Print Sermon

Naskah-naskah khotbah dan video ini diakses oleh sekitar 1,500,000 komputer di lebih dari 221 negara setiap tahunnya di www.sermonsfortheworld.com. Ratusan orang lainnya menyaksikan video di YouTube, tetapi mereka akan segera meninggalkan YouTube dan mengunjungi langsung ke website kami. Naskah-naskah khotbah ini disajikan dalam 40 bahasa kepada sekitar 120,000 komputer setiap bulannya. Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Jadi para pengkhotbah boleh menggunakannya tanpa seijin kami. Silahkan klik di sini untuk mengetahui bagaimana Anda dapat memberikan donasi setiap bulan untuk membantu kami dalam pekerjaan besar pemberitaan Injil ke seluruh dunia ini.

Kapanpun Anda menulis pesan untuk Dr. Hymers, selalu sebutkan kepada beliau negara di mana Anda tinggal. Surel Dr. Hymers adalah rlhymersjr@sbcglobal.net .




KERAJAAN SORGA ATAU KEGELAPAN YANG PALING GELAP – YANG MANA?

(THE KINGDOM OF HEAVEN OR OUTER DARKNESS - WHICH?)

Oleh: Dr. R. L. Hymers, Jr.
Diterjemahkan oleh: Dr. Eddy Peter Purwanto

Khotbah ini dikhotbahkan di Kebaktian Pagi, 4 Juni 2006
di Baptist Tabernacle of Los Angeles

“Aku berkata kepadamu: Banyak orang akan datang dari Timur dan Barat dan duduk makan bersama-sama dengan Abraham, Ishak dan Yakub di dalam Kerajaan Sorga, sedangkan anak-anak Kerajaan itu akan dicampakkan ke dalam kegelapan yang paling gelap, di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi” (Matius 8:11-12).


Orang yang datang kepada Yesus ini adalah orang Romawi, bukan Yahudi. Ia adalah seorang perwira, yang berarti bahwa ia menjadi komandan dari 100 tentara Romawi. Ia mengasihi umat Yahudi, sama seperti semua orang Kristen yang baik, karena Allah telah membuat perjanjian dengan mereka di muka bumi ini bahwa mereka tidak dapat dihancurkan baik oleh seseorang atau bangsa. Itulah sebabnya mengapa Israel tetap ada sampai hari ini, walaupun dikelilingi oleh musuh-musuh mereka, namun dilindungi oleh Tuhan, dan diberkati oleh doa-doa ribuan orang Kristen konservatif di negara kami dan di seluruh dunia. Perwira Romawi ini sama seperti orang-orang Kristen baik pada zaman ini. Dalam catatan Lukas tentang orang ini ia berkata,

“Sebab ia mengasihi bangsa kita [Israel] dan dialah yang menanggung pembangunan rumah ibadat kami” (Lukas 7:5).

Ini kelihatannya bahwa perwira Romawi tersebut telah percaya kepada Allah, dan mungkin telah menjadi orang non Yahudi (Gentile) yang bertobat masuk agama Yudaisme. Namun ia percaya kepada Yesus.

Perwira militer ini telah ditugaskan jauh dari tanah airnya, ditempatkan di salah satu koloni Romawi, yaitu di Palestina, atau yang sekarang kita sebut Israel. Perwira ini memiliki seorang hamba yang sangat dikasihinya yang sedang sekarat. Ia memohon kepada Yesus untuk menyembuhkan hambanya itu. Yesus telah siap untuk pergi ke rumahnya, karena Ia berkata,

“Aku akan datang menyembuhkannya” (Matius 8:7).

Namun perwira Romawi itu berkata “tidak perlu.’ Ia berkata,

“Tuan, aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku, katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh” (Matius 8:8).

Sehingga Yesus menyembuhkan orang itu dari jarak jauh.

“Lalu Yesus berkata kepada perwira itu: "Pulanglah dan jadilah kepadamu seperti yang engkau percaya." Maka pada saat itu juga sembuhlah hambanya.” (Matius 8:13).

