Print Sermon

Naskah-naskah khotbah dan video ini diakses oleh sekitar 116,000 komputer di lebih dari 215 negara setiap bulannya di www.sermonsfortheworld.com. Ratusan orang lainnya menyaksikan video di YouTube. Naskah-naskah khotbah ini disajikan dalam 34 bahasa untuk ribuan orang setiap bulannya. Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Jadi para pengkhotbah boleh menggunakannya tanpa seijin kami. Silahkan klik di sini untuk mengetahui bagaimana Anda dapat memberikan donasi setiap bulan untuk membantu kami dalam pekerjaan besar pemberitaan Injil ke seluruh dunia ini.

Kapanpun Anda menulis pesan untuk Dr. Hymers, selalu sebutkan kepada beliau negara di mana Anda tinggal. Surel Dr. Hymers adalah rlhymersjr@sbcglobal.net.




DOKTRIN AGUNG TENTANG KEBANGUNAN ROHANI

(KHOTBAH NOMER 20 TENTANG KEBANGUNAN ROHANI)

THE GREAT DOCTRINES OF REVIVAL
(SERMON NUMBER 20 ON REVIVAL)
(Indonesian)

oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.
diterjemahkan oleh Dr. Edi Purwanto

Khotbah ini dikhotbahkan di Baptist Tabernacle of Los Angeles
Pada Kebaktian Minggu Pagi, 6 September 2015

“Saudara-saudaraku yang kekasih, sementara aku bersungguh-sungguh berusaha menulis kepada kamu tentang keselamatan kita bersama, aku merasa terdorong untuk menulis ini kepada kamu dan menasihati kamu, supaya kamu tetap berjuang untuk mempertahankan iman yang telah disampaikan kepada orang-orang kudus. Sebab ternyata ada orang tertentu yang telah masuk menyelusup di tengah-tengah kamu, yaitu orang-orang yang telah lama ditentukan untuk dihukum. Mereka adalah orang-orang yang fasik, yang menyalahgunakan kasih karunia Allah kita untuk melampiaskan hawa nafsu mereka, dan yang menyangkal satu-satunya Penguasa dan Tuhan kita, Yesus Kristus” (Yudas 3, 4).


Rasul Yudas adalah adik Tuhan Yesus Kristus. Ia berencana untuk menulis tentang keselamatan secara umum. Tetapi, saat ia mulai menulis, Roh Kudus menuntunnya untuk menulis tentang subjek yang berbeda. Dia mendengar bahwa orang-orang tertentu telah membawa ajaran palsu dalam gereja mereka. Jadi ia mengubah topik pembicaraan dan mengatakan kepada mereka untuk “dengan sungguh-sungguh berjuang untuk iman.” Dia mengatakan kepada mereka untuk membela ajaran yang benar dari Alkitab. Mereka harus berjuang dengan sungguh-sungguh - epagonizesthai – berjuang dengan sungguh-sungguh dalam mempertahankan doktrin-doktrin agung Kekristenan! Dengan sungguh-sungguh mempertahankan iman yang dengan sempurna telah diberikan kepada mereka, tidak untuk diabaikan, atau ditambahkan, atau dikurangi!

Tidak pernah ada zaman lain ketika kata-kata itu menjadi lebih penting! Kita hidup pada waktu ketika gereja-gereja di Amerika dan Eropa sedang sekarat. 88% dari orang-orang muda meninggalkan gereja sebelum usia 30 tahun. Para pendeta tidak tahu bagaimana untuk mendapatkan orang-orang muda itu diselamatkan dari dunia. Dr. Carl F. H. Henry mengatakan sesuatu yang menyesakkan dada saya ketika saya pertama kali membacanya.

