Print Sermon

Tujuan dari situs ini adalah untuk menyediakan manuskrip dan video khotbah gratis kepada para pendeta dan misionaris di seluruh dunia, terutama Dunia Ketiga, di mana hanya ada sedikit sekolah seminari teologi atau sekolah Alkitab.

Naskah-naskah khotbah dan video ini diakses oleh sekitar 1,500,000 komputer di lebih dari 221 negara setiap tahunnya di www.sermonsfortheworld.com. Ratusan orang lainnya menyaksikan video di YouTube, tetapi mereka akan segera meninggalkan YouTube dan mengunjungi langsung ke website kami. Naskah-naskah khotbah ini disajikan dalam 46 bahasa kepada sekitar 120,000 komputer setiap bulannya. Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Jadi para pengkhotbah boleh menggunakannya tanpa seijin kami. Silahkan klik di sini untuk mengetahui bagaimana Anda dapat memberikan donasi setiap bulan untuk membantu kami dalam pekerjaan besar pemberitaan Injil ke seluruh dunia ini.

Kapanpun Anda menulis pesan untuk Dr. Hymers, selalu sebutkan kepada beliau negara di mana Anda tinggal. Surel Dr. Hymers adalah rlhymersjr@sbcglobal.net. .




PENGANIAYAAN TERHADAP ORANG-ORANG KRISTEN
– TANDA AKHRIR ZAMAN!

(THE PERSECUTION OF CHRISTIANS
– A SIGN OF THE END!)

Oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.
Diterjemahkan oleh Dr. Eddy Purwanto

Khotbah ini dikhotbahkan di Baptist Tabernacle of Los Angeles
Pada Kebaktian Minggu Malam, 5 Oktober 2008

“Pada waktu itu kamu akan diserahkan supaya disiksa, dan kamu akan dibunuh dan akan dibenci semua bangsa oleh karena nama-Ku” (Matius 24:9).


“Siaran Langsung Sabtu Malam” (“Saturday Night Live”) dan program-program media lainnya berulangkali menyerang calon Wakil Presiden Sarah Palin karena kepercayaannya yang ia akui secara terbuka sebagai orang Kristen evangelikal. Saya bukan pendukung dia. Saya hanya sedang sekedar menunjukkan fakta. Kedua calon Wakil Presiden sama-sama mempunyai kualitas untuk dihormati, dan setiap orang harus membuat keputusan bagi mereka sendiri untuk memberikan suaranya dalam pemilihan umum di bulan Nopember. Namun saya tidak dapat habis pikir mengapa kritik yang ditujukan kepada para calon wakil presiden tersebut terlalu dititik-beratkan kepada kepercayaan religius mereka sebelum pemilihan dilaksanakan. Nampak bagi saya bahwa ini dapat menjadi bagian dari refleksi nubuatan Kristus,

“Pada waktu itu kamu akan diserahkan supaya disiksa, dan kamu akan dibunuh dan akan dibenci semua bangsa oleh karena nama-Ku” (Matius 24:9).

Hari ini nampak adanya sentimen yang terus bertumbuh di seluruh dunia menentang Kekristenan dan Yahudi. Dan saya percaya bahwa ini adalah salah satu dari tanda-tanda akhir zaman dan Kedatangan Kristus yang Kedua sudah dekat. Murid-murid bertanya kepada Kristus,

“Bilamanakah itu akan terjadi dan apakah tanda kedatangan-Mu dan tanda kesudahan dunia” (Matius 24:3).

Yesus memberikan kepada mereka satu tanda dari banyak tanda yang akan mengkharakteristik akhir zaman.

Salah satu tanda yang terutama yang Ia berikan adalah penganiayaan dan diskriminasi terhadap orang-orang yang mengikut Dia.

“Pada waktu itu kamu akan diserahkan supaya disiksa, dan kamu akan dibunuh dan akan dibenci semua bangsa oleh karena nama-Ku, dan banyak orang akan murtad dan mereka akan saling menyerahkan dan saling membenci” (Matius 24:9-10).

