Print Sermon

Naskah-naskah khotbah dan video ini diakses oleh sekitar 1,500,000 komputer di lebih dari 221 negara setiap tahunnya di www.sermonsfortheworld.com. Ratusan orang lainnya menyaksikan video di YouTube, tetapi mereka akan segera meninggalkan YouTube dan mengunjungi langsung ke website kami. Naskah-naskah khotbah ini disajikan dalam 40 bahasa kepada sekitar 120,000 komputer setiap bulannya. Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Jadi para pengkhotbah boleh menggunakannya tanpa seijin kami. Silahkan klik di sini untuk mengetahui bagaimana Anda dapat memberikan donasi setiap bulan untuk membantu kami dalam pekerjaan besar pemberitaan Injil ke seluruh dunia ini.

Kapanpun Anda menulis pesan untuk Dr. Hymers, selalu sebutkan kepada beliau negara di mana Anda tinggal. Surel Dr. Hymers adalah rlhymersjr@sbcglobal.net .




2010 – APA YANG AKAN TERJADI DI TAHUN DEPAN?
– KHOTBAH TAHUN BARU

(2010 – WHAT WILL HAPPEN NEXT YEAR?
– A NEW YEAR’S SERMON)

Oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.
Diterjemahkan oleh Dr. Edi Purwanto

Khotbah ini dikhotbahkan di Baptist Tabernacle of Los Angeles
Kebaktian Minggu Pagi, 27 Desember 2009

“Tetapi itu belum kesudahannya” (Matius 24:6).


Para Murid bertanya kepada Yesus, “Bilamanakah itu akan terjadi dan apakah tanda kedatangan-Mu dan tanda kesudahan dunia [zaman]?” (Matius 24:3). Pada ayat berikutnya Yesus mulai menjawab pertanyaan mereka, ketika Ia berkata,

“Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu! Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Mesias, dan mereka akan menyesatkan banyak orang. Kamu akan mendengar deru perang atau kabar-kabar tentang perang. Namun berawas-awaslah jangan kamu gelisah; sebab semuanya itu harus terjadi, tetapi itu belum kesudahannya” (Matius 24:4-6).

Saya percaya ini adalah kebenaran hari ini. “Itu belum kesudahannya.” Tanda-tanda akhir zaman semua ada di tempatnya, “namun itu belum kesudahannya.” Mengapa Allah menunggu? Mengapa berlambat-lambat? Jawabannya diberikan dalam ayat 14,

“Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya” (Matius 24:14).

Ini kelihatannya bukti dalam Kitab Suci bahwa Matius 24:14 tidak akan digenapi secara literal atau sepenuhnya sebelum sisa-sia dari Israel menginjili dunia “oleh perkataan kesaksian mereka” (Wahyu 12:11). 144,000 penginjil Yahudi “memiliki kesaksian Yesus” (Wahyu 12:17). Dan mereka akan memberitakan kesaksian mereka dengan cepat ke seluruh dunia! Kemudian, tepat sebelum Cawan Murka dan Harmagedon, seorang malaikat akan dikirim oleh Allah,

“…padanya ada Injil yang kekal untuk diberitakannya kepada mereka yang diam di atas bumi dan kepada semua bangsa dan suku dan bahasa dan kaum” (Wahyu 14:6).

“Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya” (Matius 24:14).

sesudah itu barulah tiba kesudahannya” (Matius 24:14). Oleh sebab itu saya percaya bahwa kita masih hidup pada periode ketika Yesus berkata,

“…Tetapi itu belum kesudahannya” (Matius 24:6).

Tanda-tanda akhir zaman diberikan oleh Kristus dalam ayat 4-14, namun akhir zaman tidak akan terjadi sebelum seluruh dunia mendengar Injil dari para penginjil Yahudi pada masa Kesusahan Besar, dan dari malaikat yang dicatat dalam Wahyu 14:6. Jadi, pada saat ini, kita dapat berkata seperti Yesus,

“…Tetapi itu belum kesudahannya” (Matius 24:6).

Orang-orang jahat mengejek sambil berkata, “Di manakah janji tentang kedatangan-Nya itu?“ (II Petrus 3:4). Mereka berpikir berlambat-lambatnya kedatangan Kristus berarti bahwa Ia tidak akan datang sama sekali. Namun Rasul Petrus menjawab mereka,

“Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat”
       (II Petrus 3:9).

