1,500,000 komputer di lebih dari 221 negara setiap tahunnya di www.sermonsfortheworld.com. Ratusan orang lainnya menyaksikan video di YouTube, tetapi mereka akan segera meninggalkan YouTube dan mengunjungi langsung ke website kami. Naskah-naskah khotbah ini disajikan dalam 40 bahasa kepada sekitar 120,000 komputer setiap bulannya. Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Jadi para pengkhotbah boleh menggunakannya tanpa seijin kami. Silahkan klik di sini untuk mengetahui bagaimana Anda dapat memberikan donasi setiap bulan untuk membantu kami dalam pekerjaan besar pemberitaan Injil ke seluruh dunia ini.

Kapanpun Anda menulis pesan untuk Dr. Hymers, selalu sebutkan kepada beliau negara di mana Anda tinggal. Surel Dr. Hymers adalah rlhymersjr@sbcglobal.net .




PENEROBOS

THE BREAKER
(Indonesian)

oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.
diterjemahkan oleh Dr. Edi Purwanto

Khotbah ini dikhotbahkan di Baptist Tabernacle of Los Angeles
Pada Kebaktian Minggu Pagi, 5 Januari 2014

“Penerobos akan maju di depan mereka; mereka akan menerobos dan berjalan melewati pintu gerbang dan akan keluar dari situ. Raja mereka akan berjalan terus di depan mereka, TUHAN sendiri di kepala barisan mereka!” (Mikha 2:13).


Nabi Mikha memberikan tiga nubuat Allah tentang pengumpulan kembali orang-orang Yahudi. Dalam teks kita ini, kita memiliki deskripsi pertama dari pengumpulan kembali Israel ke tanah yang dijanjikan.

Salah satu nubuatan besar yang telah kita lihat dengan mata kita sendiri adalah awal dari pengumpulan kembali bangsa itu. Bangsa Israel dilahirkan kembali pada tanggal 14 Mei 1948. David Ben-Gurion mendeklarasikan berdirinya negara Yahudi, dikenal sebagai Negara Israel. Sejak itu, puluhan ribu orang Yahudi kembali ke tanah air mereka. Ini hanyalah awal dari apa yang akhirnya akan menjadi kembalinya semua orang Yahudi ke Israel. Ayat ke-12 dari Mikha 2 mengatakan,

“Dengan sungguh-sungguh Aku akan mengumpulkan engkau seluruhnya, hai Yakub, dengan sungguh-sungguh Aku akan menghimpunkan sisa orang Israel…” (Mikha 2:12).

Seorang sarjana Messianic Yahudi yang tersohor yang bernama Dr. Charles Lee Feinberg mengatakan, “Pemulihan dari Babel melalui Koresh tidak bisa membatalkan janji itu, karena itu hanya bersifat parsial dan [Mikha] memasukan “engkau seluruhnya.” Bangsa yang dikumpulkan kembali ini akan dibawa ke satu tempat [Israel]... Janji dari ayat 12 sungguh menghangatkan hati, tetapi kepenuhan dari nubuatan itu belum datang. Umat Allah akan dikumpulkan kembali seperti domba... Penerobos, orang yang membersihkan jalan dan menghilangkan hambatan, akan berjalan di depan mereka. Dia adalah Mesias Israel yang menerobos setiap rintangan pada jalan umat-Nya... Ketika Mesias membersihkan jalan, mereka akan menerobos keluar dari kota-kota musuh di mana mereka telah ditahan dan akan melewati gerbang-gerbang kota. Tidak seorang pun yang akan dapat [menghentikan] pemulihan mereka, karena pekerjaan dari Mesias yang telah dijanjikan kepada mereka akan efektif atas nama mereka [oleh] Dia yang diurapi Tuhan, Kristus Tuhan” (Charles L. Feinberg, Th.D., Ph.D., The Minor Prophets, Moody Press, edisi 1982, hlm. 162).

