Print Sermon

Naskah-naskah khotbah dan video ini diakses oleh sekitar 1,500,000 komputer di lebih dari 221 negara setiap tahunnya di www.sermonsfortheworld.com. Ratusan orang lainnya menyaksikan video di YouTube, tetapi mereka akan segera meninggalkan YouTube dan mengunjungi langsung ke website kami. Naskah-naskah khotbah ini disajikan dalam 40 bahasa kepada sekitar 120,000 komputer setiap bulannya. Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Jadi para pengkhotbah boleh menggunakannya tanpa seijin kami. Silahkan klik di sini untuk mengetahui bagaimana Anda dapat memberikan donasi setiap bulan untuk membantu kami dalam pekerjaan besar pemberitaan Injil ke seluruh dunia ini.

Kapanpun Anda menulis pesan untuk Dr. Hymers, selalu sebutkan kepada beliau negara di mana Anda tinggal. Surel Dr. Hymers adalah rlhymersjr@sbcglobal.net .




MEMERINTAH BERSAMA DENGAN KRISTUS
DALAM KERAJAAN-NYA

(REIGNING WITH CHRIST IN HIS KINGDOM)

oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.
diterjemahkan oleh Dr. Edi Purwanto

Khotbah ini dikhotbahkan di Baptist Tabernacle of Los Angeles
Pada Kebaktian Minggu Malam, 29 Nopember 2009

“Berbahagia dan kuduslah ia, yang mendapat bagian dalam kebangkitan pertama itu. Kematian yang kedua tidak berkuasa lagi atas mereka, tetapi mereka akan menjadi imam-imam Allah dan Kristus, dan mereka akan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Dia, seribu tahun lamanya” (Wahyu 20:6).


Dr. James O. Combs, mantan editor Baptist Bible Tribune, pernah berkhotbah di gereja kami beberapa waktu yang lalu. Ia berbicara tentang panorama yang luas tentang nubuatan Alkitab. Adalah baik mengingat hal-hal yang akan datang. Alkitab sering menjelaskan kepada kita tentang peristiwa-peristiwa nubuatan. Dan salah satu hal yang paling penting yang dapat kita pikiran tentang masa depan adalah Kerajaan Tuhan kita Yesus Kristus yang akan datang.

Ayat saya malam ini berhubungan dengan Kerajaan-Nya yang akan turun ke bumi.

“Berbahagia dan kuduslah ia, yang mendapat bagian dalam kebangkitan pertama itu. Kematian yang kedua tidak berkuasa lagi atas mereka, tetapi mereka akan menjadi imam-imam Allah dan Kristus, dan mereka akan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Dia, seribu tahun lamanya” (Wahyu 20:6).

Saya akan menyampaikan tiga poin penting dari ayat ini.

I. Pertama, teks ini berbicara tentang hari Pengangkatan.

Di sini dikatakan,

“Berbahagia dan kuduslah ia, yang mendapat bagian dalam kebangkitan pertama itu. …” (Wahyu 20:6).

Catatan Scofield untuk Wahyu 20:5 mengatakan,

“Kebangkitan pertama” ditekankan dalam Lukas 14:13-14, dan kebangkitan untuk “hidup” dibedakan dari “bangkit untuk dihukum” dalam Yohanes 5:29. Kita belajar di sini [dalam Wahyu 20:5-6] untuk pertama kalinya tentang interval waktu yang memisahkan dua kebangkitan ini (catatan Scofield untuk Wahyu 20:5).

Kebangkitan pertama adalah hari Pengangkatan, ketika orang-orang Kristen baik yang masih hidup atau pun telah meninggal akan diangkat berjumpa Tuhan di angkasa,

“Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit; sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa…”
        (I Tesalonika 4:16-17).

Itu adalah “kebangkitan pertama” yang dibicarakan dalam ayat kita ini. Scofield untuk I Korintus 15:52 berkata,

Dua kebangkitan di masa depan [adalah tentang orang-orang yang diselamatkan, dan yang akan dihukum]. Mereka dipisahkan oleh suatu periode seribu tahun. “Kebangkitan pertama”… akan terjadi pada kedatangan Kristus yang ke dua [di angkasa ini], orang-orang Kudus P.L. dan zaman gereja akan berjumpa Dia di angkasa; sementara para martyr dari masa Kesusahan Besar, juga memiliki bagian dalam kebangkitan pertama, yang dibangkitkan pada akhir kesusahan besar (catatan Scofield untuk I Korintus 15:52).

