Print Sermon

Naskah-naskah khotbah dan video ini diakses oleh sekitar 1,500,000 komputer di lebih dari 221 negara setiap tahunnya di www.sermonsfortheworld.com. Ratusan orang lainnya menyaksikan video di YouTube, tetapi mereka akan segera meninggalkan YouTube dan mengunjungi langsung ke website kami. Naskah-naskah khotbah ini disajikan dalam 40 bahasa kepada sekitar 120,000 komputer setiap bulannya. Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Jadi para pengkhotbah boleh menggunakannya tanpa seijin kami. Silahkan klik di sini untuk mengetahui bagaimana Anda dapat memberikan donasi setiap bulan untuk membantu kami dalam pekerjaan besar pemberitaan Injil ke seluruh dunia ini.

Kapanpun Anda menulis pesan untuk Dr. Hymers, selalu sebutkan kepada beliau negara di mana Anda tinggal. Surel Dr. Hymers adalah rlhymersjr@sbcglobal.net .




KEPADA ALLAH YANG TIDAK DIKENAL

(KHOTBAH INI DISAMPAIKAN PADA PERAYAAN PERTENGAHAN MUSIM GUGUR CHINA)

THE UNKNOWN GOD
(A SERMON GIVEN AT THE CHINESE MID-AUTUMN FESTIVAL)
(Indonesian)

oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.
diterjemahkan oleh Dr. Edi Purwanto

Khotbah ini dikhotbahkan di Baptist Tabernacle of Los Angeles
Pada Sabtu Malam, 29 September 2012


Mari kita semua berdiri. Malam ini saya ingin Anda membuka Kisah Rasul pasal 17, mulai dengan ayatnya yang kedua puluh dua. Pada Alkitab Scofield Study Bible itu ada pada halaman 1173.

“Paulus pergi berdiri di atas Areopagus dan berkata: "Hai orang-orang Atena, aku lihat, bahwa dalam segala hal kamu sangat beribadah kepada dewa-dewa. Sebab ketika aku berjalan-jalan di kotamu dan melihat-lihat barang-barang pujaanmu, aku menjumpai juga sebuah mezbah dengan tulisan: Kepada Allah yang tidak dikenal. Apa yang kamu sembah tanpa mengenalnya, itulah yang kuberitakan kepada kamu. Allah yang telah menjadikan bumi dan segala isinya, Ia, yang adalah Tuhan atas langit dan bumi, tidak diam dalam kuil-kuil buatan tangan manusia, dan juga tidak dilayani oleh tangan manusia, seolah-olah Ia kekurangan apa-apa, karena Dialah yang memberikan hidup dan nafas dan segala sesuatu kepada semua orang. Dari satu orang saja Ia telah menjadikan semua bangsa dan umat manusia untuk mendiami seluruh muka bumi dan Ia telah menentukan musim-musim bagi mereka dan batas-batas kediaman mereka, supaya mereka mencari Dia dan mudah-mudahan menjamah dan menemukan Dia, walaupun Ia tidak jauh dari kita masing-masing. Sebab di dalam Dia kita hidup, kita bergerak, kita ada, seperti yang telah juga dikatakan oleh pujangga-pujanggamu: Sebab kita ini dari keturunan Allah juga. Karena kita berasal dari keturunan Allah, kita tidak boleh berpikir, bahwa keadaan ilahi sama seperti emas atau perak atau batu, ciptaan kesenian dan keahlian manusia. Dengan tidak memandang lagi zaman kebodohan, maka sekarang Allah memberitakan kepada manusia, bahwa di mana-mana semua mereka harus bertobat. Karena Ia telah menetapkan suatu hari, pada waktu mana Ia dengan adil akan menghakimi dunia oleh seorang yang telah ditentukan-Nya, sesudah Ia memberikan kepada semua orang suatu bukti tentang hal itu dengan membangkitkan Dia dari antara orang mati." Ketika mereka mendengar tentang kebangkitan orang mati, maka ada yang mengejek, dan yang lain berkata: "Lain kali saja kami mendengar engkau berbicara tentang hal itu." Lalu Paulus pergi meninggalkan mereka.Tetapi beberapa orang laki-laki menggabungkan diri dengan dia dan menjadi percaya, di antaranya juga Dionisius, anggota majelis Areopagus, dan seorang perempuan bernama Damaris, dan juga orang-orang lain bersama-sama dengan mereka” (Kisah Rasul 17:22-34).

