Print Sermon

Naskah-naskah khotbah dan video ini diakses oleh sekitar 1,500,000 komputer di lebih dari 221 negara setiap tahunnya di www.sermonsfortheworld.com. Ratusan orang lainnya menyaksikan video di YouTube, tetapi mereka akan segera meninggalkan YouTube dan mengunjungi langsung ke website kami. Naskah-naskah khotbah ini disajikan dalam 40 bahasa kepada sekitar 120,000 komputer setiap bulannya. Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Jadi para pengkhotbah boleh menggunakannya tanpa seijin kami. Silahkan klik di sini untuk mengetahui bagaimana Anda dapat memberikan donasi setiap bulan untuk membantu kami dalam pekerjaan besar pemberitaan Injil ke seluruh dunia ini.

Kapanpun Anda menulis pesan untuk Dr. Hymers, selalu sebutkan kepada beliau negara di mana Anda tinggal. Surel Dr. Hymers adalah rlhymersjr@sbcglobal.net .




KHOTBAH YANG KITA BUTUHKAN

(THE PREACHING WE NEED)

oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.
diterjemahkan oleh Dr. Edi Purwanto

Khotbah ini dikhotbahkan di Baptist Tabernacle of Los Angeles
Pada Kebaktian Minggu Malam, 23 September 2012

“Oleh karena dunia, dalam hikmat Allah, tidak mengenal Allah oleh hikmatnya, maka Allah berkenan menyelamatkan mereka yang percaya oleh kebodohan pemberitaan Injil” (I Korintus 1:21).


Permulaan teks itu mengatakan, “Oleh karena dunia, dalam hikmat Allah, tidak mengenal Allah oleh hikmatnya, maka Allah berkenan menyelamatkan mereka yang percaya oleh kebodohan pemberitaan Injil.” Dunia memiliki idenya sendiri tentang apa hikmat itu. Dunia berpikir bahwa Benjamin Spock benar ketika ia memberitahu para orangtua untuk tidak mendisiplinkan anak mereka. Itulah hikmat dari dunia ini! Dunia berpikir bahwa hukuman mati bagi seorang pembunuh adalah salah, jadi para pembunuh harus direhabilitasi daripada dihukum mati. Itulah hikmat dari dunia ini! Dunia berpikir bahwa setiap wanita memiliki hak untuk membunuh bayi yang ada dalam kandungan mereka, bahkan pada waktu usia kandungan 9 bulan. Itu adalah hikmat dari dunia ini! Dunia berpikir kita seharusnya membungkuk di hadapan para pemimpin Agama yang membakar gereja-gereja kita dan membunuh saudara-saudara dan saudari-saudari kita. Itu adalah hikmat dari dunia ini! Dunia berpikir dua wanita seharusnya dapat dinikahkan. Itu adalah hikmat dari dunia ini! Namun tak satupun dari hal-hal ini telah menolong kita, atau membawa kita lebih dekat dengan Allah! Tak satupun dari semua itu memperkuat budaya kita, atau memberikan anak-anak muda kita tentang pengenalan akan Allah!

“Oleh karena dunia, dalam hikmat Allah, tidak mengenal Allah oleh hikmatnya, maka Allah berkenan menyelamatkan mereka yang percaya oleh kebodohan pemberitaan Injil” (I Korintus 1:21).

Ya, saya tahu bahwa khotbah tidak dalam mode hari ini. Saya tahu bahwa banyak orang memberitahu kita ini adalah zaman televisi dan Internet – oleh sebab itu kita tidak perlu lagi berkhotbah – tidak lagi perlu “pemberita Injil seperti penyampai pesan bagi sebuah kota,” yang mana itu adalah kata Yunani yang diterjemahkan “memberitakan.” “Tidak perlu lagi khotbah,” kata mereka. “Orang-orang tidak mau menempatkan seseorang untuk berteriak-teriak di mimbar!” Itulah apa yang dunia katakan! Itu adalah hikmat dari dunia ini! “Ajarkan saja Alkitab ayat per ayat,” kata mereka. “Jangan menaikkan suara Anda. Biarkan orang-orang mencatat.” Itulah trik jitu untuk membuat orang-orang berpikir bahwa mereka sedang mempelajari sesuatu. Sebenarnya itu membuat mereka tetap menjadi bayi-bayi rohani, namun kebanyakan orang tidak akan pernah menyadari itu. Kebanyakan orang tidak akan berhenti berpikir bahwa tidak ada raksasa-raksasa iman di zaman Alkitab yang pernah mengambil catatan! “Jangan berteriak kepada mereka. Jadilah manis sepanjang waktu.” Itu adalah hikmat dari dunia ini! Namun itu bukan hikmat dari Allah!

