Print Sermon

Naskah-naskah khotbah dan video ini diakses oleh sekitar 116,000 komputer di lebih dari 215 negara setiap bulannya di www.sermonsfortheworld.com. Ratusan orang lainnya menyaksikan video di YouTube. Naskah-naskah khotbah ini disajikan dalam 34 bahasa untuk ribuan orang setiap bulannya. Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Jadi para pengkhotbah boleh menggunakannya tanpa seijin kami. Silahkan klik di sini untuk mengetahui bagaimana Anda dapat memberikan donasi setiap bulan untuk membantu kami dalam pekerjaan besar pemberitaan Injil ke seluruh dunia ini.

Kapanpun Anda menulis pesan untuk Dr. Hymers, selalu sebutkan kepada beliau negara di mana Anda tinggal. Surel Dr. Hymers adalah rlhymersjr@sbcglobal.net.




KESELAMATAN ATAU PENGHUKUMAN – YANG MANA?

SALVATION OR DAMNATION – WHICH?
(Indonesian)

oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.
diterjemahkan oleh Dr. Edi Purwanto

Khotbah ini dikhotbahkan di Baptist Tabernacle of Los Angeles
Pada Kebaktian Minggu Pagi, 19 Februari 2017
A sermon preached at the Baptist Tabernacle of Los Angeles
Lord’s Day Morning, February 19, 2017


Hosea berkhotbah dalam sebagian besar hidupnya di kerajaan utara Israel. Hosea telah disebut “nabi yang patah hati.” Pesannya didasarkan pada cintanya kepada istrinya yang tidak setia, yang melambangkan kasih Allah bagi Israel yang tidak setia. Efraim adalah suku terbesar dari antara suku-suku Israel. Jadi sebutan Efraim di sini mengacu kepada seluruh Israel. Mereka begitu dipengaruhi oleh penyembahan berhala yang melampaui harapan untuk adanya kebangunan rohani. Dalam teks kita Allah memerintahkan Hosea untuk berhenti berkhotbah kepada mereka karena Dia telah menyerah untuk mengingatkan mereka.

“Efraim bersekutu dengan berhala-berhala, biarkanlah dia” (Hosea 4:17).

Tahun lalu kita memiliki “sentuhan” kebangunan rohani. Allah turun dalam beberapa kebaktian dan sekitar sepuluh orang mudah-mudahan benar-benar diselamatkan! Tetapi ada tiga belas orang yang memiliki pertobatan palsu. Mereka masih terhilang dan akan pergi ke neraka.

Hal utama yang Allah ajarkan kepada kita dalam kebaktian-kebaktian tersebut adalah bahwa Iblis mengamuk ketika Allah turun. Kita belajar dari pengalaman bahwa Allah dan Iblis sangatlah nyata. Setidaknya mereka yang telah bertobat mungkin telah belajar dari pelajaran itu.

Kita tidak mengalami kehadiran Allah dalam kebangunan rohani selama lebih dari empat puluh tahun. Saya sering berkhotbah tentangnya. Tetapi ketika saya melakukannya banyak anggota gereja kita yang memberontak, seperti Israel memberontak terhadap pemberitaan Hosea. Dan banyak dari antara mereka yang meninggalkan gereja kita dalam dua perpecahan gereja. Iblis mengatakan kepada mereka bahwa tidak akan pernah ada kebangunan rohani. Mereka lebih mempercayai Iblis ketimbang Alkitab. Mereka meninggalkan gereja ini dalam jumlah besar. Dengan mengingat kembali ke peristiwa itu Dr. Cagan percaya bahwa hampir tidak satu pun dari antara mereka yang memiliki pertobatan sejati. Jadi ketika saya berkhotbah tentang kebangunan rohani mereka tidak bisa berdoa. Yang mereka bisa lakukan hanyalah menjadi pemberontak.

“Efraim bersekutu dengan berhala-berhala, biarkanlah dia” (Hosea 4:17).

