Print Sermon

Naskah-naskah khotbah dan video ini diakses oleh sekitar 1,500,000 komputer di lebih dari 221 negara setiap tahunnya di www.sermonsfortheworld.com. Ratusan orang lainnya menyaksikan video di YouTube, tetapi mereka akan segera meninggalkan YouTube dan mengunjungi langsung ke website kami. Naskah-naskah khotbah ini disajikan dalam 40 bahasa kepada sekitar 120,000 komputer setiap bulannya. Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Jadi para pengkhotbah boleh menggunakannya tanpa seijin kami. Silahkan klik di sini untuk mengetahui bagaimana Anda dapat memberikan donasi setiap bulan untuk membantu kami dalam pekerjaan besar pemberitaan Injil ke seluruh dunia ini.

Kapanpun Anda menulis pesan untuk Dr. Hymers, selalu sebutkan kepada beliau negara di mana Anda tinggal. Surel Dr. Hymers adalah rlhymersjr@sbcglobal.net .




HANYA DENGAN DOA DAN PUASA

(ONLY BY PRAYER AND FASTING)

oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.
diterjemahkan Dr. Edi Purwanto

Khotbah ini dikhotbahkan di Baptist Tabernacle of Los Angeles
Pada Kabaktian Pagi, 14 Juni 2009

“Jenis ini tidak dapat diusir kecuali dengan berdoa dan puasa”
(Markus 9:29).


Spurgeon berpikir bahwa perkataan yang berhubungan dengan anak muda yang kerasukan setan ini, yaitu dalam Matius 17 dan Markus 9, adalah sangat penting sehingga ia mengkhotbahkan perikop ini berulang kali. Spurgeon menerbitkan 3 khotbah yang didasarkan pada perikop dalam Matius 17 ini, dan lebih dari 6 khotbah didasarkan pada perikop dalam Markus 9. Namun saya pikir akan sangat sulit menemukan khotbah modern yang didasarkan pada ayat-ayat ini. Sejak pada masa-masa terakhir pelayanan Spurgeon studi tekstual kritikisme modern telah menghapus ayat-ayat ini dari Alkitab kita. Bahkan Scofield Study Bible, pada catatan kaki “i” di tengah kolum pada Matius 17:21, mengatakan, “Dua MSS (manuskrip) terbaik menghapus ayat 21.” Dan pada catatan kaki “u” pada Marks 9:29 mengatakan, “Dua MSS terbaik menghapus kata ‘and fasting’ (dan berpuasa)” (begitu juga dalam Alkitab Bahasa Indonesia - tambahan penerjemah).

Namun saat ini saya tidak dapat menjelaskan ini secara detail. Saya hanya mau mengatakan bahwa dua manuskrip kuno, yang menghilangkan ayat ini, ditemukan pada akhir abad 19. Ini menyebabkan hampir semua orang menghilangkan kata “dan puasa.” Secara tidak langsung ini telah menghasilkan orang-orang Kristen yang melupakan pentingnya puasa untuk pertobatan orang-orang berdosa. Saya meminta perhatian Anda untuk beberapa poin berhubungan dengan ini.

I. Pertama, tekstual kritis, yang menghilangkan ayat ini, telah melemahkan gereja-gereja di hari-hari terakhir ini.

Saya tahu ada orang-orang yang tidak setuju dengan ini. Mereka berkata bahwa secara ilmiah jelas ini adalah hal-hal yang tidak dikenal sebelumnya. Namun Pendeta saya Dr. Timothy Lin tidak setuju dengan itu. Ia memperoleh gelar Ph.D. dalam Bahasa-bahasa Semitik. Ia pernah mengajar bahasa Ibrani di sekolah Pascasarjana Bob Jones University, dan pernah menjadi Rektor di China Evangelical Seminary di Taipei, Taiwan. Namun Dr. Lin selalu mengatakan bahwa komentari-komentari kuno, sebelum zaman modern, lebih dapat dipercaya. Ia berkata bahwa bahkan para sarjana konservatif modern pada umumnya kehilangan maksud rohani dari Alkitab, menjadi lebih keasyikan dalam kesarjanaan dari pada menghidupi kehidupan Kristen. Sama seperti dia saya tidak setuju dengan mereka! Berbicara tentang orang-orang Kristen di “hari-hari yang terakhir,” Alkitab berbicara tentang mereka secara

“lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya”
      (II Timotius 3:5).

