Print Sermon

Naskah-naskah khotbah dan video ini diakses oleh sekitar 1,500,000 komputer di lebih dari 221 negara setiap tahunnya di www.sermonsfortheworld.com. Ratusan orang lainnya menyaksikan video di YouTube, tetapi mereka akan segera meninggalkan YouTube dan mengunjungi langsung ke website kami. Naskah-naskah khotbah ini disajikan dalam 40 bahasa kepada sekitar 120,000 komputer setiap bulannya. Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Jadi para pengkhotbah boleh menggunakannya tanpa seijin kami. Silahkan klik di sini untuk mengetahui bagaimana Anda dapat memberikan donasi setiap bulan untuk membantu kami dalam pekerjaan besar pemberitaan Injil ke seluruh dunia ini.

Kapanpun Anda menulis pesan untuk Dr. Hymers, selalu sebutkan kepada beliau negara di mana Anda tinggal. Surel Dr. Hymers adalah rlhymersjr@sbcglobal.net .




TUBUH RIIL! TULANG RIIL! DARAH RIIL! – BAGIAN I

(REAL FLESH! REAL BONES! REAL BLOOD! – PART I)

oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.
diterjemahkan oleh Dr. Edi Purwanto

Khotbah ini dikhotbahkan di Baptist Tabernacle of Los Angeles
Pada Kebaktian Minggu Pagi, 13 Juni 2010

“Dan ketika mereka belum percaya karena girangnya dan masih heran, berkatalah Ia kepada mereka: "Adakah padamu makanan di sini?" Lalu mereka memberikan kepada-Nya sepotong ikan goreng. Ia mengambilnya dan memakannya di depan mata mereka” (Lukas 24:41-43).
 

Oh, saya tahu bahwa subyek khotbah ini mungkin akan mengganggu beberapa pengkhotbah! Namun mereka mungkin belum mempelajari subyek ini secara menyeluruh, mungkin mereka belum dengan cukup lama merenungkan ayat-ayat tentang kebangkitan Kristus! Para pengkhotbah harus berbicara lantang dan jelas tentang doktrin-doktrin utama iman Kristen, termasuk kebangkitan jasmani Kristus.

Saya sepenuhnya setuju dengan Dr. Michael Horton bahwa ada banyak orang di gereja kita hari ini yang percaya di dalam roh-Kristus “Gnostik”. Bagaimanapun saya ingin bahwa setiap pengkhotbah yang berbicara dalam bahasa Inggris membaca buku kecilnya yang berjudul Christless Christianity: The Alternative Gospel of the American Church (Baker Books, 2008). Ia memang benar ketika ia berkata bahwa banyak orang injili telah percaya kepada “hantu”, Kristus “gnostik”, bukan Kristus Perjanjian Baru yang memiliki daging dan tulang. Tidak seorangpun dapat diselamatkan dengan percaya di dalam “Yesus yang lain” (II Korintus 11:4). Hanya Kristus yang telah bangkit secara jasmani yang dapat menyelamatkan jiwa manusia, sedangkan Kristus “gnostik” adalah “Yesus yang lain.”

Namun saya akan membahas lebih jauh dari sekedar berkata bahwa Kristus yang telah bangkit memiliki daging dan tulang. Ya, saya tahu pasti bahwa Yesus berkata,

“Lihatlah tangan-Ku dan kaki-Ku: Aku sendirilah ini; rabalah Aku dan lihatlah, karena hantu tidak ada daging dan tulangnya, seperti yang kamu lihat ada pada-Ku” (Lukas 24:39).

Namun pernyataan Yesus di sini tidak lengkap. Ia tidak menjelaskan secara detail semua fakta berhubungan dengan kebangkitan jasmani-Nya. Ijinkan saya memberitahukan kepada Anda mengapa saya percaya bahwa kebangkitan tubuh-Nya tidak hanya memiliki daging dan tulang, tetapi juga darah.

Saya percaya Kristus bangkit secara jasmani dan Ia memiliki daging, tulang dan darah, karena pengajaran yang jelas dari Alkitab menegaskan demikian! Saya telah belajar selama bertahun-tahun untuk mendengarkan Kitab Suci dan mengikutinya. Gembala dan guru saya yang mengajar saya selama bertahun-tahun, Dr. Timothy Lin, mantan professor teologi dan bahasa-bahasa Alkitab di Bob Jones University, mengajar saya untuk percaya Alkitab, dan senantiasa dekat dengan apa yang dikatakan Alkitab.

