Print Sermon

Naskah-naskah khotbah dan video ini diakses oleh sekitar 116,000 komputer di lebih dari 215 negara setiap bulannya di www.sermonsfortheworld.com. Ratusan orang lainnya menyaksikan video di YouTube. Naskah-naskah khotbah ini disajikan dalam 34 bahasa untuk ribuan orang setiap bulannya. Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Jadi para pengkhotbah boleh menggunakannya tanpa seijin kami. Silahkan klik di sini untuk mengetahui bagaimana Anda dapat memberikan donasi setiap bulan untuk membantu kami dalam pekerjaan besar pemberitaan Injil ke seluruh dunia ini.

Kapanpun Anda menulis pesan untuk Dr. Hymers, selalu sebutkan kepada beliau negara di mana Anda tinggal. Surel Dr. Hymers adalah rlhymersjr@sbcglobal.net.




CAWAT ADAM TIDAK DAPAT MENYEMBUNYIKAN ANDA!

(KHOTBAH #91 DARI KITAB KEJADIAN)

ADAM’S APRON CANNOT HIDE YOU!
(SERMON #91 ON THE BOOK OF GENESIS)
(Indonesian)

oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.
diterjemahkan oleh Dr. Edi Purwanto

Khotbah ini dikhotbahkan di Baptist Tabernacle of Los Angeles
Pada Kebaktian Minggu Malam, 11 Desember 2016

“Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian. Lalu ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia, dan suaminyapun memakannya. Maka terbukalah mata mereka berdua dan mereka tahu, bahwa mereka telanjang; lalu mereka menyemat daun pohon ara dan membuat cawat. Ketika mereka mendengar bunyi langkah TUHAN Allah, yang berjalan-jalan dalam taman itu pada waktu hari sejuk, bersembunyilah manusia dan isterinya itu terhadap TUHAN Allah di antara pohon-pohonan dalam taman” (Kejadian 3:6-8).


Ketika saya masih muda saya diajar tentang teori evolusi. Setiap makhluk hidup di bumi berevolusi dari bentuk kehidupan pertama. Saya percaya itu. Sekarang saya percaya apa yang Alkitab katakan,

“TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup” (Kejadian 2:7).

Apa yang mengubah pikiran saya dari percaya bahwa manusia berevolusi dari bentuk kehidupan yang lebih rendah? Pikiran saya tidak diubah melalui mempelajari subjek itu. Ada banyak buku yang mengajarkan bahwa evolusi adalah dusta. Tetapi saya tidak membacanya. Buku-buku itu menjadi berguna sesudahnya. Tetapi buku-buku yang menentang teori evolusi itu bukan yang memainkan bagian dalam perubahan pikiran saya. Tidak sama sekali. Saya menolak teori evolusi pada saat saya bertobat. Itu adalah pekerjaan Allah. Allah sendirilah yang telah mengubah pikiran saya. Allah yang telah mempertobatkan saya dari teori palsu itu. Dalam Perjanjian Baru kata Yunani yang diterjemahkan “bertobat” berarti “berbalik atau berputar” (Strong). Dalam pertobatan sejati pikiran kita berbalik dan berputar. Allah membalikkan pikiran saya dan memutar pikiran saya dari kebohongan evolusi Darwinian kepada kebenaran tentang penciptaan. Anda lihat, teori evolusi pernah menjadi sangat penting bagi saya. Namun dalam sekejab saya dipertobatkan melalui percaya Yesus. Dan dalam kesempatan pertobatan yang sekejab itu Allah tiba-tiba membalikkan pikiran saya dan memutar pemikiran saya - dan pada saat itu juga saya tahu dalam pikiran saya bahwa teori evolusi adalah sebuah kebohongan, kebohongan Setan. Dan pada saat itu saya tahu bahwa Allah menciptakan manusia pertama dari debu tanah. Dr. Henry M. Morris berkata, “Tubuh manusia dibentuk dari unsur-unsur bumi, karbon, hidrogen, oksigen, dan lain-lain” (The Defender’s Study Bible; catatan untuk Kejadian 2:7). Elemen yang sama di bumi ini merupakan elemen yang sama yang ditemukan dalam tubuh manusia. Jadi ketika saya bertobat, saya tahu pasti bahwa manusia pertama diciptakan dari tanah - dan kemudian saya menolak kebohongan fiksi ilmiah yang mengatakan bahwa manusia berevolusi dari bentuk kehidupan yang lebih rendah.