Suatu nubuatan juga menjelaskan kepada kita bahwa

“Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng” (II Timotius 4:4).

Tuhan akan menghukum orang-orang Kristen palsu di “hari-hari terakhir ini dengan mendatangkan penghakiman yudisial.

“Dan itulah sebabnya Allah mendatangkan kesesatan atas mereka, yang menyebabkan mereka percaya akan dusta”
      (II Tesalonika 2:11).

Berhubungan dengan Kekristenan Laodikia pada “hari-hari terakhir,” Kristus berkata,

“Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku” (Wahyu 3:16).

Namun sebelum Ia memuntahkan mereka, Ia mendatangkan “kesesatan atas mereka, yang menyebabkan mereka percaya akan dusta” (II Tesalonika 2:11). Bagian dari kesesatan itu pada umunya berlaku dalam kepercayaan “kritik tinggi” (higher criticism) dan “kritik tekstual” (lower criticism), yang menghapuskan ayat kita ini dari Kitab Suci.

“Jenis ini tidak dapat diusir kecuali dengan berdoa dan puasa” (Markus 9:29).

Sementara orang lain telah melupakannya, kami harus mengingat bahwa mayoritas teks kuno berisi kata-kata ini. Hanya dua teks Alexandrian yang tidak terdapat kata tersebut. Mengapa? Alexandria didominasi oleh Gnostikisme, yang mempercayai demonologi, dan pentingnya tubuh manusia. Itulah sebabnya mengapa dua teks yang dipengaruhi oleh Gnostik ini mengapuskan kata “berdoa dan puasa.” Penggunaan dua manuskrip tersebut melemahkan gereja-gereja pada “hari-hari terakhir.” “Alkitab-Alkitab” yang dipengaruhi Gnostik pada hari-hari terakhir mengapus semua referensi untuk salah satu hal yang paling penting dalam kuasa penginjilan – puasa dan doa.

Saya berkata bahwa tekstual kritis dalam semua bentuknya telah melemahkan, dari pada memperkuat gereja-gereja pada zaman kita ini. Apakah saya benar? Bacalah sejarah orang Kristen. Apakah Kekristenan lebih kuat dari zaman sebelum zaman tekstual kritis, atau lebih lemah? Yah, tentu, setiap orang yang telah mempelajari sejarah Kekristenan tahu bahwa itu jauh lebih lemah hari ini. Sehingga posisi saya adalah bahwa kritik tinggi (higher criticism) dan kritik tekstual (lower criticism) telah melemahkan Kekristenan – dan telah memalingkan orang-orang Kristen dari kerohanian kepada berbagai bentuk rasionalisme Barat. Inilah sebabnya mengapa gereja-gereja di China begitu lebih kuat dari pada gereja-gereja Barat. Mereka dilindungi oleh penganiayaan Komunis dari rasionalisme Barat. Di China mereka masih tahu,

“Jenis ini tidak dapat diusir kecuali dengan berdoa dan puasa” (Markus 9:29).

Oleh sebab itu mereka memiliki kebangunan rohani di China – sementara gereja-gereja di Barat kehilangan anggota dan merana. Itu adalah pikiran pertama yang saya ingin sampaikan berhubungan dengan ayat ini.

II. Kedua, tidak adanya pengakuan terhadap pentingnya ayat ini telah membuat gereja-gereja Barat tidak mau melakukan penginjilan terhadap anak-anak mereka sendiri.

“Jenis ini tidak dapat diusir kecuali dengan berdoa dan puasa” (Markus 9:29).

Seperti apakah situasi ini? Mengapa Kristus memberikan nasehat ini kepada para Murid-Nya? Ini jelas karena mereka tidak dapat menolong anak muda yang telah dibawa oleh ayahnya kepada mereka. Para Murid telah mencoba segala sesuatu, namun mereka tidak dapat menyembuhkan anak muda ini. Oleh karenanya ayah anak itu mengeluh kepada Yesus.

