Print Sermon

Naskah-naskah khotbah dan video ini diakses oleh sekitar 116,000 komputer di lebih dari 215 negara setiap bulannya di www.sermonsfortheworld.com. Ratusan orang lainnya menyaksikan video di YouTube. Naskah-naskah khotbah ini disajikan dalam 34 bahasa untuk ribuan orang setiap bulannya. Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Jadi para pengkhotbah boleh menggunakannya tanpa seijin kami. Silahkan klik di sini untuk mengetahui bagaimana Anda dapat memberikan donasi setiap bulan untuk membantu kami dalam pekerjaan besar pemberitaan Injil ke seluruh dunia ini.

Kapanpun Anda menulis pesan untuk Dr. Hymers, selalu sebutkan kepada beliau negara di mana Anda tinggal. Surel Dr. Hymers adalah rlhymersjr@sbcglobal.net.




SEBUAH KEHIDUPAN DARI PERJUANGAN

A LIFE OF CONFLICT
(Indonesian)

oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.
diterjemahkan oleh Dr. Edi Purwanto

Khotbah ini dikhotbahkan di Baptist Tabernacle of Los Angeles
Pada Kebaktian Minggu Malam, 3 April 2016

“Karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara” (Efesus 6:12).


Kita memiliki waktu yang luar biasa pagi ini. Gereja kita mulai hidup kembali. Tetapi ada sisi serius untuk ini. Kita tidak akan melihat kemenangan jika kita tidak melihat apa yang serius, serta apa yang membahagiakan.

Dr. Henry M. Morris mengatakan, “Tirai yang tak terlihat sedikit dibuka di sini untuk memberi kita sekilas tentang kekuatan rohani yang luar biasa yang siap menyerang umat Allah. Allah menciptakan ‘suatu kumpulan malaikat yang tak terhitung banyaknya’ (Ibrani 12:22), dan tampaknya setidaknya sepertiga dari roh yang telah diciptakan tersebut mengikuti Setan dalam perang panjang melawan Allah dan umat-Nya (Wahyu 12:4, 7). [Kekuatan jahat] tersebut telah diorganisir dalam hirarki pemerintah-pemerintah dan penguasa-penguasa, penghulu-penghulu dunia yang gelap ini” ((Henry M. Morris, Ph.D., The New Defender’s Study Bible, Word Publishers, 2006; perhatikan di Efesus 6:12).

“Karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara” (Efesus 6:12).

Ayat itu menunjukkan kepada kita bahwa kehidupan Kristen adalah kehidupan dari suatu perjuangan. Tetapi banyak orang Kristen telah melupakan itu, beberapa bahkan di gereja kita sendiri. Dr. Martyn Lloyd-Jones mengatakan, “Seberapa sering kita membayangkan kehidupan Kristen sebagai pertempuran, suatu peperangan? .... Saya pikir Gereja Kristen telah kehilangan pandangan tentang kebenaran Perjanjian Baru penting ini... Saya takut [banyak dari kita] telah kehilangan arti kehidupan Kristen sebagai sebuah kehidupan pertempuran... jika kita tidak melawan, kita akan kalah [mengalami kekalahan]; kita akan menjadi korban dari musuh itu” (Martyn Lloyd-Jones, The Miracle of Grace and Other Messages, Baker Book House, 1986, hlm. 105, 106).

Kita memiliki kecenderungan untuk berpikir bahwa keselamatan adalah satu-satunya yang kita butuhkan. Kita berpikir tentang kehidupan Kristen setelah diselamatkan sebagai “keadaan pasif dan santai” – sebagaimana dikatakan oleh Dr. Lloyd-Jones (ibid, hlm. 105). Tidak ada yang lebih penting dari kebenaran ini! Teks kita memberitahu kita bahwa kita berada dalam perjuangan terus menerus melawan Setan dan roh-roh jahatnya!

