Print Sermon

Naskah-naskah khotbah dan video ini diakses oleh sekitar 1,500,000 komputer di lebih dari 221 negara setiap tahunnya di www.sermonsfortheworld.com. Ratusan orang lainnya menyaksikan video di YouTube, tetapi mereka akan segera meninggalkan YouTube dan mengunjungi langsung ke website kami. Naskah-naskah khotbah ini disajikan dalam 40 bahasa kepada sekitar 120,000 komputer setiap bulannya. Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Jadi para pengkhotbah boleh menggunakannya tanpa seijin kami. Silahkan klik di sini untuk mengetahui bagaimana Anda dapat memberikan donasi setiap bulan untuk membantu kami dalam pekerjaan besar pemberitaan Injil ke seluruh dunia ini.

Kapanpun Anda menulis pesan untuk Dr. Hymers, selalu sebutkan kepada beliau negara di mana Anda tinggal. Surel Dr. Hymers adalah rlhymersjr@sbcglobal.net .




DUA PERTANYAAN MENCARI JIWA

(KHOTBAH #26 DARI KITAB KEJADIAN)

TWO SOUL-SEARCHING QUESTIONS
(SERMON #26 ON THE BOOK OF GENESIS)

Oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.
Diterjemahkan Dr. Eddy Purwanto

Khotbah ini dikhotbahkan di Kebaktian Malam, 14 Oktober 2007
di Baptist Tabernacle of Los Angeles

“Siapakah yang memberitahukan kepadamu, bahwa engkau telanjang? Apakah engkau makan dari buah pohon, yang Kularang engkau makan itu?” (Kejadian 3:11).


Hari ini kita sering diberitahu bahwa masalah-masalah manusia datang dari dua sumber – lingkungan dan keturunan. Namun orang tua kita yang pertama, Adam dan Hawa, tidak dipengaruhi oleh semua itu. Lingkungan mereka sempurna di Taman Eden itu. Memang benar Setan ada di sana, namun mereka tidak berada di bawah paksaan untuk mengdengarkan dia. Mereka tidak memiliki warisan dosa sama sekali. Mereka masih belum menjadi ciptaan yang telah jatuh. Lingkungan dan faktor keturunan bukan yang menyebabkan dosa mereka. Mereka dicobai oleh Setan dan kemudian dengan sengaja menentang Tuhan.

Seketika itu juga taman firdaus yang mereka tinggali itu nampak seperti hutan yang gelap dan menakutkan bagi mereka. Mereka lari, karena takut kepada Tuhan, mereka lari bersembunyi di balik pepohonan. Namun mereka tidak dapat lari cukup jauh untuk dapat terlepas dari suara Tuhan. Mereka dapat mendengar panggilan-Nya, “Di manakah engkau?” (Kejadian 3:9). Suara Tuhan telah menangkap hati mereka. Mereka telah mendengar suara Tuhan sebelumnya, namun kali ini hati mereka sangat ketakutan mendengar suara itu. Tuhan telah menemukan mereka. Dan Tuhan bertanya kepada mereka dengan dua pertanyaan. Pertanyaan-pertanyaan ini adalah pertanyaan yang sama yang ditujukan kepada orang-orang berdosa yang masih terhilang hari ini. Allah bertanya kepada mereka sama seperti kepada Anda malam ini.

I. Pertama, siapakah yang memberitahukan kepadamu,
bahwa engkau telanjang?

“Baik”, Anda berkata, “Saya belum pernah diberitahu tentang itu!” Makanya saya kawatir tidak punya kesempatan lagi untuk mengatakan kepada Anda selain malam ini. Saya dapat memberikan kebenaran-kebenaran dasar dari Injil kepada Anda,

“Bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci, bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci”
      (I Korintus 15:3-4).

Saya dapat mengkhotbahkan tema Injil yang agung ini, dan saya sedang melakukannya. Namun pemberitaan Injil ini tidak akan menggerakkan Anda sampai pertanyaan berikut ini Anda dengar,

“Siapakah yang memberitahukan kepadamu, bahwa engkau telanjang?” (Kejadian 3:11).

