Print Sermon

Naskah-naskah khotbah dan video ini diakses oleh sekitar 1,500,000 komputer di lebih dari 221 negara setiap tahunnya di www.sermonsfortheworld.com. Ratusan orang lainnya menyaksikan video di YouTube, tetapi mereka akan segera meninggalkan YouTube dan mengunjungi langsung ke website kami. Naskah-naskah khotbah ini disajikan dalam 40 bahasa kepada sekitar 120,000 komputer setiap bulannya. Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Jadi para pengkhotbah boleh menggunakannya tanpa seijin kami. Silahkan klik di sini untuk mengetahui bagaimana Anda dapat memberikan donasi setiap bulan untuk membantu kami dalam pekerjaan besar pemberitaan Injil ke seluruh dunia ini.

Kapanpun Anda menulis pesan untuk Dr. Hymers, selalu sebutkan kepada beliau negara di mana Anda tinggal. Surel Dr. Hymers adalah rlhymersjr@sbcglobal.net .




TANDA-TANDA AKHIR ZAMAN

(SIGNS OF THE END)

oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.
diterjemahkan oleh Dr. Edi Purwanto

Khotbah ini dikhotbahkan di Baptist Tabernacle of Los Angeles
Kebaktian Minggu Malam, 10 Oktober 2010

“Katakanlah kepada kami, bilamanakah itu akan terjadi dan apakah tanda kedatangan-Mu dan tanda kesudahan dunia?”
       (Matius 24:3).


Para murid menanyakan dua pertanyaan. Yesus menjawab mereka secara berurutan dalam apa yang disebut “Diskursus di Bukit Zaitun,” karena Ia berbicara tentang semua itu di Bukit Zaitun. Pertama, “Bilamanakah itu akan terjadi?” Pertanyaan ini mengacu kembali kepada apa yang Yesus katakan tentang penghancuran Bait Suci di Yerusalem,

“Sesudah itu Yesus keluar dari Bait Allah, lalu pergi. Maka datanglah murid-murid-Nya dan menunjuk kepada bangunan-bangunan Bait Allah. Ia berkata kepada mereka: "Kamu melihat semuanya itu? Aku berkata kepadamu, sesungguhnya tidak satu batupun di sini akan dibiarkan terletak di atas batu yang lain; semuanya akan diruntuhkan.” (Matius 24:1-2).

Pertanyaan pertama adalah “kapan Bait Suci itu akan diruntuhkah?” Jawaban dari pertanyaan ini diberikan dalam bagian Diskursus Bukit Zaitun sebagaimana tercatat dalam Lukas 21:20-24,

“Apabila kamu melihat Yerusalem dikepung oleh tentara-tentara, ketahuilah, bahwa keruntuhannya sudah dekat. Pada waktu itu orang-orang yang berada di Yudea harus melarikan diri ke pegunungan, dan orang-orang yang berada di dalam kota harus mengungsi, dan orang-orang yang berada di pedusunan jangan masuk lagi ke dalam kota, sebab itulah masa pembalasan di mana akan genap semua yang ada tertulis. Celakalah ibu-ibu yang sedang hamil atau yang menyusukan bayi pada masa itu! Sebab akan datang kesesakan yang dahsyat atas seluruh negeri dan murka atas bangsa ini, dan mereka akan tewas oleh mata pedang dan dibawa sebagai tawanan ke segala bangsa, dan Yerusalem akan diinjak-injak oleh bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, sampai genaplah zaman bangsa-bangsa itu” (Lukas 21:20-24).

Dr. Henry M. Morris berkata tentang ayat-ayat ini demikian,

Tanda-tanda ini mengacu kepada pengepungan Yerusalem di masa depan oleh Titus, yang mancapai puncaknya pada invansi dan penghancuran [Bait Suci] pada tahun 70 M. Melihat Yerusalem yang dikepung oleh pasukan Romawi menjadi tanda untuk orang-orang percaya untuk lari ke pegunungan [yang mana telah dilakukan oleh orang-orang Kristen mula-mula] (Henry M. Morris, Ph.D., The Defender’s Study Bible, World Publishers, 1995, hal. 1121; catatan untuk Lukas 21:20).