Manusia pertama Adam diciptakan secara sempurna tidak ada dosa. Ia ditempatkan di sebuah taman yang indah. Setiap pohon di Taman itu menghasilkan buah-buah yang lezat. Yang harus Adam lakukan hanyalah mengambil dan memetiknya. Karena semua hewan dan burung juga vegetarian, maka Adam tidak mempunyai musuh. Kemudian Allah menciptakan istri yang cantik baginya. Mereka tinggal di lingkungan yang sempurna. Allah turun pada sore hari setiap hari dan bersekutu dengan mereka. Tidak ada dosa yang mengganggu persekutuan mereka dengan Allah.

Namun, Setan ada di sana. Dia adalah seorang malaikat Allah yang telah memberontak. Dan Allah melemparkan dia turun dari Sorga ke bumi. Dia tidak bisa menyerang Adam dan Hawa. Allah melindungi mereka dari serangan langsung Setan. Yang Setan bisa lakukan hanyalah mencobai mereka. Dan hanya ada satu hal yang ia bisa gunakan untuk mencobai mereka. Itu adalah pencobaan tentang makan buah dari pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat. Allah telah mengatakan kepada mereka bahwa mereka akan mati jika mereka makan buah itu.

Setan telah menguasai tubuh ular. Dan Setan berbicara melalui mulut makhluk ini. Kemudian keledai berbicara kepada nabi palsu Bileam.

Adam dan Hawa bisa hidup selamanya dalam taman yang indah itu. Mereka bisa hidup selamanya, tanpa menjadi tua. Mereka bisa hidup selamanya tanpa penyakit apapun, tanpa sakit hati apapun, tanpa kesedihan atau sakit. Mereka tidak akan pernah mati.

Tetapi ada satu hukum yang sangat sederhana yang mereka harus patuhi. Sebuah hukum yang sangat mudah, dan itu adalah satu-satunya hukum Allah untuk mereka taati.

“Tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati” (Kejadian 2:17).

Itu adalah satu-satunya hukum yang Allah berikan kepada mereka.

Ada mahkluk lain di Taman itu. Setan ada di sana. Hanya ada satu cara bagi Setan untuk bisa mencobai mereka, karena hanya ada satu hukum yang mereka mungkin bisa langgar. Jadi Setan mencobai mereka untuk memakan buah dari pohon terlarang itu. Dia mencobai Hawa dengan mengatakan bahwa Allah-nya salah. Hawa mendengarkan dia dan memakan buah terlarang itu.

“Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian. Lalu ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia, dan suaminyapun memakannya. Maka terbukalah mata mereka berdua dan mereka tahu, bahwa mereka telanjang; lalu mereka menyemat daun pohon ara dan membuat cawat” (Kejadian 3:6, 7).

Begitu mereka memakan buah terlarang itu mereka menjadi orang-orang berdosa. Mereka tidak lagi tidak berdosa. Mereka kemudian menjadi orang-orang berdosa secara alami. Sifat mereka telah berubah. Berubah dari tanpa dosa menjadi penuh dosa. Kemudian mereka memiliki sifat dosa. Kemudian mereka tahu bahwa mereka adalah orang-orang berdosa. Dan kemudian mereka mencoba untuk menutupi dosa mereka dengan cawat yang terbuat dari daun ara. Lebih dari itu, mereka mencoba untuk bersembunyi dari Allah di antara pohon-pohon di taman itu.

Iblis telah menyelesaikan rencana jahatnya. Mereka menjadi orang-orang berdosa. Saat mereka makan dari buah terlarang itu mereka menjadi “mati karena pelanggaran-pelanggaran dan dosa-dosa.” Kemudian mereka “mati di dalam dosa” (Efesus 2: 1, 5). Tidak hanya itu mereka mati secara rohani, mereka kemudian melihat Allah sebagai musuh mereka. “Sebab keinginan daging adalah perseteruan terhadap Allah” (Roma 8:7). Mereka kemudian menjadi musuh Allah dalam kebobrokan, pikiran duniawi mereka.

