Print Sermon

Naskah-naskah khotbah dan video ini diakses oleh sekitar 1,500,000 komputer di lebih dari 221 negara setiap tahunnya di www.sermonsfortheworld.com. Ratusan orang lainnya menyaksikan video di YouTube, tetapi mereka akan segera meninggalkan YouTube dan mengunjungi langsung ke website kami. Naskah-naskah khotbah ini disajikan dalam 40 bahasa kepada sekitar 120,000 komputer setiap bulannya. Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Jadi para pengkhotbah boleh menggunakannya tanpa seijin kami. Silahkan klik di sini untuk mengetahui bagaimana Anda dapat memberikan donasi setiap bulan untuk membantu kami dalam pekerjaan besar pemberitaan Injil ke seluruh dunia ini.

Kapanpun Anda menulis pesan untuk Dr. Hymers, selalu sebutkan kepada beliau negara di mana Anda tinggal. Surel Dr. Hymers adalah rlhymersjr@sbcglobal.net .




KEJATUHAN AMERIKA DALAM NUBUATAN ALKITAB

(THE FALL OF AMERICA IN BIBLE PROPHECY)

Oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.
Diterjemahkan Dr. Eddy Purwanto

Khotbah ini dikhotbahkan di Kebaktian Minggu Malam, 26 Oktober 2008
di Baptist Tabernacle of Los Angeles

“Dan ia diperkenankan untuk berperang melawan orang-orang kudus dan untuk mengalahkan mereka; dan kepadanya diberikan kuasa atas setiap suku dan umat dan bahasa dan bangsa. Dan semua orang yang diam di atas bumi akan menyembahnya, yaitu setiap orang yang namanya tidak tertulis sejak dunia dijadikan di dalam kitab kehidupan dari Anak Domba, yang telah disembelih sejak sebelum dunia dijadikan. Barangsiapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!” – cetak miring ada dalam KJV (Wahyu 13:7-9).


Berbicara tentang ayat ini, Dr. John F. Walvoord berkata,

Menurut nubuatan Alkitab, masa depan Amerika tidaklah cemerlang. Kitab Suci menubuatkan pemerintah dunia di akhir zaman tidak berpusat di Amerika namun di Timur Tengah. Pemusatan kekuasaan itu yang dinubuatkan sepertinya meluas menguasai “setiap suku dan umat dan bahasa dan bangsa” (Wahyu 13:7) dengan jelas menunjukkan bahwa Amerika dalam masa depan [mendekati] hari hilangnya banyak dari tempat-tempat strategisnya hari ini di dunia (John F. Walvoord, Th.D., quoted in Thomas S. McCall, editor, America in History and Bible Prophecy, Moody Press, 1976, hal 24).

Dr. Walvoord benar. Tidak ada tempat di mana Amerika di tekankan dalam nubuatan tentang akhir zaman. Itu nampak sulit untuk dimengerti. Sejak kejatuhan Uni Soviet, Amerika Serikat sekarang menjadi satu-satunya Negara adidaya (superpower) di dunia. Namun yang menarik perhatian adalah bahwa Amerika tidak ada dalam nubuatan masa depan pemandangan dunia dalam nubuatan Alkitab. Mengapa? Itu nampaknya karena Amerika tidak akan berkuasa seperti halnya hari ini. Saya sebenarnya tidak senang mengatakan itu. Itu sangat menyakitkan hati saya dan membuat saya menangis. Namun saya harus mengatakan apa yang saya pikir benar. Kita nampaknya sedang hidup di akhir kejayaan Amerika.

Di mana Amerika Serikat akan berada pada masa Kesusahan Besar yang akan datang? Pertanyaan itu tidak dapat dijawab karena Alkitab tidak berbicara sama sekali tentang subyek ini. Yang pasti – Amerika tidak akan lama lagi menjadi negara yang berkuasa di dunia sebelum permulaan periode Kesusahan Besar.

Kemana seluruh kekuatan Amerika hari ini pada akhir zaman? Saya berbipikir ada beberapa kemungkinan.


1.  Para Terroris, yang disemangati oleh Presiden Amerika Serikat yang lemah, dapat menyelundupkan bom radioaktif ke dalam satu atau beberapa kota besar di Amerika Serikat, dan kemudian meledakan bom “pemusnah massal” itu dari jarak jauh atau dengan timer. Bom “pemusnah massal” dibuat dari material radioaktif yang dapat diledakkan dengan alat-alat konvensional, dapat membuat kota besar tidak dapat didiami lagi oleh karena terjadinya polusi udara dan persediaan air. Ini akan menyebabkan kepanikan umum dan akan membunuh ribuan orang. Jika itu harus terjadi di Washington, D.C. dan New York City, itu dapat melumpuhkan Amerika Serikat selama dekade-dekade yang akan datang.