“Allah berkenan menyelamatkan mereka yang percaya oleh kebodohan pemberitaan Injil” (I Korintus 1:21).

Khotbah mungkin nampak suatu kebodohan bagi orang-orang duniawi dan terhilang. Khotbah mungkin nampak seperti pekerjaan gila dari orang bodoh. Itu adalah apa yang dunia pikirkan! Namun Allah berpikir berbeda. Allah berpikir bahwa khotbah dari seorang manusia yang memegang Alkitab dan berbicara dengan semangat menyala-nyala adalah hal yang paling penting di dunia ini! Tak ada yang dapat menggantikan tempat dari berkhotbah. Gereja-gereja kita sedang jatuh karena kurang khotbah! Kekristenan menjadi hidup ketika khotbah menjadi hidup! Namun ketika para lelaki pemalu, yang takut kepada beberapa perempuan, di gereja mereka, memberikan sedikit “khotbah-khotbah ekspositori” maka terang akan berlalu, dan gereja-gereja turun ke dalam kegelapan. Mengapa? Karena –

“Allah berkenan menyelamatkan mereka yang percaya oleh kebodohan pemberitaan Injil” (I Korintus 1:21).

Apakah tujuan suatu khotbah? Tujuan suatu khotbah adalah seperti yang dikatakan dalam teks ini:

“Allah berkenan menyelamatkan mereka yang percaya oleh kebodohan pemberitaan Injil” (I Korintus 1:21).

Itu adalah tujuan dari khotbah – “untuk menyelamatkan mereka yang percaya.” Setiap khotbah harus menjadi usaha penyelamatan “mereka yang percaya.” Setiap khotbah tentang doa, setiap khotbah tentang pelayanan, setiap khotbah doktrinal, setiap khotbah pada kebaktian doa – setiap khotbah harus difokuskan pada beberapa aspek penyelamatan bagi mereka yang percaya! Saya hampir tidak pernah berkhotbah kepada siapapun, di manapun, tanpa mengkhotbahkan itu “untuk menyelamatkan mereka yang percaya.” Kiranya itu menjadi khotbah untuk menyelamatkan Anda. Kiranya itu menjadi khotbah yang memberitahu Anda bagaimana menolong seseorang untuk diselamatkan. Kiranya itu menjadi khotbah tentang beberapa topik lain, namun jantung dari setiap khotbah yang saya khotbahkan adalah “untuk menyelamatkan mereka yang percaya.”

“Allah berkenan menyelamatkan mereka yang percaya oleh kebodohan pemberitaan Injil” (I Korintus 1:21).

Karena khotbah begitu penting kita harus tahu apa macam khotbah yang orang perlukan. Kita harus tahu apa yang Alkitab katakan tentang khotbah. Apa yang Alkitab katakan tentang apa yang harus orang-orang khotbahkan?

I. Pertama, Alkitab berkata bahwa kita membutuhkan khotbah menentang dosa.

Rasul Paulus berkata, “Beritakanlah firman… nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran” (II Timotius 4:2). Harus ada tegoran Alkitabiah dan menyatakan apa yang salah jika itu adalah khotbah yang sejati seperti khotbah yang dikhotbahkan oleh orang-orang dalam Alkitab ini.

