Print Sermon

Naskah-naskah khotbah dan video ini diakses oleh sekitar 1,500,000 komputer di lebih dari 221 negara setiap tahunnya di www.sermonsfortheworld.com. Ratusan orang lainnya menyaksikan video di YouTube, tetapi mereka akan segera meninggalkan YouTube dan mengunjungi langsung ke website kami. Naskah-naskah khotbah ini disajikan dalam 38 bahasa kepada sekitar 120,000 komputer setiap bulannya. Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Jadi para pengkhotbah boleh menggunakannya tanpa seijin kami. Silahkan klik di sini untuk mengetahui bagaimana Anda dapat memberikan donasi setiap bulan untuk membantu kami dalam pekerjaan besar pemberitaan Injil ke seluruh dunia ini.

Kapanpun Anda menulis pesan untuk Dr. Hymers, selalu sebutkan kepada beliau negara di mana Anda tinggal. Surel Dr. Hymers adalah rlhymersjr@sbcglobal.net .




MEREKA MENINGGALKAN DIA DAN MELARIKAN DIRI

THEY FORSOOK HIM AND FLED
(Indonesian)

oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.
diterjemahkan oleh Dr. Edi Purwanto

Khotbah ini dikhotbahkan di Baptist Tabernacle of Los Angeles
Pada Kebaktian Minggu Malam, 4 Maret 2018
A sermon preached at the Baptist Tabernacle of Los Angeles
Lord’s Day Evening, March 4, 2018

“Akan tetapi semua ini terjadi supaya genap yang ada tertulis dalam kitab nabi-nabi. Lalu semua murid itu meninggalkan Dia dan melarikan diri” (Matius 26:56).


Yesus mengakhiri doa dalam kesendirian-Nya di Taman Getsemani. Ia membanggunkan murid-murid yang sedang tertidur sambil berkata, “Bangunlah, marilah kita pergi. Dia yang menyerahkan Aku sudah dekat” (Matius 26:46). Ketika murid-murid itu bangun, Yudas datang membawa “serombongan besar orang yang membawa pedang dan pentung, disuruh oleh imam-imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi” (Matius 26:47).

Semua murid itu harus melihat hal itu di dalam kegelapan Getsemani. Yudas telah memberi isyarat kepada para penjaga Bait Suci, “Orang yang akan kucium, itulah Dia, tangkaplah Dia” (Matius 26:48). Yudas mencium Yesus. “Maka majulah mereka memegang Yesus dan menangkap-Nya” (Matius 26:50). “Lalu Simon Petrus, yang membawa pedang, menghunus pedang itu, menetakkannya kepada hamba Imam Besar dan memutuskan telinga kanannya. Nama hamba itu Malkhus” (Yohanes 18:10). Yesus “menjamah telinga orang itu dan menyembuhkannya” (Lukas 22:51). Kemudian Yesus meminta Petrus untuk meletakkan pedangnya dan berkata, “Atau kausangka, bahwa Aku tidak dapat berseru kepada Bapa-Ku, supaya Ia segera mengirim lebih dari dua belas pasukan malaikat membantu Aku? [72.000 malaikat!] Jika begitu, bagaimanakah akan digenapi yang tertulis dalam Kitab Suci, yang mengatakan, bahwa harus terjadi demikian?” (Matius 26:53-54). Kemudian Yesus berpaling kepada orang-orang yang datang untuk menangkap Dia dan berkata, “Sangkamu Aku ini penyamun, maka kamu datang lengkap dengan pedang dan pentung untuk menangkap Aku? Padahal tiap-tiap hari Aku duduk mengajar di Bait Allah, dan kamu tidak menangkap Aku” (Matius 26:55). Ini membawa kita kepada teks kita,

“Akan tetapi semua ini terjadi supaya genap yang ada tertulis dalam kitab nabi-nabi." Lalu semua murid itu meninggalkan Dia dan melarikan diri” (Matius 26:56).

