Print Sermon

Naskah-naskah khotbah dan video ini diakses oleh sekitar 1,500,000 komputer di lebih dari 221 negara setiap tahunnya di www.sermonsfortheworld.com. Ratusan orang lainnya menyaksikan video di YouTube, tetapi mereka akan segera meninggalkan YouTube dan mengunjungi langsung ke website kami. Naskah-naskah khotbah ini disajikan dalam 40 bahasa kepada sekitar 120,000 komputer setiap bulannya. Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Jadi para pengkhotbah boleh menggunakannya tanpa seijin kami. Silahkan klik di sini untuk mengetahui bagaimana Anda dapat memberikan donasi setiap bulan untuk membantu kami dalam pekerjaan besar pemberitaan Injil ke seluruh dunia ini.

Kapanpun Anda menulis pesan untuk Dr. Hymers, selalu sebutkan kepada beliau negara di mana Anda tinggal. Surel Dr. Hymers adalah rlhymersjr@sbcglobal.net .




NUH MENDAPAT KASIH KARUNIA!

(KHOTBAH #19 DARI KITAB KEJADIAN)

NOAH FOUND GRACE!
(SERMON #19 ON THE BOOK OF GENESIS)

Oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.
Diterjemahkan Dr. Eddy Purwanto

Khotbah ini dikhotbahkan di Kebaktian Malam, 26 Agustus 2007
di Baptist Tabernacle of Los Angeles

“Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Nuh: "Masuklah ke dalam bahtera itu, engkau dan seisi rumahmu, sebab engkaulah yang Kulihat benar di hadapan-Ku di antara orang zaman ini” (Kejadian 7:1).


Nuh tidak diselamatkan oleh karena ia adalah orang baik. Ia diselamatkan oleh karena Allah berfirman, “sebab engkaulah yang Kulihat benar di hadapan-Ku” (Kejadian 7:1). Allah memandang dia sebagai orang benar. Mengapa? Jawabannya adalah sederhana saja. Itu diberikan dalam Kejadian, pasal enam, ayat delapan. Silahkan buka ayat itu dalam Alkitab Anda.

“Tetapi Nuh mendapat kasih karunia di mata TUHAN”
       (Kejadian 6:8).

Nuh mendapatkan kasih karunia di mata Tuhan. Dan Tuhan berfirman, “engkau dan seisi rumahmu, sebab engkaulah yang Kulihat benar di hadapan-Ku di antara orang zaman ini” (Kejadian 7:1)

Ini berbicara tentang imputasi kebenaran. Ibrani 11:7 menjelaskan dengan jelas kepada kita bahwa Nuh diselamatkan oleh iman:

“Karena iman, maka Nuh… dengan taat mempersiapkan bahtera untuk menyelamatkan keluarganya” (Ibrani 11:7).

Saya harus mengulanginya, Nuh tidak diselamatkan karena ia baik, walaupun ia adalah orang yang baik dalam berbagai hal. Namun ia bukanlah orang yang sempurna, seperti Alkitab dengan jelas memberitahu kita ketika ia minum anggur sampai mabuk setelah Air Bah lewat (band. Kejadian 9:20-21). Kita dapat memahami Nuh. Ia baru saja melewati pencobaan yang berat dan mengerikan dan mungkin ia mencoba untuk mengurangi rasa takutnya dan mimpi buruk tentang air bah itu dengan minum anggur. Atau mungkin itu hanya suatu kekeliruan saja, dan ia tidak tahu apa efek dari meminum anggur itu sejak di sana belum dikenal sistem fermentasi sebelum air di atas cakrawala turun menenggelamkan bumi pada zaman Air Bah itu.

Dalam kasus ini juga, Alkitab tidak menggambarkan Nuh sebagai manusia sempurna. Namun ia, seperti yang dikatakan kaum Puritan, “Dibenarkan walaupun ia orang berdosa.” Ia tidak sempurna, namun ia dibenarkan dalam pemandangan Allah melalui iman di dalam preinkarnasi Kristus. Nuh memiliki iman di dalam Kristus, yang diberikan kepadanya oleh anugerah Allah (band. Kejadian 6:8). Ketika Nuh beriman di dalam Kristus, Allah mengimputasikan, atau memperhitungkan, kebenaran Kristus kepadanya. Dalam Perjanjian Baru Alkitab berbicara tentang subyek ini dengan luar biasa. Silahkan membuka Roma, pasal empat, ayat lima. Tolong perhatikan ayat-ayat berikut ini dengan hati-hati.

