Print Sermon

Naskah-naskah khotbah dan video ini diakses oleh sekitar 116,000 komputer di lebih dari 215 negara setiap bulannya di www.sermonsfortheworld.com. Ratusan orang lainnya menyaksikan video di YouTube. Naskah-naskah khotbah ini disajikan dalam 34 bahasa untuk ribuan orang setiap bulannya. Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Jadi para pengkhotbah boleh menggunakannya tanpa seijin kami. Silahkan klik di sini untuk mengetahui bagaimana Anda dapat memberikan donasi setiap bulan untuk membantu kami dalam pekerjaan besar pemberitaan Injil ke seluruh dunia ini.

Kapanpun Anda menulis pesan untuk Dr. Hymers, selalu sebutkan kepada beliau negara di mana Anda tinggal. Surel Dr. Hymers adalah rlhymersjr@sbcglobal.net.




TAHUN NERAKA – TAHUN KEBANGUNAN ROHANI!

A YEAR OF HELL – A YEAR OF REVIVAL!
(Indonesian)

oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.
diterjemahkan oleh Dr. Edi Purwanto

Khotbah ini dikhotbahkan di Baptist Tabernacle of Los Angeles
Pada Kebaktian Minggu Malam, 1 Januari 2017
A sermon preached at the Baptist Tabernacle of Los Angeles
Lord’s Day Evening, January 1, 2017

“Sekiranya Engkau mengoyakkan langit dan Engkau turun, sehingga gunung-gunung goyang di hadapan-Mu” (Yesaya 64:1).


Kita akan kembali ke ayat yang luar biasa dari Kitab Suci ini malam ini. Saya bersyukur karena Allah menjawab begitu banyak dari doa-doa kita tahun lalu. Namun John Cagan menyebutnya sebagai “tahun Neraka.” Saya tidak setuju dengan dia. Dia sebagian benar. Dalam beberapa hal itu adalah tahun Neraka. Tetapi itu juga merupakan tahun berkat. John sangat lelah karena hari yang panjang ketika ia menyebutnya sebagai tahun Neraka. Ketika kita lelah kita mengingat hal-hal buruk. Tetapi ketika kita telah beristirahat maka kita mengingat berkat. Kita semua seperti itu. Kita adalah manusia. Suasana hati kita berubah-ubah. Dalam kelelahan, John melupakan sejenak Julie yang cantik, gadis yang bersamanya melewati kencan Kristiani yang begitu menyenangkan pada tahun lalu. Dia lupa hari ketika mereka bersama di Disneyland. Dia lupa malam ketika mereka berlari tanpa alas kaki di pantai di Santa Monica. Dia lupa saat-saat penuh sukacita ketika mereka berdoa bersama-sama. Dia lupa saat-saat doa yang luar biasa yang kami miliki bersama dengan Aaron, Jack dan Noah di rumah saya, pada larut malam. Dia lupa akan pertempuran kehendak di antara kami, pertempuran untuk membangun persekutuan yang saling menghormati, agar kita bersatu bersama dalam persahabatan dan persaudaraan yang saya percaya akan bertahan selamanya. Dia lupa bahwa dia mengatakan kepada saya, “Saya tidak pernah mengenal salah satu dari kakek saya. Dr. Hymers, Anda adalah orang yang paling dekat yang dapat menjadi kakek. Terima kasih untuk investasi Anda dalam hidup saya. Saya mendukung Anda dan saya percaya Anda... Tuhan memberkati Anda! Anda dapat melakukannya, Dr. Hymers! - John Samuel Cagan.”

John adalah seorang hamba Allah yang luar biasa. Saya sangat menghargainya sebagai kawan prajurit Tuhan. Tetapi dia manusia biasa, seperti kita semua. Ketika kita lelah kita hanya mengingat hal-hal buruk. Tetapi ketika kita cukup beristirahat dan dihidupkan kembali, maka kita ingat betapa baik tahun itu bagi kita - dan saat-saat indah untuk berdoa dan persekutuan, dan kekuatan yang luar biasa dan kasih yang Allah berikan kepada kita pada tahun 2016 - ketika Allah menjawab kita saat kita berdoa,

“Sekiranya Engkau mengoyakkan langit dan Engkau turun, sehingga gunung-gunung goyang di hadapan-Mu” (Yesaya 64:1).

Kadang-kadang saya sendiri merasa seperti itu, tahun ini adalah “tahun Neraka.” Ketika suasana hati saya turun, saya merasa seperti saya kehilangan pegangan saya dalam kehidupan. Saya menangis dan berpikir bahwa saya akan mati - dan saya memiliki ketakutan seperti itu untuk gereja kita yang menghancurkan hari saya. Perawatan yang mereka berikan kepada saya untuk kanker yang saya derita menyebabkan saya melewati “perubahan suasana hati” yang menakutkan. Kadang-kadang saya tenggelam dalam depresi yang sangat dalam. Saya benar-benar diserang oleh kekuatan setan dari waktu ke waktu tahun lalu. Jika Aaron Yancy tidak ada di sana saat melewati masa-masa itu, saya tidak berpikir saya bisa melewatinya. Memiliki teman dekat seperti Aaron merupakan hadiah dari Allah! Memiliki prajurit doa seperti Christine Nguyen dan Mrs. Lee adalah hadiah dari Allah!