Berbagai peristiwa ini telah dinubuatkan oleh para nabi ratusan tahun sebelumnya. Dr. R. C. H. Lenski berkata, “Semua hal ini terjadi untuk satu alasan dan hanya untuk satu alasan: ‘supaya genap yang ada tertulis dalam kitab nabi-nabi.’ Di sinilah kekuatan nyata bekerja dalam apa yang terjadi pada malam itu” Allah menggenapkan nubuatan para nabi-Nya, Yesus dengan sukarela menyerahkan diri-Nya sendiri ke dalam tangan penawan-Nya… sekarang ayat 56 itu telah digenapi. Ketika Yesus ditangkap, semua murid melarikan diri” (R. C. H. Lenski, Ph.D., The Interpretation of St. Matthew’s Gospel, Augsburg Publishing House, 1964 edition, hal. 1055; catatan untuk Matius 26:56).

“Akan tetapi semua ini terjadi supaya genap yang ada tertulis dalam kitab nabi-nabi." Lalu semua murid itu meninggalkan Dia dan melarikan diri” (Matius 26:56).

Dalam khotbah ini, saya akan menyelidiki sedikit lebih dalam ke dalam ayat ini, untuk menggali keluar beberapa alasan para Murid “meninggalkan Dia, dan melarikan diri.” Menurut Dr. George Ricker Berry kata Yunani yang diiterjemahkan “meninggalkan” (atau “forsook”) dalam KJV berarti “abandon” (“meninggalkan”) (A Greek-English Lexicon and New Testament Synonyms). Di sini ada beberapa alasan mengapa para Murid meninggalkan Yesus, ketika mereka meninggalkan Dia dan melarikan diri.

I. Pertama, mereka meninggalkan Yesus dan melarikan diri untuk menggenapi kitab nabi-nabi.

Teks kita berkata, “Akan tetapi semua ini terjadi supaya genap yang ada tertulis dalam kitab nabi-nabi…” Ini termasuk nubuatan tentang para Murid yang meninggalkan Dia dan melarikan diri. Zakharia 13:6-7 berkata,

“Bekas luka apakah yang ada pada badanmu ini?, lalu ia akan menjawab: Itulah luka yang kudapat di rumah sahabat-sahabatku!... Bunuhlah gembala, sehingga domba-domba tercerai-berai! Aku akan mengenakan tangan-Ku terhadap yang lemah” (Zakharia 13:6-7).

Berhubungan dengan kata-kata ini “Bunuhlah gembala, sehingga domba-domba tercerai-berai,” Dr. Henry M. Morris berkata,

Ayat ini dikutip dalam Matius 26:31 dan Markus 14:27 oleh Kristus Sendiri. Ia, Gembala yang Baik, akan memberikan hidup-Nya untuk domba-domba itu (Yohanes 10:11), namun dalam trauma oleh peristiwa-peristiwa perubahan dunia ini, domba-domba-Nya akan tercerai-berai untuk sementara (Henry M. Morris, Ph.D., The Defender’s Study Bible, World Publishing, 1995 edition, hlm. 993; catatan untuk Zakharia 13:7).

Tuhan Yesus Kristus berkata bahwa Zakharia 13:7 menubuatkan bahwa para Murid akan meninggalkan Dia dan melarikan diri. Dalam Matius 26:31 Kristus berkata,

“Malam ini kamu semua akan tergoncang imanmu karena Aku. Sebab ada tertulis: Aku akan membunuh gembala dan kawanan domba itu akan tercerai-berai” (Matius 26:31).

Lagi, dalam Markus 14:27,

“Lalu Yesus berkata kepada mereka: "Kamu semua akan tergoncang imanmu. Sebab ada tertulis: Aku akan memukul gembala dan domba-domba itu akan tercerai-berai” (Markus 14:27).

Para Murid meninggalkan Dia dan melarikan diri adalah penggenapan dari nubuatan dalam Zakharia 13:7.

“Akan tetapi semua ini terjadi supaya genap yang ada tertulis dalam kitab nabi-nabi." Lalu semua murid itu meninggalkan Dia dan melarikan diri” (Matius 26:56).

II. Kedua, mereka meninggalkan Yesus dan melarikan diri karena mereka adalah anggota ras yang telah jatuh.

Ras manusia adalah ras yang telah jatuh. Kita seharusnya tidak pernah melupakan hal itu. Anda adalah seorang berdosa – karena Anda adalah bagian dari ras yang penuh dosa – anak Adam. Alkitab berkata,

“Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa” (Roma 5:12).