“Dan mereka akan tewas oleh mata pedang dan dibawa sebagai tawanan ke segala bangsa, dan Yerusalem akan diinjak-injak oleh bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, sampai genaplah zaman bangsa-bangsa itu” (Lukas 21:24).

Dr. Morris berkata,

Yerusalem lebih penuh lagi “dihancurkan” oleh pasukan Hadrian pada tahun 135 M. [“dan Yerusalem akan diinjak-injak oleh bangsa-bangsa”]. Nubuatan yang luar biasa ini diucapkan satu abad sebelum itu akhirnya digenapi pada tahun 135 M, dan akibatnya terus berlanjut… sampai orang-orang Yahudi akhirnya mulai kembali ke tanah air mereka… Sesungguhnya, lokasi esensial dari Yerusalem – situs suci dari Bait Suci kuno – hari ini masih berada di bawah kekuasaan orang-orang Muslim Arab. Jadi, “zaman bangsa-bangsa” belum digenapi, atau semua itu tidak akan tergenapi sebelum Kristus kembali untuk memerintah di sana (ibid., hal. 1122; catatan untuk Lukas 21:20, 24).

Kemudian, Kristus menjawab pertanyaan pertama para Murid itu, “Katakanlah kepada kami, bilamanakah itu akan terjadi?” Bait Suci akan dihancurkan pada tahun 70 M. Orang-orang Yahudi akan berserakan ke seluruh bangsa-bangsa di dunia pada tahun 135 M.

Namun kemudian mereka mananyakan pertanyaan kedua, “Dan apakah tanda kedatangan-Mu dan tanda kesudahan dunia?” Kata Yunani yang diterjemahkan “dunia” di sini adalah “aion.” Kata ini berarti “zaman” – zaman yang kita hidupi sekarang ini, dispensasi Kekristenan. Kristus tidak menegur mereka karena menanyakan pertanyaan – “Apakah tanda kedatangan-Mu dan tanda kesudahan dunia [zaman]?” Dari pada menegur mereka, Ia justru memberikan daftar panjang tentang ”tanda-tanda” itu. Mereka hanya bertanya satu tanda, namun Kristus memberikan banyak tanda dalam ayat-ayat berikut ini kepada mereka, dan juga dalam perikop Diskursus Bukit Zaitun yang tecatat dalam Markus 13 dan Lukas 21.

Saya percaya bahwa ada dua tafsiran yang salah berhubungan dengan tanda-tanda yang Kristus berikan. Pertama, kaum preteris memaksakan bahwa semua tanda ini telah digenapi di abad pertama. Banyak orang Calvinis modern adalah kaum preteris yang memaksakan itu. Saya pikir mereka salah. Misalnya, sangat tidak mungkin bila ayat 14 mengacu kepada abad pertama jika kita menerapkan hermeneutika secara literal,

“Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya” (Matius 24:14).

Kita tahu bahwa para Murid memberitakan Injil ke seluruh wilayah Kekaisaran Romawi, namun mereka belum “memberitakan” Injil “ke seluruh dunia” – yang pasti belum sampai Amerika Utara dan Amerika Selatan, Jepang, Australia, berbagai kepulauan, dan di berbagai tempat lainnya. Matius 24:14 baru sekarang secara literal digenapi.

Kemudian, saya pikir kesalahan kedua berhubungan dengan tanda-tanda yang semuanya tertuju kepada masa depan, yaitu ke masa tujuh tahun Kesusahan Besar. Itu adalah apa yang banyak orang Dispensasionalis modern sedang lakukan. Jadi, saya pikir adalah salah menekankan semua tanda-tanda tersebut mengacu kepada apa yang sudah lewat, yaitu abad pertama – dan saya pikir jugalah kesalahan menekankan semua tanda itu ke masa depan, secara eksklusif mengacu kepada masa Kesusahan Besar. Saya yakin bahwa ”tanda-tanda” itu diberikan untuk kita sekarang, di hari-hari yang jahat ini.

