Print Sermon

Naskah-naskah khotbah dan video ini diakses oleh sekitar 116,000 komputer di lebih dari 215 negara setiap bulannya di www.sermonsfortheworld.com. Ratusan orang lainnya menyaksikan video di YouTube. Naskah-naskah khotbah ini disajikan dalam 34 bahasa untuk ribuan orang setiap bulannya. Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Jadi para pengkhotbah boleh menggunakannya tanpa seijin kami. Silahkan klik di sini untuk mengetahui bagaimana Anda dapat memberikan donasi setiap bulan untuk membantu kami dalam pekerjaan besar pemberitaan Injil ke seluruh dunia ini.

Kapanpun Anda menulis pesan untuk Dr. Hymers, selalu sebutkan kepada beliau negara di mana Anda tinggal. Surel Dr. Hymers adalah rlhymersjr@sbcglobal.net.




IMAN SEDERHANA DI DALAM YESUS

(KHOTBAH NOMER 15 DARI KITAB YESAYA 53)

SIMPLE FAITH IN JESUS
(SERMON NUMBER 15 ON ISAIAH 53)
(Indonesian)

oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.
diterjemahkan oleh Dr. Edi Purwanto

Khotbah ini dikhotbahkan di Baptist Tabernacle of Los Angeles
Pada Kebaktian Minggu Pagi, 21 Juli 2013

“Orang menutup mukanya terhadap dia” (Yesaya 53:3).


“Orang menutup mukanya terhadap dia.” Seorang ahli tafsir Alkitab modern mengatakan bahwa kata-kata ini berbicara tentang “kebencian orang Israel terhadap Mesias yang disalibkan dan kurangnya penghormatan terhadap inkarnasi Anak Allah.” Dia membatasi ayat ini hanya untuk orang-orang Yahudi di zaman Kristus. Tetapi saya senang apa yang Moody katakan, “Alkitab mencurahkan cahaya yang sangat terang atas tafsiran-tafsiran.” Tidak, ayat ini tidak hanya mengacu pada “kebencian” orang Israel kepada Kristus. Yang dibuat jelas pada permulaan ayat tersebut. Ayat tersebut diawaili dengan kalimat, “Ia dihina dan dihindari orang.” Bukan hanya orang Yahudi saja, tetapi “manusia” pada umumnya! “Ditolak orang” - bukan hanya oleh orang-orang Yahudi. “Alkitab mencurahkan cahaya yang sangat terang atas tafsiran-tafsiran.”

Luther berbicara tentang “analogi dari Kitab Suci.” Yang dimaksudkan oleh Reformator besar ini adalah bahwa kita harus membandingkan (menafsirkan) Alkitab dengan Alkitab, untuk mencari tahu apa yang Allah telah katakan tentang subjek di bagian lain dari Alkitab. Dalam Yesaya 49:7 kita membaca,

“Beginilah firman TUHAN, Penebus Israel, Allahnya yang Mahakudus, kepada dia yang dihinakan orang...” (Yesaya 49:7).

Jadi, di sini juga, kita menemukan bahwa “orang” pada umumnya membenci Yesus, “Yang Mahakudus.” Dalam Perjanjian Baru, Yesus sendiri berkata,

“Jikalau dunia membenci kamu, ingatlah bahwa ia telah lebih dahulu membenci Aku dari pada kamu” (Yohanes 15:18).

Dalam ayat-ayat ini, kita melihat bahwa orang-orang yang terhilang di dunia ini semua sangat membenci Kristus, atau mereka menyembunyikan wajah mereka dari-Nya dan tidak memikirkan tentang Dia.

“Orang menutup mukanya terhadap dia” (Yesaya 53:3).

Orang menyembunyikan wajah mereka dari Yesus dalam banyak hal. Berikut adalah tiga dari antaranya.

I. Pertama, ada orang-orang yang menyembunyikan wajah mereka dari Kristus dalam penghinaan total.

Saya Telah membaca buku Pastor Wurmbrand, Tortured for Christ. Saya membacanya setiap tahun. Pastor Wurmbrand menceritakan kengerian yang dia alami dari Komunis yang membenci Kristus. Dia mengatakan,

     Penyiksaan dan kekejaman yang brutal terus berlangsung. Jika aku sudah kehilangan kesadaran atau pingsan sehingga tidak mampu lagi memberikan pengakuan bagi para penyiksa, maka aku dikembalikan ke sel. Di situ aku dibiarkan tergeletak setengah sadar supaya memperoleh kekuatan untuk disiksa lagi oleh mereka. Banyak orang meninggal pada tahap ini… Dalam tahun berikutnya, dalam beberapa penjara yang berbeda, mereka mematahkan empat tulang punggungku dan tulang-tulang yang lain. Mereka melukai tubuhku di selusin tempat. Mereka membakar besi dan pisau dan membuat delapan lubang di badanku…..
     Kami harus duduk selama tujuh belas jam setiap hari – berminggu-minggu, berbulan-bulan, dan bertahun-tahun – untuk mendengarkan

     Komunisme itu baik!
     Komunisme itu baik!
     Komunisme itu baik!
     Kekristenan itu tolol!
     Kekristenan itu tolol!
     Kekristenan itu tolol!
     Menyerahlah!
     Menyerahlah!
     Menyerahlah!

