Print Sermon

Naskah-naskah khotbah dan video ini diakses oleh sekitar 1,500,000 komputer di lebih dari 221 negara setiap tahunnya di www.sermonsfortheworld.com. Ratusan orang lainnya menyaksikan video di YouTube, tetapi mereka akan segera meninggalkan YouTube dan mengunjungi langsung ke website kami. Naskah-naskah khotbah ini disajikan dalam 40 bahasa kepada sekitar 120,000 komputer setiap bulannya. Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Jadi para pengkhotbah boleh menggunakannya tanpa seijin kami. Silahkan klik di sini untuk mengetahui bagaimana Anda dapat memberikan donasi setiap bulan untuk membantu kami dalam pekerjaan besar pemberitaan Injil ke seluruh dunia ini.

Kapanpun Anda menulis pesan untuk Dr. Hymers, selalu sebutkan kepada beliau negara di mana Anda tinggal. Surel Dr. Hymers adalah rlhymersjr@sbcglobal.net .




KETIDAKMAMPUAN MANUSIA

(HUMAN INABILITY)

Oleh: Dr. R. L. Hymers, Jr.
Diterjemahkan oleh: Dr. Eddy Peter Purwanto

Khotbah ini dikhotbahkan di Kebaktian Pagi, 3 Desember 2006
di Baptist Tabernacle of Los Angeles

?Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku? (Yohanes 6:44).


Saya bukan penganut lima pokok Calvinis. Mereka kadang-kadang berkata bahwa saya telah dibingungkan oleh beberapa pemikiran Richard Baxter dan Martin Luther dan John Goodwin. Barangkali mereka benar. Saya tidak melihat semua pemikiran mutlak benar, atau saya tidak berpikir bahwa ada orang yang memiliki pemikiran sepenuhnya benar. Yang terbaik,

?Sekarang kita melihat dalam cermin suatu gambaran yang samar-samar? (I Korintus 13:12).

Saya tidak bermaksud untuk mengatakan bahwa saya telah memiliki pemahaman penuh tentang apa yang kita kenal dengan ?doktrin anugerah? di dalam Calvinisme. Namun walaupun saya tidak mempertahankan semua ?pokok? Calvinis dan doktrin mereka, namun saya percaya ayat kita ini, dan saya mempercayainya sekuat pembela Calvinis. Pada kenyataannya saya percaya ayat di dalam Yohanes 6:44 ini dengan cara sama kuatnya dengan para pembela Calvinis, karena saya percaya pandangan mereka tentang ayat ini sederhana dan jelas sesuai dengan Kitab Suci, ketika Yesus berkata,

?Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku? (Yohanes 6:44).

Saya tidak menemukan jalan untuk ?menghindarinya? jika saya ingin melakukannya, dan oleh sebab itu saya akan mempresentasikan kepada Anda di dalam khotbah yang saya adaptasi dari C.H. Spurgeon, sang Pangerannya Para Pengkhotbah (prince of preachers) ini. Saya memberikan tema khotbah ini sama dengan tema khotbah yang pernah ia sampaikan, dan saya akan menyajikan garis besar khotbahnya kepada Anda, yaitu khotbahnya yang berjudul ?Human Inability,? dalam bentuk yang telah disederhanakan untuk lebih mudah dipahami oleh para pendengar modern ((ref. The New Park Street Pulpit, Pilgrim Publications, 1981 reprint, volume IV, pp. 137-144). Christ said,

?Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku? (Yohanes 6:44).

?Datang kepada Kristus? adalah frase yang umum di dalam Alkitab. Ini digunakan untuk menjelaskan seseorang yang meninggalkan kebenaran dirinya sendiri dan berlari kepada Yesus, menerima kebenaran Yesus untuk menutupi dosanya, dan menerima Darah Yesus untuk penyucian dosa-dosanya. ?Datang kepada Kristus? di dalamnya termasuk pertobatan dan iman di dalam Yesus, dan kesimpulan akhir dari semua ini adalah demi keselamatan jiwa. ?Datang kepada Kristus? adalah satu-satunya hal yang diperlukan bagi orang berdosa untuk diselamatkan. Ketika seseorang belum datang kepada Kristus, sudah pasti bahwa ia belum bertobat dan masih mati oleh karena pelanggaran dan dosa-dosanya.

