Print Sermon

Naskah-naskah khotbah dan video ini diakses oleh sekitar 1,500,000 komputer di lebih dari 221 negara setiap tahunnya di www.sermonsfortheworld.com. Ratusan orang lainnya menyaksikan video di YouTube, tetapi mereka akan segera meninggalkan YouTube dan mengunjungi langsung ke website kami. Naskah-naskah khotbah ini disajikan dalam 40 bahasa kepada sekitar 120,000 komputer setiap bulannya. Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Jadi para pengkhotbah boleh menggunakannya tanpa seijin kami. Silahkan klik di sini untuk mengetahui bagaimana Anda dapat memberikan donasi setiap bulan untuk membantu kami dalam pekerjaan besar pemberitaan Injil ke seluruh dunia ini.

Kapanpun Anda menulis pesan untuk Dr. Hymers, selalu sebutkan kepada beliau negara di mana Anda tinggal. Surel Dr. Hymers adalah rlhymersjr@sbcglobal.net .




GERAM SETAN PADA HARI-HARI TERAKHIR

THE WRATH OF SATAN IN THE LAST DAYS
(Indonesian)

oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.
diterjemahkan oleh Dr. Edi Purwanto

Khotbah ini dikhotbahkan di Baptist Tabernacle of Los Angeles
Pada Kebaktian Minggu Pagi, 8 Desember 2013

“Iblis telah turun kepadamu, dalam geramnya yang dahsyat, karena ia tahu, bahwa waktunya sudah singkat” (Wahyu 12:12).


Ya, saya percaya bahwa Iblis itu ada. Alkitab memberikan paling sedikit 12 nama untuknya. Dia disebut Setan, Iblis, Naga, Ular, Beelzebul, Belial, Lucifer, Si Jahat, Penggoda, illah zaman ini, Penguasa Kerajaan Angkasa, dan Penguasa Dunia ini. Kita seharusnya tidak membuat lelucon tentang Iblis, atau menganggap enteng tentang dia. Dia memiliki kekuatan besar, lebih besar dari negara manapun, lebih besar dari setiap senjata yang orang telah ciptakan. Ia memerintah udara, atmosfir yang mengelilingi bumi. Tujuannya adalah untuk menghalangi pekerjaan Allah, untuk mencegah terjawabnya doa-doa, untuk menunda Kedatangan Kedua Kristus, untuk menentang Roh Kudus, untuk menghentikan kebangunan rohani, untuk membinasakan kehidupan manusia, dan untuk membinasakan umat manusia - ciptaan Allah yang tertinggi. Iblis adalah monster yang mengerikan, bermusuhan, penuh kebencian. Dia mengubah dirinya menjadi makhluk menarik yang indah. Tetapi ketika ia menangkap korbannya, ia berubah menjadi naga yang mengerikan.

Teks kita berbicara tentang waktu, menjelang akhir zaman ini, ketika Setan tidak lagi bisa datang ke hadirat Allah, seperti yang ia pernah lakukan dalam pasal pertama Kitab Ayub. Sampai titik ini dia bisa datang dan pergi dari hadirat Allah di Surga. Tetapi ketika ia dilemparkan keluar untuk selamanya dari kehadiran Allah, ia tahu bahwa ajalnya sudah dekat. J. A. Seiss, dalam tafsiran Kitab Wahyu monumentalnya, memberikan gambar ini,

Kita akan berpikir bahwa begitu [besar] kekalahannya di surga akan menyembuhkan dia dari keganasan, setidaknya mendorong dia untuk menahan diri dari setiap upaya lebih lanjut terhadap Allah dan umat-Nya. Tetapi dia benar-benar telah rusak, dan tidak ada kekuatan mutlak yang bisa [memperbaiki] natur setannya. Tidak ada obat karena ia telah menjadi begitu sesat total. Dan pengusirannya dari surga dan pelemparannya ke bumi hanya membuatnya lebih marah, dan menyebabkan meningkatnya kekerasan, mendorong keadaan yang jauh lebih buruk dari yang dunia ini pernah alami (J. A. Seiss, The Apocalypse – Lectures on the Book of Revelation, Zondervan Publishing House, tanpa tahun, hlm. 313).

