Print Sermon

Naskah-naskah khotbah dan video ini diakses oleh sekitar 116,000 komputer di lebih dari 221 negara setiap bulannya di www.sermonsfortheworld.com. Ratusan orang lainnya menyaksikan video di YouTube. Naskah-naskah khotbah ini disajikan dalam 37 bahasa untuk ribuan orang setiap bulannya. Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Jadi para pengkhotbah boleh menggunakannya tanpa seijin kami. Silahkan klik di sini untuk mengetahui bagaimana Anda dapat memberikan donasi setiap bulan untuk membantu kami dalam pekerjaan besar pemberitaan Injil ke seluruh dunia ini.

Kapanpun Anda menulis pesan untuk Dr. Hymers, selalu sebutkan kepada beliau negara di mana Anda tinggal. Surel Dr. Hymers adalah rlhymersjr@sbcglobal.net.




BERANI MENJADI SEORANG PEJUANG KRISTEN!

DARE TO BE A FIGHTING CHRISTIAN!
(Indonesian)

oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.
diterjemahkan oleh Dr. Edi Purwanto

Khotbah ini dikhotbahkan di Baptist Tabernacle of Los Angeles
Pada Kebaktian Minggu Malam, 10 Desember 2017
A sermon preached at the Baptist Tabernacle of Los Angeles
Lord’s Day Evening, December 10, 2017


Saya membaca sebuah artikel menarik di World Magazine baru-baru ini. Tentang para mahasiswa Cina yang menjadi injili saat belajar di Amerika, dan bagaimana kebanyakan dari mereka tidak dapat masuk atau cocok dengan gereja rumah saat mereka kembali ke Cina. Seorang gadis yang menjadi injili dan kembali ke Cina menjelaskan masalah yang mereka hadapi. Dia berkata, “Saya pergi mengunjungi gereja rumah. Tetapi sangat sulit untuk berbagi pengalaman dengan mereka. Mereka tidak pernah membaur. Saya merasa sangat kesepian dan kewalahan.” Artikel tersebut mengatakan bahwa pengalamannya itu adalah sesuatu yang biasa terjadi. Banyak orang yang telah menjadi injili di Amerika tidak siap menghadapi apa yang mereka temukan di gereja rumah di sana - tekanan keluarga, jadwal kerja, dan budaya gereja yang secara radikal berbeda. “Setelah dua tahun sekitar 80 persen mahasiswa yang telah menjadi injili itu tidak lagi menghadiri gereja” (World Magazine, 30 September 2017, hal 48). “Harapan mereka hancur saat mereka masuk ke gereja-gereja Cina - beberapa tanpa AC atau gedung gereja - di mana tidak ada yang memenuhi kebutuhan mereka.”

Pada saat yang sama para pendeta di Cina menemukan bahwa orang-orang muda yang kembali ini mengeluh dan menentang para pemimpin gereja tersebut. Mereka ingin gereja-gereja rumah di Cina menjadi seperti gereja-gereja yang mereka hadiri di Amerika Serikat.

Saya melihat ini sangat menarik karena di gereja kita, kita sangat memikirkan gereja-gereja rumah di Cina. Orang-orang Kristen Cina ini selamat dari penganiayaan oleh Komunis selama bertahun-tahun. Juga ada kebangunan rohani nyata di antara banyak gereja rumah di Cina. Menurut kita di gereja kita bahwa anak-anak dari gereja ini yang telah ter-Amerikanisasi seharusnya senang bersama anak-anak Cina yang berpikiran serius dan memikirkan kebangunan rohani di gereja-gereja rumah itu! Tetapi tidak dengan mereka, orang-orang injili Amerika “tidak dapat membaur” dengan anak-anak Cina yang sangat rohani di gereja-gereja rumah itu! “Setelah dua tahun sekitar 80 persen orang injili yang telah ter-Amerikanisasi tidak lagi menghadiri gereja!”

Mengapa? Tanpa AC! Anak yang malang! Tidak ada gedung gereja yang bagus! Sungguh kasihan! Tidak ada yang memenuhi kebutuhan mereka! Oh! Astaga! Anak-anak yang malang! Kita menginginkan segala sesuatu yang diberikan kepada kita - seperti kaum injili di Amerika Serikat! Kita mengeluh! Kita menentang para pemimpin gereja - sama seperti orang-orang injili Amerika yang manja! Kita tidak tertarik dengan pertemuan doa yang serius! Mengapa mereka harus begitu banyak berdoa - dan sangat keras! Mengapa mereka harus berkhotbah dengan sangat keras, dan sangat lantang? Mengapa mereka tidak bisa memberi pelajaran Alkitab yang sederhana seperti yang mereka lakukan di Amerika?