Anda dipersilahkan duduk kembali.

Rasul Paulus telah pergi ke Atena di Yunani. Atena adalah pusat intelektual dari zaman purba. Itu adalah kota Aristoteles, Plato, dan Socrates. Paulus berjalan-jalan keliling Atena. Ia datang ke Puncak Areopagus. Istri dan kedua putra saya berada di sana dua tahun yang lalu, sebagai tambahan wisata dari Israel. Puncak Areopaggus dipenuhi dengan ratusan berhala. Para filsuf zaman itu berkumpul di sana. Di antara semua berhala-berhala itu, Paulus menemukan satu mezbah dengan sebuah tulisan yang bunyinya, “KEPADA ALLAH YANG TIDAK DIKENAL.” Mereka memiliki banyak berhala dan banyak dewa, namun entah bagaimana mereka mengetahui di dalam hati mereka bahwa ada Allah yang mereka tidak kenal. Orang banyak berkumpul di sana dan Paulus mulai berkhotbah. Ia berkata, “Aku menjumpai juga sebuah mezbah dengan tulisan: KEPADA ALLAH YANG TIDAK DIKENAL… itulah yang kuberitakan kepada kamu” (Kisah Rasul 17:23).

Kita di sini malam ini untuk pesta Perayaan Pertengahan Musim Gugur Cina. Beberapa orang Amerika menyebutnya sebagai Perayaan Kue Bulan. Perayaan Pertengahan Musim Gugur adalah hari raya penting pada kalender Cina. Itu adalah hari libur yang bagi banyak negara Asia – di Korea, di Jepang (sampai kalender mereka diubah pada tahun 1883), di Indonesia, Filipina, Laos, Thailand. Kamboja, Vietnam, Myanmar, Taiwan, Singapore, dan banyak belahan lain di Asia. Itu terjadi pada saat musim gugur di mana waktu siang dan waktu malam sama lama menurut kalender matahari, ketika bulan sedang pada purnama bulat penuh.

Dr. James Legge (1815-1897) pernah menjadi professor Bahasa dan Literatur Cina di Oxford University. Menurut Dr. Legge, orang-orang Cina purba tidak menyembah Bulan. Ia berkata bahwa aslinya orang Cina menyembah Allah yang tunggal, yang mereka sebut Shang Ti (Raja Sorga). Dr. Legge mengutip dari “Canon” Kaisar Shun, yang pernah memerintah sampai akhir tahun 2207 SM. Dalam “Canon of Shun” dikatakan, “’Ia memberikan korban khusus, namun dengan bentuk yang umum, kepada Shang Ti,’ Itu adalah… untuk Allah” (James Legge, Ph.D., The Religions of China, Hodder and Stoughton, 1880, hlm. 24-25). Pada zaman purba orang Cina dan masyarakat Asia lainnya hanya menyembah satu Allah, Shang Ti, Raja Sorga. Itu lebih dari 1,500 tahun sebelum Confucius (551-479 SM) dan Buddha (563-483 SM) lahir. Abad-abad sebelum Budhisme datang ke China, orang-orang di sana adalah monotheis. Mereka percaya hanya kepada satu Allah. Setelah berabad-abad berikutnya roh-roh ditambahkan dan disembah. Namun bahkan kemudian Shang Ti masih disembah sebagai Tuhan tertinggi dalam budaya Cina kuno. Namun lambat laun orang-orang Asia telah melupakan Shang Ti, sang Raja Sorga. Mereka mulai menyembah dewa-dewa lain, dan bahkan roh-roh nenek moyang mereka sendiri. Mereka berpaling kepada Budha dan agama-agama lainnya.