Sebagian besar dari apa yang saya pelajari tentang Iblis datang ketika saya belajar sebagai anak muda di bawah bimbingan seorang sarjana dan teolog besar Alkitab, Dr. Timothy Lin. Dr. Lin memperoleh dua gelar master dari Faith Theological Seminary. Dia memperoleh gelar Ph.D. dalam Bahasa Ibrani Perjanjian Lama dan bahasa-bahasa yang terkait dari College of Hebrew and Cognate Languages di Dropsie University. Ia kemudian mengajar di program pascasarjana Bob Jones University, di Talbot Theological Seminary, dan di Trinity Evangelical Seminary di Deerfield, Illinois. Dia adalah salah satu penerjemah dari New American Standard Bible, dan 1980-1990 ia adalah rektor China Evangelical Seminary di Taiwan - menggantikan Dr. James Hudson Taylor III. Dia adalah pendeta dan guru saya selama lebih dari 23 tahun, ketika saya masih menjadi anggota First Chinese Baptist Church of Los Angeles. Dia membaptis saya, dan mengepalai komite pentahbisan saya pada tanggal 2 Juli 1972 .

Namun Dr. Lin bukanlah seorang profesor teologi yang kering. Pelajaran dan khotbah-khotbahnya disampaikan dengan kekuatan teologi yang hidup. Misalnya, Dr. Lin sangat yakin bahwa kita hidup di hari-hari terakhir - mendekati akhir dunia seperti yang kita tahu. Anda tidak harus membaca sangat banyak dari apa yang ia tulis untuk melihat itu. Misalnya, dalam bukunya tentang pertumbuhan gereja, ia berulang kali memberikan ungkapan-ungkapan seperti “Gereja dari hari-hari terakhir memiliki kesalahpahaman yang sama...” (hlm. 6); “mimbar pada hari-hari terakhir” (hlm. 11), “Banyak orang Kristen hari-hari terakhir ini... pemalu, penakut, dan tanpa iman di dalam firman Allah” (hlm. 17); “Kesunyian dalam Gereja hari terakhir bukan karena kurangnya pendeta...” (hlm. 21); “Kiranya Gereja hari terakhir berpikir tiga kali tentang hal ini” (hlm. 29); “Beberapa gereja dari hari-hari terakhir tidak peduli... asalkan ada cara untuk mendapatkan uang” (hlm 48, 49); “Gereja pada zaman akhir mengabaikan perbedaan antara benar dan salah” (hlm. 50); “Ada dua alasan mengapa gereja-gereja di hari terakhir memamerkan apatis ekstrim seperti terhadap pertemuan doa” (hlm. 95) (Semua kutipan ini diambil dari Timothy Lin, Ph.D., The Secret of Church Growth, FCBC, 1992).

Anda dapat mengatakan bahwa Dr. Lin terus-menerus berpikir tentang fakta bahwa kita hidup di akhir zaman Kekristenan, sangat dekat dengan akhir dari hari-hari terakhir itu. Hal lain yang Dr. Lin terus-menerus tekankan adalah realitas iblis dan pengikutnya. Kedua tema yang ditekankan berulang-ulang dalam khotbah-khotbahnya dan studi Alkitab yang diberikannya - kita hidup di hari-hari terakhir, dan iblis bersama pengikutnya menentang kita. Anda mungkin berpikir bahwa kedua tema negatif itu akan mencegah dan menekan pertumbuhan gereja. Tetapi sebaliknya justru yang benar! Secara fenomenal gerejanya mengalami kebangunan rohani. Gerejanya bertumbuh menjadi sekitar 2.000 orang dalam waktu singkat

Dan Dr. Lin sering mengutip ayat kita ini dalam khotbah dan pengajarannya,

“Iblis telah turun kepadamu, dalam geramnya yang dahsyat, karena ia tahu, bahwa waktunya sudah singkat” (Wahyu 12:12).

Mengomentari ayat itu, Dr. Lin berkata,

Setan sepenuhnya memahami bahwa satu-satunya cara untuk memperpanjang kehidupan jahatnya adalah dengan menunda kedatangan Kristus yang kedua... Untuk alasan ini, ia menggunakan skema jahatnya dengan sekuat tenaganya menahan orang-orang dari percaya kepada Yesus - dengan demikian menahan dihasilkannya warga kerajaan Allah... Setan kemudian memulai langkah sabotase kedua di antara orang-orang Kristen, yaitu menahan mereka dari mencurahkan waktu dan usaha mereka dalam doa... Oleh karena itu, semakin dekat waktu kedatangan Tuhan kita yang kedua kalinya, tekanan Setan akan semakin besar melawan doa! (Lin, ibid., hlm. 95, 96).