Generasi kita kehilangan kebenaran Allah, kehilangan realitas wahyu ilahi, kehilangan isi kehendak Allah, kehilangan kuasa penebusan-Nya, dan kehilangan otoritas Firman-Nya. Karena kehilangan tersebut [kita] membayar mahal dalam kembalinya dengan cepat paganisme... Orang-orang jahat sedang mengaduk debu peradaban yang merosot dan sudah menyelinap dalam bayang-bayang gereja yang telah tak berdaya (Carl F. H. Henry, Th.D., Ph.D., “The Barbarians Are Coming,” Twilight of a Great Civilization: The Drift Toward Neo-Paganism, Crossway Books, 1988, hlm. 15, 17).

Selama empat puluh tahun terakhir saya telah mencoba semua yang saya bisa pikirkan untuk membangun sebuah gereja di mana orang-orang muda bisa menemukan harapan, di tengah-tengah kehancuran, keputus-asaan, tempat sampah kesepian yang kita sebut kota. Gereja-gereja kita sekarat dan mereka tidak dapat membantu kebanyakan orang muda saat ini - dan Anda tahu bahwa saya benar! Dr. Martyn Lloyd-Jones berbicara tentang “penyesatan mengerikan yang telah semakin mengkarakteristik gereja selam [150] tahun terakhir ini” (Martyn Lloyd-Jones, M.D., Revival, Crossway Books, 1987, hlm. 55).

Saya berkata kepada Anda, “Mengapa kesepian? Pulanglah - ke gereja! Mengapa membiarkan diri terhilang? Pulanglah - kepada Yesus Kristus, Anak Allah. Tetapi sebagian besar dari Anda tidak akan mendengarkan saya kecuali Allah menetapkan gereja ini terbakar! Iya! Terbakar dalam kebangunan rohani oleh Roh Kudus! Itulah apa yang kita inginkan! Itulah yang sangat kita butuhkan! Sebuah kebangunan rohani oleh Roh Kudus - untuk membuat gereja ini terbakar bagi Allah!!! Agar itu terjadi, kita harus meletakkan dasar, kita harus “tetap berjuang untuk mempertahankan iman yang telah disampaikan kepada orang-orang kudus” (Yudas 3). Iman itu adalah fondasi yang di atasnya kita bisa mengalami kebangunan rohani.

Dr. Lloyd-Jones menulis buku modern yang paling terkenal tentang kebangunan rohani. Di dalamnya ia berkata,

Tidak ada kebangunan rohani yang pernah dikenal dalam sejarah gereja yang menolak atau mengabaikan kebenaran esensial. Saya menganggap ini sebagai poin yang teramat penting. Anda belum pernah mendengar tentang kebangunan rohani di gereja-gereja, yang disebut, yang menyangkal pengakuan yang sangat penting, dan fundamental dari iman Kristen. Misalnya, Anda belum pernah mendengar tentang kebangunan rohani di antara kaum Unitarian, dan Anda tidak pernah mendengar tentang hal itu karena itu memang tidak pernah terjadi sekalipun [di antara mereka]. Itu adalah fakta semata-mata dari sejarah (Lloyd-Jones, ibid., hlm. 35).

Dr. Lloyd-Jones mengatakan, “Tanpa satu pengecualian pun bahwa pembaharuan kembali doktrin fundamental ini yang akhirnya telah menyebabkan kebangunan rohani.. Jadi saya mendesak bahwa ada kebenaran tertentu yang benar-benar penting untuk kebangunan rohani. Dan jika kebenaran-kebenaran ini diingkari, atau ditolak, atau diabaikan, kita tidak mempunyai hak untuk mengharapkan berkat dari kebangunan rohani” (ibid., hlm. 35, 36, 37). Dr. Lloyd-Jones kemudian mendaftar doktrin-doktrin agung tersebut.

1. Pertama, kita harus berjuang untuk pengakuan akan kedaulatan Allah yang hidup, jika kita mengharapkan kebangunan rohani.

Dia adalah Allah yang bertindak dalam sejarah Kekristenan. Tidak peduli ajaran-ajaran sesat apa yang orang-orang memiliki, Rasul Paulus mengatakan, “Tetapi dasar yang diletakkan Allah itu teguh” (II Timotius 2:19). Dasar yang kuat yang diletakkan Allah itu teguh, apa pun yang terjadi di dunia - tidak peduli apa yang orang katakan tentang Alkitab dan agama Kristen – “dasar yang diletakkan Allah itu teguh.”

