Print Sermon

Naskah-naskah khotbah dan video ini diakses oleh sekitar 1,500,000 komputer di lebih dari 221 negara setiap tahunnya di www.sermonsfortheworld.com. Ratusan orang lainnya menyaksikan video di YouTube, tetapi mereka akan segera meninggalkan YouTube dan mengunjungi langsung ke website kami. Naskah-naskah khotbah ini disajikan dalam 40 bahasa kepada sekitar 120,000 komputer setiap bulannya. Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Jadi para pengkhotbah boleh menggunakannya tanpa seijin kami. Silahkan klik di sini untuk mengetahui bagaimana Anda dapat memberikan donasi setiap bulan untuk membantu kami dalam pekerjaan besar pemberitaan Injil ke seluruh dunia ini.

Kapanpun Anda menulis pesan untuk Dr. Hymers, selalu sebutkan kepada beliau negara di mana Anda tinggal. Surel Dr. Hymers adalah rlhymersjr@sbcglobal.net .




BERITA INJIL YANG PERTAMA

(KHOTBAH #29 KITAB KEJADIAN)

THE PROTEVANGELIUM
(SERMON #29 ON THE BOOK OF GENESIS)

Oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.
Diterjemahkan Dr. Eddy Purwanto

Khotbah ini dikhotbahkan di Kebaktian Malam, 21 Oktober 2007
di Baptist Tabernacle of Los Angeles

“Lalu berfirmanlah TUHAN Allah kepada ular itu: Karena engkau berbuat demikian, terkutuklah engkau di antara segala ternak dan di antara segala binatang hutan; dengan perutmulah engkau akan menjalar dan debu tanahlah akan kaumakan seumur hidupmu. Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya” (Kejadian 3:14-15).


Tuhan datang ke dalam Taman Eden setelah Adam dan Hawa berdosa. Ia menegur mereka dengan bertanya,

“Apakah engkau makan dari buah pohon, yang Kularang engkau makan itu?” (Kejadian 3:11).

Adam menyalahkan istrinya karena dialah yang telah memberikan buah terlarang itu. Namun Hawa langsung membela diri dan berkata,

“Ular itu yang memperdayakan aku, maka kumakan”
      (Kejadian 3:13).

Namun mereka mencari alasan untuk memaafkan dosa mereka. Dr. Henry M. Morris berkata,

Walaupun mereka menyesal karena mereka telah ditemukan… tidak ada indikasi adanya pertobatan sejati, namun agaknya mereka malah berusaha membenarkan diri mereka sendiri. Maka, tidak ada tindakan untuk dilakukan Tuhan kecuali mengumumkan penghukuman (Henry M. Morris, Ph.D., The Genesis Record, Baker Book House, 1986 edition, hal. 117).

Jadi, Tuhan mengumumkan serangkaian kutuk, yang termasuk di dalamnya – kutuk atas si ular, kutuk susah payah dalam mengandung dan melahirkan, kutuk atas Adam dan keturunannya, dan kutuk atas ciptaan itu sendiri. Ayat kita malam ini berhubungan dengan yang pertama dari antara kutuk-kutuk ini – yaitu kutuk atas si ular. Dalam ayat 14 kita melihat kutuk atas si ular itu. Dalam ayat 15 kita melihat permusuhan antara Tuhan dan Setan, dan penaklukan atas Setan oleh Kristus.

I. Pertama, kutuk yang dijatuhkan pada si ular.

Lihatlah ayat empat belas.

“Lalu berfirmanlah TUHAN Allah kepada ular itu: Karena engkau berbuat demikian, terkutuklah engkau di antara segala ternak dan di antara segala binatang hutan; dengan perutmulah engkau akan menjalar dan debu tanahlah akan kaumakan seumur hidupmu” (Kejadian 3:14).

Silahkan perhatikan.

Ketika Adam berdosa ia mati secara rohani dan kematian fisik mulai ada di dalam tubuhnya. Dr. Morris berkata,

Sejak Adam ditetapkan untuk berkuasa atas bumi ini, dan sejak Adam mulai mati, kekuasaannya juga mulai “mati.” Sejak saat itu, “kita tahu, bahwa sampai sekarang segala makhluk sama-sama mengeluh dan sama-sama merasa sakit bersalin” (Roma 8:22). Kondisi ini disebut oleh Rasul Paulus sebagai “telah ditaklukkan kepada kesia-siaan”… “karena makhluk itu sendiri juga akan dimerdekakan dari perbudakan kebinasaan …” (Roma 8:20, 21) (ibid., hal. 117).