Terima kasih Tuhan karena kami memiliki orang-orang Kristen sejati yang solid sekarang. Jika kita tidak memiliki kebangunan rohani tahun lalu maka itu akan mengakibatkan perpecahan gereja lagi. Banyak orang akan meninggalkan gereja ini. Mereka akan meninggalkan gereja ini dalam jumlah besar seperti yang mereka pernah lakukan pada perpecahan gereja kita pada tahun 1980-1981. Mereka akan merobek-robek gereja ini menjadi berkeping-keping, seperti yang mereka lakukan pada tahun 1990 dalam perpecahan gereja kita yang dipimpin oleh Olivas. Tetapi tahun lalu hanya enam orang yang pergi. Ketika mereka meninggalkan gereja ini mereka tidak akan pernah kembali. Tidak seorang pun selama empat puluh dua tahun ini yang telah datang kembali. Mereka menonton khotbah kita pada komputer mereka, tetapi mereka tidak pernah datang kembali dan diselamatkan. Tidak pernah! Tak satu pun selama empat puluh dua tahun ini! Yang cukup luar biasa karena kami memberitakan keselamatan melalui Kristus di hampir setiap kebaktian. Mengapa tidak satu pun dari antara mereka pernah datang kembali dan percaya Yesus? “Efraim bersekutu dengan berhala-berhala, biarkanlah dia” - itulah sebabnya!

Mereka mengatakan itu karena saya kolot. Mereka mengatakan bahwa karena saya berkhotbah melawan dosa mereka dan mereka membenci saya karena itu, sama seperti mereka membenci Hosea! Dr. Cagan dan saya mendengarkan “kesaksian” dari seorang gadis muda. Ketika saya mengatakan bahwa dia memiliki kesaksian palsu ia berkata, “Anda kolot, seperti Open Door.” Anak itu tidak pernah datang ke gereja kita lagi ketika kita disebutnya “Open Door.” Segera saya tahu orangtuanya berbicara buruk tentang kita di depannya. Itu hanya beberapa bulan kemudian ketika ayahnya datang berteriak kepada saya seperti singa yang sedang mengaum di depan semua orang muda kita. Dia meninggalkan gedung ini begitu saja ketika saya mengatakan kepadanya bahwa saya akan memanggil polisi. Orang ini adalah bagian dari “the 39” yang telah turut melunasi bangunan ini. Dia menyimpan pemberontakannya selama bertahun-tahun, berpura-pura menjadi seorang Kristen. Tetapi ketika Iblis mendapatkan satu dari anak-anaknya dia berbalik kepada saya seolah-olah itu salah saya. Istri saya melihat dia beberapa minggu yang lalu. Dia memiliki jenggot panjang. Tidak membutuhkan waktu lama untuk membuat dia kembali menjadi seorang Hippie. Spurgeon berkata, “Mereka yang tidak rendah hati datang ke gereja, Mereka yang tidak rendah hati tinggal beberapa saat, dan Mereka yang tidak rendah hati kemudian meninggalkan gereja.” Anda hanya bisa berpura-pura telah diselamatkan begitu lamanya. Cepat atau lambat Iblis akan mendapatkan Anda jika Anda memiliki pertobatan palsu! Kemudian inilah yang akan dikatakan oleh Allah,

“Efraim bersekutu dengan berhala-berhala, biarkanlah dia” (Hosea 4:17).

Allah melihat bahwa Anda hidup dalam dosa Anda dan tidak mau percaya Kristus, sehingga Ia membiarkan Anda sendirian. Dia menyerahkan Anda kepada “pikiran-pikiran yang terkutuk” (Roma 1:28). Ketika Allah menyerahkan Anda, Anda tidak akan bisa diselamatkan. Anda akan menjalani hidup Anda dan tidak akan pernah diselamatkan.

Terhilang untuk selamanya. Selama-lamanya. Selama-lamanya. Terhilang untuk selamanya.

Nabi Hosea berkata, “mereka akan pergi untuk mencari TUHAN, tetapi tidak akan menjumpai Dia; Ia telah menarik diri dari mereka” (Hosea 5: 6).

Mereka mencoba untuk melakukannya lagi tahun lalu. Enam orang meninggalkan gereja ini untuk selamanya. Seorang pemuda datang ke kantor saya, menunjuk-nunjuk saya dengan jarinya sambil berkata, “Anda adalah apa yang salah dengan gereja ini, Dr. Hymers.” Dia tidak akan pernah tahu, tetapi kata-kata itu membuat saya mengakui dosa-dosa saya. Dia mengucapkan kata-kata itu dalam pemberontakan. Tetapi Allah menggunakannya untuk membuat saya memeriksa diri saya sendiri. Dan saya tertolong. Kemudian empat pemuda mulai datang ke rumah saya untuk berdoa bersama dengan saya. Aaron, Jack, John dan Noah berdoa bersama dengan saya setiap minggu - dan menjadi teman saya. Tidak seorang pun tahu betapa kesepiannya dengan menjadi pengkhotbah tua seperti Hosea, seperti saya! Tepat ketika saya merasa bahwa saya akan gagal - empat pemuda datang untuk berdoa bersama dengan saya. Sekarang mereka adalah teman-teman saya! Allah mengirim mereka kepada saya - dan mereka menyelamatkan saya dengan doa-doa mereka dan dengan persahabatan mereka.