“Tetapi kalau ada orang yang tidak bekerja, namun percaya kepada Dia yang membenarkan orang durhaka, imannya diperhitungkan menjadi kebenaran. Seperti juga Daud menyebut berbahagia orang yang dibenarkan Allah bukan berdasarkan perbuatannya” (Roma 4:5-6).

Ketika Tuhan berfirman kepada Nuh, “Engkau dan seisi rumahmu, sebab engkaulah yang Kulihat benar di hadapan-Ku di antara orang zaman ini” (Kejadian 7:1), Ia sedang berkata bahwa Ia tidak melihat dosa Nuh, karena kebenaran Kristus telah diperhitungkan kepadanya melalui iman. Itu adalah semboyan Reformasi – “Sola Fide” – keselamatan hanya oleh iman di dalam Kristus! Nuh tidak diselamatkan karena ia baik. Ia diselamatkan oleh iman di dalam preinkarnasi Kristus!

Sekarang mari mempertimbangkan tentang bahtera itu sendiri. Seperti yang saya katakan tadi pagi, bahtera ini bukanlah kapal. Ini tidak dibangun untuk berlayar. Tetapi bahtera itu hanyalah kotak hitam yang panjang yang ujung-ujungnya lancip. Dr. McGee memberikan komentar tentang bahtera ini demikian:

      Bayangan yang dimiliki kebanyakan orang tentang bahtera ini adalah bayangan yang mereka terima dari gambar-gambar di Sekolah Minggu yang membuat gambar bahtera itu seperti kapal (a houseboat). Bagi saya, itu adalah jenis karikatur yang menggelikan. Itu adalah karikatur tentang Bahtera itu dari pada gambar dari bahtera itu yang sebenarnya.
       Mulai dengan instruksi-instruksi untuk membangun Bahtera itu menunjukkan bahwa itu dibuat cukup besar. “tiga ratus hasta panjangnya.” Jika satu hasta sama dengan delapan inci, seharusnya itu memberikan gambaran kepada Anda betapa panjangnya bahtera itu.
       Pertanyaan yang muncul misalnya adalah bagaimana mereka dapat membuat itu secara substansial pada zaman itu. Sobatku, kita tidak sedang membicarakan manusia goa. Kita sedang membicarakan manusia yang sangat cerdas. Anda lihat, kecerdasan yang umat manusia miliki hari ini datang dari Nuh, dan dia adalah orang yang sangat cerdas.
       Nuh tidak membuat kapal untuk berlayar di samudera dengan ketinggian ombak lima puluh kaki. Yang ia bangun hanyalah tempat untuk hidup, menyelamatkan kehidupan binatang dan manusia, untuk tinggal di dalamnya dalam periode waktu tertentu – bukan untuk mengarungi badai, namun hanya menunggu datangnya Air Bah. Untuk alasan itu, bahtera itu seharusnya tidak seperti yang dapat Anda temukan, yaitu kapal yang diciptakan untuk mengelilingi samudera, dan yang terdapat banyak ruangan-ruangannya (J. Vernon McGee, Thru the Bible, Thomas Nelson, 1983, volume I, hal. 39).

Whitcomb dan Morris menekankan bahwa menurut orang-orang Babel satu hasta sama dengan 19.8 inci dan bagi orang Mesir satu hasta sama dengan 20.65 inci. Whitcomb dan Morris menjelaskan kepada kita bahwa bagi orang Ibrani satu hasta sama dengan 20.4 inci (John C. Whitcomb and Henry M. Morris, The Genesis Flood, Presbyterian and Reformed Publishing Company, 1993, hal. 10). Itu berarti Bahtera itu panjangnya lima ratus satu kaki. Kapal The Queen Mary, yang pernah menepi dekat Los Angeles, merapat di Long Beach, panjangnya 1018 kaki, kira-kira dua kali panjang bahtera itu. Namun banyak ruangan di the Queen Mary yang dipenuhi dengan mesin-mesin dan peralatan mesin. Namun di bahtera itu tidak ada peralatan mekanik. Itu hanya satu ruangan yang los, yang berarti manusia dan binatang-binatang di dalamnya berada di ruangan luas yang sama, oleh sebab itu mungkin ruangnya lebih besar dari kapal the Queen Mary – yang adalah kapal yang sangat besar.