Lebih buruk lagi, sifat Adam yang telah rusak dan jiwanya yang telah mati secara rohani akan diwarisi oleh semua keturunannya - oleh semua orang di bumi ini. Karena “sama seperti oleh ketidaktaatan satu orang [Adam] semua orang telah menjadi orang berdosa” (Roma 5:19; KJV, ESV). “Sebab itu, sama seperti oleh satu pelanggaran [Adam] semua orang beroleh penghukuman” (Roma 5:18). Dosa asal Adam ada di dalam hati Anda. Hati Anda rusak dan hati Anda penuh dengan dosa. Ini adalah akar dari segala dosa yang Anda lakukan. Sebuah sifat dosa ditularkan kepada Anda dari Adam. “Kita bukan orang berdosa karena kita berbuat dosa, tetapi kita berbuat dosa karena kita adalah orang-orang berdosa, lahir dengan sifat yang telah diperbudak oleh dosa” (The Reformation Study Bible; catatan halaman 781). “Manusia mati dalam dosa [dan] tidak mampu dengan kekuatan sendiri untuk mengubah dirinya sendiri” (Westminster Confession, IX, 3).

Dengan demikian Anda adalah anak Adam. Sifat dosanya diwariskan (ditransmisikan) kepada seluruh umat manusia. Anda adalah hamba dosa. Tidak ada yang dapat Anda lakukan atau katakan dapat membantu Anda untuk diselamatkan. Secara alami Anda adalah orang berdosa. Membaca dan mempelajari Alkitab tidak akan menyelamatkan Anda. Berada di gereja setiap hari Minggu tidak akan menyelamatkan Anda. Saya mengenal seorang pria yang tidak pernah melewatkan untuk pergi ke gereja sepanjang hidupnya. Dia tidak pernah melewatkan ibadah di gereja satu kalipun. Tetapi pria itu masih terhilang. Dia “mati di dalam dosa” (Efesus 2: 5).

Anda mungkin telah mendengar ratusan khotbah tentang keselamatan, tetapi khotbah-khotbah itu tidak akan menolong Anda. Mengapa? Karena Anda adalah hamba dosa, “Mati karena pelanggaran-pelanggaran dan dosa-dosa” (Efesus 2:1).

Anda berkata, “Itu bukan saya!” Tetapi Anda salah. Itu adalah Anda. Sama seperti Adam, Anda mencoba untuk menutupi dosa-dosa Anda, seperti yang ia pernah lakukan dengan cawat dari daun ara. Anda mencoba untuk menutupi dosa dengan melakukan perbuatan baik. Saya pernah melakukan itu selama lima tahun.

Pada usia lima belas tahun saya melihat nenek saya meninggal di dalam peti mati. Itu menghancurkan hati saya. Sementara mereka menguburkan dia saya lari ke antara pohon-pohon di Forest Lawn Cemetery di Glendale. Saya berlari dan berlari dan berlari - sampai saya bermandikan keringat dan jatuh terengah-engah di tanah. Kemudian Allah turun menghampiri saya seperti yang Ia pernah lakukan kepada Yakub. Dan Yakub berkata, “Sesungguhnya TUHAN ada di tempat ini, dan aku tidak mengetahuinya” (Kejadian 28:16). Tetapi Yakub tidak diselamatkan pada kesempatan itu, dan demikian juga halnya dengan saya. Tetapi sejak saat itu saya yakin bahwa Allah itu nyata dan saya adalah orang berdosa. Selama lima tahun berikutnya saya tersiksa oleh dosa-dosa saya. Saya mencoba segala cara yang mungkin bisa saya lakukan untuk menghentikan siksaan itu. Saya berdoa setiap hari. Saya membaca Alkitab setiap hari. Saya pergi ke gereja setiap Minggu pagi dan setiap Minggu malam. Saya pergi ke pertemuan doa setiap Rabu malam. Saya maju ke depan setiap undangan diberikan. Saya mendedikasikan dan mendedikasikan kembali hidup saya kepada Allah setiap Minggu malam. Saya berdoa “menerima Tuhan Yesus” lagi dan lagi. Pada usia tujuh belas tahun saya mendedikasikan hidup saya untuk memberitakan Injil. Kemudian saya mendedikasikan hidup saya untuk menjadi seorang misionaris. Tetapi semua itu tidak dapat menolong saya! Semakin saya mencoba untuk menjadi baik, saya justru merasa lebih berdosa lagi. Saya sangat menderita dan ngeri dengan menyadari bahwa saya adalah orang berdosa. Semua perbuatan baik saya itu seperti cawat yang Adam kenakan untuk menyembunyikan ketelanjangannya dari Allah. Tetapi saya tetaplah seorang berdosa yang telanjang di mata Allah - dan saya tahu itu. Saya berkata bahwa saya telah diselamatkan. Tetapi setiap kali saya berkata bahwa saya telah diselamatkan saya tahu itu bohong. Allah tidak berkenan dengan saya sama sekali - dan saya tahu itu. Saya berada di bawah keinsafan akan dosa selama lima tahun. Masa-masa itu adalah lima tahun siksaan, rasa takut dan rasa bersalah.