Saya dibesarkan di antara orang-orang tidak percaya. Beberapa dari mereka agnostik. Beberapa dari mereka adalah ateis. Beberapa dari mereka mengikuti pemikiran “zaman baru.” Beberapa dari mereka bahkan spiritualis, yang mengira mereka bisa berbicara dengan orang mati.

Tak satu pun dari keluarga saya yang adalah orang Kristen. Tetapi saya telah mengalami Allah. Jadi saya tahu bahwa Allah dalam Alkitab adalah satu-satunya Allah yang nyata. Saya tahu itu kemudian, dan saya tahu itu sekarang. Dia adalah Tuhan yang berdaulat, satu-satunya Allah yang benar, Allah yang hidup. Kita bisa berdoa kepada-Nya dan Dia bisa melakukan hal-hal yang ajaib! Tidak ada kebangunan rohani di mana Allah yang hidup tidak dipercaya. Bagaimana kita bisa berdoa kepada-Nya jika Dia bukan Allah yang hidup? Mengapa kita harus berdoa kepada-Nya jika Dia tidak bisa datang dan mengubah segalanya?

2. Kedua, kita harus berjuang untuk Alkitab jika kita mengharapkan kebangunan rohani.

Alkitab adalah wahyu dari Allah yang hidup. Allah telah menyatakan diri-Nya kepada manusia melalui Alkitab. Ada banyak agama dan sekte dan filsafat. Bagaimana kita bisa tahu mana yang benar dan mana yang salah? Setiap orang memiliki pendapat mereka sendiri. Mereka telah membuat ide-ide mereka sendiri tentang Allah. Tetapi mereka tidak memiliki kewenangan untuk melakukan hal itu. Ketika saya masih muda saya mendengarkan mereka dan saya menyadari bahwa mereka saling bertentangan. Mereka berbicara seperti ahli, tetapi mereka bertindak seperti orang bodoh. Ketika saya masih cukup muda saya ingat berpikir, “Orang-orang ini tidak tahu apa-apa tentang Allah. Mereka hanya berbagi ketidaktahuan mereka.” Saya memutuskan, bahkan sebelum saya diselamatkan, bahwa saya akan percaya kata-kata Alkitab - bukan pendapat dari orang-orang. Saya menghafal Mazmur 119:130 sebagai orang muda,

“Bila tersingkap, firman-firman-Mu memberi terang, memberi pengertian kepada orang-orang bodoh” (Mazmur 119:130).

“Betapa manisnya janji-Mu itu bagi langit-langitku, lebih dari pada madu bagi mulutku. Aku beroleh pengertian dari titah-titah-Mu, itulah sebabnya aku benci segala jalan dusta” (Mazmur 119:103, 104).

“Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik” (II Timotius 3:16, 17).

Ketika Anda membaca sejarah kebangunan rohani Anda menemukan itu adalah cara orang percaya. Tidak pernah ada kebangunan rohani kapan pun dalam sejarah di antara orang-orang yang menolak untuk percaya kata demi kata dari Alkitab. Tidak pernah ada kebangunan rohani di mana orang menaruh pendapat mereka sendiri menggantikan Alkitab. Mengapa? Karena Alkitab adalah Firman Allah yang hidup. Saya tahu orang-orang yang hanya percaya bagian yang mereka setujui saja. Tetapi mereka bukanlah orang Kristen yang baik. Dan mereka tidak melihat mukjizat datang sebagai jawaban doa-doa mereka. Ketidakpercayaan pada Alkitab adalah salah satu alasan terbesar mengapa kita tidak melihat kebangunan rohani hari ini.

3. Ketiga, kita harus berjuang untuk iman bahwa manusia telah jatuh dalam dosa, manusia telah dihancurkan oleh dosa, jika kita mengharapkan kebangunan rohani.

