Print Sermon

Naskah-naskah khotbah dan video ini diakses oleh sekitar 1,500,000 komputer di lebih dari 221 negara setiap tahunnya di www.sermonsfortheworld.com. Ratusan orang lainnya menyaksikan video di YouTube, tetapi mereka akan segera meninggalkan YouTube dan mengunjungi langsung ke website kami. Naskah-naskah khotbah ini disajikan dalam 40 bahasa kepada sekitar 120,000 komputer setiap bulannya. Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Jadi para pengkhotbah boleh menggunakannya tanpa seijin kami. Silahkan klik di sini untuk mengetahui bagaimana Anda dapat memberikan donasi setiap bulan untuk membantu kami dalam pekerjaan besar pemberitaan Injil ke seluruh dunia ini.

Kapanpun Anda menulis pesan untuk Dr. Hymers, selalu sebutkan kepada beliau negara di mana Anda tinggal. Surel Dr. Hymers adalah rlhymersjr@sbcglobal.net .




PENYEMBUHAN DARI JARAK JAUH

(DELIVERANCE FROM A DISTANCE)

Oleh: Dr. R. L. Hymers, Jr.
Diterjemahkan oleh: Dr. Eddy Peter Purwanto

 

Dikhotbahkan di Kebaktian Pagi, 28 Mei 2006
di Baptist Tabernacle of Los Angeles

“Perempuan itu pulang ke rumahnya, lalu didapatinya anak itu berbaring di tempat tidur, sedang setan itu sudah keluar” (Markus 7:30).


Tiga Minggu yang lalu, yaitu tanggal 7 Mei, saya berkhotbah dengan tema, “ The Pharisees and the Woman of Canaan Contrasted.” Saya telah berjanji kepada Anda bahwa saya akan mengkhotbahkan khotbah kedua, tentang bagaimana Yesus menyembuhkan anak perempuannya seorang wanita ini dari jarak jauh, Minggu berikutnya, yaitu pada Mother Day. Namun saya tidak dapat memenuhi janji yang saya janjikan itu karena Tuhan memberikan kepada saya khotbah yang lain pada waktu itu.

Pada pagi ini saya kembali akan membahas subyek yang saya pernah janjikan kepada Anda pada tiga minggu yang lalu, tentang teks ini,

“Perempuan itu pulang ke rumahnya, lalu didapatinya anak itu berbaring di tempat tidur, sedang setan itu sudah keluar” (Markus 7:30).

Ini adalah salah satu dari tiga peristiwa di mana Yesus menyembuhkan orang sakit dari jarak jauh.

Dalam bacaan Alkitab minggu yang lalu Dr. Chan membaca Yohanes 4:46-54, satu perikop yang menjelaskan kepada kita bahwa Yesus menyembuhkan anak seorang pegawai istana. Orang itu berkata,

“Tuhan, datanglah sebelum anakku mati” (Yohanes 4:49).

Namun Yesus tidak pergi ke rumah orang itu. Yesus berkata kepadanya,

“Pergilah, anakmu hidup!” (Yohanes 4:50).

Ketika pegawai istana itu pulang ke rumahnya, ia menemukan anaknya telah sembuh, dan hidup serta dalam kondisi sehat walafiat. Ia juga menemukan bahwa anaknya telah disembuhkan pada jam yang sama ketika Yesus berkata, ““Pergilah, anakmu hidup!” (Yohanes 4:50).

Orang ketiga yang disembuhkan Yesus dari jarak jauh dicatat dalam Lukas 7:1-10 dan dalam Matius 8:5-13. Ada seorang perwira Romawi yang sangat mengasihi hamba yang ada di rumahnya. Perwira ini berkata kepada Yesus, “Tuan, hambaku terbaring di rumah karena sakit lumpuh dan ia sangat menderita” (Matius 8:6). Dan Lukas memberitahu kita bahwa “hamba itu sedang sakit keras dan hampir mati” (Lukas 7:2). Yesus mau pergi ke rumah perwira itu untuk menyembuhkan hamba perwira yang sakit keras itu. Namun perwira itu berkata,

“Tuan, aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku, katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh” (Matius 8:8).

“Lalu Yesus berkata kepada perwira itu: "Pulanglah dan jadilah kepadamu seperti yang engkau percaya." Maka pada saat itu juga sembuhlah hambanya” (Matius 8:13).

