Print Sermon

Naskah-naskah khotbah dan video ini diakses oleh sekitar 1,500,000 komputer di lebih dari 221 negara setiap tahunnya di www.sermonsfortheworld.com. Ratusan orang lainnya menyaksikan video di YouTube, tetapi mereka akan segera meninggalkan YouTube dan mengunjungi langsung ke website kami. Naskah-naskah khotbah ini disajikan dalam 40 bahasa kepada sekitar 120,000 komputer setiap bulannya. Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Jadi para pengkhotbah boleh menggunakannya tanpa seijin kami. Silahkan klik di sini untuk mengetahui bagaimana Anda dapat memberikan donasi setiap bulan untuk membantu kami dalam pekerjaan besar pemberitaan Injil ke seluruh dunia ini.

Kapanpun Anda menulis pesan untuk Dr. Hymers, selalu sebutkan kepada beliau negara di mana Anda tinggal. Surel Dr. Hymers adalah rlhymersjr@sbcglobal.net .




MENGAPA ALLAH MEMBERKATI CHINA –
NAMUN MENGHUKUM AMERIKA!

(WHY GOD IS BLESSING CHINA – BUT JUDGING AMERICA!)

oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.
diterjemahkan oleh Dr. Edi Purwanto

Khotbah ini dikhotbahkan di Baptist Tabernacle of Los Angeles
Pada Kebaktian Minggu Malam, 11 September 2011

“Tidak ada seorangpun yang dapat mengambil sesuatu bagi dirinya, kalau tidak dikaruniakan kepadanya dari sorga” (Yohanes 3:27).


David Aikman adalah mantan pimpinan majalah Time biro Beijing, seorang penulis, jurnalis dan konsultan kebijakan luar negeri. Ia telah menghabiskan lebih dari dua dekade melaporkan dari lebih dari lima puluh negara, termasuk beberapa tahun melaporkan dari Republik Rakyat China. Aikman telah menulis buku yang berjudul, Jesus in Beijing (Regnery Publishing, Inc., 2003). Buku ini menjelaskan bagaimana Kekristenan sedang mentransformasi China dan sedang mengubah kesimbangan kekuasaan global. Bab pertama dari buku itu berjudul, “Yesus Datang ke Beijing.” Ini mulai dengan Aikman mengutip seorang sarjana Cina dari salah satu lembaga penelitian utama di China, yaitu Chinese Academy of Social Sciences di kota Beijing. Itu adalah apa yang professor Cina, di China Komunis, berkata kepada sekelompok wisatawan Amerika pada tahun 2002. Itu adalah pernyataan yang mengejutkan, karena itu menunjukkan bagaimana membuka banyak sarjana untuk Kekristenan di negara Komunis ini. Profesor Cina itu berkata,

Salah satu hal yang kita diminta untuk melihat adalah apa yang telah diperhitungkan untuk suatu kesuksesan, sesungguhnya, keunggulan Barat atas seluruh dunia… Kami telah belajar segala sesuatu yang kami dapat dari perspektif sejarah, ekonomi dan budaya. Pertama, kami berpikir ini karena Anda [di Amerika Serikat] memiliki lebih banyak senjata hebat dari pada yang kami miliki. Kemudian yang kami pikirkan adalah karena Anda memiliki sistem politik yang lebih baik. Kemudian kami berfokus pada sistem ekonomi Anda. Namun dalam dua puluh tahun terakhir, kami telah menyadari bahwa budaya Anda adalah agama Anda: Kekristenan. Itulah sebabnya mengapa Barat lebih berkuasa. Fondasi moral Kristen dari kehidupan sosial dan kultural [Anda] adalah apa yang membuat mungkin kelahiran kapitalisme dan kemudian transformasi sukses untuk politik demokrasi. Kami tidak memiliki keraguan tentang ini (David Aikman, Jesus in Beijing, Regnery, 2003, hlm. 5).

“Kami telah menyadari bahwa budaya [Amerika] Anda adalah agama Anda: Kekristenan. Itulah sebabnya mengapa Barat lebih berkuasa… Kami tidak memiliki keraguan tentang ini.” Pernyataan itu berasal dari seorang professor Ilmu Sosial dari China Komunis. Coba temukan seorang professor perguruan tinggi liberal di universitas Amerika yang setuju dengan dia bahwa Kekristenan adalah akar yang menghasilkan kesuksesan di Amerika. Namun professor Komunis Cina di suatu lembaga riset di negara Komunis telah melihat apa yang kebanyakan sarjana Amerika tidak lihat – bahwa Kekristenan telah menjadi akar dari kesuksesan kita sebagai suatu bangsa.