Ya, ada hal-hal yang baik juga di tahun 2016. Banyak orang muda kita pernah dipakai untuk membenci saya. Sekarang mereka mencintai saya! Itu membuat hati saya bernyanyi dengan sukacita ketika mereka tersenyum dan berkata, “Saya mengasihi Anda, pendeta!”

Lalu saya melihat kartu yang diberikan istri saya yang cantik untuk saya. Dia berkata,

Robert sayang, karena ketaatanmu kepada Tuhan dan imanmu aku dapat mengenal Yesus. Tanpa kamu tak seorangpun dari antara kami ada di sini… Robert, aku mencintaimu dengan segenap hati dan jiwaku. Selalu mencintaimu, Ileana.

Ketika saya membaca kata-kata yang manis itu hati saya bernyanyi dengan penuh sukacita! “Oh Tuhan, terima kasih untuk Ileana! Terima kasih telah memberikan kepada saya seorang wanita yang setia, dan penyanyang seperti dia!” Saya tidak akan pernah berhasil melewati masa sulit tanpa cintanya, dukungan dan doanya. Dan saya berterima kasih kepada Tuhan untuk bayi Hannah, cucu pertama saya. Pada awalnya dia sedikit takut dengan saya, seorang pria tua besar dengan kepala botak! Tetapi pada malam Natal ia merangkak mendekat dan saya memeluknya dalam pelukan saya - dan dia mencium hidung saya. Saya tidak akan pernah melupakan ciuman itu selama saya masih hidup!

Ketika kita melihat tahun 2016 marilah kita tidak melupakan apa yang telah dilakukan Allah bagi kita! Rasanya seperti gereja yang sedang sekarat, saya seperti sedang sekarat, seakan tidak ada harapan untuk hidup di masa depan kita. Tetapi kemudian, ketika semua tampak hilang, Allah mendengar kita berdoa,

“Sekiranya Engkau mengoyakkan langit dan Engkau turun, sehingga gunung-gunung goyang di hadapan-Mu” (Yesaya 64:1).

Dan Allah menjawab doa kita! Saya meletakkan program untuk Baptist Tabernacle “baru”. Saya berkhotbah “Bangkitlah, Anak-Anak Muda!.” Dan anak-anak muda baik laki-laki maupun perempuan mulai berdoa dengan khusyuk sambil kita bernyanyi, dan menangis dan memohon kiranya Allah turun di antara kita. Dan Dia telah turun. Ini dimulai ketika Dr. Cagan memimpin ibunya yang berusia 90 tahun kepada Kristus. Christine Nguyen diberi semangat untuk berdoa. Ibu Shirley Lee diberi semangat untuk berdoa. Dan api kebangunan rohani turun di antara kita. Dalam beberapa minggu 28 orang berada di bawah keinsafan akan dosa dan kemudian mudah-mudahan diselamatkan, disucikan dalam Darah Kristus yang telah dicurahkan di kayu Salib bagi kita.

Kemudian kita pikir kebangunan rohani itu telah berakhir. Tetapi kita salah. Allah masih bersama kita! Kita telah memiliki setidaknya satu orang baru yang mudah-mudahan diselamatkan hampir setiap hari Minggu. Tiba-tiba Dr. Chan berkhotbah seperti dengan urapan sehingga empat orang diinsafkan dan mudah-mudahan diselamatkan dalam satu kebaktian, pada tanggal 25 Desember - pada Hari Natal, pada kebaktian malam! Berikut ini adalah daftar dari 28 orang yang mudah-mudahan telah diselamatkan pada tahun 2016.

Judy Li
Marjorie Cagan
Thomas Luong
Christine Nguyen
Adela Menjivar
Setsuko Zabalaga
Jesse Zacamitzin
Christina Lewis
Jennifer Yan
Abraham Song
Baiyang Zhang
Tom Xia
Virgel Nickell
Jason Baltazar
Emmi Hua
Tyrik Chambers
Julie Sivilay
Minh Vu
Alicia Zacamitzin
Danny Carlos
Daniel Barahona
Ayako Zabalaga
Julieta Prieto
Robert Wang
Joseph Gong
Andrew Matsusaka
Jessica Yin
Norris Menjivar.