Dalam kegelapan zaman ?decisionism? hari ini, datang kepada Kristus sering dipikirkan sebagai hal yang paling mudah di dunia. Namun melalui mendengarkan banyak orang bersaksi dengan hati-hati, gembala yang memiliki pikiran yang tajam akan melihat bahwa hampir semua orang telah gagal untuk datang kepada Kristus Sendiri dan telah menjadi salah mengerti apa maksudnya datang kepada Kristus. Memang mudah untuk percaya segala hal tentang Yesus. Memang mudah untuk percaya bahwa Ia dapat menyelamatkan kita dari dosa, bahwa Ia dapat menyucikan dosa, dan bahwa Ia dapat menyelamatkan jiwa. Iblis percaya semua doktrin atau ajaran seperti itu. Itu semua adalah hal-hal yang mudah untuk dipercaya. Namun tindakan datang kepada Kristus Sendiri adalah sesuatu yang tidak mungkin dapat dilakukan oleh siapapun, kecuali ia ditarik oleh Bapa kepada Kristus, karena Kristus berkata,

?Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku? (Yohanes 6:44).

Oleh sebab itu, pada pagi ini saya akan berbicara tentang ketidakmampuan manusia dan tentang bagaimana ia ditarik oleh Bapa, dan kesimpulan dengan applikasi dari doktrin ini.

I. Pertama, ketidakmampuan manusia.

Ayat kita berkata,

?Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku? (Yohanes 6:44).

Ketika para murid bertanya, ?Jika demikian, siapakah yang dapat diselamatkan?? (Markus 10:26), Yesus menjawab,

?Bagi manusia hal itu tidak mungkin? (Markus 10:27).

Bagi manusia tidak mungkin diselamatkan! Itu adalah apa yang Yesus Kristus Tuhan kita katakan di dalam Markus 10:27!

Beberapa orang dapat berkata bahwa saya sedang berkhotbah menentang apa yang mereka sebut ?easy believism.? Mereka boleh saja berpikir bahwa saya sedang berpikir tentang ?Lordship salvation,? yang mana paling tidak ada satu penulis yang menghubungkan ini sebagai, ?Hard to Believe,? dalam buku dengan judul itu. Namun saya tidak sedang berbicara tentang ?easy believism? ataupun ?hard believism!? Saya tidak sedang berbicara tentang ?impossible believism.? Saya sedang berbicara tentang imposibilitas dari manusia duniawi (the natural man) untuk datang kepada Kristus!

?Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku? (Yohanes 6:44).

Apa yang membuat ketidakmungkinan manusia datang kepada Kristus? Dari mana datangnya ketidakmampuan untuk datang ini? Ini bukan datang dari ketidaksempurnaan, atau kekurangan, dan kecacatan fisikal. Jika maksud datang kepada Kristus berarti menggerakkan tubuh dan melangkahkan kaki, tentulah manusia akan memiliki kemampuan untuk datang kepada Kristus. Suatu kali ada seseorang yang berkata bahwa ia tidak percaya bahwa ada orang yang memiliki kekuatan untuk datang ke gereja kecuali Bapa menariknya. Sekarang jelas orang itu benar-benar bodoh, karena itu mudah untuk dilihat bahwa selama seseorang dapat menggerakkan kakinya, sangatlah mudah baginya untuk melangkah pergi ke gereja sama mudahnya bagi dia untuk pergi ke toko minuman keras! Jika datang kepada Kristus berarti menaikan ?doa orang berdosa,? itu sama mudahnya bagi dia untuk menaikan doa sama seperti bagi dia untuk mengucapkan kata-kata kotor! Jadi, ini jelas, ketidakmampuan manusia untuk datang kepada Kristus bukan dalam pengertian fisikal.

Ketidakmampuan ini juga bukan terletak dalam pikirannya. Saya percaya Alkitab sebagai kebenaran semudah saya percaya buku-buku lain sebagai kebenaran. Saya dapat percaya apa yang Kristus firmankan semudah saya dapat percaya yang orang lain katakan. Dengan pikiran saya, saya dapat percaya eksistensi Kristus semudah dengan saya dapat percaya eksistensi pribadi yang lain. Jadi kecacatan atau ketidakmampuan kita tidak terletak baik pada tubuh maupun pikiran. Lalu, mengapa Yesus berkata,

?Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku? (Yohanes 6:44).