Ini adalah orang ketiga dari antara orang-orang yang disembuhkan oleh Yesus dari jarak jauh, tanpa harus datang menjamah mereka.

Hamba perwira itu disembukan dari sakit dan hampir mati. Anak pegawai istana yang “hampir mati” itu disembuhkan (Yohanes 4:47). Anak perempuan wanita dari Siro-Fenisia disembuhkan dari “kerasukan roh jahat”, disembuhkan dari ikatan iblis (Markus 7:25). Ketiha mujizat itu dilakukan oleh Yesus tanpa harus datang menghampiri atau menjamah orang-orang yang perlu disembuhkan itu. Yesus berkata kepada wanita Siro-Fenisia,

“Maka kata Yesus kepada perempuan itu: "Karena kata-katamu itu, pergilah sekarang sebab setan itu sudah keluar dari anakmu." Perempuan itu pulang ke rumahnya, lalu didapatinya anak itu berbaring di tempat tidur, sedang setan itu sudah keluar” (Markus 7:29-30).

Orang-orang yang Yesus sembuhkan dari jarak jauh ini dicatat dalam Alkitab karena ada alasannya. Kesembuhan orang yang sakit hampir mati adalah gambaran dari mujizat pertobatan.

“Tetapi Allah yang kaya dengan rahmat, oleh karena kasih-Nya yang besar, yang dilimpahkan-Nya kepada kita, telah menghidupkan kita bersama-sama dengan Kristus, sekalipun kita telah mati oleh kesalahan-kesalahan kita--oleh kasih karunia kamu diselamatkan” (Efesus 2:4-5).

Pelepasan dari ikatan Setan juga merupakan gambaran dari pertobatan,

“dan dengan lemah lembut dapat menuntun orang yang suka melawan, sebab mungkin Tuhan memberikan kesempatan kepada mereka untuk bertobat dan memimpin mereka sehingga mereka mengenal kebenaran, dan dengan demikian mereka menjadi sadar kembali, karena terlepas dari jerat Iblis yang telah mengikat mereka pada kehendaknya” (II Timotius 2:25-26).

Selanjutnya, teks kita adalah ilustrasi yang indah dari anugerah keselamatan Yesus kepada gadis yang “ditawan” oleh Iblis ini. Dan Yesus berkata kepada ibunya,

“pergilah sekarang sebab setan itu sudah keluar dari anakmu. Perempuan itu pulang ke rumahnya, lalu didapatinya anak itu berbaring di tempat tidur, sedang setan itu sudah keluar” (Markus 7:29-30).

Jika Anda belum bertobat, paling tidak ada tiga pelajaran yang dapat Anda tarik dari teks ini.

I. Pertama, gadis itu ditawan dan di bawah kendali Iblis.

Seseorang tidak memerlukan banyak pengalaman dalam penginjilan untuk menyadari bahwa kekuatan iblis berkerja untuk menghalang-halangi manusia datang kepada keselamatan di dalam Kristus. Kita belajar tentang fakta ini dari perikop klasik Kitab Suci. Dalam ayat-ayat ini, Setan disebut sebagai “penguasa kerajaan angkasa.” Rasul Paulus berkata,

“Kamu dahulu sudah mati karena pelanggaran-pelanggaran dan dosa-dosamu. Kamu hidup di dalamnya, karena kamu mengikuti jalan dunia ini, karena kamu mentaati penguasa kerajaan angkasa [Setan], yaitu roh yang sekarang sedang bekerja di antara orang-orang durhaka.
    
(Efesus 2:1-2).

Dr. Morris mengomentari ayat-ayat ini demikian,

‘Penguasa kerajaan angkasa’ adalah Setan, yang memerintah para malaikat yang jatuh [iblis] yang [jumlahnya berlaksa-laksa]… dalam kondisi diniawi kita [belum bertobat] kita disebut sebagai “orang-orang durhaka” (Efesus 2:2) dan ‘anak-anak si jahat.’ Kita disebut sebagai ‘anak-anak si jahat’ (Matius 13:38 dan ‘anak-anak iblis’ (1 Yohanes 3:10). Itulah sebabnya mengapa Yesus bahkan kepada seorang pemimpin agama lahiriah seperti Nikodemus, ‘Engkau harus dilahirkan kembali’ (Yohanes 3:7), dan kemudian berkata kepadanya, “sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah’ (Henry M. Morris, Ph.D., The Defender’s Study Bible, World Publishing, 1995, p. 1305).