Allah menahan penghakiman-Nya untuk memberikan waktu kepada setiap orang untuk mendengar Injil. Itulah sebabnya mengapa Yesus berkata,

“…Tetapi itu belum kesudahannya” (Matius 24:6).

Tanda-tanda itu menunjukkan bahwa “waktunya sudah dekat, sudah di ambang pintu” (Matius 24:33), “Tetapi itu belum kesudahannya” (Matius 24:6). Ada penundaan, masa menunggu, seperti yang terjadi pada zaman Nuh,

“…ketika Allah tetap menanti dengan sabar waktu Nuh sedang mempersiapkan bahteranya” (I Petrus 3:20).

Pada periode ini, ketika Allah memperlambat untuk mendatangkan penghukuman, dunia masuk ke dalam kesusahan, dipenuhi dengan tanda-tanda akhir zaman, seperti yang dikatakan Kristus dalam Matius 24:4-13, dan Lukas pasal 21, di mana Yesus berkata,

“Orang akan mati ketakutan karena kecemasan berhubung dengan segala apa yang menimpa bumi ini” (Lukas 21:26).

Saya bertanya kepada Dr. John S. Waldrip, seorang pendeta teman saya, apa yang ia pikirkan tentang empat cenderungan paling penting yang berlangsung hari ini. Berikut ini ini adalah empat hal yang paling penting yang ia pikirkan sedang berlansung sekarang ini:

(1)  Pembinasaan Amerika Serikat dari dalam, dengan kekuatan-kekuatan liberal yang bekerja di Washington untuk menyingkirkan kebebasan kita, dan menurunkan Amerika menjadi lemah dan tidak berdaya di dunia ini.

(2)  Aliansi-aliansi antara Israel dan Negara-negara Arab melawan Iran. Mesir, Saudi Arabia, Irak dan Yordania mulai takut dan kwatir dengan apa yang akan dilakukan oleh Iran ketika mereka telah memiliki senjata nuklir, mungkin tahun 2010 atau awal tahun 2011. Banyak dari Negara-negara Arab ini – dengan mengejutkan – mendukung Israel!

(3)  China. Segala sesuatu tentang China adalah penting. Mereka memiliki segalanya. Demikian juga, salah satu kebangunan rohani terbesar dalam sejarah sedang terjadi di China sekarang ini. Jutaan orang mengalami pertobatan kepada Kristus di China, sementara gereja-gereja Amerika banyak yang tutup, mandeg, atau jatuh ke dalam kesalahan-kesalahan demonic gereja “emerging”.

(4)  Kebangkitan konservatisme, mulai dengan pemilihan musim gugur tahun 2010.


Empat hal dari Dr. Waldrip ini bukan hanya sangat menarik, namun mungkin akan memainkan peran yang penting dalam menyongsong tahun baru ini.

Bahkan walaupun semua tanda-tanda nubuatan ada ditempatnya, Allah nampaknya sedang menunggu – menunggu sebanyak mungkin orang untuk bertobat – sebelum akhir zaman dan kedatangan Kristus yang kedua. Yesus berkata,

“Demikian juga, jika kamu melihat semuanya ini, ketahuilah, bahwa waktunya sudah dekat, sudah di ambang pintu”
       (Matius 24:33).

Namun tidak seharusnya kita membenamkan kepala kita ke pasir seperti seekor burung unta, karena ketakutan dengan apa yang akan terjadi di dunia ini. Yesus berkata,

“Apabila semuanya itu mulai terjadi, bangkitlah dan angkatlah mukamu, sebab penyelamatanmu sudah dekat” (Lukas 21:28).

2010 menghampiri kita. Ini adalah waktunya bagi orang-orang Kristen di seluruh dunia dengan serius melaksanakan perintah Kristus dalam Amanat Agung,

“Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman”
       (Matius 28:18-20).

Yesus berkata, “Ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman” (Matius 28:20). Ia berjanji akan menyertai kita yang mentaati perintah-Nya untuk ”menjadikan semua bangsa murid,” memberitakan Injil kepada orang-orang terhilang dan menjadikan mereka murid. Tidak seharusnya kita menjadi dingin dan kurang peduli karena banyak orang new-evangelikal menghentikan kita untuk memberitakan Injil kepada orang-orang terhilang. Mereka mungkin telah melupakan Amanat Agung, namun kita seharusnya tidak pernah melupakannya! Mari kita berdiri dan menyanyikan lagu nomer tiga pada lembar pujian Anda!