Alkitab dengan jelas mengajar bahwa tubuh yang sama dari Yesus, yang telah dikuburkan di dalam kubur itu, telah bangkit dari antara orang mati. Itu bukan hantu atau “roh” yang bangkit dari kubur. Itu sungguh Yesus yang sama yang telah dikuburkan di sana selama tiga hari setelah Ia mati di kayu Salib. Ia bangkit dari antara orang mati dalam tubuh yang sama yang telah dikuburkan itu.

Ketika Ia bangkit dari antara orang mati, Ia bangkit secara fisikal atau jasmani. Ia berkata kepada murid-murid-Nya pada hari Minggu pertama itu,

“Lihatlah tangan-Ku dan kaki-Ku: Aku sendirilah ini; rabalah Aku dan lihatlah, karena hantu tidak ada daging dan tulangnya, seperti yang kamu lihat ada pada-Ku." Sambil berkata demikian, Ia memperlihatkan tangan dan kaki-Nya kepada mereka”
     (Lukas 24:39-40).

Selanjutnya tubuh yang memiliki daging dan tulang tentunya memerlukan darah di dalamnya.

Saya telah membaca buku medical tentang masalah sumsum tulang. Sumsum tulang adalah organ terbesar kedua di dalam tubuh. Dr. Chan adalah seorang dokter praktek di sini di Los Angeles. Ia yang memberikan kepada saya buku medis ini kepada saya, yaitu buku yang berjudul Hoffman: Hematology, buku yang membahas tentang darah manusia. Di dalam buku itu ada bab yang berjudul, “Bone Marrow Examination” (“Menguji Sumsum Tulang,”) yang ditulis oleh Dr. Daniel H. Ryan dan Dr. Harvey J. Cohen. Dr. Ryan dan Dr. Cohen berkata dalam buku itu,

Setelah kulit, sumsum tulang adalah organ terbesar di dalam tubuh. Sumsum tulang kita berisi sekitar 1 triliun sel [dengan] sekitar 200 milyar sel darah merah, 100 milyar sel darah putih, dan 400 milyar platelet (Hoffman: Hematology, Churchill, Livingstone, Harcourt, Brace and Co., 2005, hal. 2656).

Buku itu diterbitkan pada tahun 2005, dan masih digunakan sampai sekarang, hari ini, sebagai buku teks studi medis di beberapa universitas.

Apa yang fakta-fakat medis tunjukkan tentang darah di dalam sumsum tulang manusia kepada kita berhubungan dengan tulang-tulang dari Kristus yang telah bangkit? Ingatlah bahwa Kristus yang telah bangkit berkata kepada murid-murid-Nya,

“Rabalah Aku dan lihatlah, karena hantu tidak ada daging dan tulangnya, seperti yang kamu lihat ada pada-Ku” (Lukas 24:39).

Di sinilah poinnya – walaupun banyak Darah telah terkuras dari tubuh Yesus pada waktu penyaliban, tulang-Nya masuh berisi banyak Darah yang ada dalam tulang sumsum-Nya. Masih ada 200 milyar sel darah merah, 100 milyar sel darah putih, dan 400 milyar platelet darah di dalam tulang belakang Kristus ketika Ia bangkit dari antara orang mati! Selain semua darah yang ada di dalam tulang-tulang-Nya, ada juga Darah yang berada di dalam organ-organ lain tubuh-Nya, serta sel-sel dan jaringan tubuh atau daging-Nya, ketika Ia bangkit dari antara orang mati. Seorang dokter medis memperkirakan bahwa kira-kira 20% darah Yesus masih tersisa di dalam Tubuh-Nya ketika Ia dikuburkan.

Dr. Norman L. Geisler, rektor Southern Evangelical Seminary, berkata,

Pandangan orthodoks tidak dapat dihindari dengan mengklaim bahwa tubuh kebangkitan Yesus memiliki daging dan tulang namun tidak memiliki materi daging dan darah (Norman L. Geisler, Ph.D., The Battle for the Resurrection, Wipf & Stock Publishers, 1992, hal. 122).

Dr. Geisler percaya bahwa Kristus yang telah bangkit masih memiliki “materi daging dan darah.”