Kadang-kadang saya senang bahwa saya adalah seorang yang telah diselamatkan dari dunia. Anak-anak yang dibesarkan di gereja memiliki tantangan yang begitu ringan. Semuanya diberikan kepada mereka pada piring perak. Mereka tidak harus berjuang dan berjuang untuk tetap berada di gereja. Jika saya dibesarkan di gereja, saya tidak akan menyadari dari awal bahwa saya tidak bisa menurunkan kewaspadaan saya, bahwa saya sedang berada dalam pertempuran yang mengerikan - dan bahwa saya terlalu lemah untuk menghadapi pertempuran itu sendiri! Itulah sebabnya ayat hidup saya dengan cepat menjadi, “Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku” (Filipi 4:13). Bagi saya, ayat itu berarti bahwa saya terlalu lemah untuk melewati perjuangan, peperangan, pertempuran dengan Setan tersebut. Hanya Kristus yang bisa memberi saya kekuatan untuk melewati satu demi satu pertempuran. Seseorang mengatakan kepada saya bahwa saya mencari perkelahian. Itu tidak sepenuhnya benar. Faktanya adalah bahwa saya tidak lari seperti yang dilakukan oleh kebanyakan pengkhotbah. Jika Anda tidak lari Anda akan melewati pertempuran. Mengapa? Karena Iblis adalah nyata! Seringkali saya begitu lemah dan tak berdaya hingga saya sampai di tepi kegagalan. Pada waktu itu saya hanya bisa mengucapkan ayat ini dan berpegang teguh pada firman ini dengan iman yang lemah dan kecil, “Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.” Hanya orang yang lemah seperti saya yang bisa melihat nilai dari janji itu!

Leslie meminta saya untuk menulis kisah hidup saya. Saya menulis sekitar 150 halaman - tetapi kemudian saya berhenti dan menyimpannya. Saya pikir tak seorang pun akan tertarik untuk membaca buku menyedihkan seperti itu - karena itu akan menjadi sebuah cerita tentang perjuangan, perang, dan hampir kalah - kehidupan panjang tentang perjuangan, dengan hanya beberapa titik kisah menyenangkan! Saya akhirnya berkata kepada Tuhan bahwa saya tidak bisa menyelesaikannya kecuali gereja kita mengalami kebangunan rohani - sehingga itu akan memiliki akhir yang baik. Tuhan sepertinya berkata kepada saya, “OK, Robert, simpanlah itu dan tunggulah kebangunan rohani - dan, jika Aku tidak menurunkannya, Kamu tidak perlu menyelesaikan tulisan itu.”

Tapi saya kadang-kadang senang bahwa saya tidak dibesarkan dalam kenyamanan sebuah gereja yang memberitakan Injil. Keluar dari dunia yang hilang dan kesepian mempersiapkan saya untuk menghadapi perang panjang, karena saya tahu dari awal bahwa akan sangat sulit bagi saya untuk hidup sebagai seorang Kristen, bahwa setiap langkah yang saya ambil haruslah oleh kekuatan Kristus, atau saya akan terhilang selamanya! Itu benar-benar alasan mengapa saya menjadi seorang pendeta. Setelah saya bertobat saya tahu saya harus berada di pusat pertempuran. Jika saya tidak terus-menerus berjuang saya akan jauh dari Allah. Saya tahu bahwa saya diselamatkan pada usia dua puluh tahun. Orang lain bisa hidup nyaman, tetapi saya harus berjuang terus menerus - seperti Yesus, seperti Paulus, seperti para pahlawan iman dalam Ibrani pasal kesebelas! Saya tahu apa yang dimaksud Paulus ketika dia mengatakan kepada Timotius muda,

“Bertandinglah dalam pertandingan iman yang benar dan rebutlah hidup yang kekal. Untuk itulah engkau telah dipanggil” (I Timotius 6:12).

Lagi, sebagaimana Rasul ini berkata kepada orang muda itu,

“Ikutlah menderita sebagai seorang prajurit yang baik dari Kristus Yesus” (II Timotius 2:3).

Saya harus bertahan dalam kesulitan. Saya harus bertanding dalam pertandingan iman yang benar - sebagai seorang prajurit Yesus Kristus! Tidak ada cara lain bagi saya untuk berhasil sebagai seorang Kristen. Ngomong-ngomong, kita lebih banyak memikirkan dalam istilah psikologi daripada Alkitab. Jika kita berpikir dalam istilah Alkitab kita akan tahu mengapa orang Kristen harus berjuang.

Pada suatu malam salah satu dari orang-orang muda kita mengatakan kepada saya bahwa saya berbicara banyak tentang diri saya sendiri. Lalu ia berkata, “Saya kira Anda melakukannya karena ini adalah gereja anak-anak muda.” Itu adalah pemikiran yang baik. Saya sering kembali ke awal kehidupan saya untuk menemukan poin yang akan membantu anak-anak muda di gereja kita. Saya tidak harus berdiri di mimbar ini dan memberikan ceramah tentang teologi - atau eksposisi dari beberapa ayat Alkitab. Saya harus menunjukkan kepada Anda bagaimana Kitab Suci sangat penting dalam kehidupan saya sendiri - dan dalam hidup Anda sendiri. Saya membaca ayat ini,

“Karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara” (Efesus 6:12).

