Print Sermon

Naskah-naskah khotbah dan video ini diakses oleh sekitar 1,500,000 komputer di lebih dari 221 negara setiap tahunnya di www.sermonsfortheworld.com. Ratusan orang lainnya menyaksikan video di YouTube, tetapi mereka akan segera meninggalkan YouTube dan mengunjungi langsung ke website kami. Naskah-naskah khotbah ini disajikan dalam 40 bahasa kepada sekitar 120,000 komputer setiap bulannya. Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Jadi para pengkhotbah boleh menggunakannya tanpa seijin kami. Silahkan klik di sini untuk mengetahui bagaimana Anda dapat memberikan donasi setiap bulan untuk membantu kami dalam pekerjaan besar pemberitaan Injil ke seluruh dunia ini.

Kapanpun Anda menulis pesan untuk Dr. Hymers, selalu sebutkan kepada beliau negara di mana Anda tinggal. Surel Dr. Hymers adalah rlhymersjr@sbcglobal.net .




GALAH RANGSANG ALLAH

(THE GOADS OF GOD)

Oleh: Dr. R. L. Hymers, Jr.
Diterjemahkan oleh: Dr. Eddy Peter Purwanto

Khotbah ini dikhotbahkan di Kebaktian Malam, 14 Januari 2007
di Baptist Tabernacle of Los Angeles

“Sukar bagimu menendang ke galah rangsang” - KJV (Kisah Rasul 9:5).


Saulus dari Tarsus adalah salah satu dari orang-orang brilian pada zamannya. Tidak perlu diragukan lagi bahwa ia adalah tamatan dari Universitas Tarsus, universitas Yunani terbesar pada zaman itu. Ia juga adalah murid sekolah Gamaliel, sarjana Ibrani tersohor. Ia dididik dalam detail-detail agama Yahudi. Namun ia belum mengenal Yesus Kristus secara pribadi. Pada kenyataannya ia begitu menentang Kristus sehingga ia dapat menganiaya, memfitnah dan membinasakan setiap orang Kristen.

Kemudian di suatu hari pada perjalanannya menuju Damsyk dengan membawa surat kuasa yang mengijinkannya untuk menganiaya orang-orang Kristen bahkan semangatnya lebih besar lagi untuk melakukannya. Ketika ia dalam perjalanan menuju Damsyk dengan membawa surat kuasa itu, suatu cahaya dari langit bersinar terang menyinari dirinya dan ia jatuh ke tanah. Kemudian ia mendengar suara Yesus yang sedang berkata kepadanya,

“’Saulus, Saulus, mengapakah engkau menganiaya Aku?’ Jawab Saulus: "Siapakah Engkau, Tuhan?" Kata-Nya: ‘Akulah Yesus yang kauaniaya itu. Sukar bagimu menendang ke galah rangsang.’” – KJV (Kisah Rasul 9:4-5).

Ini adalah permulaan dari pertobatan Saulus dari Tarsus. Saya berkata, ini “permulaan,” oleh karena ia sebelumnya belum bertobat. Ia kemudian masuk kota, berdoa, dan kemudian bertukar-pikiran dengan seorang pemimpin Kristen yang saleh yang bernama Ananias, sama seperti diskusi yang kami berikan di ruang pemeriksaan di gereja kami. Ini situasinya sama seperti di ruang pemeriksaan gereja kita, sehingga “ia yang telah menerima penglihatan” itu dipertobatkan, dan menjadi Rasul Paulus, seorang pemberitan Injil dan pembela iman Kristen yang paling tersohor di segala abad.

Namun marilah kita kembali ke zaman itu, tiga hari sebelum pertobatannya, ketika Yesus berbicara kepada hatinya, katanya,

“Sukar bagimu menendang ke galah rangsang” - KJV
      (Kisah Rasul 9:5).