(Richard Wurmbrand, Th.D., Tortured for Christ, Living Sacrifice Books, 1998 edition, hlm. 38, 39).

Dia tidak melebih-lebihkan. Saya sangat mengenal beliau.

Kebencian Komunis dan Sosialis lainnya terhadap Kristus sangatlah besar. Kita melihat serangan besar dari Sosialis menentang Yesus dan para pengikut-Nya bahkan di Amerika saat ini - dari Gedung Putih ke sekolah rumah. Para pejabat tinggi sekarang menyembunyikan wajah mereka dari Kristus dalam penghinaan total. Mereka yang meremehkan Kristus dan para pengikut-Nya tentu menggenapi teks kita ini,

“Orang menutup mukanya terhadap dia” (Yesaya 53:3).

II. Kedua, ada orang-orang yang menyembunyikan wajah mereka dari Kristus dengan ketidakpedulian.

Tentunya itu menggambarkan beberapa dari antara Anda di sini pagi ini! Anda tidak pernah berpikir untuk menyakiti seorang Kristen, atau berteriak “Kekristenan adalah bodoh.” Anda merasa ngeri ketika saya memberitahu Anda apa yang orang-orang Komunis lakukan terhadap Pastor Wurmbrand. Anda berkata, “Saya tidak akan pernah melakukan hal seperti itu!” Saya percaya Anda. Saya tidak berpikir Anda akan pernah menyerang Yesus seperti salah satu penyiksa Komunis yang sangat kejam itu. Namun...! Namun ...! Anda menggenapi teks kita ini dengan ketidakpedulian Anda kepada Yesus,

“Orang menutup mukanya terhadap dia” (Yesaya 53:3).

Anda datang ke gereja dan hanya duduk di sini. Mata Anda berkaca-kaca ketika saya berbicara tentang Yesus. Beberapa dari Anda bahkan menutup mata Anda. Yang lainnya dari Anda menutup hati Anda. Dengan ketidakpedulian, Anda menyembunyikan wajah Anda dari Yesus.

Apakah Anda tahu bahwa bahkan seseorang yang adalah seorang pendeta bisa melakukan itu? Ketika saya berada di seminari Baptis Selatan di San Francisco, ada seorang mahasiswa di sana yang bernama Tom Frederick. Ia menjadi teman saya. Tom adalah seorang pendeta. Tetapi suatu Minggu khotbahnya sendiri menusuk hatinya! Dia mulai menangis begitu keras dia tidak bisa berkhotbah lagi. Dia turun dari mimbar dan berlutut di altar. Di sana ia menyesali karena menyadari bahwa dia tidak mengasihi sang Juruselamat. Di sana, di depan jemaat yang keheranan, ia berhenti menyembunyikan wajahnya dari Yesus. Ia percaya kepada sang Juruselamat, dan ia menjadi orang Kristen sejati. Ia menjadi seorang yang sangat baik hati. Dia datang ke kamar asrama saya dengan orang-orang yang bergabung dengan saya untuk berdoa di sana setiap Kamis malam. Dia mendukung saya untuk berdiri bersama dengan saya melawan para profesor yang menyerang Alkitab. Dia pergi bersama dengan saya ketika kami mendatangi rumah presiden Seminari. Dia mendukung saya meskipun mereka menyebutnya salah satu dari “fanatik Hymers.” Dia bertobat dari seorang pendeta Baptis Selatan yang masih terhilang, untuk menjadi orang Kristen sejati. Pertobatannya terjadi ketika ia berhenti memperlakukan Yesus dengan dingin dan dalam ketidakpedulian.

Tom meninggal beberapa minggu yang lalu. Saya mengirim sejumlah uang untuk istrinya. Itu setidaknya yang bisa saya lakukan untuk mengucapkan terima kasih kepada dia yang telah mendukung saya dalam Pertempuran Alkitab di Golden Gate Baptist Theological Seminary di awal tahun 1970-an. Dan saya bersyukur kepada Allah yang telah membuka hati Tom bagi Yesus, ketika ia diselamatkan saat menyampaikan khotbahnya sendiri pada hari Minggu pagi pada masa itu.