Mari kita melihat ke zaman Henokh sebelum Air Bah. Apa yang Henokh khotbahkan? Kita diberitahu apa yang ia khotbahkan atau beritakan di dalam Surat Yudas. Inilah apa yang Henokh khotbahkan,

“Sesungguhnya Tuhan datang dengan beribu-ribu orang kudus-Nya, hendak menghakimi semua orang dan menjatuhkan hukuman atas orang-orang fasik karena semua perbuatan fasik, yang mereka lakukan dan karena semua kata-kata nista, yang diucapkan orang-orang berdosa yang fasik itu terhadap Tuhan” (Yudas 14-15).

Henokh berkhotbah tentang Kedatangan Kristus yang Kedua, tentang Penghakiman Akhir bagi orang-orang berdosa yang tidak selamat. Ia berkhotbah menentang dosa orang-orang fasik, yang mereka telah lakukan. Ia berkhotbah menentang kata-kata nista dari orang-orang berdosa. Ia berkhotbah menentang hal-hal yang penuh dosa yang orang jahat ucapkan melawan Allah. Henokh, keturunan ketujuh dari Adam, berkhotbah dengan kuat, khotbah yang keras, menegor dan mengingatkan dosa-dosa dari generasinya, memperingatkan mereka untuk bertobat sebelum penghukuman dijatuhkan atas mereka. Itu adalah jenis khotbah yang kita butuhkan hari ini!

Kemudian pikirkan tentang khotbah nabi Yesaya. Ia berkata,

“Serukanlah kuat-kuat, janganlah tahan-tahan! Nyaringkanlah suaramu bagaikan sangkakala, beritahukanlah kepada umat-Ku pelanggaran mereka dan kepada kaum keturunan Yakub dosa mereka” (Yesaya 58:1).

Bacalah beberapa pasal pertama dari Yesaya. Ia berkhotbah menentang kemunafikan. Ia berkata bahwa tangan mereka penuh dengan darah. Ia mengecam pemberontakan mereka melawan Allah. Ia berkhotbah bahwa para pemimpin mereka tidak melindungi para janda dan anak-anak yatim piatu. Ia berkata bahwa kota-kota mereka akan dihanguskan oleh api, tanah mereka akan diambil orang asing. Itu adalah jenis khotbah yang kita perlukan hari ini!

“Allah berkenan menyelamatkan mereka yang percaya oleh kebodohan pemberitaan Injil” (I Korintus 1:21).

Bagaimana tentang Yohanes Pembaptis? Apakah yang pernah ia khotbahkan? Ia berkhotbah,

“Hai kamu keturunan ular beludak. Siapakah yang mengatakan kepada kamu, bahwa kamu dapat melarikan diri dari murka yang akan datang? Jadi hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan” (Matius 3:7-8).

Ia memanggil mereka sebagai keturunan ular beludak, yang akan dilempar ke dalam api Neraka. Ia menyerukan kepada mereka untuk bertobat!

Kemudian pikirkanlah bagaimana Yesus berkhotbah menentang dosa! Ia berkhotbah menentang ketidakpercayaan. Ia berkhotbah menentang perzinahan. Ia berkhotbah menentang orang yang menyimpan dendam, dan berkata bahwa jika mereka tidak mengampuni orang lain maka Bapa mereka di Sorga juga tidak akan mengampuni mereka. Ia berkhotbah kepada orang-orang Farisi dan ahli-ahli taurat, “Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu” (Yohanes 8:44). Orang-orang membenci Yesus karena Ia berkhotbah menentang dosa. Mereka menyalibkan Dia karena khotbah-Nya menentang dosa mereka! Setiap pengkhotbah yang benar-benar meneladani Yesus harus kadang membuat orang-orang marah karena khotbahnya menentang dosa-dosa mereka, seperti yang Yesus pernah lakukan! Rasul Petrus berkata bahwa Kristus telah meninggalkan “teladan bagimu, supaya kamu mengikuti jejak-Nya” (I Petrus 2:21). Tentu itu berarti bahwa setiap pengkhotbah yang mengikuti teladan Kristus harus mengecam dosa dari mimbar seperti yang Yesus pernah lakukan! Dr. John R. Rice berkata kepada para pengkhotbah muda,