Ijinkan saya untuk menunjukkan kepada Anda di mana letak ketidakmampuan manusia yang sungguh ada. Ini ada di dalam natur/sifatnya. Melalui kejatuhan manusia ke dalam dosa, dan melalui dosa kita sendiri, sesungguhnya natur manusia telah menjadi begitu rusak, dan bobrok, dan korup bahwa adalah tidak mungkin baginya untuk dapat datang kepada Kristus kecuali Bapa menarik dia kepada-Nya!

Domba tidak dapat makan daging. Singa tidak dapat makan rumput. Mengapa? Karena itu bertentangan dengan natur/sifat domba jika ia makan daging. Itu bertentangan dengan natur/sifat singa jika ia makan rumput. Dan itu bertentangan dengan natur/sifat manusia untuk datang kepada Kristus! Seperti Dr. Watts menuliskan syair ini,

Allah yang agung penuh kemuliaan dan rahmat
    Apa yang kita miliki sungguh hina
Betapa hinanya ras kita yang telah rusak
    Dan nama bapa kita yang pertama.

Dari Adam mengalir darah kita yang telah tercemar
    Racun berkuasa didalamnya;
Membuat kita menentang apa yang baik
    Dan dengan sukarela memperbudakkan diri kepada dosa.

Pada hari kita melanggar hukum suci Tuhan
    Dan kemudian menolak anugerah-Nya;
Bersekutu dalam kekejaman Setan
    Menyebabkan menentang wajah Allah yang suci.

Kita hidup terpisah, jauh dari Tuhan,
    Dan jauh dari kasih-Nya;
Kita berlari cepat di jalan berbahaya
    Yang memimpin kepada dosa dan neraka.

Kita maninggikan nama Bapa kita di tempat tinggi
    Yang mengirim Roh-Nya sendiri
Untuk membawa orang berdosa yang suka memberontak
    Dan berbalik dari musuh menjadi sahabat-sahabat Kristus.

Dan dapatkah pemberontak ini diperbaharui
    Seperti orang buta menjadi melihat?
Biarlah orang berdosa memandang Anak-Nya, Oh Tuhan
    Dan merasakan darah ilahi-Nya.
(?Our Unconverted State? by Isaac Watts, D.D., 1674-1748;
    to the tune of ?O Set Ye Open Unto Me,? Belmont).

Pikirkan dengan serius kata-kata ini. Bukankah Dr. Watts ini benar?

Dari Adam mengalir darah kita yang telah tercemar
    Racun berkuasa didalamnya;
Membuat kita menentang apa yang baik
    Dan dengan sukarela memperbudakkan diri kepada dosa.

Itulah sebabnya mengapa,

?Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku? (Yohanes 6:44).

Setiap hati manusia telah dirusak oleh Kejatuhan, telah diracuni sampai mati oleh dosa, mati dan tidak mampu datang kepada Allah. Itulah sebabnya mengapa,

?Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku? (Yohanes 6:44).

II. Kedua, bagaimana cara Bapa menarik.

?Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku? (Yohanes 6:44).

Bagaimana Bapa menarik orang kepada Yesus? Pada umumnya orang Kristen tahu bahwa orang-orang berdosa biasanya ditarik kepada Yesus melalui pemberitaan Injil. Namun mereka juga tahu bahwa itu adalah kualitas yang istimewa dalam khotbah yang membuat orang-orang berdosa berbalik kepada Kristus. Mereka tahu bahwa khotbah itu memiliki kuasa, sehingga seorang pengkhotbah dapat berkata seperti Rasul Paulus,

?Baik perkataanku maupun pemberitaanku tidak kusampaikan dengan kata-kata hikmat yang meyakinkan, tetapi dengan keyakinan akan kekuatan Roh? (I Korintus 2:4).

