Print Sermon

Naskah-naskah khotbah dan video ini diakses oleh sekitar 1,500,000 komputer di lebih dari 221 negara setiap tahunnya di www.sermonsfortheworld.com. Ratusan orang lainnya menyaksikan video di YouTube, tetapi mereka akan segera meninggalkan YouTube dan mengunjungi langsung ke website kami. Naskah-naskah khotbah ini disajikan dalam 40 bahasa kepada sekitar 120,000 komputer setiap bulannya. Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Jadi para pengkhotbah boleh menggunakannya tanpa seijin kami. Silahkan klik di sini untuk mengetahui bagaimana Anda dapat memberikan donasi setiap bulan untuk membantu kami dalam pekerjaan besar pemberitaan Injil ke seluruh dunia ini.

Kapanpun Anda menulis pesan untuk Dr. Hymers, selalu sebutkan kepada beliau negara di mana Anda tinggal. Surel Dr. Hymers adalah rlhymersjr@sbcglobal.net .




TATKALA MALAM SEMAKIN GELAP, SINAR BERCAHAYA MAKIN TERANG - ITULAH KEKRISTENAN DI ZAMAN INI

(THE DARKER THE NIGHT, THE BRIGHTER THE LIGHT -
THE STATE OF CHRISTIANITY IN OUR TIME)

Oleh: Dr. Robert Hymers
Diterjemahkan oleh: Dr. Eddy Peter Purwanto

Khotbah ini dikhotbahkan di Malam Natal, 25 Desember 2005
Di Baptist Tabernacle of Los Angeles

“Di daerah itu ada gembala-gembala yang tinggal di padang menjaga kawanan ternak mereka pada waktu malam. Tiba-tiba berdirilah seorang malaikat Tuhan di dekat mereka dan kemuliaan Tuhan bersinar meliputi mereka dan mereka sangat ketakutan. Lalu kata malaikat itu kepada mereka: "Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa: Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud.” (Lukas 2:8-11).


Perikop ini adalah kisah Natal yang sangat familiar yaitu tentang para malaikat yang menyampaikan berita kepada para gembala di waktu malam ketika Kristus dilahirkan. Namun sebenarnya ini bukan hanya sekedar sebuah kisah Natal. Ini menunjukkan sesuatu yang besar dalam Kekristenan pada saat ini.

Saya minta perhatian Anda di malam Natal ini untuk dua frase. Yang pertama di ayat 8 bagian akhir. Para gembala,

“menjaga kawanan ternak mereka pada waktu malam
     (Lukas 2:8).

Yang kedua di ayat 9,

“Tiba-tiba berdirilah seorang malaikat Tuhan di dekat mereka dan kemuliaan Tuhan bersinar meliputi mereka”
    
(Lukas 2:9).

Ini sungguh menekankan esensi dari Kekristenan. Pertama, sebelumnya ini adalah gelap. Dan kemudian munculah terang. Terang Kristus menghancurkan seluruh kegelapan, “kemuliaan Tuhan bersinar meliputi mereka.” Dan bahkan saya harus tegaskan, tatkala malam semakin gelap, sinar bercahaya makin terang!

Itulah yang terjadi di wilayah Romawi, ketika Kristus lahir. Banyak orang menjadi budak. Orang-orang pada umumnya tidak memiliki pengharapan. Kemudian Kristus lahir,

“Terang itu bercahaya di dalam kegelapan.”” (Yohanes 1:5).

Orang banyak berduyun-duyun datang kepada terang. Kekristenan menyebar cepat sekali ke seluruh wilayah Romawi, dan bahkan keluar wilayah Romawi. tatkala malam semakin gelap, sinar bercahaya makin terang!

Itu jugalah yang terjadi di Israel. Tidak ada lagi nabi di Israel untuk kurun waktu selama empat ratus tahun. Yudaisme menjadi kuat hanya dalam ritual keagamaan belaka. Tidak ada pribadi yang dapat berbicara dengan Tuhan. Manusia meraba-raba melalui berbagai macam upacara keagaamaan. Kegelapan telah menimpa. Kemudian “terang itu bercahaya di dalam kegelapan”! Tabir Bait Suci terbelah menjadi dua ketika Kristus mati di kayu salib. Kristus bangkit dari kematian, dan kegelapan tidak berkuasa atas terang! Tatkala malam semakin gelap, sinar bercahaya makin terang!