Ijinkan saya menerapkan itu untuk Anda. Anda telah ada di sini di gereja ini, berpikir bahwa Anda telah diselamatkan. Tetapi jauh di dalam hati Anda, Anda tahu itu bohong. Anda tahu itu adalah kebohongan selama kebangunan rohani yang Allah kirimkan pada kita. Yang lainnya mengakui dosa-dosa mereka dan menemukan kedamaian di dalam Kristus. Tetapi Anda terus mengatakan kepada diri sendiri betapa baiknya keadaan Anda. Orang berdosa, cawat dari daun ara tidak bisa menyembunyikan Anda dari Allah! Anda tidak akan pernah memiliki damai sejahtera dengan Allah sampai Anda mengakui bahwa Anda adalah seorang munafik yang masih terhilang. Kecuali Anda mengakui bahwa Anda masih terhilang Anda tidak akan diselamatkan!

Pagi ini John Cagan menyampaikan sebuah khotbah – “Allah Benar dan Anda Salah.” John Cagan berkata, “Saya bergumul dengan Allah dalam tidur malam saya terus menerus. Saya melakukan segala cara dengan kekuatan saya untuk melupakan Allah dan dosa saya keluar dari pikiran saya, karena saya tahu bahwa Allah benar dan saya salah, tetapi saya tidak mau mengakuinya... Pengalaman itu sangat menyakitkan.”

John Cagan adalah anak Adam, yang berusaha bersembunyi dari Allah. Dia berkata, “Kenyataan bahwa saya salah terus mengetuk di jendela jiwa saya. Semakin saya mencoba untuk mengabaikannya, semakin jelas usaha menghindar itu.” Apakah Anda merasa seperti itu malam ini? Jika Anda merasakan beberapa yang John Cagan dan saya rasakan, itu berarti bahwa Allah sedang memanggil Anda. Tetapi itu tidak akan menjadi panggilan yang mujarab kecuali jika Anda merasa sangat tidak nyaman bahwa Anda tidak dapat melakukan apapun - apapun di dunia ini untuk menghentikan penderitaan dan rasa sakit yang Allah kirimkan ke dalam hati Anda. Penderitaan dan rasa sakit yang Allah kirimkan kepada Anda diberikan untuk meremukkan Anda dan membuat Anda mau untuk percaya Yesus.

Penginjil Norwegia yang terkenal, O. Hallesby mengatakan ini:

“Orang berdosa diselamatkan ketika dosa telah menjadi terasa begitu tak tertahankan baginya sehingga ia menginginkan rekonsiliasi sempurna dengan Allah dan keinginan untuk diselamatkan dari dosa-dosanya, tidak hanya kecemasan dan kegelisahannya” (O. Hallesby, Letters on Revival by Dr. E. Porter, reprinted by Linde Publications, 1992, hal. 192).

Kristus tidak mati di kayu salib untuk membuat Anda merasa lebih baik. Dia tidak mati untuk membuat Anda bahagia. Dia tidak mati untuk memberikan jaminan tentang keselamatan Anda. Yang sering datang berbulan-bulan atau bertahun-tahun setelah Anda benar-benar diselamatkan. Tetapi itu jarang datang pada saat pertobatan. Kebanyakan orang tidak memiliki perasaan tentang jaminan ketika mereka dipertobatkan. Mereka percaya Kristus. Dosa-dosa mereka dihapuskan. Tetapi bagi kebanyakan orang tidak ada jaminan tentang keselamatan selama berhari-hari, berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun. Saya sendiri tidak menyadari bahwa saya telah diselamatkan sampai enam bulan setelah Kristus menyelamatkan saya. Mereka yang mencari jaminan keselamatan tidak akan pernah diselamatkan. Saya belum pernah melihat satu orangpun diselamatkan yang mencari perasaan jaminan.