Seperti saya tekankan pada minggu yang lalu, ketika Yesus menyembuhkan orang itu Ia melakukannya dari jarak jauh. Itu adalah kabar baik untuk Anda jika Anda belum diselamatkan. Yesus telah mati di kayu Salib untuk membayar penghukuman dosa Anda. Ia telah bangkit secara fisik dan naik ke Sorga, di mana Ia duduk di sebelah kanan Allah Bapa sekarang di Sorga. Namun beberapa dari Anda mungkin berpikir, “Bagaimana saya dapat datang mendekat kepada-Nya untuk menyelamatkan jiwa saya? Bagaimana saya dapat menjangkau Yesus yang jauh dari bumi ini? Bagaimana saya dapat percaya di dalam Dia ketika Dia begitu jauh?” Ah, Anda tidak perlu memikirkan itu, atau tidak perlu kawatir tentang semua itu. Anda dapat diselamatkan dari kebobrokan dosa Anda oleh Yesus bahkan walaupun Ia berada di tempat sangat jauh dari kita. Anda dapat diselamatkan dengan cara yang sama dengan hamba perwira yang diselamatkan itu. Percayalah kepada Dia. Serahkan seluruh hidup Anda kepada Dia, dan Yesus akan menyelamatkan Anda sekarang, sama seperti Ia telah menyelamatkan hamba itu - dari jarak jauh.

“Maka pada saat itu juga sembuhlah hambanya”  (Matius 8:13).

Namun itu bukanlah topik yang akan saya khotbahkan pada pagi ini. Anda lihat, ada begitu banyak orang Yahudi yang bersama dengan Yesus ketika Ia bercakap-cakap dengan perwira Romawi itu. Dan ketika Kristus menyembuhkan hamba perwira itu, Ia mengarahkan dan membuat poin ini penting dengan memberikan kepada mereka dasar pelajaran tentang keselamatan dari hamba perwira itu. Kristus mengarahkan perkataan-Nya ini kepada orang Yahudi, kata-Nya,

“Aku berkata kepadamu: Banyak orang akan datang dari Timur dan Barat dan duduk makan bersama-sama dengan Abraham, Ishak dan Yakub di dalam Kerajaan Sorga” (Matius 8:11).

Itu membawa kita kepada poin pertama dari khotbah kita ini.

I. Pertama, banyak dari orang yang berlatar belakang non-Kristen yang
diselamatkan dan siap ke Sorga.

Apa janji yang ajaib yang Yesus berikan kepada kita dalam satu ayat pertama dari teks kita!

“Banyak orang akan datang dari Timur dan Barat dan duduk makan bersama-sama dengan Abraham, Ishak dan Yakub di dalam Kerajaan Sorga” (Matius 8:11).

Ini menunjukkan kepada kita bahwa Yesus adalah Juruselamat bagi semua ras dan etnis yang datang kepada Dia, dan percaya kepada Dia dalam iman yang sederhana.

Kami melihat itu gereja kami sendiri. Yang duduk di belakang saya ini, sementara saya berkhotbah adalah seseorang yang nenek moyangnya berasal dari Afrika. Yang duduk di sana di samping saya adalah orang yang berlatar belakang Yahudi, yang kakeknya berasal dari Kiev yang dulunya bagian dari Uni Soviet. Kemudian di sebelah kanan saya, yang duduk di belakang saya pada pagi hari ini adalah Diakon terkemuka kita, Dr. Kreighton L. Chan, seorang dokter medis yang nenek moyangnya berasal dari China. Dan kemudian dia yang duduk di sana adalah Diakon yang bekerja keras untuk kita, Mr. Benjamin Kincaid Griffith, yang lahir dan bertumbuh di pantai timur Amerika, orang kulit putih dari “timur.”

Ya, yang duduk di sini pada pagi hari ini juga empat orang yang

“datang dari Timur dan Barat dan duduk makan bersama-sama dengan Abraham, Ishak dan Yakub di dalam Kerajaan Sorga” (Matius 8:11).

