Print Sermon

Naskah-naskah khotbah dan video ini diakses oleh sekitar 1,500,000 komputer di lebih dari 221 negara setiap tahunnya di www.sermonsfortheworld.com. Ratusan orang lainnya menyaksikan video di YouTube, tetapi mereka akan segera meninggalkan YouTube dan mengunjungi langsung ke website kami. Naskah-naskah khotbah ini disajikan dalam 40 bahasa kepada sekitar 120,000 komputer setiap bulannya. Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Jadi para pengkhotbah boleh menggunakannya tanpa seijin kami. Silahkan klik di sini untuk mengetahui bagaimana Anda dapat memberikan donasi setiap bulan untuk membantu kami dalam pekerjaan besar pemberitaan Injil ke seluruh dunia ini.

Kapanpun Anda menulis pesan untuk Dr. Hymers, selalu sebutkan kepada beliau negara di mana Anda tinggal. Surel Dr. Hymers adalah rlhymersjr@sbcglobal.net .




WAKTU MENUAI ADALAH SEKARANG!

(HARVEST TIME IS NOW!)

oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.
diterjemahkan oleh Dr. Edi Purwanto

Khotbah ini dikhotbahkan di Baptist Tabernacle of Los Angeles
Kebaktian Minggu Malam, 7 Agustus 2011

“Bukankah kamu mengatakan: Empat bulan lagi tibalah musim menuai? Tetapi Aku berkata kepadamu: Lihatlah sekelilingmu dan pandanglah ladang-ladang yang sudah menguning dan matang untuk dituai” (Yohanes 4:35).


William MacDonald berkata,

      Mungkin para murid sedang membicarakan tentang tuaian yang akan datang. Atau mungkin itu telah menjadi pepatah umum di antara orang-orang Yahudi, “Empat bulan lagi tibalah musim menuai.” Bagaimanapun juga, Tuhan Yesus lagi menggunakan fakta fisikal tentang tuaian untuk mengajar suatu pelajaran rohani. Para murid tidak seharusnya berpikir bahwa waktu tuaian masih jauh. Mereka [tidak seharusnya berpikir] bahwa pekerjaan Allah dapat dilakukan nanti. Mereka harus menyadari bahwa ladang-ladang telah menguning siap untuk dituai…Pada saat yang tepat sekali ketika Tuhan mengatakan perkataan-perkataan ini. Ia sedang berada di tengah-tengah ladang penuaian yang berisi jiwa-jiwa orang-orang Samaria, laki-laki maupun perempuan. Ia sedang menjelaskan kepada para murid bahwa pekerjaan besar untuk mengumpulkan hasil panen terhampar di depan mereka, dan bahwa mereka harus mengerjakannya segera dan dengan tekun.
      Jadi hari ini, Tuhan berkata kepada [kita], “Lihatlah sekelilingmu dan pandanglah ladang-ladang yang sudah menguning.” [Kiranya] Tuhan meletakkan di dalam hati kita beban untuk jiwa-jiwa yang terhilang di sekeliling kita. Seingga ini akan membangunkan kita untuk bekerja bagi Dia, mencari untuk membawa masuk berkas-berkas tuaian (William MacDonald, Believer’s Bible Commentary, Thomas Nelson Publishers, 1995, hlm. 1487; tafsiran untuk Yohanes 4:35).

Sekarang saya akan memberikan tiga poin sederhana dari Yohanes 4:35 dan Matius 9:37-38.

I. Pertama, waktu untuk mengumpulkan tuaian adalah sekarang.

Kakek saya dua-duanya adalah petani. Mereka menabur benih di musim semi dan menuai, atau membawa masuk hasil tuaian di musim gugur. Membawa masuk tuaian disebut “menuai.” Para murid bersama Yesus hanya dalam waktu yang tidak lama. Namun mereka harus tahu untuk siap memenangkan jiwa, karena Yesus telah mengatakan kepada mereka secara langsung, ketika Ia pertama kali memanggil mereka, “Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia” (Matius 4:19). Namun ketika mereka pergi ke kota untuk membeli makanan. Ketika mereka pergi Yesus bekerja memenangkan jiwa.