Lalu saya memberitahu Anda apa maksudnya. Dan kemudian saya memberitahu Anda bagaimana hal itu telah menjadi kenyataan dalam hidup saya sendiri. Saya berkata kepada Anda, “Kehidupan Kristen, dari awal sampai akhir, adalah sebuah hidup dari perjuangan – sebuah kehidupan peperangan rohani melawan iblis dan pengikutnya.” Saya harap Anda tidak terlalu memikirkan masalah Anda setelah Anda diselamatkan! Itu hanyalah awal dari perjuangan dan peperangan!

Dr. H. L. Willmington dari Liberty University berkata,

Selama pelayanan Yesus ada ledakan besar aktivitas setan... dan menurut Paulus [I Timotius 4:1-3] kita dapat melihat aktivitas setan yang sama hanya [sebelum] kedatangan Kedua Tuhan kita. Pengaruh setan ada di belakang banyak gerakan masa kini (H. L. Willmington, D.D., Signs of the Times, Tyndale House Publishers, 1983, hlm. 45).

Aktivitas setan tampak bagi saya akan meningkat lebih cepat setiap tahunnya. Sudah cukup buruk ketika saya masih kuliah, tetapi sekarang saya tidak melihat bagaimana orang muda dapat menghadiri sebuah perguruan tinggi sekuler atau universitas sekuler tanpa dicobai, entah dalam salah satu cara atau cara lainnya, oleh apa yang Dr. Wilmington sebut “pengaruh setan.” Tujuan Setan adalah untuk menyedot Anda ke dalam keduniawian dan dosa. “Sebab itu siapa yang menyangka, bahwa ia teguh berdiri, hati-hatilah supaya ia jangan jatuh!” (I Korintus 10:12). Jika kita tidak melawan Iblis, kita akan segera mulai kehilangan kontak dengan Allah. Tempat pertama yang menjadi jelas adalah dalam kehidupan doa Anda. Jika Anda tidak dapat berdoa seperti yang pernah Anda lakukan sebelumnya, itu adalah tanda pasti bahwa Anda mulai menolak Allah, atau menyerah pada beberapa pencobaan. Dengarkan Dr. A. W. Tozer. Dia mengatakan,

Pada zaman dulu... nenek moyang kita percaya bahwa dosa dan iblis merupakan satu kekuatan, dan mereka percaya bahwaTuhan dan kebenaran dan surga sebagai kekuatan lainnya... Kedua kekuatan tersebut bertentangan satu sama lain selamanya di dalam hati, kubur dan permusuhan yang tak terdamaikan. Manusia... harus memilih sisi mana - ia tidak bisa bersikap netral. Baginya itu harus hidup atau mati, surga atau neraka, dan jika ia memilih untuk [berada] di sisi Allah, ia harus menghadapi perang terbuka dengan musuh-musuh Allah. Pertarungan akan menjadi nyata dan mematikan dan akan berlangsung selama hidup terus menerus di sini [di bumi]... dia tidak pernah lupa macam apa dunia yang ia tinggali ini - itu adalah sebuah medan pertempuran, dan banyak yang terluka dan terbunuh... Kekuatan-kekuatan jahat bertekad untuk menghancurkan dia, sementara Kristus hadir untuk menyelamatkannya melalui kuasa Injil. Untuk mendapatkan pembebasan ia harus datang di sisi Allah dalam iman dan ketaatan. Itulah yang nenek moyang kita pikirkan, dan itu adalah, kami percaya, apa yang Alkitab ajarkan.
     Betapa berbedanya hari ini... Orang-orang berpikir bahwa dunia bukan sebagai medan pertempuran, tetapi sebagai taman bermain. Kita tidak berada di sini untuk bertempur; kita di sini hanya untuk bermain-main [untuk memiliki waktu yang baik dan menjalani kehidupan yang mudah]... Ini, kami percaya, adalah [apa] yang manusia modern [pikirkan]... Pemikiran bahwa dunia adalah tempat bermain dan bukan sebuah medan perang kini telah diterima... oleh sebagian besar orang Kristen fundamentalis (A. W. Tozer, D.D., “This World: Playground or Battleground?”).