Itu jugalah yang terjadi pada Abad-abad Pertengahan. Kita menyebutnya dengan periode “Abad-Abad Kegelapan,” dan kita memiliki alasan untuk menyebutnya demikian. Kekristenan telah membusuk. Tetapi, lagi, kemudian “terang itu bercahaya di dalam kegelapan,” Luther bangkit dan bersama dia bangkit kebangunan rohani Reformasi yang agung. Tatkala malam semakin gelap, sinar bercahaya makin terang! Ratusan ribu orang keluar dari kegelapan dan masuk ke dalam terang Kristus! Tatkala malam semakin gelap, sinar bercahaya makin terang!

Lagi, pada abad ke delapan belas, kegelapan menyelimuti dunia kembali. Gereja-gereja mengkhotbahkan moralitas yang kering. Kondisi ini memimpin para pemikir dan banyak pengkhotbah jatuh ke dalam kebutaan Desisme. Tuhan dianggap tidak nyata dan kejam. Tetapi, lagi, “terang bercahaya di dalam kegelapan.” Sambil meraba-raba dengan samar-samar melihat kebenaran, sekelompok kecil mahasiswa Oxford menyaksikan pengalaman riil dari Tuhan di dalam Kristus. Terang datang kepada mereka dan mengusir kegelapan. Mereka bertobat. Dan dari sekelompok kecil mahasiswa ini munculah George Whitefield, John Wesley dan Charles Wesley untuk pergi memberitakan Injil di ladang misi dengan kuasa Tuhan. Ratusan ribu orang datang untuk mendengarkan khotbah mereka dan jumlah mereka yang bertobat tak dapat dihitung. Terang bercahaya lagi di dalam kegelapan. Kebangunan Rohani Agung Pertama telah datang. Gerekan kaum Baptis kita, Presbyterian dan Methodis, menyerukan pertobatan dan ribuan orang di gereja-gereja kita mengalami sukacita dan kebangunan rohani menyapu seluruh dunia berbahasa Inggris! Dan, kemudian datang kembali Kebangunan Rohani Agung Kedua dam Kebangunan Rohani Agung Ketiga. “Terang itu bercahaya di dalam kegelapan.” Tatkala malam semakin gelap, sinar bercahaya makin terang!

Saya dapat memberikan banyak contoh lain dalam sepanjang sejarah kepada Anda. Namun saya hanya akan memberikan satu lagi contoh. Pada tahun 1949 misionaris-misionaris diusir dari China. Komunis memerintah China. Gereja-gereja alkitabiah ditutup. Pemerintah Komunis menyita semua Alkitab yang mereka miliki dan membakarnya di perapian. Komunis menyebut Kekristenan sebagai,“The white man’s religion”. Selama lima puluh tahun Komunis melakukan kekejaman mereka untuk membasmi Kekristenan sejati di China. Tetapi kemudian suatu keajaiban mulai terjadi. Rakyat China mulai lapar dan haus akan Yesus Kristus. Banyak pendeta-pendeta China yang setia dimasukkan ke dalam penjara. Banyak yang disiksa. Ratusan orang dibunuh oleh Komunis karena memberitakan iman Kristen. Banyak orang di Barat berpikir bahwa Kekristenan menyebar ke seluruh dunia. Tetapi pada umumnya orang masih lapar akan kebenaran di dalam Kristus. Puluhan ribu orang membentuk kelompok-kelompok kecil dan membentuk gerakan “gereja rumah”. Mereka menghadiri pertemuan ibadah ini dengan sembunyi-sembunyi. Namun gerakan Kristen sejati ini bertumbuh pesat di sepanjang decade ini. Pada akhirnya, pada tahun 1980-an, Kekristenan Alkitabiah benar-benar meletus di China. Saya pernah mengatakan bahwa ada lebih dari 1,000 orang bertobat kepada Kristus di China setiap jamnya dalam dua puluh empat jam sehari, dan dalam tujuh hari seminggu. Kebangunan Rohani pernah terjadi di China - kemudian menyebar ke Asia Tenggara. Kebangunan rohani di antara orang-orang Hmong di Asia Tenggara adalah salah satu yang tak terduga, dan ini merupakan kebangunan rohani yang benar-benar agung di zaman kita ini. Di tengah intensitas penganiayaan yang kejam, orang-orang Asia mengalami kebenaran dan kebangkitan Kekristenan Alkitabiah yang hampir tidak bisa dipercaya - di tengah-tengah agresi dan penganiayaan Komunis dan Muslim. Kita hanya dapat menundukkan kepala kita dan berkata, ini adalah pekerjaan Tuhan! Allah di dalam Kristus sedang memberitakan kebenaran Injil melalui orang-orang ini dengan sangat sedikit pertolongan dari dunia Barat. Ini adalah pekerjaan Tuhan, dan ini sungguh agung dalam pemandangan kita. Lagi, Tatkala malam semakin gelap, sinar Kristus bercahaya makin terang di negara-negara Dunia Ketiga ini seperti di China dan Asia. Ini jugalah yang sedang terjadi di India, di mana ada begitu banyak orang India dari kasta yang sering disebut “paria” sedang membanjiri gereja-gereja. Mereka tidak ingin menjadi orang-orang yang terbuang dari masyarakat atau “terkucil/ paria” dan ribuan dari mereka telah menemukan bahwa Allah di dalam Kristus sajalah yang dapat memberikan kebebasan kepada mereka dari dosa dan memberikan kepada mereka kehidupan yang kekal. Benar inilah yang dapat dikatakan tentang mereka - malam makin gelap, terang Kristus bercahaya makin terang di antara mereka. Segala pujian hanya bagi Tuhan untuk curahan-curahan anugerah yang tak terkatakan dan tiada taranya di ladang yang gelap dan penuh dengan berhala ini.