“Sementara itu murid-murid-Nya mengajak Dia, katanya: ‘Rabi, makanlah.’ Akan tetapi Ia berkata kepada mereka: ‘Pada-Ku ada makanan yang tidak kamu kenal.’ Maka murid-murid itu berkata seorang kepada yang lain: ‘Adakah orang yang telah membawa sesuatu kepada-Nya untuk dimakan?’ Kata Yesus kepada mereka: ‘Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya. Bukankah kamu mengatakan: Empat bulan lagi tibalah musim menuai? Tetapi Aku berkata kepadamu: Lihatlah sekelilingmu dan pandanglah ladang-ladang yang sudah menguning dan matang untuk dituai’” (Yohanes 4:31-35).

Jangan menunggu empat bulan untuk menuai! “Pandanglah ladang-ladang yang sudah menguning dan matang untuk dituai” (Yohanes 4:35).

Beberapa dari Anda mungkin berpikir, “Saya akan menunggu sampai musim gugur. Itu adalah saatnya kita membawa masuk banyak orang.” Salah! Hari ini adalah waktunya menuai! Kita ingat bahwa Minggu setelah (Perayaan Hari Kemerdekaan Amerika) 4 Juli adalah ketika kita mulai menuai di musim gugur! Waktu menuai adalah sekarang!

“Bukankah kamu mengatakan: Empat bulan lagi tibalah musim menuai? Tetapi Aku berkata kepadamu: Lihatlah sekelilingmu dan pandanglah ladang-ladang yang sudah menguning dan matang untuk dituai” (Yohanes 4:31-35).

Waktu menuai adalah sekarang! Dr. John R. Rice mengatakan ini dengan sangat baik sekali, dalam salah satu pujian yang mengharukan,

Hari ini kita menuai, atau kehilangan tuaian emas kita!
   Hari ini diberikan kepada kita jiwa-jiwa terhilang untuk dimenangkan.
Oh selamatkanlah orang-orang terkasih dari api itu.
   Hari ini kita akan pergi dan membawa masuk banyak orang berdosa.
       (“So Little Time” by Dr. John R. Rice, 1895-1980).

Hari ini kita menuai – atau kita kehilangan tuaian emas kita! Kita akan menghadapi yang jauh lebih berat setelah hari Pengucapan syukur (Thanksgiving). Dan itu hampir tidak mungkin di masa Natal di kota sekuler seperti Los Angeles ini. Bulan Januari dan Pebruari adalah musin dingin dan musim hujan – dan banyak anak muda memasuki sesi musim dingin mereka di perguruan tinggi. Itu akan jauh lebih berat. Antara musim dingin dan semi ada banyak kebingungan. Orang-orang akan bepergian karena ada tiga hari akhir pekan. Ada tiga hari liburan untuk peringatan Martin Luther King. Ada tiga hari akhir pekan untuk peringatan Hari Presiden. Ada ujian tengah semester. Ada Memorial Day. Ada ujian akhir. Ada Hari Ibu. Ada Hari Bapak. Semua ini akan menghambat penginjilan kita di sini di kota besar dan jahat ini. Namun kemudian, setelah tanggal 4 Juli, musim gugur mulai. Tepat sekarang ini, pada tanggal 7 Agustus, kita berada di pertengahan musim tuaian besar!

“Bukankah kamu mengatakan: Empat bulan lagi tibalah musim menuai? Tetapi Aku berkata kepadamu: Lihatlah sekelilingmu dan pandanglah ladang-ladang yang sudah menguning dan matang untuk dituai” (Yohanes 4:31-35).

“Hari ini kita menuai.” Nyanyikan ini kembali!

Hari ini kita menuai, atau kehilangan tuaian emas kita!
   Hari ini diberikan kepada kita jiwa-jiwa terhilang untuk dimenangkan.
Oh selamatkanlah orang-orang terkasih dari api itu.
   Hari ini kita akan pergi dan membawa masuk banyak orang berdosa.

Waktu mengumpulkan tuaian dari jiwa-jiwa terhilang adalah sekarang!

II. Kedua, ada banyak jiwa terhilang yang siap untuk dituai.

Mari kita membuka Matius 9:36-37. Bacalah dua ayat ini dengan lantang.

“Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala. Maka kata-Nya kepada murid-murid-Nya: "Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit” (Matius 9:36-37).