Amerika Serikat sedang mengalami hal serupa dan mulai berpaling dari Allah hari ini. Dalam pidato pelantikannya, Presiden Obama berkata, “Amerika bukanlah bangsa Kristen.” Itu dulu, namun Pak Obama berkata bahwa itu tidak lagi benar. Dan tahun ini Pak Obama menghapuskan Hari Doa Nasional, yang telah dipelihara Amerika selama banyak dekade. Banyak orang Amerika tidak lagi percaya kepada Allahnya para leluhur kami. Orang-orang Cina purba telah mengalami proses serupa. Seperti banyak orang Amerika modern, mereka secara pelan-pelan berpaling dari Shang Ti, sang Raja Sorga. Banyak orang Amerika hari ini, seperti halnya orang-orang Asia, tidak mengenal Allah.

Seperti itulah di Atena. Mereka telah berpaling dari Allah yang hidup. Kitab Suci berkata,

“Sebab sekalipun mereka mengenal Allah, mereka tidak memuliakan Dia sebagai Allah atau mengucap syukur kepada-Nya. Sebaliknya pikiran mereka menjadi sia-sia dan hati mereka yang bodoh menjadi gelap” (Roma 1:21).

Mereka tidak lagi mengenal Allah yang awalnya mereka sembah. Dan Paulus berkata kepada mereka, “Aku menjumpai juga sebuah mezbah dengan tulisan: KEPADA ALLAH YANG TIDAK DIKENAL… itulah yang kuberitakan kepada kamu” (Kisah Rasul 17:23). Mereka memiliki ratusan dewa dan allah-allah palsu. Namun mereka tidak mengenal Allah yang sejati. Ia telah menjadi “ALLAH YANG TIDAK DIKENAL” bagi mereka.

Kemudian Paulus menjelaskan kepada mereka bahwa Allah yang tidak dikenal itu adalah Allah yang telah menjadikan dunia ini dan segala isinya. Ia berkata bahwa Allah yang mereka tidak kenal adalah “Tuhan atas langit dan bumi” dan tidak diam dalam kuil-kuil buatan tangan manusia. Ia memberitahu mereka bahwa Allah yang tidak dikenal itu adalah Shang Ti, Raja Sorga, “Tuhan atas langit dan bumi” (Kisah Rasul 17:24).

Kami tidak sedang mengatakan kepada Anda untuk mempercayai agama baru. Tidak ada yang baru dalam Kekristenan. Itu adalah agama tertua di dunia ini. Kekristenan mulai pada permulaan waktu, mulai di Taman Eden. Itu telah ada di sini berabad-abad sebelum adanya Buddhisme, Taoisme, Hinduisme, Islam, atau semua agama lainnya. Kristus datang untuk mengembalikan kita kepada Allah Bapa Sorgawi, Shang Ti, Raja Sorga. Rasul Paulus berkata,

“Bahwa waktu itu kamu… tidak mendapat bagian dalam ketentuan-ketentuan yang dijanjikan, tanpa pengharapan dan tanpa Allah di dalam dunia. Tetapi sekarang di dalam Kristus Yesus kamu, yang dahulu "jauh", sudah menjadi "dekat" oleh darah Kristus” (Efesus 2:12-13).

Kristus datang untuk mengembalikan kita kepada Allah dari nenek moyang kita. Kristus datang untuk menghancurkan tahyul-tahyul kita, dan melenyapkan berhala-berhala kita. Kristus datang untuk membuat kita mengenal “ALLAH YANG TIDAK DIKENAL”!

Kemudian Rasul Paulus berkata kepada mereka bahwa Allah “telah menjadikan semua bangsa dan umat manusia untuk mendiami seluruh muka bumi” (Kisah Rasul 17:26). Ada ketegangan-ketegangan rasial, dan perang rasial, yang sedang terjadi di seluruh dunia malam ini. Ada ketegangan antara Cina dan Jepang. Ada ketegangan-ketegangan rasial antara orang-orang Iran dan orang-orang Yahudi di Israel. Bagaimanapun sebenarnya masalahnya bukan rasial itu sendiri. Masalahnya adalah masalah rohaniah. Prasangka rasial adalah hasil dari dosa.

