Print Sermon

Naskah-naskah khotbah dan video ini diakses oleh sekitar 1,500,000 komputer di lebih dari 221 negara setiap tahunnya di www.sermonsfortheworld.com. Ratusan orang lainnya menyaksikan video di YouTube, tetapi mereka akan segera meninggalkan YouTube dan mengunjungi langsung ke website kami. Naskah-naskah khotbah ini disajikan dalam 40 bahasa kepada sekitar 120,000 komputer setiap bulannya. Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Jadi para pengkhotbah boleh menggunakannya tanpa seijin kami. Silahkan klik di sini untuk mengetahui bagaimana Anda dapat memberikan donasi setiap bulan untuk membantu kami dalam pekerjaan besar pemberitaan Injil ke seluruh dunia ini.

Kapanpun Anda menulis pesan untuk Dr. Hymers, selalu sebutkan kepada beliau negara di mana Anda tinggal. Surel Dr. Hymers adalah rlhymersjr@sbcglobal.net .




ANDA TIDAK DAPAT MELARIKAN DIRI!

(YOU CAN’T GET AWAY WITH IT!)

oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.
diterjemahkan oleh Dr. Edi Purwanto

Khotbah ini dikhotbahkan di Baptist Tabernacle of Los Angeles
Pada Kebaktian Malam, 21 Juni 2009

“Tetapi Yunus bersiap untuk melarikan diri ke Tarsis, jauh dari hadapan TUHAN” (Yunus 1:3).


Saya mengkhotbahkan khotbah ini dalam gaya Dr. John Sung, seorang penginjil besar China tahun 1930-an. Ini bukan dari salah satu khotbahnya, namun ini disampaikan dalam gaya dia.

Tema perikop ini berisi kata-kata berikut ini, “Tetapi Yunus bersiap untuk melarikan diri ke Tarsis, jauh dari hadapan TUHAN” (Yunus 1:3). Yunus tidak mau mentaati Tuhan. Ia tidak mau pergi memberitakan Injil ke kota Ninewe yang jahat itu. Ia melarikan diri dari panggilan Tuhan dalam hidupnya. Ia tidak menyucikan dirinya untuk Tuhan. Saya tidak percaya bila waktu itu ia sudah selamat. Tuhan memanggil dia banyak kali, berbicara kepada hatinya, mendorong Yunus untuk pergi dan memberitakan Injil ke kota Ninewe yang terhilang. Namun Yunus berkata “tidak” kepada Tuhan. Ia ingin tinggal aman di sana di Israel. Sehingga ia melarikan diri dari Tuhan dan berlayar ke Tarsis, jauh dari tempat kemana Tuhan mengutusnya pergi.

Beberapa dari Anda seperti itu malam ini. Ada “anak-anak gereja ini” di sini yang ingin melarikan diri dari orang tua mereka sesegera mungkin. Anda tidak mengatakan kepada siapapun, namun Anda ingin keluar dari gereja ini sesegera Anda dapat, dan pergi serta melakukan hal-hal yang sesuai dengan kesenangan Anda sendiri. Dalam hati Anda, Anda berpikir, “Saya tidak dapat melarikan diri dari gereja ini secepat mungkin. Saya tidak mau terperangkap di sini dalam kehidupan yang membosankan ini untuk selamanya. Saya masih muda! Saya ingin keluar dari sini! Gereja ini seperti penjara bagi saya! Biarkanlah saya pergi!”

Anda tidak mengatakan itu secara terbuka, namun itulah yang Anda katakan di dalam hati Anda. Seperti itu,

“Yunus bersiap untuk melarikan diri… jauh dari hadapan TUHAN” (Yunus 1:3).

Bacalah ayat itu dengan lantang (mereka membaca).

Namun tidak ada kebahagiaan atau sukacita dalam pelarian dari gereja, atau dari Tuhan. Anda tidak akan pernah menemukan damai sejahtera di sana. Yunus tidak menemukannya dan demikian juga halnya dengan Anda. Satu-satunya jalan untuk memperoleh damai sejahtera dalam hati Anda adalah bertobat dari pemberontakan Anda dan membuat refren lagu ini sebagai tema dalam hidup Anda,

Ku suka hidup bagi-Mu,
Sangat besarlah girangku!
Ku suka hidup bagi-Mu,
Juruselamatku!
   (“I’ll Live For Him” by Ralph E. Hudson, 1843-1901/
     Terjemahan Nyanyian Pujian No. 140).