Namun bahwa sarjana Cina mengatakan hal ini sekitar 12 tahun yang lalu. Sementara kemudian Amerika mengalami 9 september, rangkaian panjang bencara alam, dan kejatuhan ekonomi sejak zaman Great Depression (Depresi Besar). Puluhan dari ribuan orang Amerika kehilangan pekerjaan. Sekarang banyak orang Amerika yang merasa bahwa China akan melebihi Amerika Serikat sebagai adikuasa terbesar di duni beberapa tahun yang akan datang. Mengapa? Apakah alasan utama kehancuran masyarakat kita? Jawabannya sederhana – China sedang berpaling kepada Kristus, dan Amerika sedang berpaling kepada paganism – itulah alasannya!

Berbagai sumber menjelaskan kepada kita bahwa ada sekitar 1,200 orang bertobat menjadi Kristen di Cina setiap jamnya, dalam satu hari. Ada sekitar 30,000 petobat Kristen setiap harinya, sekitar 10 juta petobat setiap tahunnya. Diperkirakan bahwa ada sekitar 100 juta orang Kristen di Cina ketika saya menulis khotbah ini, dan jumlah itu terus meningkat lebih dari seribu setiap jam, dalam dua puluh empat jam sehari. Ini hanya dapat dijelaskan sebagai ledakan terbesar Kekristenan yang sedang berlangsung di dunia saat ini dalam sejarah.

Bagaimana kita dapat mengatakan fakta bahwa China sedang ada dalam proses pertobatan ke dalam Kekristenan, sementara kita di Amerika, dan dunia Barat lainnya, sedang menyerah kalah? Lagi, jawabannya sederhana.

“Tidak ada seorangpun yang dapat mengambil sesuatu bagi dirinya, kalau tidak dikaruniakan kepadanya dari sorga”
       (Yohanes 3:27).

Amerika dan Barat sedang menuju kehancuran. Masyarakat kita dipenuhi dengan kebingungan moral dan spiritual. Saksi nyata bahwa Alkitab tidak dipedulikan lagi di Amerika, dan bahkan diserang. Saksi nyata bahwa keluarga-keluarga kita hancur. Anak-anak muda mengalami kesepian di banyak waktu, karena kebanyakan dari keluarga kita telah hancur oleh penolakan yang telah tersebar luas akan praktek Kekristenan. Anak-anak muda Amerika telah terpisah dari keluarga mereka, dan dibiarkan mengembara di jalanan-jalanan, sendirian – sementara para professor di perguruan tinggi sekuler terus menerus menyerang Kekristenan – hanya satu hal yang dapat menyelamatkan bangsa kita dari kehancuran

Di Amerika, gereja-gereja kita sedang ada dalam masalah. Ketika saya masih anak-anak, kembali ke tahun 1950-an, setiap gereja Baptis memiliki kebaktian Minggu malam – bahkan orang-orang Baptis Amerika. Namun hari ini sulit menemukan gereja fundamentalis yang sangat keras pun yang memiliki kebaktian malam. Salah satu dari para wanita kita pernah menelepon seseorang yang bekerja dengan salah satu sekolah fundamental tertua di Amerika. Ia meminta dia memberikan nama gereja fundamental yang mengadakan kebaktian malam di kota tertentu. Ia menjelaskan kepadanya bahwa ia tidak tahu satupun, walaupun itu adalah kota dengan jutaan penduduk dengan ratusan gereja!

Bukan hanya banyak gereja kita yang telah menutup kebaktian malam mereka, demikian juga sulit bagi seseorang untuk datang ke kebaktian doa yang riil. Mereka mungkin memiliki Awana, latihan paduan suara, atau studi Alkitab pada Rabu malam, namun kebaktian doa yang nyata sekarang sudah berlalu hampir di semua gereja kita.