Yesus melihat orang banyak yang masih terhilang. Tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka. Ia melihat bahwa mereka adalah “seperti domba-domba terhilang yang tidak bergembala.” Ia berkata, “Tuaian memang banyak.”

Itu persis seperti hari ini! Tuaian benar-benar banyak. Jangan menunggu untuk membawa orang-orang yang Anda kasihi sampai Perjamuan Pengucapan Syukur (Thanksgiving Banquet)! Oh, tidak! Bawalah mereka sekarang – Minggu depan! Mereka akan mendengar Injil dengan jelas dikhotbahkan. Mereka tidak akan dihambat oleh hal-hal yang mulai terjadi setelah hari Pengucapan Syukur. Jika Anda membawa mereka ke gereja untuk mendengar Injil dikhotbahkan sekarang, itu jauh lebih menyenangkan sehingga Anda akan dapat membawa mereka kembali Munggu depan. Dr. Rice berkata,

Oh, bawalah kekasih-kekasihmu, bawalah mereka kepada Yesus!
   Bawalah setiap saudara dan saudari kepada Dia!
Ketika datang para penuai, pulang dari menuai,
   Kiranya semua orang yang kita kasihi terkumpul dengan selamat!
(“Oh, Bring Your Loved Ones” by Dr. John R. Rice, 1895-1980).

Anda tidak dapat memenangkan jiwa orang tua Anda, atau saudara-saudari Anda, dengan hanya berdoa untuk mereka. Beberapa dari Anda sedang berdoa dan terus berdoa, namun orang-orang yang Anda kasihi masih terhilang hingga hari ini. Anda harus berusaha dengan sungguh-sungguh. Anda harus “memaksa orang-orang untuk masuk” (Lukas 14:23). Ketika Andreas berjumpa dengan Yesus, Alkitab berkata, “Andreas mula-mula bertemu dengan Simon, saudaranya, dan ia berkata kepadanya: "Kami telah menemukan Mesias (artinya: Kristus)." Ia membawanya kepada Yesus…” (Yohanes 1:41-42). Andreas tidak tahu banyak. Namun ia tahu bahwa Yesus adalah Mesias, “Ia membawa [Petrus] kepada Yesus.” Andreas tidak hanya berdoa untuk Petrus agar datang kepada Yesus! Tidak! “Ia membawa [Petrus] kepada Yesus.” Beberapa dari Anda telah berdoa untuk sanak familinya dalam waktu yang lama, namun belum nampak menggerakkan mereka. Jika mereka tahu bahwa hati Anda begitu pilu karena mereka masih terhilang, seandainya mereka merasakan kesungguhan dalam doa Anda, permohonan Anda yang tulus, mereka mungkin mau datang ke gereja dan mendengarkan Injil, dan diselamatkan.

“Tetapi bagaimana mereka dapat berseru kepada-Nya, jika mereka tidak percaya kepada Dia? Bagaimana mereka dapat percaya kepada Dia, jika mereka tidak mendengar tentang Dia. Bagaimana mereka mendengar tentang Dia, jika tidak ada yang memberitakan-Nya?” (Roma 10:14).

Dr. Rice berkata,

Sekaranglah waktunya untuk mengingatkan, waktu untuk meminta,
   Sekaranglah waktunya untuk menangis, untuk bertaut pada salib itu
Sudah sangat terlambat di Sorga, untuk memenangkan kekasih-kekasih kita;
   Sudah sangat terlambat untuk berdoa, untuk menangisi orang-orang terhilang
Oh, bawalah kekasih-kekasihmu, bawalah mereka kepada Yesus!
   Bawalah setiap saudara dan saudari kepada Dia!
Ketika datang para penuai, pulang dari menuai,
   Kiranya semua orang yang kita kasihi terkumpul dengan selamat!
(Dr. John R. Rice, ibid.).

Seseorang mungkin berkata, “Dr. Hymers, saya telah mencoba dengan sangat keras, namun mereka tidak mau mendengar.” Saya tahu bagaimana perasaan itu. Namun jangan berhenti! “Karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah” (Galatia 6:9). Anda yang sedang memikirkan sanak famili atau teman-teman yang Anda kenal saat ini yang akan Anda bawa Minggu depan. Mari maju dan berlutut di depan mimbar ini, dan kita akan berdoa kiranya Allah memberikan semangat dan iman kepada Anda untuk pergi dan “membawa mereka masuk.” (berdoa). Mari kita menyanyikan kembali reffren lagu tadi, sementara Anda kemabali ke tempat duduk Anda.