Banyak pengkhotbah tidak melihat atau tidak memahami “tanda-tanda” dari kedatangan Kristus yang kedua. Tetapi Iblis lebih bijak dari mereka. Dia melihat bahwa bangsa Israel telah dibangun kembali. Dia melihat kemurtadan dari gereja-gereja. Dia melihat zaman Nuh terulang. Dia tahu “bahwa waktunya sudah singkat” untuk melakukan pekerjaan jahatnya menentang dan menghambat karya Allah di bumi!

“Iblis telah turun kepadamu, dalam geramnya yang dahsyat, karena ia tahu, bahwa waktunya sudah singkat” (Wahyu 12:12).

Salah satu nama dari nama-nama Iblis adalah “Setan.” Nama itu berarti “musuh” atau “penentang.” Jadi, Setan menentang pekerjaan Allah. Pada hari-hari terakhir, pada hari di mana kita hidup sekarang ini, Setan menentang baik mereka yang telah diselamatkan maupun mereka yang masih terhilang.

I. Pertama, Setan menentang doa-doa dari orang-orang yang telah diselamatkan.

Tujuan utama Setan dalam menentang pekerjaan Allah adalah untuk menghentikan orang-orang Kristen berdoa. Dr. Lin berkata, “Setan tahu (meskipun orang Kristen mungkin tidak tahu) bahwa doa adalah prosedur untuk memperoleh kekayaan Allah... Jika orang Kristen tidak menerima kekayaan ini, mereka akan menjadi lelah secara rohani dan melemah sebelum waktunya... Oleh karena itu, semakin dekat waktu kedatangan Tuhan kita yang kedua kalinya, tekanan Setan akan semakin besar melawan doa” (Lin, ibid., hlm. 96).

Seringkali orang Kristen lupa berdoa ketika mereka bangun di pagi hari. Tidak butuh waktu lama untuk berdoa kepada Tuhan dan memohon kepada Allah untuk memberikan pertolongan-Nya sepanjang hari. Tanpa pertolongan Allah kita tidak bisa banyak berbuat baik. Setan tahu itu. Jadi dia menentang doa pagi Anda. Kemudian ia sangat senang melihat betapa tidak berdayanya Anda hari itu.

Setan juga menentang “ketekunan dalam doa” - yaitu, berdoa untuk sesuatu sampai Anda mendapatkannya. Perumpamaan tentang seorang janda yang terus-menerus memohon mengajarkan kebutuhan untuk “bertekun dalam doa” sampai Anda mendapatkan apa yang Anda doakan. Yesus memberikan tujuan dari perumpamaan itu dalam Lukas 18:1, “bahwa mereka harus selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu” – atau sebagaimana itu dapat diterjemahkan, “... mereka harus selalu berdoa dan tidak pernah menyerah.” Perumpamaan itu mengajarkan bahwa Anda harus terus meminta kepada Allah untuk hal yang Anda butuhkan sampai Dia memberikannya kepada Anda. Perumpamaan ini sederhana. Seorang janda datang dan meminta hakim tertentu untuk membela haknya terhadap lawannya. Hakim itu tidak melakukan apa pun untuk sementara waktu. Tetapi dia akhirnya memberikan apa yang wanita itu inginkan karena dia bosan diganggu olehnya. Perumpamaan ini berakhir dengan mengatakan bahwa Allah akan “akan membenarkan orang-orang pilihan-Nya yang siang malam berseru kepada-Nya. Dan adakah Ia mengulur-ulur waktu sebelum menolong mereka” (Lukas 18:7). Tetapi ayat yang terakhir dari perumpamaan ini mengatakan,

“Aku berkata kepadamu: Ia akan segera membenarkan mereka. Akan tetapi, jika Anak Manusia itu datang, adakah Ia mendapati iman di bumi? ” (Lukas 18:8).

Ini tidak berarti bahwa tidak akan ada iman sama sekali ketika Kristus datang. Ini berarti bahwa kebanyakan orang Kristen akan mudah menyerah ketika mereka berdoa untuk beberapa kebutuhan. Mereka tidak akan berjuang di dalam doa sampai mereka mendapatkan apa yang mereka minta! Orang yang “bertekun berdoa” dalam iman akan sangat berkurang pada hari-hari terakhir. Sebagaimana zaman ini semakin dekat dengan intensitas Setan dalam tekanannya melawan ketekunan doa. Dia melakukan ini untuk melemahkan gereja-gereja dan menyebabkan berlambatnya jumlah yang penuh dari umat pilihan untuk diselamatkan. Dengan demikian, Setan berusaha untuk memperpanjang hidupnya kejahatan di bumi ini dengan menentang ketekunan doa pada hari-hari terakhir!