Berikan kami semboyan pada saat ini, kata yang menggentarkan, kata yang penuh kuasa,
   Seruan perang, semangat membara untuk menyerukan menang atau mati.
Kata tuk bangunkan gereja dari ketertiduran, Tuk penuhi amanat Tuhan
   Panggilan yang diberikan, bangunlah, semboyan kami adalah, Beritakan Injil!

Sukacita malaikat bergema s’karang, Seluruh bumi memuji, dalam nama Yesus;
   Kata ini bergema sampai ke langit: Beritakan Injil! Beritakan Injil!
Manusia yang sekarat, umat yang telah jatuh, Buatlah mereka mengenal anugerah Injil;
   Dunia yang sekarang ada dalam kegelapan, Beritakan Injil! Beritakan Injil!
     (“Evangelize! Evangelize!” by Dr. Oswald J. Smith, 1889-1986;
       to the tune of “And Can It Be?” by Charles Wesley, 1707-1788).

“Dunia yang sekarang ada dalam kegelapan, Beritakan Injil! Beritakan Injil!” Itulah apa yang Kristus perintahkan kepada kita ketika Ia berkata,

“Pergilah ke semua jalan dan lintasan dan paksalah orang-orang, yang ada di situ, masuk, karena rumahku harus penuh”
       (Lukas 14:23).

Mari kita melakukan itu dengan segenap kekuatan kita! Di tahun 2010 ini, mari kita fokuskan pikiran kita untuk penginjilan! “Dunia yang sekarang ada dalam kegelapan, Beritakan Injil! Beritakan Injil!“ Mari kita tidak hanya pergi untuk menginjil, namun juga bekerja dengan segala kemampuan kita untuk membawa keluarga dan teman-teman kita untuk mendengar Injil! Lakulah itu – dan Kristus akan menyertai Anda, “sampai kepada akhir zaman“! (Matius 28:20).

Kedua, marilah kita menghabiskan lebih banyak waktu untuk berdoa di tahun 2010 ini! Yesus berkata “bahwa mereka harus selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu” (Lukas 18:1). Marilah kita berseru kepada Tuhan di dalam doa “siang malam… Dan adakah Ia mengulur-ulur waktu sebelum menolong mereka [kita]?” (Lukas 18:7). Marilah kita pastikan untuk memiliki waktu doa setiap hari! Marilah kita senantiasa menghadiri kebaktian doa di gereja! Marilah kita juga memberikan prioritas untuk berdoa dan berpuasa. Salah satu rahasia kebangunan rohani di China adalah bahwa begitu banyak orang Kristen di sana berpuasa, dan juga berdoa, agar Allah bekerja dalam gereja-gereja mereka. Marilah kita mengikuti teladan mereka! Marilah kita menjadikan doa dan puasa sebagai bagian utama dalam apa yang kita akan lakukan di tahun baru ini! Mari bergabung bersama kami dalam puasa dan berdoa untuk pertobatan banyak orang setiap minggu di tahun 2010 ini! Rasul Yakobus berkata,

“Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya” (Yakobus 5:16).

“Teach Me to Pray.” Nyanyikan pujian ini!

Ajarkanku tuk berdoa, Tuhan, ajarkanku tuk berdoa;
   Inilah seruan hatiku, hari lepas hari;
Aku rindu mengenal kehendak dan jalan-Mu;
   Ajarkanku tuk berdoa, Tuhan, ajarkanku tuk berdoa
(“Teach Me to Pray” by Albert S. Reitz, 1879-1966).

Ketiga, pikullah salib Anda dan ikutlah Kristus di tahun 2010! Yesus berkata,

“Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku” (Matius 16:24).

Ya, saya tahu akan ada hal yang berat dan berbagai masalah yang akan kita hadapi di tahun yang akan datang ini. Namun Kristus telah memerintahkan kita untuk menyangkal diri. Tidak peduli seberapa berat untuk melakukannya, marilah kita mengingat apa yang Ia pernah katakan,

“Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak layak bagi-Ku” (Matius 10:38).

Apakah hati Anda kembali melakukan kebiasaan lama? Apakah Anda lalai menghadiri kebaktian doa dan penginjilan? Apakah Anda sudah menjadi malas untuk berdoa dan berpuasa? Atau apakah saat ini Anda memfokuskan kembali kepada penyangkalan diri, dan memikul salib Anda untuk mengikut Kristus? Mari kita mengangkat pujian nomer dua pada lembar lagu kita, “Yesus, Salibku Kuangkat.” Mari naikan pujian ini!