The Tim LaHaye Prophecy Study Bible menekankan bahwa kebangkitan pertama “berlangsung secara bertahap” (catatan untuk Wahyu 20:6).

“Berbahagia dan kuduslah ia, yang mendapat bagian dalam kebangkitan pertama itu. Kematian yang kedua tidak berkuasa lagi atas mereka…” (Wahyu 20:6).

“Kematian Kedua” mengacu kepada lautan api. Ini bukan berarti pelenyapan, namun mengacu pada penyiksaan dari hukuman kekal dari Allah. Alkitab berkata,

“Lalu maut dan kerajaan maut itu dilemparkanlah ke dalam lautan api. Itulah kematian yang kedua: lautan api”
       (Wahyu 20:14).

II. Kedua, ayat ini berbicara tentang Kerajaan Kristus.

“Berbahagia dan kuduslah ia, yang mendapat bagian dalam kebangkitan pertama itu. Kematian yang kedua tidak berkuasa lagi atas mereka, tetapi mereka akan menjadi imam-imam Allah dan Kristus, dan mereka akan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Dia, seribu tahun lamanya
       (Wahyu 20:6)

Ini adalah deklarasi yang jelas tentang pemerintahan Kristus di bumi selama seribu tahun. Ini akan menjadi jawaban untuk doa orang-orang Kristen di sepanjang abad,

“Datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga” (Matius 6:10).

Kristus akan turun, dan orang-orang Kristen sejati akan diangkat berjumpa dengan Dia “di angkasa” (I Tesalonika 4:16). Kemudian, pada akhir masa Kesusahan Besar, Yesus akan turun ke bumi, ke Bukit Zaitun, tempat di mana Ia naik, dan akan menetapkan Kerajaan 1000 tahun-Nya di bumi.

Mari kita membuka Zakharia 14:4. Di sini ada gambaran tentang Kristus yang akan turun dari Sorga, ke Bukit Zaitun, tempat di mana Ia pernah naik ke Sorga.

“Pada waktu itu kaki-Nya akan berjejak di bukit Zaitun yang terletak di depan Yerusalem di sebelah timur. Bukit Zaitun itu akan terbelah dua dari timur ke barat, sehingga terjadi suatu lembah yang sangat besar; setengah dari bukit itu akan bergeser ke utara dan setengah lagi ke selatan” (Zakharia 14:4).

Ketika Kristus menjejakkan kakinya di Bukit Zaitun, bukit itu terbelah yang menyebabkan gempa bumi.

Selanjutnya lihatlah dua belas kata terakhir dari ayat lima,

“Lalu TUHAN, Allahku, akan datang, dan semua orang kudus bersama-sama Dia ” (Zakharia 14:5).

Orang-orang Kristen sejati dari segala abad akan turun dari awan bersama dengan Kristus pada kedatangan-Nya yang Kedua.

Sekarang bukalah Wahyu 5:10. Orang-orang Kristen akan memuliakan Allah karena Ia telah

“…membuat mereka menjadi suatu kerajaan, dan menjadi imam-imam bagi Allah kita, dan mereka akan memerintah sebagai raja di bumi” (Wahyu 5:10).

The Tim LaHaye Prophecy Study Bible berkata,

Bersama-sama dengan orang-orang Kristen yang telah diselamatkan sebelum Kesuhan Besar, orang-orang [Kristen] yang diselamatkan pada masa Kesusahan Besar pun akan “memerintah sebagai raja” pada masa Kerajaan Seribu Tahun Kristus (catatan untuk Wahyu 5:10).

Itu adalah pengharapan mulia tentang setiap orang Kristen sejati. Itu adalah ke mana kita akan pergi! Kita sedang bersiap untuk menjadi “imam-imam bagi Allah kita, dan mereka akan memerintah sebagai raja di bumi” (Wahyu 5:10). Itulah sebabnya mengapa kita menyanyi,

Ku menuju neg’ri janji, Ku menuju neg’ri janji;
Semua mari ikutlah, Ku menuju neg’ri janji
   (“On Jordan’s Stormy Banks” by Samuel Stennett, 1727-1795/
     Terjemahan Nyanyian Pujian No. 339).

Kita benar-benar “menuju negeri janji”! Awan akan terbuka dan kita akan mengikuti Yesus turun ke dunia.

“Lalu TUHAN, Allahku, akan datang, dan semua orang kudus bersama-sama Dia” (Zakharia 14:5).