Dr. John Gill menjelaskan kepada kita apa arti kata-kata ini. Dr. Gill berkata berhubungan dengan perkataan-perkataan Kristus kepada Saulus ini,

Sukar bagimu menendang ke galah rangsang; atau membalas Ku… ini adalah suatu ekspresi pepatah, yang diambil dari binatang yang menendangi tongkat galah rangsang atau tongkat yang ujungnya runcing, sehingga tindakan itu justru membuat binatang itu makin menderita, dan Kristus menggunakan peribahasa ini, dengan maksud mengatakan, bahwa bila Paulus terus melanjutkan perjalanan dan menganiaya Dia dan umat-Nya, menentang Injil-Nya… ia akan menemukan dirinya sendiri… lebih menderita lagi oleh karenanya (John Gill, D.D., An Exposition of the New Testament, The Baptist Standard Bearer, 1989 reprint, volume II, p. 224).

Ada beberapa dari anda yang ada di sini malam ini yang sedang melakukan persis dengan apa yang Paulus pernah lakukan sebelum ia dipertobatkan. Anda sedang menendang tongkat galah rangsa, seperti lembu yang tidak ingin membajak menendang tongkat runcing, tongkat yang tajam yang digunakan oleh petani untuk menggerakkan binatang itu dan agar ia mau melakukan pekerjaannya. Dan Yesus berkata kepada anda seperti itu,

“Sukar bagimu menendang ke galah rangsang” - KJV
      (Kisah Rasul 9:5).

I. Pertama, tongkat galah rangsang yang anda tendang.

Anda menendang tongkat galah rangsang Allah karena anda ingin tetap berada dalam kondisi tanpa pertobatan. Tidak peduli apa yang mungkin anda katakan atau rasakan, anda pada kenyataannya sedang menendang tongkat galah rangsang yang Allah sedang gunakan untuk menggerakkan anda, agar anda mau datang kepada Kristus untuk memperoleh keselamatan penuh di dalam Dia.

Tongkat galah rangsang pertama yang anda tendang adalah khotbah tentang hukum Allah. Anda telah mendengar beberapa khotbah tentang “hukum Taurat” yang sangat keras beberapa hari terakhir ini, khotbah-khotbah yang menunjukkan kepada anda bahwa anda sedang berada dalam bahaya besar dari melakukan dosa yang tak dapat diampuni, dalam bahaya menyerah kepada tindakan tercela melalui sikap keras kepala anda. Anda juga sudah mendengar beberapa khotbah yang keras tentang Neraka, dan bahaya besar anda adalah sedang menuju ke sana untuk selama-lamanya. Semua khotbah-khotbah ini tidak menyenangkan. Itulah sebabnya mengapa kita menyebutnya dengan khotbah-khotbah “hukum Taurat.” Semua itu dimaksudkan untuk membangunkan atau menyadarkan anda bahwa anda sedang dalam bahaya. Khotbah Dr. Cagan tentang Penghakiman terakhir adalah khotbah tentang Allah yang membacakan dosa-dosa anda yang terdapat dalam “buku-buku”-Nya dan menghukum anda ke Neraka karena dosa-dosa anda, bahwa Allah telah menuliskan penentangannya terhadap anda, dan melaluinya akan Ia gunakan untuk menghakimi anda di Penghakiman Terakhir, Penghakiman Tahta Putih yang Besar bagi orang-orang berdosa yang terhilang.

Namun anda tetap menendang galah rangsang dari khotbah-khotbah ini. Anda telah menolak untuk digerakkan olehnya untuk masuk dalam kondisi terbangun (an awakened state). Anda telah menendang khotbah-khotbah ini karena anda tidak ingin tongkat galah rangsang Allah yang tajam dari hukum Allah membangunkan anda dan menggerakkan anda untuk datang kepada Kristus.