Saudara-saudaraku, Allah tidak meninggalkan kita! Dia turun di gereja kita lagi dan lagi, pada bulan Agustus, September, Oktober, November - dan pada bulan Desember saja sembilan orang mudah-mudahan diselamatkan. Dua puluh delapan orang dalam satu tahun! Mari kita berdiri dan menyanyikan lagu Doksologi ini!

Puji Allah Bapa Putra
puji Allah Roh'ul Kudus
KetigaNya yang Esa
Pohon s'lamat
sumber berkat, Amin.
   (“Doxology” oleh Thomas Ken, 1637-1711/ PPK No. 16).

Para wanita menyanyikannya terlebih dahulu! Kemudian Anda para pria menyanyikannya! Sekarang mari kita semua bernyanyi sekeras yang kita bisa! Sekarang menyanyikan lagu tema kebangunan rohani kita, “Penuhi Semua Visi Ku.” Mari menyanyikannya tanpa melihat teks. Itu nomor 4 pada lembar lagu Anda. Sekarang mari menyanyikannya!

Penuhi semua visiku, Juruselamat, aku berdoa,
   Kiranya aku hanya melihat Yesus hari ini;
Meskipun melalui lembah Engkau memimpinku,
   Kemuliaan-Mu yang tak surut meliputiku.
Penuhi semua visiku, Juruselamat ilahi,
   Sampai bersama kemuliaan-Mu rohku akan bersinar.
Penuhi semua visiku, kiranya semua orang melihat
   Gambar Kudus-Mu terpancar di dalamku.

Penuhi semua visiku, setiap kerinduan
   Untuk menjaga kemuliaan-Mu; jiwaku menginspirasi
Dengan kesempurnaan-Mu, kasih suci-Mu
   Membanjiri langkahku dengan cahaya dari atas.
Penuhi semua visiku, Juruselamat ilahi,
   Sampai bersama kemuliaan-Mu rohku akan bersinar.
Penuhi semua visiku, kiranya semua orang melihat
   Gambar Kudus-Mu terpancar di dalamku.

Penuhi semua visiku, bersihkan sia-sia dosa
   Bayangan cahaya bersinar di dalam diriku.
Kiranya ku hanya melihat wajah agung-Mu,
   Melahap jiwaku dalam kasih karunia-Mu yang tak terbatas.
Penuhi semua visiku, Juruselamat ilahi,
   Sampai bersama kemuliaan-Mu rohku akan bersinar.
Penuhi semua visiku, kiranya semua orang melihat
   Gambar Kudus-Mu terpancar di dalamku.
(“Fill All My Vision” oleh Avis Burgeson Christiansen, 1895-1985).

Saudara dan saudari, saya percaya bahwa bagian terbesar dari kebangunan rohani masih akan turun atas kita dari Allah di tahun 2017. Mari berdoa untuk itu setiap hari. Kadang-kadang puasa dan doa lebih lagi untuk kehadiran Allah di tahun mendatang.

Sekarang mari membuka Alkitab Anda di I Korintus 9:24. Ini ada pada halaman 1219 dari Scofield Study Bible. Selanjutnya bagian berikut dari khotbah ini ditulis oleh Dr. Cagan,

“Tidak tahukah kamu, bahwa dalam gelanggang pertandingan semua peserta turut berlari, tetapi bahwa hanya satu orang saja yang mendapat hadiah? Karena itu larilah begitu rupa, sehingga kamu memperolehnya!” (I Korintus 9:24).

Anda dipersilahkan untuk duduk kembali. Sekarang tutuplah Alkitab Anda dan dengarkan dengan seksama.

Paulus membandingkan kehidupan Kristen dengan perlombaan atletik. Ia berkata, “Karena itu larilah begitu rupa, sehingga kamu memperolehnya[hadiah]” (I Korintus 9:24). Lalu Paulus berkata, “Mereka berbuat demikian untuk memperoleh suatu mahkota yang fana, tetapi kita untuk memperoleh suatu mahkota yang abadi” (I Korintus 9:25). Hadiah orang Kristen bukanlah sebuah medali. Itu adalah sesuatu yang lebih tinggi. Hadiah itu adalah hadiah dari Yesus Kristus ketika Dia datang untuk mendirikan Kerajaan-Nya!

Paulus mengatakan seorang atlet itu “menguasai dirinya dalam segala hal” (ay. 25). Seorang atlet tidaklah gemuk. Dia tidak malas. Dia tidak suka membuang-buang waktu. Rasul Paulus adalah orang yang seperti itu. Dia berkata, “Sebab itu aku tidak berlari tanpa tujuan dan aku bukan petinju yang sembarangan saja memukul” (ay. 26). Dia tidak seperti petinju yang tidak terlatih melepaskan tinjunya sembarangan. Dan Paulus tidak terlalu percaya diri. Dia tahu bahwa dia bisa gagal. Ia berkata, “supaya sesudah memberitakan Injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak” (ay. 27).