Kutuk itu dijatuhkan pertama-tama kepada Setan, kemudian Hawa, kemudian Adam dan keturunannya; “Bagi Setan kutuk itu adalah final dan tidak dapat dibatalkan lagi. Ia tidak hanya memberontak melawan Tuhan di Sorga, tetapi ia juga telah menulari umat manusia dengan pemberontakannya” (ibid.).

Ular itu “dikutuk di antara segala ternak dan di antara segala binatang hutan” (Kejadian 3:14). Tuhan mengutuk ular itu sebagai peringatan bagi manusia bahwa mahkluk itu adalah alat yang pernah dipakai oleh Setan untuk mencobai manusia dan membawanya kepada Kejatuhan ke dalam dosa, dan sebagai peringatan tentang pembinasaan akhir atas Setan. Dr. Morris berkata, “Entah betapapun mungkin binatang ini sebelumnya sangat cantik, namun kemudian ia harus berjalan dengan perutnya dan menjadi obyek kengerian dan kebencian” (ibid., hal. 117-118). Dr. W. A. Criswell berkata, “Tuhan menghukum ular itu karena mahkluk ini telah membuat dirinya sendiri mau dipakai oleh si pencoba yang menyebabkan kejatuhan dia manusia pertama. Tuhan tidak menyerahkan ular langsung kepada penghakiman namun membuatnya menderita dalam waktu yang lama sebagai mahkluk yang sangat rendah dan hina” (W. A. Criswell, Ph.D., The Criswell Study Bible, Thomas Nelson, 1979, note on Genesis 3:14). Dr. Ryrie bertaka, “Seluruh kerajaan binatang dipengaruhi oleh dosa Adam (band. Yeremia 12:4; Roma 8:20), namun bentuk dan cara berjalannya si ular telah diubah dan ia sangat terhina” (Charles C. Ryrie, Ph.D., The Ryrie Study Bible, Moody Press, 1978, note on Genesis 3:14).

II. Kedua, kutuk yang dijatuhkan atas Setan.

Silahkan berdiri dan membaca Kejadian 3:15 dengan lantang.

“Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya” (Kejadian 3:15).

Anda dipersilahkan duduk kembali. Ayat ini seringkali disebut “protevangelium” – berita Injil yang pertama. Dr. M. R. DeHaan berkata,

Kami mengingatkan Anda bahwa ini adalah nubuatan dan gambaran tentang Kristus sebagai Penebus yang tak dapat diragunkan (M. R. DeHaan, M.D., Portraits of Christ in Genesis, Zondervan Publishing House, 1966, hal. 62).

Di sini ada sejumlah poin penting dari ayat yang penting ini.

1.  Pertama, ini dibicarakan kepada Setan, musuh Tuhan. Ini diumumkan kepada Setan bahwa akhirnya ia akan dikalahkan oleh “Benih” perempuan.

2.  Kedua, ini menunjukkan bahwa “benih” Setan dan “benih” perempuan akan terus-menerus berada dalam permusuhan pada zaman yang akan datang: “Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini.” Dr. McGee berkata,

 

Pikiran yang paling utama di sini bukanlah kemenangan akhir yang akan datang [bagi “benih perempuan” itu] namun suatu perjuangan yang terus berlangsung lama… Ayat ini menyatakan fakta bahwa ada permusuhan panjang antara kebaikan dan kejahatan… Yohanes… menekankan permusuhan ini di dalam I Yohanes 3:10: “Inilah tandanya anak-anak Allah dan anak-anak Iblis: setiap orang yang tidak berbuat kebenaran, tidak berasal dari Allah, demikian juga barangsiapa yang tidak mengasihi saudaranya.” Jadi kita harus melihat fakta bahwa ada suatu permusuhan, di sini ada suatu perjuangan, dan ada dua benih di dunia ini (J. Vernon McGee, Th.D., Thru the Bible, Thomas Nelson, 1981, vol. I, hal. 26).