Mari kita membuka Lukas 21:16-17. Mari kita berdiri dan membaca dua ayat ini dengan lantang.

“Dan kamu akan diserahkan juga oleh orang tuamu, saudara-saudaramu, kaum keluargamu dan sahabat-sahabatmu dan beberapa orang di antara kamu akan dibunuh dan kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku” (Lukas 21:16-17).

Anda dipersilahkan duduk kembali. Kita sekarang sedang memasuki era penganiayaan agama yang belum pernah terjadi sebelumnya – khususnya penganiayaan terhadap orang-orang Kristen dan Yahudi. Yesus berkata bahwa ini adalah tanda bahwa dunia akan segera berakhir, dan bahwa Kristus akan segera datang untuk mendirikan Kerajaan-Nya.

Surat Kabar Harian Los Angeles (Los Angeles Daily News) menonjolkan seperempat halaman berita dari Associated Press dengan judul “Discrimination Persists” (“Diskriminasi masih Belangsung”). Saya akan membacakan untuk Anda beberapa paragraf dari berita itu.

      Washington – Sejumlah Negara Muslim termasuk Saudi Arabia, Iran dan Pakistan, menunjukkan sedikit toleransi terhadap agama-agama yang tidak diterima oleh pemerintah ini [khususnya agama Kristen dan Yahudi], dikatakan hari Kamis dalam studi tentang State Department.
       Studi ini juga mengatakan… Belgia, Francis dan Jerman menstigmatisasi agama-agama tertentu. Pejabat departemen juga menyatakan perhatian atas hukum Francis [baru] yang akan mengutuk penggunaan… tudung dan [salib] di sekolah-sekolah negeri [di Francis].
       Laporan mencakup status internasional kebebasan beragama di seluruh dunia. Dikatakan bahwa pemerintah China mengijinkan dengan bebas orang untuk mengekspresikan agama hanya bagi organisasi-organisasi yang diakui oleh para penguasa [Komunis].
       Laporan itu mengatakan bahwa “Anggota-anggota kelompok agama [Kristen] yang tidak terdaftar ditangkap, dilarang… diintimidasi, ditekan dan dimasukkan [ke dalam penjara].” [Ingat laporan ini tidak datang dari organisasi Kristen. Ini disampaikan melalui U.S. State Department belakangan ini].
       Secara keseluruhan, studi ini menemukan penganiayaan terhadap agama tersebar luas.
       [Laporan ini mengatakan] “Banyak penduduk dunia hidup di negara-negara yang mana hak kebebasan beragama dibatasi atau dilarang,” “Jutaan orang hidup di bawah rezim totaliter dan otoriter yang mengendalikan kepercayaan-kepercayaan dan praktek-praktek agama mereka.”
       Di Saudi Arabia, dilaporkan, “Kebebasan beragama tidak ada.” Orang-orang Non-Muslim yang beribadah, dikatakan, mengambil resiko “ditangkap, dipenjarakan, dipukuli, dideportasi, dan .. dianiaya secara fisik.”
       Agama-agama minoritas juga menderita di Pakistan, laporan itu mengatakan, menyatakan bahwa pemerintah memaklumi “kekuatan-kekuatan masyarakat yang memusuhi orang-orang yang mempraktikan keyakinan yang berbeda [dari Islam].”
       Sementara itu… orang-orang Yahudi, Kristen [dan lainnya] menderita dalam berbagai tingkat penderitaan dari diskriminasi, termasuk intimidasi, penindasan dan pemenjaraan, kata studi ini.
       Di Korea Utara, laporan ini menemukan laporan-laporan tentang eksekusi, penyiksaan dan pemenjaraan orang-orang beragama. Dan di Cuba, ditemukan pengawasan, penyusupan dan penindasan terhadap kelompok-kelompok agama adalah hal yang sudah umum.
       Belgia, Francis dan Jerman dikatakan mendeskreditkan agama-agama tertentu.
       [Sebagai contoh] di Belgia, Helsinki Federation of Human Rights [Federasi Helsinki untuk Hak-hak Azasi Manusia] menyatakan bahwa pemerintah tidak mengambil tindakan efektif apapun untuk [menghentikan] diskriminasi yang diderita oleh kelompok-kelompok yang dianggap “sekte” [termasuk gereja-gereja Protestan injili].
       Dewan Eropa [Council of Europe] telah mengundang Francis untuk mempertimbangkan kembali hukum yang membatasi [gereja-gereja Protestan] dan memberikan kebebasan kelompok-kelompok [gereja] di bawah kondisi-kondisi tertentu (Associated Press story, Los Angeles Daily News, Saturday, December 20, 2003, hal. 16).