Paulus tahu apa yang ia inginkan. Dia menempatkan semua usahanya ke dalamnya. Dia menghidupi hidupnya sendiri dengan apa yang dia katakan untuk kita dilakukan

“Karena itu larilah begitu rupa, sehingga kamu memperolehnya” (I Korintus 9:24).

“Karena itu larilah begitu rupa, sehingga kamu memperolehnya [hadiah].” Malam ini saya akan menerapkan teks ini dalam empat cara.

I. Pertama, teks ini teraplikasi pada musim dingin dan semi ini.

Kita memiliki perayaan yang indah untuk “musim liburan” ini. Kita memiliki perjamuan Natal. Kita mengingat kelahiran Juruselamat kita pada malam Natal. Kita berkumpul bersama lagi pada Hari Natal. Dr. Chan berkhotbah seperti singa. Empat orang diselamatkan! Kita mengikuti Perjamuan Tuhan. Tadi malam, malam tahun baru, Sergio dan Yazmin menikah. Hari ini adalah Hari Tahun Baru.

Tetapi “musim liburan” tidak bertahan selamanya. Sekarang sudah Januari. Tidak akan ada liburan akhir pekan depan. Ini akan menjadi musim dingin. Ini akan menjadi dingin. Akan ada hujan. Ini tidak akan menyenangkan lagi. Dapatkah Anda mengatasinya? Atau Anda akan jatuh dan meninggalkan gereja ini? Teks kita berkata, “Karena itu larilah begitu rupa, sehingga kamu memperolehnya.” Tetap fokuskan pikiran Anda pada hadiah itu! Tinggalah di gereja ini tidak peduli apapun yang terjadi! Jagalah pikiran Anda tetap pada Kristus dan gereja!

Musim dingin datang setiap tahun, Anda tahu itu. Setelah peristiwa Air Bah Allah berkata kepada Nuh, “Selama bumi masih ada, takkan berhenti-henti musim menabur dan menuai, dingin dan panas, kemarau dan hujan, siang dan malam” (Kejadian 8:22). Musim dingin datang setiap tahun. Dapatkah Anda mengatasinya? “Karena itu larilah begitu rupa, sehingga kamu memperolehnya.”

Setelah musim dingin akan datang musim semi. Musim semi memiliki godaan sendiri. Saya menyebutnya “Mesin Kesenangan Orang Amerika.” Ada tiga hari akhir pekan. Orang-orang akan pergi ke Las Vegas, atau San Francisco, atau tempat-tempat lainnya. Orang-orang yang lemah akan meninggalkan gereja. Ada “Musim Semi.” Orang-orang ingin pergi. Ada acara sosial. Ada acara keluarga. Mesin Kesenangan Orang Amerika telah membunuh lebih banyak jiwa daripada dosa seksual dan obat-obatan. Akankah Anda berjuang seperti seorang atlet? Atau akankah Anda jatuh? Akankah Anda berjuang seperti seorang atlet? Apakah Anda akan berada di gereja setiap saat? Akankah Anda melawan godaan setan dan tetap berada di gereja? Atau akankah Anda menjadi lemah dan meninggalkan gereja? Ketika Anda tergoda oleh Iblis, akankah Anda meninggalkan gereja dan kembali kepada dosa? “Karena itu larilah begitu rupa, sehingga kamu memperolehnya.”

Jika Anda berfokus pada Kristus dan gereja kita dapat memiliki tahun yang luar biasa pada tahun 2017. Jangan buang waktu Anda dengan ini dan itu. Jangan terganggu oleh satu dan lain hal sampai waktu itu hilang! Mari kita miliki tahun yang luar biasa pada tahun 2017! Lawanlah Iblis dalam doa. Teruslah datang ke gereja di setiap kebaktian. Menangkan hadiah seperti seorang atlet bagi Kristus!

Dan jangan menimbulkan masalah dan krisis. Ambilah keputusan bahwa Anda tidak akan menjadi masalah di gereja kita. Mari kita “sehati” seperti orang-orang Kristen dalam Kitab Kisah Para Rasul! Jika kita fokus seperti seorang atlet - dan tidak membiarkan apa pun menarik kita pergi - kita dapat memiliki tahun yang luar biasa! Fokuslah pada Kristus dan gereja sepanjang musim dingin dan musim semi. Teruslah seperti seorang atlet. “Karena itu larilah begitu rupa, sehingga kamu memperolehnya” – dan menang kemenangan! “Maju Laskar Kristen.” Mari kita berdiri dan menyanyikan refren ini!

Maju laskar Kristen maju t'rus berp'rang,
dengan salib Yesus pastilah menang
   (“Onward, Christian Soldiers” oleh Sabine Baring-Gould, 1834-1924/PPK No. 205).