Tongkat galah rangsang kedua yang anda tendang beberapa malam yang lalu adalah anda menendang galah rangsang dari Roh Kudus, ketika Ia datang lagi dan lagi untuk menyadarkan dan menginsafkan anda

“dosa, karena [anda] tetap tidak percaya kepada [Kristus]” (Yohanes 16:9).

Ini adalah dua tingkat galah rangsang utama yang Allah telah gunakan untuk menggerakkan anda untuk melihat bahwa anda adalah orang berdosa yang sangat jahat, orang yang paling berdosa yang berada dalam bahaya besar. Namun anda secara batiniah menendang khotbah-khotbah tentang hukum Allah, yang menghakimi anda sebagai orang berdosa. Dan anda telah menendang teguran Roh Kudus yang menginsafkan, ketika Ia datang kepada anda untuk menginsafkan anda akan dosa anda. Anda telah meremehkan dan menghalau karya penginsafan Roh Kudus dengan menendang menentang Dia, ketika Ia mendorong hati nurani anda, untuk menunjukkan kepada anda dalamnya pemberontakan anda menentang Kristus. Namun saya berkata bahwa Yesus benar kita Ia berkata,

“Sukar bagimu menendang ke galah rangsang” - KJV
      (Kisah Rasul 9:5).

II. Kedua, bagaimana cara anda menendang galah rangsang Allah.

Beberapa dari anda menendang galah rangsang yang dikirim Allah dengan tidak memperhatikan khotbah dan konseling. Anda membiarkan pikiran anda mengembara, dan dengan melakukan hal itu, anda memberikan kesempatan kepada Iblis untuk mengambil

“firman itu dari dalam hati [anda], supaya [anda] jangan percaya dan diselamatkan” (Lukas 8:12).

Sedangkan yang lain dari antara anda menolak pengkhotbah dalam hati anda ketika ia mendorong anda dengan galah rangsang hukum Allah. Dari pada menerima apa yang pengkhotbah katakan berhubungan dengan hati anda yang penuh dosa, lebih baik anda memikirkan satu alasan untuk membebaskan diri anda sendiri dari khotbah-khotbah yang menusuk dan menyakitkan itu. Beberapa dari anda bahkan menolak untuk memperhatikan perkataan-perkataan diaken pada saat ia membimbing anda. Anda tidak suka dengan apa yang ia katakan tentang dosa anda, dan oleh sebab itu anda menendang tongkat galah rangsang dari Allah, menolak untuk mengijinkan perkataan-perkataan diaken itu menusuk dan menggerakkan anda kepada iman di dalam Kristus.

Bahkan ada beberapa orang yang tidak hadir pada ibadah penting minggu lalu untuk menghindari agar hati mereka tidak tertusuk oleh dosa di dalam kehidupan mereka.

Dan ada beberapa yang sedang mencoba dengan usaha terbaiknya menghindari semua tusukan. Anda merasa frustrasi. Anda ingin menghindari semua hal di atas karena itu sangat mengganggu anda. Namun anda tidak diinsafkan akan dosa. Oh, tidak! Anda hanya tidak puas dan kecewa karena diaken tidak mengumumkan bahwa anda telah diselamatkan, dan anda kembali ke cara hidup anda yang lama, kehidupan yang penuh dengan egoisme dan dosa. Namun frustrasi dan ketidak-puasan seperti itu, bahkan walaupun anda telah meneteskan air mata, bukanlah tanda bahwa anda telah menyerahkan hati anda kepada Yesus Kristus. Oh, tidak! Ketidakpuasan anda sama seperti ketidakpuasan Kain. Ketika Kain dikonfrontasikan dengan dosanya, Alkitab berkata,

“mukanya muram” (Kejadian 4:5).

Itu berarti wajahnya menunjukkan bahwa ia dibuat frustasi dan kecewa. Namun Kain menolak Darah itu. Kain menolak mengakui dosanya dan datang kepada Kristus untuk penyucian dalam Darah

“Anak Domba, yang telah disembelih sejak dari dunia dijadikan” - KJV (Wahyu 13:8).

