Print Sermon

Naskah-naskah khotbah dan video ini diakses oleh sekitar 1,500,000 komputer di lebih dari 221 negara setiap tahunnya di www.sermonsfortheworld.com. Ratusan orang lainnya menyaksikan video di YouTube, tetapi mereka akan segera meninggalkan YouTube dan mengunjungi langsung ke website kami. Naskah-naskah khotbah ini disajikan dalam 40 bahasa kepada sekitar 120,000 komputer setiap bulannya. Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Jadi para pengkhotbah boleh menggunakannya tanpa seijin kami. Silahkan klik di sini untuk mengetahui bagaimana Anda dapat memberikan donasi setiap bulan untuk membantu kami dalam pekerjaan besar pemberitaan Injil ke seluruh dunia ini.

Kapanpun Anda menulis pesan untuk Dr. Hymers, selalu sebutkan kepada beliau negara di mana Anda tinggal. Surel Dr. Hymers adalah rlhymersjr@sbcglobal.net .




RINTANGAN-RINTANGAN KEPADA PERTOBATAN — BAGIAN II

(HINDRANCES TO CONVERSION – PART II)

oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.

Khotbah ini dikhotbahkan di Baptist Tabernacle of Los Angeles
Pada Kebaktian Pagi, 29 Juli 2001

“Siapakah yang menghalang-halangi kamu, sehingga kamu tidak menuruti kebenaran lagi?” (Galatia 5:7).


Rintangan yang kedua kepada pertobatan adalah pertemanan yang buruk. Merupakan hal yang berbahaya untuk berteman dan bersahabat dengan orang-orang yang tidak saleh. Sekalipun mereka berkata bahwa mereka tidak menentang pengajaran Alkitab, mereka akan melakukan banyak hal untuk menghalangi atau menghentikan keselamatan anda dengan menjaga pikiran anda dan pembicaraan anda tentang hal-hal lain, dan memberikan kepada anda sebuah contoh yang buruk, seolah-olah hal yang kekal tidaklah perlu. Pembicaraan dan hidup duniawi membelokkan pikiran orang-orang untuk mengabaikan hal-hal sorgawi. Juga, mereka akan mencobai anda untuk melakukan hal-hal yang menentang pekerjaan Roh Kudus, dan berusaha untuk mendapatkan anda untuk melakukan dosa yang menghasilkan hukuman. Suara yang gaduh dari tertawaan mereka yang bodoh dan pembicaraan yang bodoh akan mengaburkan suara hati nurani anda dan suara Roh Allah. Sulit bagi seorang pribadi untuk memikirkan tugasnya sebagai seorang Kristen dan menghindari dosa jika berada di sekeliling orang-orang berdosa itu.

Oh betapa merupakan suatu hal yang sangat berbahaya dengan memiliki sebuah persahabatan dengan orang-orang yang duniawi dan yang penuh hawa nafsu yang merupakan musuh-musuh kesalehan. Alkitab berkata, "Siapa bergaul dengan orang bijak menjadi bijak, tetapi siapa berteman dengan orang bebal menjadi malang. " (Amsal 13:20).

Lakukanlah dengan segala kemampuan anda untuk menghindari keberadaan anda bersama-sama dengan mereka yang akan menghalangi pertobatan anda dan bangunlah persahabatan yang akrab dengan orang-orang yang akan membantu anda memperoleh keselamatan anda. Saya tidak bermaksud bahwa seorang anak harus meninggalkan orang tua yang tidak saleh atau bahwa seorang istri harus meninggalkan suaminya yang tidak saleh. Hubungan anda dalam hal itu mengikat. Tetapi yang saya maksudkan adalah jangan seorangpun yang berhasrat untuk menjadi seorang sahabat bagi orang-orang yang bukan merupakan orang Kristen yang baik. Pilihlah orang Kristen yang terbaik untuk menjadi sahabat-sahabat anda. Tinggallah bersama dengan mereka di bumi ini, yaitu mereka yang anda harapkan untuk tinggal bersama di dalam Sorga.

"Janganlah kamu menjadi pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tidak percaya" (II Korintus 6:14).