Kita akan dibuat

“menjadi imam-imam bagi Allah kita, dan mereka akan memerintah sebagai raja di bumi” (Wahyu 5:10).

Ia datang kembali, Ia datang kembali,
Yesus yang sama, yang telah ditolak manusia;
Ia datang kembali, Ia datang kembali,
Dengan kuasa dan kemuliaan agung, Ia datang kembali!
   (“He is Coming Again” by Mabel Johnston Camp, 1871-1937).

“Berbahagia dan kuduslah ia, yang mendapat bagian dalam kebangkitan pertama itu. Kematian yang kedua tidak berkuasa lagi atas mereka, tetapi mereka akan menjadi imam-imam Allah dan Kristus, dan mereka akan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Dia, seribu tahun lamanya” (Wahyu 20:6)

III. Ketiga, ayat ini berbicara tentang orang-orang Kristen yang akan memerintah bersama dengan Kristus.

“Mereka akan menjadi imam-imam Allah dan Kristus, dan mereka akan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Dia, seribu tahun lamanya” (Wahyu 20:6)

Banyak orang Kristen tidak menyadari bahwa ini adalah tujuan kehidupan Kristen. Kita tidak hanya sekedar diselamatkan dan pergi ke Sorga suatu hari nanti, walaupun itu adalah tujuan terbesar kita. Namun ada tujuan yang lainnya. Kita sedang mempersiapkan diri kita untuk memerintah bersama dengan Kristus dalam Kerajaan 1,000 tahun-Nya di bumi.

Ada dua kualifikasi utama untuk memerintah bersama dengan Kristus. Pertama, Anda harus diselamatkan. Itu bukanlah kualifikasi kecil, karena Yesus berkata,

“Sesungguhnya jika kamu tidak bertobat… kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga” (Matius 18:3).

Saya tahu ada orang-orang yang membuat pemisahan antara Kerajaan Sorga dan kerajaan seribu tahun, namun saya tidak pernah tertarik membuat pemisahan seperti itu. Jika Anda tidak mempersiapkan diri untuk masu ke dalam kerajaan Sorga melalui pertobatan, Anda seharusnya tidak berpikir akan memiliki bagian dalam Kerajaan-Nya di bumi! Itu nampak cukup sederhana bagi saya. Dan Yesus lebih jauh berkata,

“Sesungguhnya jika kamu tidak bertobat… kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga” (Matius 18:3).

Jika Anda tidak benar-benar bertobat Anda tidak akan masuk ke dalam Kerajaan itu (Matius 18:3). Jika Anda belum lahir baru, Anda bahkan tidak akan “melihat Kerajaan itu” (Yohanes 3:3). Anda akan masuk ke dalam Neraka.

Jadi, kualifikasi pertama untuk memerintah bersama dengan Kristus dalam Kerajaan 1,000 tahun-Nya adalah bahwa Anda harus bertobat, benar-benar lahir baru. Jadikanlah ini perhatian utama Anda. Pastikanlah bahwa Anda bertobat melalui percaya Yesus Kristus. Anda harus disucikan dari dosa-dosa Anda oleh Darah Kristus jika Anda berharap untuk memerintah bersama dengan Dia dalam Kerajaan 1,000 tahun-Nya di bumi.

Namun, kedua, Anda harus dididik sebagai murid Kristus. Yesus memerintahkan kita,

“Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu” (Matius 28:19-20).

Dr. W. A. Criswell menekankan bahwa “teach all nations” [dalam KJV] “secara harfiah berarti ‘menjadikan segala bangsa murid’” (Criswell Study Bible, catatan untuk Matius 28:19). Berkut ini terjemahan Dr. Criswell untuk frase ini [sama seperti terjemahan Alkitab bahasa Indonesia],

“Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku”
      (Matius 28:19).

Salah satu dari hal-hal yang diperintahkan untuk dilakukan oleh jemaat Perjanjian Baru, dalam mentaati perintah Kristus ada dalam Amanat Agung, yaitu “menjadikan semua bangsa murid [Kristus]” (Matius 28:19).

Gereja Lokal Perjanjian Baru diperintahkan untuk memenangkan jiwa bagi Kristus, dan kemudian mendidik mereka untuk menjadi murid-murid Kristus. Dalam Matius 28:20 kita diberitahu bahwa pemuridan harus dilakukan dalam gereja lokal. Itu adalah salah satu karakteristik istimewa Baptis kita. Kami ada untuk mendidik Anda menjadi murid di gereja lokal. Program pendidikan di gereja lokal tersebut dengan baik digambarkan dalam Efesus, pasal 4, ayat 11-12,

“Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar, untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus” (Efesus 4:11-12).