Dr. Feinberg menjelaskan kepada kita siapa sanga “Penerobos” itu. Dia adalah Kristus - yang pada akhirnya akan menghancurkan semua rintangan dan hambatan, dan memimpin seluruh bangsa Israel kembali ke tanah air mereka! Ya, Yesus akan menjadi “Penerobos” pada hari besar itu! Dia akan membersihkan jalan untuk semua orang Yahudi, dari setiap belahan dunia, untuk kembali ke Israel dalam Kerajaan Seribu Tahun Kristus.

“Penerobos akan maju di depan mereka; mereka akan menerobos dan berjalan melewati pintu gerbang dan akan keluar dari situ. Raja mereka akan berjalan terus di depan mereka, TUHAN sendiri di kepala barisan mereka!” (Mikha 2:13).

Pribadi yang menerobos membuka jalan itu akan memimpin mereka ke dalam Kerajaan Seribu Tahun - dan nama-Nya adalah Tuhan Yesus Kristus! Amin! Rasul Yohanes melihat Yesus dalam suatu penglihatan, datang sebagai “Penerobos” pada hari itu,

“Lalu aku melihat sorga terbuka: sesungguhnya, ada seekor kuda putih; dan Ia yang menungganginya bernama: "Yang Setia dan Yang Benar", Ia menghakimi dan berperang dengan adil. Dan mata-Nya bagaikan nyala api dan di atas kepala-Nya terdapat banyak mahkota dan pada-Nya ada tertulis suatu nama yang tidak diketahui seorangpun, kecuali Ia sendiri. Dan Ia memakai jubah yang telah dicelup dalam darah dan nama-Nya ialah: "Firman Allah." Dan semua pasukan yang di sorga mengikuti Dia; mereka menunggang kuda putih dan memakai lenan halus yang putih bersih. Dan dari mulut-Nya keluarlah sebilah pedang tajam yang akan memukul segala bangsa. Dan Ia akan menggembalakan mereka dengan gada besi dan Ia akan memeras anggur dalam kilangan anggur, yaitu kegeraman murka Allah, Yang Mahakuasa. Dan pada jubah-Nya dan paha-Nya tertulis suatu nama, yaitu: "RAJA SEGALA RAJA DAN TUAN DI ATAS SEGALA TUAN." (Wahyu 19:11-16).

Berbicara tentang hari itu, Dr. John R. Rice berkata,

Kerajaan-kerajaan akan runtuh, dan pemerintahan Setan
   Akan berakhir dengan semua air matanya.
Kebenaran mengisi seluruh bumi, dan perdamaian
   Memerintah selama seribu tahun
Kesedihan dan dukacita akan menjauh!
   Menjauh pada hari mulia itu!
Taman Eden dipulihkan hari itu!
   Ketika Yesus datang untuk memerintah.
(“When Jesus Comes to Reign” oleh Dr. John R. Rice, 1895-1980).

Yesus, sang Penerobos, akan menghancurkan Iblis! Ia akan menghancurkan setiap roh jahat, setiap musuh Israel, dan setiap musuh Kekristenan juga! Haleluya!

Kesedihan dan dukacita akan menjauh!
   Menjauh pada hari mulia itu!
Taman Eden dipulihkan hari itu!
   Ketika Yesus datang untuk memerintah.

Tetapi dalam arti yang sebenarnya Yesus adalah “Penerobos” bahkan untuk sekarang ini! Mari bersama saya untuk beberapa saat memikirkan tentang hal itu, dan menemukan alasan mengapa Kristus disebut “sang Penerobos.”

Yesus memiliki banyak mahkota - dan ia juga memiliki banyak gelar, dan banyak nama. Gelar yang diberikan dalam teks kita ini mungkin kurang begitu terkenal – “Penerobos.” Kita sering berpikir tentang Yesus sebagai “Anak Domba” Allah. Kadang-kadang kita berpikir tentang Dia sebagai “Imam Besar” kita yang agung. Seringkali Dia disebut “nabi,” dan bahkan lebih sering disebut sebagai “Raja.” Tetapi yang paling jarang kita dengar adalah orang menyebut Kristus sebagai “Penerobos.” Namun Ia adalah “Penerobos” pada pagi ini sebagaimana Dia akan menjadi Penerobos di masa yang akan datang, saat Dia kembali untuk memimpin orang-orang Yahudi (semua dari mereka) kembali ke tanah air kuno mereka - yang tanpa syarat telah diberikan kepada mereka oleh Allah pada zaman Abraham (lih. Kejadian 12:1; Kejadian 15:18; dll). Yesus akan mematahkan setiap rantai yang membelenggu untuk mereka kembali, Dia akan mematahkan setiap bangsa yang mencoba untuk menghentikan mereka, dan, ya, Dia akan mematahkan tujuan Setan untuk menghancurkan bangsa Yahudi untuk selama-lamanya!