2.  Gempa bumi yang terjadi di sepanjang San Andreas Fault di California mungkin membuat trauma seluruh Pantai Barat (West Coast) selama bertahun-tahun.

3.  Jika Iran membangun senjata nuklir, mereka dapat menggempur teman-teman kami [Amerika] di Israel, dan kemungkinan bahkan Pantai Timur Amerika Serikat (East Coast of the United States).


Apa akibatnya jika semua bencana di atas terjadi secara bersama-sama, atau bahkan dalam waktu beberapa minggu? Dalam tempo beberapa bulan saja Amerika tidak akan lagi menjadi penguasa dunia. Beberapa minggu yang lalu, kita melihat betapa mudahnya ekonomi bangsa ini melemah. Saya mendengar pada satu program berita bahwa dua pertiga orang Amerika sedang ketakutan dengan apa yang mungkin terjadi dengan ekonomi negeri ini di masa depan. Polling suara menunjukkan bahwa ketakutan mereka mungkin akan menentukan pemilihan Presiden. Namun bukan Presiden yang dapat menyelamatkan bangsa ini ketika penghakiman Allah dijatuhkan atas bangsa ini.

Bangsa ini sangat rapuh, jauh lebih rapuh dari pada masa Perang Dunia II, dan jauh lebih rapuh dari pada banyak negara lain seperti misalnya China pada hari ini. Kita tidak akan lagi menjadi bangsa penguasa dunia, dengan budaya yang mempengaruhi dunia dan bahasa yang menguasai dunia. Banyak orang tidak lagi berpikir tentang diri mereka sendiri sebagai “orang Amerika” namun hanya sebagai anggota kelompok “etnik” tertentu mereka. Kebanyakan dari masyarakat kita telah siap segera membuat kekacauan. Banyak dari mereka yang menjadi pengangguran, dan bahkan di antara mereka yang bekerja, mereka tidak mau menyangkal diri dan berkorban, dan banyak orang (baik yang punya pekerjaan maupun tidak) mengharapkan banyak keuntungan dan menuntut apa yang disebut dengan “hak” mereka.

Kebanyakan orang Amerika mempertimbangkan diri mereka sendiri berhak untuk hidup nyaman dan memperoleh banyak keuntungan. Mereka berpikir bahwa pemerintah mereka berhutang hidup kepada mereka, berhutung pemotongan pajak kepada mereka dan berhutang memberikan hidup yang nyaman. Sekolah-sekolah dan para politisi mereka terus menerus mengatakan itu kepada mereka. Negeri ini sekarang berfungsi untuk memberikan kesenangan, hiburan dan hutang, dari pada memberikan semangat untuk menyelamatkan dan bekerja keras. Banyak dari masyarakat kita tidak dapat bertahan menghadapi kehilangan pekerjaan atau tantangan keuangan. Dan kebanyakan keluarga tidak lagi berfungsi sebagai kelompok-kelompok pendukung. Juga, banyak orang berpikir bahwa masalah-masalah di negeri ini dan di dunia ini, bahkan terrorisme, sesungguhnya adalah karena kesalahan Amerika. Orang-orang seperti sang pembuat film, Michael Moore berpikir bahwa pemerintah “berhutang” hidup kepada mereka, oleh karena pajak yang dikenakan terlalu tinggi bagi pekerja keras seperti “Joe the Plumber.” Saya berpikir ia telah dikenai pajak cukup tinggi, demikian juga halnya dengan Anda!

Banyak orang di negeri ini mengharapkan kemenangan cepat dan mudah tanpa harus bekerja keras untuk itu, kebanyakan seperti apa yang mereka saksikan sepanjang waktu dalam film-film dan program-program televisi, namun itu bukan apa yang terjadi dalam berbagai konflik keuangan saat ini. Begitu banyak orang di negeri ini akan runtuh dalam (misalnya, perjalanan jauh dari Vietnam, atau membuat kesepakatan diplomatik dengan Iran) atau menyerah dalam tantangan atau konflik, ketika kedamaian dan kemakmuran pribadi mereka terancam, atau ketika itu kelihatannya perjuangan akan menjadi membosankan karena terlalu lama dan menuntut pengorbanan. Itu tidak akan seperti perjuangan pada Perang Dunia II – namun dapatkah orang-orang Amerika pada zaman kita ini berperang dan memenangkan Perang Dunia II pada akhirnya, atau mereka akan mundur dan membuat perjanjian dengan Hitler – atau para ekstrimis Muslim hari ini?