Diskriminasi yang intens terhadap orang-orang Kristen dan Yahudi yang terjadi di seluruh dunia adalah penggenapan yang mengejutkan dari nubuatan Yesus,

“Pada waktu itu kamu akan diserahkan supaya disiksa, dan kamu akan dibunuh dan akan dibenci semua bangsa oleh karena nama-Ku” (Matius 24:9).

“Disiksa,” seringkali dibunuh, “dibenci semua bangsa” – itulah nubuatan Kristus untuk orang-orang percaya pada akhir zaman ini.

Namun saya tidak melihat mereka menganiaya orang-orang yang hanya mengatakan bahwa mereka adalah orang-orang Kristen! Oh, tidak! Mereka menganiaya orang-orang Kristen yang baik yang selalu menghadiri kebaktian di gereja setiap Minggu tidak peduli apapun yang terjadi. Mereka menganiaya orang-orang yang menolak untuk tidak pergi ke gereja untuk belajar karena ada ujian, yang menolak menggunakan waktu mereka untuk belajar sehingga tidak pergi ke gereja pada hari Minggu. Dengan kata lain, mereka hanya menganiaya orang-orang Kristen yang baik. Dan itu adalah bagian dari harga pemuridan. Dietrich Bonhoeffer menulis buku yang berjudul “Harga Menjadi Murid.” Bonhoeffer berkata bahwa Anda harus memberikan sesuatu untuk menjadi orang Kristen sejati. Tidak ada jalan lain untuk menjadi orang Kristen yang baik! Saya berdoa agar Anda mau melalui jalan yang sempit, dan mulai hidup sebagai orang Kristen.

Diskriminasi dan penganiayaan terhadap orang-orang Kristen sejati dan orang-orang Yahudi juga berlangsung pada tingkat tertentu di Amerika Serikat dan negara-negara berbahasa Inggris lainnya. Sepuluh Perintah Tuhan telah diambil dari gedung-gedung pemerintah pusat dan gedung pengadilan. Doa telah dikutuk di sekolah-sekolah kita. Lima puluh satu juta anak telah dibunuh oleh aborsi di Amerika. Anak-anak muda di banyak perguruan tinggi sekuler dibombardir dengan serangan-serangan yang terus menerus atas Kristus dan Alkitab. Orang-orang Kristen yang serius seringkali dikucilkan dan ditertawakan oleh saudara-saudara dan teman-teman kerja mereka. Orang Kristen yang tidak mau bekerja pada jam kebaktian Kristen pada hari Minggu sering dilewati ketika datang saatnya untuk promosi. Banyak yang tidak ditempatkan di tempat utama, atau mereka ditembak dengan alasan yang dibuat-buat. Saya pernah melihat ini terjadi berulangkali pada banyak orang beberapa tahun belakangan ini.

Meningkatnya tekanan sekulerisasi membuat sangat sulit untuk menghidupi kehidupan Kristen di Amerika dan berbagai belahan dunia Barat lainnya. Penganiayaan dan diskriminasi menentang orang-orang Kristen sedang bertumbuh dalam budaya kita, dan di seluruh dunia, dan ini adalah salah satu dari tanda-tanda yang Yesus berikan bahwa kita sedang mendekati akhir dari sejarah ketika kita mengetahui itu.