Dr. Geisler berkata bahwa frase Alkitabiah “daging dan darah tidak mendapat bagian dalam kerajaan Allah” (1 Korintus 15:50), dalam konteks, dalam arti daging dan darah yang fana. Menurut Dr. Geisler, frase ini mengacu kepada daging dan darah yang belum dibangkitkan. Dr. Geisler mencatat bahwa

Kesalahan-fahaman terhadap ayat ini telah memainkan peran yang membahayakan dalam teologi Perjanjian Baru enam puluh tahun belakangan ini. Frase di dalam 1 Korintus 15:50 mengacu kepada darah yang belum dibangkitkan” (ibid. hal. 123).

Jadi, menurut Dr. Geisler, I Korintus 15:50 tidak dapat diaplikasikan untuk menunjukkan bahwa daging dan tulang Yesus, dalam keadaan setelah dibangkitkan, tidak memiliki darah kebangkitan (ibid.). Oleh sebab itu, sejak di dalam daging dan tulang-Nya masih tersisa 20% dari darah-Nya, kita menyimpulkan bahwa tubuh kebangkitan-Nya masih berisi sejumlah darah kebangkitan.

Ini bukanlah subyek “baru,” atau subyek yang tidak penting. Para pendahulu kita berperang dalam kontroversi Fundamentalis/modernis untuk mendukung pandangan tentang “tubuh” kebangkitan Kristus secara literal. Namun biarlah seorang liberal seperti George Eldon Ladd, mantan professor Fuller Theological Seminary, menjelaskan kepada kita bahwa kebangkitan Kristus “bukanlah kebangkitan (revivification) dari mayat yang mati, kembali ke kehidupan fisikal” (Geisler, ibid., hal. 93-94). Mengapa ia mengatakan “revivification” dan bukan “resurrection?” Kedua kata itu memiliki arti yang sama, yaitu kebangkitan! Namun ia ingin menggunakan kata khusus untuk menyembunyikan apa yang ia percaya dari orang awam yang mungkin membaca bukunya. Dalam bahasa Inggris sederhana, Dr. Ladd berkata Kristus bangkit dari kubur, “bukan kebangkitan dari tubuh yang telah mati.” Itu salah! Itu bukan apa yang Alkitab ajarkan, atau itu bukanlah apa yang orang Kristen percaya selama berabad-abad! Bahwa sesungguhnya apa yang para pendahulu kita maksudkan dengan kebangkitan “jasmani” dari Yesus adalah bahwa mayat yang mati dari Yesus telah kembali kepada kehidupan fisikal!

Marilah kita tidak mengurangi apa yang Dr. John R. Rice katakan tentang subyek ini. Dr. Rice adalah orang bijaksana yang percaya Alkitab, dan selalu dengan sangat hati-hati mengikuti arti literal dari Kitab Suci, dengan kemampuan terbaiknya. Dalam komentarnya untuk Lukas 24:36-45 Dr. Rice berkata,

Ia makan di hadapan mereka dan meyakinkan keragu-raguan hati mereka. Ini adalah Yesus yang telah bangkit dari antara orang mati, dengan tubuh-dan-daging-Nya... Karena Yesus di sini menekankan bahwa mereka dapat meraba daging dan tulang-Nya namun tidak menyebutkan darah, beberapa orang berpendapat bahwa kebangkitan tubuh kita [orang Kristen] nanti tidak memiliki darah. Memang benar, I Korintus 15:50 mengatakan bahwa “daging dan darah tidak mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.” Namun ayat ini melanjutkan, “bahwa yang binasa tidak mendapat bagian dalam apa yang tidak binasa”... Itu tidak berarti bahwa daging tidak dapat masuk ke dalam kerajaan dalam tubuh yang telah dibangkitkan.... Sejak Yesus makan secara literal, makanan sungguhan, ada alasan yang sangat kuat untuk percaya bahwa di sana ada proses fisikal dari pencernakan dan bahwa tubuh itu memiliki daging dan tulang, juga darah yang membuat proses alami pencernakan ini terjadi... Setalah kebangkitan-Nya tubuh Yesus adalah tubuh yang memiliki daging-dan-tulang, dengan proses-proses normal. Ini adalah tubuh yang dapat makan dan mencerna makanan, tubuh yang dapat merasa (John R. Rice., D.D., The Son of Man: A Verse-by-Verse Commentary on the Gospel According to Luke, Sword of the Lord Publishers, 1971, hal. 556-557).

“Dan ketika mereka belum percaya karena girangnya dan masih heran, berkatalah Ia kepada mereka: "Adakah padamu makanan di sini?" Lalu mereka memberikan kepada-Nya sepotong ikan goreng. Ia mengambilnya dan memakannya di depan mata mereka” (Lukas 24:41-43).