Dengan kata lain, tantangan yang sesungguhnya, militer atau bahkan krisis keuangan, dapat menyebabkan Amerika runtuh, sepenuhnya roboh (collapse), atau bergabung dengan Uni Eropa jika itu diperlukan untuk mempertahankan kedamaian dan kemakmuran pribadi mereka sendiri.

Kita telah berpaling dari Alkitab. Kita telah membawa Halloween ke sekolah-sekolah dan tempat-tempat kerja kita, sementara pada saat yang sama mengutuki nama Kristus, dan mengutuki Kitab Suci. Kita telah berpalinng dari etika Judeo-Christian, dan telah menganut praktik-praktik penyembahan berhala baru (neo-paganism). Kita telah membunuh 4,150 anak-anak setiap hari (termasuk pada Hari Natal) dengan aborsi besar-besaran. Lima puluh satu juta anak tanpa ayah telah dibunuh oleh para pendukung aborsi. Tidak ada Presiden yang dapat menyelamatkan kita ketika tangan Tuhan menghukum bangsa ini. Seperti yang terjadi pada kerajaan Yehuda zaman dulu, demikianlah mungkin Amerika modern pada hari pengakiman. Perkataan-perkataan nabi Yeremia nampaknya juga cocok untuk Amerika pada zaman kita ini.

“Orang gemuk dan gendut. Di samping itu mereka membiarkan berlalu kejahatan-kejahatan, tidak mengindahkan hukum, tidak memenangkan perkara anak yatim, dan tidak membela hak orang miskin. Masakan Aku tidak menghukum mereka karena semuanya ini?, demikianlah firman TUHAN. Masakan Aku tidak membalas dendam-Ku kepada bangsa yang seperti ini?" (Yeremia 5:28-29).

“Sebab itu beginilah firman Tuhan ALLAH: Sesungguhnya, murka-Ku dan kehangatan amarah-Ku akan tercurah ke tempat ini, ke atas manusia, ke atas hewan, ke atas pohon-pohonan di padang dan ke atas hasil tanah; amarah itu akan menyala-nyala dengan tidak padam-padam” (Yeremia 7:20).

“Apabila mereka mengatakan: Semuanya damai dan aman--maka tiba-tiba mereka ditimpa oleh kebinasaan, seperti seorang perempuan yang hamil ditimpa oleh sakit bersalin--mereka pasti tidak akan luput” (I Tesalonika 5:3).

Saya sangat takut karena nampaknya ayat-ayat ini cocok untuk diaplikasikan kepada bangsa yang kami kasihi, Amerika. Saya tidak mengharapkan itu terjadi – namun saya sungguh takut semua itu akan terjadi. Saya mencintai Amerika dengan sepenuh hati saya. Sungguh membuat hati saya hancur ketika harus menyampaikan khotbah seperti ini. Anda harus tahu bahwa saya menangis ketika saya menuliskan khotbah ini. Kita telah diajar untuk mencintai negeri ini sejak ketika kita masih muda. Kiranya Tuhan menolong kita!

Almarhum Dr. John F. Walvoord pernah menjadi rektor di Dallas Theological Seminary selama bertahun-tahun. Dr. Walvoord adalah seorang sarjana yang sangat disegani, dan menulis banyak buku berhubungan dengan nubuatan Alkitab. Komentar-komentarnya tentang Amerika bukanlah suatu ocehan orang gila. Ia adalah seorang sarjana Alkitab yang sangat disegani. Saya mengulangi kembali di sini apa yang Dr. Walvoord katakan berhubungan dengan ayat kita ini:

Menurut nubuatan Alkitab, masa depan Amerika tidaklah cemerlang. Kitab Suci menubuatkan pemerintah dunia di akhir zaman tidak berpusat di Amerika namun di Timur Tengah. Pemusatan kekuasaan itu yang dinubuatkan sepertinya meluas menguasai “setiap suku dan umat dan bahasa dan bangsa” (Wahyu 13:7) dengan jelas menunjukkan bahwa Amerika dalam masa depan [mendekati] hari hilangnya banyak dari tempat-tempat strategisnya hari ini di dunia (John F. Walvoord, Th.D., quoted in Thomas S. McCall, editor, America in History and Bible Prophecy, Moody Press, 1976, hal. 24).