Bagaimana dengan penginjilan? Berapa banyak gereja yang memiliki program penginjilan yang efektif, yang benar-benar membawa orang-orang yang belum bertobat untuk datang ke gereja setiap Minggu? Sangat sedikit. Dr. James Dobson berkata bahwa hampir semua “gereja bertumbuh sebagai hasil dari transfer anggota” (Focus on the Family newsletter, August 1998, hlm. 2). Dengan kata lain, gereja-gereja hanya tahu bagaimana “mencuri” anggota dari gereja lain. Mereka tidak memiliki ide bagaimana memenangkan orang-orang non-Kristen ke dalam gereja mereka, dan memimpin mereka kepada pertobatan. Itulah sebabnya mengapa gereja-gereja Amerika, sebagian besar, sedang sekarat. Dr. Woodrow Kroll dari “Back to the Bible” berkata, “Mundurnya Pelayanan bukan hanya judul dari buku ini; namun itu adalah realitas yang menyedihkan” (Woodrow Kroll, Th.D., The Vanishing Ministry, Kregel Publications, 1991, hlm. 10). Sungguh mengerikan sebagaimana kedengarannya, banyak gereja Amerika sedang sekarat dan menghilang dari hadapan setiap mata kita! Mengapa ini terjadi? Karena Allah sedang menghakimi Amerika, dan

“Tidak ada seorangpun yang dapat mengambil sesuatu bagi dirinya, kalau tidak dikaruniakan kepadanya dari sorga”
      (Yohanes 3:27).

China berpaling kepada Kristus. Amerika berpaling dari Kristus. Namun bahkan ketika kegelapan neo-paganisme menyelimuti seluruh Amerika, seorang muda seperti Anda tidak harus pergi ke China untuk menemukan harapan! Tidak! Anda dapat menemukan Kristus di sini di pusat kota Los Angeles, di gereja ini, jika anugerah Allah turun atas Anda! Itulah alasan kami berkata, “Mengapa membiarkan diri kesepian? Pulanglah – ke gereja ini! Mengapa membiarkan diri terhilang? Pulanglah – kepada Yesus Kristus, Anak Allah!” Anda dapat melakukan itu di sini di Los Angeles! Anda dapat menemukan pengampunan yang sama dan damai dengan Allah yang sedang dialami oleh jutaan orang di China – di sini di Baptist Tabernacle! Pulanglah – ke gereja ini! Pulanglah – kepada Kristus!

Saya sadar bahwa mungkin sedikit dari antara Anda yang akan memperhatikan pesan ini hari ini – walaupun seharusnya Anda memperhatikannya. Alasan mengapa Anda mungkin tidak mau memperhatikannya adalah sederhana. Itu ada dalam teks kita,

“Tidak ada seorangpun yang dapat mengambil sesuatu bagi dirinya, kalau tidak dikaruniakan kepadanya dari sorga”
       (Yohanes 3:27).

Setelah percakapan-Nya dengan Nikodemus, Yesus dan murid-murid-Nya pergi ke suatu desa. Yesus mengajar, dan murid-murid-Nya membaptis orang. Yohanes Pembaptis sedang membaptis di dekat situ. Ketika berargumen dengan orang-orang Farisi murid-murid Yohanes telah belajar bahwa jumlah orang-orang yang dibaptis oleh murid-murid Yesus terus meningkat. Murid-murid Yohanes merasa tidak nyaman akan kenyataan bahwa murid-murid Yesus sedang membaptiskan lebih banyak dari pada yang mereka baptiskan. Dalam teks kita, Yohanes menjelaskan kepada para pengikutnya untuk tidak komplin tentang kesuksesan Yesus. Setiap orang diberikan karunia dan kesempatan yang berbeda. Yohanes berkata,

“Tidak ada seorangpun yang dapat mengambil sesuatu bagi dirinya, kalau tidak dikaruniakan kepadanya dari sorga”
       (Yohanes 3:27).

“Dari Sorga – itu dari Allah. Penggunaan umum ini untuk istilah yang spesifik untuk mengimplikasikan kesederhanaan” (John Bengel, New Testament Commentary, Kregel, 1981 reprint, volume I, hlm. 577).

Matthew Henry menekankan bahwa ayat ini mempresentasikan “kebenaran umum… yang kita miliki sebagai kebutuhan dan terus bergantung pada anugerah Allah dalam segala gerak dan tindakan dari kehidupan rohani” (Matthew Henry, Commentary on the Whole Bible, Hendrickson, 1991 reprint, volume 5, hlm. 720).

Saya mengaplikasikan “kebenaran umum” ini untuk pertobatan. Saya berpikir ini menjelaskan alasan begitu banyak orang di China berpaling kepada Kristus, sementara di Amerika berlari menuju kegelapan rohani.