Salah satu alasan Anda harus ada di gereja setiap Minggu adalah untuk mempelajari Alkitab, dan belajar bagaimana menghidupi kehidupan Kristen, sebagai murid Kristus.

Yesus berkata,

“Sesungguhnya Aku datang segera dan Aku membawa upah-Ku untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya” (Wahyu 22:12).

Setelah kebangkitan pertama (yang juga dikenal dengan hari Pengangkatan) semua orang Kristen akan menerima upah menurut perbuatannya, di tahta pengadilan Bema:

“Jika pekerjaan yang dibangun seseorang tahan uji, ia akan mendapat upah” (I Korintus 3:14).

Upah itu akan diberikan kepada orang-orang Kristen dalam Kerajaan 1,000 tahun Kristus. Oleh sebab itu, tujuan kehidupan Kristen, bukan hanya pergi ke Sorga, yaitu tujuan terbesar kita – namun juga untuk menerima upah di Kerajaan Kristus yang akan datang.

Pastikan Anda telah bertobat. Dan pastikan bahwa Anda melakukan sebanyak mungkin untuk Kristus. Yesus berkata,

“Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya” (Matius 6:20).

“Berbahagia dan kuduslah ia, yang mendapat bagian dalam kebangkitan pertama itu. Kematian yang kedua tidak berkuasa lagi atas mereka, tetapi mereka akan menjadi imam-imam Allah dan Kristus, dan mereka akan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Dia, seribu tahun lamanya” (Wahyu 20:6).

Yesus Kristus telah mati di kayu Salib untuk membayar penghukuman bagi dosa-dosa Anda. Ia telah bangkit secara fisik dari antara orang mati pada hari ketiga setelah Dia dikuburkan. Sekarang Dia duduk di sebelah kanan Allah, di Sorga. Datanglah kepada Kristus. Percayalah kepada Kristus. Ia akan menyucikan dosa-dosa Anda dengan Darah-Nya, dan menyelamatkan jiwa Anda dari Neraka.

Kemudian bergabunglah dengan gereja lokal untuk bekerja bagi Kristus. Berada di gereja setiap waktu pintu terbuka. Lakukan pekerjaan sebanyak yang dapat Anda lakukan bagi Kristus. Kumpulkanlah harta dalam Kerajaan Kristus yang akan datang!

(AKHIR KHOTBAH)
Anda dapat membaca khotbah-khotbah Dr. Hymers setiap minggu di Internet
di www.realconversion.com. Klik on “Khotbah Indonesia.”

Pembacaan Alkitab Sebelum Khotbah oleh Dr. Kreighton L. Chan: Wahyu 20:1-6.
Lagu Solo Sebelum Khotbah oleh Mr. Benjamin Kincaid Griffith:
“He is Coming Again” (by Mabel Johnston Camp, 1871-1937).


GARIS BESAR KHOTBAH

MEMERINTAH BERSAMA DENGAN KRISTUS
DALAM KERAJAAN-NYA

(REIGNING WITH CHRIST IN HIS KINGDOM)

oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.
diterjemahkan oleh Dr. Edi Purwanto

“Berbahagia dan kuduslah ia, yang mendapat bagian dalam kebangkitan pertama itu. Kematian yang kedua tidak berkuasa lagi atas mereka, tetapi mereka akan menjadi imam-imam Allah dan Kristus, dan mereka akan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Dia, seribu tahun lamanya” (Wahyu 20:6).

I.   Pertama, teks ini berbicara tentang hari Pengangkatan,
I Tesalonika 4:16-17; Wahyu 20:14.

II.  Kedua, ayat ini berbicara tentang Kerajaan Kristus, Matius
6:10; I Tesalonika 4:16; Zakharia 14:4-5; Wahyu 5:10.

III. Ketiga, ayat ini berbicara tentang orang-orang Kristen yang
akan memerintah bersama dengan Kristus.
1. Anda harus bertobat, Matius 18:3; Yohanes 3:3.
2. Anda harus dididik menjadi murid Kristus,
    Matius 28:19-20; Efesus 4:11-12; Wahyu 22:12;
    I Korintus 3:14; Matius 6:20; Wahyu 20:6.