Apa yang salah dengan para injili Cina yang dididik di Amerika ini? Inilah yang dikatakan oleh World Magazine tentang orang-orang injili Amerika yang kembali ke Cina - 8 dari 10 orang di antaranya tidak dapat dengan jelas menyatakan Injil! 8 dari 10 orang tidak mengenal Injil! Mereka belum bertobat di gereja-gereja injili di Amerika! Itulah hal utama yang salah dengan orang-orang injili yang telah ter-Amerikanisasi ini. 8 dari 10 orang di antaranya sama sekali bukan orang Kristen sejati! Tidak heran mereka tidak menyukai orang Kristen sejati di gereja-gereja rumah di Cina! Kedua, mereka tidak memiliki hubungan pribadi dengan Tuhan, hanya dengan anggota gereja lainnya. Jika satu-satunya alasan Anda pergi ke gereja adalah untuk persahabatan, Anda tidak akan bertahan lama! Jika Anda tidak dalam hubungan yang nyata dengan Yesus Kristus, cepat atau lambat Anda akan meninggalkan gereja! Ketiga, mereka tidak diajar untuk melayani Tuhan di gereja. Mereka ingin diurus tanpa pernah melayani orang lain dan memenangkannya bagi Kristus!

Apa yang semua ini tunjukkan adalah sebuah kegagalan, hampir sebuah kegagalan total dari orang-orang injili Amerika untuk membuat orang muda itu benar-benar bertobat dan mencintai pekerjaan Kristus! Kita sudah tahu itu, bukan? Para kaum injili yang telah rer-Amerikanisasi itu berkata, “Aku kaya dan aku telah memperkayakan diriku dan aku tidak kekurangan apa-apa, dan karena engkau tidak tahu, bahwa engkau melarat, dan malang, miskin, buta dan telanjang… Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku” (Wahyu 3:17, 16). Kristus berkata kepada para mahasiswa Amerika yang sombong ini, “Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku!” (Secara harfiah). Dan itu membawa kita ke empat sahabat muda kita di dalam Kitab Daniel. Daniel, Sadrakh, Mesakh, dan Abednego tinggal di sebuah istana yang berjarak 1.500 mil dari rumah atau negeri mereka. Pemuda-pemuda ini hanyalah para remaja, jauh dari rumah mereka, berada di kota penyembah berhala Babilonia. Apakah mereka akan menjadi seperti kaum injili baru yang lemah yang kembali ke Cina?

Keempat pemuda ini bukan hanya empat pemuda Ibrani tersebut saja yang ditangkap dan diangkut ke sana. Silakan membaca Daniel 1:3. Ada di halaman 898 dari Scofield Study Bible. Silahkan berdiri saat saya membaca ayat itu.

“Lalu raja bertitah kepada Aspenas, kepala istananya, untuk membawa beberapa orang Israel [berarti ada banyak yang lainnya], yang berasal dari keturunan raja dan dari kaum bangsawan” (Daniel 1:3).

Selanjutnya lihat ayat 6.

“Di antara mereka itu ada juga beberapa orang Yehuda, yakni Daniel, Hananya, Misael dan Azarya” (Daniel 1:6).

Anda dipersilahkan duduk kembali. Ayat-ayat tersebut menunjukkan bahwa ada banyak pemuda Israel lainnya yang dibawa ke sana sebagai tawanan. Tetapi pemuda-pemuda ini adalah yang terbaik. Mereka akan dilatih selama tiga tahun untuk menjadi orang bijak dan kemudian menjadi penasihat Nebukadnezar, raja Babel. Daniel ada di antara mereka dan tiga lainnya adalah Sadrakh, Mesakh, dan Abednego. Mereka semua adalah anak-anak muda yang brilian, yang unggul dalam pengetahuan, sains, dan bahasa.