Hanya dengan pertobatan yang sejati di dalam Kristus Yesus yang akan menyelamatkan Anda. Ini adalah pertobatan dan pertobatan itulah yang akan membebaskan seseorang dari kuasa Setan dan iblis.

Menurut Dr. John Gill, Efesus 2:1-2

Berbicara tentang Setan itu sendiri, yang adalah roh, pribadi yang jahat dan tidak suci; dan yang berkuasa atas orang-orang yang tidak percaya [tidak bertobat] karena mereka adalah orang-orang durhaka atau anak-anak yang tidak taat atau tidak percaya… yang mana pikirannya dibutakan dan hatinya diisi oleh [iblis] (John Gill, D.D., An Exposition of the New Testament, The Baptist Standard Bearer, 1989 reprint, vol. III, page 70).

Setan bercokol dalam pikiran orang yang belum bertobat yang ia tangkap dalam “jerat Iblis yang telah mengikat mereka pada kehendaknya” (band. II Timotius 2:26).

Ya, ada kekuatan iblis “yang sekarang sedang bekerja di antara orang-orang durhaka” (Efesus 2:2). Apakah ini kondisi Anda? Mungkinkah Setan bekerja di dalam diri Anda, dalam kondisi diri Anda yang telah jatuh ke dalam dosa, yang memiliki natur yang sudah bobrok, sehingga Anda menolak keselamatan di dalam Kristus? Bukankah ini yang menyebabkan Anda menolak untuk datang kepada Kristus? Bukankah ini adalah apa yang Alkitab ajarkan? Bukankah ini yang menyebabkan hati Anda senantiasa memberontak? Bukankah ini sebabnya mengapa Anda menolak untuk datang kepada Kristus? Bukankah ini sebabnya mengapa Anda walaupun sudah mendengar banyak khotbah Injil namun masih belum mau datang kepada Kristus? Bukankah ini sebabnya mengapa Anda sudah masuk ke dalam ruang pemeriksaan [inquiry room yang disediakan untuk memberikan konseling atau menguji orang-orang yang menyatakan dirinya sudah bertobat di Baptist Tabernacle], namun kemudian Anda keluar dari ruangan itu dan masih menemukan diri Anda belum diselamatkan di dalam Kristus Yesus? Bukankah itu sebabnya mengapa bagian dari diri Anda sendiri ingin datang kepada Kristus, namun bagian lain dari dalam diri Anda menolak untuk datang kepada Kristus? Bukankah semua ini benar karena Setan adalah “roh yang sekarang ini bekerja di dalam diri [Anda],’ yang menghalangi Anda dan membuat Anda menolak untuk datang kepada Yesus? Saya berkata lebih dalam lagi, alasan rohani mengapa Anda tidak mau datang kepada Yesus adalah karena Anda hidup “mengikuti jalan… penguasa kerajaan angkasa”? (Efesus 2:2).

Bukankah kondisi Anda sangat mirip dengan gadis yang dibicarakan dalam teks kita ini? Saya berharap Anda akan melihat bahwa Anda sedang berada di bawah kontrol Setan yang mengendalikan pikiran Anda yang menipu Anda bahwa iman di dalam Kristus tidak akan menyelamatkan Anda, sehingga pelan-pelan pikiran Anda menjadi keras dan lebih keras lagi Anda menentang sang Juruselamat.

Jika Anda merasa bahwa Setan dan kuasa iblis mungkin mempermainkan pikiran Anda, menghalangi Anda untuk datang kepada Kristus, bukankah benar bahwa Anda harus keluar dari kondisi itu – dan dengan segera melepaskan diri dari tawanan Setan dan percaya kepada Yesus? Mengapa menunggu, keluarlah segera dari “jerat iblis”? (II Timotius 2:26). Belum cukup lamakah Anda mendengarkan tipu musliat dan kebohongan Iblis? Bukankah benar bahwa Anda perlu membebaskan diri dari Setan dan melemparkan diri Anda sendiri kepada Yesus – yang adalah satu-satunya pribadi yang dapat menyelamatkan Anda dari Setan yang menguasai pikiran Anda?