II. Kedua, teks ini teraplikasi pada peristiwa kebangunan rohani.

Allah mengunjungi gereja kita dengan kebangunan rohani tahun lalu - untuk pertama kalinya dalam lebih dari empat puluh tahun. Allah hadir dalam setiap kebaktian kita. Roh Kudus-Nya hadir bersama dengan kita. Banyak orang bertobat dalam beberapa malam. Beberapa dari mereka tampak seperti dalam kasus yang tidak mungkin. Mereka telah mendengar banyak khotbah. Saya telah membimbing mereka berkali-kali. Mereka tetap keras dan dingin. Tetapi ketika Allah hadir ada satu pertobatan yang ajaib satu demi satu! Karunia terbesar adalah kehadiran Allah itu sendiri. Kita mengalami kehidupan Kristen. Allah bersama dengan kita. Betapa kita rindu Engkau mengirimkan kebangunan rohani yang lebih besar - oh, Tuhan!

Kebaktian doa di gereja kita diadakan setiap hari Kamis dan setiap hari Sabtu. Banyak dari antara Anda berkumpul untuk berdoa dalam kelompok-kelompok kecil, berdoa untuk kebangunan rohani. Saya mengucap syukur kepada Allah yang membimbing saya untuk berkhotbah tentang kebangunan rohani. Saya mengucap syukur kepada Allah yang membimbing saya untuk membuat kita gereja yang berdoa. Ini adalah harta yang langka, yang saya tahu tidak akan ditemukan di manapun di Amerika. Jika Anda berdoa dalam kelompok-kelompok kecil fokuskan hampir semua doa Anda pada kebangunan rohani dan memenangkan jiwa. Jagalah kedua hal tersebut. Kedua hal tersebut adalah apa yang kita butuhkan - kehadiran Allah dan banyak orang baru yang merupakan hasil dari penginjilan.

Kita harus merindukan kebangunan rohani yang lebih besar! Sekarang kita telah mengalami kehadiran Allah dan yang bekerja dalam kebangunan rohani, kita menginginkan yang lebih lagi. Tetapi saya harus memperingatkan Anda. Jangan berpikir bahwa sekarang kita tahu bagaimana cara membuat kebangunan rohani terjadi. Jangan berpikir, “Kita memilikinya sekarang. Kita tahu apa yang harus dilakukan. Mari kita membuat kebangunan rohani yang lain lagi.” Jika Anda berpikir demikian, kita tidak akan pernah memiliki kebangunan rohani lagi.

Allah bukan mesin. Dia adalah seorang Pribadi. Dia adalah Allah yang berdaulat dan Mahakuasa. Dia tidak dapat dimanipulasi - bahkan dengan doa. Kebangunan rohani bukanlah magis. Itu bukan sesuatu yang kita bisa wujudkan dengan usaha atau bahkan dengan doa. Nabi palsu seperti Charles Finney mengajarkan bahwa gereja dapat membuat kebangunan rohani terjadi - tetapi dia salah. Allah adalah yang menciptakan kebangunan rohani. Allah mengirimkan kebangunan rohani jika Dia menghendakinya.

Ingat bagaimana kebangunan rohani mulai pada musim panas yang lalu. Ya, orang-orang berdoa. Tetapi ketika Allah turun ketika tidak ada doa yang dipanjatkan. Tidak ada khotbah yang dikhotbahkan. Allah turun, tiba-tiba dan mengejutkan, sementara orang-orang membaca Yesaya 64: 1-3. Dia datang tiba-tiba dan berdaulat.

Dan di beberapa kebaktian Allah tidak turun. Waktu demi waktu, ketika orang-orang mengharapkan dan berasumsi bahwa kebangunan rohani akan terjadi dengan sendirinya, Allah justru tidak hadir. Kebaktian-kebaktian mati dan kosong ketika Roh Allah tidak hadir. Kadang-kadang saya harus mengakhiri kebaktian lebih awal ketika Allah tidak hadir di sini.

Sangat mudah untuk kehilangan kehadiran Allah. Setan selalu ada di sini. Tetapi Allah bisa tidak hadir. Allah tidak akan datang di mana Dia tidak menginginkannya. Jika kita puas dengan “musim liburan” ini dan hal-hal dari kehidupan ini, maka Allah tidak akan hadir bersama kita. Jika kita tidak ingin Allah beserta kita, Dia tidak akan bersama kita. Tetapi Dia masih bersama dengan kita sekarang. Saya mengerjakan khotbah ini pada tengah malam tadi malam. Telepon berdering. Itu adalah Woody, menangis dan meratap dalam keinsafan akan dosa. Saya membangunkan Dr. Chan dan ia pergi ke kamar Woody. Woody diselamatkan pada pukul dua pagi ini - pada hari terakhir tahun ini pukul 2:00 kita telah memiliki 29 orang diselamatkan! Mari berdiri untuk menyanyikan lagu Doxology!

