Print Sermon

Naskah-naskah khotbah dan video ini diakses oleh sekitar 1,500,000 komputer di lebih dari 221 negara setiap tahunnya di www.sermonsfortheworld.com. Ratusan orang lainnya menyaksikan video di YouTube, tetapi mereka akan segera meninggalkan YouTube dan mengunjungi langsung ke website kami. Naskah-naskah khotbah ini disajikan dalam 40 bahasa kepada sekitar 120,000 komputer setiap bulannya. Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Jadi para pengkhotbah boleh menggunakannya tanpa seijin kami. Silahkan klik di sini untuk mengetahui bagaimana Anda dapat memberikan donasi setiap bulan untuk membantu kami dalam pekerjaan besar pemberitaan Injil ke seluruh dunia ini.

Kapanpun Anda menulis pesan untuk Dr. Hymers, selalu sebutkan kepada beliau negara di mana Anda tinggal. Surel Dr. Hymers adalah rlhymersjr@sbcglobal.net .




LALU TINGGALLAH YAKUB SEORANG DIRI!

(AND JACOB WAS LEFT ALONE!)

oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.
diterjemahkan oleh Dr. Edi Purwanto

Khotbah ini dikhotbahkan di Baptist Tabernacle of Los Angeles
Kebaktian Minggu Pagi, 19 September 2010

“Lalu tinggallah Yakub seorang diri. Dan seorang laki-laki bergulat dengan dia sampai fajar menyingsing” (Kejadian 32:24).


Yakub pernah menjadi sama seperti kebanyakan anak muda hari ini. Ia memiliki banyak pakaian bagus. Ia memiliki apa yang disebut “para sahabat.” Ia nampak memiliki segalanya. Namun di suatu malam itu semua diambil dari padanya, dan tinggallah dia seorang diri.

Bukankah masalah terbesar Anda hari ini juga seperti itu? Bukankah Anda sering merasa seorang diri – khususnya ketika Anda berada di tengah keramaian orang-orang yang sedang bahagia? Bukankah Anda sering merasa bukan menjadi bagian dari mereka dengan perasaan yang sangat menyedihkan dan tak dapat dilukiskan dengan kata-kata? J. D. Salinger (1919-2010) pernah menulis kisah-kisah dan novel-novel pendek, seperti misalnya Catcher in the Rye. Banyak anak muda pernah membaca novel tersebut di bangku kuliah atau SMU. Dan ini selalu menyentuh hati mereka, karena Salinger menuliskan apa yang anak-anak muda rasakan – kesepian batin yang menyakitkan yang orang dewasa tidak sepenuhnya fahami, dan tak seorang pun dapat menolong mereka mengalahkan kesepian tersebut. Pendeta saya di gereja Tionghoa menyebut fenomena ini “kesepian masa muda.” J. D. Salinger menjadi begitu dipenuhi dengan keterasingan dan kesendirian di masa mudanya sehingga ia berhenti menulis buku-buku ini. Selama empat puluh tahun ia hidup seperti seorang pertapa – seorang diri – terpisah dari setiap orang dalam masyarakat. Ia tidak pernah muncul di depan publik atau mau diwawancarai oleh surat kabar selama empat puluh tahun, walaupun ia masih dipertimbangkan menjadi salah satu orang yang paling terkenal dari kebanyakan penulis di abad ke dua puluh. Mengapa? Mengapa ia menarik diri dari dunia luar dan menjadi seperti seorang pertapa? Itu disebabkan oleh karena ia menyerah untuk melawan kesepian!

Pagi ini saya akan memberikan empat hal penting tentang perasaan kesepian yang kebanyakan dari Anda pernah alami. Tolong perhatikan dengan seksama, anak muda, karena apa yang akan saya katakan tentang kesepian beberapa menit ke depan ini dapat mengubah arah dari seluruh hidup Anda.