“Perempuan itu pulang ke rumahnya, lalu didapatinya anak itu berbaring di tempat tidur, sedang setan itu sudah keluar” (Markus 7:30).

Namun ada pelajaran yang lain dari teks kita ini.

II. Kedua, gadis itu telah mendengar tentang Kristus.

Kita diberitahu dalam perikop ini bahwa ibu dari anak perempuan itu telah “mendengar tentang” Yesus (Markus 7:25). Ia telah mendengar berhubungan dengan berbagai mujizat yang Ia telah dilakukan dan banyak orang telah Ia selamatkan. Tidak diragukan bahwa wanita dari Siro-Fenisia ini menceritakan kepada anak gadisnya yang sedang kerasukan itu tentang apa yang ia telah “dengar tentang Dia” (Markus 7:25). Gadis itu juga tahu bahwa ibunya percaya bahwa Yesus dapat menyelamatkan dia. Namun ia sangat sedikit memperhatikan itu dalam kondisinya yang dibutakan oleh iblis dan dikendalikan oleh Setan.

Bukankah benar bahwa beberapa orang di antara Anda di sini pada pagi ini adalah seperti itu? Belum terlalu banyakkah Anda mendengar tentang anugerah keselamatan yang Yesus tawarkan? Dan namun demikian gadis yang dirasuk oleh iblis ini tetap tidak bergerak dan tidak tertarik [akan Yesus]. Ia tidak cukup tertarik untuk datang kepada Yesus untuk dirinya sendiri.

Bukankah seperti itu juga beberapa orang di antara Anda saat ini – yang tidak tergerak dan tidak tertarik ketika Anda mendengarkan kami sedang berkhotbah tentang kesembuhan dan keselamatan melalui Kristus? Bukankah seringkali Anda “tidak memperhatikan” khotbah ini? Bukankah seringkali Anda memikirkan hal-hal lain, dan segera membuang pikiran Anda tentang Yesus yang menyelamatkan, segera setelah Injil dikhotbahkan? Bukankah benar bahwa segera setelah setiap khotbah Anda mendengar,

“datanglah Iblis lalu mengambil firman itu dari dalam [hati Anda], supaya [Anda] jangan percaya dan diselamatkan”? (Lukas 8:12).

Dan bukankah ketidaktertarikan Anda akan Injil yang sedang dikhotbahkan menempatkan diri Anda pada posisi yang persis sama dengan gadis ini, yang mana pikirannya dikendalikan oleh Setan? Yang kemudian membawa kita ke poin kita yang terakhir.

III. Ketiga, gadis itu diselamatkan oleh Yesus dari jarak jauh.

Yesus tidak pernah datang ke rumah gadis itu. Ia tidak pernah melihatnya. Ia tidak pernah menumpangkan tangan-Nya ke atasnya atau berdoa untuk dia. Dan, ya, Ia bahkan tidak pernah menjelaskan Injil kepadanya. Apa yang gadis kecil ini ketahui tentang keselamatan yang datang kepadanya melalui apa yang ibunya telah ceritakan kepada dia yaitu tentang Yesus – tidak lebih dari itu. Namun ini lah yang dikatakan tentang ibunya,

“Perempuan itu pulang ke rumahnya, lalu didapatinya anak itu berbaring di tempat tidur, sedang setan itu sudah keluar” (Markus 7:30).

Ada pelajaran yang baik untuk Anda di sini, yang merupakan poin terkahir khotbah kita ini. Gadis itu telah diselamatkan oleh Yesus dari jarak jauh.

Di depan saya berkata dalam khotbah ini bahwa anak pegawai istana telah diselamatkan dari jarak jauh, karena Kristus tidak datang ke rumahnya secara pribadi. Saya juga telah menjelaskan kepada Anda tentang hamba seorang perwira Romawi yang Yesus telah selamatkan tanpa pernah pergi untuk menemui orang itu.