Selanjutnya ada dua poin penting yang datang dari sini.

1.  Daging dan darah dari semua orang Kristen sejati yang akan dibangkitkan, sama seperti daging dan darah Yesus. Rasul Paulus berkata,

“Karena kewargaan kita adalah di dalam sorga, dan dari situ juga kita menantikan Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat, yang akan mengubah tubuh kita yang hina ini, sehingga serupa dengan tubuh-Nya yang mulia, menurut kuasa-Nya yang dapat menaklukkan segala sesuatu kepada diri-Nya”
     (Filipi 3:20-21).

Jadi Rasul Paulus menjelaskan kepada kita bahwa “tubuh” kita yang “hina” akan diubah menjadi “serupa dengan tubuh-Nya yang mulia” – yaitu, kita akan memiliki tubuh kebangkitan, dengan daging, dan darah, sebagaimana “tubuh-Nya yang mulia.” Kita tidak akan menjadi “hantu” atau “roh.” Tidak, tubuh kebangkitan orang-orang Kristen sejati akan “diubah” ketika mereka dibangkitkan ke dalam tubuh yang “tidak dapat binasa” dan “tidak fana”, diubah menjadi seperti tubuh kebangkitan Kristus (lihat I Korintus 15:51-53). Saya bahagia dengan begitu. Kita masih akan mengenali orang-orang yang kita cintai, seperti Musa dan Elia dikenali pada saat Transfigurasi! Kita akan mengenal orang-orang Kristen yang kita kasihi yang telah mati karena mereka akan dibangkitkan, sama seperti Yesus yang telah bangkit, dalam tubuh kebangkitan yang sama dengan yang sebelumnya telah mati!
      Rasul Yohanes berkata lebih lanjut tentang subyek ini ketika ia menjelaskan kepada kita,

“Kita tahu, bahwa apabila Kristus menyatakan diri-Nya, kita akan menjadi sama seperti Dia, sebab kita akan melihat Dia dalam keadaan-Nya yang sebenarnya” (I Yohanes 3:2).

Pada hari kebangkitan, orang-orang Kristen “akan menjadi sama seperti Dia,” seperti Kristus ketika Ia bersama dengan murid-murid-Nya pada hari Minggu pertama, ketika Ia berkata,

“"Adakah padamu makanan di sini?" Lalu mereka memberikan kepada-Nya sepotong ikan goreng. Ia mengambilnya dan memakannya di depan mata mereka” (Lukas 24:41-43).

Dalam Injil Lukas, Yesus berkata bahwa Ia akan makan dan minum bersama dengan mereka “di dalam kerajaan Allah.”

“Kata-Nya kepada mereka: ’Aku sangat rindu makan Paskah ini bersama-sama dengan kamu, sebelum Aku menderita. Sebab Aku berkata kepadamu: Aku tidak akan memakannya lagi sampai ia beroleh kegenapannya dalam Kerajaan Allah.’ Kemudian Ia mengambil sebuah cawan, mengucap syukur, lalu berkata: ’Ambillah ini dan bagikanlah di antara kamu. Sebab Aku berkata kepada kamu: mulai dari sekarang ini Aku tidak akan minum lagi hasil pokok anggur sampai Kerajaan Allah telah datang’’” (Lukas 22:15-18).

      Jadi, pada Perjamuan Terakhir, Kristus berkata kepada murid-murid-Nya bahwa Ia akan makan dan minum bersama dengan mereka dalam Kerajaan yang akan datang. Lagi, dalam Lukas 22:30, Yesus menjelaskan kepada mereka bahwa mereka akan “makan dan minum semeja dengan Aku di dalam Kerajaan-Ku.” Ini berarti bahwa tubuh kebangkitan mereka akan memerlukan “darah yang membuat proses alami” pencernakan, seperti yang dikatakan Dr. Rice (ibid.). Dr. Rice berkata, “Akan ada cairan di dalam tubuh orang-orang Kristen yang dibangkitkan, sama seperti yang ada di dalam tubuh Yesus, karena Yesus berkata, ‘Aku tidak akan memakannya lagi sampai ia beroleh kegenapannya dalam Kerajaan Allah’” (Rice, ibid., hal. 558).
      Saya bahagia bahwa kita tidak akan menjadi “hantu” atau “roh” dalam Kerajaan Kristus yang akan datang! Saya bahagia karena kita akan memiliki tubuh kebangkitan yang riil, seperti tubuh-Nya, tubuh yang memiliki daging dan tulang, dan darah, yang mampu untuk duduk dan makan dan minum bersama dengan Yesus dalam Kerajaan yang akan datang, ketika Dia datang kembali untuk memerintah atas seluruh dunia, tubuh yang mampu berbagi dalam Perjamuan Agung bersama dengan Dia dan murid-murid-Nya, dan semua orang Kristen sejati, untuk “makan dan minum” bersama dengan mereka di dalam pesta agung (Lukas 22:30)! Betapa ini adalah pengharapan yang penuh berkat yang dimiliki oleh setiap orang Kristen sejati!