Doktrin agung ketiga yang telah diabaikan adalah bahwa manusia dilahirkan dalam dosa, bahwa manusia adalah orang berdosa secara alami, dan hidup di bawah murka Allah. Bacalah sejarah Kekristenan dan Anda akan melihat bahwa dalam semua periode kesesatan orang-orang tidak percaya bahwa mereka dilahirkan dalam dosa. Kerusakan total manusia dalam dosa adalah doktrin yang selalu muncul kembali pada saat kebangunan rohani. Ketika Allah menurunkan kebangunan rohani, Anda akan melihat pria dan wanita meratap dan menangis, di bawah keinsafan akan dosa. Mereka mengalami apa yang Rasul Paulus rasakan ketika ia berkata,

“Sebab aku tahu, bahwa di dalam aku, yaitu di dalam aku sebagai manusia, tidak ada sesuatu yang baik… Aku, manusia celaka!” (Roma 7:18, 24).

Hanya ketika seseorang melihat dirinya penuh dosa dan pemberontakan yang akan menyebabkan ia menjadi jijik dengan dirinya sendiri. Membenci diri sendiri adalah salah satu hal yang sepenuhnya hilang dari gereja-gereja kita. Sudah sangat jarang seseorang yang diinsafkan akan dosa hari ini. Para pendahulu iman kita diinsafkan akan dosa dengan begitu kuat sehingga mereka tidak bisa tidur - dan mereka berteriak minta ampun. Nenek moyang Baptis kita, John Bunyan, mengalami itu selama delapan belas bulan sebelum Yesus menyelamatkannya. Tetapi Anda tidak dapat memiliki kebangunan rohani kecuali orang-orang mengalami setidaknya beberapa dari itu. Dr. Lloyd-Jones mengatakan, “Jika Anda tidak menyadari penyakit hati Anda sendiri, dan kotornya sifat yang telah diwariskan Adam kepada Anda; jika Anda tidak melihat keadaan Anda yang tanpa pengharapan, dan keputusasaan Anda, di hadapan Allah yang suci, Allah yang benar, yang membenci dosa dengan segenap keberadaan-Nya, Anda tidak punya hak untuk berbicara tentang kebangunan rohani, atau berdoa untuk itu. Betapa kebangunan rohani menyingkapkan kedaulatan Allah, dan kejahatan, ketidak-berdayaan, keputusasaan manusia dalam dosa” (ibid., hlm. 42).

4. Keempat, kita harus berjuang untuk iman tentang korban penebusan Kristus di kayu Salib - dan Darah penebusan-Nya, jika kita mengharapkan kebangunan rohani.

Ini adalah kenyataan yang menyedihkan bahwa ada lebih banyak dibicarakan tentang Kristus dalam Misa Katolik daripada di kebanyakan gereja Baptis dan evangelikal hari ini. Ya, saya tahu pengajaran mereka tentang Misa adalah salah. Tetapi saya juga tahu bahwa kita juga salah. Kita benar-benar salah karena tidak berbicara tentang karya penebusan Kristus di kayu Salib. Banyak orang evangelikal berpikir bahwa mereka bisa mendapatkan pengampunan dari Allah, tanpa Kristus, dan penebusan-Nya bagi dosa di kayu Salib.

