Print Sermon

Naskah-naskah khotbah dan video ini diakses oleh sekitar 1,500,000 komputer di lebih dari 221 negara setiap tahunnya di www.sermonsfortheworld.com. Ratusan orang lainnya menyaksikan video di YouTube, tetapi mereka akan segera meninggalkan YouTube dan mengunjungi langsung ke website kami. Naskah-naskah khotbah ini disajikan dalam 40 bahasa kepada sekitar 120,000 komputer setiap bulannya. Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Jadi para pengkhotbah boleh menggunakannya tanpa seijin kami. Silahkan klik di sini untuk mengetahui bagaimana Anda dapat memberikan donasi setiap bulan untuk membantu kami dalam pekerjaan besar pemberitaan Injil ke seluruh dunia ini.

Kapanpun Anda menulis pesan untuk Dr. Hymers, selalu sebutkan kepada beliau negara di mana Anda tinggal. Surel Dr. Hymers adalah rlhymersjr@sbcglobal.net .




KENAIKAN DAN PEMULIAAN
TUHAN KITA YESUS KRISTUS

(THE ASCENSION AND EXALTATION
OF OUR LORD JESUS CHRIST)

oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.
diterjemahkan oleh Dr. Edi Purwanto

Khotbah ini dikhotbahkan di Baptist Tabernacle of Los Angeles
Pada Kebaktian Minggu Pagi, 29 Agustus 2010

“Kristus Yesus, yang telah mati. Bahkan lebih lagi: yang telah bangkit, yang juga duduk di sebelah kanan Allah, yang malah menjadi Pembela bagi kita” (Roma 8:34).


Kami telah mengundang Anda untuk datang pagi ini. Kami telah pergi ke mall-mall dan kampus-kampus, dan jalan-jalan, dan mengundang Anda untuk datang dan bergabung bersama kami, berbagi makanan dengan kami. Dan Anda telah datang! Terimakasih untuk kedatangan Anda! Anda adalah tamu-tamu istimewa kami pada pagi ini!

Saya mau membuka rahasia kepada Anda. Hampir setiap waktu saya duduk menulis khotbah saya merasa seakan Tuhan berkata kepada saya, “Buatlah itu dengan sederhana, bodoh.” Adalah mudah untuk membuat hal-hal yang sulit untuk dimengerti, namun Tuhan ingin saya “Membuat itu dengan sederhana.” Secara alami saya suka bila Anda berpikir tentang saya sebagai seorang sarjana luar biasa. Namun apakah itu akan menjadi hal yang baik untuk dilakukan bagi Anda – atau bagi saya? Jadi, Tuhan terus mengingatkan saya, minggu demi minggu, “Buatlah itu dengan sederhana, bodoh.”

Oleh sebab itu saya mau membuat khotbah singkat ini sesederhana mungkin. Bahkan walaupun subyek ini sangat luas dan dalam, saya berdoa kiranya ini menjadi begitu jelas bahkan anak-anakpun dapat memahaminya. Ayat kita adalah Roma 8:34. Mari kita membacanya dengan lantang, mulai dengan frase “Kristus Yesus, yang telah mati.”

“Kristus Yesus, yang telah mati. Bahkan lebih lagi: yang telah bangkit, yang juga duduk di sebelah kanan Allah, yang malah menjadi Pembela bagi kita” (Roma 8:34).

Sekarang ayat itu dapat dibagi ke dalam empat poin. Ini menjelaskan kepada kita empat hal tentang Tuhan kita Yesus Kristus.

I. Pertama, Kristus yang telah mati.

“Kristus Yesus, yang telah mati” (Roma 8:34).

Dosa bukanlah hal yang sepele, kecil atau tidak penting. Dosa telah merusak alam semesta, membuat bumi ini terkutuk, membawa penderitaan dan kebinasaan bagi seluruh ciptaan, dan telah mengutuk jutaan orang ke dalam penghukuman kekal di Neraka. Dosa bukanlah sesuatu yang tidak penting yang Tuhan dapat abaikan dan lupakan. Itu adalah kejahatan yang sangat besar sehingga tidak ada yang lain selain oleh kematian Anak Allah yang tunggal yang dapat menyelesaikan masalah dosa dan menyucikan umat-Nya dari konsekwensi-konekwensi mengerikannya.