John Cagan mengatakan tahun lalu sebagai “tahun Neraka.” Dan dia benar. Iblis meraung. gereja terguncang, istri saya jatuh sakit, saya tidak bisa tidur, gereja ini bergoyang-goyang seperti gempa bumi. Lalu Allah datang kepada kami dari Sorga. Kami berdoa,

“Sekiranya Engkau mengoyakkan langit dan Engkau turun, sehingga gunung-gunung goyang di hadapan-Mu” (Yesaya 64:1).

Allah turun ke atas kita, dalam kebangunan rohani pertama kita setelah 42 tahun ini!

Aku kan memuji Dia! Aku kan memuji Dia!
   Memuji Anak Domba yang tersembelih kar’na orang-orang berdosa
Muliakan Dia, kamu semua umat-Nya,
   Kar’na darah-Nya dapat menyucikan setiap noda.

Mari bangkit berdiri dan menyanyikan lagu ini bersama dengan saya!

Aku kan memuji Dia! Aku kan memuji Dia!
   Memuji Anak Domba yang tersembelih kar’na orang-orang berdosa
Muliakan Dia, kamu semua umat-Nya,
   Kar’na darah-Nya dapat menyucikan setiap noda.
(“I Will Praise Him” oleh Margaret J. Harris, 1865-1919).

Sementara saya sedang menulis khotbah ini seorang pria di Florida menelepon saya yang mengatakan bahwa ia senang sekali dengan khotbah John Cagan yang berjudul “Kebangunan Rohani dan Darah Kristus.” Dia terus berkata, “Terima kasih, pendeta. Terima kasih. Ini adalah anak yang berharga! Khotbahnya memberkati saya!” Sekarang pagi ini Noah Song kembali dari berkhotbah di Tiongkok dan Indonesia! Betapa suatu berkat dengan memiliki dua pemuda ini berkhotbah kepada kita tentang kekayaan Kristus yang tak terselami!

Sekarang, pagi ini saya akan sekali lagi memberikan Injil Yesus. Saya akan memberitahu Anda lagi tentang Yesus, dan tentang Darah yang Dia telah Ia curahkan di kayu Salib untuk membasuh dosa Anda. Dr. Martyn Lloyd-Jones berkata, “Ada banyak pengkhotbah Kristen yang berpikir bahwa mereka pandai dengan mengejek teologi tentang darah ini. Mereka mengabaikannya dengan cemoohan... Dan itulah sebabnya gereja menjadi seperti ini [hari ini]. Namun dalam periode kebangunan rohani, gereja bermegah di dalam kayu salib, dan membuatnya bermegah dalam darah itu... sesungguhnya saraf, pusat, jantung, dari ajaran Kristiani adalah ini, ‘Dialah yang Allah telah tentukan untuk menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya’ (Roma 3:25). ‘Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa’ (Efesus 1: 7)... [Saya tidak melihat harapan di antara Anda] ‘Yesus Kristus, yaitu Dia yang disalibkan’ (I Korintus 2:2)... Saya tidak melihat harapan akan terjadinya kebangunan rohani sementara banyak laki-laki dan perempuan menolak [atau mengabaikan] darah salib” (Revival, Crossway Books, 1994 edition, hal. 48, 49).

Apakah engkau telah disucikan dalam darah,
   Jiwamu disucikan dalam darah Anak Domba?
Apakah pakaianmu telah bersih? Apakah pakaianmu putih seperti salju?
   Apakah engkau telah disucikan di dalam darah Anak Domba?
(“Are You Washed in the Blood of the Lamb?”
      oleh Elisha A. Hoffman, 1839-1929).

Ya, Darah Yesus akan mendamaikan dan menanggung murka Allah. Ya, Darah Yesus akan memberikan damai dengan Allah. Ya, Darah Yesus akan memberikan Anda kuasa yang mengalahkan, “Di dalam Dia kita memiliki penebusan kita, yaitu pengampunan dosa” (Kolose 1:14).