Para pengkhotbah seperti itu sama jahatnya dengan tokoh liberal Harry Emerson Fosdick, dan Uskup liberal, James Pike yang dipakai iblis untuk menyerang pengajaran tentang kelahiran Kristus dari anak dara, penebusan oleh darah, dan kebangkitan fisik Kristus. Tetapi mereka lebih halus hari ini. Sekarang mereka hanya meninggalkan Kristus dan karya-Nya dari khotbah-khotbah mereka sama sekali! Mereka hanya berhenti memberitakan tentang Kristus itu sendiri. Saya yakin itulah sebabnya seorang mahasiswi perguruan tinggi di gereja Rick Warren, yang katanya sudah berada di sana sepanjang hidupnya, tidak bisa mengatakan bahkan satu kata! pikirkan itu - tidak satu kata pun - tentang Yesus Kristus - ketika saya memintanya untuk membiarkan saya mendengar kesaksiannya. Dan dia bukanlah satu-satunya. Ketika orang-orang Baptis dan Injili diminta untuk memberikan kesaksian mereka tidak satu pun dari 20 orang akan memuliakan Kristus. Mereka akan berbicara tentang diri mereka sendiri, apa yang mereka pikirkan, apa yang mereka rasakan. Tetapi sangat sedikit - sangat sedikit – yang akan mengatakan lebih dari satu atau dua kata tentang Tuhan Yesus Kristus. Mereka belum mendengar banyak tentang Dia dalam khotbah-khotbah itu, jadi bagaimana Anda bisa mengharapkan orang-orang evangelikal yang menyedihkan, yang masih terhilang itu mengatakan banyak tentang Dia dalam kesaksian mereka! Dr. Michael Horton mengajar teologi sistematika di Westminster Seminary California. Buku Dr. Horton yang memukul dengan keras berjudul Kekristenan Tanpa Kristus: Injil Alternatif dari Gereja Amerika (Christless Christianity: The Alternative Gospel of the American Church (Baker Books, edisi 2012).

Tren mengerikan ini telah mengeluarkan Tuhan Yesus Kristus dari gereja-Nya sendiri! Hal ini sangat sering terjadi di gereja-gereja Baptis independen kita sendiri. Salah satu alasannya adalah bahwa banyak dari gereja-gereja Baptis kita sekarang telah menutup kebaktian Minggu malam. Jadi pendeta hanya memiliki sekitar 30 menit seminggu untuk berkhotbah kepada jemaatnya. Jadi ia menghabiskan seluruh waktunya untuk mengajar anggota gereja yang belum diselamatkan tentang bagaimana menjalani “kehidupan Kristen,” biasanya dengan, apa yang disebut dengan khotbah “ekspositori” ayat per ayat yang kering kerontang. Pada akhirnya dia hanya meminta orang untuk mengangkat tangan bagi mereka yang ingin diselamatkan. Tidak perlu memberitakan Injil Kristus, penebusan Darah-Nya, dan kebangkitan-Nya. Orang tidak membutuhkan itu sekarang. Yang harus mereka lakukan hanyalah mengisi kartu, mengangkat tangan mereka, mengucapkan beberapa kata yang mereka tidak mengerti (apa yang disebut doa orang berdosa) dan kemudian mereka dibaptis. Sehingga puluhan ribu anak-anak kita dibaptis dalam keadaan masih terhilang, tanpa pernah mendengar khotbah Injil yang nyata tentang Tuhan Yesus Kristus - dan kita bertanya-tanya mengapa tidak ada kebangunan rohani selama lebih dari 150 tahun! Bagaimana bisa ada kemungkinan akan terjadi kebangunan rohani dalam “Kekristenan Tanpa Kristus” dari gereja-gereja kita? Itulah salah satu alasan saya memberitahu orang-orang di YouTube dan di website kami setiap minggu jangan pergi ke gereja yang tidak memiliki kebaktian hari Minggu malam! Seperti Lot berkata kepada istrinya, “Tinggalkan dan jangan menoleh ke belakang!”

Anak-anak muda, Anda harus berpaling kepada Kristus, dan memberi diri disucikan dengan Darah yang berharga yang telah Dia tumpahkan di kayu Salib, untuk menyelamatkan Anda dari dosa, dan murka Allah! Dr. Lloyd-Jones berkata, “Kebangunan rohani, di atas segalanya, adalah pemuliaan Tuhan Yesus Kristus, Anak Allah” (ibid., hlm. 47).