Seseorang mengatakan, “Dr. Hymers, Anda tidak akan menginginkan saya menjadi seperti Tom Frederick, bukan?” Kiranya Allah menolong saya! Saya akan bersukacita di hadapan para malaikat di Sorga jika Anda menjadi bahkan setengah dari dia! Beberapa dari Anda orang muda yang duduk di sini minggu demi minggu yang tidak peduli, belum bangun, dan acuh tak acuh - Saya memohon kepada Tuhan untuk membuat Anda setidaknya sedikit seperti Tom!

Sekarang, begini - apa yang Anda akan lakukan jika Anda berada di Golden Gate Seminary pada tahun 1971 atau 1972? Bagaimana jika Anda berada di sana dari gereja lain, dan saya bukanlah pendeta Anda? Pikirkanlah sekarang! Apakah Anda mendukung saya ketika saya menghadapi para profesor yang menyerang Alkitab? Pikirkanlah sekarang! Apakah Anda mendukung saya? Atau apakah Anda bermain “cantik” dan tidak mau terlibat dalam kontroversi itu? Pikirkan!

Sekarang, jika Anda jujur dengan diri Anda sendiri, beberapa dari Anda harus mengakui bahwa Anda akan masa bodoh dan menghindar. Setelah semua, Anda hanya akan ingin mendapatkan gelar Anda dan keluar dari sana tanpa dicap sebagai salah satu dari “fanatik Hymers,” bukan? Anda tidak akan tiba-tiba berubah dari cara Anda sekarang, dan menjadi bersemangat untuk Kristus, bukan? Pikirkanlah! Saya percaya Anda yang terus masuk dan keluar dari ruang pemeriksaan tidak akan berada di sisi saya di seminari liberal pada saat itu. Tidak, Anda akan menjadi dingin dan acuh tak acuh seperti Anda sekarang! Anda akan bergabung dengan mereka yang mengatakan,

“Orang menutup mukanya terhadap dia” (Yesaya 53:3).

III. Ketiga, ada orang-orang yang menyembunyikan wajah mereka dari Kristus dengan penolakan.

Anda telah menyembunyikan wajah Anda dari Yesus untuk waktu yang lama. Anda tidak peduli apakah saya berkhotbah tentang Yesus atau tidak. Jika saya berbicara tentang psikologi Anda akan menegakkan kursi Anda dan mendengarkan dengan perhatian. Jika saya berbicara tentang politik Anda akan menegakkan duduk Anda sehingga Anda bisa mendengar setiap kata. Pada kesempatan saya berbicara tentang nubuatan Alkitab, Anda memberikan perhatian penuh untuk khotbah itu. Ketika saya berbicara tentang Sorga beberapa minggu yang lalu Anda semua membuka telinga, mendengarkan dengan konsentrasi, karena itu adalah subjek baru bagi Anda. Tetapi ketika saya kembali ke Injil, mata Anda berkaca-kaca. Anda kehilangan minat ketika saya berbicara tentang Yesus! Bukankah begitu? Bukankah begitu?

Anda orang-orang muda menghabiskan banyak waktu dan energi untuk belajar di perguruan tinggi. Anda belajar selama berjam-jam dan akhirnya agar Anda dapat lulus dengan nilai yang baik di kelas Anda. Anda bangun pagi untuk belajar. Anda bertahan sampai larut malam untuk belajar. Saya senang Anda melakukan itu karena Anda tidak akan melakukannya dengan baik dalam profesi Anda jika Anda tidak melakukannya dengan baik di sekolah sekarang. Saya mengucapkan selamat kepada Anda atas usaha keras untuk belajar di sekolah. Tetapi Anda tidak pernah bertahan bahkan satu jam dari biasanya untuk mempelajari Alkitab, atau untuk mempelajari khotbah-khotbah ini, yang diberikan kepada Anda dalam bentuk cetak setiap hari Minggu. Anda bahkan tidak pernah berpikir untuk bangun satu jam lebih awal untuk belajar tentang Kristus, yang mati untuk menyelamatkan jiwa Anda yang berdosa. Segala sesuatu di dunia ini tampaknya lebih penting bagi Anda daripada Kristus yang mengasihi Anda, dan yang berdoa untuk Anda di Sorga.