Adalah aneh bila ada reaksi menentang khotbah tentang tanda-tanda pada hari ini. Nampak bagi saya bahwa penolakan masa kini terhadapat tanda-tanda itu adalah salah satu tanda itu sendiri! Saya takut ini justru mengacu kepada para pengkhotbah hari ini yang dimasukkan ke dalam kategori “pengejek-pengejek” yang berkata “Di manakah janji tentang kedatangan-Nya itu?” (II Petrus 3:3-4). Dan saya pikir penolakan terhadap tanda-tanda itu menunjukkan bahwa “karena mempelai itu lama tidak datang-datang juga, mengantuklah mereka semua lalu tertidur” (Matius 25:5). Gereja-gereja yang sedang tertidur tidak ingin mendengar tentang tanda-tanda itu. Ini harus membangunkan mereka! Dr. M. R. DeHaan berkata, “Kemudian, ada dua bahaya. Pertama, bahaya karena waktunya telah ditetapkan, dan, kedua, jahatnya penolakan, sama seriusnya, dengan penolakan terhadap tanda-tanda itu…” (M. R. DeHaan, M.D., Signs of the Times, Kregel Publications, 1997 edition, hal. 13).

Para Murid meminta satu tanda tentang kedatangan-Nya “dan akhir zaman,” namun Kristus memberikan banyak tanda kepada mereka. Saya akan mendaftar beberapa tanda yang diberikan Kristus dan para Rasul-Nya, dalam tiga kategori.

I. Pertama, ada tanda-tanda di dalam gereja.

Sesungguhnya itu adalah tanda pertama yang Yesus berikan, dalam Matius 24:4-5,

“Jawab Yesus kepada mereka: "Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu! Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Mesias, dan mereka akan menyesatkan banyak orang” (Matius 24:4-5).

Saya pikir ini mengacu terutama kepada iblis-iblis, yang mengaku diri mereka sebagai Kristus. Rasul Paulus memperingatkan tentang “Yesus yang lain dari pada yang telah kami beritakan” (II Korintus 11:4). Rasul ini juga berkata,

“Tetapi Roh dengan tegas mengatakan bahwa di waktu-waktu kemudian, ada orang yang akan murtad lalu mengikuti roh-roh penyesat dan ajaran setan-setan” (I Timotius 4:1).

Hari ini kita melihat “Kristus yang adalah roh” dari Gnosticism sedang dikhotbahkan di banyak gereja. Kristus Gnostik ini adalah roh, bukan Kristus dari Kitab Suci yang memiliki tulang dan daging yang riil. Alkitab berkata, “Setiap roh, yang tidak mengaku Yesus Kristus datang dalam daging, tidak berasal dari Allah” (penerjemah: cetak miring diterjemahkan dari KJV & TR) (I Yohanes 4:3). Di antara semua terjemahan modern, hanya KJV yang menerjemahkan dengan benar! Kata Yunaninya adalah “elēluthota.” Kata ini dalam tensis perfect, mengindikasikan keadaan hari ini tentang Kristus (band. Jamieson, Fausset and Brown). Sebagaimana diterjemahkan dengan benar oleh KJV, Kristus “datang dalam daging.” Ia datang dalam daging, dan masih ada dalam daging, dalam tubuh jasmani kebangkitan yang memiliki daging dan tulang. Setelah Ia bangkit dari antara orang mati, Yesus berkata, “hantu tidak ada daging dan tulangnya, seperti yang kamu lihat ada pada-Ku” (Lukas 24:39). Jadi, Kristus yang diajarkan hari ini sebagai roh sesungguhnya adalah iblis!

Lagi, dalam Matius 24:24, Kristus berkata,

“Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga” (Matius 24:24).

Kita seharus tidak tertipu dengan “tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat” pada hari-hari yang jahat ini.