Semua contoh dalam sejarah ini, dan di seluruh dunia pada zaman ini, menunjukkan bahwa Kristus menang atas maut. Kristus hidup - dan Ia mencurahkan anugerah keselamatan kepada jutaan orang di negara-negara Dunia Ketiga. Kristus tidak di sini! Ia telah bangkit seperti yang pernah Ia katakan! Dan Kristus telah bangkit memberikan orang-orang ini sesuatu yang mereka tidak mungkin temukan dalam gelapnya Komunis dan penganiaya Kekristenan. Kristus memberikan pengharapan! Komunis tidak dapat memberikan pengharapan kepada mereka. Kristus mengampuni dosa mereka dan memberikan Hidup yang kekal. Komunis tidak dapat memberikan pengampunan dosa. Komunis tidak dapat menghancurkan penjara dosa dan membebaskan dari dosa. Tetapi Kristus telah bangkit dari kematian. Dan Kristus dapat dan memberikan hidup kepada mereka dari perbudakan tanpa pengharapan dari Partai Komunis, atau belenggu penganiaya Kekristenan!

Saya yakin bahwa pemerintahan Komunis di China, Vietnam, dan tempat-tempat lainnya, menyaring khotbah yang saya khotbahkan di website setiap Minggu dalam enam bahasa. Mereka berkata khotbah seperti khotbah saya ini berbahaya bagi Komunis. Dan mereka memang benar. Tidak ada sesuatu yang lebih berbahaya bagi keamanan negara atheis dari pada pemberitaan Injil Kristus.

Tetapi saya pernah katakan beberapa bulan yang lalu, bahwa khotbah kami sedang menembus China. Website kami masuk ke “China” - dengan banyaknya orang yang membaca khotbah-khotbah ini, mencetaknya (print out) dan membagikannya kepada orang lain di gereja-gereja bawah tanah. Ini Tidak masalah bila ribuan orang membaca copy bajakan dari khotbah-khotbah ini baik di China, Korea Utara, dan Kuba. Saya percaya, walaupun begitu sedikit bacaan-bacaan Kekristenan yang dapat diperoleh, khotbah-khotbah ini, atau bahkan hanya satu khotbah ini saja yang dicopy dan di sebarkan secara sembunyi-sembunyi, disalin dan dikhotbahkan akan jauh lebih meluas di ladang penganiayaan ini.

Hanya kekalan yang dapat menyatakan betapa baiknya khotbah-khotbah sederhana ini telah memberkati berbagai tempat seperti Indonesia, di mana dua ribu orang telah membacanya setiap bulan dan membagi-bagikannya kepada orang lain, khususnya para pengkhotbah, para pengkhotbah yang memiliki semangat berapi-apai untuk memberitakan Injil Yesus Kristus di tengah kegelapan dunia ini. Kami hanya dapat berkata dengan hati yang penuh ucapan syukur,

Haleluya! Haleluya! Halaluya!
Perselisihan telah terjadi, perangan telah meletus;
   Kemenangan hidup telah dimenangkan;
Lagu kemenangan mulai dikumandangkan, Haleluya!
Tiga hari adalah waktu yang singkat;
   Ia bangkit dari kematian dalam kemuliaan:
Segala kemuliaan hanya bagi Sang Kepala kita! Haleluya!
Haleluya! Haleluya! Haleluta!
   (“The Strife Is O’er,” translated by Francis Pott, 1832-1909).