Tetapi bahkan sekarang ini Yesus adalah “Penerobos” - sehingga sama benarnya memanggil-Nya “Penerobos” dengan memanggil-Nya “Juruselamat”! Amin! Dan Amin! Marilah kita memikirkan beberapa kebenaran bahwa Yesus adalah “Penerobos” sekarang - pada waktu sekarang ini.

I. Pertama, Yesus mematahkan kuasa Setan.

Selama berabad-abad yang lalu Setan memberontak kepada Allah yang Mahakuasa dan diusir dari surga ke bumi. Dia datang dalam bentuk ular dan menipu ibu pertama kita, dan selanjutnya ia menipu Adam, untuk makan buah terlarang. Jadi Setan memegang seluruh umat manusia dalam kekuasaan mematikan itu. Tampaknya tidak ada harapan akan pembebasan. Tetapi Allah memberikan janji kepada umat manusia ketika Dia berkata kepada si ular tua itu, “Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya” (Kejadian 3:15).

Masa terus bergulir, dan kemudian, akhirnya, Benih perempuan itu lahir dari kandungan Maria di Betlehem, dan segera Yesus memulai konflik-Nya dengan Iblis. Segera Raja Herodes, terinspirasi oleh Iblis, berusaha untuk membunuh-Nya! Kemudian, tiga kali di padang gurun, Iblis berusaha menjatuhkan sang Juruselamat. Tetapi tiga kali Yesus mematahkan dia, sambil berseru: “Ada tertulis” – “Ada pula tertulis” – “Sebab ada tertulis.” Itu adalah pertarungan yang berat - tetapi pada akhirnya Yesus, sang Penerobos itu, memenangkan pertempuran tersebut. “Lalu Iblis meninggalkan Dia, dan lihatlah, malaikat-malaikat datang melayani Yesus” (Matius 4:11).

Ketika Yesus datang ke Yerusalem untuk terakhir kalinya, Iblis mengerahkan semua pasukannya melawan sang Juruselamat. Imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat berencana untuk membunuh Yesus, “Kemudian masuklah Setan ke dalam diri Yudas” dan ia pergi kepada imam-imam kepala untuk membahas bagaimana ia akan mengkhianati Juruselamat. Malam itu, Yesus pergi ke Taman Getsemani.

Dulu saya berpikir bahwa Iblis mencoba membunuh Yesus di Taman itu. Namun, saya selalu bertanya-tanya mengapa Setan tidak pernah disebutkan setelah dia masuk ke dalam diri Yudas. Dia tidak pernah terdengar lagi dalam keempat Injil. Saya pikir ini bisa menjadi alasan: Ketika Allah menempatkan dosa dunia ke dalam tubuh Yesus, Juruselamat mulai berpeluh “seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah” (Lukas 22:44). Iblis tidak tahan melihat pada Darah Kristus, sehingga ia meninggalkan-Nya sendiri, “Maka seorang malaikat dari langit menampakkan diri kepada-Nya untuk memberi kekuatan kepada-Nya” (Lukas 22:43). Ketika diserang oleh Iblis, di dalam Kitab Wahyu, orang-orang percaya pada masa Kesusahan Besar “mengalahkan dia oleh darah Anak Domba” (Wahyu 12:11). Saya pikir ini bisa menjadi kasus di Taman Getsemani. Iblis melakukan usaha terburuknya, mencoba untuk membunuh Yesus. Tetapi ketika ia melihat darah yang ditumpahkan Yesus, ia mundur kembali ke dalam kegelapan. Ingatlah itu ketika Anda mengalami pencobaan berat. Mohonlah Darah itu! Mohonlah Darah itu! Mohonlah Darah Yesus Kristus!