Selanjutnya, Dr. Lloyd-Jones mengatakan, “Anda akan menemukan di setiap periode kebangunan rohani, tanpa terkecuali, selalu ada penekanan yang luar biasa pada darah Kristus” (ibid., hlm. 48). Rekan saya Dr. Cagan menghadiri gereja Dr. John MacArthur selama lebih dari satu tahun - setiap hari Minggu. Saya sendiri memiliki rekaman kaset dari Dr. MacArthur. Kami berdua tahu bahwa Dr. MacArthur menurunkan Darah Kristus, dan juga mengubah “darah” dengan “kematian” berulang-ulang dalam ajaran-ajarannya. Mengapa dia melakukan itu? Sederhana saja! Dia adalah seorang pengkhotbah modern yang tidak benar-benar tertarik pada kebangunan rohani zaman dulu. Tetapi Dr. Lloyd-Jones benar ketika ia mengatakan, “Urat saraf, dan pusat, dan jantung dari injil Kristen adalah ini: ‘Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya’ (Roma 3:25).’ ‘Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa’ (Efesus 1:7)” ( Ibid, hal 48.). Sekali lagi, Dr. Lloyd-Jones mengatakan, “Saya tidak melihat ada harapan untuk kebangunan rohani ketika pria dan wanita menyangkal darah dari salib itu, dan menuangkan cemoohan atasnya di mana kita seharusnya bermegah di dalamnya” (ibid., hlm. 49). Dalam kebangunan rohani, selalu ada penekanan yang besar pada Darah Yesus dalam khotbah, dan pujian. Dengarkan beberapa dari antaranya yang ditulis pada saat kebangunan agung,

Sungguhkah Yesus t'lah mati,
   DarahNya pun tumpah?
Sungguhkah bagi yang keji
   Tersiksa Sang Raja?
(“Alas! And Did My Saviour Bleed?” oleh Dr. Isaac Watts, 1674-1748/
      Terjemahan Nyanyian Pujian No.72).

Tercurah darah yang kudus, Di bukit Golgota;
   Yang mau bertobat ditebus, Terhapus dosanya.
Terhapus dosanya, Terhapus dosanya,
   Yang mau bertobat ditebus, Terhapus dosanya
(“There Is a Fountain” oleh William Cowper, 1731-1800/
      Terjemahan Nyanyian Pujian No. 186).

Ia hidup selama-lamanya di Sorga, Untuk membelaku;
   Semua kasih penebusan-Nya, Darah-Nya yang mahal membela;
Darah-Nya menebus semua umat kita, Dan memerciki tahta anugerah sekarang
   Dan memerciki tahta anugerah sekarang.
(“Arise! My Soul, Arise!” oleh Charles Wesley, 1707-1788).

Salib dan Darah Kristus selalu menjadi yang paling utama di masa kebangunan rohani - seperti yang dikatakan oleh Dr. Lloyd-Jones.

5. Kelima, kita harus berjuang untuk iman tentang pekerjaan Roh Kudus yang menginsafkan dan mempertobatkan, jika kita mengharapkan kebangunan rohani.

Karya Roh Kudus adalah apa yang memberikan energi dan menghidupkan semua doktrin lainnya. Apa yang Roh lakukan? Dia membuat Allah nyata bagi kita melalui penerangan. Dia membuka mata rohani kita untuk melihat kebenaran dalam Alkitab dan menerimanya. Dia menginsafkan kita akan dosa, sehingga kita akan merasa membutuhkan Darah Yesus untuk menyucikan kita! “Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman” (Yohanes 16: 8). Kemudian Dia menarik Anda kepada Yesus, membuat Anda percaya kepada Yesus ketika Anda disucikan dari segala dosa oleh darah Yesus. Yesus berkata, “Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku” (Yohanes 16:14).

Saudaraku, kita berdoa untuk pencurahan Roh Kudus bagi gereja kita - karena kita ingin melihat orang-orang yang masih terhilang di tengah-tengah kita mengalami keinsafan akan dosa dan ditarik kepada Yesus untuk disucikan oleh Darah-Nya. Tetapi mereka adalah budak dosa, dan tidak bisa keluar dari penjara itu dan datang kepada Yesus. Hanya Roh Kudus yang dapat mematahkan belenggu dan membuka penjara tempat mereka dikurung dalam dosa. Hanya Roh Kudus yang dapat membuat mereka merasa jijik akan hati mereka yang penuh dengan dosa mereka sendiri. Hanya Roh Kudus yang dapat menarik mereka kepada Yesus untuk menerima keselamatan melalui Darah-Nya, dan oleh salib-Nya!