Biarpun tak seorangpun mendorong Anda, datanglah dan bergabunglah dengan orang-orang Kristen! Kami ada pada sisi kemenangan - dengan jutaan orang yang bertumbuh pesat di negara-negara Dunia Ketiga. Dan mereka akan menang. Kekristenan selalu menang pada akhirnya. Tidak peduli berapa lama dan seberapa sulitnya kemenangan itu mungkin terjadi - namun inilah yang selalu terjadi di sepanjang sejarah bahwa Kekristenan selalu menang. Dan sekarang Kekristenan sedang dalam proses kemenangan di berbagai belahan dunia. “Segala kemuliaan hanya bagi sang Kepala kita yang telah bangkit! Haleluya!” Kemenangan pasti terjadi di belahan Afrika, Amerika Tengah dan Selatan dan berbagai belahan dunia yang lain. Kristus telah bangkit dari kematian, dan kemenangan telah di alami oleh banyak orang di berbagai belahan dunia pada malam ini. “Segala kemuliaan hanya bagi sang Kepala yang telah bangkit! Haleluya!” Kami hanya dapat mengatakan dengan hati yang penuh dengan syukur, “Tatkala malam semakin gelap, sinar bercahaya makin.” Dan kami memuji Tuhan yang Mahakuasa pada malam Natal yang indah ini!

Sekarang bagaimana dengan Amerika? Saya tidak dapat memberikan memberikan laporan yang menghibur tentang Amerika, Eropa dan Inggris. Amerika dan negara-negara Barat membuang warisan sejarah iman Kristen mereka. Tanya saja kepada beberapa mahasiswa perguruan tinggi yang ada di sini pada malam ini. Ia akan menjelaskan kepada Anda tentang bagaimana para professor mereka di perguruan tinggi umum telah menyatakan sebagai orang Kristen musiman. Mereka meremehkan dan menyerang Alkitab dan Kristus hampir di setiap kelas perguruan tinggi umum mereka. Mereka berusaha keras untuk mengarahkan generasi Anda menyimpang dari Kristus, dari Alkitab dan dari Allah yang menciptakan mereka.

ACLU dan kelompok-kelompok atheis lainnya sedang melakukan segala sesuatu yang dapat mereka lakukan untuk menghancurkan setiap sisa Kekristenan yang masih ada di Amerika. Kelompok-kelompok diabolis yang lain sedang melakukan hal yang sama di Inggris dan Kontinen Eropa. Akankah mereka berhasil menyingkirkan semua penekanan tentang Kristus dalam kehidupan orang Amerika dan Dunia Barat? Situasi ini kelihatannya tidak baik. Mereka telah menyatakan ini sebagai “ politically incorrect” di Amerika, bahkan walau hanya memberi ucapan kata “Selamat Natal”. Banyak toko-toko besar telah menghilangkan penekanan Kristus dan Natal pada tahun ini. Jika Anda cukup tua, Anda telah melihat trend Satanic di sini. Akankah kejahatan ini, kelompok sosialis ini menang dan menghilangkan semua penekanan tentang Yesus di Amerika dan Dunia Barat? Saya piker mereka mungkin akan menang. Saya pikir ada saatnya mereka bahkan akan masuk ke dalam gereja-gereja kita dan berusaha untuk mengatur kita tentang apa yang boleh dan tidak boleh kita khotbahkan. Saya percaya bahwa kegelapan yang teramat gelap sedang menyelimuti Amerika, Inggris dan Duni Barat saat ini. Tetapi ingatlah, tatkala malam semakin gelap, terang bercahaya makin terang!”

Los Angeles begitu gelap di Hari Natal ini. Kata “Natal” telah dihilangkan dari semua iklan oleh para humanis sosialis sekuler. Di banyak tempat kerja dan sekolah-sekolah anak-anak muda kita diberitahu bahwa berbahaya jika mereka bahkan hanya sekedar mengucapkan “Selamat Natal” di tempat kerja mereka. Akankah Kekristenan akan mati di Amerika dan Dunia Barat? Saya tidak berpikir demikian. Saya percaya bahwa Tuhan akan menggerakan kembali, dan Kekristenan akan bangkit kembali, bangkit dari kematian! Tidak melalui para humanis lama dari generasi Hipi - tetapi melalu orang-orang muda seperti kalian, yang akan berkata, “Cukup! Kita harus bangkit dan memberitakan Kristus kepada setiap orang - dan kita tidak boleh takut dan mengalah untuk diam! Kita tidak boleh tunduk pada kaki emas materialisme, drugs, aborsi, kemaksiatan, dan cinta uang.” Saya percaya bahwa generasi kalian dapat bangkit di tengah kegelapan dan berkata, “Kami tidak ingin kepalsuanmu, cara hidup materialistik yang mengabaikan Tuhan. Kami ingin Yesus Kristus!” Jika peristiwa bahagia ini dapat terjadi, bahkan di Amerika dan Dunai Barat, maka kami akan dapat berkata, “Tatkala malam semakin gelap, sinar Yesus Kristus, Anak Allah, bercahaya semakin terang!”