“Tidak ada seorangpun yang dapat mengambil sesuatu bagi dirinya, kalau tidak dikaruniakan kepadanya dari sorga”
       (Yohanes 3:27).

Kebenaran-kebenaran tentang pertobatan tidak datang melalui presentasi multi-media “Power Point,” tipu muslihat pertumbuhan gereja yang digerakkan oleh tujuan, atau beberapa trik tipu muslihat lain yang gereja-gereja Amerika cenderung gunakan. Tak satupun dari trik-trik tersebut telah menolong gereja-gereja Amerika. Namun “gereja-gereja rumah” Cina, dengan beberapa pujian himne dan sobekan Alkitab, sedang mengalami 1,200 petobat setiap jamnya! Saya pernah mendengar beberapa orang Amerika berkata bahwa mereka berharap Komunis melemah, sehingga orang-orang Amerika dapat pergi ke China dan “mengajar” para pemimpina Kristen di sana. Namun saya sedang berdoa justru sebaliknya yang terjadi. Saya sedang berdoa kepada Allah kiranya orang-orang Amerika tidak keluar! Mereka tidak memerlukan sesuatu yang kita dapat ajarkan kepada maereka! Kita membutuhkan apa yang mereka miliki! Mereka tentu tidak membutuhkan sesuatu yang kita miliki!

“Seorang manusia” – itu bisa, siapa saja. Tidak ada orang yang dapat menerima keselamatan kecuali Allah memberikannya kepada dia. Ia tidak dapat menerima “apapun” – yang mana tentu termasuk keselamatan jiwanya – kecuali “itu diberikan kepadanya dari Sorga.” Mengapa demikian?

I. Pertama, karena ada Iblis yang akan menghalangi Anda untuk diselamatkan.

Orang-orang Kristen di China sangat sadar akan adanya Iblis dan setan-setantnya, sementara orang Kristen Amerika hampir tidak pernah memikirkannya. Jika seseorang tidak pernah berpikir tentang musuhnya, ia akan ditaklukkan dengan mudah.

Jika Anda mau diselamatkan, Anda harus menyadari bahwa Anda

“…tidak dapat menerima apapun, kecuali itu diberikan kepada [Anda] dari sorga,”

karena kuasa besar dari Iblis dan setan-setannya. Yesus berkata,

“Yang jatuh di pinggir jalan itu ialah orang yang telah mendengarnya; kemudian datanglah Iblis lalu mengambil firman itu dari dalam hati mereka, supaya mereka jangan percaya dan diselamatkan” (Lukas 8:12).

Jika Anda belum bertobat, perhatikanlah hal ini! Ini bukan lelucon! Anda dapat mendengar ratusan khotbah dan masih belum bertobat – karena Iblis “mengambil firman itu dari” dalam hati Anda. Lukas 8:12 berkata bahwa Iblis memiliki kuasa untuk melakukan itu. Di suatu Minggu seseorang yang sedang saya konseling setelah khotbah membaurkan antara Bapa dan Anak – setelah jam khotbah dan konseling tentang subyek penting ini. Membaurkan antara Bapa dan Anak yang akan menghukum jiwa. Namun, setelah jam khotbah dan konseling tentang subyek ini, orang ini membuat kesalahan fatal ini. Saya yakin ia masih tidur yang menunjukkan fakta bahwa Iblis mengambil firman itu dari dalam hatinya segera setelah ia mendengarnya. Itu adalah alasan pertama

“Tidak ada seorangpun yang dapat mengambil sesuatu bagi dirinya, kalau tidak dikaruniakan kepadanya dari sorga”
       (Yohanes 3:27).

Iblis begitu kuat dan cerdik sehingga ia mengambil setiap khotbah, setiap ayat Alkitab, setiap kata nasehat – “supaya mereka jangan percaya dan diselamatkan” (Lukas 8:12). Hanya oleh anugerah berdaulat Allah yang dapat mengalahkan kekuatan dan kuasa dan kelicikan Setan – dalam mempertobatkan jiwa manusia.

“Tidak ada seorangpun yang dapat mengambil sesuatu bagi dirinya, kalau tidak dikaruniakan kepadanya dari sorga”
       (Yohanes 3:27).

“Sangat Besar Anugerah-Nya.” Nyanyikan ini!