Tetapi ada hal lain tentang keempat anak muda ini yang membuat mereka itu berbeda. Mereka tidak mau makan makanan raja atau minum anggurnya. Mereka meminta agar mereka diperbolehkan untuk mematuhi hukum Musa tentang makanan dan minuman. Mereka bisa saja dieksekusi. Mereka mengambil posisi sulit bagi Tuhan di istana kafir ini. Lihatlah ayat 8. Dikatakan, “Daniel berketetapan untuk tidak menajiskan dirinya dengan santapan raja dan dengan anggur yang biasa diminum raja.” Tiga pemudalain juga melakukan hal yang sama. Mereka mengambil posisi yang sulit bagi Tuhan. Anda lihat, bukan hanya pelayan raja yang melatih mereka. Tuhan sendiri melatih mereka untuk membela Dia dan tidak merasa malu dengan Dia. Apakah Anda menundukkan kepala dan bersyukur kepada Tuhan atas makanan setiap kali Anda makan? Apakah Anda terus melakukan itu bahkan ketika Anda bersama orang-orang yang bukan orang Kristen? Apakah Anda terus melakukan itu saat Anda bersama orang banyak di restoran? Maukah Anda berada di gereja pada malam Natal, menikmati perjamuan kasih bersama? Atau akankah Anda tidak menghadiri perayaan natal di gereja gereja pada malam Natal demi pergi ke tempat penuh dosa? Maukah Anda bersama kami di gereja ini di Malam Tahun Baru? Atau akankah Anda berada di pesta kafir? Dibutuhkan iman dan keberanian untuk berdiri tegak seperti yang dilakukan oleh para pemuda Ibrani itu! Saya telah mengubah satu kata dalam lagu ini.

Berani menjadi seperti Daniel,
   Berani berdiri sendirian!
Berani memiliki pendirian teguh!
   Berani membuatnya dikenal!

Mari berdiri dan menyanyikan ini!

Berani menjadi seperti Daniel,
   Berani berdiri sendirian!
Berani memiliki pendirian teguh!
   Berani membuatnya dikenal!

Anda dipersilahkan untuk duduk kembali.

Keempat pemuda itu tidak seperti anak-anak Cina yang telah ter-Amerikanisasi yang menginginkan gereja-gereja yang baik di Cina bersikap lembut dan berkompromi seperti kaum injili Amerika. Tidak! Tidak! Para pemudia itu terus menaati Tuhan entah ada yang menyukai mereka atau tidak! Itulah contoh anak-anak muda yang dihargai Tuhan! Dia menghargai mereka dan Dia akan menghargai Anda jika Anda serius seperti empat pemuda itu!

Sekarang anak laki-laki ini diberi tes lagi. Mereka melewati tes pertama dengan tidak makan makanan najis. Jadi sekarang Tuhan memberi mereka ujian lagi - ujian doa. Raja bermimpi dan dia ingin tahu apa artinya. Tetapi dia tidak mengatakan kepada para ahli nujumnya apa mimpinya itu? Dia menuntut agar mereka pertama kali menceritakan kepadanya apa mimpi itu sebelum mereka menjelaskan maksudnya. Jika mereka tidak bisa melakukannya, mereka akan dibinasakan. Raja berkata, “Beritahukanlah kepadaku mimpi itu dengan maknanya” (2:6). Para ahli nujum mengatakan bahwa tidak ada manusia yang bisa melakukan apa yang dia minta. Hal ini membuat raja marah dan dia memerintahkan agar semua orang bijak di Babel dibinasakan. Keputusan raja dikeluarkan dan mereka mencari Daniel dan ketiga temannya untuk dibunuh bersama orang-orang bijak lainnya. Daniel mendatangi raja dan meminta sedikit waktu lagi dan dia akan memberikan jawabannya. Apa yang Daniel lakukan? Dia pergi dan membawa Sadrakh, Mesakh dan Abednego, tiga temannya. Dan keempat orang ini mengadakan pertemuan doa. Mereka mengingatkan saya pada John, Jack, Noah and Aaron, keempat pemuda yang bertemu dengan saya untuk berdoa. Mereka meminta belas kasihan dari Allah di Sorga. Mereka berdoa agar Tuhan menceritakan mimpi rahasia itu kepada mereka. Lihatlah Daniel 2:19, “Maka rahasia itu disingkapkan kepada Daniel dalam suatu penglihatan malam. Lalu Daniel memuji Allah semesta langit.” Lihatlah Daniel 2:23. Daniel berkata, “Ya Allah nenek moyangku, kupuji dan kumuliakan Engkau, sebab Engkau mengaruniakan kepadaku hikmat dan kekuatan, dan telah memberitahukan kepadaku sekarang apa yang kami mohon kepada-Mu: Engkau telah memberitahukan kepada kami hal yang dipersoalkan raja.” Lihatlah. Raja berkata, “Beritahukanlah kepadaku mimpi itu dengan maknanya?” Daniel berkata, “Rahasia, yang ditanyakan tuanku raja, tidaklah dapat diberitahukan kepada raja oleh orang bijaksana, ahli jampi, orang berilmu atau ahli nujum. ‘Tetapi di sorga ada Allah yang menyingkapkan rahasia-rahasia’... Mimpi dan penglihatan-penglihatan yang tuanku lihat di tempat tidur ialah ini.” Kemudian Daniel dan ketiga temannya memberi tahu raja tentang mimpi rahasianya dan apa artinya. Sekarang lihat ayat 47, “Berkatalah raja kepada Daniel: Sesungguhnyalah, Allahmu itu Allah yang mengatasi segala allah dan Yang berkuasa atas segala raja, dan Yang menyingkapkan rahasia-rahasia, sebab engkau telah dapat menyingkapkan rahasia itu.” Sekarang lihatlah. Kemudian raja membuat Daniel menjadi orang yang hebat, dan menjadikannya penguasa atas provinsi Babel, dan menempatkannya pada posisi yang bertanggung jawab atas semua orang bijak di Babel. Sadrakh, Mesakh dan Abednego juga diberi jabatan tinggi, namun pemuda ini, Daniel diangkat menjadi perdana menteri atas seluruh Kerajaan Babel!