"Sebab itu: Keluarlah kamu dari antara mereka, dan pisahkanlah dirimu dari mereka, firman Tuhan.... maka Aku akan menerima kamu. Dan Aku akan menjadi Bapamu, dan kamu akan menjadi anak-anak-Ku laki-laki dan anak-anak-Ku perempuan demikianlah firman Tuhan, Yang Mahakuasa"
       (II Korintus 6:17-18).

Rintangan selanjutnya kepada pertobatan adalah ketidak-tahuan tentang kebenaran. Seseorang tidak akan berpaling kepada Allah atau berpaling dari dosa tanpa mengetahui siapakah Allah atau apakah dosa. Tidak seorang pun yang akan pergi melawan sifatnya sendiri dan meninggalkan dunia, termasuk hal-hal yang paling dia cintai, hingga dia mengatahui mengapa hal ini penting, dan mengetahui tentang sesuatu yang lebih baik untuk dimiliki dengan pertobatan.

Seluruh kejahatan di dunia ini dicintai karena ketidak-tahuan. Bahkan orang-orang yang berpikir bahwa mereka mengetahui hal-hal ini dan tetap tidak bertobat, tidak sungguh-sungguh mengetahuinya, tetapi hanya percaya kepada hal-hal ini hanya sebagai opini-opini, doktrin yang tidak pernah mereka alami sendiri. Kebenaran ini adalah bahwa anda harus mengetahui kebenaran-kebenaran Kitab Suci dengan mengalaminya sendiri untuk dapat bertobat. Alkitab berkata, “Bagaimana mereka dapat percaya kepada Dia, jika mereka tidak mendengar tentang Dia?” (Roma 10:14). “Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus" (Roma 10:17). "Barangsiapa berjalan dalam kegelapan, ia tidak tahu kemana ia pergi " (Yohanes 12:35).

Orang-orang berdosa tidak akan bermain-main dengan dosa jika mereka sungguh-sungguh tahu apa yang sedang mereka lakukan. Mereka tidak akan berlari di tengah kerumunan orang banyak yang sedang berlari menuju kebinasaan kekal, jika mereka sungguh-sungguh tahu apa yang sedang mereka lakukan.

Jika anda ingin bertobat pelajarilah jalan keselamatan dan Kitab Suci yang mengajarkan keselamatan. Tidak ada yang lain selain dari pada cahaya pengetahuan yang dapat luput dari kegelapan, karena Setan menghantui orang-orang di dalam kegelapan ketidaktahuan. Tetapi jika anda dibawa ke dalam terang pengetahuan Alkitab, dia akan menghilang. Anda butuh untuk (1) Mendengarkan khotbah-khotbah dari Firman Allah, (2) Mintalah nasehat kepada orang-orang saleh, sebab mereka ini adalah alat-alat pengetahuan, dan (3) Membaca Alkitab setiap hari.

Jika anda berpikir bahwa anda dapat bertobat tanpa pengetahuan yang benar, anda menipu diri anda sendiri. Allah telah membuat jalan keselamatan-Nya sangat jelas di dalam firman-Nya dan Dia telah mengutus para pengkhotbah dan para pengajar kepada anda dan banyak bantuan lainnya. Jadi anda tidak memiliki alasan untuk anda tetap tinggal dalam ketidaktahuan. Anda dapat mengetahui bagaimana anda dapat menjadi seorang Kristen sekalipun anda bukanlah seorang sarjana. Jika anda berpikir bahwa anda dapat dimaafkan dari ketidaktahuan ini, anda mungkin berpikir bahwa anda dapat dimaafkan dari kasih dan ketaatan, karena anda tidak dapat memiliki salah satu dari hal ini tanpa pengetahuan.

Jika anda berpikir bahwa anda dapat diselamatkan tanpa banyak pengetahuan, anda menipu diri anda sendiri. Kristus berkata, "Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus. Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus." (Yohanes 17:3). Bagaimana anda dapat memiliki hidup yang kekal tanpa pengetahuan itu?