“Sebab orang-orang itu adalah rasul-rasul palsu, pekerja-pekerja curang, yang menyamar sebagai rasul-rasul Kristus. Hal itu tidak usah mengherankan, sebab Iblispun menyamar sebagai malaikat Terang. Jadi bukanlah suatu hal yang ganjil, jika pelayan-pelayannya menyamar sebagai pelayan-pelayan kebenaran. Kesudahan mereka akan setimpal dengan perbuatan mereka”
     (II Korintus 11:13-15).

Rasul Paulus telah memperingatkan

“Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya. Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng” (II Timotius 4:3-4).

Saya yakin bahwa kita sedang hidup pada zaman kesesatan hari ini, zaman “penyesatan” yang Rasul Paulus telah prediksikan dalam II Tesalonika 2:3.

Juga, kemudian Kristus berkata,

“Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi [bertambah] dingin”
     (Matius 24:12).

Kristus telah menubuatkan bahwa akan ada begitu banyak kedurhakaan di dalam gereja-gereja sehingga kasih “agape” antara satu anggota gereja dengan anggota gereja lainnya bertumbuh semakin dingin. Gereja-gereja menutup kebaktian Minggu malamnya karena persekutuan sejati sebagian besar telah menjadi masa lalu. Para anggota gereja tidak memiliki lagi kasih antara satu dengan yang lainnya sama seperti yang mereka lakukan pada gereja mula-mula (band. Kis. 2:46-47). Juga, Yesus menubuatkan bahwa akan ada sedikit doa yang dipanjatkan dengan sungguh-sungguh di akhir zaman (band. Lukas 18:1-8). Tidak heran ada begitu sedikit kebaktian doa yang diadakan oleh gereja-gereja hari ini. Kebaktian Rabu malam (jika masih ada!) telah diubah dari kebaktian doa menjadi Pendalaman Alkitab, berangkali dengan satu atau dua doa rutin. Sungguh ini adalah suatu tanda dari akhir zaman! “Jika Anak Manusia itu datang, adakah Ia mendapati iman di bumi?” (Lukas 18:8). Namun, ingat, Yesus berkata,

“Apabila semuanya itu mulai terjadi, bangkitlah dan angkatlah mukamu, sebab penyelamatanmu sudah dekat” (Lukas 21:28).

Mari kita nyanyikan lagu nomer 6, bait kedua!

Kegelapan adalah malam, dosa menyerang kita;
   Betapa berat beban duka yang kita tanggung;
Namun sekarang kita melihat tanda-tanda kedatangan-Nya;
   Cahaya menerangi hati kita, piala sukacita turun dari atas!
Ia datang kembali, Ia datang kembali,
   Yesus yang sama, yang telah ditolak manusia;
Ia datang kembali, Ia datang kembali,
   Dengan kuasa dan kemuliaan agung, Ia datang kembali!
(“He Is Coming Again” by Mabel Johnston Camp, 1871-1937).

II. Kedua, ada tanda-tanda penganiayaan.

Yesus berkata,

“Pada waktu itu kamu akan diserahkan supaya disiksa, dan kamu akan dibunuh dan akan dibenci semua bangsa oleh karena nama-Ku, dan banyak orang akan murtad dan mereka akan saling menyerahkan dan saling membenci” (Matius 24:9-10).

“Seorang saudara akan menyerahkan saudaranya untuk dibunuh, demikian juga seorang ayah terhadap anaknya. Dan anak-anak akan memberontak terhadap orang tuanya dan akan membunuh mereka. Kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku. Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya ia akan selamat” (Markus 13:12-13).