Setan menghalangi doa-doa kita, dan menghentikan kebanyakan dari kita untuk bertekun dalam berdoa, dengan mengatakan kepada kita, “Doa tidak begitu penting. Pendeta mendorong kamu untuk berdoa, berdoa, dan berdoa - tetapi itu membuang-buang waktumu saja. Doa-doa kamu tidak benar-benar bermanfaat sama sekali. Menyerahlah! Jangan buang waktumu untuk berdoa.” Apakah Anda pernah merasa seperti itu? Pernahkah Anda berpikir bahwa berdoa tidak benar-benar bermanfaat sama sekali – dan itu hanya membuang-buang waktu? Jika Anda pernah memiliki pemikiran seperti itu, Anda dapat yakin bahwa Iblis yang menaruh pikiran itu dalam pikiran Anda. Setan akan menggunakan segala macam trik untuk mendapatkan Anda berhenti berdoa untuk kebutuhan tertentu. Setan menghabiskan banyak waktu dan usaha untuk menipu Anda agar berhenti berdoa. Dia bekerja keras untuk menghentikan Anda dari berdoa sebelum Anda mendapatkan apa yang Anda doakan dari Allah! Dalam konteks lain, Rasul Paulus mengatakan hal ini,

“Supaya Iblis jangan beroleh keuntungan atas kita, sebab kita tahu apa maksudnya” (II Korintus 2:11).

Setan pasti akan “mendapatkan keuntungan” atas Anda kecuali Anda dengan sangat berhati-hati untuk tidak menyerah ketika Anda berdoa untuk suatu kebutuhan yang Anda panjatkan dalam doa. Rasul Yakobus berkata,

“Kamu tidak memperoleh apa-apa, karena kamu tidak berdoa” (Yakobus 4:2).

Dan sering, Anda masih “tidak berdoa” karena Iblis menipu Anda dengan salah satu tipuannya. Dia menyebabkan Anda merasa putus asa atau tertekan. Dia akan terus mencobai Anda sampai Anda berhenti berdoa, atau melemah dalam menaikan doa-doa Anda. Ingat, orang Kristen - doa adalah hal utama yang kita lakukan untuk memenangkan pertempuran dengan Setan. Ingat - doa adalah suatu pertempuran! Sebuah lagu rohani tempo dulu mengambarkan semua itu,

Apakah engkau berdoa sampai jawabannya datang?
     Ada janji yang benar untuk jiwamu klaim;
Di tempat doa Yesus menunggu engkau,
     Apakah engkau bertemu dengan-Nya di sana, Apakah engkau berdoa dengan tekun?
Apakah engkau berdoa sampai jawabannya datang,
     Apakah engkau memohon dalam nama Juruselamat?
Apakah engkau berdoa dan berjuang [jauh ke dalam malam],
     Apakah engkau berdoa sampai jawabannya datang?
(“Have You Prayed It Through?” oleh W. C. Poole, 1875-1949;
     diubah oleh Pendeta).

Pernahkah Anda mendengar lagu tersebut dinyanyikan di gereja-gereja kita? Saya belum pernah mendengarnya! Orang-orang Kristen dulu menyanyikannya, tetapi itu sudah tidak lagi sekarang. “Jika Anak Manusia itu datang, adakah Ia mendapati iman di bumi?” (Lukas 18:8).

Sekarang lihat ini! Dalam pasal sepuluh Kitab Daniel kita membaca bahwa doa Daniel didengar oleh Allah pada saat pertama kalinya ia berdoa (Daniel 10:12). Tetapi jawabannya baru datang “dua puluh hari” kemudian karena roh-roh jahat dari Setan menentang terjawabnya doa itu (Daniel 10:13). Kita sangat bersyukur karena Daniel tidak membiarkan Iblis menghentikan dia untuk terus berdoa sampai ia mendapatkan apa yang ia minta dari Allah! Dalam bukunya yang terkenal tentang doa Dr. John R. Rice memberikan paduan suara yang baik ini,

Tetaplah berdoa,
     Sampai terjawablah doamu,
Tetaplah berdoa,
     Sampai terjawablah doamu,
Janji-janji Allah yang agung
     Kan selalu benar,
Tetaplah berdoa,
     Sampai terjawablah doamu.

II. Kedua, Setan menentang keselamatan orang-orang yang masih terhilang.

“Iblis telah turun kepadamu, dalam geramnya yang dahsyat, karena ia tahu, bahwa waktunya sudah singkat” (Wahyu 12:12).