Lagi, berikut ini, adalah ayat selengkapnya dari perikop dalam Kitab Wahyu yang Dr. Walvoord kutip:

“Dan ia diperkenankan untuk berperang melawan orang-orang kudus dan untuk mengalahkan mereka; dan kepadanya diberikan kuasa atas setiap suku dan umat dan bahasa dan bangsa. Dan semua orang yang diam di atas bumi akan menyembahnya, yaitu setiap orang yang namanya tidak tertulis sejak dunia dijadikan di dalam kitab kehidupan dari Anak Domba, yang telah disembelih. Barangsiapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!” (Wahyu 13:7-9).

I. Pertama, perikop dalam kitab Wahyu ini berbicara tentang datangnya Antikristus.

Seperti dikatakan, dalam ayat tujuh,

“Dan kepadanya diberikan kuasa atas setiap suku dan umat dan bahasa dan bangsa” (Wahyu 13:7).

Ayat ini mengacu kepada “Binatang” – yang juga dikenal sebagai “Antikristus” dalam Perjanjian Baru, seperti halnya dalam I Yohanes 2:18,

“Anak-anakku, waktu ini adalah waktu yang terakhir, dan seperti yang telah kamu dengar, seorang antikristus akan datang …”
       (I Yohanes 2:18).

Diktator dunia yang akan datang ini disebut Antikristus karena “anti” berarti bahwa ia akan menentang Kristus maupun berusaha menggantikan Kristus. Tidakkah kita melihat yang sedang terjadi sekarang di Washinton dan di sekolah-sekolah kita? Dr. Walvoord berkata bahwa [Antikristus] akan “ditawarkan kepada dunia sebagai wakil Setan untuk menggantikan Tuhan” (John F. Walvoord, Th.D., Major Bible Prophecies, Zondervan Publishing House, 1991, hal. 315).

Menurut Daniel pasal tujuh, Antikristus akan menjadi pemimpin dari sepuluh bangsa yang dulunya adalah bagian bekas Kekaisaran Roma. Ini akan termasuk di dalamnya Italia, dan beberapa bangsa Eropa. Dr. Walvoord berkata,

Walaupun kemungkinan penggenapan nubuatan seperti itu sering dicemooh oleh generasi sebelumnya [masa lalu], ini sekarang menjadi sangat mungkin, dan bahkan dunia sekuler meprediksikan akan terjadinya Negara Kesatuan Eropa (United States of Europe). Dari sudut pandang nubuatan ini, yang penting adalah bahwa ini adalah tahap utama dalam peristiwa-peristiwa yang memimpin kepada kedatangan Kristus yang kedua (Major Bible Prophecies, ibid.).

Dr. Walvoord melanjutkan,

Pertama, ia [Antikristus] akan membuat konsilidasi kepada sepuluh grup bangsa [di Eropa], yang akan memberikan kepadanya kuasa untuk bertindak sebagai pemimpin utama di Timur Tengah… ia kemudian akan masuk ke dalam masa tujuh tahun perjanjian dengan Israel (Daniel 9:27) yang akan memberikan waktu berkuasa selama tujuh tahun yang akan diakhiri dengan kedatangan Kristus yang kedua. Ia juga akan berasumsi menjadi diktator dunia selama tiga setengah tahun sebelum kedatangan Kristus yang kedua, seperti diindikasikan dalam Wahyu 13:7. Dengan demikian, ia akan menjadi penyiksa baik bagi orang-orang Yahudi maupun Kristen (ibid., hal. 316).

II. Kedua, perikop dalam kitab Wahyu ini berbicara tentang kuasa Antikristus untuk menganiaya.

“Dan ia diperkenankan untuk berperang melawan orang-orang kudus dan untuk mengalahkan mereka…” (Wahyu 13:7).

Kristus menyebut periode ini “Kesusahan Besar” dalam Matius 24:21-22, dan dalam Matius 24:29. Kristus berkata,

“Sebab pada masa itu akan terjadi siksaan yang dahsyat seperti yang belum pernah terjadi sejak awal dunia sampai sekarang dan yang tidak akan terjadi lagi. Dan sekiranya waktunya tidak dipersingkat, maka dari segala yang hidup tidak akan ada yang selamat…” (Matius 24:21-22).