Namun itu benar dari seluruh jemaat kami. Banyak dari mereka yang datang kepada Kristus dari Mexico dan berbagai tempat dari Amerika Latin. Istri saya sendiri datang dari Guatemala, dan berbicara dalam bahasa Spanyol dengan sangat fasih. Beberapa dari jemaat kami memiliki nenek moyang yang berasal dari Jepang, dan yang lain dari Kamboja, dan Vietnam. Banyak yang datang kebaktian pada pagi ini memiliki nenek moyang dari China. Dan hampir dua ribu orang setiap bulannya membaca khotbah-khotbah kami dalam bahasa Indonesia. Beberapa yang lain membaca khotbah-khotbah kami dalam bahasa Korea, Arab, seperti yang dilakukan orang-orang di U.K., Kanada, Australia dan beberapa negara Barat yang membaca khotbah kami dalam bahasa Inggris. Ini menggenapi nubuatan Yesus, yang nampaknya tidak mungkin, bahkan absurb (tidak masuk akal), ketika Ia pertama kali mengatakannya. Namun sekarang kita melihat semua itu di depan kita, dalam teks ini, Yesus benar dalam menubuatkan itu ketika Ia berkata,

“Aku berkata kepadamu: Banyak orang akan datang dari Timur dan Barat dan duduk makan bersama-sama dengan Abraham, Ishak dan Yakub di dalam Kerajaan Sorga” (Matius 8:11).

Ini khususnya di China, Asia Tenggara, dan Afrika. Belakangan ini saya membaca perkataan dari seorang yang sedang mempelajari bidang misi. Ia memprediksi bahwa masa depan Kekristenan akan dipenuhi oleh orang-orang dari negara-negara Dunia Ketiga yang menerima Kristus, ribuan orang setiap jamnya, di negera-negara itu, khususnya di China. Di bawah penganiayaan yang berat, Kekristenan justru akan berkembang dengan pesat di negara-negara ini.

Apa yang menggembirakan adalah pergi ke Sorga dan melihat saudari terkasih Juana Arteaga, yang selama ini menjadi anggota gereja kita yang setia, duduk dalam Kerajaan Allah dengan para bapa leluhur agung Perjanjian Lama kita. Mereka tidak akan memerlukan penerjemah untuk Juana, karena saya percaya di sana akan ada bahasa universal di Sorga. Beberapa orang menyangka mungkin di sana menggunakan bahasa Ibrani. Apapun itu, mereka tidak perlu mempelajari bahasa di sana, karena mereka secara otomatis dapat mengerti dan memahami bahasa Sorgawi.

Dan jangan berpikir bahwa hanya sedikit orang yang bertobat, yaitu “dari timur dan barat” yang akan ada di Sorga. Oh, tidak! Bagi kita diberitahu, bahwa di Sorga,

“Dan mereka menyanyikan suatu nyanyian baru katanya: "Engkau layak menerima gulungan kitab itu dan membuka meterai-meterainya; karena Engkau telah disembelih dan dengan darah-Mu Engkau telah membeli mereka bagi Allah dari tiap-tiap suku dan bahasa dan kaum dan bangsa.”
    
(Wahyu 5:9).

Dan perhatikan apa yang dikatakan oleh “the prince of preachers,” Spurgeon, ketika ia memberikan prediksi ini pada tahun 1855, sebelum Perang Saudara. Spurgeon berkata,

Orang-orang Farisi berpikir bahwa mereka satu-satunya yang akan ada di Sorga. Dan orang-orang Farisi berpikir bahwa bila mereka bukan Farisi, mereka tidak dapat diselamatkan. Namun Yesus berkata akan ada banyak orang yang datang dari timur dan barat. Akan ada banyak orang dari negeri jauh yaitu China, karena Allah sedang melakukan pekerjaan besar di sana, dan kita berharap agar Injil akan memperoleh kemenangannya di tanah itu (C. H. Spurgeon, “Heaven and Hell,” The New Park Street Pulpit, volume I, p. 303).