Tetapi jangan pernah berasumsi - jangan menerima begitu saja - bahwa Allah harus bersama dengan kita. Jangan pernah berpikir bahwa Allah harus mengirim kebangunan rohani. Jangan seperti Samson yang berkata “Seperti yang sudah-sudah” dan ternyata “TUHAN telah meninggalkan dia” (Hakim-hakim 16:20). Jangan seperti orang Israel yang menaklukkan Yerikho melalui mukjizat dari Allah, dan kemudian memutuskan untuk menaklukkan kota kecil Ai. Mereka berkata, “tidak usah seluruh bangsa itu pergi…. sebab orang-orang di sana sedikit saja… tetapi mereka melarikan diri di depan orang-orang Ai” (Yosua 7: 3, 4). Teks kita berkata, “Karena itu larilah begitu rupa, sehingga kamu memperolehnya.” Mazmur berkata, “Orang-orang yang menabur dengan mencucurkan air mata, akan menuai dengan bersorak-sorai” (Mazmur 126: 5). Ia tidak berkata, “Orang-orang yang menabur dengan pengetahuan, akan menuai dengan bersorak-sorai” Ia tidak berkata, “Orang-orang yang menabur dengan kepercayaan diri, akan menuai dengan bersorak-sorai.” Tidak, mereka yang menabur dengan mencucurkan air mata, akan menuai dengan bersorak-sorai. Mari kita berdoa lebih lagi untuk kebangunan rohani, mengetahui bahwa kuasa hanya milik Allah saja. Berdoalah sampai Allah turun - tetapi ya Allah, tolonglah kami untuk melawan Iblis, tolonglah kami untuk berjuang di dalam doa sampai Engkau turun membawa kebangunan rohani yang lebih besar lagi! Kami berdoa kiranya Engkau turun lagi! Turunlah, kami berdoa! Turunlah dalam kebangunan rohani! “Maju Laskar Kristen!” Mari kita berdiri dan menyanyikan paduan suara ini.

Maju laskar Kristen maju t'rus berp'rang,
dengan salib Yesus pastilah menang.

III. Ketiga, teks ini teraplikasi dalam pelayanan memenangkan jiwa.

Sangat mudah untuk melihat secara internal – dari dalam - pada orang-orang yang sudah di dalam gereja. Kadang-kadang benar untuk melakukan itu. Tetapi sekarang adalah waktu kita harus pergi setelah jiwa-jiwa yang masih terhilang tidak ada lagi di sini. Kita harus fokus untuk memenangkan jiwa! Kita harus berjuang seperti seorang atlet untuk mendapatkan lebih banyak nama dan nomor telepon. Kita harus berjuang seperti seorang atlet untuk membawa lebih banyak lagi orang yang masih terhilang di. Jika Anda tidak berjuang untuk mendapatkan mereka, Allah tidak akan terus mengirimkan kebangunan rohani kepada kita. Saya memiliki lebih banyak lagi untuk dikatakan, tetapi saya harus berhenti di sini. Dr. Chan berjuang untuk mendapatkan Woody. Dia membawanya ke rumahnya. Dia berdoa siang dan malam untuk Woody. Kemudian Woody menelepon saya pada menangis di telepon. Saya menelepon Dr. Chan, membangunkannya dari tidur, dan ia memimpin Woody kepada Kristus pada pukul dua pagi, pada hari terakhir tahun ini!

Yesus berkata, “Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang” (Lukas 19:10). Sekali lagi, Kristus berkata, “Paksalah orang-orang, yang ada di situ, masuk, karena rumahku harus penuh” (Lukas 14:23). Setelah Ia bangkit dari kematian Yesus berkata, “Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku” (Matius 28:19). Dr. John R. Rice berkata, “Memenangkan jiwa adalah hal yang paling penting yang harus ada dalam pikiran dan usaha orang-orang Kristen” (The Golden Path to Successful Personal Soul Winning, Sword of the Lord Publishers, 1961, hal. 55). Dan dia benar!

Jangan pernah lupa bahwa urusan utama gereja adalah memenangkan jiwa! Berjuanglah untuk membawa orang-orang muda yang masih terhilang dari kota ini! Berjuanglah untuk membawa lebih banyak orang yang belum ada di sini sekarang! Berjuanglah seperti yang dilakukan Dr. Chan untuk memenangkan Woody dan mendapatkan dia diselamatkan! Pergilah ke kampus-kampus dan mall-mall dan mendapatkan nama dan nomor telepon mereka. Bawalah mereka ke gereja untuk mendengar Injil. Bawalah setidaknya satu nama setiap kali kita bertemu. Kasihilah mereka dan perhatikanlah mereka seperti yang di lakukan Dr. Chan dengan Woody. Berkenalanlah dengan mereka ketika mereka datang. Lakukan apapun untuk mempertahankan mereka tetap ada di sini sampai mereka diselamatkan - dan kemudian mereka akan tinggal bersama kita, karena mereka diselamatkan!