Ini berbicara tentang masa penganiayaan yang sangat mengerikan di bawah pemerintahan Antikristus. Dr. Walvoord berkata,

Masa kesusahan [Kesusahan Besar] ditetapkan seperti yang belum pernah terjadi. Ini akan berbeda dari semua masa-masa kesusahan yang pernah terjadi sebelumnya, baik dalam karakternya, peristiwa-peristiwanya, dan luasnya (ibid. hal. 346). Penindasan kejam dari Kekaisaran Roma… akan menjadi jauh lebih ringan dibandingkan dengan penyiksaan yang akan datang yaitu bentuk penyiksaan yang dihidupkan kembali dari kekaisaran [Roma di bawah pemerintahan diktator Antikristus] (ibid., hal. 248).

Tulisan dalam New York Times, hampir akhir abad ke-20, terdapat suatu pemikiran dari komentator Yahudi yang jujur dan bijaksana, A. M. Rosenthal yang berkata, “Salah satu kisah-kisah yang tak terhitung jumlahnya yang mengejutkan dari masa kita adalah bahwa banyak orang Kristen akan mati di abad ini karena menjadi orang-orang Kristen dibandingkan dengan abad-abad sebelumnya sejak Kristus lahir.” Tidak ada indikasi bahwa ini akan menjadi masa depan yang lebih baik seperti peringatan Mr. Rosenthal.

“Dan ia diperkenankan untuk berperang melawan orang-orang kudus dan untuk mengalahkan mereka…” (Wahyu 13:7).

III. Ketiga, perikop dalam kitab Wahyu ini berbicara tentang pengujian perasaan Anda apakah benar Anda telah menjadi orang Kristen sejati.

Lihatlah ayat delapan.

“Dan semua orang yang diam di atas bumi akan menyembahnya, yaitu setiap orang yang namanya tidak tertulis sejak dunia dijadikan di dalam kitab kehidupan dari Anak Domba, yang telah disembelih sejak sebelum dunia dijadikan” – cetak miring ada dalam KJV” (Wahyu 13:8).

Seluruh dunia akan menyerah kepada diktator yang dikenal dengan Antikristus ini. Satu-satunya kekecualian adalah mereka yang namanya tertulis dalam “kitab kehidupan,” mereka adalah orang-orang Kristen sejati, orang-orang yang benar-benar telah bertobat kepada Kristus. Hanya orang-orang Kristen sejati yang akan menolak untuk sujud menyembah Antikristus yang akan datang. Ini akan menjadi pengujian agung bagi mereka dan bagi semua orang yang mengaku dirinya Kristen. Ini akan menjadi sangat jelas mana orang Kristen sejati dan yang palsu pada masa yang akan datang itu. Namun bukankah itu selalu benar? Dalam perumpamaan tentang seorang Penabur, Yesus berbicara tentang orang yang

“Tetapi mereka tidak berakar dan tahan sebentar saja. Apabila kemudian datang penindasan atau penganiayaan karena firman itu, mereka segera murtad” (Markus 4:17).

Dan Lukas menambahkan kata-kata tambahan Kristus, yang diberikan pada waktu itu, “…dan dalam masa pencobaan mereka murtad” (Lukas 8:13).

“Yang jatuh di tanah yang berbatu-batu itu ialah orang, yang setelah mendengar firman itu, menerimanya dengan gembira, tetapi mereka itu tidak berakar, mereka percaya sebentar saja dan dalam masa pencobaan [dan “penganiayaan”] mereka murtad” (Lukas 8:13).

Penganiayaan terhadap orang-orang Kristen di bawah Antikristus akan menjadi sangat mengerikan yang melampau imajinasi kita, lebih buruk dari pada apa yang pernah kita lihat terjadi di dunia ini. Hanya orang-orang Kristen sejati, yang namanya tertulis dalam “kitab kehidupan” Allah, yang akan bertahan. Apakah nama Anda tertulis dalam kitab kehidupan Allah? Alkitab berkata,

“Dan setiap orang yang tidak ditemukan namanya tertulis di dalam kitab kehidupan itu, ia dilemparkan ke dalam lautan api itu” (Wahyu 20:15).