Itulah sebabnya mengapa semua orang yang dilahirkan “mati oleh kesalahan-kesalahan” (Efesus 2:5). Itulah sebabnya mengapa semua orang “pada dasarnya kami adalah orang-orang yang harus dimurkai” (Efesus 2:3). Itulah mengapa Anda berdosa secara alami. Jangan salahkan segalanya pada Iblis! Iblis tidak bisa memperbudak kita jika kita bukan orang berdosa. Semua keturunan Adam adalah orang berdosa secara alami. Anda adalah orang berdosa secara alami. Iya, Anda!

Para Murid tidak lebih baik dari pada umat manusia lainnya. Demikian juga, mereka “pada dasarnya kami adalah orang-orang yang harus dimurkai.” Demikian juga, mereka “mati oleh kesalahan-kesalahan.” Demikian juga, mereka adalah anak-anak Adam. Sebagaimana tertulis dalam buku anak-anak New England zaman dulu,

“Di dalam Kejatuhan Adam
Kita semua telah berdosa.”

Jadi para Murid memiliki pikiran kedagingan yang adalah “perseteruan terhadap Allah” (Roma 8:7). Jadi mereka menolak Injil setiap kali Kristus mengkhotbahkannya kepada mereka. Dengan cara yang sama dengan Anda yang menolak Injil! Dr. J. Vernon McGee berkata,

[Kristus] mengulangi lima kali fakta bahwa Ia akan pergi ke Yerusalem untuk mati (Matius [16:21]; 17:12; 17:22-23; 20:18-19; 20:28). Kendati pengajaran itu begitu intensif, para murid gagal untuk menyerap pentingnya [Injil] sampai setelah kebangkitan-Nya (J. Vernon McGee, Th.D., Thru the Bible,Thomas Nelson Publishers, 1983, volume IV, hlm. 93; catatan untuk Matius 16:21).

Mengapa para Murid tidak “menyerap pentingnya” Injil? Jawabannya sederhana saja,

“Jika Injil yang kami beritakan masih tertutup juga, maka ia tertutup untuk mereka, yang akan binasa” (II Korintus 4:3).

Dalam catatannya untuk Yohanes 20:22, Dr. McGee berkata bahwa para Murid belum dilahirkan kembali sampai mereka berjumpa dengan Kristus yang telah bangkit, dan Ia menghembusi mereka, sambil berkata, “Terimalah Roh Kudus” (J. Vernon McGee, Th.D., ibid., p. 498; note on John 20:22). (Klik di sini untuk membaca khotbah saya tentang subyek ini – “Ketakutan Murid-Murid” – “Arti Perkataan ini Tersembunyi Bagi Mereka,” “Pertobatan Petrus,” “Petrus di Bawah Keinsafan,” and “Penyesalan Palsu Yudas.”)

“Lalu semua murid itu meninggalkan Dia dan melarikan diri” (Matius 26:56).

Mereka harus melalui ini untuk melihat bahwa mereka adalah orang berdosa. Sama seperti John Cagan dan Emi Zabalaga yang harus melihat bahwa mereka adalah orang berdosa yang harus binasa. Sama seperti Anda yang harus dibuat untuk melihat bahwa Anda adalah orang berdosa yang terhilang!

Beberapa orang mungkin mengatakan kepada Anda bahwa saya sudah terlalu jauh dengan mengatakan bahwa para Murid belum dilahir-barukan dan belum bertobat sampai setelah kebangkitan Kristus. Apakah menurut Anda para Murid berbeda dari Anda? Saya tahu mereka tidak berbeda dengan saya! Tanpa Darah Yesus saya tidak akan berdiri di hadapan Anda malam ini! Tanpa Darah Yesus saya masih akan menjadi orang berdosa yang terhilang yang akan pergi ke Neraka!

Hingga saat s'karang ini PimpinanMu beserta.
   O semoga Kau sendiri Antar aku ke surga!
Dulu kala kumerana Dalam dosa terjerat;
   DarahMu yang berkuasa Mencurahkan selamat.
(“Come, Thou Fount” oleh Robert Robinson, 1735-1790/
      Nyanyian Pujian No. 13).

Saya sangat menyukai buku Rev. Iain H. Murray, The Old Evangelicalism (The Banner of Truth Trust, 2005). Berbicara tentang pertobatan pada umumnya, Iain H. Murray berkata, “Ada kebutuhan mendesak hari ini untuk menyatakan kebenaran tentang pertobatan. Kontroversi yang tersebar luas tentang subyek ini akan menjadi angin yang menyehatkan untuk menerbangkan seribu hal yang kurang penting” (hlm. 68). Tulislah kepada saya tentang ini. Saya ingin mendengar dari Anda, dan saya secara pribadi akan memberikan jawaban kepada setiap orang! Email saya adalah rlhymersjr@sbcglobal.net.