Setan menentang Anda ketika Anda berharap untuk diselamatkan. Dia tidak ingin Anda menjadi seorang Kristen. Dia akan melakukan segala daya untuk menghalangi Anda diselamatkan. Mengapa dia melakukan itu? Salah satu alasannya adalah karena dia adalah seorang pembunuh. Yesus berkata bahwa Iblis “pembunuh manusia sejak semula” (Yohanes 8:44). Ini adalah sifat Setan yaitu membunuh manusia. Dia telah membunuh orangtua kita yang pertama di Taman Eden, dengan menggoda mereka untuk makan buah terlarang. Dia adalah seorang pembunuh jiwa - dan dia ingin membunuh Anda juga. Dia ingin Anda mati dan masuk Neraka

Namun ada alasan lain. Dalam Roma 11:25 kita membaca bahwa,

“...Sebagian dari Israel telah menjadi tegar sampai jumlah yang penuh dari bangsa-bangsa lain telah masuk” (Roma 11:25).

Kata Yunani yang diterjemahkan “penuh” di sini adalah “plērōma.” Kata itu berarti “jumlah yang penuh.” Iblis membenci Israel, dan dia tahu bahwa kebutaan rohani mereka tidak akan dihapus sampai “jumlah yang penuh” dari bangsa-bangsa lain yang diselamatkan. Tetapi Setan tidak ingin Israel diselamatkan. Itulah alasan dia tidak ingin Anda diselamatkan.

Harus penuh jumlah dari bangsa-bangsa lain yang harus diselamatkan sebelum kebutaan Israel akan dihapuskan pada akhir zaman ini. Anda adalah seorang dari bangsa-bangsa lain tersebut. Anda tinggal di dekat akhir zaman ini. Iblis tahu bahwa ia akan dihakimi oleh Allah dan akan segera dibelenggu selama “seribu tahun” ketika Kristus kembali (Wahyu 20:02). Itulah sebabnya,

“Iblis telah turun kepadamu, dalam geramnya yang dahsyat, karena ia tahu, bahwa waktunya sudah singkat” (Wahyu 12:12).

Setan mengamuk di seluruh dunia saat ini karena dia tahu bahwa waktunya singkat. Lebih dari sebelumnya, dia melakukan semua yang dia bisa lakukan untuk menunda “jumlah yang penuh” dari bangsa-bangsa lain masuk dan diselamatkan. Saya yakin bahwa itu adalah salah satu alasan yang membuat semakin sulit bagi orang untuk diselamatkan di zaman kita. Iblis akan melakukan segala daya untuk menghalangi Anda untuk percaya kepada Yesus dan menjadi orang Kristen sejati. Dengan cara itu ia mampu menjaga Israel dalam kebutaan rohani mereka sedikit lebih lama.

Salah satu cara Iblis menghalangi Anda untuk diselamatkan adalah dengan mengambil Firman Allah dari hati Anda. Dalam Perumpamaan Penabur, Yesus berkata,

“...kemudian datanglah Iblis lalu mengambil firman itu dari dalam hati mereka, supaya mereka jangan percaya dan diselamatkan” (Lukas 8:12).

Dua pemuda China datang ke gereja kita Minggu lalu. Keduanya dikuasi oleh Iblis. Salah satu dari mereka berada di bawah kendali Setan oleh berhala Buddha dan penyembahan berhala di rumah orangtuanya. Saya tidak tahu bagaimana yang lain menjadi kerasukan setan. Tetapi dia bilang dia tersiksa oleh setan dan tampaknya jelas bahwa dia memang mengalami itu.

Salah satu dari dua pemuda Cina itu diselamatkan Minggu lalu, tetapi yang satunya tidak. Inilah perbedaannya - pemuda yang diselamatkan terus datang ke gereja dan mendengarkan Firman Allah ketika saya sedang memberitakan Injil. Dia sangat tergoda untuk menyerah dan meninggalkan gereja. Tetapi karena kasih karunia Allah ia tetap tinggal, dan terus datang untuk mendengar Injil setiap Minggu pagi dan setiap Minggu malam. Akhirnya, ketika Dr. Chan berkhotbah pada Minggu pagi lalu, pemuda yang pertama percaya kepada Yesus dan diselamatkan!