“Berkatalah Ia kepada mereka: "Adakah padamu makanan di sini?" Lalu mereka memberikan kepada-Nya sepotong ikan goreng. Ia mengambilnya dan memakannya di depan mata mereka” (Lukas 24:41-43).

Namun masih ada pelajaran agung lainnya bagi kita di sini, satu pelajaran yang harus kita pikirkan sesering mungkin.

2.  Darah Yesus ada di Sorga sekarang! Paling tidak Darah di dalam tulang dan daging-Nya telah dibangkitkan dan naik bersama Dia kembali ke Sorga. Dr. Rice dan beberapa yang lain menjelaskan itu lebih jauh, sama seperti yang saya lakukan, dan berkata bahwa Dia membawa bersama dengan-Nya darah yang tercurah dari tubuh-Nya di kayu salib juga. Dr. Rice berkata, “Ia sedang dalam perjalanan-Nya untuk menyerahkan darah suci-Nya di Sorga” (John R. Rice, D.D., The Son of God: A Verse-by-Verse Commentary on the Gospel According to John, Sword of the Lord Publishers, 1976, hal. 393).
      Jika kita mempelajari Alkitab dengan serius – paling tidak Darah yang masih ada dalam daging-Nya dan sumsum tulang-Nya sekarang ada di Sorga. Seharusnya tidak ada pertanyaan tentang hal itu jika seseorang percaya di dalam kebangkitan tubuh jasmani-Nya. Bagaimanapun, ada beberapa pengajar modern, seperti George Eldon Ladd dan John MacArthur, yang berkata bahwa darah Yesus tidak ada di Sorga. Saya pikir mereka salah karena Alkitab secara spesifik menjelaskan kepada kita bahwa darah Yesus ada di Sorga,

“Tetapi kamu sudah datang ke Bukit Sion, ke kota Allah yang hidup, Yerusalem sorgawi dan kepada beribu-ribu malaikat, suatu kumpulan yang meriah, dan kepada jemaat anak-anak sulung, yang namanya terdaftar di sorga, dan kepada Allah, yang menghakimi semua orang, dan kepada roh-roh orang-orang benar yang telah menjadi sempurna, dan kepada Yesus, Pengantara perjanjian baru, dan kepada darah pemercikan” (Ibrani 12:22-24).

Alkitab menjelaskan kepada kita di dalam Ibrani 12:22-24 bahwa darah Yesus adalah salah satu hal yang ada di Sorga. Darah itu dibawa naik ke Sorga bersama dengan daging dan tulang dari tubuh-Nya – sama seperti tubuh dan darah Henokh (Ibrani 11:5) dan tubuh serta darah Elia (II Raja-raja 2:11) yang diangkat ke Sorga. C. H. Spurgeon berkata,

      Ketika kita naik ke Sorga itu sendiri… kita tidak akan melewatkan darah pemercikan, tidak, kita akan melihat itu di sana lebih jelas dari pada di tempat lain. “Apa!” Anda berkata, “darah Yesus ada di Sorga?” Ya! Biarkan orang yang meremehkan darah berharga itu mengoreksi pandangan mereka sebelum mereka dinyatakan bersalah karena penghujatan… Bagi saya tidak ada yang layak dipikirkan atau dikhotbahkan selain tema besar ini. Darah Kristus adalah kehidupan dari Injil (C. H. Spurgeon, “The Blood of Sprinkling,” The Metropolitan Tabernacle Pulpit, Pilgrim Publications, 1975 reprint, volume 32, hal. 121).