Itulah yang terjadi pada malam Natal di masa yang lalu.

“Di daerah itu ada gembala-gembala yang tinggal di padang menjaga kawanan ternak mereka pada waktu malam. Tiba-tiba berdirilah seorang malaikat Tuhan di dekat mereka dan kemuliaan Tuhan bersinar meliputi mereka dan mereka sangat ketakutan. Lalu kata malaikat itu kepada mereka: "Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa: Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud.”
     (Lukas 2:8-11).”

Kegelapan telah menyelimuti, namun terang Tuhan bercahaya kembali! Dan malaikat itu berkata,

“"Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa: Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan,..”
     (Lukas 2:10-11).

Ini adalah kabar baik! Ini adalah Injil Kristus! Tatkala malam semakin gelap, sinar bercahaya makin terang! Kristus mati untuk membayar dosa-dosa Anda di kayu salib. Tetapi Ia tidak tinggal dalam kematian. Lihatlah, Ia telah mengalahkan kematian! Kristus telah bangkit - Haleluya! Dan Yesus berkata,

“Sebab Aku hidup dan kamupun akan” (John 14:19).

Hidupmu mungkin seperti tidak ada pengharapan, hanya kesusahan belaka, menunggu bencana dan kematian. Di dalam pikiranmu, semua nampak gelap. Kegelapan yang ada di antaramu mungkin sungguh amat dahsyat, karena kamu adalah orang berdosa yang telah bobrok dan tak berpengharapan,

“tidak mendapat bagian dalam ketentuan-ketentuan yang dijanjikan, tanpa pengharapan dan tanpa Allah di dalam dunia.” (Efesus 2:12).

Tetapi ingatlah, tatkala malam makin gelap, sinar bercahaya makin terang! Keluarlah dari kegelapan! Datanglah kepada terang Kristus! Kematian-Nya di kayu salib akan membayar hukuman dosa-dosamu. Ia akan memberikan kepadamu kehidupan kekal. Kamu akan dilahirbarukan, menjadi orang Kristen sejati, menjadi manusia baru di dalam Kristus Yesus! Dan Kristus akan berkata kepada kamu,

“Sebab Aku hidup dan kamupun akan” (Yohanes 14:19).

Datanglah kepada Kristus! Engkau akan disucikan oleh darah-Nya. Biarkanlah Kristus menyelamatkanmu! Bergegaslah. Larilah kepada Kristus dan engkau akan diselamatkan. Sehingga engkau dapat bernyanyi demikian,

Dari kongkongan malam kelam; Yesus Than, aku datang;
Kini hidupku girang, tentram, padaMu ku datang.
   (“Jesus, I Come,” by William T. Sleeper, 1819-1904).

Saya harap engkau datang kepada Kristus segera. Maka engkau akan mengalami sukacita untuk selama-lamanya! Tatkala malam makin gelap, sinar bercahaya makin terang!

(SELESAI)
Anda dapat membaca khobah-khotbah Dr. Hymers setiap minggu di Internet
di www.rlhymersjr.com. Klik on "Sermon Manuscripts."

Diterjemahkan oleh: Dr. Eddy Peter Purwanto @
http://www.sttip.com

Pembacaan Alkitab sebelum khotbah oleh Dr. Kreighton L. Chan: Lukas 2: 1-14
Persembahan Pujian Solo sebelum khotbah oleh Mr. Benjamin Kincaid Griffith
“Silent Night” (by Joseph Mohr, 1792-1848).


GARIS BESAR KHOTBAH

TATKALA MALAM SEMAKIN GELAP, SINAR BERCAHAYA MAKIN TERANG - ITULAH KEKRISTENAN DI ZAMAN INI

Oleh: Dr. Robert Hymers


“Di daerah itu ada gembala-gembala yang tinggal di padang menjaga kawanan ternak mereka pada waktu malam. Tiba-tiba berdirilah seorang malaikat Tuhan di dekat mereka dan kemuliaan Tuhan bersinar meliputi mereka dan mereka sangat ketakutan. Lalu kata malaikat itu kepada mereka: "Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa: Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud.” (Lukas 2:8-11).

(Yohanes 1:5; 14:19; Efesus 2:12)