Print Sermon

Naskah-naskah khotbah dan video ini diakses oleh sekitar 1,500,000 komputer di lebih dari 221 negara setiap tahunnya di www.sermonsfortheworld.com. Ratusan orang lainnya menyaksikan video di YouTube, tetapi mereka akan segera meninggalkan YouTube dan mengunjungi langsung ke website kami. Naskah-naskah khotbah ini disajikan dalam 40 bahasa kepada sekitar 120,000 komputer setiap bulannya. Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Jadi para pengkhotbah boleh menggunakannya tanpa seijin kami. Silahkan klik di sini untuk mengetahui bagaimana Anda dapat memberikan donasi setiap bulan untuk membantu kami dalam pekerjaan besar pemberitaan Injil ke seluruh dunia ini.

Kapanpun Anda menulis pesan untuk Dr. Hymers, selalu sebutkan kepada beliau negara di mana Anda tinggal. Surel Dr. Hymers adalah rlhymersjr@sbcglobal.net .




PANGGILAN UNTUK MEMBERITAKAN FIRMAN

(THE CALL TO PREACH)

Oleh: Dr. Robert Hymers
Diterjemahkan oleh: Dr. Eddy Peter Purwanto

Dikhotbahkan di Kebaktian Sabtu Malam, 26 November 2005
Di Baptist Tabernacle of Los Angeles

"Bagaimana mereka mendengar tentang Dia, jika tidak ada yang memberitakan-Nya?" (Roma 10:14)


Saya telah memikirkan tentang tema khotbah ini untuk waktu yang lama. Saya mulai berkhotbah sejak bulan April empat puluh tujuh tahun yang lalu. Dan itu berarti mendekati lima dekade, saya telah belajar dan berpikir tentang tema yang agung ini.

Buku terbaik yang pernah saya baca tentang subyek ini adalah Preaching and Preachers oleh Dr. Martyn Lloyd-Jones (Zondervan Publishing House, 1971). Ini mungkin kelihatannya agak aneh karena saya harus merekomendasikan buku tentang khotbah yang ditulis oleh orang yang tidak dididik menjadi seorang pengkhotbah. Dr. Lloyd-Jones tidak pernah memiliki pengalaman belajar di sekolah Alkitab atau seminari teologi. Ia dididik di bidang medis di St. Bartholomew's Hospital di London, Inggris dan menjadi seorang dokter medis. Ia adalah asisten untuk ahli fisika raja, Lord Horder. Dr. Lloyd-Jones meninggalkan karirnya di bidang medis sejak tahun 1927 dan menjadi gembala jemaat di Aberavon, South Wales, di United Kingdom. Sepanjang periode kebanggunan rohani yang agung datang, pada saat ia sedang berkhotbah, Tuhan mengirim kebangunan rohani. Dalam pemikiran saya Dr. Lloyd-Jones adalah salah satu pengkhotbah terbesar di abad dua puluh. Sekarang, Anda boleh mendebat ini, dan bahwa semua yang saya pikirkan tentang dia benar. Tetapi jika Anda tertarik akan subyek khotbah ini, Anda harus membaca bukunya, Preaching and Preachers. Ini akan sangat membantu Anda jika Anda adalah seorang pengkhotbah, atau jika Anda sedang berpikir dan berdoa tentang apa yang Tuhan inginkan agar Anda menjadi seorang pengkhotbah.

Beberapa bulan belakangan ini beberapa anak muda di gereja kita membuat suatu deklarasi terbuka bahwa mereka akan berdoa tentang hal ini. Jadi, demi kebaikan mereka, dan demi kebaikan orang lain yang mungkin membaca khotbah ini dalam website, saya pikir saya harus berbicara tentang subyek pemberitaan Firman. Saya akan banyak membicarakan apa yang ada dalam buku Dr. Lloyd-Jones, Preaching and Preachers, dan bukunya yang berjudul "What is Preaching?" (D. Martyn Lloyd-Jones, Knowing the Times, Banner of Truth Trust, 1989, chapter 14).

Saya akan mulai dengan teks kita,

"Bagaimana mereka mendengar tentang Dia, jika tidak ada yang memberitakan-Nya?" (Roma 10:14)

Dr. Lloyd-Jones berkata, "kebutuhan terutama yang urgent dalam Gereja Kristen hari ini adalah khotbah yang benar, ini adalah kebutuhan terbesar yang sangat nyata juga bagi dunia. " (Preaching and Preachers, p. 9). Dr. Lloyd-Jones menekankan bahwa khotbah "telah jatuh dari tempat yang pernah diduduki… pusat dan posisi berkuasa dalam kehidupan Gereja, khususnya dalam Protestantisme." (ibid., p. 11).