“Aku sudah membawanya kepada murid-murid-Mu, tetapi mereka tidak dapat menyembuhkannya” (Matius 17:16).

Gereja-gereja Barat ada dalam kondisi yang sangat menyedihkan hari ini. Saya takut bila banyak gereja Asia yang ada di sini yaitu di Barat juga dalam keadaan yang menyedihkan ini. Jajak pendapat yang dilakukan Barna menunjukkan kepada kita bahwa gereja-gereja di Amerika kehilangan lebih dari 88% anak muda mereka. Mereka tidak dapat menyadari bahwa pertobatan dan pertumbuhan orang Kristen di kalangan anak muda akan menumbuhkan gereja mereka sendiri. Sebagai hasilnya, hampir 90% anak-anak muda mereka meninggalkan gereja dan pergi ke dalam dunia. Ini adalah karena mereka belum pernah bertobat, seperti yang ditekankan oleh Rasul Yohanes,

“sebab jika mereka sungguh-sungguh termasuk pada kita, niscaya mereka tetap bersama-sama dengan kita. Tetapi hal itu terjadi, supaya menjadi nyata, bahwa tidak semua mereka sungguh-sungguh termasuk pada kita” (I Yohanes 2:19).

Saya tidak setuju dengan John MacArthur berhubungan dengan pengajarannya tentang Darah Kristus, namun ia benar ketika ia berkata demikian,

Mereka lahir dan tumbuh di lingkungan gereja… Test terakhir untuk menentukan apakah mereka Kristen sejati ditentukan apakah mereka bertahan atau tidak. Perginya orang-orang meninggalkan… gereja adalah yang akan membuka kedok mereka (John MacArthur, D.D., The MacArthur Study Bible, Word Publishing, 1997, p. 1967; note on I John 2:19).

Gereja-gereja Barat mendorong “anak-anak di gereja” mereka untuk membuat “keputusan” yang tidak masuk akal sebagi anak kecil, dan kemudian mencoba menerapkan sesuatu yang tidak masuk akal untuk mempertahankan mereka agar tetap datang ke gereja pada waktu mereka menjadi dewasa! Namun 88% dari mereka gagal! Apa yang mereka sebut dengan rencana “progresif” tidak bekerja sebagaimana mestinya, karena semua itu adalah ide-ide buatan manusia, yang didasarkan pada rasionalisme dari pada Kitab Suci. Fakta sederhananya adalah ini: “anak-anak di gereja” itu dari awalnya belum pernah bertobat! Jadi, ketika mereka secara financial sudah mampu, mereka melakukan dosa dan meninggalkan gereja. Alkitab berkata,

“Barangsiapa yang tetap berbuat dosa, berasal dari Iblis”
      (I Yohanes 3:8).

Mereka masih anak-anak “Iblis.”

“Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu” (Yohanes 8:44).

Satu-satunya cara agar “anak-anak di gereja” ini menjadi anggota gereja yang kuat adalah dengan menyelamatkan mereka dari Setan. Itu hanya dapat terjadi bila kita menerima pikiran yang baru dalam pertobatan!

“Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu” (Roma 12:2).

“Pembaharuan” budi ini terjadi pada waktu ia mengalami pertobatan sejati.

“Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru” (II Korintus 5:17).

“Anak-anak di gereja” harus mengalami pembaharuan budi, dan menjadi ciptaan baru. Ini hanya dapat terjadi melalui pertobatan sejati. Ini adalah karya supranatural Tuhan. Kelahiran baru tidak dapat terjadi melalui sekedar membuat “keputusan menerima Kristus.”

III. Ketiga, pentingnya ayat ini harus disadari dan dipraktikan untuk anak-anak muda di gereja ini agar mereka bertobat.

“Jenis ini tidak dapat diusir kecuali dengan berdoa dan puasa” (Markus 9:29).