Para pemuda ini melewati ujian pertama yang Tuhan berikan kepada mereka dengan menolak untuk menajiskan diri dengan makanan dan anggur raja. Mereka mengutamakan Tuhan terlebih dahulu dan melewati ujian ini dengan mudah!

Kemudian pemuda itu lulus ujian kedua. Mereka bertemu dan berdoa agar Tuhan mengungkapkan mimpi sang raja. Mereka bergantung pada Tuhan dalam doa dan lulus ujian kedua dengan mudah!

Saya telah mencari waktu untuk menunjukkan ini kepada Anda karena ini sangat penting. Terkadang kita berpikir bahwa Anda bisa melompat ke dalam kekuatan besar sebagai orang Kristen. Tetapi Anda tidak “melompat” ke dalam kekuatan besar bersama dengan Tuhan. Anda tumbuh ke dalamnya. Anda diselamatkan dan kemudian Anda tumbuh! Yesus berkata,

“Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar” (Lukas 16:10).

Jika Anda setia pada perkara-perkara kecil seperti berada di gereja pada Malam Natal dan Malam Tahun Baru, kemudian, Anda akan setia pada perkara-perkara yang lebih besar!

Para pemuda ini setia dengan apa yang mereka makan. Mereka melewati ujian itu. Mereka juga setia dalam doa. Mereka melewati ujian itu juga.

Kemudian mereka memiliki ujian yang jauh lebih besar. Apakah mereka akan sujud menyembah patung emas raja, atau apakah mereka akan menanggung risiko dibakar hidup-hidup di dalam perapian yang menyala-nyala karena tidak berlutut menyembah? Mereka telah lulus ujian yang lebih kecil. Jadi kemudian mereka bisa mengatakan dengan berani,

“Jika Allah kami yang kami puja sanggup melepaskan kami, maka Ia akan melepaskan kami dari perapian yang menyala-nyala itu, dan dari dalam tanganmu, ya raja” (Daniel 3:17).

Mereka belajar dengan melewati ujian yang lebih kecil sehingga Tuhan akan membebaskan mereka dari ujian besar pada tungku perapian yang menyala-nyala!

Juga dengan doa serius mereka diselamatkan karena rencana dibunuh atas perintah raja. Kemudian, ketika raja mengancam untuk melemparkan Daniel ke dalam gua singa yang mengaum, Daniel dijaga dengan aman, karena Tuhan mengutus seorang Malaikat untuk membungkam mulut singa-singa itu! Yesus berada dalam tungku perapian dan menyelamatkan mereka. Yesus adalah Malaikat itu. Yesus ada di dalam gua singa itu saat Daniel dilemparkan ke dalamnya. Dia memiliki iman untuk melawan Iblis. Alkitab berkata, “Bersiaplah untuk bertemu dengan Allahmu.” Jika Anda tidak siap, Anda akan menyerah kepada Iblis dan menyangkal Tuhan!

