Print Sermon

Naskah-naskah khotbah dan video ini diakses oleh sekitar 116,000 komputer di lebih dari 215 negara setiap bulannya di www.sermonsfortheworld.com. Ratusan orang lainnya menyaksikan video di YouTube. Naskah-naskah khotbah ini disajikan dalam 34 bahasa untuk ribuan orang setiap bulannya. Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Jadi para pengkhotbah boleh menggunakannya tanpa seijin kami. Silahkan klik di sini untuk mengetahui bagaimana Anda dapat memberikan donasi setiap bulan untuk membantu kami dalam pekerjaan besar pemberitaan Injil ke seluruh dunia ini.

Kapanpun Anda menulis pesan untuk Dr. Hymers, selalu sebutkan kepada beliau negara di mana Anda tinggal. Surel Dr. Hymers adalah rlhymersjr@sbcglobal.net.




WAKTU YANG TERBATAS!

A LIMITED TIME!
(Indonesian)

Khotbah ini ditulis oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.
dan dikhotbahkan oleh Mr. Noah Song
di Baptist Tabernacle of Los Angeles
Pada Kebaktian Minggu Malam, 25 Juni 2017
a sermon written by Dr. R. L. Hymers, Jr.
and preached by Mr. Noah Song
At the Baptist Tabernacle of Los Angeles
Lord’s Day Evening, June 25, 2017

“Sebab itu Ia menetapkan pula suatu hari, yaitu ‘hari ini’, ketika Ia setelah sekian lama berfirman dengan perantaraan Daud seperti dikatakan di atas: ‘Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya, janganlah keraskan hatimu!’” (Ibrani 4:7).


Kata “menetapkan” [dalam KJV “limiteth”, “membatasi”] di sini berasal dari kata Yunani yang berarti “menentukan,” “menandai,” “menandai dengan batas - atau membatasi.”

Ada batas kesabaran Tuhan. Bila Anda melewati batas itu Anda tidak akan pernah bisa diselamatkan.

Ada garis yang di tarik dengan menolak Tuhan kita,
Di mana panggilan Roh-Nya tiada lagi,
Dan engkau tenang dalam segala kesenanganmu
Sudahkah engkau menghitung, sudahkah engkau menghitung harganya?
Sudahkah engkau menghitung haarganya, jika jiwamu harus terhilang
Sekalipun engkau memperoleh seluruh dunia?
Sekarang bahkan itu mungkin engkau telah menyeberang,
Sudahkah engkau menghitungnya, sudahkah engkau menghitung harganya?
   (“Have You Counted the Cost?” oleh A. J. Hodge, 1923)

“Ia menetapkan pula suatu hari, seperti dikatakan… "Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya, janganlah keraskan hatimu!"” (Ibrani 4:7).

Ada batas kesabaran Tuhan. Ada batas akhir penawaran anugerah kasih karunia-Nya. “Ada garis yang di tarik dengan menolak Tuhan kita, Di mana panggilan Roh-Nya tiada lagi,” “Ia menetapkan pula suatu hari.” Ketika hari itu berlalu, sudah terlambat bagi Anda untuk diselamatkan. Apakah ini kesempatan terakhir Anda? Apakah kesempatan Anda untuk diselamatkan “dibatasi” hingga malam ini? Apakah itu ditandai oleh batasan kekal - sehingga jika Anda melampaui batas itu malam ini - Tuhan akan menyerahkan untuk Anda selamanya? Saya sama sekali tidak akan terkejut jika ini adalah kesempatan terakhir untuk Anda. Anda bisa hidup selama tujuh puluh atau delapan puluh tahun lagi, tetapi Tuhan tidak pernah berbicara atau menginsafkan Anda lagi - karena Anda telah melewati batas waktu yang ditetapkan oleh Tuhan. “Ia menetapkan pula suatu hari.”

George W. Truett pernah berkata, “Ada suatu garis, yang tak terlihat oleh manusia. Bila Anda melewatinya, Anda akan terhilang untuk selama-selamanya.” Dr. Truett benar! Sudahkah Anda menghitung harganya?

Ada garis yang di tarik dengan menolak Tuhan kita,
Di mana panggilan Roh-Nya tiada lagi…
Sudahkah engkau menghitung, sudahkah engkau menghitung harganya?

Sudahkah engkau menghitung harganya, jika jiwamu harus terhilang
Sekalipun engkau memperoleh seluruh dunia?
Sekarang bahkan itu mungkin engkau telah menyeberang,
Sudahkah engkau menghitungnya, sudahkah engkau menghitung harganya?

Ada batas kesabaran Tuhan. Ada batas bagi anugerah Tuhan. Ada batas kapan Anda bisa diselamatkan.

“Ia menetapkan pula suatu hari, seperti dikatakan… "Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya, janganlah keraskan hatimu!"” (Ibrani 4:7).

I. Nomer satu – ada suatu batas waktu untuk berapa lama Roh Kudus akan menginsafkan Anda.

Yesus berkata:

“Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman” (Yohanes 16:8).

“Kalau Ia datang” Dia akan melakukan hal-hal itu. Tetapi bagaimana kalau dia telah pergi?