Bahkan di gereja, sementara saya berkhotbah tentang Yesus, Anda membiarkan pikiran Anda mengembara ke hal-hal yang tampaknya lebih penting bagi Anda daripada Dia. Dan ketika Anda datang ke ruang pemeriksaan, saya tidak mendengar Anda berbicara tentang Yesus. Anda berbicara tentang diri Anda sendiri, tetapi saya tidak mendengar Anda berbicara tentang Yesus. Saya mendengar Anda kadang-kadang berbicara tentang doktrin dan ayat-ayat Alkitab, tetapi saya tidak mendengar Anda berbicara tentang Yesus itu sendiri! Dia tidak ada dalam pikiran Anda. Sebagian besar waktu Anda hanya berbicara tentang apa yang Anda rasakan - atau tidak rasakan! Anda mencari perasaan untuk meyakinkan Anda, tetapi Anda tidak mencari Yesus itu sendiri. Anda berbicara tentang tidak adanya jaminan, tetapi Anda tidak berbicara tentang Juruselamat itu sendiri, yang merupakan satu-satunya Pribadi yang bisa menjamin keselamatan Anda! Beberapa dari Anda berpikir, “Saya tidak memiliki hati yang hancur.” Saya berkata kepada Anda, “Jangan mencari hati yang hancur, pandanglah Yesus!” Tetapi ketika saya menyebutkan nama-Nya mata Anda menjadi berkaca-kaca, dan Anda berpikir, “Saya membutuhkan perasaan. Saya perlu merasa diselamatkan!” Saya berkata, “Tidak, semua yang Anda butuhkan hanyalah Yesus.” Tetapi ketika saya menyebut nama-Nya Anda kehilangan minat segera. Saya berkata, “Pandanglah Yesus sekarang, Dia yang telah mencurahkan darah-Nya di kayu Salib untuk Anda.” Tetapi Anda melihat kembali kepada diri Anda sendiri. Anda mencari perasaan pada diri sendiri! Saya tidak bisa membuat Anda berpaling dari diri Anda kepada Yesus! Saya mengutip nabi yang mengatakan, “Carilah TUHAN selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya selama Ia dekat!” (Yesaya 55: 6). Tetapi Anda mencari perasaan atau emosi pada diri Anda sendiri daripada mencari Kristus itu sendiri, Dia yang sangat mengasihi Anda!

“Orang menutup mukanya terhadap dia” (Yesaya 53:3).

Saya meminta Anda untuk berhenti menutup muka Anda jauh dari Yesus. Saat Anda berpaling kepada Yesus sendiri, Dia akan menyelamatkan Anda. Anda mungkin tidak akan “merasa” diselamatkan. Pada hari saya diselamatkan oleh Yesus, saya tidak “merasa” diselamatkan. Saya bahkan tidak tahu bahwa saya diselamatkan pada hari itu sampai beberapa bulan berlalu. Semua yang saya tahu hari itu adalah Yesus! Saya percaya kepada-Nya sebelumnya, tetapi hari itu - saya hanya bisa mengatakan - ada Yesus! Itu adalah iman yang sangat primitif, tetapi itu iman di dalam Yesus, sangat sederhana, sangat primitif - tetapi itu adalah Yesus!

Pastor Wurmbrand melihat banyak orang disiksa bagi Kristus oleh Komunis ketika ia berada di penjara karena memberitakan Injil. Ia juga melihat banyak tahanan, dan bahkan penjaga Komunis, yang kemudian percaya Yesus. Pastor Wurmbrand berkata,

Setelah individu telah sampai pada iman - bahkan iman yang sangat primitif - iman ini berkembang dan tumbuh. Kami yakin bahwa itu akan menaklukkan karena kami dari Gereja Bawah tanah telah melihatnya menaklukkan lagi dan lagi. Kristus mengasihi Komunis dan “musuh-musuh iman” lainnya. Mereka bisa dan harus dimenangkan bagi Kristus (Wurmbrand, ibid., hlm. 115).