Jika seseorang menulis buku tentang sejarah pemberitaan Firman tiga atau empat ratus tahun dari sekarang, maka bagian dari abad dua puluh ini tidak akan diragukan lagi akan menjadi lukisan atau gambaran sebagai masa yang sangat miskin akan pemberitaan Firman. Saya akan memberikan penjelasan secara sederhana kepada Anda beberapa pikiran dan ide saya, dan saya kembali menghubungkan dengan buku Dr. Lloyd-Jones dan memberikan pelajaran kepada Anda untuk memiliki gambaran yang lebih sempurna. Tetapi saya pikir ada beberapa alasan mengapa pemberitaan Firman yang benar sedang mengalami kemunduran saat ini. Saya akan memberikan salah satu dari semua alasan itu kepada Anda malam ini. Yaitu panggilan untuk memberitakan Firman tidak ditekankan lagi. Lihat Roma 10:15, bagian akhir ayat berbunyi:

""Bagaimana mereka mendengar tentang Dia, jika tidak ada yang memberitakan-Nya?" (Roma 10:14)

Dr. Lloyd-Jones berkata,

Siapa yang mengutus mereka? Bersama kita, saya katakan, kesulitannya adalah bahwa banyak orang sedang mengutus diri mereka sendiri, menetapkan diri mereka sendiri untuk menjadi seorang pengkhotbah atau pemberita Firman. Tentu ini adalah suatu kesalahan. Saya menafsirkan pernyataan dalam Roma 10 sebagai maksud bahwa Tuhan yang mengutus kita, dan juga bahwa gereja yang mengutus kita. Tidak seorangpun yang dibenarkan untuk mulai pelayanan pemberitaan Firman atau mungkin ia mengangkat dirinya sendiri menjadi seorang pengkhotbah. Ada elemen pengutus, dan kita harus kembali kepada aturan itu… Anda harus diutus yang sudah tentu bahwa Tuhan mengutus Anda; tentu bahwa gereja sedang mengutus Anda. (Lloyd-Jones, "What is Preaching?," p. 260).

Sekarang, juga ada hal yang sangat dahsyat yang harus diketahui, sangat menakutkan berhubungan dengan panggilan yang benar untuk melayani. Mari kita membuka I Korintus 2:3. Mari kita berdiri dan membaca ayat ini dengan suara keras.

"Aku juga telah datang kepadamu dalam kelemahan dan dengan sangat takut dan gentar." (I Korintus 2:3).

Silahkan saudara duduk kembali.

Perasaan tidak mampu, perasaan takut, perasaan rendah diri memenuhi orang yang sungguh-sungguh terpanggil untuk melayani. Patut dicatat bahwa Paulus mengatakan ini di tengah-tengah kesaksian pelayanannya yang luar biasa dalam pemberitaan Injil (I Korintus 1:18-2:8). Perasaan tidak mampu, takut dan rendah. Itulah yang juga Musa rasakan ketika Tuhan memanggil dia. "Aku tidak dapat melakukan ini! Aku dipanggil untuk melakukan sesuatu yang aku tidak dapat lakukan!" Selalu ada perasaan seperti itu di dalam orang yang benar-benar dipanggil untuk menjadi pemberita Firman atau pengkhotbah. Yeremia juga merasakan itu.

"Tetapi apabila aku berpikir: "Aku tidak mau mengingat Dia dan tidak mau mengucapkan firman lagi demi nama-Nya", maka dalam hatiku ada sesuatu yang seperti api yang menyala-nyala, terkurung dalam tulang-tulangku; aku berlelah-lelah untuk menahannya, tetapi aku tidak sanggup." (Yeremia 20:9).

Saya merasa letih untuk tidak memberitakan Firman! Saya tidak dapat bertahan untuk tidak melakukannya. Saya harus melakukannya! Ada suatu tekanan dalam panggilan menjadi pemberita Firman. Dr. W.A. Criswell menyebutnya sebagai"inner necessity to speak" (The Criswell Study Bible, note on Jeremiah 20:9). Panggilan untuk menjadi pemberita firman begitu menekan (compulsive). Ini adalah kata bahasa Inggris terbaik - compulsive. Anda dipaksa, ditekan, dikuasai, dikendalikan untuk itu. Seseorang yang belajar ilmu psikologi bahkan harus membandingkan ini dengan"obsessive compulsive behavior". Orang yang dipanggil untuk memberitakan firman tidak akan sejahtera, ada tekanan untuk melakukan itu, ada dorongan untuk melakukan itu. Dan saya pikir ini adalah yang mendorong pengkhotbah besar Spurgeon untuk mengatakan hal ini yang harus diterapkan oleh para pelayanan Tuhan di sekolah Alkitabnya, "Anak muda, hindarilah pelayanan jika itu semua mungkin dapat engkau lakukan." Jika Anda dapat menghindari panggilan untuk melayani, jika Anda tidak didorong oleh tekanan dan keharusan yang terus membuat hatimu tidak sejahtera, maka lakukan itu dan lupakan pengkhotbah ini. Beberapa anak muda mungkin bertanya demikian, "Bagaimana saya dapat mengetahui jika saya dipanggil?" Yah, apakah Anda merasa ada yang menekan Anda untuk melakukannya? Apakah Anda merasakan ada sesuatu yang terus mendorong Anda untuk melakukannya?Apakah tidak ada pilihan lain? Jika ada, lupakan semua hal ini. Dr. Lloyd-Jones berkata,