Sekarang, jangan berpikir bahwa ini berarti bahwa kita tidak boleh memiliki masa-masa menyenangkan! Tentu saja kita boleh memilikinya! Tentu saja kita memiliki persekutuan! Tentu saja kita harus makan bersama-sama dan menikmati perjamuan kasih bersama-sama! Tentu saja kita memiliki waktu untuk bermain game bersama di taman. Tetapi ini bukan akhir itu sendiri. Di balik setiap kesempatan menyenangkan dan persekutuan kita harus selalu ingat bahwa ada perang yang terjadi - dan kehidupan Kristen adalah kehidupan penuh perjuangan dan peperangan! Kita bisa mengambil istirahat sejenak untuk bersenang-senang, tetapi kemudian kita kembali ke pertempuran.

Itulah sebabnya orang-orang muda di gereja kita menghabiskan satu jam penuh dalam doa bersama-sama setiap minggu. Doa mutlak diperlukan, atau Setan akan mengalahkan kita!

Itulah sebabnya kita pergi keluar untuk membawa orang-orang yang terhilang ke dalam gereja kita untuk mendengar Injil. Penginjilan adalah mutlak diperlukan, atau Setan akan mengalahkan kita!

Itulah sebabnya saya harus berkhotbah dengan semangat dari mimbar ini. Khotbah yang kuat mutlak diperlukan, atau Setan akan mengalahkan kita!

Dan satu hal lagi. Saya baru-baru ini menjadi sadar akan kelemahan dalam khotbah saya sendiri, dan saya harus minta maaf kepada Anda karena tidak menyadarinya lebih cepat! Seperti yang saya katakan, kehidupan Kristen adalah sebuah perang yang tidak berakhir ketika Anda bertobat! Oh tidak! Pertobatan hanyalah awal dari perang itu! Yesus berkata, “Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan; roh memang penurut, tetapi daging lemah” (Markus 14:38). Anda bisa datang ke gereja, dan bahkan nampak telah diselamatkan, tetapi jika Anda tidak waspada dan berdoa Anda akan jatuh ke dalam pencobaan dan jerat. Anda akan menjadi duniawi dan kehilangan sukacita keselamatan.

Beberapa dari Anda tidak lagi datang ke pertemuan doa pada Kamis malam. Waspadalah! Anda telah mengambil langkah ke keduniawian! Kehidupan Kristen adalah kehidupan dari sebuah pertempuran melawan dunia, daging, dan Iblis. Jika Anda lupa bahwa Anda akan segera jatuh ke dalam jerat Iblis, dan akan tersapu - ke dalam kegelapan dunia yang jahat sekarang ini. Seseorang mengatakan, “Jangan katakan itu! Jangan katakan itu! Ini akan menakut-nakuti seseorang untuk murtad!” Nah, kemudian, saya kira justru mereka harus takut! “Banyak yang dipanggil, tetapi sedikit yang dipilih” (Matius 22:14). Jika saya tidak menakut-nakuti mereka akan murtad, sesuatu yang lain akan terjadi! Tetapi orang pilihan akan tetap diselamatkan tidak peduli apa yang saya katakan atau tidak katakan dalam khotbah seperti ini!

Banyak yang tersapu dalam perpecahan besar yang hampir menghabisi kehidupan gereja kita. Jangan tertipu, karena mereka tertipu. Tidak ada yang berubah! “Karena Iblis telah turun kepadamu, dalam geramnya yang dahsyat, karena ia tahu, bahwa waktunya sudah singkat” (Wahyu 12:12). Ketika sekali Anda memberikan diri kepada dunia, Iblis akan membakar hati nurani Anda. Maka tidak ada yang kami katakan kepada Anda akan meyakinkan Anda untuk kembali kepada kami! Kami tidak pernah melihat bahkan satu pun orang tersebut datang kembali! Tidak satu pun! “Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan” (Markus 14:38).

Selain itu, Anda juga sedang bertumbuh dalam kasih karunia atau kemunduran! Tidak ada daerah netral! Seperti Dr. Tozer katakan, dunia adalah “sebuah medan pertempuran, dan banyak yang terluka dan terbunuh” (ibid.).

“Karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara” (Efesus 6:12).