Anda harus berlatih sekarang untuk bisa berdiri teguh. Demikian pula halnya dengan Daniel. Jadi demikian juga halnya dengan Anda, jika Anda berharap bisa lolos dari api itu!

Itu sebabnya Anda harus mulai berlatih sekarang juga! Bukan nanti, tetapi sekarang! Anda tidak tiba-tiba menjadi orang yang hebat dalam iman! Tidak! Dibutuhkan latihan! Dengarkan apa yang Dr. Chan katakan tentang istri saya, Ny. Hymers. Dr. Chan berkata, “Mrs. Hymers tidak menjadi orang Kristen yang hebat dalam semalam. Dia menjadi dewasa setelah setia kepada Tuhan selama bertahun-tahun. Sebagai seorang wanita muda, dia menyerahkan hidupnya ke dalam pelayanan gereja dan tidak menahan apapun. Tuhan telah memakai dia sangat karena itu.” Dia memulai pelayanan pada usia 16 tahun dan melakukan yang terbaik untuk gereja ini. Kini, bertahun-tahun kemudian, dia adalah seorang raksasa iman. Jika Anda tidak serius dan setia sekarang, dengan perkara-perkara kecil yang Anda miliki, Anda tidak akan tiba-tiba menjadi pemenang jiwa dan pejuang doa yang hebat di masa depan

Tidak ada jalan pintas bagi Daniel dan ketiga temannya - dan tidak ada jalan pintas juga bagi Anda. Mulailah sekarang dengan serius dan tekun berusaha masuk ke dalam Kristus. Jika Anda malas di awal, Anda tidak akan pernah menjadi seorang Kristen yang hebat nantinya. Berusahalah dengan segenap kekuatan Anda untuk masuk ke dalam Kristus sekarang. Seseorang telah berkata, “Sudah dimulai setengahnya selesai.” Ny. Hymers beralih dari dosa dan percaya kepada Yesus saat pertama kali dia mendengar saya mengkhotbahkan Injil! Begitu juga Dr. Judith Cagan. Begitu juga Dr. Kreighton Chan. Begitu pula Ibu Melissa Sanders. Begitu juga Bapak Ben Griffith. Tidak heran mereka telah menjadi orang-orang Kristen yang kuat sekarang! Seorang wanita menatap saya dengan heran karena mereka bisa diselamatkan begitu cepat. Dia sendiri telah terhilang selama bertahun-tahun. “Bagaimana mereka bisa melakukannya dengan sangat cepat?” Tanyanya. Mereka serius dan Anda tidak serius. Begitulah caranya! Jika Anda bodoh dan tidak berusaha keras untuk memasuki kerajaan di awal, Anda akan selalu menjadi seorang injili baru yang lemah, seperti anak-anak Cina yang hancur karena menghadiri gereja injili baru yang lemah. Alkitab berkata, “Ikutlah menderita sebagai seorang prajurit yang baik dari Kristus Yesus.” (II Timotius 2: 3). Beranilah menjadi seperti Daniel! Nyanyikan ini!

Berani menjadi seperti Daniel,
   Berani berdiri sendirian!
Berani memiliki pendirian teguh!
   Berani membuatnya dikenal!

Tentu ku harus berjuang;
   O tambah imanku!
Ku tahan t'rus dalam perang,
   Di tolong FirmanMu.
(“Am I a Soldier of the Cross?” oleh Dr. Isaac Watts, 1674-1748/
      Nyanyian Pujian No. 255).

“Bertandinglah dalam pertandingan iman yang benar dan rebutlah hidup yang kekal!” (I Timotius 6:12).