Teks kita berkata, “Karena itu larilah begitu rupa, sehingga kamu memperolehnya.” Paulus berkata, “aku tidak berlari tanpa tujuan dan aku bukan petinju yang sembarangan saja memukul” (I Korintus 9:26). Paulus tidak bekerja setengah hati. Dia tidak membuang-buang waktu. Dia memfokuskan pikirannya untuk memenangkan jiwa, bukan seperti “petinju yang sembarangan saja memukul.” Itulah cara untuk memenangkan jiwa! Itulah cara Dr. Chan memenangkan Woody kepada Kristus. Bawalah mereka. Ikutilah teladan Dr. Chan!

Mari kita fokuskan waktu dan usaha kita untuk memenangkan jiwa-jiwa! Mari kita membawa orang-orang baru pada tahun ini. Jangan hanya berpikir tentang teman Anda dan diri Anda sendiri. Jangan hanya berpikir tentang pacaran. Buatlah urusan utama Anda adalah untuk membawa jiwa-jiwa yang masih terhilang. Mari kita fokus untuk memenangkan jiwa. Fokus seperti sinar laser. Jangan lakukan itu setengah hati, “sembarangan saja memukul.” Jangan lakukan itu sebagai sampingan, dengan fokus utama Anda pada hal-hal lain. Kita tidak akan membawa orang-orang baru dengan cara itu. Teks kita berkata, “Karena itu larilah begitu rupa, sehingga kamu memperolehnya.’ Mari kita melawan Iblis dalam doa sehingga kita bisa membawa lebih banyak orang-orang muda masuk ke dalam gereja ini! “Maju Laskar Kristen.” Mari kita berdiri dan menyanyikan refren ini lagi.

Maju laskar Kristen maju t'rus berp'rang,
dengan salib Yesus pastilah menang.

IV. Keempat, teks ini teraplikasi pada Anda yang masih terhilang.

Saya harus mengatakan beberapa kata untuk Anda yang belum diselamatkan. Teks kita berkata, “Karena itu larilah begitu rupa, sehingga kamu memperolehnya.” Ini memiliki aplikasi untuk Anda.

Teks kita berkata, “Karena itu larilah begitu rupa, sehingga kamu memperolehnya.” Jangan hanya duduk di sana sementara saya berkhotbah! Kristus berkata, “Berjuanglah untuk masuk” gerbang sempit keselamatan, yaitu Kristus sendiri (Lukas 13:24). Apakah Anda sedang berjuang? Apakah Anda sedang berjuang saja? “Berjuanglah untuk masuk” membuat poin yang sama seperti “Karena itu larilah begitu rupa, sehingga kamu memperolehnya” Jika anda serius tentang jiwa Anda, Allah akan menarik Anda kepada Kristus. Tetapi jika Anda tidak berjuang untuk keselamatan, jangan berharap untuk diselamatkan.

Jika Anda tidak berjuang untuk masuk ke dalam Kristus Anda tidak akan diselamatkan! Dan Anda tidak akan “memperoleh” keselamatan. Anda tidak akan memperolehnya. Jika Anda maju ke depan menanggapi undangan mekanis, tanpa keinsafan akan dosa Anda, Anda tidak akan disealamatkan. Jika Anda menghabiskan berjam-jam setiap hari bermain video game, Anda tidak akan pernah diselamatkan. Jika Anda terus menonton pornografi di komputer Anda, Anda tidak akan pernah diselamatkan. Allah melihat Anda dan tahu bahwa Anda tidak serius. Jika Anda hanya mengasihani diri sendiri, Anda tidak akan pernah diselamatkan. Yudas dan Kain berduka untuk diri mereka sendiri. Mereka berdua pergi ke Neraka. Jika Anda hanya terus memikirkan masalah-masalah Anda, perasaan dan kecemasan Anda sendiri, dan bukan tentang dosa Anda, Anda tidak akan pernah diselamatkan. Yesus bukan seorang psikiater. Dia tidak mati untuk memperbaiki masalah, perasaan dan kecemasan Anda. Dia tidak mati untuk memberikan Anda perasaan jaminan. Dia mati untuk membayar dosa Anda sehingga Allah tidak akan menghukum Anda. Itulah sebabnya “Kristus telah mati karena dosa-dosa kita” (I Korintus 15: 3). Jika Anda tidak sakit karena dosa Anda dalam cara yang nyata - bahkan jika Anda mengucapkan beberapa kata tentang hal itu - maka kematian Kristus tidak akan menyelamatkan Anda.