Kristus mati untuk satu alasan dan hanya satu alasan - untuk menyelamatkan Anda dari dosa dan mengubah hati dari seorang anak Adam menjadi anak Allah - untuk mengubah Anda dari hanya mencintai diri sendiri menjadi mengasihi Yesus Kristus.

Banyak dari antara Anda maju ke depan karena Anda ingin merasa lebih baik. Anda ingin menghilangkan kecemasan dan ketakutan Anda, tetapi Anda tidak pernah diselamatkan. Saya tahu orang-orang yang maju ke depan puluhan kali dan tidak pernah diselamatkan karena semua yang mereka inginkan hanyalah kebebasan dari kecemasan dan ketakutan. Yang mereka inginkan adalah perasaan. Seperti John Cagan dan saya sendiri, Anda harus menyadari dosa yang tak tertahankan lagi - sehingga Anda tidak dapat mempertahankan usaha diri Anda sendiri. Satu-satunya cara hanyalah Anda harus datang kepada Yesus dan diselamatkan dari dosa Anda. Kami bukan psikolog. Kami adalah pengkhotbah. Kami tidak mencoba untuk memecahkan masalah psikologis Anda. Kami mencoba untuk membuat Anda untuk menjadi sangat peduli dengan hati Anda yang penuh dosa, sehingga Anda tidak tahan hidup lagi mempertahankan usaha Anda sendiri. Kecuali itu terjadi Anda tidak akan pernah diselamatkan.

Berikut adalah contoh dari itu. Seorang pria datang ke gereja kami bertahun-tahun yang lalu. Dia tampak seperti orang baik. Dia datang dalam setiap kebaktian. Tetapi dia berdebat dengan saya berulang kali dengan mengatakan, “Saya sudah diselamatkan!” Berulang kali saya mengatakan, “Anda belum diselamatkan” karena saya tahu latar belakang pria itu secara rinci. Berulangkali ia menegur saya dan berkata, “Saya sudah diselamatkan.” Suatu malam di sebuah pertemuan doa dia berteriak, “Dr. Hymers, saya sudah diselamatkan.” Saya mengalah karena saya tidak ingin kehilangan dia. Tetapi Allah berkata kepada saya, “Kamu tidak mendapatkan dia – selain memberinya Hell!” Dan saya melakukannya! Saya menegurnya sementara saya pikir saya tidak akan pernah melihatnya lagi. Tetapi beberapa hari kemudian saya membacakan seluruh kesaksian John Cagan dalam salah satu khotbah. Tetapi saya tidak memberikan undangan untuk beberapa alasan. Saya lupa mengapa saya tidak melakukannya. Sore itu orang ini menemui saya. Dia berkata, “Saya mau bertobat jika Anda tadi memberikan undangan.” Saya berkata, “Saya akan memberikan undangan malam ini.” Dia menderita sepanjang sore itu. Dosanya telah menjadi “begitu terasa tak tertahankan baginya sehingga ia menginginkan rekonsiliasi sempurna dengan Allah dan keinginan untuk diselamatkan dari dosa-dosanya, tidak hanya kecemasan dan kegelisahannya,” sebagaimana dikatakan oleh Dr. Hallesby.

Malam itu ketika saya memberikan undangan ia maju ke depan sambil menangis. Dalam beberapa menit ia diselamatkan dari kehidupan dosa oleh Yesus. Dia telah bersembunyi di balik cawat daun ara selama bertahun-tahun. Tetapi malam itu ia datang kepada Yesus dan disucikan oleh Darah Juruselamat!

Apakah Anda pernah merasa seperti orang itu dan John Cagan dan saya? Sudahkah dosa menjadi terasa tak tertahankan lagi bagi Anda? Sudahkah dosa dari hati Anda terasa menjadi tak tertahankan? Apakah Anda tersiksa oleh dosa-dosa dari hati Anda? Apakah Anda telah merasakan apa yang dirasakan oleh John Cagan dan saya dan Mr. Nickell? Selama Anda mencari “perasaan” Anda tidak akan pernah menemukan dosa Anda terasa tak tertahankan. Anda hanya akan merasa cemas dan gelisah. Yesus tidak mati di kayu salib untuk menyelamatkan Anda dari kecemasan dan kegelisahan - atau perasaan buruk lainnya. Dia telah mati di kayu Salib dan bangkit kembali untuk mengubah hati Anda yang penuh dosa, hati yang Anda warisi dari Adam, menjadi hati orang Kristen. Dia telah mati di kayu Salib untuk mengubah hati Anda dari orang berdosa yang egois menjadi orang Kristen sejati, seseorang yang memiliki hati Adam mereka berubah menjadi hati orang Kristen. Hati Anda hanya dapat diubah melalui pertobatan. Pertobatan berarti “berubah.” Hanya Allah yang bisa mengerjakannya. Dan Dia hanya yang akan melakukannya ketika Anda telah menyadari dosa Anda yang tak tertahankan.