Ini bukan hanya tentang seseorang yang mati menggantikan tempat manusia, namun juga menebus dosa manusia. “Kristus yang telah mati” (Roma 8:34). Ini bukan hanya Kristus, Anak Allah yang kekal, yang dapat membayar hukuman dosa manusia, dan membawa orang-orang berdosa kembali ke dalam hubungan yang benar dengan Allah Bapa. Rasul Petrus berkata,

“Sebab juga Kristus telah mati sekali untuk segala dosa kita, Ia yang benar untuk orang-orang yang tidak benar, supaya Ia membawa kita kepada Allah” (I Peter 3:18).

Keadilan Allah mengharuskan dosa harus dibayar. Kristus secara sukarela menyerahkan Diri-Nya untuk dihukum di atas kayu Salib untuk menanggung murka Allah atas dosa menggantikan tempat umat-Nya. Saya tidak setuju dengan C. S. Lewis dalam segala hal, namun ia benar ketika ia berkata,

Kita diberitahu bahwa Kristus dibunuh bagi kita, bahwa kematian-Nya menyucikan dosa-dosa kita, dan bahwa oleh kematian-Nya Ia telah mengalahkan maut itu sendiri. Itulah formulanya. Itulah Kekristenan. Itulah yang harus dipercayai (C. S. Lewis, Ph.D., Mere Christianity, HarperCollins Publishers, 2001 edition, hlm. 55 [hlm. 91 dalam edisi bahasa Indonesia).

Dr. John R. Rice membuat ini jelas dalam lagu gubahannya yang indah,

Kami memiliki kisah kasih yang melampaui segalanya,
   Kami menceritakan bagaimana orang-orang berdosa beroleh pengampunan
Ada pengampunan cuma-cuma dari Yesus yang telah menderita,
   Dan melakukan penebusan di kayu salib Kalvari.

Semua dosa dunia ditimpakan atas Dia,
   Tergantung di sana, mati sebagai korban bagi dosa.
Allah memalingkan wajah-Nya, Meninggalkan Dia menderita,
   Membayar hutang manusia, penebusan-Nya menang

Nyanyikan refrennya!

Oh, betapa sungai rahmat sedang mengalir.    Turun dari Juruselamat manusia yang tersalib, Darah yang mahal yang Ia curahkan demi menebus kita,    Anugerah dan pengampunan bagi semua dosa kita (“Oh, What a Fountain!” by Dr. John R. Rice, 1895-1980).

Itulah sebabnya mengapa Juruselamat disalibkan yaitu demi mereka yang datang kepada Dia dengan iman!

II. Kedua, ini adalah Kristus yang telah bangkit kembali dari antara orang mati.

“Kristus Yesus, yang telah mati. Bahkan lebih lagi: yang telah bangkit” (Roma 8:34).

Rasul Petrus berkata,

“Allah nenek moyang kita telah membangkitkan Yesus, yang kamu gantungkan pada kayu salib dan kamu bunuh” (Kisah Rasul 5:30).

Rasul Paulus berkata bahwa Yesus Kristus,

“…dinyatakan oleh kebangkitan-Nya dari antara orang mati, bahwa Ia adalah Anak Allah yang berkuasa, Yesus Kristus Tuhan kita” (Roma 1:4).

Dr. B. B. Warfield berkata, “Kristus dengan sukarela memancangkan seluruh klaim-Nya atas kebangkitan-Nya. Ketika dimintai untuk menunjukkan sebuah tanda Ia menekankan tanda ini sebagai satu-satunya bukti yang cukup” (The New Encyclopedia of Christian Quotations, Baker Book House, 2000, hlm. 865).