I. Pertama, kesepian yang Anda rasakan adalah perasaan umum bagi kebanyakan anak muda di zaman kita ini.

Dan tidak ada tempat yang lebih sepi bagi anak-anak muda dari pada kota besar seperti Los Angeles. Seorang penulis, Herbert Prochnow berkata, “Sebuah kota adalah komunitas besar di mana orang-orangnya kesepian secara bersama-sama.” Ini benar, kota-kota di Amerika ada di antara tempat-tempat yang paling sepi di dunia ini! Secara literal jutaan anak muda di kota-kota seperti kota kita ini sedang kesepian. Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda pernah merasakan bahwa tidak ada orang yang benar-benar perduli – bahwa tidak seorang pun benar-benar memahami Anda – bahwa tidak seorang pun benar-benar simpati dengan Anda?

Orang tua Anda bercerai atau sering sekali saling bertengkar. Yang lain memiliki orang tua yang terlalu sibuk sehingga ketika mereka pulang dalam keadaan lelah dan langsung merebahkan diri di sofa sambil nonton TV. Mereka tidak memiliki sisa kekuatan untuk memperhatikan Anda. Bukankah benar demikian? Orang tua Anda tidak benar-benar memahami Anda, bukan? Mereka tidak benar-benar memperhatikan masalah-masalah Anda bukan? Mereka tidak dapat menolong Anda untuk mengalahkan perasaan kesepian – dan Anda tahu itu! Anda tahu itu bahkan sebelum saya mengatakan ini kepada Anda, bukan?

Apa yang disebut “sahabat-sahabat” Anda tidak juga dapat menolong Anda, bukan? Anda takut menceritakan pergumulan dan ketakutan Anda kepada mereka. Anda takut jika Anda menceritakan kepada mereka semua yang benar-benar mengganggu Anda mereka akan berpikir bahwa Anda adalah orang aneh, dan Anda akan kehilangan persahabatan Anda. Sehingga Anda juga tidak benar-benar mempercayai teman-teman Anda, Anda – maksud saya keadaan batin Anda – dan ketakutan Anda tinggallah seorang diri. Bukankah Anda tidak benar-benar dapat berbicara kepada mereka tentang semua itu?

Kemana Anda akan mengadu? Anak-anak muda sering merasa seperti penulis Mazmur, yang berkata:

“Aku tak bisa tidur dan sudah menjadi seperti burung terpencil di atas sotoh” (Mazmur 102:7).

Anak-anak muda sering merasa sesepi burung di atas atap rumah! Tidak heran J. D. Salinger menjadi seperti seorang pertama, menarik diri dari masyarakat, antik dan kesepian! Tidak heran begitu banyak anak muda kesepian dan tidak puas dengan hidup mereka! Mereka tidak dapat hidup dalam dunia tanpa sahabat yang riil. Mereka tidak dapat hidup dalam sebuah dunia yang sunyi tanpa akhir!

Itulah sebabnya mengapa begitu banyak anak muda keluyuran di mall. Mereka tidak tahu apa yang harus dilakukan – “tidak ada yang menentu.” Ada keramaian di sana. Orang-orang pada ngumpul. Itu membantu sedikit, namun tidak banyak! Seorang diri di tengah keramaian! Mengerikan! Seorang penulis novel yang memenangkan Hadiah Nobel Ernest Hemingway (1899-1961) menulis tentang itu dalam kisah pendek yang berjudul “A Clean Well-Lighted Place.” Itu kisah tentang seorang pria yang duduk di gemerlapnya bar setiap malam, karena ia takut merasa kesepian jika ia keluar rumah.

Itulah keadaan yang Yakub rasakan pada malam itu!

“Lalu tinggallah Yakub seorang diri. Dan seorang laki-laki bergulat dengan dia sampai fajar menyingsing
       (Kejadian 32:24).

Ia benar-benar seorang diri. Kemudian seseorang melompat keluar dari balik bayangan dan menyerang dia. Tidak ada orang yang menolongnya. Yakub menghabiskan sepanjang malam bergulat dengan orang ini, yang melompat keluar dari kegelapan dan melempar dia ke tanah! Ini sungguh mengerikan menjadi benar-benar seorang diri, dan kemudian diserang seperti itu!

Apakah Anda membaca surat kabar tentang dua gadis belia yang dirampok dan diperkosa, setelah itu dilepaskan? Apakah Anda membaca tentang seorang gadis yang diculik di Utah? Ya, di Utah! Ada sangat sedikit kasus kriminal di sana, namun anak muda diperkosa dan dirampok dan diculik sampai pada tingkat mengkawatirkan. Tidak ada seorang pun menolong mereka. Mereka benar-benar menjadi seorang diri. Yakub mengalami itu! Itu adalah dunia yang menakutkan dan penuh perasaan sepi untuk anak-anak muda hari ini.