Rintangan selanjutnya kepada pertobatan adalah ketidakpercayaan. Ini berarti anda tidak akan diyakinkan oleh Firman Allah, tetapi secara terus menerus ragu terhadap hal-hal yang telah disingkapkan Allah di dalam Alkitab berkaitan dengan keadaan kekal dari umat manusia. Orang-orang yang tidak bertobat hanya memiliki sedikit pengetahuan tentang kebenaran-kebenaran ini, dan tidak dapat mengalahkan hasrat-hasrat mereka yang penuh dosa.

Anda memiliki tiga musuh utama dari iman Kristen. Jika anda tidak dapat mengalahkan mereka, anda akan kehilangan jiwa anda. Musuh itu adalah,


1.  Ketidakpercayaan hati anda, dan natur kejatuhan anda yang penuh dosa.

2.  Setan, yang dirinya sendiri gemetar, tetapi melakukan segala cara yang dia mampu untuk menghentikan anda dari kepercayaan.

3.  Sahabat-sahabat anda yang tidak saleh yang digunakan sebagai alat-alat Setan yang berusaha menahan anda dari pertobatan.


Jika anda ingin untuk diselamatkan, anda harus percaya Firman Allah. Anda harus percaya secara penuh apa yang dia sampaikan tentang kebahagiaan yang kekal untuk orang-orang yang selamat dan nyala api yang kekal bagi orang-orang yang dihukum. Untuk percaya kepada keselamatan yang dari Alkitab anda harus melakukan hal-hal berikut ini:


1.  Jangan mempercayai hati atau pikiran anda sendiri. Hati dan pikiran anda sendiri merupakan musuh alami dari Firman Allah. Tidak heran mereka tidak mempercayainya.

2.  Jangan berpikir terlalu tinggi tentang pikiran anda sendiri, seakan-akan anda dapat dengan mudah memahami kedalaman Alkitab.

3.  Bencilah pencobaan yang pertama dari Setan, untuk meragukan Alkitab. Buanglah pikiran yang mengerikan ini dan jangan tetap memikirkannya.

4.  Bencilah pertemanan dengan orang-orang yang tidak percaya, yang berani untuk berbicara menentang Alkitab. Tinggalkan mereka ketika mereka menyampaikan sebuah perkataan yang menentang Kitab Suci.

5.  Pelajari Kitab Suci. Baca Alkitab setiap hari dan ingatlah ayat-ayat yang akan membantu anda.

6.  Tunduklah terhadap kebenaran yang anda ketahui. Jangan menolak atau mengabaikan apa yang telah anda pelajari. Biarkan kebenaran mempengaruhi hidup dan pikiran anda.


Dengan melakukan keenam hal ini anda akan melakukan banyak hal untuk mengalahkan ketidakpercayaan anda.

Rintangan yang selanjutnya adalah sikap yang tidak memperhatikan, kesembronoan, sikap yang acuh tak acuh. Pribadi yang acuh tak acuh adalah pribadi yang tidak ambil pusing, yang tidak mau berubah, yang hangat-hangat kuku, tumpul, tidak acuh, tidak peduli, mati rasa, tidak memperhatikan dan tidak tertarik apapun.

Ketika kebenaran tentang keselamatan tidak dipikirkan dan dipertimbangkan dengan hati-hati, mereka sama seperti obat yang tetap tinggal di dalam guci. Obat tidak akan membantu anda kecuali anda mengambilnya bagi diri anda sendiri! Merupakan hasil karya dari pertimbangan yang membawa kebenaran dari pertobatan dari pikiran ke dalam hati, dan yang menahan semua itu di sana sehingga itu dirasakan.

Anda tidak dapat mengharapkan Firman Allah mempertobatkan anda jika anda tidak memikirkannya dengan pertimbangan yang dalam. Jika anda pergi ke dokter yang terbaik di kota, segala sesuatu yang dapat dia lakukan adalah memberikan obat kepada anda. Terserah kepada anda untuk mengambil obat atau tidak. Kami memberitahukan kebenaran kepada anda yang sangat berguna untuk pertobatan anda, dan jika anda sering memikirkannya secara mendalam tentang apa yang kami sampaikan – khususnya setelah ibadah – dan merenungkan apa yang kami sampaikan ketika anda sendirian – hingga kebenaran ini terbenam ke dalam hati anda – anda mungkin bertobat. Tetapi jika kami tidak dapat membuat anda berpikir dengan dalam dan serius tentang hal-hal ini ketika anda sendirian, bagimana kami dapat melakukan suatu kebaikan bagi anda?