Apa yang diajarkan kepada kita pada hari ini? Di antara hal-hal lain, ini menjelaskan kepada kita bahwa Yesus tidak perlu turun dari Sorga dan menjamah Anda agar Anda diselamatkan. Ada lagu yang popular yang mengatakan, “Ia menjamahku, ya Ia menjamahku, dan oh sukacita telah memenuhi jiwaku.” Namun ini tidak selalu terjadi dengan cara demikian. Yesus tidak menjamah ketiga orang ini ketika Ia menyelamatkan mereka. Ia menyelamatkan mereka dari tempat lain dan terjadi pada jam itu juga. Mereka diselamatkan oleh Dia dari jarak jauh.

Ini adalah poin terpenting yang harus kita ingat. Yesus tidak berada di dekat Anda sekarang ini. Alkitab berulangkali menjelaskan kepada kita bahwa Ia berada jauh dari kita, yaitu di Sorga, duduk di sebelah kanan Allah Bapa. Rasul Paulus membuat hal ini jelas ketika ia menulis,

“Kristus Yesus, yang telah mati? Bahkan lebih lagi: yang telah bangkit, yang juga duduk di sebelah kanan Allah …”
     (Roma 8:34).

Lagi Rasul menulis,

“Carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah. Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi” (Kolose 3:1-2).

Ini berarti bahwa Anda harus datang kepada Yesus melalui iman, bukan melalui perasaan. Datang kepada Kristus berarti bahwa Anda percaya kepada Dia, dimana Dia – di ada di Sorga.

Pagi ini kita telah melihat tiga orang di dalam Alkitab yang diselamatkan Yesus bahkan walaupun Ia secara fisik jauh dari mereka. Dan pada pagi hari ini Anda dapat diselamatkan oleh Dia, walaupun secara fisik Dia jauh dari kita.

“Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi”
     (Kolose 3:2).

Jangan pikirakan “perasaan.” Itu adalah “perkara yang di bumi.” Jangan melihat ke dalam hati dan pikiran Anda. Itu adalah hal “perkara yang di bumi.” Saya telah mengenal orang-orang terhilang yang selama berbulan-bulan mencari perasaan duniawi, berusaha untuk “mengubah” diri mereka sendiri, mencari perubahan “perkara yang di bumi.” Ya, itu mungkin saja bisa berbulan-bulan, atau bahkan bertahun-tahun, Anda memikirkan “perkara yang di bumi” ini, berusaha untuk merasa [diselamatkan], atau berusaha mengubah hati Anda. Namun semua itu tidak akan membuat Anda menjadi lebih baik.

Apakah Anda seperti itu? Apakah Anda telah melakukan itu? Jika iya, saya memiliki kabar baik untuk Anda! Anda dapat diselamatkan pada pagi hari ini juga jika Anda mau berhenti memandang diri Anda sendiri, perasaan dan kondisi mental Anda. Kabar baik itu adalah – ketika Anda berhenti memandang diri Anda sendiri dan memandang Yesus dalam iman yang sederhana Anda akan diselamatkan. Ketika Anda datang kepada Yesus, bahkan walaupun Ia kelihatannya sangat jauh, Anda akan diselamatkan oleh Dia, sama seperti tiga orang yang kita pelajari di sini pada pagi ini yang diselamatkan oleh Yesus ketika ia berada jauh dari mereka. Ia menyembuhkan mereka dari jarak jauh. Ia dapat juga menyelamatkan Anda dari jarak jauh.

Berhentilah bergantung pada perasaan atau merasa hati Anda telah “berubah.” Palingkan muka dari diri Anda sendiri secara utuh – dan pandanglah Yesus yang ada di Sorga. Pandanglah Dia. Datanglah kepada-Nya dengan iman. Ia akan menyelamatkan Anda seketika pada saat Anda percaya kepada Dia dalam iman yang sederhana. Anda akan menerima kesembuhan dari rasa bersalah dan pengampunan atas dosa seketika pada saat Anda percaya kepada Yesus Kristus – bahkan walaupun Ia nampaknya jauh dari Anda. Yesus telah mati di kayu Salib untuk membayar penghukuman dosa-dosa Anda. Ia bangkit dari kematian dan telah naik ke Sorga untuk memberikan hidup kepada Anda.

Suatu malam seseorang bertanya kepada Rasul Paulus, “apakah yang harus aku perbuat, supaya aku selamat?" (Kisah 16:30). Paulus menjawab dia dengan berkata, “Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat” (Kisah Rasul 16:31). Pada malam itu juga orang itu percaya Yesus dan diselamatkan.