Setiap orang yang sedang berpikir bagaimana menjadi orang Kristen harus sadar bahwa ia harus mengambil posisi di dalam peperangan ini. Ia juga harus memilih untuk berada di sisi barisan “benih Setan atau barisan “benih” perempuan, yaitu Kristus. Tidak ada posisi tengah. Anda akan berada di barisan Kristus dalam perang panjang ini, atau Anda mau berada di barisan Setan. Tidak ada posisi netral. Tanyalah kepada diri Anda sendiri, di sisi mana Anda pada malam ini berada, dalam permusuhan antara orang-orang yang mengikut Setan dan orang-orang yang mengikut Kristus. Yang mana posisi Anda berada?

3.  Ketiga, catat bahwa Kristus adalah “benih perempuan.” “Antara keturunanmu [benih Setan] dan keturunannya.” Ini satu-satunya tempat di mana di dalam Alkitab wanita dikatakan memiliki “benih.” Ini adalah nubuatan pertama tentang kelahiran Kristus dari anak dara, yang disebut “keturunan perempuan.” Yesaya menubuatkan ini kemudian ketika ia menulis “Sesungguhnya, seorang perempuan muda [dalam KJV “a virgin” atau “anak dara.” Kata Ibrani “almah” selalu berbicara tentang “anak dara” di dalam Alkitab Bahasa Ibrani, dan kata Yunani dalam Matius 1:23 dan Lukas 1:27 menunjukkan melalui inspirasi bahwa “anak dara” adalah artinya]… mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel” (Yesaya 7:14) – “Allah beserta kita” – suatu deskripsi tentang Kristus, Allah-manusia, yang datang dalam daging. “Allah mengutus Anak-Nya, yang lahir dari seorang perempuan” (Galatia 4:4). Kristus adalah “benih perempuan.” Semua ahli tafsir Alkitab setuju dengan poin ini.

3.  Keempat, sebagai “benih” perempuan yang puncaknya di dalam Kristus, jadi “benih” ular itu mencapai puncaknya di dalam Antikristus. Puncak dari permusuhan ini dinubuatkan di dalam Kejadian 3:15 yang akan terjadi antara Kristus dan Antikristus. Antikristus akan dilemparkan ke dalam Lautan Api pada Kedatangan Kristus yang Kedua (Wahyu 19:20). Setan, yang diam di dalam Antikristus (seperti yang pernah ia lakukan di dalam ular) akan dilemparkan ke dalam Lautan Api pada permulaan zaman Kerajaan Seribu Tahun (Wahyu 20:2-3).

5.  Kelima, antara permulaan permusuhan di dalam Kejadian 3:15 dan akhir dari permusuhan di dalam Wahyu 20, permusuhan nampak seperti di pihak Setan. Catat bahwa ada dua kata “meremukkan” di dalam ayat ini. Geneva Bible of 1599 menerjemahkan perkataan Tuhan kepada ular ini sebagai berikut, “He shall break thine head, and thou shalt bruise his heel” [Ia akan memecahkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya” (The Geneva Bible, 1599, Tolle Lege, 2006 reprint, Genesis 3:15). Benih ular akan meremukkan tumit benih perempuan. Tetapi Kristus, sang “benih” perempuan, akan “memecahkan” kepala Setan pada akhir zaman. Dr. DeHaan berkata,


Salah satu dari kata meremukkan ini ada dalam sejarah – ketika sang Penebus datang untuk yang pertama kalinya itu kelihatannya menjadi kemenangan atas musuh, karena sang Penebus rela mati di kayu Salib. Di sini tumitnya diremukkan, symbol dari penderitaan dan kematian Juruselamat kita, yang “tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita” (Yesaya 53:5). Bagian dari… nubuatan Kejadian 3:15 ini ada dalam sejarah. Itu terjadi hampir dua ribu tahun yang lalu, namun itu hanyalah tumit [Kristus] yang diremukkan. Kata “meremukkan” yang lainnya [atau “memecahkan” dalam Geneva Bible] atas kepala si ular masih akan terjadi di masa depan…. Tumit sang Juruselamat telah diremukkan pada saat kedatangan-Nya yang pertama, namun kepala Setan akan dipecahkan pada Kedatangan [Kristus] yang Kedua. Ini adalah satu-satunya kemungkinan interpretasi dari nubuatan dalam Kejadian 3:15… Peremukan tumit [Kristus] bukanlah [akhir] yang fatal, namun peremukan [atau “penghancuran”] kepala Setan sungguh fatal… Ini akan terjadi ketika [Kristus] kembali ke bumi, dalam pribadi dan kuasa, dan ketika ‘naga, si ular tua itu, yaitu Iblis dan Satan. Dan ia mengikatnya seribu tahun lamanya, lalu melemparkannya ke dalam jurang maut,’ (DeHaan, ibid., hal. 64-65).