Spurgeon berkata,

Apa yang ia maksudkan dengan itu? Saya percaya ia bermaksud mengatakan ini…pemberitaan Firman dengan biasa saja tidaklah membantu, dan doa biasa saja tidak akan cukup. Harus ada iman yang tidak biasa, dan untuk mendapatkan ini harus ada doa yang tidak biasa dalam tingkat ketekunan tertentu; dan untuk dapat membangun doa seperti ini, dalam berbagai kasus, harus disertai dengan puasa juga (C. H. Spurgeon, “A Desperate Case – How to Meet It,” The Metropolitan Tabernacle Pulpit, Pilgrim Publications, 1991, volume X, p. 35).

Rasul Yakobus berkata,

“Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya” (Yakobus 5:16).

Spurgeon berkata,

Harus ada doa yang tidak biasa dalam tingkat ketekunan tertentu; dan untuk dapat membangun doa seperti ini, dalam berbagai kasus, harus disertai dengan puasa juga (ibid.).

Dalam satu kasus, para Murid itu sangat dikejutkan. Mereka berkata,

“Jika demikian, siapakah yang dapat diselamatkan?”
      (Markus 10:26).

Yesus memandang mereka dan berkata,

“Bagi manusia hal itu tidak mungkin, tetapi bukan demikian bagi Allah. Sebab segala sesuatu adalah mungkin bagi Allah”
       (Markus 10:27).

Jadi, ketika kita berpuasa dan berdoa. Kita memohon Tuhan melakukan apa yang kita sendiri tidak dapat lakukan. Marilah kita berpuasa dan berdoa, sedapat mungkin kita melakukan, untuk orang-orang yang belum diselamatkan di gereja ini. Kita harus berdoa agar mereka berada di bawah keinsafan sejati akan dosa. Kita harus berdoa agar mereka merasakan dosa-dosa mereka. Kita harus berdoa agar mereka bertobat, dan mengalami perjumpaan yang riil dengan Juruselamat yang telah disalibkan dan yang telah bangkit dari antara orang mati, dan dosa-dosa mereka disucikan oleh Darah-Nya. Mari kita berdoa dan berpuasa agar mereka mau bertobat dan benar-benar berkata dalam hati mereka,

Ya Tuhan, ku tunggu kehadiran-Mu;
   Datanglah, jadikan hatiku baru;
B’lum pernah Kau tolak iman yang teguh;
   Sucikan hatiku di dalam Roh-Mu
Tuhan Yesus, ubahlah aku;
   Sucikan hatiku di dalam Roh-Mu
(“Whiter Than Snow” by James Nicholson, 1828-1896/
     Terjemahan Nyanyian Pujian No. 90).

(END OF SERMON)
Anda dapat membaca khotbah-khotbah Dr. Hymers setiap minggu di Internet
di www.realconversion.com. Klik on “Khotbah Indonesia.”

Pembacaan Alkitab Sebelum Khotbah oleh Dr. Kreighton L. Chan: Matius 17:14-21.
Lagu Solo Sebelum Khotbah oleh Mr. Benjamin Kincaid Griffith:
“Then Jesus Came” (by Homer Rodeheaver, 1880-1955).


GARIS BESAR KHOTBAH

HANYA DENGAN DOA DAN PUASA

(ONLY BY PRAYER AND FASTING)

oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.

“Jenis ini tidak dapat diusir kecuali dengan berdoa dan puasa”
(Markus 9:29).

I.   Pertama, tekstual kritis, yang menghilangkan ayat ini, telah
melemahkan gereja-gereja di hari-hari terakhir ini,
II Timotius 3:5; 4:4; 3:1; II Tesalonika 2:11; Wahyu 3:16.

II.  Kedua, tidak adanya pengakuan terhadap pentingnya ayat ini
telah membuat gereja-gereja Barat tidak mau melakukan
penginjilan terhadap anak-anak mereka sendiri, Matius 17:16;
I Yohanes 2:19; 3:8; Yohanes 8:44; Roma 12:2; II Korintus 5:17.

I. Ketiga, pentingnya ayat ini harus disadari dan dipraktikan untuk
anak-anak muda di gereja ini agar mereka bertobat, Yakobus 5:16;
Markus 10:26, 27.