I. Itu adalah poin pertama – Anda tidak dapat memiliki damai dalam hati Anda ketika Anda melarikan diri dari Tuhan.

Namun Tuhan masih memanggil Yunus. Bacalah ayat tiga ini kembali dengan lantang,

“Tetapi Yunus bersiap untuk melarikan diri ke Tarsis, jauh dari hadapan TUHAN” (Yunus 1:3).

Seperti Yunus, Anda telah melarikan diri dari Tuhan. Anda telah mempersiapkan di dalam hati Anda untuk suatu waktu ketika Anda dapat meninggalkan hadirat Tuhan di gereja ini dan pergi keluar ke dalam dunia untuk menemukan berbagai hal yang menyenangkan hati Anda. Namun Tuhan tidak akan membiarkan Anda pergi dengan mudah. Bacalah ayat 4 dengan lantang.

“Tetapi TUHAN menurunkan angin ribut ke laut, lalu terjadilah badai besar, sehingga kapal itu hampir-hampir terpukul hancur” (Yunus 1:4).

Allah mengirimkan angin badai yang dahsyat ke lautan itu, dan kapal itu hampir hancur berkeping-keping. Apa yang Tuhan katakan kepada Yunus? Tuhan berkata, “Kembalilah, kembalilah kepada Ku. Lakukan apa yang Aku telah perintahkan kepadamu atau kami tidak akan pernah memiliki damai sejahtera.” Nyanyikan refren lagu ini kembali,

Ku suka hidup bagi-Mu,
Sangat besarlah girangku!
Ku suka hidup bagi-Mu,
Juruselamatku!

Jika Anda tidak hidup bagi Kristus Anda tidak akan pernah merasakan kebahagiaan di dalam jiwa Anda. Saya sedang berpikir tentang beberapa anak muda yang sekarang ini berpikir bahwa kita salah. Mereka melarikan diri dari masalah. Mereka berpikir bahwa itu akan membuat mereka bahagia. Seperti Yunus, mereka melarikan diri dari hadirat Tuhan. Namun mereka begitu menderita dan tidak bahagia malam ini. Mereka berpikir bahwa mereka dapat melarikan diri dari Tuhan, namun Tuhan mengirim angin badai ke dalam kehidupan mereka dan badai dosa hampir saja menghancurkan kehidupan mereka. Saya takut bila hidup mereka benar-benar terhantam badai kehidupan dalam waktu yang tidak lama lagi! Segera! Oh, betapa saya mau hati mereka diremukkan oleh Roh Tuhan! Betapa saya mau mereka diremukkan dan menangis di bawah keinsafan akan dosa! Betapa saya mau mereka memalingkan seluruh hidup mereka kepada Kristus! Betapa saya mau mereka menerima kebenaran refren pujian kita ini dengan penuh semangat dan sukacita. Mari kita berdiri dan menyanyikan lagu ini kembali.

Ku suka hidup bagi-Mu,
Sangat besarlah girangku!
Ku suka hidup bagi-Mu,
Juruselamatku!

Setiap orang berdoa kiranya Tuhan tidak akan membiarkan siapapun melarikan diri seperti yang dilakukan oleh orang-orang itu (berdoa). Setiap orang berdoa kiranya mereka akan bertobat sebelum semuanya menjadi sangat terlambat (berdoa). Itu adalah poin pertama. Anda tidak dapat mengisi hati Anda dengan damai ketika Anda melarikan diri dari Tuhan dan gereja. Oh, nyanyikan refren lagu itu; sambil merenungkannya sementara menyanyikannya! Lakukanlah apa yang lagu ini katakan, atau Anda tidak akan pernah memiliki damai sejahtera di dalam hati Anda.

Ku suka hidup bagi-Mu,
Sangat besarlah girangku!
Ku suka hidup bagi-Mu,
Juruselamatku!