Bukan Ular yang memberitahukan itu kepada mereka. Setan tidak pernah memberitahu kepada orang berdosa bahwa ia sedang terhilang. Setan membawa orang-orang berdosa untuk tertidur. Ia adalah pribadi yang mengatakan kepada Anda bahwa Anda sudah cukup baik dengan hidup Anda sekarang ini. Ia adalah pribadi yang mengatakan kepada Anda bahwa Anda tidak berada dalam bahaya. Ia adalah pribadi yang berkata bahwa Tuhan tidak akan menghukum Anda. Ia adalah pribadi yang berkata bahwa tidak akan ada hari penghakiman. Ia adalah pribadi yang membuat

“…orang-orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan” (II Korintus 4:4).

Ia adalah

“naga besar itu, si ular tua, yang disebut Iblis atau Satan, yang menyesatkan seluruh dunia” (Wahyu 12:9).

Adalah sudah umum hari ini mendengar orang-orang berkata bahwa Setan adalah pribadi yang membuat Anda merasa bersalah. Betapa itu adalah suatu penipuan! Mengapa Setan harus melakukan itu? Jika ia melakukannya, itu akan menjadi pekerjaan yang menentang dirinya sendiri. Tidak, Setan bukanlah pribadi yang membuat orang berdosa merasakan kesalahan mereka. Itu adalah pekerjaan Roh Allah.

“Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa…” (Yohanes 16:8).

Roh Allah lah yang memberitahu manusia terhilang bahwa mereka penuh dengan dosa, dan telanjang dalam pemandangan Allah. Kecuali Roh Kudus menunjukkan ketelanjangan Anda dalam pemandangan Allah, Anda tidak akan mengetahui

“…bahwa engkau melarat, dan malang, miskin, buta dan telanjang” (Wahyu 3:17).

“Siapakah yang memberitahukan kepadamu, bahwa engkau telanjang?” (Kejadian 3:11).

Mengapa, Roh Allah lah yang telah memberitahu mereka. Dan itu masih sama sampai hari ini. Itu belum pernah berubah.

Anda tidak akan pernah melihat bahwa Anda membutuhkan Yesus untuk menutupi dosa-dosa Anda dengan Darah-Nya sendiri kecuali Roh Kudus menunjukkan kepada Anda ketelanjangan Anda dalam pemandangan Allah. Anda tidak akan pernah tahu mengapa Alkitab berkata,

“Berbahagialah orang yang… ditutupi dosa-dosanya” (Roma 4:7)

kecuali terlebih dahulu Roh Kudus memberitahu Anda bahwa Anda “buta dan telanjang” (Wahyu 3:17).

II. Kedua, apakah engkau telah melanggar hukum-hukum Allah?

Lihat kembali ayat kita. Mari kita berdiri dan membacanya dengan lantang.

“Firman-Nya: ‘Siapakah yang memberitahukan kepadamu, bahwa engkau telanjang? Apakah engkau makan dari buah pohon, yang Kularang engkau makan itu?’”
      (Kejadian 3:11).

Silahkan duduk kembali.

Apakah engkau “makan dari buah pohon” yang “Kularang engkau makan itu?” Itulah apa yang Allah sedang katakan kepada Anda malam ini. Apakah Anda telah melanggar hukum-hukum Tuhan? Apakah Anda orang berdosa? Adakah dosa menentang Allah di dalam hati dan pikiran Anda? Adakah dosa tersembunyi di dalam Anda?

“Selidikilah aku, ya Allah, dan kenallah hatiku, ujilah aku dan kenallah pikiran-pikiranku; lihatlah, apakah jalanku serong…” (Mazmur 139:23-24).

Dan jika Anda berdoa seperti doa Daud, dapatkah Anda berkata, “Tidak, tidak ada kejahatan di dalam diriku”? Dapatkah Anda dengan jujur mengucapkan kata-kata itu kepada Allah?

“Apakah engkau makan dari buah pohon, yang Kularang engkau makan itu?” (Kejadian 3:11).