Akankah Anda melakukan itu pada pagi ini? Saya tahu itu nampaknya berat – namun sebenarnya tidaklah demikian. Allah akan menolong Anda. Tidak perlu takut. Tidak perlu takut terhadap Iblis. Allah tidak mau Anda takut. Allah ingin menolong Anda ketika Anda datang kepada Kristus melalui iman, dan Allah akan menolong Anda untuk melakukannya.

Lagu pujian yang terkenal dari penulis zaman Kebangunan Rohani Pertama, Joseph Hart, setelah melalui beberapa tahun dalam pergumulan dan ketakutan, namun ia masih belum bertobat. Kemudian suatu hari Allah menyerahkan dia kepada Yesus. Itu begitu sederhana saja yaitu Joseph Hart dapat percaya dengan sungguh-sungguh pada saat ia diselamatkan. Walaupun sebelum ia memperoleh jaminan bahwa Kristus telah menyelamatkan dia, bahkan dia adalah orang berdosa yang keras kepala. Kemudian ia menulis lagu yang indah yang kita nyanyikan dalam kebaktian minggu lalu. Berikut ini adalah beberapa bait dari lagu Hart,

Datanglah, kamu yang lelah, berbeban berat, yang telah dirusak
oleh kejatuhan dosa,
Jika kamu menunggu sampai menjadi lebih baik, maka engkau tidak
akan pernah datang sama sekali.
Tiada yang lain selain Yesus, tiada yang lain selain Yesus
Yang dapat menolong orang berdosa
Dia dapat, Dia dapat, Dia mau, jangan ragu lagi.
Dia dapat, Dia dapat, Dia mau, jangan ragu lagi.
   (“Come, Ye Sinners” by Joseph Hart, 1712-1768).

Jangan ragu lagi! Yesus ada di tempat yang jauh – di Sorga, namun anugerah-Nya dan kasih-Nya dapat datang kepada Anda dari jarak jauh, seperti yang telah dituliskan di dalam Alkitab beberapa kali.

Dia dapat, Dia dapat, Dia mau, jangan ragu lagi.

Bahkan walaupun sebelumnya Anda tidak mau datang kepada Dia, atau sebelumnya memiliki pertobatan yang palsu, Anda dapat dengan mudah percaya kepada Dia sekarang melalui iman pada pagi ini dan diselamatkan untuk selama-lamanya. Kiranya Allah menolong Anda untuk percaya di dalam Anak-Nya, Juruselamat terkasih kita, yaitu Yesus Kristus. Amin.

(SELESAI)
Anda dapat membaca khobah-khotbah Dr. Hymers setiap minggu di Internet
di www.realconversion.com. Klik on "Sermon Manuscripts."

Diterjemahkan oleh: Dr. Eddy Peter Purwanto @
http://www.sttip.com

Pembacaan Alkitab Sebelum Khotbah oleh Dr. Kreighton L. Chan: Yohanes 4:46-54.
Pujian Solo Sebelum Khotbah oleh Mr. Benjamin Kincaid Griffith:
“It Took a Miracle” (by John W. Peterson, 1948).


GARIS BESAR KHOTBAH

PENYEMBUHAN DARI JARAK JAUH

Oleh: Dr. R. L. Hymers, Jr.


“Perempuan itu pulang ke rumahnya, lalu didapatinya anak itu berbaring di tempat tidur, sedang setan itu sudah keluar” (Markus 7:30).

(Yohanes 4:49-50; band. Lukas 7:1-10; band. Matius 8:5-13;
Matius 8:6; Lukas 7:2; Matius 8:8, 13; Yohanes 4:47;
Markus 7:25, 29-30; Efesus 2:4-5; II Timotius 2:25-26)

I.   Pertama, gadis itu ditawan dan di bawah kendali Iblis,
Efesus 2:1-2; Matius 13:38; I Yohanes 3:10; Yohanes 3:7;
 II Timotus 2:26.

II.  Kedua, gadis itu telah mendengar tentang Kristus, Markus 7:25;
 Lukas 8:12.

III. Ketiga, gadis itu diselamatkan oleh Yesus dari jarak jauh,
Roma 8:34; Kolosia 3:1-2; Kisah Rasul 16:30-31.