      Jangan dipengaruhi oleh [orang-orang] yang takut Anda akan menyebabkan suatu gangguan dalam gereja Anda. Jangan terlalu banyak tersentuh oleh pembelaan istri Anda yang takut bila gaji Anda turun atau takut kalau-kalau Anda kehilangan pekerjaan Anda dan tidak ada tempat untuk pergi. Setialah kepada Kristus, dan Kristus akan setia kepada Anda… Adalah benar bahwa para pengkhotbah harus berkhotbah dengan kasih dan belas kasihan serta air mata. Namun itu tidak mengubah fakta bahwa kita jelas-jelas diperintahkan untuk menegor dan mengingatkan, dan untuk memberitakan Firman menentang dosa-dosa tertentu (John R. Rice, D.D., Great Truths for Soul Winners, Sword of the Lord, 1964, hlm. 137).

Ketika saya sedang berkhotbah di sebuah gereja Baptis Selatan tertentu di California Utara, saya menyebut dosa-dosa dari anak-anak muda ini – bercumbu-cumbuan, melihat pornografi, dan tidak datang ke gereja. Saya berkata mereka tidak seharusnya mendengar para pengajar sesat seperti Bishop Pike, yang adalah kepala Gereja Episkopal di San Francisco saat itu. Setelah selesai khotbah, pendeta itu membawa saya ke kantornya dan meminta saya untuk tidak berkhotbah seperti itu atau saya akan ada dalam masalah. Anehnya, pendeta ini kemudian dipecat oleh gerejanya, dan akhirnya melayani di sebuah cabang dari gereja yang saya pernah rintis!

Saya diperingatkan untuk tidak berkhotbah menentang penyesatan teologi di seminari di mana saya pernah kuliah. Namun orang-orang yang telah memperingatkan saya justru kemudian dipecat dari seminari itu. Setelah mereka semua pergi, saya berkhotbah di auditorium seminari itu! Saya tidak pernah berhenti berkhotbah menentang dosa, dan malam ini saya di sini, bersama dengan gereja yang luar biasa yang dipenuhi dengan anak-anak muda yang bersemangat! Dr. Rice benar, “Setialah kepada Kristus, dan Kristus akan setia kepada Anda.” Amin.

“Allah berkenan menyelamatkan mereka yang percaya oleh kebodohan pemberitaan Injil” (I Korintus 1:21).

Seseorang mengeluh karena saya membiarkan Anda bertepuk tangan. Lalu apa? Alkitab berkata, “Hai segala bangsa, bertepuktanganlah, elu-elukanlah Allah dengan sorak-sorai” (Mazmur 47:1). Apa yang salah dengan itu? Ini ada dalam Alkitab bukan? Ketika anak-anak muda pergi ke pertandingan sepak bola atau konser music rock mereka berteriak dan bertepuk tangan sampai stadion bergetar! Namun peringatan-peringatan yang saya berikan kepada Anda malam ini seribu kali lebih penting dari pada pertandingan sepak bola – dan sepuluh juta lebih penting dari pada konser musik rock bersama Justin Bieber atau Lady Gaga! Bertobatlah, sebab kerajaan sorga sudah dekat!

“Allah berkenan menyelamatkan mereka yang percaya oleh kebodohan pemberitaan Injil” (I Korintus 1:21).

II. Kedua, Alkitab berkata bahwa kita membutuhkan khotbah tentang Neraka.

Semua pengkhotbah dalam Alkitab berkhotbah tentang penghakiman dan Neraka, dan murka Allah melawan dosa. Tuhan Yesus Kristus terus menerus berkhotbah tentang Neraka, memperingatkan orang-orang berdosa untuk lari dari murka Allah!

Kristus berkata, “Siapa yang berkata: Jahil! harus diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala” (Matius 5:22).

Kristus berkata, “Demikianlah juga pada akhir zaman: Malaikat-malaikat akan datang memisahkan orang jahat dari orang benar, lalu mencampakkan orang jahat ke dalam dapur api; di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi” (Matius 13:49-50).