Tanpa kebangkitan fisikal Kristus tidak ada Kekristenan, karena Kekristenan berdiri atau jatuh bersama dengan kebangkitan Kristus. Allah telah membangkitkan Kristus dari antara orang mati untuk memberikan manusia kelahiran baru dan pertobatan. Sang Reformator, John Calvin berkata, “Walaupun kita memiliki keselamatan sempurna melalui kematian-Nya, karena kita diperdamaikan dengan Allah oleh itu, oleh kebangkitan-Nya, bukan kematian-Nya, sehingga kita dikatakan dilahirkan ke dalam hidup yang penuh pengharapan” (The New Encyclopedia of Christian Quotations,ibid., hlm. 864). Kelahiran baru adalah sesuatu yang Allah lakukan di dalam Anda melalui Kristus yang telah bangkit. Anda harus dilahirbarukan “oleh kebangkitan Yesus Kristus dari antara orang mati” (I Petrus 1:3). “Kuasa dosa binasa, Tuhan memusnahkan.” Mari kita menyanyikan lagu ini!

Kuasa dosa binasa,
   Tuhan memusnahkan;
Bersihlah najis dan noda,
   Tuhan menyucikan.
(“O For a Thousand Tongues” by Charles Wesley, 1707-1788;
    menala “O Set Ye Open Unto Me”).

Nyanyikan ini kembali! Kristus bangkit bagi orang-orang yang datang kepada Dia melalui iman! Namun ayat kita masih ada kelanjutannya!

III. Ketiga, Kristus yang hidup sekarang, duduk di sebalah kanan Allah, di Sorga.

“Kristus Yesus, yang telah mati. Bahkan lebih lagi: yang telah bangkit, yang juga duduk di sebelah kanan Allah…”
      
 (Roma 8:34).

Lima belas kali Perjanjian Baru menjelaskan kepada kita bahwa Yesus telah naik ke Sorga, dan sekarang duduk di sebalah kanan Allah.

“Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Allah” (Markus 16:19).

Pandanglah, kamu orang-orang kudus! Pandanglah kemuliaan itu:
   Pandanglah Manusia yang Penuh sengsara sekarang;
Dari pertempurkan kembali membawa kemenangan
   Setiap lutut akan bertelut di hadapan-Nya:
Nobatkanlah Dia! Nobatkanlah Dia! Nobatkanlah Dia!
   Nobatkan dia menjadi sang Pemenang.
Nobatkan dia menjadi sang Pemenang.

Nobatkanlah sang Juruselamat! Para malaikat, nobatkanlah Dia!
   Banyak piala Yesus bawa:
Duduk dengan penuh kuasa di atas tahta-Nya;
   Seluruh penghuni sorga bergema:
Nobatkanlah Dia! Nobatkanlah Dia! Nobatkanlah Dia!
   Nobatkanlah sang Juruselamat Raja di atas segala raja
Nobatkanlah sang Juruselamat Raja di atas segala raja

Dengarlah, aklamasi mereka yang riuh!
   Dengarlah, paduan suara kemenangan yang nyaring!
Yesus mengambil tempat tertinggi;
   Oh betapa sukacitanya!
Nobatkanlah Dia! Nobatkanlah Dia! Nobatkanlah Dia!
   Raja di atas segala raja, dan Tuhan di atas segala tuan!
Raja di atas segala raja, dan Tuhan di atas segala tuan!
   (“Look, Ye Saints! The Sight is Glorious” by Thomas Kelly, 1769-1855;
       menala “Guide Me, O Thou Great Jehovah”).

Kristus duduk di sebelah kanan Allah dalam kemuliaan! “Marilah nobatkan Dia! Marilah nobatkan Dia! Raja di atas segala raja dan Tuhan di atas segala tuan!” Amin! “Marilah Nobatkan Sang Raja.” Mari kita menyanyikan pujian ini!

Marilah nobatkan,
   Sang Raja Mulia!
Dengarkan lagu pujian
   Mengisi angkasa
Hai Bangkit jiwaku,
   Hormati Rajamu,
Yang mati bagi dosamu,
   Pujilah tak jemu
(“Crown Him With Many Crowns” by Matthew Bridges, 1800-1894,
     and Godfrey Thring, 1823-1903/ Terjemahan Nyanyian Pujian No. 78).