Yesus, salibku kuangkat,
   Ku hendak mengikut-Mu;
S’karang dunia tak mengikat,
   Hanya Kaulah milikku.
Hilanglah segala nafsu,
   Yang menyombongkan hati;
Tuhan dan surga bagiku,
   Sungguh kaya ku kini.
(“Jesus, I My Cross Have Taken” by Henry F. Lyte, 1793-1847/
   Terjemahan Nyanyian Pujian No. 180).

“Pada Kaki Salib-Mu.” Naikan pujian init!

Salib-Mu, salib-Mu
   Yang ku muliakan,
Hingga dalam surga k’lak,
   Ada perhentian
(“Near the Cross” by Fanny J. Crosby, 1820-1915/
   Terjemahan Nyanyian Pujian No. 325).

Keempat, jika Anda belum bertobat. Tahun 2010 ini adalah saatnya bagi Anda untuk memikirkan dengan sungguh-sungguh tentang keselamatan jiwa Anda. Saya tahu bahwa ayat pembuka kita ini mengatakan, “tetapi itu belum kesudahannya.” Namun ayat itu sedang berbicara tentang zaman ini, akhir zaman seperti yang telah kita ketahui. Ini bukan sedang berbicara tentang hidup Anda. Hidup Anda mungkin saja sangat baik di akhir tahun ini. Namun kematian mungkin akan datang secara tiba-tiba menghampiri Anda, tanpa disangka-sangka! Itu dapat terjadi kapan saja, kapan saja ketika Anda ada di jalan raya atau ketika Anda sedang berjalan-jalan di jalan-jalan ini! Alkitab berkata,

“Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja” (Ibrani 9:27).

Allah telah menetapkan hari dan waktu untuk kematian Anda. Entah Anda sudah tua atau masih muda, ketetapan kematian Anda bisa saja datang di tahun 2010. Apakah Anda sudah siap?

Banyak dari Anda yang telah bekerja keras dan mempersiapkan ujian akhir seminggu atau dua minggu yang lalu. Saya mengatakan kepada Anda setidaknya berusahalah – untuk mempersiapkan ujian akhir hidup Anda – ketika Anda bertemu muka dengan muka dengan Allah pada saat kematian. Apakah Anda siap? Jika kematian menghampiri Anda di tahun 2010, apakah Anda sudah siap? Yesus berkata,

“Berjuanglah untuk masuk melalui pintu yang sesak itu!”
       (Lukas 13:24).

Kristus memanggil Anda untuk “berjuang” dan “berusaha” untuk datang di bawah keinsafan akan dosa, dan kemudian datang kepada Dia dalam pertobatan sejati. Inilah doa saya kiranya Anda mau “berjuang” untuk masuk ke dalam Kristus dan pertobatan di tahun baru ini. Jika kematian menghampiri sebelum Anda bertobat, Anda akan terhilang dalam kekekalan untuk selamanya. “Maka asap api yang menyiksa mereka itu naik ke atas sampai selama-lamanya, dan siang malam mereka tidak henti-hentinya disiksa” (Wahyu 14:11). Yesus berkata,

“Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum” (Markus 16:16).

Kiranya Anda percaya di dalam Dia! Kiranya Anda datang kepada Dia dengan segenap hati Anda! Kiranya Anda dijamin oleh Dia dengan hidup kekal – sehingga Anda dapat bersama dengan Dia untuk selamanya! Amin. Mari kita naikkan pujian terakhir pada lembar pujian kita. Mari kita berdiri dan menaikkan pujian ini!

Dari kongkongan malam kelam, Yesus, Tuhan, aku datang;
   Kini hidupku girang, tentram; Pada-Mu ku datang.
Dulu ku sakit, kini sembuh; Miskin, dib’rikan harta penuh;
   Dari sesat, sekarang patuh; Pada-Mu ku datang.
(“Jesus, I Come” by William T. Sleeper, 1819-1904/
   Terjemahan Nyanyian Pujian No. 131).

(AKHIR KHOTBAH)
Anda dapat membaca khotbah-khotbah Dr. Hymers setiap minggu di Internet
di www.realconversion.com. Klik “Khotbah Indonesia.”

Pembacaan Alkitab Sebelum Khotbah oleh Dr. Kreighton L. Chan: Matius 24:3-14.
Lagu Solo Sebelum Khotbah oleh Mr. Benjamin Kincaid Griffith:
“In Times Like These” (by Ruth Caye Jones, 1944).