II. Poin kedua adalah ini – ketika Anda melarikan diri dari kehendak Tuhan, Iblis akan membuat Anda tertidur!

Bacalah ayat 5 dengan lantang,

“Awak kapal menjadi takut, masing-masing berteriak-teriak kepada allahnya, dan mereka membuang ke dalam laut segala muatan kapal itu untuk meringankannya. Tetapi Yunus telah turun ke dalam ruang kapal yang paling bawah dan berbaring di situ, lalu tertidur dengan nyenyak” (Yunus 1:5).

“Tetapi Yunus telah turun ke dalam ruang kapal yang paling bawah dan berbaring di situ, lalu tertidur dengan nyenyak.” Bagaimana ia dapat tertidur dengan nyenyak sementara kapal itu hampir hancur? Ini bukanlah tidur secara wajar. Pastilah Iblis yang telah membuat Yunus tertidur. Lihatlah bagaimana Iblis membuat Samson tertidur! Iblis membuat dia tertidur dan Delila memotong rambutnya – dan orang-orang Filistin kemudian menangkap dia dan mencungkil kedua matanya.

Lihatlah! Setelah Iblis membuat Anda tertidur – ia dapat mencungkil mata Anda agar tidak dapat melihat hal yang baik. Persis seperti itulah yang terjadi pada Samson! Yunus bersiap untuk melarikan diri dari hadirat Tuhan, dan Iblis membuatnya tertidur! Bacalah ayat enam.

“Datanglah nakhoda mendapatkannya sambil berkata: Bagaimana mungkin engkau tidur begitu nyenyak? Bangunlah, berserulah kepada Allahmu, barangkali Allah itu akan mengindahkan kita, sehingga kita tidak binasa” (Yunus 1:6).

Nahkoda itu berkata, “Bangunlah dari ketertiduranmu! Berdoalah kepada Allahmu!” Ada seseorang malam ini di sini yang harus bangun dan berseru kepada Tuhan! Berdoalah agar mereka mau bangun dan berdoa dari hati mereka untuk keselamatan! (berdoa).

Yunus melarikan diri dari Tuhan. Ia tertidur di ruang kapal bagian paling bawah. Bagaimana ia dapat bahagia dengan cara itu? Hanya ada satu jalan untuk menjadi orang Kristen yang bahagia.

Engkau merindukan damai sejahtera,
   Bertumbuh di dalam iman
Dengan sungguh-sungguh, dengan semangat berdoa;
   Namun engkau tak temukan damai penuh,
Sampai semua diletakkan di atas altar. (Mari menyanyikan refren bersama saya)
   Apakah engkau mau mengorbankan seluruh milikmu di atas altar?
Apakah Roh mengontrol hatimu?
   Engkau hanya dapat memperoleh damai dan sukacita dan ketenangan
Ketika engkau menyerahkan tubuh dan jiwamu kepada Dia
   (“Is Your All on the Altar?” by Elisha A. Hoffman, 1839-1929).

Nyanyikan refren itu kembali.

III. Poin ketiga adalah ini – dosa Anda akan dinyatakan.

Bacalah ayat 7.

“Lalu berkatalah mereka satu sama lain: ’Marilah kita buang undi, supaya kita mengetahui, karena siapa kita ditimpa oleh malapetaka ini.’ Mereka membuang undi dan Yunuslah yang kena undi” (Yunus 1:7).

“Dan Yunuslah yang kena undi.” Itu adalah seperti apa yang terjadi pada saat Perjamuan Malam. Yesus berkata, “Sesungguhnya seorang di antara kamu akan menyerahkan Aku” (Matius 26:21). Masing-masing murid berkata, “Apakah itu adalah aku?” Akhirnya, “undian jatuh pada” Yudas. Ia berkata, ‘Guru, apakah itu adalah aku?’ Yesus memandang dia “Sesudah berkata demikian Ia mengambil roti, mencelupkannya dan memberikannya kepada Yudas…. Dan sesudah Yudas menerima roti itu, ia kerasukan Iblis” (Yohanes 13:26-27).

“Yunuslah yang kena undi.” Yudaslah yang kena undi. Setan masuk ke dalam dirinya. Ia keluar pada malam itu, dalam keresaan, ketidak-puasan, ia kerasukan Iblis! Nyanyikan lagu ini!