Paulus berkata bahwa Allah telah menjadikan semua bangsa dari “satu darah.” Bagaimana ia mengetahui itu? Ia mengetahuinya melalui wahyu Allah dalam Alkitab! Bukan sampai zaman modern orang-orang tahu apa yang Allah singkapkan kepada Paulus dua ribu tahun yang lalu! Anda dapat mengambil darah dari seorang Afrika dan memberikannya kepada orang kulit putih melalui transfusi. Anda dapat mengambil darah orang Cina dan memberikannya kepada seorang Aborijin Australia. Mengapa itu mungkin? Karena Allah telah “menjadikan semua bangsa dan umat manusia untuk mendiami seluruh muka bumi” (Kisah Rasul 17:26). Itu pasti mengherankan bagi orang-orang Atena, yang sedang mendengarkan Paulus berbicara pada saat itu. Karena dosa, mereka menjadi rasis. Mereka berpikir mereka lebih baik dari pada orang lain. Namun mereka salah. Allah yang tidak dikenal telah menciptakan seluruh ras manusia dari satu laki-laki dan satu wanita. Penelitian DNA belakangan ini mengindikasikan bahwa seluruh ras manusia berasal dari satu wanita di Timur Tengah. Majalah Time memiliki cerita sampul tentang itu beberapa tahun yang lalu. Tidak peduli dari ras mana Anda berasal, kita semua memiliki hubungan. Kita semua adalah saudara dan saudari sedarah! Dan Kristus membawa kita semua kembali bersama ke dalam satu keluarga, di dalam gereja. Dan saya ingin berkata kepada anak-anak muda kita malam ini – jangan biarkan prasangka rasial menghalangi Anda dari memiliki persekutuan dengan seseorang dari budaya lain. Berperanglah melawan prasangka rasial di gereja kita! Adalah kedagingan dan penuh dosa menjadi takut memiliki teman dari ras lain! Pada suatu malam putra saya berkata ini adalah “suatu mujizat” bahwa istri saya dan saya membangun rumah tangga dengan baik selama 30 tahun pernikahan karena ia adalah seorang Hispanik dan saya seorang kulit putih. Kami merayakan ulang tahun pernikahan kami ketiga puluh kami pada hari Kamis yang lalu. Saya kira, dalam arti itu, anak saya benar. Mungkin memang ini nampak sebagai suatu mujizat, namun itu nampak seperti hal yang sangat alami di dunia ini bagi saya! Saya tidak dapat membayangkan hidup tanpa dia! Ia adalah pemberian terbesar Allah bagi saya, dan saya mengucap syukur kepada Dia karena dia setiap hari!

Dan itulah caranya yang harus ada di dalam jemaat kita, karena Allah telah “menjadikan semua bangsa dan umat manusia untuk mendiami seluruh muka bumi” (Kisah Rasul 17:26). Adalah nampak seperti hal yang sangat alami di dunia ini sehingga saya dibaptis di gereja Tionghoa, bahwa pendeta saya, selama lebih dari dua dekade, adalah seorang Tionghoa. Itu mungkin nampak aneh bagi dunia yang terhilang. Mereka terus menerus berperang satu dengan yang lainnya, satu ras melawan ras lainnya. Namun Tuhan Yesus Kristus datang, bukan hanya untuk mengembalikan kita kepada Allah, namun juga untuk menyatukan kita, semua ras, dalam satu tubuh, dalam jemaat! Gereja seperti milik kita, dengan banyak perbedaan kelompok etnis, harus menjadi hal yang paling alami di bumi ini, karena Allah menyatukan kita! Dosa memisahkan kita. Namun Allah menyatukan kita. Di satu sisi, mujizat itu dapat terjadi – mujizat kelahiran kembali! Jika kita benar-benar telah dilahirkan kembali, itu dapat terjadi! Ketika putri termuda Dr. John R. Rice ada di sini beberapa minggu yang lalu, ia dan istri saya menghitung 20 budaya dan kelompok etnis di gereja kami. Ia berkata itu luar biasa. Tetap rukun seperti itu! Biarlah dunia melihat bahwa kita semua adalah saudara dan saudari di dalam Kristus! Biarlah gereja kita menjadi kesaksian tentang keharmonisan dan kasih dalam dunia yang terpecah belah! “Tolonglah Seseorang Hari ini.” Mari kita nyanyikan ini!