Rev. Brian Edwards, hamba Tuhan dari Inggris yang berbicara tentang otoritas kebangunan rohani, berbicara tentang khotbah Paulus,

Itu adalah khotbah kebangunan rohani. Dalam kebangunan rohani, jemaat tidak mendiskusikan gaya atau kepandaian bicara seseorang, pada kenyataannya mereka tidak memperdebatkan isinya; mereka digerakkan untuk bertindak. Khotbah kebangunan rohani memiliki kuasa dan otoritas yang membawa Firman Allah seperti palu bagi hati dan dan nurani. Ini sesungguhnya yang tidak ada atau absent dari kebanyakan khotbah kita hari ini (Rev. Brian H. Edwards, Revival! A People Saturated with God, Evangelical Press, 1991, p. 103).

Apa yang terjadi pada kebangunan rohani untuk sejumlah orang-orang terhilang, terjadi kepada satu atau dua orang, di sini atau di sana, sepanjang pelayanan Firman Tuhan pada kebaktian minggu. Namun, catat ini, setiap pertobatan sejati adalah mujizat! Kita memiliki seseorang yang bertobat yang penuh pengharapan Minggu lalu. Saya menganggap itu sebagai mujizat, dapat dibandingkan dengan bangkitnya Lazarus dari kematian! Bagaimanapun juga kami berdoa agar ada lagi yang bertobat hari ini ? agar Allah akan memakai kata-kata yang simple ini, dan dengan ?demonstrasi Roh dan kuasa,? dapat mengubah arah dan kebiasaan hati orang berdosa.

Saya tahu bahwa saya tidak dapat mengubah pikiran Anda. Saya tahu bahwa saya tidak dapat menginsafkan Anda. Saya tidak memiliki kekuatan untuk mempertobatkan Anda sama sepertu orang lumpuh yang tidak memiliki kekuatan untuk berjalan. Saya sering grogi untuk naik ke mimbar dan berkhotbah. Saya tahu saya dapat berkhotbah. Saya telah berkhotbah ratusan kali. Namun saya tahu, dan saya tahu sepenuhnya, bahwa bukan kata-kata yang saya ucapkan yang dapat menolong atau mengubah, atau mempertobatkan satu jiwapun, terlepas dari kuasa Allah yang menariknya!

Tuhan, sungguh sekarang kutemukan
    Kuasamu dan hanya Engkau
Yang dapat mengubah noda ini
    Dan meluluhkan hati sekeras batu.

Yesus bayar semua
    Hutang dosaku;
Dosa semerah kermisi
    Ia sucikan seputuh salju.
(?Jesus Paid It All? by Elvina M. Hall, 1820-1889).

Bagaimana Allah meluluhkan hati yang telah membatu? Ia mengubah arah kehendaknya. Ia menggerakkan hati itu untuk merindukan Yesus, menginginkan Dia, dan haus akan Dia.

Martin Luther berkata, ?Bapa tidak menarik rambut orang berdosa, tetapi Ia menarik hatinya.? Dengan cara yang rahasia, Allah menarik hati orang berdosa untuk datang kepada Yesus dan mengasihi Dia, Allah menarik hati itu dari kehidupan agamawi yang dingin kepada persekutuan yang hangat, penuh kasih dan mesra bersama Kristus.

Ketika saya masih muda saya telah mengenal orang tua yang semua anak-anak kecil takuti, karena ia menyeramkan. Namun bagaimanapun secara instinktif saya mengenal dia sebagai orang tua yang sungguh baik. Saya pernah menjemputnya dengan mobil saya dari Biola Hotel, kemudian saya mengantarnya ke Church of the Open Door di pusat keramaian kota Los Angeles, dan mengajaknya untuk ikut kebaktian doa di gereja Chinese yang saya hadiri ketika saya masih belajar di Perguruan Tinggi. Anak-anak muda China di gereja itu berpikir bahwa ia menakutkan dan menyeramkan, karena ia sudah begitu tua. Namun saya menemukan bahwa ia sungguh orang tua yang baik dan bertanggung jawab, dan sangat mengasihi Kristus. Saya selalu duduk di sampingnya ketika ia berdoa. Ia berasal dari Hungary dan berbicara dengan aksen yang medok, namun doa-doanya begitu penuh kasih kepada Kristus yang membuat air mata saya mengalir, berpikir tentang kasih yang ia ekspresikan kepada Kristus setiap kali ia berdoa.