Bila Roh Allah telah pergi, Anda tidak dapat diinsafkan akan dosa lagi. Anda tidak dapat diinsafkan akan kebenaran atau penghakiman. Sudah sangat terlambat! Tuhan memperingatkan kita,

“Roh-Ku tidak akan selama-lamanya tinggal di dalam manusia” (Kejadian 6:3).

Dan ketika Roh Kudus tidak tinggal lagi - Anda sedang berada di bawah hukuman! Dr. John R. Rice berkata:

Engkau telah menunggu dengan sangat ceroboh (bodoh), dengan begitu mudahnya menolak Dia,
Engkau telah berdosa dan begitu menyedihkan, Hatimu begitu berdosanya;
Oh jika Allah tidak sabar lagi, Roh yang manis menjadi murka,
Jika tidak lagi Dia mau memanggilmu, Penghukuman adalah milikmu saat Dia pergi.
Lalu betapa sedihnya menghadapi penghakiman, Engkau akan ingat tanpa belas kasihan,
Karena engkau terus monolak sampai Roh itu pergi?
Betapa hina dan menyedihkannya, Jika saat kematian menemukan engkau tidak berdaya,
Engkay telah terus menolak, Dan Dia telah menunggu terlalu lama.
      (“If You Linger Too Long” oleh Dr. John R. Rice, 1895-1980).

“Ia menetapkan pula suatu hari, seperti dikatakan… "Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya, janganlah keraskan hatimu!"” (Ibrani 4:7).

II. Nomer dua – ada suatu batas waktu untuk berapa lama Anda akan mendengar Injil.

Suatu hari Anda akan mendengar Injil untuk yang terakhir kalinya. Bagaimana Anda tahu ini bukan malam ini? Bagaimana Anda tahu bahwa malam ini bukanlah terakhir kalinya bagi Anda untuk mendengar Injil? Bagaimana Anda tahu itu?

Paulus memberitakan Injil dan Feliks mendengarnya. Ketika Paulus berkhotbah “Feliks menjadi takut” (Kisah Para Rasul 24:25). Tetapi setelah itu, Feliks menunda untuk diselamatkan. Dia berkata kepada Paulus,

“Cukuplah dahulu dan pergilah sekarang; apabila ada kesempatan baik, aku akan menyuruh memanggil engkau” (Kisah Para Rasul 24:25).

“Pergilah sekarang. Ketika saya menemukan waktunya, saya akan menelepon Anda lagi untuk memberitahu saya bagaimana cara diselamatkan.”

Tetapi Feliks tidak pernah melakukan itu. Hatinya menjadi takut. Dia berada di tepi pertobatan. Tetapi kemudian dia mundur. Dia berkata, “Saya akan melakukannya nanti.” Tetapi dia telah melewati batas itu. Dia sudah pergi! Sudah sangat terlambat! Dia telah menjadi orang yang mati selagi masih hidup. Dia telah pergi. Dia tidak akan pernah mendengar Injil lagi! Itu adalah khotbah terakhir yang pernah didengarnya! Dia berkata, “Ketika saya menemukan waktunya, saya akan mendengar khotbah lainnya lagi.” Tidak! Itulah khotbah terakhir Anda, Feliks! Bagaimana Anda tahu apakah khotbah yang Anda dengar malam ini bukanlah khotbah terakhir bagi Anda, hai orang berdosa?

Saya mendengar tentang seorang muda yang mengatakan bahwa dia akan kembali ke kebaktian malam dan ingin diselamatkan. Mereka berkata, “Anda perlu diselamatkan sekarang.” Dia berkata, “Tidak, saya akan kembali malam ini dan diselamatkan.” Dia tertabrak mobil siang itu - dan langsung meninggal dunia. Teman-temannya di gereja menangisi dia hingga tak terkendali saat mereka berdiri di dekat peti jenazahnya. Mereka tidak memiliki harapan untuk melihatnya lagi! Mereka tahu dia meninggal dunia dan pergi ke neraka. Dia telah menunggu terlalu lama!

“Ia menetapkan pula suatu hari, seperti dikatakan… "Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya, janganlah keraskan hatimu!"” (Ibrani 4:7).

III. Nomer tiga – ada suatu batas waktu untuk berapa lama Anda dapat mengeraskan hati Anda.

Dalam Bilangan 21:23 kita membaca,

“Tetapi Sihon tidak mengizinkan orang Israel berjalan melalui daerahnya” (Bilangan 21:23).

Dia adalah raja orang Amori. Dia menolak untuk membiarkan Israel melewati perbatasannya. Orang-orang Israel itu bisa saja memberitakan kepadanya tentang Tuhan. Dia bisa saja diselamatkan. Tetapi Sihon mengeraskan hatinya dan menolak umat Tuhan. Alih-alih membiarkan mereka melewati daerahnya dengan damai, dia justru mengerahkan tentara dan mencoba membunuh umat Tuhan. Dia mengeraskan hatinya terhadap Tuhan.

Sekarang mari beralih ke Ulangan 2:30,

“Tetapi Sihon, raja Hesybon, tidak mau memberi kita berjalan melalui daerahnya, sebab TUHAN, Allahmu, membuat dia keras kepala dan tegar hati…” (Ulangan 2:30).