Apakah anda dengan serius pernah bertanya kepada diri anda sendiri apakah anda telah bertobat atau tidak? Apakah anda pernah berpikir tentang berkat yang anda peroleh setelah bertobat, dan kesengsaraan jika tetap tinggal dalam keadaan tidak bertobat? Apakah anda telah tinggal di dalam pikiran ini hingga semua pikiran itu terbenam di dalam hati anda? Jika anda belum memilikinya, tidak heran anda tetap belum bertobat! Jika anda pergi ke Neraka, dapatkah anda mengajukan keberatan bahwa saya tidak dapat memdapatkan anda untuk berpikir serius tentang pertobatan? Jika kebenaran tidak layak untuk dimiliki, maka tidak layak untuk memikirkannya terlalu banyak. Tetapi jika hal itu tidak layak untuk dipikirkan terlalu banyak, saya tidak tahu apakah itu!

Pendeta tidak pulang ke rumah bersama dengan anda setelah ibadah Gereja. Dia tidak melihat apa yang anda pikirkan di sana, di dalam kerahasiaan. Dia tidak mengetahui apakah anda berlutut di hadapan Allah dan berdoa sehubungan dengan khotbah yang telah anda dengar. Pendeta tidak tahu apa yang anda bicarakan kepada orang lain.

Tetapi Allah mengikuti anda pulang ke rumah. Allah melihat dan mendengar segala sesuatu yang anda lakukan. Allah siap untuk menolong anda dengan menggunakan apa yang telah anda dengar di Gereja jika anda tidak menolaknya dan membiarkan semua itu terlupakan dari pikiran anda setelah kebaktian di Gereja selesai. Jika anda sungguh-sungguh memikirkan tentang siapakah Allah, apa yang telah Kristus lakukan untuk anda dan apakah Sorga dan Kematian dan maut itu, dapatkah anda tetap tinggal dalam keadaan tidak bertobat? Anda akan melarikan diri dari kondisi anda yang terhilang sama seperti dari sebuah rumah yang terbakar dengan nyala api yang berada di atas kepala anda—dan menjadi seorang Kristen yang sungguh-sungguh.

"Aku memikirkan jalan-jalan hidupku, dan melangkahkan kakiku menuju peringatan-peringatan-Mu. Aku bersegera dan tidak berlambat-lambat untuk berpegang pada perintah-perintah-Mu" (Mazmur 119:59-60).

Rintangan berikutnya kepada pertobatan adalah kekerasan hati dan hati nurani yang telah hangus. Sekali pun setiap orang memiliki sesuatu dari hal ini sebelum mereka bertobat akan tetapi semakin lama anda menentang pertobatan, semakin besar hal itu datang. Ketika seseorang berdosa dalam waktu yang lama dan menentang Kristus dalam waktu yang lama, maka mereka menjadi terbiasa untuk menjadi para pengacau dan orang-orang jahat (2 Tesalonika 3:2).

Catatan Dr. Hymers: Seorang atheis tua yang pergi ke gedung olah raga saya memiliki wajah pemberontak – menentang Allah. Ketika saya sedang berenang di suatu hari, saya melihat dia berjemur di bawah sinar matahari di tepi kolam renang, sedang tertidur. Bahkan di dalam tidurnya wajahnya nampak seperti seorang pemberontak. Penolakannya terhadap Allah telah berlangsung begitu lama sehingga hal itu nampak dalam ekspresi wajahnya – bahkan ketika dia tertidur!