Oh, bawalah kekasih-kekasihmu, bawalah mereka kepada Yesus!
   Bawalah setiap saudara dan saudari kepada Dia!
Ketika datang para penuai, pulang dari menuai,
   Kiranya semua orang yang kita kasihi terkumpul dengan selamat!

III. Ketiga, pekerja sedikit.

“Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala. Maka kata-Nya kepada murid-murid-Nya: ‘Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit; Karena itu mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu’” (Matius 9:36-38).

Ada satu pokok pikiran yang lain di sini. “Ketika Ia melihat orang banyak itu.” Kita akan memiliki orang banyak dari antara anak-anak muda yang datang ke gereja kita melalui penginjilan rutin kita beberapa minggu yang akan datang. Namun apa yang akan mereka temukan ketika mereka sudah berada di sini? Akankah mereka menemukan bahwa Anda bersikap hangat dan ramah kepada mereka? Akankah mereka menemukan bahwa Anda bersemangat menjadi sahabat mereka dan membuat meraka merasa serasa di rumah sendiri? Atau akankah mereka merasa bahwa Anda tidak sungguh-sungguh peduli dengan mereka? Orang-orang dapat merasakan itu, Anda tahu.

Akankah Anda mengingat ini Minggu depan? Itu masih jauh! Minggu malam yang lalu saya berkhotbah tentang semangat Kristus. Salah satu poinnya adalah, “Kita harus bersemangat dalam kita memuji Tuhan.” Poin ini diterima dengan sangat antusias pada Sabtu malam. Namun dua belas jam kemudian, pada Minggu pagi, kita memuji Tuhan dengan sangat buruk seperti kita telah melakukan selama berbulan-bulan. Mengapa? Karena dalam hal-hal rohani orang paling sangat lemah dan malas. Bahkan setelah kita bertobat kita masih sangat tergoda oleh kemalasan dan mlempem. Hal seperti itu adalah dampak dari Kejatuhan! Jadi, apa yang dikhotbahkan pada Sabtu malam telah dilupakan pagi berikutnya oleh banyak orang di gereja kita.

Demikian juga halnya yang akan terjadi dengan khotbah ini. Yesus berkata, “Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit.” Itu benar yang sedang terjadi di antara kita. Kita akan melihat jauh lebih banyak jiwa yang ditambahkan bagi gereja kita jika ada lebih banyak pekerja.

Puji Tuhan kita memiliki beberapa pekerja. Namun banyak orang, bahkan di gereja kita, tidak cukup memiliki semangat untuk memenangkan jiwa. Para diaken dan para pemimpin kita membawa orang banyak masuk, “namun pekerja sedikit,” sehingga banyak dari antara mereka pergi dan tidak kembali lagi. Oh, seandainya anak-anak muda kita bangun, betapa akan ada tuaian terjadi! Namun banyak yang tidak bangun. Mereka akan berpaling dan kembali melakukan hal yang sama Minggu berikutnya seperti yang mereka lakukan Minggu yang lalu. Puji Tuhan sekarang kita memiliki beberapa pekerja! Namun Yesus berkata,

“Tetapi pekerja sedikit; Karena itu mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu” (Matius 9:36-38).

Kita harus berdoa agar lebih banyak pekerja seperti Soriya, Sheila, Anthony, Jack, dan Tina – orang-orang seperti mereka, yang dapat mengingat untuk bekerja di ladang tuaian; orang-orang yang akan bekerja dengan semangat, dari pada mundur, malas, atau tidak tertarik untuk menolong jiwa-jiwa yang terhilang di gereja kita.

Waktu penuaian tidak terlalu lama setiap Minggu. Ini hanya sekitar setengah jam, setelah kita makan bersama. Apa yang terjadi dalam waktu setengah jam itu menentukan apakah kita menuai atau tidak. Orang yang mengantuk bersantai di ruang istirahat, atau datang setengah hati ke dalam persekutuan. Mereka tidak memiliki urgensi, atau semangat untuk orang-orang yang terhilang. Mereka akan menjadi Minggu depan yang sama dengan Minggu lalu. Mereka tidak akan terbangun kecuali ada gerakan kedaulatan Allah.

“Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit; Karena itu mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu” (Matius 9:36-38).

“Waktu tinggal sangat sedikir.” Mari kita nyanyikan ini!

Waktu tinggal sangat sedikit! Tuaian akan berlalu.
   Penuaian kita harus segera dilakukan, hai para penuai yang bersantai
Laporkan pekerjaanmu kepada Yesus, Tuhan pemilik tuaian,
   Dan berharaplah Ia akan tersenyum dan berkata, “Baik sekali pekerjaanmu.”
Hari ini kita menuai, atau kehilangan tuaian emas kita!
   Hari ini diberikan kepada kita jiwa-jiwa terhilang untuk dimenangkan.
Oh selamatkanlah orang-orang terkasih dari api itu.
   Hari ini kita akan pergi dan membawa masuk banyak orang berdosa.
(Dr. Rice, ibid.).

Nabi Yeremia berkata, “Sudah lewat musim menuai, sudah berakhir musim kemarau, tetapi kita belum diselamatkan juga!” (Yeremia 8:20). Sekarang tanggal tujuh Agustus. Hanya ada tiga Minggu lagi dan musim panas akan berlalu sampai tahun depan. Anda telah melalui musim semi dan panas ini, dan “sudah berakhir musim kemarau, tetapi [Anda] belum diselamatkan juga.” Anda tahu bahwa Kristus telah mati untuk membayar dosa-dosa Anda. Anda tahu bahwa Ia telah bangkit dari antara orang mati – dan sekarang berada di Sorga, kembali kepada Bapa. Anda tahu bahwa Kristus dapat menyucikan Anda dari dosa-dosa Anda dengan Darah-Nya jika Anda mau datang kepada Dia. Anda telah mendengar saya mengatakan hal-hal ini tak terhitung lagi berapa kali, namun Anda “belum diselamatkan juga.” Memiliki banyak sekali kesempatan, mengapa Anda mengabaikannya? Mengapa Anda menolak untuk datang kepada Dia? Bertobatlah dan datanglah kepada Kristus!

Bagi sebagian dari Anda saya berkata, “Hari ini kita menuai” – mari kita berdiri dan menyanyikan reffren dari nyanyian Dr. Rice kembali.

Hari ini kita menuai, atau kehilangan tuaian emas kita!
   Hari ini diberikan kepada kita jiwa-jiwa terhilang untuk dimenangkan.
Oh selamatkanlah orang-orang terkasih dari api itu.
   Hari ini kita akan pergi dan membawa masuk banyak orang berdosa.

(AKHIR KHOTBAH)
Anda dapat membaca khotbah-khotbah Dr. Hymers setiap minggu di Internet
di www.realconversion.com. Klik di “Khotbah Indonesia.”

You may email Dr. Hymers at rlhymersjr@sbcglobal.net, (Click Here)
or you may write to him at P.O. Box 15308, Los Angeles, CA 90015.
Or phone him at (818)352-0452.

Pembacaan Alkitab Sebelum Khotbah oleh Dr. Kreighton L. Chan: Matius 9:35-38.
Lagu Solo Sebelum Khotbah oleh Mr. Benjamin Kincaid Griffith:
“So Little Time” (oleh Dr. John R. Rice, 1895-1980).


GARIS BESAR KHOTBAH

WAKTU MENUAI ADALAH SEKARANG!

(HARVEST TIME IS NOW!)

oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.

“Bukankah kamu mengatakan: Empat bulan lagi tibalah musim menuai? Tetapi Aku berkata kepadamu: Lihatlah sekelilingmu dan pandanglah ladang-ladang yang sudah menguning dan matang untuk dituai” (Yohanes 4:35).

I.   Pertama, waktu untuk mengumpulkan tuaian adalah sekarang,
Matius 4:19; Yohanes 4:31-35.

II.  Kedua, ada banyak jiwa terhilang yang siap untuk dituai,
Matius 9:36-37; Lukas 14:23; Yohanes 1:40-41; Roma 10:14;
Galatia 6:9.

III. Ketiga, pekerja sedikit, Matius 9:36-38; Yeremia 8:20.