Sangat besar anug’rah-Nya
   Yang t’lah kualami,
Sesat aku dulu kala
   S’lamatlah ku kini.
(“Amazing Grace” by John Newton, 1725-1807).

II. Kedua, karena kerusakan hati Anda yang telah mati akan menghalangi Anda untuk diselamatkan.

Tanpa anugerah Allah, kerusakan total hati Anda tidak akan pernah menyerap Injil dan datang kepada Kristus. Adalah tidak mungkin bagi mayat yang telah membusuk untuk berjalan. Demikian juga tidak mungkin bagi orang berdosa yang telah mati seperti Anda untuk datang kepada Kristus dengan kekuatan Anda sendiri.

Mari kita membuka Yohanes 6:44. Mari kita berdiri dan membaca ayat ini dengan lantang.

“Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku, dan ia akan Kubangkitkan pada akhir zaman” (Yohanes 6:44).

Anda dipersilahkan duduk kembali. “Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa.” Itu sangat jelas dalam ayat ini. Anda “mati di dalam dosa” (Efesus 2:5). Anda tidak memiliki kemampuan untuk datang kepada Kristus sama seperti orang mati tidak dapat merayap keluar dari peti mati!

Whitefield sering berkata bahwa orang-orang perlu melihat kebobrokan diri mereka sendiri sebelum mereka dapat mengalami pertobatan sejati. Anda harus melihat bahwa Anda terhilang. Itu berarti bahwa tidak ada doa untuk diucapkan yang dapat menolong Anda. Tidak ada yang dapat Anda pelajari untuk menolong Anda. Tidak ada “keputusan” yang Anda buat yang dapat membawa kebaikan bagi Anda. Anda terhilang – mati di dalam dosa – dan “tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada [Kristus] kecuali Bapa… menarik dia.” Jika Allah meninggalkan Anda dalam keadaan Anda saat ini, Anda dihukum. Anda tidak dapat menyelamatkan diri Anda sendiri – atau Anda tidak dapat melakukan apapun yang berkontribusi untuk keselamatan Anda sendiri.

“Tidak ada seorangpun yang dapat mengambil sesuatu bagi dirinya, kalau tidak dikaruniakan kepadanya dari sorga”
       (Yohanes 3:27).

“Sangat Besar Anugerah-Nya.” Nyanyikan ini!

Sangat besar anug’rah-Nya
   Yang t’lah kualami,
Sesat aku dulu kala
   S’lamatlah ku kini.

III. Ketiga, karena hati Anda yang telah mati akan tetap tidak insaf dari dosa.

Terlepas dari anugerah Allah, hati Anda yang telah mati tidak akan pernah insaf dengan sendirinya akan dosa dalam pemandangan Allah. Hanya oleh kuasa Roh Kudus yang dapat membuat hati manusia yang telah mati itu dapat melihat dan membenci dosanya yang sangat mengerikan.

Yesus berbicara tentang perlunya pekerjaan Roh Kudus yang menginsafkan orang terhilang yang hatinya telah mati dan membatu dari dosa. Yesus berkata,

“Dan kalau Ia [Roh Kudus] datang, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa” (Yohanes 16:8).

Anda akan berpikir sangat sedikit tentang dosa Anda sebelum Allah membuat Anda berpikir tentang dosa-dosa Anda itu. Anda akan mengalami sangat sedikit kesengsaraan hati nurani atas dosa-dosa Anda sebelum Allah menunjukkannya dengan nyata di depan Anda. Ini adalah alasan utama Anda belum diselamatkan. Anda tidak memiliki kesadaran akan dosa-dosa besar yang Anda lakukan, dosa-dosa besar yang ada dalam catatan Tuhan, dosa-dosa besar yang akan menghukum Anda dalam penghukuman kekal. Namun dosa-dosa Anda nampak sangat tidak penting bagi Anda, dan sangat tidak nyata – kecuali Allah menginsafkan Anda dari dosa. Tidak, Anda tidak dapat membuat diri Anda sendiri berada di bawah keinsafan dosa. Hanya Allah yang dapat melakukan itu.

“Tidak ada seorangpun yang dapat mengambil sesuatu bagi dirinya, kalau tidak dikaruniakan kepadanya dari sorga”
       (Yohanes 3:27).

“Sangat Besar Anugerah-Nya.” Nyanyikan ini!

Sangat besar anug’rah-Nya
   Yang t’lah kualami,
Sesat aku dulu kala
   S’lamatlah ku kini.