   Apakah engkau mau mengorbankan seluruh milikmu di atas altar?
Apakah Roh mengontrol hatimu?
   Engkau hanya dapat memperoleh damai dan sukacita dan ketenangan
Ketika engkau menyerahkan tubuh dan jiwamu kepada Dia

Bacalah ayat 12 dengan lantang,

“Sahutnya kepada mereka: Angkatlah aku, campakkanlah aku ke dalam laut, maka laut akan menjadi reda dan tidak menyerang kamu lagi. Sebab aku tahu, bahwa karena akulah badai besar ini menyerang kamu” (Yunus 1:12).

Ia meminta mereka untuk membunuhnya. Yudas membunuh dirinya sendiri. Yunus meminta para pelaut itu untuk melemparkannya ke laut dan membunuh dia. Ketika Iblis menguasai Anda, Anda tidak akan merasakan bahwa kehidupan adalah hal yang sangat berharga. Mereka menemukan aktor David Carradine di sebuah kamar kecil beberapa hari yang lalu. Surat kabar memberitakan bahwa ia gantung diri di kamar kecil itu. Seorang wanita telah menolak Tuhan cukup lama dan putus asa. Ia minum sebotol racun dan mati. Banyak orang yang tidak melakukan bunuh diri karena “putus asa.” Mereka “putus asa” dalam bentuk yang lain.

Ketika Iblis menguasai Anda, ketika dosa menghakimi Anda, Anda akan putus asa! Ada banyak cara yang membuat putus asa!

“Sebab upah dosa ialah maut” (Roma 6:23).

“Dosamu itu akan menimpa kamu” (Bilangan 32:23).

Yunus berkata, “Campakkanlah aku ke dalam laut” (Yunus 1:12). Dosanya menusuk hatinya. Ia merasa bahwa ia tidak layak – bukanlah orang berdosa yang baik. Oh, saya mau ia merasakan bahwa sebelum ia keluar dari bahaya badai itu! Saya mau ia bertobat segera – sebelum ia melarikan diri dari Tuhan! Namun ia telah menunda terlalu lama! Akhirnya ia berkata, “Angkatlah aku, campakkanlah aku ke dalam laut” (Jonah 1:12). Ketika Anda menghadapi Penghakiman Terakhir, Anda tidak akan membuat alasan satupun untuk membela diri. Ketika Tuhan membacakan seluruh dosa Anda dari kitab-Nya, Anda tidak akan dimaafkan lagi. Tidak ada orang berdosa yang masih terhilang akan dapat membuat satu alasanpun. Mereka akan mengakui kesalahan mereka. “Campakkanlah aku ke dalam laut” – “Aku bersalah!” “Lemparkanlah aku ke dalam Neraka! Aku layak menerimanya!” Oh Tuhan! Kami harus berdoa agar Anda mau bertobat sekarang! Ini akan menjadi sudah sangat terlambat di Neraka! Kami sedang berpuasa dan berdoa agar Anda bertobat sekarang! Akuilah dosa-dosa Anda sekarang, atau Anda akan mengakuinya sambil menangis, dan meratap dan kertakan gigi di Neraka! Nyanyikan ini!

   Apakah engkau mau mengorbankan seluruh milikmu di atas altar?
Apakah Roh mengontrol hatimu?
   Engkau hanya dapat memperoleh damai dan sukacita dan ketenangan
Ketika engkau menyerahkan tubuh dan jiwamu kepada Dia

IV. Poin keempat adalah ini – teman-teman terhilang Anda tidak dapat menolong Anda!

Bacalah ayat 13 dengan lantang.

“Lalu berdayunglah orang-orang itu dengan sekuat tenaga untuk membawa kapal itu kembali ke darat, tetapi mereka tidak sanggup, sebab laut semakin bergelora menyerang mereka” (Yunus 1:13).

“Lalu berdayunglah orang-orang itu dengan sekuat tenaga untuk membawa kapal itu kembali ke darat.” Para pelaut ini adalah teman-teman Ynus. Mereka mencoba untuk menyelamatkannya. Mereka mencoba melakukan sekuat tenaga mereka untuk menyelamatkan Yunus dari penghukuman. Mereka melakukannya dengan sekuat kemampuannya untuk menyelamatkan dia dari tangan Tuhan.