Konflik itu berakhir di Taman itu. Yesus pergi dari sana menuju Salib dengan penuh kehormatan dan ketenangan. Setan telah meremukkan tumit Kristus, tetapi sekarang Kristus meremukkan kepala Setan. Di kayu Salib, Juruselamat menundukkan kepala dan berseru, “Sudah selesai” (Yohanes 19:30). Kepala Setan telah diremukkan. Sekarang dia adalah musuh yang telah dikalahkan. Dia bisa melakukan kejahatan di bumi, tetapi dia tidak akan pernah bisa mengalahkan Kristus. Dengan penumpahan darah-Nya, dan dengan kebangkitan-Nya dari antara orang mati, Yesus telah mematahkan kuasa Iblis. Ketika Ia mencurahkan Darah-Nya yang berharga di kayu Salib dan bangkit secara fisik, daging dan tulang, dari antara orang mati, Ia meremukkan kepala Iblis, Dia mematahkan kuasa Iblis ketika Dia menang atas dosa, Neraka, dan kubur! Ketika Anda dicobai dan diuji oleh kuasa Setan, jangan putus asa, sobat Kristen ku, musuh Anda adalah musuh yang telah diremukkan, dan dikalahkan serta ditaklukkan!

Yesus penghancur setiap belenggu,
   Yesus penghancur setiap belenggu,
Yesus penghancur setiap belenggu,
   Dan Dia membebaskan saya!
(“Jesus Breaks Every Fetter” oleh Janie West Metzgar, 1927).

Jika Anda adalah seorang Kristen, Anda tidak perlu takut kepada Setan. Dia adalah musuh yang telah diremukkan, musuh yang telah dihancurkan dan dikalahkan! Dia bisa mengancam Anda, dan mengganggu Anda, tetapi dia tidak bisa menghancurkan Anda! Kristus, Penerobos, telah berjalan di depan Anda. Sekarang Anda hanya harus berjuang melawan musuh yang telah dikalahkan. Itu adalah bagi orang-orang Kristen. Sisanya adalah bagi Anda yang masih terhilang

II. Kedua, Yesus mematahkan hati orang-orang berdosa.

Hati orang-orang berdosa yang masih terhilang begitu keras. Saya berkhotbah tentang dosa, tentang Neraka, dan tentang Penghakiman Terakhir. Orang berdosa gemetar sejenak - tetapi dia menyeka air matanya sebelum ia meninggalkan gedung gereja. Tersenyum dan tertawa pada saat ia mencapai tempat parkir, ia bergegas untuk melakukan dosa baru satu atau dua jam kemudian! Hukum dan teror Neraka hanya mengeraskan hatinya.

Di lain waktu saya berkhotbah tentang kasih Allah, atau pengampunan melalui penebusan oleh sang Juruselamat bagi dosa-dosa kita. Saya kadang-kadang berkhotbah sampai mata saya sendiri penuh dengan air mata. Saya berkhotbah tentang penderitaan Yesus di kayu salib, atau Darah-Nya yang berharga di Surga. Sekali lagi, hati Anda akan digerakkan. Tetapi segera setelah itu hati Anda bergeming seperti biasa, dan Anda menyanyi bahagia, dan tertawa dengan teman-teman Anda, saat Anda melangkah jauh dari gereja kita!

Beberapa dari Anda memiliki ibu yang menangis untuk Anda ketika mereka berdoa, namun hati Anda tidak tergerak. Beberapa memiliki ayah yang memperingatkan mereka, tetapi itu tidak mengubah hati Anda. Beberapa dari Anda telah duduk di depan pendeta pembantu kita, Dr. Cagan, berkali-kali. Dia menatap Anda dengan mata birunya yang menusuk dan memohon Anda untuk percaya Yesus. Tetapi Anda menolak. Anda bangkit dari tempat duduk dan keluar dan melangkah pergi seolah-olah dia adalah seorang bodoh dan tidak penting! Pria itu telah menerima dua gelar Ph.D., salah satunya dalam matematika dan yang lainnya di bidang apologetika dan agama. Dia juga memiliki gelar Master dari Talbot Theological Seminary! Dia memiliki pengalaman dalam memberikan konseling kepada orang berdosa hampir 40 tahun. Namun Anda merasa bahwa dia tidak memiliki sesuatu yang penting untuk disampaikan kepada Anda! Anda bangun dan meninggalkan ruang pemeriksaan dengan cepat - dan melupakan semua yang dia katakan!