Spurgeon melihat banyak hal sebelum semua terjadi, dan ini adalah salah satu prediksi yang sangat mengejutkan, “karena Allah sedang melakukan pekerjaan besar di China… Injil akan memperoleh kemenangan di tanah itu.” Ia mengatakan itu pada Selasa pagi, 4 September 1855. Betapa mengejutkannya, dan betapa bahagianya Spurgeon jika ia melihat setengah abad setelah ia mengucapkan perkataannya ini berhubungan dengan China, dan melihat lebih dari seribu orang bertobat menjadi orang Kristen setiap jamnya di tanah Komunis itu, 24 jam sehari, tujuh hari seminggu. Dan sekarang, ketika saya berbicara, China sedang mengalami kebangunan rohani secara literal yang dikirim oleh Tuhan, dan ribuan orang ditambahkan kepada gereja-gereja di sana. Ini adalah penggenapan dari nubuatan Yesus,

“Aku berkata kepadamu: Banyak orang akan datang dari Timur dan Barat dan duduk makan bersama-sama dengan Abraham, Ishak dan Yakub di dalam Kerajaan Sorga” (Matius 8:11).

Sepuluh ribu kali sepuluh ribu
Dalam pakaian yang terang gemerlap,
Suara dari seribu harpa mengumandangkan kemenangan.
Oh suatu hari ketika ciptaan Dan semua suku bangsa;
Oh sukacitanya, karena semua kemalangan sebelumnya terbayar
kembali seribu kali lipat
   (“Ten Thousand Times Ten Thousand” by Henry Alford, 1810-1871).

Marilah kita berdoa untuk semua bangsa, termasuk India, di mana Allah sedang mencurahkan berkatnya dengan luar biasa, dan ribuan orang sedang menuju kepada Kristus, dan mereka akan duduk “makan bersama-sama dengan Abraham, Ishak dan Yakub di dalam Kerajaan Sorga” (Matius 8:11).

Saya berharap poin kedua kita dapat menjadi sama menyenangkannya dengan berita poin pertama, namun sungguh menyedihkan karena ternyata tidaklah demikian.

II. Kedua, banyak orang berlatar belakang Kristen akan masuk ke dalam Neraka.

Ayat kedua dari teks kita membuat ini begitu jelas ketika ayat ini berkata,

“Sedangkan anak-anak Kerajaan itu akan dicampakkan ke dalam kegelapan yang paling gelap, di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi” (Matius 8:12).

The Expositor’s Bible Commentary berkata bahwa “anak-anak Kerajaan itu” berhubungan dengan

…orang-orang Yahudi, yang [melihat] diri mereka sendiri sebagai anak Abraham (band. 3:9-10), pewaris kerajaan yang sebenarnya… Namun Yesus membalikkan peran mereka (band. 21:43); dan anak-anak kerajaan itu dilempar keluar, dihapuskan dari perjamuan mesianik masa depan, campakkan ke dalam kegelapan di mana di sana akan terdapat ratap tangis dan kertak gigi – unsur-unsur yang pada umumnya mendeskripsikan tentang… Neraka (The Expositor’s Bible Commentary, Frank E. Gaebelein, Ph.D., General Editor, Zondervan Publishing House, 1984, volume 8, pp. 202-203).

C. H. Spurgeon memberikan aplikasi ayat ini untuk zaman kita. Ia berkata,

Orang-orang ini adalah anak-anak dari bapak dan ibu yang saleh… pertama-tama Ibu Anda mendudukkan Anda di pangkuannya dan mengajar Anda untuk berdoa: ayah Anda mendidik Anda bagaimana hidup saleh. Namun Anda di sini [pada pagi ini] tanpa anugerah di dalam hati Anda – tanpa pengaharapan sorgawi… Beberapa dari Anda tak akan bisa bertahan menghadapi penghukuman yang akan datang, beberapa dari Anda anak-anak muda [yang bertumbuh di gereja ini] suatu hari akan bangun dan menemukan diri Anda sendiri dalam kegelapan yang paling gelap, sementara orang tua Anda ada di Sorga, memandang Anda dengan pandangan penuh kekecewaan, memandang Anda dan berkata, “Apa! Setelah semua yang kami lakukan untuk kamu, semua yang telah kami ajarkan kepada kamu, kamu datang untuk ini?” (C. H. Spurgeon, “Heaven and Hell,” The New Park Street Pulpit, Pilgrim Publications, 1981 reprint, volume I, page 306).