Dr. John R. Rice berkata,

Sekarang Tuhan telah meletakkan symbol itu untuk selamanya, ular yang terkutuk, untuk menunjukkan bahwa bumi itu sendiri berada di bawah kutuk oleh karena dosa, dan mengingatkan kita bahwa Setan sendiri, naga dan si ular tua itu, akan dilemparkan ke dalam jurang maut pada suatu hari nanti! Ular itu menjadi symbol dari dosa bagi semua umat manusia yang dapat melihatnya, dan menunjukkan penghukuman Tuhan atas dosa (John R. Rice, D.D., In the Beginning, Sword of the Lord Publishers, 1975, hal. 138).

“Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya” (Kejadian 3:15).

Sekarang, saya akan memberikan tiga poin applikasi. Kita belajar tiga hal utama dari ayat ini:

1.  Pertama, ada perjuangan bagi jiwa Anda.

“Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya….” (Kejadian 3:15a).

Dunia yang luas ini sekarang berada di bawah kekuasaan Setan. Ia disebut sebagai “ilah-ilah zaman ini” (II Korintus 4:4). Di bawah kekuasaannya, dunia ini melawan Kristus. Ada suatu perjuangan atau peperangan di antara Anda, apakah Anda akan menjadi bagian dari “benih” Setan atau “benih” Kristus. Anda harus memilih salah satu dari keduanya. Tidak ada posisi tengah. Tuhan berfirman, “Keluarlah kamu dari antara mereka… Dan Aku akan menjadi Bapamu” (II Korintus 6:17-18). Ada perjuangan di dalam hati yang terus berlangsung dalam jiwa Anda. Akankah Anda bersama dengan dunia – atau akankah Anda keluar dari dunia dan datang kepada Kristus? Anda harus memilih salah satu, karena ada pertempuran terus menerus antara “keturunanmu dan keturunannya” (Kejadian 3:15a).

2.  Kedua, dosa akan dihakimi.

“Ia akan memecahkan kepalamu” (Genesis 3:15b, The Geneva Bible, 1599).

Tuhan bukan hanya akan meremukkan dan memecahkan kepala si ular, Ia juga akan menghancurkan kepala Anda jika Anda terus menurus berada di dalam dosa. Ingatlah bahwa Tuhan melihat setiap dosa dari hati dan hidup Anda. “Karena Allah akan membawa setiap perbuatan ke pengadilan yang berlaku atas segala sesuatu yang tersembunyi, entah itu baik, entah itu jahat” (Pengkhotbah 12:14). Pada Penghakiman Akhir Anda akan “dihakimi menurut perbuatan mereka [Anda], berdasarkan apa yang ada tertulis di dalam kitab-kitab” Tuhan (Wahyu 20:12). Jika dosa Anda tidak ditutupi dan disucikan oleh Darah Kristus Anda akan “dilempar ke dalam lautan api” (Wahyu 20:15).

3.  Ketiga, keselamatan hanya datang melalui Kristus, “benih” puncak perempuan. Kristus telah lahir dari anak dara, jadi Ia tidak mewarisi dosa dari dosa Adam dalam naturnya. Setan telah mencoba untuk membunuh Kristus di banyak kesempatan untuk menghalangi Dia mati di kayu Salib. Raja Herodes yang dipengaruhi Setan mencoba membunuh Dia pada waktu masih bayi. Orang-orang Farisi berusaha membunuh Dia. Beberapa orang berkata bahwa Setan mencoba untuk membunuh Dia di Taman Getsemani. Setan mempengaruhi orang-orang untuk memakukan Dia di kayu Salib, berpikir, dengan cara ini, mereka dapat membinasakan “benih” perempuan. Namun mereka tidak melihat sisi lain, bahwa Allah telah menetapkan Dia untuk mati membayar dosa-dosa kita.