Saya harus berkata kepada Anda – teman-teman Anda yang masih terhilang tidak dapat menyelamatkan Anda! Mereka tidak dapat menolong Anda! Biarkan mereka pergi, atau Anda akan terhisap ke bawah dan tenggelam!

“Sebab itu: Keluarlah kamu dari antara mereka, dan pisahkanlah dirimu dari mereka, firman Tuhan… Dan Aku akan menjadi Bapamu” (II Korintus 6:17-18).

Seorang ahli tafsir new-evangelikal berkata bahwa ini bukan panggilan untuk keselamatan! Apa yang ia tahu? Ia menghabiskan seluruh waktunya untuk belajar. Ia tidak pernah menghabiskan waktu untuk mendengarkan orang-orang berdosa di ruang pemeriksaan. Ini semua teori baginya. Namun jika Anda duduk bersama dengan orang-orang berdosa ini, mendengarkan mereka – maka Anda akan mengetahui bagaimana pertobatan sejati itu terjadi!

“Sebab itu: Keluarlah kamu dari antara mereka, dan pisahkanlah dirimu dari mereka, firman Tuhan… Dan Aku akan menjadi Bapamu” (II Korintus 6:17-18).

Teman-teman Anda yang masih terhilang tidak dapat menolong Anda!

“Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya musuh Allah” (Yakobus 4:4).

Berdoalah untuk mereka agar mereka memisahkan diri dari teman-teman mereka yang masih terhilang sebelum mereka terhisap lebih dalam. (berdoa)

Apakah engkau mau mengorbankan seluruh milikmu di atas altar?
   Apakah Roh mengontrol hatimu?
Engkau hanya dapat memperoleh damai dan sukacita dan ketenangan
   Ketika engkau menyerahkan tubuh dan jiwamu kepada Dia

Anda harus mengakui dosa-dosa Anda, atau Anda akan terhisap lebih dalam! Anda mengakui dosa-dosa Anda – atau Anda mau terhisap lebih dalam oleh penghukuman Tuhan! Yang mana yang akan terjadi pada diri Anda? Darah Kristus ada di sana. Namun Darah-Nya tidak akan menyucikan dosa tanpa pengakuan dosa.

“Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan” (I Yohanes 1:9).

Akuilah dosa-dosa Anda. Tinggalkan semuanya! Akuilah dosa-dosa Anda secara mendetail di hadapan Tuhan! Bersihkan dosa-dosa Anda di atas altar pengorbanan!

Apakah engkau mau mengorbankan seluruh milikmu di atas altar?
   Apakah Roh mengontrol hatimu?
Engkau hanya dapat memperoleh damai dan sukacita dan ketenangan
   Ketika engkau menyerahkan tubuh dan jiwamu kepada Dia

(AKHIR KHOTBAH)
Anda dapat membaca khotbah-khotbah Dr. Hymers setiap minggu di Internet
di www.realconversion.com. Klik on “Khotbah Indonesia.”

Pembacaan Alkitab Sebelum Khotbah oleh Dr. Kreighton L. Chan: Yunus 1:1-3.
Persembahan Pujian Solo Sebelum Khotbah oleh Mr. Benjamin Kincaid Griffith:
“Is Your All on the Altar?” (by Elisha A. Hoffman, 1839-1929).


GARIS BESAR KHOTBAH

ANDA TIDAK DAPAT MELARIKAN DIRI!

(YOU CAN’T GET AWAY WITH IT!)

oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.

“Tetapi Yunus bersiap untuk melarikan diri ke Tarsis, jauh dari hadapan TUHAN” (Yunus 1:3).

I.   Pertama, Anda tidak dapat memiliki damai dalam hati Anda ketika Anda melarikan diri dari Tuhan, Yunus 1:4.

II.  Kedua, ketika Anda melarikan diri dari kehendak Tuhan, Iblis akan membuat Anda tertidur, Yunus 1:5, 6.

III. Ketiga, dosa Anda akan dinyatakan, Yunus 1:7; Matius 26:21; Yohanes 13:26-27; Yunus 1:12; Roma 6:23; Bilangan 32:23.

IV. Keempat, teman-teman terhilang Anda tidak dapat menolong Anda, Yunus 1:13; II Korintus 6:17-18; Yakobus 4:4; I Yohanes 1:9.