Tetapi pemuda Cina yang kedua menolak untuk mendengarkan. Saya berbicara dengan dia sendiri setelah kebaktian Minggu pagi lalu. Saya meminta dia untuk tinggal di gereja dan mendengar pemberitaan Firman Allah. Tetapi dengan keras kepala dia menolak. Dia bersungut-sungut sambil marah dan mengatakan bahwa ia bisa membaca Alkitab untuk dirinya sendiri. Dia menjadi begitu gelisah sehingga kami harus mengantarnya pulang segera. Saya merasa kasihan padanya saat dia melangkah pergi.

Sekarang di sini adalah bagaimana hal ini berlaku untuk Anda, jika Anda belum diselamatkan. Anda harus merendahkan diri. Jika Anda pikir Anda tahu apa yang harus dilakukan, atau apa yang perlu Anda pikirkan, atau rasakan - itu terlalu mudah bagi Setan untuk mengambil Injil keluar dari hati Anda! Alkitab mengatakan,

“Rendahkanlah dirimu di hadapan Tuhan, dan Ia akan meninggikan kamu” (Yakobus 4:10).

Beberapa dari Anda terus menerus berada dalam kondisi yang belum diselamatkan. Anda sangat bangga bahwa Anda pikir Anda tahu apa yang harus Anda lakukan. Tetapi Anda tidaklah bijaksana! Anda tidak tahu apa yang harus Anda lakukan. Itulah sebabnya mengapa Anda masih berada di bawah kendali Setan. Saya meminta Anda pagi ini,

“Rendahkanlah dirimu di hadapan Tuhan, dan Ia akan meninggikan kamu” (Yakobus 4:10).

Sebuah himne lama mengungkapkan hal tersebut dengan sangat baik,

“Agar kuserahkan hidupku penuh;
      Sucikan hatiku di dalam RohMu.”
(“Whiter Than Snow” oleh James Nicholson, 1828-1896/
      Nyanyian Pujian No. 90).

Yesus telah mati di kayu Salib untuk membayar dosa-dosa Anda. Ia telah bangkit dari antara orang mati untuk memberikan hidup kepada Anda. Sekarang - rendahkanlah diri Anda di hadapan Tuhan, dan Ia akan mengangkat Anda naik! Sekarang - serahkanlah diri Anda, dan apa pun yang Anda tahu - dan Yesus akan menyucikan Anda dari segala dosa dengan darah-Nya melalui iman yang sederhana di dalam Dia!

Jika Anda ingin berbicara dengan kami tentang bagaimana menjadi orang Kristen sejati, silahkan tinggalkan kursi Anda sekarang dan berjalan ke bagian belakang auditorium. Dr. Cagan akan membawa Anda ke ruangan lain di mana kita bisa bicara dan berdoa tentang hal ini. Pergilah sekarang. Dr. Chan, silakan berdoa kiranya seseorang mau percaya Yesus sekarang. Amin

(AKHIR KHOTBAH)
Anda dapat membaca khotbah Dr Hymers setiap minggu di Internet
di www.realconversion.com. Klik di “Khotbah Indonesia.”

Anda dapat mengirim email kepada Dr. Hymers dalam bahasa Inggris ke
rlhymersjr@sbcglobal.net (Click Here) – atau Anda juga boleh mengirim surat kepadanya
ke P.O. Box 15308, Los Angeles, CA 90015. Atau telepon beliau di (818)352-0452.

Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Anda dapat menggunakannya tanpa
meminta izin kepada Dr. Hymers. Namun, semua video khotbah Dr. Hymers dilindungi
hak cipta dan hanya dapat digunakan dengan izin.

Pembacaan Alkitab Sebelum Khotbah oleh Mr. Abel Prudhomme: Wahyu 12:7-12.
Persembahan Pujian Sebelum Khotbah oleh Mr. Benjamin Kincaid Griffith:
“Then Jesus Came” (oleh Homer Rodeheaver, 1880-1955).


GARIS BESAR KHOTBAH

GERAM SETAN PADA HARI-HARI TERAKHIR

THE WRATH OF SATAN IN THE LAST DAYS

oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.

“Iblis telah turun kepadamu, dalam geramnya yang dahsyat, karena ia tahu, bahwa waktunya sudah singkat” (Wahyu 12:12).

I.      Pertama, Setan menentang doa-doa dari orang-orang yang telah diselamatkan, Lukas 18:1, 7, 8; II Korintus 2:11; Yakobus 4:2;
Daniel 10:12, 13.

II.    Kedua, Setan menentang keselamatan orang-orang yang masih terhilang, Yohanes 8:44; Roma 11:25; Wahyu 20:2; Lukas 8:12; Yakobus 4:10.