Kekristenan dari orang tua Anda tidak dapat menyelamatkan Anda. Anda berkata, “Tetapi ibu saya selalu berdoa untuk saya.” Tetapi apakah Anda sendiri telah berdoa untuk diri Anda sendiri? “Tidak, saya tidak melakukan itu.” Sehingga doa-doa ibu Anda tidak akan dijawab. Anda harus mencari Kristus untuk diri Anda sendiri. Anda sendiri harus percaya Kristus.

Kristus telah mati di kayu Salib untuk membayar penghukuman dosa kita. Kristus telah bangkit dari kematian dan hidup di Sorga, senantiasa siap untuk mengampuni dosa Anda dan memberikan hidup kekal kepada Anda. Namun jika Anda menolak untuk percaya kepada Dia, orang lain akan datang menggantikan tempat Anda. Walaupun Anda bertumbuh di gereja, namun orang-orang Budha, Katolik dan bahkan mereka yang hidup di tengah-tengah orang yang tidak beragama justru yang akan datang kepada Kristus dan diselamatkan, bertobat dari berhala-berhala mereka, sementara Anda akan “dicampakkan ke dalam kegelapan yang paling gelap” (Matius 8:12).

“Aku berkata kepadamu: Banyak orang akan datang dari Timur dan Barat dan duduk makan bersama-sama dengan Abraham, Ishak dan Yakub di dalam Kerajaan Sorga, sedangkan anak-anak Kerajaan itu akan dicampakkan ke dalam kegelapan yang paling gelap, di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi.” (Matius 8:11-12).

Saya meminta Anda untuk “masuk ke dalam Kerajaan Allah.” Datanglah kepada Yesus dan Dia akan mengampuni dosa-dosa Anda dan menyucikannya dengan Darah-Nya. Sehingga Anda akan dapat “duduk makan bersama-sama dengan Abraham, Ishak dan Yakub di dalam Kerajaan Sorga.” Kiranya Tuhan memberikan kepada Anda anugerah untuk percaya di dalam Yesus sehingga Anda dapat mengalami sukacita besar dan kekal!

(SELESAI)
Anda dapat membaca khobah-khotbah Dr. Hymers setiap minggu di Internet
di www.realconversion.com. Klik on "Sermon Manuscripts."

Diterjemahkan oleh: Dr. Eddy Peter Purwanto @
http://www.sttip.com

Pembacaan Alkitab Sebelum Khotbah oleh Dr. Kreighton L. Chan: Matius 8:5-13.
Lagu Solo Sebelum Khotbah oleh Mr. Benjamin Kincaid Griffith:
“What Will You Do With Jesus?” (by Albert B. Simpson, 1843-1919).


GARIS BESAR KHOTBAH

KERAJAAN SORGA ATAU KEGELAPAN YANG PALING GELAP – YANG MANA?

Oleh: Dr. R. L. Hymers, Jr.


“Aku berkata kepadamu: Banyak orang akan datang dari Timur dan Barat dan duduk makan bersama-sama dengan Abraham, Ishak dan Yakub di dalam Kerajaan Sorga, sedangkan anak-anak Kerajaan itu akan dicampakkan ke dalam kegelapan yang paling gelap, di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi” (Matius 8:11-12).

(Lukas 7:5; Matius 8:7, 8, 13)

I.   Banyak dari orang yang berlatar belakang non-Kristen yang
diselamatkan dan siap ke Sorga (Matius 8:11; Wahyu 5:9).

II.  Banyak orang berlatar belakang Kristen akan masuk ke dalam
Neraka (Matius 8:12).