Saya berpikir bahwa itu adalah caranya kita bersama dengan Allah dan Kristus. Kami berpikir tentang mereka sebagai orang-orang yang galak, mudah marah, dan menakutkan. Namun ketika Allah mengubah kehendak kita, kita menemukan bahwa Allah dan Kristus mengasihi kita lebih dari pada yang pernah kita lakukan, lebih dari yang pernah dapat kita pikirkan!

?Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku? (Yohanes 6:44).

Dan ketika Allah membuka mata kita, Ia menarik kita kepada Yesus

?dengan tali kesetiaan, dengan ikatan kasih? (Hosea 11:4).

Sama seperti lagu pujian ini,

Ku temukan sobat, oh, sobat sejati!
    Ia telah mengasihiku sebelum aku mengenal Dia;
Ia menarikku dengan tali kasih,
    Dan kemudian mengikatkanku kepada-Nya.
(?I?ve Found a Friend? by James G. Small, 1817-1888).

Luther berkata,

Allah menarik dengan kehendak, bukan dengan leher. Kristus di sini berkata: hanya ia yang datang kepada-Ku, dan hanya ia yang menerima iman, yang Bapa tarik kepada-Ku. Tarikan ini bukan seperti algojo [menarik] seorang penjahat [ke tiang gantungan]. Ini merupakan undangan dan tarikan penuh persahabatan, seperti orang [yang baik] menarik orang-orang kepadanya dengan keramahan dan kebaikan sehingga [anda] senang untuk [datang] kepadanya. Dalam cara ini Allah juga dengan keramahan mengundang orang-orang untuk datang [kepada Kristus] sehingga mereka mau dan dengan senang hati [ingin] bersama dengan Dia dan dekat dengan Dia (Martin Luther, Th.D., What Luther Says, Concordia Publishing House, 1994 reprint, pp. 346-347).

Allah masuk ke dalam bagian hati manusia yang tersembunyi, dan secara rahasia bekerja, membalikkan kehendak dalam arah yang berlawanan sehingga manusia itu diselamatkan, seperti Ralph Erskine secara paradoks meletakkan ini, ?dengan persetujuan penuh menentang kehendaknya,? menentang kehendak lamanya, sehingga ia datang kepada Yesus. Namun ia diselamatkan dengan persetujuan penuhnya, karena Ia telah menyerahkan kehendaknya pada hari kuasa Allah. Ketika Roh Allah dengan ramah mempengaruhi hati Anda untuk datang kepada Yesus, ayat di dalam Kidung Agung Solomo ini digenapi,

?Tariklah aku di belakangmu, [dan aku akan] cepat-cepat pergi! [Yesus] telah membawa aku ke dalam maligai-maligainya. [Aku] akan bersorak-sorai dan bergembira karena engkau? (Kidung Agung Solomo 1:4).

Tariklah aku, dan aku akan berlari kepada-Mu!

Hati manusia mengalami peperangan, penuh dengan konflik dan keputus-asaan. Ia berpikir, ?Saya tidak pernah dapat diselamatkan. Tak ada yang dapat menyelamatkan saya.? Kemudian Yesus datang, dan malam berganti siang! Manusia ditarik dengan sepenuh hati kepada Dia sehingga nampaknya seperti ia tidak menarik sama sekali. Dan ia datang kepada Kristus dengan segera dan cepat-cepat.

Seseorang berkata, ?Yah, saya pernah ada di gereja lain di mana mereka menjelaskan kepada saya bahwa saya dapat diselamatkan kapan saja saya mau. Mereka berkata bahwa saya dapat mengucapkan ?doa orang berdosa? kapan saja saya mau dan saya diselamatkan. Jadi saya telah manangguhkan itu. Namun sekarang Anda telah merenggut pengharapan ini dari saya, pak pendeta. Saya merasa penuh dengan kesia-siaan dan ketakutan,? Dan saya berkata, ?Sahabatku, saya senang mendengar itu. Ini adalah apa yang telah saya harapkan terjadi. Saya berdoa agar Anda merasakan kesia-siaan dan ketakutan dalam batin Anda bahkan lebih lagi, lebih dahsyat lagi. Dan ketika Anda tidak memiliki pengharapan apapun tentang keselamatan Anda sendiri, saya akan berani berharap bahwa Allah telah mulai menyelamatkan Anda.? Segera katakan dalam diri Anda sendiri, ?Oh, saya tidak dapat datang kepada Kristus. Allah, tariklah aku, tolonglah aku,? saya akan sangat bahagia kerena Anda, karena ia yang merindukan Yesus, walaupun ia tidak memiliki kekuatan, namun anugerah Allah telah mulai bekerja dalam hatinya, dan Allah tidak akan meninggalkan dia sampai pekerjaan itu selesai, dan ia bertobat.