“Dia yang diserahkan Allah menurut maksud dan rencana-Nya, telah kamu salibkan dan kamu bunuh oleh tangan bangsa-bangsa durhaka. Tetapi Allah membangkitkan Dia dengan melepaskan Dia dari sengsara maut, karena tidak mungkin Ia tetap berada dalam kuasa maut itu” (Kisah Rasul 2:23-24).

Hanya ada satu cara untuk lari dari penghakiman Tuhan. Hanya ada satu cara agar dosa Anda ditutupi dan dihapuskan dari dalam “kitab-kitab” Tuhan. Dan satu-satunya cara itu adalah melalui Darah Kristus, “benih” perempuan, yang telah mati di kayu Salib untuk menyelamatkan Anda dari penghakiman karena dosa Anda.

John Bradford (1510-1555) adalah pendeta Protestan bagi Raja Edward VI. Ia menjadi salah satu pengkhotbah Puritan yang paling penting di Ingris. Kemudian Raja Edward yang beragama Protestan itu meninggal dan sang ratu yang beragama Katolik, “Bloody Mary” [“Marry sang penumpah darah”], menduduki tahta. Ia memenjarakan John Bradford selama delapan belas bulan di Menara London (Tower of London), karena ia memberitakan berita kesalamatan hanya oleh anugerah saja, hanya melalui Kristus saja. Ketika ia akhirnya dianggap sebagai penyesat, karena iman Protestannya, Ratu Marry mengikat dia pada sebuah tiang dan dengan pelan-pelan membakarnya sampai mati – dipanggang hidup-hidup! Mengomentari Kejadian 3:15, John Trapp (1601-1669) berkata, “Saya menyimpulkan dengan perkataan yang tak dapat dilupakan dari martir suci [John Bradford] – ‘Jika kita telah merasakan bisa racun si ular, kita [akan] bersukacita di dalam Panglima kita [Kristus], yang telah meremukkan kepalanya’.” (John Trapp, A Commentary on the Old and New Testaments, Transki Publications, 1997 reprint, Volume I, hal. 20).

Saya meminta kepada Anda dengan segenap hati saya untuk menerima Kristus dan biarlah dosa Anda disucikan oleh Darah-Nya! Bergabunglah bersama John Bradford dan martir suci di sepanjang masa! Terimalah Kristus dan Anda diselamatkan dari murka dan penghakiman Tuhan oleh Darah Yesus, yang menyucikan Anda dari segala dosa!

(AKHIR KHOTBAH)
Anda dapat membaca khotbah-khotbah Dr. Hymers setiap minggu di Internet
di www.realconversion.com. Click on “Sermon Manuscripts.”

Diterjemahkan oleh: Dr. Eddy Peter Purwanto @ www.sttip.com

Pembacaan Alkitab Sebelum Khotbah oleh Dr. Kreighton L. Chan: Kejadian 3:8-15.
Pujian Solo Sebelum Khotbah oleh Mr. Benjamin Kincaid Griffith:
“Yes, I Know!” (by Anna W. Waterman, 1920).


GARIS BESAR KHOTBAH

BERITA INJIL YANG PERTAMA
(KHOTBAH #29 KITAB KEJADIAN)
THE PROTEVANGELIUM
(SERMON #29 ON THE BOOK OF GENESIS)

Oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.

“Lalu berfirmanlah TUHAN Allah kepada ular itu: Karena engkau berbuat demikian, terkutuklah engkau di antara segala ternak dan di antara segala binatang hutan; dengan perutmulah engkau akan menjalar dan debu tanahlah akan kaumakan seumur hidupmu. Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya” (Kejadian 3:14-15).

(Kejadian 3:11, 13)

I.   Pertama, kutuk yang dijatuhkan pada si ular, Kejadian 3:14;
Roma 8:22, 20, 21.

II.  Kedua, kutuk yang dijatuhkan atas Setan, Kejadian 3:15;
I Yohanes 3:10; Yesaya 7:14; Galatia 4:4; Wahyu 19:20;
20:2-3; Yesaya 53:5; II Korintus 4:4; 6:17-18;
Pengkhotbah 12:14; Wahyu 20:12, 15; Kisah Rasul 2:23-24.