Jika anda terus menolak Kristus, penolakan ini juga menjadi suatu bagian dari kepribadian anda, membuatnya bertambah sulit bagi anda untuk bertobat sebagaimana waktu terus berlalu. Orang-orang lahir dan mati di dalam dosa oleh karena naturnya. Tetapi ketika mereka terus memilih dosa, mereka tumbuh bahkan menjadi lebih mati – yaitu mereka bertumbuh dengan kesadaran yang berkurang dan lebih mati bagi diri mereka sendiri. Sama seperti sebuah mayat yang masih segar pada saat mula-mula, dan tidak terlihat mati ketika pertama kali dibaringkan dalam peti mati – tetapi menjadi busuk pada suatu waktu – dan akhirnya tidak ada apa-apa selain sebuah kerangka – demikianlah seorang pendosa yang bertambah rusak jika dia tetap tinggal dalam keadaan yang mati.

Ketika seseorang makin jauh dirusak oleh kematian rohani sehingga Allah menyerahkan dia atas hal itu, maka seorang pengkhotbah tidak dapat menyampaikan apapun yang bahkan dapat menyentuh dia, karena sekarang dia menjadi sangat bodoh sehingga tidak menerima apapun tentang hal itu.

Oh betapa merupakan pekerjaan yang menyedihkan untuk berurusan dengan hati yang keras. Hal itu sama seperti berusaha untuk membajak sebuah batu atau berenang melalui perekat. Berbicara kepada orang-orang yang keras kepala sangat menyulitkan para pelayan. Hal itu mematikan pengharapan pelayan, melelahkan dia, dan membuatnya berkata kepada dirinya sendiri, “Aku telah bekerja sia-sia, dan menghabiskan kekuatanku untuk kekosongan.” Hal ini telah menghancurkan hati dari banyak pelayan. Betapa mengerikan melihat orang beberapa hari atau beberapa tahun hidup tanpa pertobatan dan sedang menuju kepada api yang kekal, yang mana sebenarnya mereka dapat melarikan diri jika mereka tersadar pada waktunya. Tetapi Pendeta tidak dapat membuat mereka untuk berpikir serius tentang hal itu!

"Oh," pikir Pendeta, Jika aku dapat menyadarkannya, dan membuatnya peduli tentang jiwanya, aku dapat mencegah penghukumannya. Alkitab sangat jelas sehingga aku dapat berpikir bahwa dia akan melihat kebenaran jika dia tidak akan secara sukarela menutup pikirannya. Tetapi saya tidak mendapatkan dia untuk berpikir tentang hal-hal ini! Betapa sedihnya untuk membayangkan tentang kemuliaan kekal yang dapat dia miliki, dan betapa Kristus dengan cuma-cuma telah menyediakannya, dan betapa Dia telah menawarkannya dengan cuma-cuma kepada dia, akan tetapi ia memperlakukannya dengan enteng dan tidak mau berpikir serius tentang hal itu. Betapa menyedihkan! Betapa memilukan! Betapa mengecewakan!”

Dari semua jenis orang berdosa, ada beberapa orang yang kita miliki lebih sedikit harapan dibanding orang-orang yang memiliki hati yang keras. Kristus sendiri berduka dengan kekerasan hati mereka (Markus 3:5). Dan ketika rasul-rasul memberitakan Injil keselamatan, “beberapa orang tegar hatinya. Mereka tidak mau diyakinkan, malahan mengumpat jalan Tuhan di depan orang banyak,” hingga rasul-rasul meninggalkan mereka dan memisahkan murid-murid dari mereka (Kisah Rasul 19:9).

Saya mohon kepada anda untuk mencari keselamatan melalui Kristus saat ini, sebelum hati anda menjadi keras dan hal itu sudah terlambat.

(AKHIR KHOTBAH)
Anda dapat membaca khotbah-khotbah Dr. Hymers setiap minggu di Internet
di www.realconversion.com. Klik on “Khotbah Indonesia.”

Pujian Solo Sebelum Khotbah oleh Mr. Benjamin Kincaid Griffith:
“Delay No Longer” by Philip Doddridge (1702-1751).