Sekarang dengarkan kata-kata dari dua orang di gereja kita ini, orang-orang yang telah diselamatkan oleh iman di dalam Darah Yesus.

Seorang wanita Hispanik pergi ke sebuah gereja Baptis. Segera mereka bertanya apakah dia ingin dibaptis. Dia berkata, “iya.” Mereka tidak menceritakan tentang Yesus, dan penebusan Darah-Nya untuk dosa-dosanya. Mereka membaptisnya meskipun dia masih belum diselamatkan. Dia berkata, “Saya melanjutkan hidup saya seperti biasa, hidup untuk diri saya sendiri.” Kemudian putrinya membawanya ke gereja kita. Dia mengatakan bahwa dia “pikir [kita] akan memintanya untuk datang ke setiap kebaktian, dan saya tidak mau karena saya pikir itu akan menyita banyak waktu saya. Saya egois, berpikir bahwa Allah akan mengambil banyak waktu saya. Tetapi Allah... mulai menunjukkan kepada saya dalam hati saya bahwa saya hanya hidup untuk diri saya sendiri... Allah dalam kemurahan-Nya yang besar mulai menunjukkan kepada saya bahwa jika saya mati saya akan dihakimi karena telah menolak Yesus, dan karena semua dosa saya. Ini membuat saya khawatir dan saya merasa ketakutan”... [Dr. A. W. Tozer berkata, “Tidak ada orang yang bisa mengenal kasih karunia Allah sebelum tahu takut akan Allah.”]. Wanita itu pergi ke ruang penyelidikan dalam keadaan mengalami keinsafan akan dosa. Dr. Cagan bertanya di mana Yesus. Dia mengatakan bahwa Dia telah berada di hatinya. Dr. Cagan mengatakan bahwa Yesus-nya berada di Sorga di sebelah kanan Bapa. Dia berkata, “Saat itulah saya datang kepada Yesus agar Dia membersihkan segala dosa saya dengan darah-Nya yang berharga. Darah yang telah dicurahkan bagi saya... Hari ini saya senang. Yesus telah mencurahkan Darah-Nya yang berharga di kayu salib sehingga saya bisa diselamatkan... Yesus membayar semua dosa-dosa saya dengan darah ilahi-Nya... Hari ini saya senang melakukan pekerjaan penginjilan... untuk membawa anak-anak muda [ke gereja] sehingga mereka juga dapat mendengarkan khotbah pendeta kita. Saya merasa senang ketika [Dr. Hymers] berbicara kepada orang-orang muda tentang Darah Yesus... Saya memiliki [seorang] pendeta yang sangat peduli pada jiwa-jiwa dan berbicara kepada mereka tentang Yesus... Yesus telah mencurahkan Darah-Nya yang berharga di kayu Salib sehingga saya bisa diselamatkan... Juruselamat saya yang agung Yesus!”

Seorang mahasiswa Tionghoa berkata, “Saya melangkah pergi ke gereja dan hati saya terasa berat. Allah telah membangunkan saya untuk menyadari bahwa saya adalah orang berdosa... Meskipun semua orang di sekitar saya melihat saya ceria... Saya tidak bisa lagi menipu [diri sendiri] bahwa saya dalam keadaan baik-baik saja dan saya adalah orang yang baik. Saya tidak sedang dalam keadaan baik-baik saja dan tidak ada kebaikan di dalam diri saya. Saat saya duduk mendengarkan khotbah [yang dikhotbahkan oleh Dr. Hymers] saya merasa seolah-olah pendeta sedang berbicara secara langsung kepada saya... Meskipun saya pikir saya bisa menyembunyikan dosa-dosa saya dari semua orang, saya tidak bisa menyembunyikan semua dosa saya dari pandangan Allah... saya merasa seperti Adam, berusaha bersembunyi dari Allah….