“Lalu semua murid itu meninggalkan Dia dan melarikan diri” (Matius 26:56).

karena mereka belum dibersihkan dari dosa mereka oleh Darah Yesus! Sudahkah Anda disucikan oleh Darah Yesus? Sudahkah? Sudahkah? Anda tidak memiliki harapan kecuali Anda disucikan oleh Darah Yesus!

III. Ketiga, mereka meninggalkan Yesus dan melarikan diri karena mereka tidak memiliki keinsafan akan dosa yang sejati sebelum waktu itu.

Mereka memiliki keyakinan besar di dalam kekuatan mereka sendiri. Kita melihat itu lagi dan lagi sebelum Kristus bangkit dari antara orang mati dan menampakkan diri kepada mereka. Sebagai contoh, ketika Yesus berkata kepada Petrus bahwa ia akan menyangkal Dia pada malam itu juga. Mereka masih harus melalui karya Roh Kudus yang mengeringkan- untuk membuat mereka merasakan dosa mereka!

“Kata Petrus kepada-Nya: "Sekalipun aku harus mati bersama-sama Engkau, aku takkan menyangkal Engkau." Semua murid yang lainpun berkata demikian juga” (Matius 26:35).

Tidak ada satu pun Murid yang telah bertobat pada waktu itu! Dan Anda saat ini juga belum! Anda harus melalui karya Roh Kudus yang mengeringkan - untuk membuat Anda merasakan dosa Anda! Dr. Martyn Lloyd-Jones berkata,

Tidak ada pengijilan yang benar tanpa doktrin tentang dosa, dan tanpa pemahaman tentang apa itu dosa… Penginjilan harus mulai dengan kesucian Allah, manusia yang penuh dosa dan konsekuensi kekal dari kejahatan dan dosa yang dilakukan. Hanya orang yang telah dibawa untuk melihat kesalahannya di dalam cara ini yang lari kepada Kristus untuk memperoleh keselamatan dan penebusan [Catatan Dr. Hymers: Saya sendiri hanya menjadi sangat diinsafkan akan dosa ketika memainkan peran Yudas dalam sebuah drama Paskah!] (D. Martyn Lloyd-Jones, M.D., Studies in the Sermon on the Mount, InterVarsity, 1959, volume 1, hlm. 235; cetak miring adalah penekanan saya).

Para Murid belum mengalami keinsafan akan dosa sebagaimana dipahami oleh orang injili-lama sampai setelah mereka semua “meninggalkan Dia dan melarikan diri.” Ketika para Murid baru saja berkata, “Kami percaya, bahwa Engkau datang dari Allah,”

“Jawab Yesus kepada mereka: "Percayakah kamu sekarang? Lihat, saatnya datang, bahkan sudah datang, bahwa kamu diceraiberaikan masing-masing ke tempatnya sendiri dan kamu meninggalkan Aku seorang diri...” (Yohanes 16:30-32).

Dukacita dan keinsafan Petrus, setelah ia menyangkal Kristus, juga dirasakan oleh Murid-murid yang lain. “Lalu ia pergi ke luar dan menangis dengan sedihnya” (Lukas 22:62). Dr. W. G. T. Shedd berkata, “Roh Kudus pada umumnya tidak melahir-barukan seseorang sampai ia menjadi orang yang telah diinsafkan” (Shedd, Dogmatic Theology, volume 2, hlm. 514). Dan para Murid belum diinsafkan akan dosa mereka sebelum mereka mengkhianati Yesus. Kemudian mereka tahu bahwa mereka sangat perlu dibersihkan oleh Darah Kudus-Nya! Beberapa dari Anda berpikir bahwa Anda dapat bertobat tanpa terlebih dahulu diinsafkan akan dosa Anda! Anda tidak akan dipertobatkan sebelum Anda diinsafkan akan dosa Anda! Petrus keluar dan menangis dengan sedih. Kebanyakan orang menangis seperti Petrus sebelum mereka bertobat. Apakah Anda menangis tersedu-sedu?