Tolonglah seseorang hari ini, Seseorang sepanjang jalan kehidupan,
   Dengan memperluas persahabatan, semua kesepian berakhir,
Oh, tolonglah seseorang hari ini!
   (“Help Somebody Today” oleh Carrie E. Breck, 1855-1934;
       diubah oleh Pastor).

Dan Rasul Paulus menjelaskan orang-orang Atena ini,

“...dengan tidak memandang lagi zaman kebodohan, maka sekarang Allah memberitakan kepada manusia, bahwa di mana-mana semua mereka harus bertobat” (Kisah Rasul 17:30).

Allah tidak memandang kebodohan dan takhayul mereka di masa lalu. Namun sekarang ia telah memerintahkan kita semua, apapun ras kita atau latar belakang kita, untuk bertobat. Sekarang Ia “memberitakan kepada manusia, bahwa di mana-mana semua mereka harus bertobat.” Itu bukan saran atau nasehat. Allah memerintahkan kita semua untuk bertobat! Itulah Firman Allah! Allah berkata, “Aku memerintahkan kamu untuk bertobat.” Itu berarti perubahan pikiran Anda tentang dosa. Itu berarti berpaling dari dosa dan berpaling kepada Kristus. Itu berarti berhenti percaya pada diri sendiri, dan percaya kepada Kristus. Ketika Anda benar-benar bertobat, Anda dilahirkan kembali oleh kuasa Allah.

Kristus datang ke dalam dunia ini untuk menyelamatkan kita dari dosa, dan kematian, dan Neraka. Ia datang, dengan tujuan, untuk mati di kayu Salib, untuk membayar penghukuman bagi dosa kita. Ia telah datang untuk mencurahkan Darah-Nya yang mahal di kayu Salib agar dosa-dosa kita disucikan dalam pandangan Allah. Dan Kristus telah bangkit secara fisikal, daging dan tulang, dari antara orang mati. Ia hidup sekarang, naik ke Sorga, dalam dimensi lain, berdoa untuk kita. Ketika Anda datang kepada Kristus dengan iman Anda dilahirbarukan seketika itu juga. Anda masuk ke dalam hidup baru bersama Kristus. Alkitab berkata, “Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang” (II Korintus 5:17).

Salah satu dari pemudi kita, seorang gadis kulit putih, telah menolong seorang gadis Tionghoa yang adalah orang baru di gereja kita. Gadis muda kulit putih ini memberikan kartu permohonan doa kepada saya. Apa yang ia katakan pada kartu itu sangat tidak gramatikal, namun itu adalah permohonan doa yang begitu tulus. Ia meminta saya berdoa untuk gadis Tionghoa itu, “Karena ia mau merasakan kasih dari Yesus yang hidup, bukan hanya ‘gereja’.” Ya! Amin! Kami berdoa kiranya Anda melihat melampaui orang-orang di gereja kita. Kami ingin Anda merasa dan mengenal kasih dari Kristus yang hidup! Kami ingin Anda diselamatkan, dilahirbarukan, berpindah dari maut ke dalam hidup yang kekal melalui iman di dalam Kristus yang hidup!