“Pada waktu itu kamu akan diserahkan supaya disiksa, dan kamu akan dibunuh dan akan dibenci semua bangsa oleh karena nama-Ku” (Matius 24:9).

Kebencian yang kita lihat ditunjukkan kepada orang-orang percaya di seluruh dunia hari ini harus mengajarkan tiga pelajaran penting bagi kita.

I. Pertama, kebencian terhadap orang-orang Kristen menunjukkan
bahwa ada Setan.

Ya, saya percaya ada Setan. Saya percaya ada iblis. Alkitab mengatakan bahwa roh-roh jahat ini riil. Dan Alkitab mengatakan bahwa mereka adalah benar-benar musuh-musuh rohani kita. Alkitab mengatakan,

“Karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara” (Efesus 6:12).

Ayat ini menjelaskan kepada kita bahwa kita secara terus menerus ada dalam peperangan rohani melawan Iblis, dan dengan berbagai tingkat kekuatan iblis. Saya percaya iblis dan Setan ada karena Alkitab mengajarkan bahwa mereka adalah musuh-musuh kita.

Namun, kedua, saya percaya adanya pribadi-pribadi jahat ini karena kita melihat ada banyak bukti yang menunjukkan mereka menyerang Kristus dan para pengikut-Nya hari ini. Alkitab mengatakan,

“Iblis telah turun kepadamu, dalam geramnya yang dahsyat, karena ia tahu, bahwa waktunya sudah singkat” (Wahyu 12:12).

Iblis tahu bahwa ia hanya memiliki waktu yang singkat untuk menyerang pekerjaan Allah. Ia tahu, lebih dari pada yang kita tahu, bahwa hari-harinya sudah dihitung, dan bahwa ia tidak memiliki banyak waktu lagi. Sebagai hasilnya, ia melemparkan kemarahannya kepada orang-orang Kristen di berbagai belahan dunia ini.

“Kamu akan dibunuh dan akan dibenci semua bangsa oleh karena nama-Ku” (Matius 24:9).

Iblis sedang menyerang Kekristenan di seluruh dunia, seperti yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah. Penganiayaan yang mengerikan terhadap orang-orang Kristen di berbagai belahan dunia ini menunjukkan bahwa benar-benar ada Iblis. Diskriminasi terhadap orang-orang Kristen sejati seringkali dialami di sekolah, di rumah, dan di tempat kerja adalah bukti positif bahwa kita memiliki musuh rohani – dan namanya adalah Setan.

Salah satu cara Setan menyerang manusia adalah dengan mencuci otak mereka. Yesus berkata,

“Kemudian datanglah Iblis lalu mengambil firman itu dari dalam hati mereka, supaya mereka jangan percaya dan diselamatkan” (Lukas 8:12).

Ketika Anda mendengar khotbah seperti ini, ada perasaan dalam hati nurani Anda yang mengatakan kepada Anda bahwa Alkitab benar, dan bahwa Anda harus masuk ke dalam pertobatan melalui jalan yang sempit, dan bertobat di dalam Kristus Yesus. Itu adalah Roh Allah yang sedang berbicara kepada Anda. Namun ada perasaan lain di dalam hati Anda. Perasaan kedua datang dari Setan. Ia mencoba untuk mengambil khotbah Injil yang Anda telah dengar “keluar” dari hati Anda, untuk menghalangi Anda percaya dan diselamatkan. Iblis akan menempatkan berbagai macam pikiran di dalam pikiran Anda, pikiran-pikiran penuh keraguan dan ketidak-percayaan – ketika ia berusaha untuk mengambil dari pikiran Anda apa yang Anda dengar dalam khotbah ini, ketika ia berusaha untuk menghalangi Anda kembali ke gereja ini. Itu adalah apa yang terjadi pada Yudas. Alkitab mengatakan,

“Maka masuklah Iblis ke dalam Yudas, yang bernama Iskariot, seorang dari kedua belas murid itu. Lalu pergilah Yudas kepada imam-imam kepala dan kepala-kepala pengawal Bait Allah dan berunding dengan mereka, bagaimana ia dapat menyerahkan Yesus kepada mereka” (Lukas 22:3-4).