PENERAPAN

Sekarang saya akan kembali dan menerapkannya pada Anda yang masih belum bertobat. Pernahkah Anda merasa bahwa Anda adalah orang berdosa yang akan binasa, bahwa hati Anda sendiri “liciknya hati, lebih licik dari pada segala sesuatu”? (Yeremia 17: 9). Apakah Anda merasa, “Aku, manusia celaka! Siapakah yang akan melepaskan aku dari tubuh maut ini?” (Roma 7:24). Sudahkah Anda kehilangan kepercayaan diri Anda? Sudahkah Anda menangis dan menangis karena dosa kita? Tidak ada harapan bagi Anda sebelum Anda menangis dan menangis karena dosa Anda! Sebelum Anda berkata, “Tuhan kasihanilah saya orang berdosa ini!” Seperti yang dikatakan Dr. Lloyd-Jones, “Hanya orang yang telah dibawa untuk melihat kesalahannya dengan cara ini, yang akan menyerahkan diri kepada Kristus untuk pembebasan dan penebusan” (Ibid.).

Dalam nama Yesus, dengan suara bulat, Angkatlah pujian suci,
Dan harapkan sungai kesembuhan Ia curahkan Dari setiap nadi darah

Oh, siapa yang dapat menceritakan penderitaan yang Ia pikul Ketika darah suci tertumpah Seperti apakah rasa sakit dari dada-Nya yang robek oleh siksaan, Ketika menanggung kesalahan kita?

Sesungguhnya bukan suara cician atau hujatan Yang begitu menyiksa hati-Nya
Paku yang menusuk, mahkota duri, Tidak menyebabkan kesedihan terdalam

Namun setiap usaha pengkhianatan Dukacita lebih berat ada di dalamnya,
Betapa di atas beban berat jiwa-Nya Beban dosa manusia diletakkan
   (“The Lord Hath Laid on Him” oleh William Hiley Bathurst, 1796-1877;
      untuk lagu “Amazing Grace.”)

Anda harus merasakan dosa Anda begitu kuat sehingga Anda menangis dan menangis dengan air mata yang sebenarnya seperti yang terjadi di China pada saat kebangunan rohani di sana.

Sebentar lagi saya akan meminta Anda untuk datang dan duduk di dua baris pertama untuk berbicara dengan kami tentang bagaimana diselamatkan. Beberapa dari Anda akan datang, tapi tidak akan banyak gunanya bagi Anda. Anda akan meninggalkan tempat ini tetap sebagai orang berdosa yang terhilang. Mengapa maju ke sini tidak membantu Anda? Karena Anda tidak merasa terhilang. Anda seperti para Murid. Anda memiliki kepercayaan yang tinggi pada diri sendiri. Anda pikir Anda bisa menjalani hidup Anda sebagai orang Kristen seperti Anda. Tetapi Anda salah. Cepat atau lambat Iblis akan datang dan menggoda Anda. Dan Anda akan melakukan persis apa yang Murid lakukan. Anda akan meninggalkan Kristus. Anda akan meninggalkan gereja ini. Anda akan masuk ke dalam kehidupan dosa. Bagaimana saya tahu itu? Karena saya telah berkhotbah selama 60 tahun. Saya telah melihat ratusan orang seperti Anda. Begitulah saya tahu bahwa Anda akan meninggalkan Kristus seperti para Murid malam itu. Cepat atau lambat Anda akan melakukan persis apa yang mereka lakukan. Anda tidak berpikir Anda akan melakukannya. Tetapi Anda salah! Jujurlah pada diri Anda sendiri. Anda sudah berpikir untuk meninggalkan gereja. Jujurlah. Anda sudah berpikir untuk pergi, bukan? Bukankah demikian? Bukankah demikian? Anda tahu itu.