IV. Keempat, karena hati Anda yang telah mati secara alami menolak Yesus Kristus.

Anda tidak dapat melakukan apapun untuk menyelamatkan diri Anda sendiri –karena hati Anda yang telah mati secara alami menolak Yesus, sang Juruselamat. Anda tidak dapat mencampurkan bensin dan air. Keduanya akan secara otomatis terpisah. Dan Anda tidak dapat mencampurkan hati Anda yang telah mati dan Yesus Kristus. Tidak peduli apa yang Anda katakan atau lakukan, hati Anda yang telah mati tidak akan menerima Yesus, atau “campur” dengan Yesus. Ini secara otomatis akan terpisah dari Dia. Ini secara alami tidak dapat menjadi yang lain.

Mari kita membuka I Korintus 2:14. Marilah kita berdiri dan membaca ayat ini dengan lantang.

“Tetapi manusia duniawi tidak menerima apa yang berasal dari Roh Allah, karena hal itu baginya adalah suatu kebodohan; dan ia tidak dapat memahaminya, sebab hal itu hanya dapat dinilai secara rohani” (I Korintus 2:14).

Anda dipersilahkan duduk kembali.

“Manusia duniawi” – itulah Anda, dalam keadaan duniawi Anda. Tanpa pekerjaan supranatural Allah di dalam Anda, Anda secara alami tetap tidak mengenal Kristus dan keselamatan sejati. Pekerjaan supranatural Allah disyaratkan di dalam jiwa Anda, atau Anda tidak akan pernah datang kepada Yesus Kristus sendiri. Anda tidak akan pernah disucikan dari dosa-dosa Anda oleh darah-Nya jika Anda mengandalkan diri Anda sendiri. Hanya Allah yang dapat membawa Anda kepada Yesus. Anda tidak akan memperoleh Yesus dengan kekuatan diri Anda sendiri. Anda akan tetap di dalam dosa, dan mati di dalam dosa, dan ada di Neraka dalam kekekalan karena dosa – kecuali Allah mengintervensi dan membawa Anda kepada Yesus sang Juruselamat.

“Tidak ada seorangpun yang dapat mengambil sesuatu bagi dirinya, kalau tidak dikaruniakan kepadanya dari sorga”
       (Yohanes 3:27).

Oh, betapa kita berdoa kiranya Allah mau memberikan rahmat kepada Anda, dan menarik Anda kepada Yesus, untuk menyucikan dari dosa dengan Darah-Nya yang mahal! Amin. “Sangat Besar Anugerah-Nya.” Nyanyikan ini!

Sangat besar anug’rah-Nya
   Yang t’lah kualami,
Sesat aku dulu kala
   S’lamatlah ku kini.

(KHOTBAH SELESAI)
Anda dapat membaca khotbah-khotbah Dr. Hymers setiap minggu di Internet
di www.realconversion.com. Klik di “Khotbah Indonesia.”

You may email Dr. Hymers at rlhymersjr@sbcglobal.net, (Click Here) – or you may
write to him at P.O. Box 15308, Los Angeles, CA 90015. Or phone him at (818)352-0452.

Pembacaan Alkitab Sebelum Khotbah oleh Dr. Kreighton L. Chan: Yohanes 3:22-30.
Lagu Solo Sebelum Khotbah oleh Mr. Benjamin Kincaid Griffith:
“Grace! ‘Tis a Charming Sound” by Philip Doddridge, 1702-1751).


GARIS BESAR KHOTBAH

MENGAPA ALLAH MEMBERKATI CHINA –
NAMUN MENGHUKUM AMERIKA!

(WHY GOD IS BLESSING CHINA – BUT JUDGING AMERICA!)

oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.

“Tidak ada seorangpun yang dapat mengambil sesuatu bagi dirinya, kalau tidak dikaruniakan kepadanya dari sorga” (Yohanes 3:27).

I.   Pertama, karena ada Iblis yang akan menghalangi Anda untuk diselamatkan,
Lukas 8:12.

II.  Kedua, karena kerusakan hati Anda yang telah mati akan menghalangi Anda
untuk diselamatkan, Yohanes 6:44; Efesus 2:5.

III. Ketiga, karena hati Anda yang telah mati akan tetap tidak insaf dari dosa,
Yohanes 16:8.

IV. Keempat, karena hati Anda yang telah mati secara alami menolak Yesus
Kristus, I Korintus 2:14.