Kristus berkata bahwa Ia suatu hari akan “berkata juga kepada mereka yang di sebelah kiri-Nya: Enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang kekal” (Matius 25:41).

Kristus berkata, “Dan mereka ini akan masuk ke tempat siksaan yang kekal, tetapi orang benar ke dalam hidup yang kekal” (Matius 25:46).

Gembala yang tidak berkhotbah tentang Neraka tidak akan mengikuti teladan Yesus, yang telah meningalkan “teladan bagimu, supaya kamu mengikuti jejak-Nya” (I Petrus 2:21). Dr. John R. Rice berkata, “Jauhi khotbah-khotbah ringan yang tidak mengendalikan ketakutan siapapun, tidak menyebabkan orang menangis, tidak memimpin orang-orang kepada pertobatan! Jauhilah khotbah-khotbah yang membiarkan orang-orang berdosa tertidur dalam dosa-dosa mereka, tidak terganggu, dan puas diri! Oh, Allah memberikan kita jenis khotbah yang membuat orang-orang gemetar ketika mereka memikirkan tentang Neraka dan penghakiman yang akan datang!” (ibid., hlm. 140).

“Allah berkenan menyelamatkan mereka yang percaya oleh kebodohan pemberitaan Injil” (I Korintus 1:21).

III. Ketiga, Alkitab berkata bahwa kita membutuhkan khotbah tentang keselamatan melalui Darah Kristus.

Alkitab mengajar bahwa semua orang baik laki-laki maupun perempuan adalah orang-orang berdosa. Alkitab berkata, “Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah” (Roma 3:23). Alkitab berkata, “tidak ada manusia yang tidak berdosa” (I Raja-Raja 8:46). Alkitab berkata, “Sesungguhnya, di bumi tidak ada orang yang saleh: yang berbuat baik dan tak pernah berbuat dosa!” (Pengkhotbah 7:20).

“Namun,” Anda berkata, “Allah tidak mengetahui dosa-dosa saya. Bahkan ibu saya tidak megetahui dosa-dosa saya. Semua itu tersembunyi.” Ibu Anda mungkin tidak mengetahui dosa-dosa Anda, namun Allah mengetahui semuanya. Alkitab berkata, “Mata TUHAN ada di segala tempat, mengawasi orang jahat dan orang baik” (Amsal 15:3). Dosa-dosa Anda tidak tersembunyi dari mata Allah! Alkitab berkata, “Karena Allah akan membawa setiap perbuatan ke pengadilan yang berlaku atas segala sesuatu yang tersembunyi” (Pengkhotbah 12:14). Alkitab mengajar bahwa setiap dosa yang Anda pernah lakukan dicatat dalam kitab-kitab penghukuman Allah (Wahyu 20:12). Pada Penghakiman Akhir Anda akan berdiri di hadapan Allah yang Mahakuasa. Ia akan membaca daftar dari dosa-dosa Anda dari kitab-kitab penghakiman itu, dan Anda akan “dilemparkan ke dalam lautan api itu” (Wahyu 20:15).

Hanya ada satu cara bagi Anda untuk lari dari penghakiman yang mengerikan itu. Dosa-dosa Anda harus dihapus dari kitab-kitab Allah itu. Itulah sebabnya mengapa Tuhan Yesus Kristus pergi ke kayu Salib. Kristus mati di kayu Salib untuk membayar lunas penghukuman atas dosa-dosa Anda. Alkitab berkata,

“Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa. Lebih-lebih, karena kita sekarang telah dibenarkan oleh darah-Nya, kita pasti akan diselamatkan dari murka Allah” (Roma 5:8-9).

Roma 5:9 berkata bahwa Anda dapat “dibenarkan oleh darah-Nya.” Darah Yesus Kristus dapat menyucikan setiap dosa yang Anda telah lakukan, karena kita membaca dalam I Yohanes 1:7, “Darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa.” Kita membutuhkan khotbah tentang Darah Kristus. Itu adalah satu-satunya hal yang dapat menyucikan kita dari dosa!

“Allah berkenan menyelamatkan mereka yang percaya oleh kebodohan pemberitaan Injil” (I Korintus 1:21).