Ketika saya berdiri untuk berkhotbah, saya tahu akan ada orang-orang yang meremehkan dan menertawakan tentang apa yang saya katakan - tidak begitu banyak sekarang karena saya lebih tua. Tetapi ketika saya masih muda mereka sering mengejek saya, dan menertawakan saya. Masih ada beberapa yang datang dengan kilatan aneh di mata mereka, berpikir, “Siapa orang ini? Beraninya dia menyelidiki aku seperti itu?” Mereka merasa bahwa apa yang saya katakan adalah benar, tetapi mereka tidak mau merendahkan diri untuk membiarkan kebenaran itu mengubahnya, dan menarik mereka kepada Yesus.

Saya telah menghabiskan lebih dari tiga-perempat dari hidup saya dalam studi mendalam akan Kekristenan dan pertobatan. Saya telah memperoleh tiga gelar doktor, dan telah menulis beberapa buku tentang pertobatan, tetapi Anda melihat saya dan berpikir, “Apa yang dia tahu tentang hal itu?”

Tetapi ketika Yesus, “sang Penerobos” itu datang kepada Anda, sebelum Dr. Cagan dan saya, maka pekerjaan mematahkan hati orang berdosa menjadi mudah! Kami belum mampu mematahkan hati mereka, tetapi Yesus telah mematahkan hati mereka! Saya berpikir sekarang tentang seorang gadis cantik yang selalu datang ke ruang pemeriksaan dengan muka yang sangat jelek, raut wajahnya berkerut. Tetapi kemudian suatu malam, dia datang dengan lembut, nampaknya telah patah. Yesus, sang penerobos hati yang keras, telah datang kepadanya. Mengapa, selanjutnya, hanya butuh beberapa saat untuk membawanya kepada sang Juruselamat! Yesus, “sang Penerobos,” telah melunak hatinya sebelum saya berbicara dengannya malam itu!

Yesus penghancur setiap belenggu,
   Yesus penghancur setiap belenggu,
Yesus penghancur setiap belenggu,
   Dan Dia membebaskan saya!

III. Ketiga, Yesus mematahkan belenggu dosa.

Ada seseorang yang duduk di sini di gereja pagi ini yang masih terbelenggu. Dia tidak menyadari itu. Dia pikir dia bebas. Tetapi dia adalah seorang tawanan. Dia pikir dia bisa pergi ke mana pun yang ia inginkan. Tetapi dia tidak memiliki kebebasan lebih dari seorang tahanan dalam penjara. Dia hanya bisa berjalan berputar-putar dalam sel penjaranya, dan melihat melalui jeruji-jeruji jendela tahanan. Jadi, beberapa dari Anda yang sedang duduk di sini pagi ini telah berada di bawah hukuman, karena Anda menolak untuk datang kepada Kristus.

Melalui pengalaman bertahun-tahun, seorang pengkhotbah sering dapat melihat dan menasehati orang-orang yang sedang terikat oleh pornografi. Mereka menyembunyikan perilaku bejat yang telah membelenggu mereka. Seringkali seorang pengkhotbah dapat melihat mereka yang diperbudak oleh alkohol atau obat-obatan, atau kejahatan lainnya. Dia bahkan dapat melihat orang-orang yang sangat sombong, dan tegar tengkuk dalam kesombongan mereka. Dan sangat sering, melalui pengalaman panjang, ia dapat melihat orang-orang yang terikat dalam rantai keputus-asaan. Dia tidak perlu bertanya. Dia tahu - seperti seorang dokter tua, yang sering dapat memberitahu apa yang salah dengan pasien hanya dengan menatapnya.