Para pengkhotbah zaman dulu menyebut ini sebagai “hukuman dengan mengeraskan hati.” Sihon berkata, “Tidak.” Dia mengatakan itu setidaknya beberapa hari sebelum dia menyerang Israel. Kemudian Tuhan mengeraskan hatinya untuk selamanya - dan dia mati dalam dosa. Selama tiga ribu empat ratus enam puluh tiga tahun ini Raja Sihon telah terbakar di neraka, terus-menerus berteriak,

“Aku sangat kesakitan dalam nyala api ini” (Lukas 16:24).

“Aku sangat kesakitan dalam nyala api ini” (Lukas 16:24).

“Aku sangat kesakitan dalam nyala api ini” (Lukas 16:24).

“Aku sangat kesakitan dalam nyala api ini” (Lukas 16:24).

“Aku sangat kesakitan dalam nyala api ini” (Lukas 16:24).

Itu adalah tangisan Sihon yang tak ada habisnya – terus bergema dari dalam jurang Neraka (Hades) yang asapnya terus mengepul, terus bergema di antara ruang-ruang gelap Neraka (Gehenna), terus menangis dari kamar Neraka yang dipenuhi oleh setan;

“Aku sangat kesakitan dalam nyala api ini” (Lukas 16:24).

Oh, saya memperingatkan Anda malam ini, ada batas waktu untuk berapa lama Anda bisa mengeras hati Anda. Tuhan mungkin tidak lagi memberi kesempatan kepada Anda untuk selamanya jika Anda mengeraskan hati Anda melawan Kristus malam ini. Ada batas waktu untuk berapa lama Anda bisa mengeraskan hati Anda.

“Ia menetapkan pula suatu hari, seperti dikatakan… "Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya, janganlah keraskan hatimu!"” (Ibrani 4:7).

Kristus telah bangkit dari antara orang mati. Dia ada di Sorga sekarang, di sebelah kanan Allah. Datanglah kepada-Nya. Berilah diri Anda disucikan dari dosa-dosa Anda dengan Darah-Nya. Jangan menunggu lagi. Karena besok mungkin sudah sangat terlambat. Lakukanlah sekarang. “Ia menetapkan pula suatu hari.” Datanglah kepada Kristus malam ini. Dr. Hymers, silahkan maju ke depan dan menutup kebaktian ini.


Jika khotbah ini memberkati Anda Dr. Hymers akan senang mendengar dari Anda. KETIKA ANDA MENULIS KEPADA DR. HYMERS ANDA HARUS MEMBERITAHU BELIAU DARI NEGARA MANA ANDA MENULIS ATAU IA TIDAK DAPAT MENJAWAB EMAIL ANDA. Jika khotbah ini memberkati Anda silahkan mengirim email kepada Dr. Hymers dan ceritakan kepadanya, tetapi selalu jelaskan pada beliau dari negara mana Anda mengirimnya. E-mail Dr. Hymers ada di rlhymersjr@sbcglobal.net (klik di sini). Anda dapat menulis email kepada Dr. Hymers dalam bahasa apapun, namun tulislah dalam bahasa Inggris jika Anda dapat. Jika anda ingin menulis surat kepada Dr. Hymers melalui pos, alamat beliau adalah P.O. Box 15308, Los Angeles, CA 90015. Anda boleh menelepon beliau di (818)352-0452.

(AKHIR KHOTBAH)
Anda dapat membaca khotbah Dr Hymers setiap minggu di Internet
www.sermonsfortheworld.com.
Klik pada “Khotbah Indonesia.”

Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Anda dapat menggunakannya tanpa
meminta izin kepada Dr. Hymers. Namun, semua video khotbah Dr. Hymers dilindungi
hak cipta dan hanya dapat digunakan dengan izin.

Pembacaan Alkitab Sebelum Khotbah oleh Mr. Aaron Yancy: Ibrani 3:7-8, 15; 4:7.
Persembahan Pujian Sebelum Khotbah oleh Miss Julie Sivilay:
"Have You Counted the Cost?” (oleh A. J. Hodge, 1923).


GARIS BESAR KHOTBAH

WAKTU YANG TERBATAS!

A LIMITED TIME!

Khotbah ini ditulis oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.
dan dikhotbahkan oleh Mr. Noah Song

“Sebab itu Ia menetapkan pula suatu hari, yaitu ‘hari ini’, ketika Ia setelah sekian lama berfirman dengan perantaraan Daud seperti dikatakan di atas: ‘Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya, janganlah keraskan hatimu!’” (Ibrani 4:7).

I.    Pertama, ada suatu batas waktu untuk berapa lama Roh Kudus akan menginsafkan Anda, Yohanes 16:8; Kejadian 6:3.

II.   Kedua, ada suatu batas waktu untuk berapa lama Anda akan mendengar Injil, Kisah Para Rasul 24:25.

III.  Ketiga, ada suatu batas waktu untuk berapa lama Anda dapat mengeraskan hati Anda, Bilangan 21:23; Ulangan 2:30; Lukas 16:24.