Dan, persis seperti itu, wajah anda menunjukkan frustasi dan kekecewaan – namun, seperti Kain, anda menolak untuk insaf, bertobat, dan menyerah kepada Kristus Yesus. Namun saya berkata bahwa ini yang membuat anda terkungkung dalam kondisi pikiran yang sangat tidak bahagia. Sukarlah menendang galah rangsang Taurat dan Roh Kudus. Itu membuat anda merasa tertekan, bingung dan tak berpengharapan. Betapa mengerikannya hidup dalam kondisi pikiran tidak bahagia dan penuh ketakutan! Saya berkata, seperti Yesus berkata,

“Sukar bagimu menendang ke galah rangsang” - KJV
      (Kisah Rasul 9:5).

III. Ketiga, bagaimana berhenti menendang galah rangsang Allah.

Pertama, tenangkan hati anda dan katakan kepada Kristus, “Tuhan, saya telah menendang menentang Engkau terlalu lama. Sekarang saya menyerah kepadaMu.” Katakan itu kepada Yesus dengan jujur dan Ia akan menolong anda.

“Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya”
      (I Petrus 5:6).

Serahkanlah hati anda kepada Kristus dan Ia akan “meninggikan anda pada waktunya,” dan Ia akan menyucikan dosa-dosa anda dengan Darah-Nya dan mengenakan kepada anda kebenaran-Nya yang sempurna.

Kedua, berhentilah menendang menolak dorongan Allah dengan mengikuti apa yang dijelaskan kepada anda oleh diaken di ruang pemeriksaan. Bukankah itu persis seperti yang Paulus lakukan setelah Yesus menjelaskan kepadanya betapa sukar baginga menendang ke galah rangsang? Apakah anda ingat apa yang kemudian Paulus katakan? Ia berkata,

Tuhan, apa yang harus aku lakukan? Dan Tuhan berkata kepadanya, bangunlah dan pergilah ke dalam kota, di sana akan dikatakan kepadamu, apa yang harus kauperbuat” – cetak miring dalam KJV” (Kisah Rasul 9:6).

Dan itu adalah persis seperti yang sedang dikatakan kepada anda malam ini: Bangunlah dan pergilah ke dalam ruang pemeriksaan, di sana akan dikatakan kepadamu, apa yang harus kauperbuat.

Ketika anda menyerah untuk menendang galah rangsang Allah, anda akan masuk ke ruang pemeriksaan dan melakukan persis seperti yang diaken jelaskan kepada anda. Dan segera, mungkin malam ini juga, anda akan

“hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus” (Roma 5:1).

Amin!

(AKHIR KHOTBAH)
Anda dapat membaca khobah-khotbah Dr. Hymers setiap minggu di Internet
di www.realconversion.com. Klik on "Sermon Manuscripts."

Diterjemahkan oleh: Dr. Eddy Peter Purwanto @
http://www.sttip.com

Pembacaan Alkitab Sebelum Khotbah oleh Dr. Kreighton L. Chan: Kisah Rasul 9:1-6.
Pujian Solo Sebelum Khotbah oleh Mr. Benjamin Kincaid Griffith:
“Yes, I Know” (by Anna W. Waterman, 1920).


GARIS BESAR KHOTBAH

GALAH RANGSANG ALLAH

Oleh: Dr. R. L. Hymers, Jr.


“Sukar bagimu menendang ke galah rangsang” - KJV (Kisah Rasul 9:5).

(Kisah Rasul 9:4-5)

I.   Pertama, tongkat galah rangsang yang anda, Yohanes 16:9.

II.  Kedua, bagaimana cara anda menendang galah rangsang
Allah, Lukas 8:12; Kejadian 4:5; Wahyu 13:8.

III. Ketiga, bagaimana berhenti menendang galah rangsang Allah,
I Petrus 5:6; Kisah Rasul 9:6; Roma 5:1.