Orang-orang injili baru yang malas tidak pernah membuat anggota gereja yang baik! Mereka tidak akan percaya bahwa lemahnya injiliisme mereka adalah kesalahan! Itulah sebabnya mengapa orang-orang injili baru jarang diselamatkan. Dan mereka tidak pernah diselamatkan saat pertama kali mendengar Injil. Anda harus berjuang dengan mereka selama bertahun-tahun sebelum mereka mengakui bahwa keagamaan mereka adalah salah. Itu sebabnya mereka tidak pernah membuat anggota gereja yang baik! Tidak pernah! Tidak pernah! Tidak pernah! Jika Anda terlalu malas untuk berjuang demi Kristus, Anda tidak akan pernah bisa memperjuangkan hal lain yang berharga dalam kehidupan Kristen! Apakah saya berbicara tentang keselamatan melalui usaha? Tidak. Saya sedang berbicara tentang keselamatan oleh anugerah, anugerah yang membuat Anda berjuang melewati keraguan dan ketakutan Anda. Saya berbicara tentang iman yang berjuang menuju Kristus, dan kemudian terus memperjuangkan kebaikan gereja Kristus. Dr. R. A. Torrey memiliki sebuah khotbah berjudul - “Wanted, Fighting Christians!” [“Dicari, Para Pejuang Kristen”]. Jadilah mulailah menjadi salah satu dari mereka! Jika Anda malas menjadi seorang Kristen - Anda akan malas sepanjang hidup Anda! “Dicari – Seorang Pejuang Kristen!” Itulah satu-satunya yang kita miliki di sini di Baptist Tabernacle. Jika Anda ingin menjadi orang Kristen yang malas, pergilah ke gereja lain! Ada banyak gereja injili baru yang lemah di luar sana! Pergilah ke salah satu di antara mereka! Pergilah ke salah satu di antara mereka! Pergilah ke salah satu di antara mereka! Keluarlah dan Pergilah ke salah satu di antara mereka!

Tetapi tunggu! Saya belum selesai! Saya tidak benar-benar ingin Anda pergi. Saya ingin Anda tinggal dan diselamatkan! SEKARANG DENGARKAN SAYA DENGAN SEKSAMA. INI ADALAH BAGIAN YANG PALING PENTING DARI KHOTBAH INI JIKA ANDA BELUM DISELAMATKAN. FOKUS PADA APA YANG SAYA KATAKAN KEPADA ANDA SEKARANG. DENGARKAN INI SEAKAN ANDA BELUM PERNAH MENDENGAR SEBELUMNYA!

Raja melemparkan ketiga pemuda itu ke perapian yang menyala. Mereka benar-benar tidak memiliki harapan untuk lepas. Bukankah itu yang Anda rasakan sekarang? Anda berada dalam kondisi tanpa harapan. Anda tidak bisa menyelamatkan diri. Sebenarnya, Anda telah melepaskan semua harapan untuk diselamatkan. “Saya tidak bisa seperti Dr. Chan atau Bpk. Griffith atau Judy Cagan atau Ny. Hymers.” Anda merasa tidak berdaya. Anda tahu Anda akan terbakar di neraka dan Anda tidak dapat melakukan apapun untuk menyelamatkan diri Anda! Tetapi tunggu! Ketika sang raja melihat ke dalam tungku pembakaran itu, dia tidak melihat hanya tiga pemuda. Dia melihat empat orang berada dalam tungku perapian itu, “Tetapi ada empat orang kulihat berjalan-jalan dengan bebas di tengah-tengah api itu; mereka tidak terluka, dan yang keempat itu rupanya seperti Anak Allah!” (Daniel 3:25). Spurgeon benar. Orang keempat dalam api tersebut adalah Yesus - Anak Allah sebelum berinkarnasi. Yesus ada di sana dalam api itu bersama dengan mereka. Yesus ada di sana menyelamatkan para pemuda itu dari api! Alkitab mengatakan bahwa “tubuh orang-orang ini tidak mempan oleh api itu” untuk membakarnya (Daniel 3:27). Yesus bersama dengan mereka dan Yesus menyelamatkan mereka dari api dan dari Neraka.

Sahabatku, Yesus akan menyelamatkan Anda juga. Dia memiliki belas kasihan pada Anda. Dia mengasihi Anda. Betapapun kecilnya iman Anda, Yesus sangat berkuasa. Dan Yesus ada di pihak Anda! Alkitab mengatakan demikian! Alkitab mengatakan, “Kristus Yesus datang ke dunia untuk menyelamatkan orang berdosa” (I Timotius 1:15).

Saya tidak peduli bagaimana perasaan Anda saat ini. Sebenarnya, semakin putus asa perasaan Anda itu justru semakin baik! Mengapa? Karena itu berarti Anda mungkin siap untuk membiarkan Yesus melakukan segalanya untuk menyelamatkan. Anda tidak bisa menyelamatkan diri. Anda tahu bahwa Anda tidak bisa. Anda tahu bahwa Anda tidak bisa menjadi cukup baik atau cukup kuat. Baik! Sekarang biarlah Yesus menjadi orang keempat di tungku perapian Anda. Biarkan Dia menyelamatkan Anda.