Beberapa dari Anda yang familiar dengan kehidupan dan pelayanan luar biasa dari George Whitefield, salah satu dari pengkhotbah terbesar di sepanjang masa, akan mengingat keraguannya untuk menjadi pemberita firman. Ia sangat ketakutan… ia mengalami tekanan dalam pikiran dan rohnya. Ia merasa bahwa ia tidak layak, dan tentu, orang yang tidak memiliki perasaan tidak layak seperti ini tidak dibenarkan untuk naik ke mimbar. [Whitefield] adalah orang yang meragukan kemampuan dirinya untuk waktu yang lama dan secara serius mengalami tekanan batin. (Martyn Lloyd-Jones, M.D., "What Is Preaching?" in Knowing the Times, Banner of Truth Trust, 1989, p. 262).

Ini juga terjadi dalam kasus John Wesley. Dan dua orang dari Kabangunan Rohani Pertama ini ada di antara para pengkhotbah besar yang pernah hidup.

Weakness [perasaan tidak mampu], fear [perasaan takut], trembling [perasaan rendah], awe [perasaan takut], dread [ketakutan], a "burning fire shut up in my bones… weary with forbearing," alarmed, compelled, driven, forced, "an inner necessity to speak." Semua ini adalah kata-kata dalam bahasa Inggris yang merefleksikan beberapa tekanan batin yang berhubungan dengan panggilan sejati dari Tuhan untuk memberitakan Injil. Jika Anda tidak memilikinya - jangan lakukan itu! "Anak muda, hindarilah pelayanan jika itu mungkin dapat engkau lakukan." Dr. Lloyd-Jones berkata,

Memberitakan firman bukan sesuatu yang orang pernah putuskan untuk melakukan itu. Apa yang terjadi agaknya adalah bahwa ia menjadi sadar akan "panggilan"… Secara umum panggilan mulai dalam bentuk kesadaran dalam roh seseorang, sesuatu yang mengganggu dalam roh, kemudian pikiranmu diarahkan kepada pertanyaan-pertanyaan tentang pemberitaan firman…Ini adalah panggilan Tuhan untuk Anda, dan Tuhan melakukan atasmu melalui Roh-Nya; ini adalah sesuatu yang membuat Anda menyadari tentang apa yang harus Anda lakukan. (Preaching and Preachers, p. 104).

Ini berarti bahwa Anda memiliki perasaan bahwa Anda tidak dapat melakukan apa-apa. Saya percaya inilah yang dimaksud oleh Mr. Spurgeon ketika berkata kepada orang-orang muda itu - "Jika Anda dapat melakukan sesuatu lakukanlah. Jika Anda dapat meninggalkan pelayanan, tinggalkan pelayanan." Saya harus katakan tanpa ragu, saya harus katakan bahwa hanya orang yang dipanggil menjadi pemberita Firman yang tidak dapat melakukan apapun untuk hidup di luar pelayanan. Panggilan untuk memberitakan firman begitu kuat atasnya, sehingga ia berkata, "Saya tidak dapat berbuat apa-apa. Saya harus memberitakan firman." (ibid., p. 105).

(SELESAI)
Anda dapat membaca khobah-khotbah Dr. Hymers setiap minggu di Internet
di www.rlhymersjr.com. Klik on "Sermon Manuscripts."

Diterjemahkan oleh: Dr. Eddy Peter Purwanto @
http://www.sttip.com


GARIS BESAR KHOTBAH

PANGGILAN UNTUK MEMBERITAKAN FIRMAN

Oleh: Dr. Robert Hymers


"Bagaimana mereka mendengar tentang Dia, jika tidak ada yang memberitakan-Nya?" (Roma 10:14)

(Roma 10:15; I Korintus 2:3; Yeremia 20:9)