Nama Anda tidak tertulis dalam kitab itu kecuali bila Anda berpaling dari dosa dan percaya kepada Yesus Kristus, Anak Allah. Ia telah mati di kayu Salib demi menebus dosa Anda. Ia telah bangkit dari antara orang mati untuk memberikan hidup kepada Anda. Darah-Nya dapat menyucikan Anda dari “segala dosa” (I Yohanes 1:7). Datanglah kepada Kristus dengan iman dan nama Anda akan ditemukan dalam “kitab kehidupan,” dan Anda akan hidup untuk selama-lamanya. Bahkan jika Anda dibunuh oleh Antikristus, jiwa Anda akan hidup bersama dengan Kristus dalam kemuliaan! Saya berdoa kiranya Anda mau datang dengan sepenuh hati kepada Kristus dan dipertobatkan. Kemudian Anda akan diselamatkan bahkan jika Antikristus membunuh tubuh fana Anda. Apapun yang Anda lakukan, datanglah kepada Kristus, sehingga nama Anda akan ada dalam “kitab kehidupan” itu.

Tuhan, dosaku begitu besar,
   Seperti banyaknya pasir di laut,
Namun darah-Mu, Oh Juruselamatku,
   Cukup bagiku;
Karena janji-Mu t’lah tertulis,
   Dalam terangnya kertas yang bercahaya,
“Walau dosa-dosamu semerah kermisi,
   Aku akan membuatnya putih s’perti salju.”
Apakah namaku tertulis di sana,
   Pada halaman putih dan jelas?
Di dalam kitab kerajaan-Mu
   Apakah namaku tertulis di sana?
(“Is My Name Written There?” by Mary A. Kidder, 1820-1905).

Itu adalah pertanyaan besar yang saya ingin Anda gumulkan malam ini: Apakah nama Anda “ditemukan dalam kitab kehidupan?” (Wahyu 20:15). Pastikanlah itu. Kembalilah ke gereja. Datanglah dengan sepenuh hati Anda kepada Yesus Kristus dan Anda akan diselamatkan oleh Dia. Inilah doa saya kiranya itu akan terjadi pada diri Anda sebelum penghakiman Allah diturunkan atas Amerika.

Dan Apapun yang Anda lakukan, kembalilah ke gereja pada pukul 7:30 PM pada malam Halloween Jum’at depan. Kita akan memiliki waktu yang sangat indah, dan itu tidak akan ada hal yang kita lakukan bersama dengan Setan dan tukang sihir dan perayaan demonik Halloween. Lakukanlah! Lakukanlah. Lakukanlah. Itulah doa saya Amin.

(END OF SERMON)
Anda dapat membaca khotbah-khotbah Dr. Hymers setiap minggu di Internet
di www.realconversion.com. Klik on “Manuskrip-Manuskrip Khotbah.”

Pembacaan Alkitab Sebelum Khotbah: Wahyu 13:1-9.
Lagu Solo Sebelum Khotbah oleh Mr. Benjamin Kincaid Griffith:
“Is My Name Written There?” (by Mary A. Kidder, 1820-1905).


GARIS BESAR KHOTBAH

KEJATUHAN AMERIKA DALAM NUBUATAN ALKITAB

(THE FALL OF AMERICA IN BIBLE PROPHECY)

Oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.

“Dan ia diperkenankan untuk berperang melawan orang-orang kudus dan untuk mengalahkan mereka; dan kepadanya diberikan kuasa atas setiap suku dan umat dan bahasa dan bangsa. Dan semua orang yang diam di atas bumi akan menyembahnya, yaitu setiap orang yang namanya tidak tertulis sejak dunia dijadikan di dalam kitab kehidupan dari Anak Domba, yang telah disembelih sejak sebelum dunia dijadikan. Barangsiapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!” – cetak miring ada dalam KJV (Wahyu 13:7-9).

(Yeremia 5:28-29; 7:20; I Tesalonika 5:3)

I.   Pertama, perikop dalam kitab Wahyu ini berbicara tentang datangnya
Antikristus, Wahyu 13:7; I Yohanes 2:18.

II.  Kedua, perikop dalam kitab Wahyu ini berbicara tentang kuasa
Antikristus untuk menganiaya, Wahyu 13:7; Matius 24:21-22.

III. Ketiga, perikop dalam kitab Wahyu ini berbicara tentang pengujian
perasaan Anda apakah benar Anda telah menjadi orang Kristen
sejati, Wahyu 13:8; Markus 4:17; Lukas 8:13; I Yohanes 1:7.