Penganiayaan yang mengerikan sedang terjadi sekarang di berbagai belahan dunia. Klik di sini untuk membaca tentangnya di www.persecution.com. Tekanan yang lebih keras melawan orang-orang Kristen sejati bahkan sekarang ditemukan di sini di dunia Barat. Para pendeta yang setia diserang oleh orang-orang yang menyebabkan perpecahan gereja. Orang-orang tua menganiaya anak-anak mereka karena menjadi Kristen. Dan sungguh mengejutkan melihat apa yang banyak orang lakukan kepada para orang tua yang menjadi orang-orang Kristen yang serius! Banyak di antara mereka yang hampir sepenuhnya tidak diperhatikan, benar-benar ditinggalkan sendirian, bahkan tidak pernah dikunjungi oleh anak-anak non-Kristen mereka. Banyak pendeta berkata kepada saya bahwa mereka berpikir orang-orang Kristen di Amerika bahkan akan segera mengalami penganiayaan yang lebih dahsyat. Namun ingatlah, Yesus pernah berkata,

“Berbahagialah kamu, jika karena Anak Manusia orang membenci kamu, dan jika mereka mengucilkan kamu, dan mencela kamu serta menolak namamu sebagai sesuatu yang jahat. Bersukacitalah pada waktu itu dan bergembiralah, sebab sesungguhnya, upahmu besar di sorga; karena secara demikian juga nenek moyang mereka telah memperlakukan para nabi” (Lukas 6:22-23).

Mari kita nyanyikan kembali – lagu nomer 6 – baik kedua!

Kegelapan adalah malam, dosa menyerang kita;
   Betapa berat beban duka yang kita tanggung;
Namun sekarang kita melihat tanda-tanda kedatangan-Nya;
   Cahaya menerangi hati kita, piala sukacita turun dari atas!
Ia datang kembali, Ia datang kembali,
   Yesus yang sama, yang telah ditolak manusia;
Ia datang kembali, Ia datang kembali,
   Dengan kuasa dan kemuliaan agung, Ia datang kembali!
(“He Is Coming Again” by Mabel Johnston Camp, 1871-1937).

III. Ketiga, ada tanda tentang penginjilan ke seluruh dunia.

Perhatikan betapa anehnya tanda pengharapan ini secara tiba-tiba muncul, di tengah tanda-tanda yang mengerikan ini,

“Pada waktu itu kamu akan diserahkan supaya disiksa, dan kamu akan dibunuh dan akan dibenci semua bangsa oleh karena nama-Ku, dan banyak orang akan murtad dan mereka akan saling menyerahkan dan saling membenci. Banyak nabi palsu akan muncul dan menyesatkan banyak orang. Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin. Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat. Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya” (Matius 24:9-14).

“Injil Kerajaan” adalah “Injil” sederhana dalam Markus 13:10, yang berkata, “Tetapi Injil harus diberitakan dahulu kepada semua bangsa.” Tepat di tengah-tengah penyesatan dan penganiayaan, secara tiba-tiba Kristus berkata bahwa Injil itu akan diberitakan di seluruh dunia, “sesudah itu barulah tiba kesudahannya” (Matius 24:14).

Betapa ini adalah suatu nubuatan! Ada sangat sedikit tempat di dunia ini di mana Injil tidak dapat didengar di zaman kita ini. Melalui Internet, melalui radio, gelombang pendek, satelit, dan melalui ribuan misionaris – Injil sedang diberitakan ke seluruh dunia malam ini! Matius 24:11-14 sedang digenapi pada generasi kita! Betapa aneh ini, bahkan ketika gereja-gereja di Barat mulai tutup dan menghentikan kebaktian malam mereka, namun ada suatu ledakan penginjilan di negara-negara Dunia Ketiga – di Cina, Asia Tenggara, beberapa negara di Afrika, di antara orang-orang Hmong, dan orang-orang yang tak tersentuh (Untouchables) di India! Penyesatan dan Kebangunan Rohani – sedang terjadi pada saat yang sama – sama seperti yang telah dinubuatkan oleh Yesus! Betapa ini adalah suatu paradoks yang aneh! Namun itulah yang benar-benar sedang terjadi, sama seperti apa yang Kristus nubuatkan sebelumnya!

“Banyak nabi palsu akan muncul dan menyesatkan banyak orang. Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin. Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat. 14Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya” (Matius 24:11-14).

Haleluya! Yesus segera datang! Mari kita menyanyikan ini kembali!