Seorang anak muda berkata kepada saya, “Saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan. Saya tidak tahu kemana harus melangkah. Saya tidak memiliki sahabat yang benar-benar riil sebagaimana yang saya harapkan.” Apakah Anda pernah merasakan perasaan seperti itu?

II. Namun, kedua, kesepian yang Anda rasakan dapat disembuhkan
di gereja lokal ini.

Itulah sebabnya mengapa Allah memberikan gereja ini! Allah menempatkan gereja ini di dalam dunia agar orang-orang dapat menjadi bahagia dan bersekutu bersama – dan tidak kesepian! Gereja kita ada di sini untuk menyembuhkan kesepian Anda! Itulah alasannya mengapa kami sering berkata, “Mengapa membiarkan diri kesepian? Pulanglah – ke gereja ini!”

“Lalu tinggallah Yakub seorang diri …” (Kejadian 32:24).

Tidak ada yang dapat menyembuhkan kesepian Anda seperti gereja lokal ini! Namun Anda harus masuk ke dalam gereja lokal dan menjalin persahabatan kekal di sini. Orang-orang Kristen mula-mula bersukacita karena gereja adalah rumah kedua mereka.

“Dengan bertekun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Allah. Mereka memecahkan roti di rumah masing-masing secara bergilir dan makan bersama-sama dengan gembira dan dengan tulus hati, sambil memuji Allah. Dan mereka disukai semua orang. Dan tiap-tiap hari Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan” (Kisah Rasul 2:46-47).

Menghabiskan banyak waktu di gereja telah memenuhi mereka dengan kegembiraan dan sukacita. Dunia Romawi begitu gelap dan kejam, dan diliputi perasaan sepi. Namun para penyembah berhala membanjiri gereja karena mereka menemukan kehangatan dan kebahagiaan, dan persahabatan kekal di dalam gereja lokal. Mereka ada di gereja pada waktu pintu gereja terbuka! Ikutilah teladan mereka dan Anda tidak akan menjadi kesepian! Pendeta Tionghoa saya, Dr. Lin, dulu mengatakan, “Buatlah gereja sebagai rumah kedua Anda.” Kembalilah ke sini Minggu depan! Kembalilah semua ke dalam persekutuan jemaat kita ini! Ini akan menyembuhkan kesepian Anda! Namun Anda tidak dapat hanya “mampir” ke gereja ini sesekali saja. Untuk menyembuhkan kesepian Anda, Anda harus membuat komitmen untuk ada di sini setiap Minggu, secara khusus pada waktu musim “liburan.”

Kita memiliki sesuatu pada setiap Kamis malam, setiap Sabtu malam, dan ada acara sepanjang hari pada hari Minggu! Jika Anda mulai datang ke gereja ini setiap minggu, Anda tidak akan menjadi kesepian!

III. Ketiga, kesepian yang Anda rasakan harus disembuhkan pada tingkat yang lebih mendalam, disembuhkan untuk selama-lamanya.

Saya akan menjadi tidak jujur jika saya tidak menceritakan kepada Anda bahwa Anda harus memiliki pengalaman lebih mendalam jika Anda ingin disembuhkan dari kesepian untuk selama-lamanya. Dengan memiliki persahabatan di dalam gereja ini, itu barulah permulaan. Jika satu-satunya tujuan Anda adalah untuk memiliki teman-teman baru, Anda tidak akan dipertobatkan, dan Anda akan terpisah dari Allah dan semua orang suatu hari nanti, karena Anda pergi ke Neraka. Dan tidak ada tempat yang lebih membuat Anda kesepian di alam semesta ini selain Neraka!

Jika satu-satunya tujuan Anda ke sini hanya untuk mencari teman-teman baru, Anda akan segera pergi lagi dan masuk ke dalam kehidupan dosa atau Anda akhirnya akan mati – dan kemudian mengalami kesepian yang lebih menyedihkan dari semua kesepian yang pernah ada – di dalam Lautan Api!