Kemudian, ketika khotbah sudah mendekati akhir, saya mendengar Injil Yesus Kristus untuk pertama kalinya [meskipun ia sudah datang ke gereja kita cukup lama dia tidak mendengarkan sebelumnya!]. Kristus telah mati di kayu Salib, menggantikan tempat saya, untuk membayar dosa-dosa saya... Darah-Nya tercurah bagi orang-orang berdosa. Darah-Nya telah dicurahkan bagi saya! Saya sangat membutuhkan Kristus. Alih-alih mencari kebaikan dalam diri saya sendiri, oleh kasih karunia Allah mata saya terangkat dari saya. Saya memandang Kristus untuk pertama kalinya, dan pada saat itu Dia menyelamatkan saya! Kristus tidak berpaling dari saya, seperti yang telah saya lakukan kepada-Nya begitu lama, tetapi Dia menerima saya, dan menyucikan saya dengan Darah-Nya... Darah-Nya menutupi saya dan membasuh semua dosa saya. Kristus menyelimuti saya dalam Darah-Nya. Dia menyelimuti saya dalam kebenaran-Nya. Darah-Nya membasuh hati saya yang jahat dan membuatnya menjadi baru... iman dan keyakinan saya hanya di dalam Kristus saja. Sekarang saya mengerti apa yang John Newton maksudkan [ketika dia mengatakan] ‘Sangat Besar Anugerah-Nya!’ Betapa manis suara itu, yang menyelamatkan manusia celaka seperti saya! Saya pernah terhilang, tetapi sekarang ditemukan; buta, tapi sekarang saya melihat.’... Saya adalah orang berdosa, dan Yesus Kristus menyelamatkan saya... Dia menerima saya dan menyucikan saya dengan Darah-Nya”

Apakah orang tidak bosan saya berkhotbah tentang kayu salib Yesus, dan tentang Darah Yesus? Tidak, mereka tidak bosan! Tidak demikian halnya dengan mereka yang memiliki pendeta yang membaptis orang-orang yang masih terhilang - seperti pengkhotbah di Arleta, California yang telah membaptis Lidia Estrada, tanpa memastikan apakah dia benar-benar telah percaya Yesus. Apakah dia tahu bagaimana memastikannya? Saya meragukan itu! Biarlah lenyap nabi-nabi palsu tersebut dari muka bumi!

Seperti bagi saya, saya akan berkhotbah tentang Darah Yesus Kristus ‘sampai lidah ini terletak diam di dalam kubur, maka lebih mulia lagu, lagu indah kan ku nyanyikan atas kuasa-Mu yang menyelamatkan. Tercurah darah yang kudus, Di bukit Golgota; Yang mau bertobat ditebus, Terhapus dosanya. Terhapus dosanya, Terhapus dosanya, yang mau bertobat ditebus, Terhapus dosanya.

Terhapus dosanya, Terhapus dosanya,
yang mau bertobat ditebus, Terhapus dosanya.
   (“There Is a Fountain” oleh William Cowper, 1731-1800/
      Nyanyian Pujian No. 186).

“Di dalam Dia kita memiliki penebusan kita, yaitu pengampunan dosa” (Kolose 1:14).

Jika Anda ingin berbicara dengan kami tentang diselamatkan, silahkan maju ke depan, sehingga kami dapat berbicara tentang hal itu.


Jika khotbah ini memberkati Anda Dr. Hymers akan senang mendengar dari Anda. KETIKA ANDA MENULIS KEPADA DR. HYMERS ANDA HARUS MEMBERITAHU BELIAU DARI NEGARA MANA ANDA MENULIS ATAU IA TIDAK DAPAT MENJAWAB EMAIL ANDA. Jika khotbah ini memberkati Anda silahkan mengirim email kepada Dr. Hymers dan ceritakan kepadanya, tetapi selalu jelaskan pada beliau dari negara mana Anda mengirimnya. E-mail Dr. Hymers ada di rlhymersjr@sbcglobal.net (klik di sini). Anda dapat menulis email kepada Dr. Hymers dalam bahasa apapun, namun tulislah dalam bahasa Inggris jika Anda dapat. Jika anda ingin menulis surat kepada Dr. Hymers melalui pos, alamat beliau adalah P.O. Box 15308, Los Angeles, CA 90015. Anda boleh menelepon beliau di (818)352-0452.

(AKHIR KHOTBAH)
Anda dapat membaca khotbah Dr Hymers setiap minggu di Internet
www.sermonsfortheworld.com.
Klik pada “Khotbah Indonesia.”

Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Anda dapat menggunakannya tanpa
meminta izin kepada Dr. Hymers. Namun, semua video khotbah Dr. Hymers dilindungi
hak cipta dan hanya dapat digunakan dengan izin.

Doa Sebelum Khotbah oleh Mr. Aaron Yancy.
Persembahan Pujian Sebelum Khotbah oleh Mr. Benjamin Kincaid Griffith:
      “Saved by the Blood of the Crucified One” (oleh S. J. Henderson, 1902).