Ya, ada Iblis yang nyata. Jika Anda tidak diselamatkan, ia menempatkan pikiran-pikiran aneh dalam pikiran Anda. Dia memberitahu Anda “ini” atau “itu” untuk menghalangi Anda percaya Yesus. Dia kadang-kadang bahkan membuat orang takut untuk percaya Yesus. Ini tidak masuk akal, tetapi mereka percaya padanya - dan menolak Yesus. Maukah Anda menolak godaan Setan dan datang kepada Yesus sekarang. Hanya Yesus saja yang dapat menyucikan Anda dari segala dosa dengan darah-Nya yang mahal. Hanya Yesus saja yang dapat menyelamatkan Anda, dan menjamin keselamatan Anda dari kejahatan di negara kita dan di dunia kita ini. Mari kita berdiri dan menyanyikan himne nomor tujuh.

Kristen, tidakkah Engkau melihat mereka Di tanah suci,
   Bagaimana kuasa kegelapan Mengelilingi engkau?
Kristen, naik dan memukul mereka, Lihat kemenangan bukan kekalahan,
   Dalam kekuatan yang datang Oleh salib suci.
Maju, laskar Kristus, Lawan kuasa g'lap!    Ikut salib Yesus, sungguh dan tetap.

Kristen, tidakkah engkau merasanya, Bagaimana mereka berusaha,
   Berjuang, menggoda, memikat, menarik ke dalam dosa?
Kristen, jangan pernah gentar; Jangan pernah putus asa;
   Teruslah engkau bertempur, Waspada dan berdoa dan berpuasa.
Maju, laskar Kristus, Lawan kuasa g'lap!    Ikut salib Yesus, sungguh dan tetap.

Kristen, tidakkah kau mendengar, Apakah mereka berbicara benar kepadamu,
    “Selalu berpuasalah dan berjaga. Selalu wasppada dan berdoalah.”
Kristen, jawablah dengan berani, “Selama aku masih bernapas ku ‘kan tetap berdoa.”
   Perdamaian akan menggantikan pertempuran, Malam akan berakhir dengan siang.
Maju, laskar Kristus, Lawan kuasa g'lap!    Ikut salib Yesus, sungguh dan tetap.

“Yah Ku tahu kesulitanmu, Ya hamba-Ku yang benar.
   Engkau sangat lelah; Aku lelah juga.
Tapi kerja keras akan membuat engkau Memiliki semua milik-Ku suatu hari nanti,
   Dan akhir kesedihan Akan berada di dekat takhta-Ka.”
Maju, laskar Kristus, Lawan kuasa g'lap!    Ikut salib Yesus, sungguh dan tetap.
(“Christian, Dost Thou See Them?” diterjemahkan John M. Neale, 1818-1866;
   menala dan dengan refren dari “Maju, Laskar Kristus.”)


Jika khotbah ini memberkati Anda Dr. Hymers akan senang mendengar dari Anda. KETIKA ANDA MENULIS KEPADA DR. HYMERS ANDA HARUS MEMBERITAHU BELIAU DARI NEGARA MANA ANDA MENULIS ATAU IA TIDAK DAPAT MENJAWAB EMAIL ANDA. Jika khotbah ini memberkati Anda silahkan mengirim email kepada Dr. Hymers dan ceritakan kepadanya, tetapi selalu jelaskan pada beliau dari negara mana Anda mengirimnya. E-mail Dr. Hymers ada di rlhymersjr@sbcglobal.net (klik di sini). Anda dapat menulis email kepada Dr. Hymers dalam bahasa apapun, namun tulislah dalam bahasa Inggris jika Anda dapat. Jika anda ingin menulis surat kepada Dr. Hymers melalui pos, alamat beliau adalah P.O. Box 15308, Los Angeles, CA 90015. Anda boleh menelepon beliau di (818)352-0452.

(AKHIR KHOTBAH)
Anda dapat membaca khotbah Dr Hymers setiap minggu di Internet
www.sermonsfortheworld.com.
Klik pada “Khotbah Indonesia.”

Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Anda dapat menggunakannya tanpa
meminta izin kepada Dr. Hymers. Namun, semua video khotbah Dr. Hymers dilindungi
hak cipta dan hanya dapat digunakan dengan izin.

Pembacaan Alkitab Sebelum Khotbah oleh Mr. Abel Prudhomme: Efesus 6:10-18.
Persembahan Pujian Sebelum Khotbah oleh Mr. Benjamin Kincaid Griffith:
“Soldiers of Christ, Arise” (oleh Charles Wesley, 1707-1788;
untuk lagu “Crown Him With Many Crowns”).