Kristus telah mati di kayu salib untuk membayar dosa Anda. Ia telah mencurahkan Darah-Nya untuk membasuh dosa Anda. Ia telah bangkit dari antara orang mati untuk memberikan hidup Anda. Dia akan mengampuni dosa Anda jika Anda percaya kepada-Nya. Berjuanglah untuk hidup Anda. Paksa diri Anda untuk memikirkan dosa Anda. Berjuanglah untuk hidup Anda untuk datang kepada Kristus dan diselamatkan dari dosa Anda! Mari berdiri dan menyanyikan himne nomor empat pada lembar lagu Anda. Nyanyikan bait pertama dan terakhir dari “Penuhi Semua Visi Ku.” Itu nomor empat pada lembar lagu.

Penuhi semua visiku, Juruselamat, aku berdoa,
   Kiranya aku hanya melihat Yesus hari ini;
Meskipun melalui lembah Engkau memimpinku,
   Kemuliaan-Mu yang tak surut meliputiku.
Penuhi semua visiku, Juruselamat ilahi,
   Sampai bersama kemuliaan-Mu rohku akan bersinar.
Penuhi semua visiku, kiranya semua orang melihat
   Gambar Kudus-Mu terpancar di dalamku.

Penuhi semua visiku, bersihkan sia-sia dosa
   Bayangan cahaya bersinar di dalam diriku.
Kiranya ku hanya melihat wajah agung-Mu,
   Melahap jiwaku dalam kasih karunia-Mu yang tak terbatas.
Penuhi semua visiku, Juruselamat ilahi,
   Sampai bersama kemuliaan-Mu rohku akan bersinar.
Penuhi semua visiku, kiranya semua orang melihat
   Gambar Kudus-Mu terpancar di dalamku.
(“Fill All My Vision” oleh Avis Burgeson Christiansen, 1895-1985).

Mari maju ke depan jika Anda ingin berbicara dengan saya, atau John Cagan, atau Dr. Cagan tentang bagaimana diselamatkan dari dosa Anda dengan Darah Kristus, yang telah ditumpahkan di kayu Salib untuk menyelamatkan Anda dari dosa.


Jika khotbah ini memberkati Anda Dr. Hymers akan senang mendengar dari Anda. KETIKA ANDA MENULIS KEPADA DR. HYMERS ANDA HARUS MEMBERITAHU BELIAU DARI NEGARA MANA ANDA MENULIS ATAU IA TIDAK DAPAT MENJAWAB EMAIL ANDA. Jika khotbah ini memberkati Anda silahkan mengirim email kepada Dr. Hymers dan ceritakan kepadanya, tetapi selalu jelaskan pada beliau dari negara mana Anda mengirimnya. E-mail Dr. Hymers ada di rlhymersjr@sbcglobal.net (klik di sini). Anda dapat menulis email kepada Dr. Hymers dalam bahasa apapun, namun tulislah dalam bahasa Inggris jika Anda dapat. Jika anda ingin menulis surat kepada Dr. Hymers melalui pos, alamat beliau adalah P.O. Box 15308, Los Angeles, CA 90015. Anda boleh menelepon beliau di (818)352-0452.

(AKHIR KHOTBAH)
Anda dapat membaca khotbah Dr Hymers setiap minggu di Internet
www.sermonsfortheworld.com.
Klik pada “Khotbah Indonesia.”

Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Anda dapat menggunakannya tanpa
meminta izin kepada Dr. Hymers. Namun, semua video khotbah Dr. Hymers dilindungi
hak cipta dan hanya dapat digunakan dengan izin.

Persembahan Pujian Sebelum Khotbah oleh Mr. Benjamin Kincaid Griffith:
      “Onward, Christian Soldiers” (oleh Sabine Baring-Gould, 1834-1924;
Bait dan refren, ayat 1, 2 and 4).


GARIS BESAR KHOTBAH

TAHUN NERAKA – TAHUN KEBANGUNAN ROHANI!

A YEAR OF HELL – A YEAR OF REVIVAL!

oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.

“Sekiranya Engkau mengoyakkan langit dan Engkau turun, sehingga gunung-gunung goyang di hadapan-Mu” (Yesaya 64:1).

“Tidak tahukah kamu, bahwa dalam gelanggang pertandingan semua peserta turut berlari, tetapi bahwa hanya satu orang saja yang mendapat hadiah? Karena itu larilah begitu rupa, sehingga kamu memperolehnya!” (I Korintus 9:24).

(I Korintus 9:25, 26, 27)

I.    Pertama, teks ini teraplikasi pada musim dingin dan semi ini,
Kejadian 8:22.

II.   Kedua, teks ini teraplikasi pada peristiwa kebangunan rohani,
Hakim-hakim 16:20; Yosua 7:3, 4; Mazmur 126:5.

III.  Ketiga, teks ini teraplikasi dalam pelayanan memenangkan jiwa,
Lukas 19:10; 14:23; Matius 28:19; I Korintus 9:25.

IV.  Keempat, teks ini teraplikasi pada Anda yang masih terhilang,
Lukas 13:24; I Korintus 15:3.