Namun Yesus adalah sang “Penerobos.” Charles Wesley berkata,

Kuasa dosa binasa,
   Terpujilah nama Tuhan!
Bersihlah najis dan noda,
   Terpujilah nama Tuhan!
(“O For a Thousand Tongues” oleh Charles Wesley, 1707-1788/
      Terjemahan Nyanyian Pujian No. 32).

Budak! Budak! BUDAK! Kristus telah mengatakan kepada saya untuk mengatakan bahwa Dia bisa membuat Anda bebas! Dia datang, Dia datang, sang Pematah belenggu itu datang kepada orang-orang berdosa! Dia bisa membebaskan Anda dari dosa yang membelenggu Anda. Dia bisa membebaskan Anda dari kebiasaan buruk yang memperbudak Anda! Dia bisa membebaskan Anda dari keraguan dan ketakutan yang telah memenjarakan Anda!

Beberapa waktu yang lalu seorang wanita yang lebih tua berkata, “Anda tidak akan pernah dapat memaksa saya untuk pergi ke gereja dua kali setiap hari Minggu!” Tetapi segera Yesus, sang Penerobos, membebaskan dia dari belenggu keras kepala itu, dan dia ada di sini di gereja ini, bukan hanya dua kali kebaktian pada hari Minggu, namun pada kebaktian hari Sabtu pun ia juga sering datang. Dia pernah berkali-kali ngotot bahwa ia sudah diselamatkan, meskipun dia sebenarnya dia belum diselamatkan. Tetapi segera Yesus, sang Penerobos itu, datang dan membebaskan pikirannya dari belenggu Setan. Kemudian kita melihat bagaimana dengan mudah dan segera ia datang kepada Yesus dan diselamatkan.

Darah-Nya, yang telah dicurahkan di kayu Salib, dapat mentahirkan Anda dari segala dosa. Ia bangkit dari antara orang mati untuk memberikan hidup yang kekal kepada Anda. Datanglah kepada-Nya sekarang! Jika Anda ingin berbicara dengan kami tentang bagaimana diselamatkan oleh Yesus, silahkan tinggalkan tempat duduk Anda dan pergi ke ruang pemeriksaan sekarang. Dr. Chan, silakan berdoa kiranya seseorang mau diselamatkan pada pagi ini! Amin.

(AKHIR KHOTBAH)
Anda dapat membaca khotbah Dr Hymers setiap minggu di Internet
di www.realconversion.com. Klik di “Khotbah Indonesia.”

Anda dapat mengirim email kepada Dr. Hymers dalam bahasa Inggris ke
rlhymersjr@sbcglobal.net (Click Here) – atau Anda juga boleh mengirim surat kepadanya
ke P.O. Box 15308, Los Angeles, CA 90015. Atau telepon beliau di (818)352-0452.

Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Anda dapat menggunakannya tanpa
meminta izin kepada Dr. Hymers. Namun, semua video khotbah Dr. Hymers dilindungi
hak cipta dan hanya dapat digunakan dengan izin.

Pembacaan Alkitab Sebelum Khotbah oleh Mr. Abel Prudhomme: Mikha 2:12-13.
Persembahan Pujian Sebelum Khotbah oleh Mr. Benjamin Kincaid Griffith:
“O For a Thousand Tongues” (oleh Charles Wesley, 1707-1788)/
“Jesus Breaks Every Fetter” (oleh Janie West Metzgar, 1927).


GARIS BESAR KHOTBAH

PENEROBOS

THE BREAKER

oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.

“Penerobos akan maju di depan mereka; mereka akan menerobos dan berjalan melewati pintu gerbang dan akan keluar dari situ. Raja mereka akan berjalan terus di depan mereka, TUHAN sendiri di kepala barisan mereka!” (Mikha 2:13).

(Mikha 2:12; Wahyu 19:11-16)

I.   Pertama, Yesus mematahkan kuasa Setan, Kejadian 3:15;
Matius 4:11; Lukas 22:44, 43; Wahyu 12:11; Yohanes 19:30.

II.  Kedua, Yesus mematahkan hati orang-orang berdosa.

III. Ketiga, Yesus mematahkan belenggu dosa.