Kegelapan adalah malam, dosa menyerang kita;
   Betapa berat beban duka yang kita tanggung;
Namun sekarang kita melihat tanda-tanda kedatangan-Nya;
   Cahaya menerangi hati kita, piala sukacita turun dari atas!
Ia datang kembali, Ia datang kembali,
   Yesus yang sama, yang telah ditolak manusia;
Ia datang kembali, Ia datang kembali,
   Dengan kuasa dan kemuliaan agung, Ia datang kembali!
(“He Is Coming Again” by Mabel Johnston Camp, 1871-1937).

Apakah Anda mengenal Kristus? Akankah Anda siap ketika Ia datang? Apakah Anda sudah bertobat? “Rededikasi” tidak akan membantu Anda jika Anda masih terhilang. Banyak orang berkata bahwa mereka sedang datang kembali kepada Kristus, seperti Anak yang Hilang. Namun Alkitab tidak pernah berkata bahwa Anak yang Hilang itu pernah diselamatkan, murtad, dan kemudian menyerahkan hidupnya kembali. Tidak! Alkitab dengan jelas berkata bahwa ia terhilang! Ayahnya sendiri juga berkata demikian!

“Sebab anakku ini telah mati dan menjadi hidup kembali, ia telah hilang dan didapat kembali. Maka mulailah mereka bersukaria” (Lukas 15:24).

Anda harus datang kepada Kristus dan menyadari bahwa Anda masih terhilang! Klik di sini untuk membaca “Metode Anugerah” oleh seorang penginjil besar George Whitefield (1714-1770). Orang yang tidak menyadari bahwa ia masih terhilang tidak akan datang kepada Yesus, tidak akan percaya kepada Dia saja, tidak akan mengalami pertobatan sejati, tidak akan disucikan dari dosa oleh Darah Kristus, atau dilahirbarukan oleh kebangkitan Kristus.

Oh Tuhan, kamu berdoa agar banyak jiwa terhilang, yang sedang mendengar atau membaca khotbah ini, akan mengalami keinsafan akan dosa dan datang kepada Anak-Mu Yesus Kristus. Amin.

(AKHIR KHOTBAH)
Anda dapat membaca khotbah-khotbah Dr. Hymers setiap minggu di Internet
di www.realconversion.com. Click on “Sermon Manuscripts.”

You may email Dr. Hymers at rlhymersjr@sbcglobal.net, (Click Here)
or you may write to him at P.O. Box 15308, Los Angeles, CA 90015.
Or phone him at (818)352-0452.

Pembacaan Alkitab Sebelum Khotbah oleh Dr. Kreighton L. Chan: Markus 13:1-13
Pujian Solo Sebelum Khotbah oleh Mr. Benjamin Kincaid Griffith:
“I Wish We’d All Been Ready” (by Larry Norman, 1947-2008).


GARIS BESAR KHOTBAH

TANDA-TANDA AKHIR ZAMAN

(SIGNS OF THE END)

oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.

“Katakanlah kepada kami, bilamanakah itu akan terjadi dan apakah tanda kedatangan-Mu dan tanda kesudahan dunia?”
       (Matius 24:3).

(Matius 24:1-2; Lukas 21:20-24; Matius 24:14)

I.   Pertama, ada tanda-tanda di dalam gereja, Matius 24:4-5;
I Timotius 4:1; II Korintus 11:4; I John 4:3; Lukas 24:39;
Matius 24:24; II Korintus 11:13-15; II Timotius 4:3-4;
II Tesalonika 2:3; Matius 24:12; Kisah Rasul 2:46-47;
Luke 18:1-8; 21:28; II Peter 3:3-4; Matius 25:5.

II.  Kedua, ada tanda-tanda penganiayaan, Matius 24:9-10;
Markus 13:12-13; Lukas 6:22-23.

III. Ketiga, ada tanda tentang penginjilan ke seluruh dunia,
Matius 24:9-14; Markus 13:10; Lukas 15:24.