Oleh sebab itu, untuk disembuhkan dari kesepian untuk selama-lamanya, Anda harus masuk lebih dalam – dan Anda harus melihat hati.

“Lalu tinggallah Yakub seorang diri. Dan seorang laki-laki bergulat dengan dia sampai fajar menyingsing
       (Kejadian 32:24).

Kesendirian Yakub bergulat sepanjang malam merepresentasikan sesuatu yang lebih dalam, perjuangan batiniah dari jiwa yang sedang mencari Yesus Kristus. Anda lihat seorang Yakub bergulat dengan Yesus Kristus sendiri – pra-inkarnasi Kristus! Pra-inkarnasi Kristus berkata,

“Apabila kamu mencari Aku, kamu akan menemukan Aku; apabila kamu menanyakan Aku dengan segenap hati”
       (Yeremia 29:13).

Lagi Yesus berkata,

“Berjuanglah untuk masuk melalui pintu yang sesak itu”
       (Lukas 13:24).

Hanya ketika Anda berjuang untuk masuk ke dalam Kristus yang dapat membuat Anda mengalami pertobatan, dan menemukan

“hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus” (Roma 5:1).

Anda terpisah dari Allah oleh karena dosa. Itulah sebabnya mengapa Allah tidak benar-benar nyata bagi Anda. Hanya melalui pertobatan batiniah yang dapat membuat Anda menemukan “hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus” (Roma 5:1).

IV. Dan kemudian, keempat, perasaan kesepian yang mendahului pertobatan penting bagi Anda untuk diselamatkan.

Apa yang saya maksudkan dengan “perasaan kesepian yang mendahului pertobatan” ini? Maksud saya bahwa tidak ada orang yang dapat merasakan ini untuk Anda. Anda harus mengalami pengalaman batiniah seorang diri ini. Rasul Paulus berkata:

“Bangunlah, hai kamu yang tidur dan bangkitlah dari antara orang mati dan Kristus akan bercahaya atas kamu”
       (Efesus 5:14).

Anda menjalani hidup Anda tanpa kepedihan hati nurani. Kemudian Roh Kudus mulai membangunkan Anda. Anda mulai berpikir tentang dosa-dosa Anda. Anda mulai berpikir tentang Allah dan penghukuman. Itulah Allah Roh Kudus yang sedang membangunkan Anda.

“Lalu tinggallah Yakub seorang diri. Dan seorang laki-laki bergulat dengan dia sampai fajar menyingsing” (Kejadian 32:24).

“Laki-laki” itu adalah penampakan pra-inkarnasi Tuhan Yesus Kristus. Kebanyakan orang mengalami kesepian, kesulitan bergumul dengan Kristus ketika mereka benar-benar bertobat. Anda harus diyakinkan secara batiniah tentang dosa-dosa Anda dan kerusakan natur Anda. Anda harus diyakinkan secara batiniah tentang datangnya hari Penghakiman. Anda harus datang kepada Yesus, Anak Allah, dan percaya kepada Dia. Hanya dengan demikian kemudian Anda mengalami pertobatan sejati untuk selama-lamanya. Hanya dengan demikian keterasingan rohani Anda dari Allah dan kesepian eksistensial Anda diobati.

Anda lihat, obat dari kesepian hanyalah hal sampingan. Hal yang terutama adalah bahwa Yesus Kristus mengampuni dosa Anda. Ketika Anda mengalami pergumulan dan krisis yang mendahului pertobatan, maka, sebagai berkat sampingan, sesuatu yang lain datang bersama dengan pengampunan, Anda juga menerima obat untuk apa yang saya sebut sebagai “kesepian eksistensial.” Agustinus berkata, “Hati kami resah sebelum menemukan kelegaan di dalam Engkau.”

Datanglah ke gereja lokal ini. Itu adalah langkah pertama menghadapi kesepian. Beradalah di sini setiap Minggu. Jika Anda hanya datang sesekali, maka Anda tidak akan membangun persahabatan sejati di sini. Anda harus berada di sini setiap Minggu. Anda kemudian dengarkanlah khotbah-khotbah dan pikirkan dan renungkan semua itu setelah mendengarkannya. Pikirkanlah tentang Yesus yang mati menggantikan Anda, untuk membayar harga untuk dosa-dosa Anda, di kayu Salib. Kemudian datanglah kepada Kristus. Ia ada di dalam Firdaus, di sebelah kanan Allah. Datanglah kepada Yesus dengan iman dan Ia akan menyelamatkan Anda dari dosa Anda, dan menyembuhkan kesepian Anda dan keterasingan Anda dari Allah. Amin.