Luther berkata,

Di sini Tuhan menyentuh nurani Adam dengan sebuah tusukan tajam. Ia menjelaskan kepadanya, seperti ini, “Engkau bukan malu karena engkau telanjang. Juga bukan karena suara-Ku menakutkanmu. Namun nuranimu yang telah menuduh engkau.”… Jadi, karena ditekan Tuhan, Adam menemukan dirinya sendiri berada dalam ancaman kematian dan neraka… Jadi sekarang ia harus mendengar dari mulut Tuhan semua pikiran yang sudah ada dalam pikirannya (Martin Luther, Th.D., Luther’s Commentary on Genesis, Zondervan Publishing House, 1958 reprint, volume I, hal. 76).

Matthew Henry berkata,

Pada waktu makan buah terlarang, kita telah melawan Tuhan yang agung dan penuh dengan rahmat, melanggar hukum keadilan dan kebenaran… dan membuat jiwa kita sendiri yang sangat berharga menjadi rusak dengan kehilangan kemurahan Tuhan dan mengekspos diri kita sendiri kepada murka dan kutuk (Matthew Henry’s Commentary on the Whole Bible, Hendrickson Publishers, 1991 reprint, volume I, hal. 23).

“Siapakah yang memberitahukan kepadamu, bahwa engkau telanjang? Apakah engkau makan dari buah pohon, yang Kularang engkau makan itu?”

Mengapa Tuhan mengajukan pertanyaan-pertanyaan tersebut? Ini bukan bertujuan agar mereka belajar dari pengalaman mereka. Semua yang nampak dalam pemandangan Allah telah diketahui bahwa mereka telah berdosa. Allah mengajukan pertanyaan-pertanyaan ini untuk memeriksa nurani mereka, untuk membangunkan mereka, untuk menggerakkan mereka agar mereka menyadari atau mengetahui dosa mereka. Namun mereka tidak menyadarinya. Mereka hanya berusaha untuk membenarkan diri mereka sendiri, saling menyalahkan satu dengan yang lain. Dr. Henry M. Morris berkata, “Maka, tindakan Tuhan tidak lain selain mulai mengumumkan penghukuman” (Henry M. Morris, Ph.D., The Genesis Record, Baker Book House, 1986 edition, hal. 117).

Ini adalah gambaran tentang apa yang terjadi kepada Anda yang sedang memaafkan dosa Anda.

“Jikalau aku menutupi pelanggaranku seperti manusia dengan menyembunyikan kesalahanku dalam hatiku” (Ayub 31:33),

Apa yang akan terjadi pada Anda? Sehingga Anda akan

“…menangislah dan merataplah atas sengsara yang akan menimpa kamu” (Yakobus 5:1).

Anda akan diseret ke hadapan tahta Allah pada hari Pengakiman Terakhir. Anda akan

“berdiri di depan takhta itu. Lalu dibuka semua kitab. Dan dibuka juga sebuah kitab lain, yaitu kitab kehidupan. Dan orang-orang mati dihakimi menurut perbuatan mereka, berdasarkan apa yang ada tertulis di dalam kitab-kitab itu” (Wahyu 20:12).

Dr. John R. Rice berkata,

Itu adalah, catatan tentang [dosa] manusia “Dan orang-orang mati dihakimi menurut perbuatan mereka, berdasarkan apa yang ada tertulis di dalam kitab-kitab itu”… [Tuhan] menyimpan catatan tentang semua [dosa] manusia, dan semua pikiran dan perasaan yang mendasari tindakan mereka… Tidak ada rahmat di sini. Tidak ada kata-kata tentang pengampunan, tentang anugerah Allah, tentang penebusan. Sekarang hanya penerapan dari penghakiman yang benar. Orang-orang pergi ke Neraka karena mereka memang harus pergi ke sana. Mereka memang layak untuk pergi ke Neraka… “Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya” (Galatia 6:7)… Dosa harus dibayar. Mereka yang menolak pengorbanan Kristus harus membayar hutang mereka sendiri untuk selama-lamanya….. tidak pernah ada pengampunan dosa lagi… Orang yang ingin melakukan kejahatan atau mau melakukannya [jika ia memiliki kesempatan] atau jika ia tidak takut mengekspos, adalah kesalahan di dalam hatinya. Oh, dosa-dosa [di dalam hati ini] akan dibacakan dari kitab-kitab Allah pada hari yang sangat mengerikan itu! (John R. Rice, D.D., Behold, He Cometh, Sword of the Lord Publishers, 1977, hal. 304-305).