Setan akan melakukan hal yang sama terhadap Anda. Ia akan berusaha untuk membuat Anda mengkhianati Kristus dan terus hidup dalam dosa. Ia akan melakukan apapun dengan segenap kekuatannya untuk menghalangi Anda kembali ke sini ke gereja dan mengalami pertobatan sejati.

“Iblis telah turun kepadamu, dalam geramnya yang dahsyat, karena ia tahu, bahwa waktunya sudah singkat” (Wahyu 12:12).

Ya, kebencian terhadap orang-orang Kristen menunjukkan dengan jelas bahwa ada Iblis yang riil – dan ia akan melakukan apapun agar ia dapat menghalangi Anda datang kepada Kristus dan kembali ke gereja ini. Itu adalah alasan pertama yang Yesus jelaskan kepada kita,

“Kamu akan dibunuh dan akan dibenci semua bangsa oleh karena nama-Ku” (Matius 24:9).

II. Kedua, kebencian terhadap orang-orang Kristen menunjukkan
bahwa manusia telah rusak.

Apakah Anda pernah heran mengapa orang yang baik dan bersih seperti Presiden Reagan sering direndahkan dan dibenci, bahkan sampai hari ini, sementara bangsat tua, yang bertanggung jawab atas seorang gadis yang ditenggelamkan, seperti Senator Kennedy, tahun demi tahun diberikan tepukan tangan dan pujian dari media sekuler? Jawabannya sederhana. Yesus berkata,

“Sekiranya kamu dari dunia, tentulah dunia mengasihi kamu sebagai miliknya. Tetapi karena kamu bukan dari dunia, melainkan Aku telah memilih kamu dari dunia, sebab itulah dunia membenci kamu” (Yohanes 15:19).

Setelah gubernur Roma mengadili Yesus, gubernur itu menawarkan untuk membebaskan nara pidana, yang adalah kebiasaan yang dilakukan pada hari Paskah.

“Pilatus berkata kepada mereka: Siapa yang kamu kehendaki kubebaskan bagimu, Yesus Barabas atau Yesus, yang disebut Kristus?” (Matius 27:17).

“Mereka semua berseru: ‘Ia harus disalibkan!’” (Matius 27:22).

“Lalu ia membebaskan Barabas bagi mereka, tetapi Yesus disesahnya lalu diserahkannya untuk disalibkan” (Matius 27:26).

Mereka menginginkan agar pembunuh itu dibebaskan, dan mereka berkata bahwa Anak Allah itu harus disalibkan (Matius 27:17). Mereka menginginkan Barnabas sang pembunuh itu dibebaskan. Mereka menginginkan Anak Allah disalibkan.

Rasul Petrus berkata,

“Tetapi kamu telah menolak Yang Kudus dan Benar, serta menghendaki seorang pembunuh sebagai hadiahmu. Demikianlah Ia, Pemimpin kepada hidup, telah kamu bunuh, tetapi Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati; dan tentang hal itu kami adalah saksi” (Kisah Rasul 3:14-15).

Mencintai orang jahat, dan membenci orang-orang Kristen, benar-benar terjadi hari ini. Seorang pembunuh seperti O. J. Simpson dan Senator Kennedy dibiarkan bebas, sementara orang-orang Kristen yang baik seperti Gubernur Sarah Palin dan Bob Jones III dibenci oleh media sekuler. Belum ada yang berubah.

Umat manusia yang hatinya belum bertobat licik dan sesat. Alkitab berkata,

“Betapa liciknya hati, lebih licik dari pada segala sesuatu, hatinya sudah membatu” (Yeremia 17:9).