Paulus menjelaskan kepada orang-orang Atena itu bahwa Allah telah membangkitkan Kristus dari antara orang mati. Ia memberitahu mereka bahwa mereka harus percaya Kristus atau Ia akan menghakimi mereka pada Penghakiman Terakhir. Kristus hidup. Ia akan datang kembali ke dunia ini untuk menghakimi. Apakah Anda siap? Sudahkah dosa-dosa Anda disucikan dengan Darah Kristus?

Apakah hasil dari khotbah Paulus di Puncak Aeropagus? Ada tiga reaksi terhadap khotbahnya,

“Ketika mereka mendengar tentang kebangkitan orang mati, maka ada yang mengejek, dan yang lain berkata: "Lain kali saja kami mendengar engkau berbicara tentang hal itu." Lalu Paulus pergi meninggalkan mereka.Tetapi beberapa orang laki-laki menggabungkan diri dengan dia dan menjadi percaya, di antaranya juga Dionisius, anggota majelis Areopagus, dan seorang perempuan bernama Damaris, dan juga orang-orang lain bersama-sama dengan mereka” (Kisah Rasul 17:32-34).

Beberapa dari mereka mentertawakan dan mengejek. Beberapa berkata, “Lain kali saja kami mendengar engkau berbicara tentang hal itu.” Kita perlu mendengar lagi tentang itu, dan memikirkannya. Namun beberapa dari mereka percaya Kristus saat itu dan diselamatkan. Kami berdoa kiranya beberapa dari Anda di sini malam ini akan berpaling dari gaya hidup yang penuh dosa, dan percaya Yesus Kristus, dan diselamatkan oleh Dia, disucikan dari dosa Anda oleh darah-Nya yang mahal. Kemudian Anda akan dipulihkan bagi Allah. Kemudian Anda akan mengenal bagi diri Anda sendiri Allah yang sejati dari China purba, Shang Ti – sang Raja Sorga! Kami mendorong Anda untuk percaya Kristus. Ia dapat memberikan damai dan sukacita dan pengharapan kepada Anda yang sebelumnya tidak pernah Anda miliki. Dan kami mendorong Anda untuk kembali ke sini ke gereja ini besok. Kita akan memiliki perjamuan kasih besok pagi pukul 10:30 – dan perjamuan kasih ketiga besok pukul 6:30. Datanglah kembali dan bersama kami menikmati persekutuan yang menyenangkan!

Saya bersedia untuk berbicara dengan Anda yang mau percaya Yesus dan diselamatkan malam ini. Kiranya Allah menolong Anda untuk melakukannya! Amin.

KLIK DI SINI UNTUK MEMBACA “FESTIVAL KUE BULAN DAN ALLAH
YANG MEMBUAT BULAN!”

KLIK DI SINI UNTUK MEMBACA “MENGAPA ALLAH MEMBERKATI CHINA
– NAMUN MENGHUKUM AMERIKA!”

KLIK DI SINI UNTUK MEMBACA “RAHASIA KESUKSESAN DI CHINA”
(DALAM BAHASA INGGRIS).

KLIK DI SINI UNTUK MEMBACA “CHINA – PINTU TERBUKA!”

KLIK DI SINI UNTUK MEMBACA “CHINA – DIMETERAIKAN OLEH ROH ALLAH!”

KLIK DI SINI UNTUK MEMBACA “CHINA – MEREKA AKAN DATANG DARI TIMUR!”

KLIK DI SINI UNTUK MEMBACA “THANKSGIVING DI CINA.”

(AKHIR KHOTBAH)
Anda dapat membaca khotbah Dr Hymers setiap minggu di Internet
di www.realconversion.com. Klik di “Khotbah Indonesia.”

You may email Dr. Hymers at rlhymersjr@sbcglobal.net, (Click Here) – or you may
write to him at P.O. Box 15308, Los Angeles, CA 90015. Or phone him at (818)352-0452.

Doa Sebelum Khotbah oleh Dr. Kreighton L. Chan.
Persembahan Pujian Sebelum Khotbah oleh Mr. Benjamin Kincaid Griffith:
“Praise, My Soul, the King of Heaven” (oleh Henry F. Lyte, 1793-1847).