“Hal itu akan nampak pada hari, bilamana Allah… akan menghakimi segala sesuatu yang tersembunyi dalam hati manusia” (Roma 2:16).

Oh, Hari Pengkiman itu akan datang! Kitab-kitab Allah akan dibuka. Semua dosa tersembunyi Anda akan dibacakan dari kitab-kitab itu. Tidak ada satupun yang akan tersembunyi. Semua dosa dalam hati Anda dan hidup Anda akan dibacakan dari kitab-kitab Allah, dan catatan yang sempurna tentang semua dosa Anda akan menghakimi Anda. Kemudian Kristus akan berkata kepada Anda,

“Enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang kekal” (Matius 25:41).

Oh, saya mendorong Anda, saya meminta Anda, untuk berpikir tentang “kematian yang mengerikan akan penghakiman dan api yang dahsyat yang akan menghanguskan semua orang durhaka” (Ibrani 10:27).

Oh, jangan lagi menjadi orang durhaka, musuh Allah yang Mahakuasa! Ingatlah itu

“Siapa menyembunyikan pelanggarannya tidak akan beruntung, tetapi siapa mengakuinya dan meninggalkannya akan disayangi” (Amsal 28:13).

Akuilah dosa-dosa Anda di hadapan Allah seperti yang pernah dilakukan oleh Daud, ketika ia berkata,

“Sebab aku sendiri sadar akan pelanggaranku, aku senantiasa bergumul dengan dosaku” (Mazmur 51:3).

“Siapa menyembunyikan pelanggarannya tidak akan beruntung, tetapi siapa mengakuinya dan meninggalkannya akan disayangi” (Amsal 28:13).

Berhentilah menutupi dosa-dosa Anda. Anda tidak dapat benar-benar melakukannya! Semua nampak dalam pemandangan Tuhan, Tuhan telah mengetahui semua dosa Anda! Setiap dosa yang Anda lakukan dicatat dalam kitab-kitab Tuhan dan akan menghukum Anda pada Penghakiman Akhir. Cepatlah, man, mumpung masih ada waktu! Akuilah dosa-dosa Anda sebelum semuanya sudah menjadi sangat terlambat! Alkitab berkata bahwa Anda harus “dibenarkan oleh darah [Yesus].” Anda harus “diselamatkan dari murka Allah” (Roma 5:9).

“Siapakah yang memberitahukan kepadamu, bahwa engkau telanjang? Apakah engkau makan dari buah pohon, yang Kularang engkau makan itu?” (Kejadian 3:11).

(AKHIR KHOTBAH)
Anda dapat membaca khotbah-khotbah Dr. Hymers setiap minggu di Internet
di www.realconversion.com. Klik on “Manuskrip-Manuskrip Khotbah.”

Pembacaan Alkitab Sebelum Khotbah oleh Dr. Kreighton L. Chan: Kejadian 3:6-11.
Lagu Solo Sebelum Khotbah oleh Mr. Benjamin Kincaid Griffith: Mazmur 139:23-24.


GARIS BESAR KHOTBAH

DUA PERTANYAAN MENCARI JIWA

(KHOTBAH #26 DARI KITAB KEJADIAN)

TWO SOUL-SEARCHING QUESTIONS
(SERMON #26 ON THE BOOK OF GENESIS)

Oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.
Diterjemahkan Dr. Eddy Purwanto

“Siapakah yang memberitahukan kepadamu, bahwa engkau telanjang? Apakah engkau makan dari buah pohon, yang Kularang engkau makan itu?” (Kejadian 3:11).

(Kejadian 3:9)

I.   Pertama, siapakah yang memberitahukan kepadamu, bahwa engkau
telanjang? Kejadian 3:11a; I Korintus 15:3-4; II Korintus 4:4;
Wahyu 12:9; Yohanes 16:8; Wahyu 3:17; Roma 4:7.

II.  Kedua, apakah engkau telah melanggar hukum-hukum Allah?
Kejadian 3:11b; Mazmur 139:23-24; Roma 5:9; Ayub 31:33;
Yakobus 5:1; Wahyu 20:12; Galatia 6:7; Roma 2:16;
Matius 25:41; Ibrani 10:27; Amsal 28:13; Mazmur 51:3.