KEHIDUPAN RICHARD BAXTER

“Saya berkhotbah seperti tidak pernah yakin akan dapat berhotbah lagi, dan seperti seorang yang sekarat kepada orang-orang yang sekarat.” – Baxter.

Yang paling terkenal di antara para penulis Puritan adalah Richard Baxter (1615-1691). Ia disebut sebagai pengkhotbah yang sangat sukses, pemenang jiwa, dan pemelihara jiwa-jiwa yang pernah Inggris miliki.” Edmund Calamy menyebut dia “penulis banyak volume teologi yang sangat terkenal dalam bahasa Inggris.” Baxter menulis 160 buku. George Whitefield, John Wesley, C.H. Spurgeon dan Martin Lloyd-Jones sangat menghormati dia.


Ia lahir di Shropshire dalam keluarga yang sangat miskin, ia tidak pernah kuliah di universitas dan selalu mengalami kelemahan fisik. Namun ia adalah seorang pembelajar, ia memperoleh pelajaran yang agung dari dirinya sendiri. Ia menjadi gembala di Kidderminster, dekat kota Birmingham, pada tahun 1647. Orang-orang di kota itu sangat jahat. Gembala sebelumnya yang ia gantikan adalah seorang peminum dan hanya berkhotbah tiga bulan sekali. Sepanjang tahun-tahunnya di Kidderminster, ia telah mengunjungi 800 keluarga di gerejanya itu setiap tahunnya, mengajar setiap pribadi secara individu. Metode pelayanan yang ia terapkan terdapat dalam bukunya yang sangat terkenal yaitu The Reformed Pastor, buku teragung tentang penggembalaan yang pernah ia tulis.


Ciri khas khotbah Baxter adalah semangatnya yang luar biasa. Dalam tulisan dan khotbahnya ia menunjukkankepercayaannya bahwa para gembala perlu “memiliki kemampuan untuk membuat jelas kebenaran, meyakinkan para pendengarnya, membawa masuk terang yang tidak dapat ditolak ke dalam nurani mereka, dan memeliharanya agar tetap di sana, dan memberkati setiap keluarga; tanamkan kebenaran dalam pikiran mereka dan pekerjaan Kristus ke dalam afeksi mereka.”


Ia “no Calvinistic axe to grind,” dan menengahi antara Armenianisme dan Calvinisme. Ia berusaha untuk lebih lembut untuk beberapa poin Calvinisme dengan membela “kehendak bebas.” Metode Baxter adalah penengah, yang ia sebut sebagai “Kekristenan semata-mata” (Mere Christianity) (C. S. Lewis menggunakan frase ini dari Baxter sebagai judul bukunya yang terkenal).


Kekuatannya yang luar biasa terletak dalam kemampuan pastoralnya dan khotbah penginjilannya. Tujuan utama dari khotbah-khotbahnya melihat orang terhilang bertobat. Bukunya, A Call to the Unconverted, adalah ajakan keras untuk orang yang terhilang untuk datang kepada Kristus.

Walaupun ia pernah berkhotbah di depan Raja, di Perlemen, dan di Westminster Abbey, mimbar favoritnya adalah di gerejanya sendiri, berbicara kepada masyarakat miskin di Kidderminster.


Setelah Act of Uniformity, ia dimasukkan ke dalam penjara di Tower of London selama delapan bulan karena ia tidak mau tinggal di Church of England. Ketika ada di penjara, ia sering dikunjungi oleh ahli tafsir terkemuka Matthew Henry.


Ditulis tahun 1657, Treatise on Conversion adalah buku yang luar biasa. Tetapi itu terlalu panjang, dan kata-katanya terlalu sulit untuk dimengerti, untuk kebanyakan orang pada zaman ini. Saya telah memadatkan dan menyusunnya kembali, dan mengubah kata-kata yang sulit menjadi lebih sederhana, untuk menjangkau pikiran manusia modern ini. Saya berharap khotbah-khotbah dari Baxter ini memberkati Anda. Khotbah-khotbah ini mengoreksi kedangkalan “decisionism” zaman kita ini – yang adalah kutuk bagi jutaan orang yang memimpin kepada api yang kekal.