Dr. Whitcomb dan Dr. Morris benar ketika mengatakan bahwa ukuran bahtera itu sangat besar untuk mengapung ketika seluruh dunia ditenggelamkan oleh Air Bah:

Jika ini hanya suatu banjir lokal maka bukan hanya tidak perlu bahtera dengan ukuran yang sangat besar, namun bahkan tidak perlu ada bahtera sama sekali di sana! Seluruh prosedur pembuatan kapal seperti itu, memerlukan perencanaan dan kerja keras selama seabad penuh, hanya untuk menyelamatkan diri dari banjir lokal, sulit untuk dijelaskan kalau itu bukan suatu kebodohan yang tidak perlu. Betapa lebih masuk akal bila Tuhan hanya memperingatkan Nuh tentang datangnya pembinasaan, sehingga ia dapat pindah ke daerah lain yang tidak di landa oleh Air Bah, bahkan sama seperti Lot dibawa keluar dari Sodom sebelum api diturunkan dari langit. Bukan hanya itu, namun juga begitu banyak binatang dari segala jenisnya, dan yang pasti ada berbagai jenis burung, dapat mudah saja terbang ke daerah lain, tanpa harus menunggu selama satu tahun dalam bahtera itu! Keseluruhan kisah ini akan sangat menggelikan jika Air Bah itu hanya melanda daerah Timur Tengah saja. (John C. Whitcomb and Henry M. Morris, The Genesis Flood, Presbyterian and Reformed, 1993, hal. 11).

Ada beberapa hal berhubungan dengan Bahtera itu yang harus menjadi perhatian serius kita pada hari ini. Kita telah mencatat tiga hal penting tadi pagi. Dan saya ingin kita memikirkan tiga hal lagi malam ini.

I. Pertama, bahtera itu berbicara kepada kita bahwa Anda
harus masuk ke dalam Kristus untuk diselamatkan.

Ayat pembuka kita mengatakan bahwa

“Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Nuh: "Masuklah ke dalam bahtera itu, engkau dan seisi rumahmu” (Kejadian 7:1).

Sekarang lihatlah Kejadian tujuh, ayat enam belas:

“Dan yang masuk itu adalah jantan dan betina dari segala yang hidup, seperti yang diperintahkan Allah kepada Nuh; lalu TUHAN menutup pintu bahtera itu di belakang Nuh.”
      (Kejadian 7:16).

Perhatikan juga ayat tujuh:

Masuklah Nuh ke dalam bahtera itu bersama-sama dengan anak-anaknya dan isterinya dan isteri anak-anaknya karena air bah itu” (Kejadian 7:7).

Nuh dan keluarganya melakukan apa yang Allah perintahkan kepada mereka (Kejadian 7:1). Mereka masuk ke dalam bahtera itu. Dan Anda harus masuk ke dalam Kristus. Alkitab berfirman,

“Barangsiapa percaya kepada-Nya [Yesus], ia tidak akan dihukum …” (Yohanes 3:18).

Kata yang diterjemahkan “kepada” di sini adalah “eis.” Menurut Dr. Zodhiates, kata itu berarti “suatu gagasan utama tentang masuk ke dalam suatu tempat atau sesuatu.” Anda harus masuk ke dalam Yesus melalui iman – Dia yang ada di Sorga, duduk di sebelah kanan Allah. Sama seperti Nuh masuk ke dalam bahtera itu, Anda harus masuk ke dalam Kristus. “Barangsiapa percaya kepada-Nya [Yesus], ia tidak akan dihukum…” (Yohanes 3:18). Berkali-kali Alkitab berbicara tentang orang-orang yang ada “di dalam Kristus.” Berikut ini adalah dua ayat yang sangat terkenal:

“Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus…” (Roma 8:1).

“Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru:.…” (II Korintus 5:17).

Paulus berbicara tentang orang-orang yang “ada di dalam Kristus” (Roma 16:7).

Apakah Anda ada di dalam Kristus? Anda harus masuk ke dalam Dia melalui iman, sama seperti Nuh masuk ke dalam Bahtera itu. Yesus berkata,

“Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat” (Yohanes 10:9).

Saya tidak tahu dengan pasti bagaimana bisa menjelaskan ini, namun satu hal yang paling sulit dalam pelayanan adalah membuat jemaat bisa memahami konsep yang kelihatannya sederhana ini yaitu: Datang kepada Kristus. Datang kepada Kristus!

Injinkan saya untuk menjelaskan dengan cara ini. Bayangkan Anda sudah hidup pada zaman Nuh dan mendengar dia memberitakan berita tentang akan datangnya Air Bah. Dan Anda mendengar dia berkata bahwa Anda harus masuk bahtera agar selamat. “Ya,” Anda berkata, “itu benar. Penghakiman sedang datang. Ya, itu benar, hanya bahtera itu yang dapat menyelamatkan saya. Saya percaya itu.” Akankah Anda diselamatkan dari Air Bah itu? Tentu saja tidak! Anda harus benar-benar naik dan masuk ke dalam bahtera itu agar selamat – bukan hanya percaya bahwa itu dapat menyelamatkan Anda – namun Anda harus masuk ke dalamnya! Dan itulah yang sedang saya minta untuk Anda lakukan sekarang! Jangan duduk di sana, tetapi percaya bahwa Kristus dapat menyelamatkan Anda! Masuklah ke dalam Kristus melalui iman! Yesus berkata:

“Barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang” (Yohanes 6:37).

Ya, bahtera itu berkata bahwa Anda harus masuk ke dalam Kristus.

II. Kedua, bahtera itu berbicara bahwa Anda harus masuk ke dalam jemaat,
yang adalah tubuh Kristus.

Saya menyadari bahwa banyak orang tidak akan setuju dengan saya. Banyak orang hari ini mendiskon atau mengecilkan peran gereja lokal. Namun mereka salah. Bahtera itu bukan hanya type tentang Kristus. Itu juga merupakan type, atau gambaran dari gereja lokal Perjanjian Baru.

Sekarang, bagaimana cara Anda masuk ke dalam jemaat? Dalam I Korintus, pasal dua belas, ayat dua puluh tujuh, kita membaca,

“Kamu semua adalah tubuh Kristus dan kamu masing-masing adalah anggotanya. Dan Allah telah menetapkan beberapa orang dalam Jemaat…” (I Korintus 12:27-28).

Kita akan berhenti di sana. Saya hanya ingin menegaskan suatu fakta bahwa istilah “tubuh Kristus” mengacu kepada jemaat, kesatuan tubuh lokal orang-orang percaya di dalam Yesus. Sekarang perhatikanlah ayat tiga belas:

“Sebab dalam satu Roh kita semua… telah dibaptis menjadi satu tubuh…” (I Korintus 12:13).

Anda telah dibaptis ke dalam gereja lokal oleh Roh Kudus. Itulah bagaimana Anda menjadi anggota gereja yang rill, yang hidup!

Jadi, itu bukanlah urusan Anda untuk mengkwatirkan bagaimana itu terjadi. Urusan Anda adalah datang kepada Yesus. Ketika Anda datang kepada Yesus, Roh Kudus secara otomatis membaptis Anda ke dalam jemaat!

Silahkan membuka Kejadian, pasal tujuh, ayat enam belas. Ketika Nuh masuk ke dalam Bahtera, Alkitab berkata, “TUHAN menutup pintu bahtera itu di belakang Nuh” (Kejadian 7:16). Itu berbicara tentang Roh Kudus Allah yang menutup Anda di dalam jemaat dengan membaptis Anda secara rohani ke dalam tubuh itu! Ya, bahtera itu berbicara tentang kesatuan dengan Kristus dan kesatuan dengan jemaat lokal. Jika Anda tidak “ditutup di dalam” dengan Kristus dan dengan jemaat lokal oleh Tuhan, Anda akan binasa di dalam penghukuman. Jika anda “ditutup di dalam,” Anda aman. Ini berbicara tentang jaminan kekal bagi orang-orang yang telah bertobat. Orang-orang yang mendengarkan Kristus tidak akan binasa!