Pencuri yang mati di samping Yesus di kayu salib diselamatkan dalam beberapa menit ketika ia meninggal dunia. Dia tahu sangat sedikit. Menggunakan kata Pastor Wurmbrand, imannya sangat “primitif.” Tetapi dia diselamatkan saat hatinya percaya kepada Yesus. Dan sang Juruselamat berkata kepadanya, “Sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus” (Lukas 23:43). Menurut saya mungkin ada seseorang di sini pagi ini yang dapat percaya Yesus paling tidak sama seperti yang dilakukan oleh orang itu. Itu mungkin sangat sederhana, iman “primitif”, tetapi jika Anda percaya Yesus sesederhana itu, tanpa melihat diri sendiri untuk suatu bukti, hanya percaya Yesus dan meninggal di sana, tanpa pemeriksaan diri, Yesus akan menyelamatkan Anda. Iman yang sederhana, lemah, “primitif,” iman seperti anak kecil dalam Yesus – hanya itu yang Anda butuhkan. Jangan melihat sekali pun pada diri sendiri. Jangan mencari perasaan apapun bahkan sekali saja. Hanya memandang Yesus dan hanya itu. Jangan main-main dengan hal itu. Jangan memeriksanya. Jangan menganalisanya. Hanya percaya Yesus dan berhenti di situ. Yesus sendiri akan melakukan semua sisanya. Bahkan saat Anda tidur, benih iman di dalam Yesus akan tumbuh. Tetapi Anda harus percaya Yesus sendiri – sesimpel itu, sesederhana itu, semudah, seprimitif itu. Anda dapat percaya Yesus seperti itu. Anda dapat datang kepada-Nya, dan berhenti di situ, tanpa memeriksa perasaan Anda sendiri untuk jaminan. Hanya percaya Yesus. Kemudian, bahkan saat Anda tidur di malam hari, benih iman, seperti kata Pastor Wurmbrand, “berkembang dan bertumbuh.” Iman yang sangat lemah, primitif, dan ragu dalam Yesus adalah satu-satunya yang Anda butuhkan! Dengarkan lagi lagu yang baru saja dinyanyikan oleh Mr. Griffith. Ini berbicara tentang iman yang primitif dan sederhana, tanpa perasaan, di dalam Yesus!

Jiwaku gelap, batuku keras –
Ku tak dapat melihat, Ku tak dapat merasa;
‘Tuk terang, ‘tuk kehidupan, Ku harus memohon
Dalam iman sederhana kepada Yesus
(“In Jesus” oleh James Procter, 1913).

Kami akan berdoa dengan Anda jika Anda ingin kami melakukannya. Kami ingin membantu Anda menjadi orang Kristen sejati. Hanya tinggalkan tempat duduk Anda dan berjalan ke bagian belakang auditorium ini sekarang. Dr. Cagan akan membawa Anda ke tempat yang tenang untuk berdoa. Anda pergi sementara saya menyanyikan lagu ini lagi.

Ku t’lah mencoba dalam seribu cara sia-sia
    Ketakutanku padam, harapanku meningkat;
Namun apa yang aku butuhkan, Alkitab berkata,
   Hanya Yesus.

Jiwaku gelap, batuku keras –
   Ku tak dapat melihat, Ku tak dapat merasa;
‘Tuk terang, ‘tuk kehidupan, Ku harus memohon
   Dalam iman sederhana kepada Yesus
(“In Jesus” oleh James Procter, 1913).

Dr. Chan, silahkan maju dan berdoa untuk mereka yang berespon. Amin.

(AKHIR KHOTBAH)
Anda dapat membaca khotbah Dr Hymers setiap minggu di Internet
di www.realconversion.com. Klik di “Khotbah Indonesia.”

Anda dapat mengirim email kepada Dr. Hymers dalam bahasa Inggris ke
rlhymersjr@sbcglobal.net (Click Here) – atau Anda juga boleh mengirim surat kepadanya
ke P.O. Box 15308, Los Angeles, CA 90015. Atau telepon beliau di (818)352-0452.

Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Anda dapat menggunakannya tanpa
meminta izin kepada Dr. Hymers. Namun, semua video khotbah Dr. Hymers dilindungi
hak cipta dan hanya dapat digunakan dengan izin.

Pembacaan Alkitab Sebelum Khotbah oleh Mr. Abel Prudhomme: Lukas 23:39-43.
Persembahan Pujian Sebelum Khotbah oleh Mr. Benjamin Kincaid Griffith:
“In Jesus” (oleh James Procter, 1913).


GARIS BESAR KHOTBAH

IMAN SEDERHANA DI DALAM YESUS

(KHOTBAH NOMER 15 DARI KITAB YESAYA 53)

SIMPLE FAITH IN JESUS
(SERMON NUMBER 15 ON ISAIAH 53)

oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.

“Orang menutup mukanya terhadap dia” (Yesaya 53:3).

(Yesaya 49:7; Yohanes 15:18)

I.   Pertama, ada orang-orang yang menyembunyikan wajah mereka dari Kristus dalam penghinaan total, Yesaya 53:3.

II.  Kedua, ada orang-orang yang menyembunyikan wajah mereka dari Kristus dengan ketidakpedulian, Yesaya 53:3.

III. Ketiga, ada orang-orang yang menyembunyikan wajah mereka dari Kristus dengan penolakan, Yesaya 55:6; 53:3; Lukas 23:43.