Spurgeon berkata bahwa darah Kristus ada di Sorga dalam beberapa khotbahnya yang lain, dengan pernyataan seperti, “darah itu ada di sana, menyucikan kita secara terus menerus” (“The Saviour’s Precious Blood,” MTP, #3,395).
      Kami telah memberikan 15 saksi untuk darah Kristus di Sorga dalam buku kami yang berjudul Preaching to a Dying Nation oleh R. L. Hymers, Jr., D.Min., dan Christopher Cagan, Ph.D. Anda dapat memesannya dengan mengirim uang $15.00 dan menulis surat ke P.O. Box 15308, Los Angeles, CA 90015. Di antara orang-orang yang berkata bahwa darah Kristus sekarang ada di sorga adalah Chrysostom (abad ke-5), John Calvin (abad ke-16), Matthew Henry (abad ke-18), Charles Wesley (abad ke-18), The Scofield Study Bible (abad ke-20), Dr. John R. Rice (abad ke-20), dan Dr. J. Vernon McGee (abad ke-20). Dr. McGee berkata,

Darah-Nya bahkan sekarang ada di Sorga, dan tidak akan pernah habis selamanya di sana untuk mengingatkan kita akan harga yang dibayar Kristus yang begitu mengerikan untuk menebus kita (J. Vernon McGee, Th.D., Thru the Bible, Thomas Nelson Publishers, 1983, vol. 5, hal. 560).

Saya sangat bahagia karena saya memiliki Injil yang riil untuk dikhotbahkan kepada Anda pada pagi ini! Kristus sungguh telah mati di kayu salib untuk membayar lunas penghukuman karena dosa kita. Kristus sungguh telah bangkit secara fisikal – tubuh-Nya telah bangkit! Tulang-Nya telah bangkit! Darah dalam sumsum tulang-Nya dan sel-sel-Nya telah bangkit! Ia sungguh telah bangkit dari antara orang mati! Dan karena Ia sungguh hidup, duduk di sebelah kanan Allah, Anda dapat datang kepada Dia. Dan ketika Anda datang kepada Dia, Dia akan sungguh mengampuni dosa Anda, dan Dia akan memberikan Anda kelahiran baru yang riil, pertobatan yang riil, dan hidup kekal yang riil. Itu semua riil, sobatku! Datanglah kepada Yesus yang riil dan Dia akan memberikan pertobatan yang riil kepada Anda!

“Dan sementara mereka bercakap-cakap tentang hal-hal itu, Yesus tiba-tiba berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata kepada mereka: ’Damai sejahtera bagi kamu!’ Mereka terkejut dan takut dan menyangka bahwa mereka melihat hantu. Akan tetapi Ia berkata kepada mereka: ’Mengapa kamu terkejut dan apa sebabnya timbul keragu-raguan di dalam hati kamu? Lihatlah tangan-Ku dan kaki-Ku: Aku sendirilah ini; rabalah Aku dan lihatlah, karena hantu tidak ada daging dan tulangnya, seperti yang kamu lihat ada pada-Ku.’ Sambil berkata demikian, Ia memperlihatkan tangan dan kaki-Nya kepada mereka. Dan ketika mereka belum percaya karena girangnya dan masih heran, berkatalah Ia kepada mereka: ’Adakah padamu makanan di sini?’ Lalu mereka memberikan kepada-Nya sepotong ikan goreng. Ia mengambilnya dan memakannya di depan mata mereka”
     (Lukas 24:36-43).

Itu adalah Yesus yang riil! Datanglah kepada Dia dan Dia akan menyelamatkan Anda untuk selama-lamanya! Mari kita berdiri dan menyanyikan refren lagi, “Are You Washed in the Blood?” (“Sudahkah Engkau Disucikan di dalam Darah-Nya?”)

Apakah engkau telah disucikan dalam darah-Nya,
   Disucikan dalam darah Anak Domba?
Apakah pakaianmu telah bersih? Apakah pakaianmu putih seperti salju?
   Apakah engkau telah disucikan di dalam darah Anak Doma?
(“Are You Washed in the Blood of the Lamb?”
       by Elisha A. Hoffman, 1839-1929).

(AKHIR KHOTBAH)
Anda dapat membaca khotbah-khotbah Dr. Hymers setiap minggu di Internet
di www.realconversion.com. Klik on “Khotbah Indonesia.”

Pembacaan Alkitab Sebelum Khotbah oleh Mr. Abel Prudhomme: Lukas 24:36-43.
Lagu Solo Sebelum Khotbah oleh Mr. Benjamin Kincaid Griffith:
“Alive Again” (by Paul Rader, 1878-1938).