Mari kita berdiri dan menyanyikan lagu nomer tujuh pada lembar lagu Anda.

Pulanglah kepada Yesus, meja perjamuan telah disiapkan;
Pulanglah untuk perjamuan malam dan marilah memecah-mecah roti.
Yesus bersama dengan kita, jadi biarlah dikatakan,
Pulanglah untuk perjamuan malam dan marilah memecah-mecah roti!
Pulanglah ke gereja ini dan makanlah, Dalam persekutuan yang indah;
Akan menjadi kenyataan, Ketika kita duduk untuk makan bersama!

Indahnya persekutuan dan sahabat-sahabatmu akan hadir di sini;
Kita akan duduk semeja, hati kita dipenuhi sukacita.
Yesus bersama dengan kita, jadi biarlah dikatakan,
Pulanglah untuk perjamuan malam dan marilah memecah-mecah roti!
Pulanglah ke gereja dan makanlah, Dalam persekutuan yang indah;
Akan menjadi kenyataan, Ketika kita duduk untuk makan bersama!

Pulanglah kepada Yesus, meja perjamuan telah disiapkan;
Pulanglah untuk perjamuan malam dan marilah memecah-mecah roti.
Sahabat-sahabatmu sedang menunggu, jadi biarlah dikatakan,
Pulanglah untuk perjamuan malam dan marilah memecah-mecah roti!
Pulanglah ke gereja dan makanlah, Dalam persekutuan yang indah;
Akan menjadi kenyataan, Ketika kita duduk untuk makan bersama!

Orang-orang di kota besar nampak tidak peduli;
Mereka hanya memiliki sedikit peduli dan tiada cinta untuk diberikan.
Namun pulanglah kepada Yesus dan engkau akan sadar,
Ada makanan di meja dan persaudaraan!
Pulanglah ke gereja dan makanlah, Dalam persekutuan yang indah;
Akan menjadi kenyataan, Ketika kita duduk untuk makan bersama!
   (“Come Home to Dinner” by Dr. R. L. Hymers, Jr.,
      to the tune of “On the Wings of a Dove”).

(AKHIR KHOTBAH)
Anda dapat membaca khotbah-khotbah Dr Hymers setiap minggu di Internet
di www.realconversion.com. Klik on "Khotbah Indonesia."

You may email Dr. Hymers at rlhymersjr@sbcglobal.net, (Click Here)
or you may write to him at P.O. Box 15308, Los Angeles, CA 90015.
Or phone him at (818)352-0452.

Pembacaan Alkitab Sebelum Khotbah oleh Dr. Kreighton L. Chan: Kejadian 32:22-25.
Lagu Solo Sebelum Khotbah oleh Mr. Benjamin Kincaid Griffith:
“Come Home to Dinner” (by Dr. R. L. Hymers, Jr.).
 

GARIS BESAR KHOTBAH

LALU TINGGALLAH YAKUB SEORANG DIRI!

AND JACOB WAS LEFT ALONE!

oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.

“Lalu tinggallah Yakub seorang diri. Dan seorang laki-laki bergulat dengan dia sampai fajar menyingsing” (Kejadian 32:24).

I.   Pertama, kesepian yang Anda rasakan adalah perasaan umum
bagi kebanyakan anak muda di zaman kita ini, Mazmur 102:7.

II.  Kedua, kesepian yang Anda rasakan dapat disembuhkan di gereja
lokal ini, Kisah Rasul 2:46-47.

III. Ketiga, kesepian yang Anda rasakan harus disembuhkan pada tingkat
 yang lebih mendalam, disembuhkan untuk selama-lamanya,
Yeremia 29:13; Lukas 13:24; Roma 5:1.

IV. Keempat, perasaan kesepian yang mendahului pertobatan penting bagi
 Anda untuk diselamatkan, Efesus 5:14.