Anda harus melihat hati Anda. Anda harus merasakan dosa Anda. Anda harus merasakan kurangnya iman Anda kepada Yesus. Anda harus merasa bahwa Anda adalah orang berdosa yang terhilang! Anda harus merasa bersalah - bersalah karena tidak mempercayai Yesus. Itu adalah dosa terbesar - dosa tidak mempercayai Yesus. Yesus berkata, “Barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman” (Yohanes 3:18). Anda tidak perlu menunggu sampai Anda pergi ke Neraka. Anda sudah di bawah hukuman! Dr. Lloyd-Jones berkata, “Hanya ketika Anda dibawa untuk melihat [dan merasakan kesalahan Anda] dengan cara ini [Anda akan datang] kepada Kristus untuk pembebasan dan keselamatan.” Apakah Anda merasakan dosa Anda? Jika Anda merasakan dosa Anda, dan itu mengganggu Anda, Anda kemudian akan datang kepada Yesus dan percaya kepada Dia, dan diselamatkan oleh Dia, dan disucikan oleh Darah yang Dia telah curahkan untuk membersihkan Anda dari dosa Anda. Tidak ada cara lain untuk benar-benar diselamatkan. Saya berdoa agar tidak akan ada hari Minggu ketika saya tidak berkhotbah tentang Darah Yesus. Saya tidak mengenal Injil lain selain ini - percaya Yesus dan Anda akan menjadi bersih. Darah Yesus yang telah ditumpahkan di atas salib Kalvari adalah satu-satunya harapan Anda! Namun Anda tidak menyebutkan Yesus atau Darah-Nya! Kenapa tidak? Karena Anda tidak merasakan dosa Anda - itu sebabnya! Itu sebabnya! Itu sebabnya! Anda mencoba mempelajari kata-kata yang tepat. Oh, betapa bodohnya diri Anda! Agustinus berkata, “Hati kita gelisah sampai ia menemukan ketenangan di dalam diri-Mu.” Tercurah darah yang kudus, Di bukit Golgota; Yang mau bertobat ditebus, Terhapus dosanya. Datanglah kepada Yesus sekarang. Berilah diri Anda disucikan dari segala dosa oleh Darah Kudus-Nya! Amin.


Jika khotbah ini memberkati Anda Dr. Hymers akan senang mendengar dari Anda. KETIKA ANDA MENULIS KEPADA DR. HYMERS ANDA HARUS MEMBERITAHU BELIAU DARI NEGARA MANA ANDA MENULIS ATAU IA TIDAK DAPAT MENJAWAB EMAIL ANDA. Jika khotbah ini memberkati Anda silahkan mengirim email kepada Dr. Hymers dan ceritakan kepadanya, tetapi selalu jelaskan pada beliau dari negara mana Anda mengirimnya. E-mail Dr. Hymers ada di rlhymersjr@sbcglobal.net (klik di sini). Anda dapat menulis email kepada Dr. Hymers dalam bahasa apapun, namun tulislah dalam bahasa Inggris jika Anda dapat. Jika anda ingin menulis surat kepada Dr. Hymers melalui pos, alamat beliau adalah P.O. Box 15308, Los Angeles, CA 90015. Anda boleh menelepon beliau di (818)352-0452.

(AKHIR KHOTBAH)
Anda dapat membaca khotbah Dr Hymers setiap minggu di Internet
www.sermonsfortheworld.com.
Klik pada “Khotbah Indonesia.”

Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Anda dapat menggunakannya tanpa
meminta izin kepada Dr. Hymers. Namun, semua video khotbah Dr. Hymers dilindungi
hak cipta dan hanya dapat digunakan dengan izin.

Persembahan Pujian Sebelum Khotbah oleh Mr. Benjamin Kincaid Griffith:
“Alone” (oleh Ben H. Price, 1914).


GARIS BESAR KHOTBAH

MEREKA MENINGGALKAN DIA DAN MELARIKAN DIRI

THEY FORSOOK HIM AND FLED

oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.

“Akan tetapi semua ini terjadi supaya genap yang ada tertulis dalam kitab nabi-nabi. Lalu semua murid itu meninggalkan Dia dan melarikan diri” (Matius 26:56).

(Matius 26:46, 47, 48, 50; Yohanes 18:10; Lukas 22:51;
Matius 26:53-54, 55)

I.   Pertama, mereka meninggalkan Yesus dan melarikan diri untuk menggenapi kitab nabi-nabi, Zakharia 13:6-7; Matius 26:31; Markus 14:27.

II.  Kedua, mereka meninggalkan Yesus dan melarikan diri karena mereka adalah anggota ras yang telah jatuh, Roma 5:12; Efesus 2:5, 3; Roma 8:7;
II Korintu 4:3.

III. Ketiga, mereka meninggalkan Yesus dan melarikan diri karena mereka tidak memiliki keinsafan akan dosa yang sejati sebelum waktu itu,
Matius 26:35; Yohanes 16:30-32; Lukas 22:62; Yeremia 17:9;
Roma 7:24; Yohanes 3:18.