Hati orang-orang yang belum bertobat begitu rusak sehingga mereka mengasihi orang jahat dan membenci orang-orang Kristen! Tidak ada hal lain yang membuktikan natur manusia yang telah tersesat, runtuh dan rusak yang lebih jelas dari ini – mereka mengasihi orang jahat dan membenci orang-orang Kristen.

Ketika Anda memutuskan untuk menjadi orang Kristen, ingatlah bahwa Iblis dan semua malaikatnya akan menentang Anda. Natur saudara-saudara dan teman-teman Anda yang telah rusak juga akan menentang Anda. Jika mereka lebih suka dengan seorang pembunuh dari pada Anak Allah, jangan berpikir mereka akan bertindak atau bersikap lain terhadap Anda!

“Sekiranya kamu dari dunia, tentulah dunia mengasihi kamu sebagai miliknya. Tetapi karena kamu bukan dari dunia... sebab itulah dunia membenci kamu” (Yohanes 15:19).

Umat manusia pada umumnya begitu penuh dengan dosa, dan runtuh, rusak, dan memberontak melawan Allah, sehingga,

“Kamu akan dibunuh dan akan dibenci semua bangsa oleh karena nama-Ku” (Matius 24:9).

III. Ketiga, kebencian terhadap orang-orang Kristen menunjukkan
betapa pentingnya Alkitab.

Dalam surat kabar saya juga membaca berita yang menunjukkan adanya sentimen terhadap Kekristenan yang sedang berkembang di seluruh dunia. A. M. Rosenthal adalah orang baik. Seperti yang tertulis dalam New York Times, Rosenthal berkata, “Salah satu kisah yang mengejutkan dan tak terkatakan pada zaman kita ini adalah bahwa banyak orang Kristen telah mati di abad ini karena menjadi Kristen dari pada di abad-abad sebelumnya sejak Kristus lahir.” Namun Dr. Paul Marshall menekankan bahwa

Di samping penganiayaan, Kekristenan sedang bertumbuh dengan pesat di dunia…mengalami penyebarannya yang terbesar dalam sejarah (Paul Marshall, Ph.D., Their Blood Cries Out, Word, 1997, hal. 8).

Tulisan di abad ketiga, Cyprian berkata, “Kita benar-benar menjadi berlipat ganda dan meningkat oleh karena penderitaan.” Pada abad keempat. Jerome berkata, “Penganiayaan-penganiayaan telah membuat jemaat Kristus bertumbuh.” Pada abad kedua, Tertullian berkata, “Semakin sering kalian membasmi kami, semakin bertambahlah jumlah kami. Darah orang-orang Kristen adalah benih.” Tertullian menekankan bahwa orang-orang yang menganiaya orang-orang Kristen dibuat berpikir tentang apa yang kita percaya dan “Siapa yang tidak memeluk pengajaran kami?”

Di China, banyak pemimpin Komunis sendiri menjadi orang-orang Kristen. Dan Marthin Luther sang reformator Protestan berkata,

Kita tidak harus takut dengan perlakukan kejam… dan kita tidak harus takut dengan hikmat dunia, karena itu dapat membuat kita tidak rugi. Sesungguhnya, semakin hikmat dunia ini bangkit melawan kebenanran, semakin murni dan jernihlah kebenaran itu jadinya… Jika iblis cukup berhikmat biarlah ia cukup diam saja dan membiarkan Injil diberitakan, maka ia akan sedikit menerima kerugian. Karena ketika Injil tidak diserang, ia akan berkarat dan tidak punya kesempatan untuk menunjukkan kekuatannya… semakin mereka banyak bicara, semakin mereka merugikan diri mereka sendiri dan membantu kita!

Ketika orang-orang Kristen bertahan di tengah diskriminasi dan penganiayaan, itu membuat orang-orang yang belum bertobat menyadari betapa benar-benar pentingnya Kristus! C. S. Lewis berkata, “Kekristenan, jika palsu, tidaklah penting, dan jika sejati, pentingnya tak terbatas.”