Anda berkata, “Saya tidak memiliki cukup iman.” Saya tahu. Tetapi Yesus tetap mau menyelamatkan Anda. Yesus menyelamatkan saya ketika saya telah kehilangan semua harapan untuk diselamatkan. Dia mendatangi saya dan menyelamatkan saya di tungku keraguan dan ketakutan. Yesus telah mati di kayu Salib untuk menyelamatkan Anda. Yesus telah bangkit dari kematian untuk menyelamatkan Anda. Yesus ada di sini untuk Anda malam ini. Dia akan mendatangi Anda di tungku keraguan dan ketakutan Anda. Dia akan memberi Anda kedamaian dan harapan. Saya tahu Anda tidak percaya. Tetapi dapatkan Dia dan Dia ada di sini untuk Anda. Jangan memandang pada diri Anda sendiri. Pandanglah Dia. Percayalah kepada-Nya hanya dengan iman yang kecil, itu saja cukup. Tidak butuh iman besar! Hanya sedikit kepercayaan. Dia ada di sini di tungku dengan Anda. Percayalah kepada-Nya sedikit saja dan semua akan baik-baik saja. Anda bahkan tidak perlu mempercayai kata-kata ini. Percayalah pada saya. Saya tahu Dia akan menyelamatkan Anda. Biarkan iman saya membantu Anda. Biarkan saya membantu Anda untuk percaya kepada Yesus dan semua akan baik-baik saja. “Dr. Hymers percaya bahwa Yesus akan menyelamatkan saya, jadi saya akan mempercayai pak pendeta dan juga percaya kepada Yesus!” “Percayalah hanya kepada Dia, percayalah hanya Dia, percayalah hanya kepada Dia sekarang. Dia akan menyelamatkan Anda, Dia akan menyelamatkan Anda, Dia akan menyelamatkan Anda sekarang.” “Tetapi,” Anda berkata, “Dia tidak menyelamatkan saya sebelumnya.” Mungkin terlihat seperti itu, tetapi Dia mau menyelamatkan Anda sekarang

Hai orang yang penuh dosa, Inginkah kau lepas?    T'rimalah sabda rahmatNya, Hidupmu 'kan bebas.
Pada Yesus, pada Yesus, taruh harapmu;
   Pada Yesus, Sumber s'lamat, S'rahkan hidupmu.
(“Only Trust Him” oleh John H. Stockton, 1813-1877).

Berpalinglah dari kepercayaan injili baru yang lemah. Berpalinglah darinya sekarang! Dan percayalah kepada Yesus dan berilah diselamatkan dari dosa oleh-Nya - oleh Darah yang Dia telah tumpahkan untuk Andadi Kayu Salib!


Jika khotbah ini memberkati Anda Dr. Hymers akan senang mendengar dari Anda. KETIKA ANDA MENULIS KEPADA DR. HYMERS ANDA HARUS MEMBERITAHU BELIAU DARI NEGARA MANA ANDA MENULIS ATAU IA TIDAK DAPAT MENJAWAB EMAIL ANDA. Jika khotbah ini memberkati Anda silahkan mengirim email kepada Dr. Hymers dan ceritakan kepadanya, tetapi selalu jelaskan pada beliau dari negara mana Anda mengirimnya. E-mail Dr. Hymers ada di rlhymersjr@sbcglobal.net (klik di sini). Anda dapat menulis email kepada Dr. Hymers dalam bahasa apapun, namun tulislah dalam bahasa Inggris jika Anda dapat. Jika anda ingin menulis surat kepada Dr. Hymers melalui pos, alamat beliau adalah P.O. Box 15308, Los Angeles, CA 90015. Anda boleh menelepon beliau di (818)352-0452.

(AKHIR KHOTBAH)
Anda dapat membaca khotbah Dr Hymers setiap minggu di Internet
www.sermonsfortheworld.com.
Klik pada “Khotbah Indonesia.”

Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Anda dapat menggunakannya tanpa
meminta izin kepada Dr. Hymers. Namun, semua video khotbah Dr. Hymers dilindungi
hak cipta dan hanya dapat digunakan dengan izin.

Persembahan Pujian Sebelum Khotbah oleh Mr. Benjamin Kincaid Griffith:
“Dare to Be Like Daniel” (oleh Philip P. Bliss, 1838-1876; diubah oleh Dr. Hymers).