Ijinkan saya memberikan ayat Alkitab ini untuk menolong Anda,

?Dari jauh TUHAN menampakkan diri kepadanya: Aku mengasihi engkau dengan kasih yang kekal, sebab itu Aku melanjutkan kasih setia-Ku kepadamu? (Yeremia 31:3).

Saya percaya bahwa Anda akan datang kepada Kristus karena Allah mulai menarik Anda, dan karena Ia sedang menarik Anda, ini adalah bukti bahwa Ia mengasihi Anda, tidak ada seorang pun di bumi ini yang pernah mengasihi Anda seperti itu. Kiranya Anda datang kepada salib Kristus melalui iman. Kiranya Anda berlutut di bawah salib-Nya dan

Biarlah air dan darah,
    Dari sungai-Nya mengalir
Sucikan hatiku, oleh darah rusuk-Nya
    Dari dosa ku lepas, dari hukuman bebas.
(?Rock of Ages? by Augustus Toplady, 1740-1778).

Marilah kita berdiri dan menyanyikan lagu pujian pada lembar pujian. Marilah dengan segenap hati dan jiwa kita menyanyikan lagu ini!

Ya Tuhan ku dengar
    Suara-Mu di kalbu
T?rimalah darah Kalvari, Penghapus dosamu
    Ku datang Tuhan,
Datang pada-Mu
    O patutkan diriku
Menghadap pada-Mu.

Ku hina dan lemah,
    Namun ku tak gentar
Tuhan-ku Maha kuasa, Membasuh yang cemar
    Ku datang Tuhan,
Datang pada-Mu
    O patutkan diriku
Menghadap pada-Mu.

Suara-Mu ku dengar,
    Penuhkan kasihmu
Di dunia dan di surga pun, Tetaplah dalam-Ku
vKu datang Tuhan,
Datang pada-Mu
    O patutkan diriku
Menghadap pada-Mu.
    (?I Am Coming, Lord? by Lewis Hartsough, 1828-1919).

Jika Anda merasa bahwa Anda harus datang kepada Yesus sekarang, saya mau Anda berbicara dengan Dr. Cagan atau saya sendiri. Silahkan menemui kami di serambi kecil yang menuju Fellowship Hall itu, ketika yang lain naik untuk makan bersama. Dan kiranya Bapa Sorgawi kita memakai khotbah ini sebagai alat untuk menarik Anda kepada Yesus, dan kiranya Darah-Nya yang mahal menyucikan seluruh dosa Anda. Amin.

(AKHIR KHOTBAH)
Anda dapat membaca khobah-khotbah Dr. Hymers setiap minggu di Internet
di www.realconversion.com. Klik on "Sermon Manuscripts."

Diterjemahkan oleh: Dr. Eddy Peter Purwanto @
http://www.sttip.com

Pembacaan Alkitab Sebelum Khotbah oleh Dr. Kreighton L. Chan: Yohanes 6:38-44.
Lagu Solo Sebelum Khotbah oleh Mr. Benjamin Kincaid Griffith:
?Our Unconverted State? (by Dr. Isaac Watts, 1674-1748;
sung to the tune of ?O Set Ye Open Unto Me,? Belmont).


GARIS BESAR KHOTBAH

KETIDAKMAMPUAN MANUSIA

Oleh: Dr. R. L. Hymers, Jr.


?Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku? (Yohanes 6:44).

(I Korintus 13:12)

I.   Pertama, ketidakmampuan manusia, Yohanes 6:44;
Markus 10:26-27.

II.  Kedua, bagaimana cara Bapa menarik, I Korintus 2:4;
Hosea 11:4; Kidung Agung Solomon 1:4; Yeremia 31:3.