III. Ketiga, bahtera itu berbicara bahwa Anda harus masuk
melalui pintu yang sempit.

Bagaimana Nuh masuk ke dalam bahtera itu? Bukalah Kejadian, pasal enam, ayat enam belas:

“…pintunya pada lambungnya…” (Kejadian 6:16).

Yesus berkata, “Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat…” (Yohanes 10:9). Nuh masuk melalui pintu bahtera itu. Anda harus masuk ke dalam keselamatan melalui Kristus. Yesus berkata, “Masuklah melalui pintu yang sesak itu” (Matius 7:13).

Lagi, Kristus berkata:

“Berjuanglah untuk masuk melalui pintu yang sesak itu! Sebab Aku berkata kepadamu: Banyak orang akan berusaha untuk masuk, tetapi tidak akan dapat” (Lukas 13:24).

Itu persis sama dengan apa yang terjadi pada zaman Nuh. Lihatlah Kejadian, pasal tujuh, ayat empat. Allah berfirman:

“Sebab tujuh hari lagi Aku akan menurunkan hujan ke atas bumi…” (Kejadian 7:4).

Perhatikan juga ayat sepuluh:

“Setelah tujuh hari datanglah air bah meliputi bumi” (Kejadian 7:10).

Nuh masuk ke dalam bahtera itu. Allah menutupnya dari luar. Pintu telah ditutup. Tujuh hari telah lewat dan tidak ada hal yang terjadi selama hari itu. Kemudian penghukuman itu datang. Tak seorangpun dapat masuk ke dalam bahtera itu lagi! Itu sudah terlambat.

Saya seakan-akan dapat mendengar orang-orang itu berseru, “Mari kita masuk! Mari kita masuk!” Namun itu sudah sangat terlambat!

“Berjuanglah untuk masuk melalui pintu yang sesak itu! Sebab Aku berkata kepadamu: Banyak orang akan berusaha untuk masuk, tetapi tidak akan dapat” (Lukas 13:24).

Datanglah kepada Kristus sekarang – sebelum itu sangat terlambat untuk selama-lamanya!

(AKHIR KHOTBAH)
Anda dapat membaca khotbah-khobtah Dr. Hymers setiap minggu di Internet
di www.realconversion.com. Click on “Sermon Manuscripts.”

Pembacaan Alkitab Sebelum Khotbah oleh Dr. Kreighton L. Chan: Kejadian 6:5-8.
Pujian Solo Sebelum Khotbah oleh Mr. Benjamin Kincaid Griffith:
“If You Linger Too Long” (by Dr. John R. Rice, 1985-1980).


GARIS BESAR

NUH MENDAPAT KASIH KARUNIA!

(KHOTBAH #19 DARI KITAB KEJADIAN)

NOAH FOUND GRACE!
(SERMON #19 ON THE BOOK OF GENESIS)

oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.

“Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Nuh: "Masuklah ke dalam bahtera itu, engkau dan seisi rumahmu, sebab engkaulah yang Kulihat benar di hadapan-Ku di antara orang zaman ini” (Kejadian 7:1).

(Kejadian 6:8; Hebrews 11:7;
Kejadian 9:20-21; Romans 4:5-6)

I.   Pertama, bahtera itu berbicara kepada kita bahwa Anda
harus masuk ke dalam Kristus untuk
diselamatkan, Kejadian 7:16, 7; Yohanes 3:18;
Roma 8:1; II Korintus 5:17; Yohanes 10:9; Yohanes 6:37.

II.  Kedua, bahtera itu berbicara bahwa Anda harus masuk
ke dalam jemaat, yang adalah tubuh Kristus,
I Korintus 12:27-28, 13; Kejadian 7:16.

III. Ketiga, bahtera itu berbicara bahwa Anda harus masuk
melalui pintu yang sempit, Kejadian 6:16;
Yohanes 10:9; Matius 7:13; Lukas 13:24; Kejadian 7:4;
Kejadian 7:10.