IV. Keempat, Kristus yang juga menjadi Pembela bagi kita.

Mari kita berdiri dan membaca ayat kita sekali lagi, Roma 8:34. Bacalah ini dengan lantang, mulai dengan kata, “Kristus.”

“Kristus Yesus, yang telah mati. Bahkan lebih lagi: yang telah bangkit, yang juga duduk di sebelah kanan Allah, yang malah menjadi Pembela bagi kita” (Roma 8:34).

“Yang malah menjadi Pembela bagi kita.” Kristus tidak hanya duduk di sana di tahta-Nya di Sorga. Ia melakukan banyak hal. Namun hal yang paling penting yang Ia lakukan adalah menjadi Pembela kita dalam doa. Dalam perikop yang dibacakan Dr. Chan sebelum khotbah, Alkitab berkata,

“Karena itu Ia sanggup juga menyelamatkan dengan sempurna semua orang yang oleh Dia datang kepada Allah. Sebab Ia hidup senantiasa untuk menjadi Pengantara mereka”
       (Ibrani 7:25).

Kristus dapat menyelamatkan Anda “dengan sempurna,” selama-lamanya, komplit – karena “Ia hidup senantiasa untuk menjadi Pengantara” Anda (Ibrani 7:25). Kristus dapat menyelamatkan Anda dan memelihara Anda tetap selamat untuk selama-lamanya, “dengan sempurna” – karena Ia hidup senantiasa untuk menjadi Pengantara Anda di dalam doa.

Ku punya Juruselamat yang setia;
   Ku dibimbing-Nya dalam kasih mesra;
Kaupun dikasihi-Nya, t’rimalah Dia
   Jadikanlah Juruselamatmu juga
(“I Am Praying for You” by S. O’Malley Clough, 1837-1910/
    Terjemahan Nyanyian Pujian No. 145).

Betapa kami berdoa agar Anda mau datang kepada Yesus!

“Kristus Yesus, yang telah mati. Bahkan lebih lagi: yang telah bangkit, yang juga duduk di sebelah kanan Allah, yang malah menjadi Pembela bagi kita” (Roma 8:34).

Datanglah kepada Kristus dengan iman dan Ia akan mengampuni dosa-dosa Anda, dan menyelamatkan Anda selama-lamanya! Amin!

(KHOTBAH SELESAI)
Anda dapat membaca khotbah-khotbah Dr. Hymers setiap minggu di Internet
di www.realconversion.com. Klik di “Khotbah Indonesia.”

You may email Dr. Hymers at rlhymersjr@sbcglobal.net, (Click Here) – or you may
write to him at P.O. Box 15308, Los Angeles, CA 90015. Or phone him at (818)352-0452.

Pembacaan Alkitab Sebelum Khotbah oleh Dr. Kreighton L. Chan: Ibrani 7:23-27.
Lagu Solo Sebelum Khotbah oleh Mr. Benjamin Kincaid Griffith:
“Look, Ye Saints! The Sight is Glorious” (by Thomas Kelly, 1769-1855).


KENAIKAN DAN PEMULIAAN
TUHAN KITA YESUS KRISTUS

(THE ASCENSION AND EXALTATION
OF OUR LORD JESUS CHRIST)

oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.

“Kristus Yesus, yang telah mati. Bahkan lebih lagi: yang telah bangkit, yang juga duduk di sebelah kanan Allah, yang malah menjadi Pembela bagi kita” (Roma 8:34).

I.   Pertama, Kristus yang telah mati, Roma 8:34a; I Petrus 3:18.

II.  Kedua, ini adalah Kristus yang telah bangkit kembali dari antara orang
mati, Roma 8:34b; Kisah Rasul 5:30; Roma 1:4; I Petrus 1:3.

III. Ketiga, Kristus yang hidup sekarang, duduk di sebalah kanan Allah,
di Sorga, Roma 8:34c; Markus 16:19.

IV. Keempat, Kristus yang juga menjadi Pembela bagi kita, Roma 8:34d;
Ibrani 7:25.