Pagi ini John Cagan menceritakan seorang wanita yang berkata, “Untuk waktu yang lama saya terus mencari perasaan untuk membuktikan keselamatan saya. Meskipun Dr. Hymers dan Dr. Cagan mengatakan kepada saya berulang-ulang - untuk tidak mencari perasaan.” Wanita ini menyembunyikan dosanya dengan menuntut perasaan! John Cagan berkata, “Anda percaya pada perasaan Anda. Anda hanya percaya apa yang dapat Anda rasakan. Karena Anda tidak bisa ‘merasakan’ Kristus, Anda tidak akan percaya kepada-Nya... Anda terus mempercayai perasaan Anda sampai Anda terbakar dalam api neraka, atau Anda mau mengakui bahwa Anda salah, bahwa Allah benar, dan mau percaya kepada Yesus dengan iman dan tanpa perasaan.”

Sahabat-sahabat saya, saya berniat untuk berbicara lagi, tetapi waktu saya sudah habis. Adam di dalam sifat alami Anda telah membuat Anda tidak memiliki damai sejahtera dengan Allah cukup lama. Berhentilah bersembunyi dari-Nya, dan lakukan sekarang! Anda tidak akan pernah memiliki damai sejahtera dengan Allah kecuali Anda menyerah dari ide-ide palsu Anda. Kecuali Anda berhenti menyembunyikan dosa Anda. Bertobatlah sekarang, sebelum terlambat. Berhentilah menyembunyikan dosa Anda dan datang langsung kepada Yesus Kristus. Dia akan membersihkan dosa Anda dengan Darah-Nya. Dia akan memberikan damai sejahtera dengan Allah. Dia telah mati di kayu Salib untuk membayar dosa-dosa Anda. Akuilah dosa Anda kepada Yesus dan datanglah kepada-Nya sekarang. Percayalah Yesus sekarang sebelum terlambat. Dr. Cagan, John Cagan dan saya akan berada di sini di altar ini. Sementara yang lain akan menuju Fellowship Hall untuk makan malam, datanglah ke sini dan biarkan kami berbicara kepada Anda tentang Kristus dan Darah-Nya, dan bagaimana disucikan sebelum Anda pulang malam ini. Amin.


Jika khotbah ini memberkati Anda Dr. Hymers akan senang mendengar dari Anda. KETIKA ANDA MENULIS KEPADA DR. HYMERS ANDA HARUS MEMBERITAHU BELIAU DARI NEGARA MANA ANDA MENULIS ATAU IA TIDAK DAPAT MENJAWAB EMAIL ANDA. Jika khotbah ini memberkati Anda silahkan mengirim email kepada Dr. Hymers dan ceritakan kepadanya, tetapi selalu jelaskan pada beliau dari negara mana Anda mengirimnya. E-mail Dr. Hymers ada di rlhymersjr@sbcglobal.net (klik di sini). Anda dapat menulis email kepada Dr. Hymers dalam bahasa apapun, namun tulislah dalam bahasa Inggris jika Anda dapat. Jika anda ingin menulis surat kepada Dr. Hymers melalui pos, alamat beliau adalah P.O. Box 15308, Los Angeles, CA 90015. Anda boleh menelepon beliau di (818)352-0452.

(AKHIR KHOTBAH)
Anda dapat membaca khotbah Dr Hymers setiap minggu di Internet
www.sermonsfortheworld.com.
Klik pada “Khotbah Indonesia.”

Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Anda dapat menggunakannya tanpa
meminta izin kepada Dr. Hymers. Namun, semua video khotbah Dr. Hymers dilindungi
hak cipta dan hanya dapat digunakan dengan izin.

Pembacaan Alkitab Sebelum Khotbah oleh Mr. Noah Song: Kejadian 3:6-10.
Persembahan Pujian Sebelum Khotbah oleh Mr. Benjamin Kincaid Griffith:
“Search Me, O God” (Mazmur 139:23-24).