Beberapa pengkhotbah hari ini berkata tidak ada Darah. Saya tidak tahu bagaimana mereka dapat mengatakan itu ketika Alkitab membuat ini begitu sangat jelas bahwa Yesus “mengasihi kita dan yang telah melepaskan kita dari dosa kita oleh darah-Nya” (Wahyu 1:5). Jangan pernah percaya seorang pengkhotbah atau pengajar Alkitab yang menomorduakan Darah Kristus! Alkitab berkata, “Celakalah mereka, karena mereka mengikuti jalan yang ditempuh Kain” (Yudas 11). Seperti Kain, mereka menolak Darah itu. Jangan pernah dengarkan mereka! Waspadalah terhadap pengajaran Kain! Tanpa Darah Kristus tidak ada keselamatan! Tidak ada apapun! Selalu ingatlah himne yang indah dari para leluhur kita,

Dosaku t’lah dihapus,
   Hanya oleh darah Yesus.
Ku dapat hidup baru,
   Hanya oleh darah Yesus.
O, darah yang kudus,
   Darah-Nya penebus,
Jiwaku ditebus,
   Hanya oleh darah Yesus
(“Nothing But the Blood” oleh Robert Lowry, 1826-1899/terjemahan
     Puji-Pujian Kristen
No. 106).

Maukah Anda diselamatkan malam ini? Maukah Anda membiarkan setiap dosa Anda disucikan, dihapuskan dari kitab-kitab penghakiman Allah, oleh Darah Kristus? Sementara kita menyanyikan himne ini kembali, melangkahlah ke belakang ruangan ini. Dr. Cagan akan membawa Anda ke tempat yang tenang di mana kami dapat membimbing Anda dan berdoa dengan Anda. Keluarlah sekarang sementara kita memuji.

Dosaku t’lah dihapus,
   Hanya oleh darah Yesus.
Ku dapat hidup baru,
   Hanya oleh darah Yesus.
O, darah yang kudus,
   Darah-Nya penebus,
Jiwaku ditebus,
   Hanya oleh darah Yesus

(AKHIR KHOTBAH)
Anda dapat membaca khotbah Dr Hymers setiap minggu di Internet
di www.realconversion.com. Klik di “Khotbah Indonesia.”

You may email Dr. Hymers at rlhymersjr@sbcglobal.net, (Click Here) – or you may
write to him at P.O. Box 15308, Los Angeles, CA 90015. Or phone him at (818)352-0452.

Pembacaan Alkitab Sebelum Khotbah oleh Dr. Kreighton L. Chan: I Korintus 1:18-21.
Persembahan Pujian Sebelum Khotbah oleh Mr. Benjamin Kincaid Griffith:
“Oh, What a Fountain!” (oleh Dr. John R. Rice, 1895-1980).


GARIS BESAR KHOTBAH

KHOTBAH YANG KITA BUTUHKAN

(THE PREACHING WE NEED)

oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.

“Oleh karena dunia, dalam hikmat Allah, tidak mengenal Allah oleh hikmatnya, maka Allah berkenan menyelamatkan mereka yang percaya oleh kebodohan pemberitaan Injil” (I Korintus 1:21).

I.   Pertama, Alkitab berkata bahwa kita membutuhkan khotbah menentang
dosa, II Timotius 4:2; Yudas 14-15; Yesaya 58:1; Matius 3:7-8;
Yohanes 8:44; I Petrus 2:21; Mazmur 47:1.

II.  Kedua, Alkitab berkata bahwa kita membutuhkan khotbah tentang
Neraka,  Matius 5:22; 13:49-50; 25:41, 46; I Petrus 2:21.

III. Ketiga, Alkitab berkata bahwa kita membutuhkan khotbah tentang
keselamatan melalui Darah Kristus, Roma 3:23;
I Raja-Raja 8:46; Pengkhtobah 7:20; Amsal 15:3;
Pengkhtobah 12:14; Wahyu 20:12, 15; Roma 5:8-9; I Yohanes 1:7;
Wahyu 1:5; Yudas 11.