Ketika orang-orang melihat bahwa mereka tidak dapat membuat Anda berpaling dari Kristus, atau membuat Anda berhenti datang ke gereja, maka mereka melihat berita tentang Kristus dengan serius! Maka mereka akan melihat betapa pentingnya Kristus itu!

Mari kita membuka Kisah Rasul, pasal empat, ayat satu sampai empat. Marilah kita berdiri dan membaca ayat ini dengan lantang.

“Ketika Petrus dan Yohanes sedang berbicara kepada orang banyak, mereka tiba-tiba didatangi imam-imam dan kepala pengawal Bait Allah serta orang-orang Saduki. Orang-orang itu sangat marah karena mereka mengajar orang banyak dan memberitakan, bahwa dalam Yesus ada kebangkitan dari antara orang mati. Mereka ditangkap dan diserahkan ke dalam tahanan sampai keesokan harinya, karena hari telah malam. Tetapi di antara orang yang mendengar ajaran itu banyak yang menjadi percaya, sehingga jumlah mereka menjadi kira-kira lima ribu orang laki-laki” (Kisah Rasul 4:1-4).

Anda dipersilahkan duduk kembali.

Lima ribu orang menjadi orang Kristen ketika mereka mendengar Injil, dan melihat bahwa para Rasul akan masuk penjara demi Kristus.

Anda telah mendengar tentang orang-orang Kristen di seluruh dunia yang sedang menderita karena iman mereka. Maukah teladan agung mereka ini membuat Anda datang kepada Kristus dan bertobat? Yohanes Pembaptis berkata,

“Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia”
      (Yohanes 1:29).

Pandanglah Kristus! Ia telah mati di kayu Salib untuk membayar dosa Anda! Pandanglah Kristus! Ia telah bangkit dari antara orang mati untuk memberikan hidup kepada Anda! Pandanglah Kristus! Ia telah naik ke Sorga, dan duduk di sebelah kanan Allah Bapa, sedang berdoa untuk Anda! Pandanglah Kristus! Ia akan menyelamatkan Anda dari penghukuman dosa!

“Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia”
      (Yohanes 1:29).

(AKHIR KHOTBAH)
Anda dapat membaca khotbah-khotbah Dr. Hymers setiap minggu di Internet
di www.realconversion.com. Klik on “Manuskrip-Manuskrip Khotbah.”

Pembacaan Alkitab Sebelum Khotbah oleh Dr. Kreighton L. Chan: Matius 24:3-10.
Pujian Solo Sebelum Khotbah oleh Mr. Benjamin Kincaid Griffith:
“Faith of Our Fathers” (by Frederick W. Faber, 1814-1863).


GARIS BESAR KHOTBAH

PENGANIAYAAN TERHADAP ORANG-ORANG KRISTEN
– TANDA AKHRIR ZAMAN!

(THE PERSECUTION OF CHRISTIANS
– A SIGN OF THE END!)

Oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.

“Pada waktu itu kamu akan diserahkan supaya disiksa, dan kamu akan dibunuh dan akan dibenci semua bangsa oleh karena nama-Ku” (Matius 24:9).

(Matius 24:3, 9-10; Lukas 21:16-17)

I.   Pertama, kebencian terhadap orang-orang Kristen
menunjukkan bahwa ada Setan, Efesus 6:12; Wahyu 12:12;
Lukas 8:12; 22:3-4.

II.  Kedua, kebencian terhadap orang-orang Kristen menunjukkan
bahwa manusia telah rusak, Yohanes 15:19; Matius 27:17,
22, 26; Kisah Rasul 3:14-15; Yeremia 17:9.

III. Ketiga, kebencian terhadap orang-orang Kristen menunjukkan
betapa pentingnya Alkitab, Kisah Rasul 4:1-4; Yohanes 1:29.