Anda harus kembali ke gereja di sini untuk mempelajari lebih lanjut tentang bagaimana menjadi seorang Kristen sejati. Lakukan! Lakukan! Mari kita berdiri dan menyanyikan lagu nomor 3, “Ada Kuasa di dalam Darah-Nya.”

Maukah engkau bebas dari beban?
   Harapkan penuh Sang Penebus;
Maukah engkau Iblis dikalahkan?
   Harapkan penuh Penebus.
Darah Kristus mahakuasa,
   Menebus dosamu;
Darah Kristus mahakuasa,
   Menebus penuh dosamu.

Maukah engkau nafsumu ditekan?
   Harapkan penuh Sang Penebus;
Oleh darah Kristus disucikan;
   Harapkan penuh Penebus.
Darah Kristus mahakuasa,
   Menebus dosamu;
Darah Kristus mahakuasa,
   Menebus penuh dosamu.
(“There is Power in the Blood” oleh Lewis E. Jones, 1865-1936).

Dr. Chan, silahkan memimpin kita di dalam doa.


Jika khotbah ini memberkati Anda Dr. Hymers akan senang mendengar dari Anda. KETIKA ANDA MENULIS KEPADA DR. HYMERS ANDA HARUS MEMBERITAHU BELIAU DARI NEGARA MANA ANDA MENULIS ATAU IA TIDAK DAPAT MENJAWAB EMAIL ADA. Jika khotbah ini memberkati Anda silahkan mengirim email kepada Dr. Hymers dan ceritakan kepadanya, tetapi selalu jelaskan pada beliau dari negara mana Anda mengirimnya. E-mail Dr. Hymers ada di rlhymersjr@sbcglobal.net (klik di sini). Anda dapat menulis email kepada Dr. Hymers dalam bahasa apapun, namun tulislah dalam bahasa Inggris jika Anda dapat. Jika anda ingin menulis surat kepada Dr. Hymers melalui pos, alamat beliau adalah P.O. Box 15308, Los Angeles, CA 90015. Anda boleh menelepon beliaudi (818)352-0452.

(AKHIR KHOTBAH)
Anda dapat membaca khotbah Dr Hymers setiap minggu di Internet
di www.realconversion.com. Klik di “Khotbah Indonesia.”

Anda dapat mengirim email kepada Dr. Hymers dalam bahasa Inggris ke
rlhymersjr@sbcglobal.net (Click Here) – atau Anda juga boleh mengirim surat kepadanya
ke P.O. Box 15308, Los Angeles, CA 90015. Atau telepon beliau di (818)352-0452.

Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Anda dapat menggunakannya tanpa
meminta izin kepada Dr. Hymers. Namun, semua video khotbah Dr. Hymers dilindungi
hak cipta dan hanya dapat digunakan dengan izin.

Doa Sebelum Khotbah oleh Mr. Abel Prudhomme.
Persembahan Pujian Sebelum Khotbah oleh Mr. Benjamin Kincaid Griffith:
     “Revive Thy Work, O Lord” (oleh Albert Midlane, 1825-1909).


GARIS BESAR KHOTBAH

DOKTRIN AGUNG TENTANG KEBANGUNAN ROHANI

(KHOTBAH NOMER 20 TENTANG KEBANGUNAN ROHANI)

THE GREAT DOCTRINES OF REVIVAL
(SERMON NUMBER 20 ON REVIVAL)

oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.

“Saudara-saudaraku yang kekasih, sementara aku bersungguh-sungguh berusaha menulis kepada kamu tentang keselamatan kita bersama, aku merasa terdorong untuk menulis ini kepada kamu dan menasihati kamu, supaya kamu tetap berjuang untuk mempertahankan iman yang telah disampaikan kepada orang-orang kudus. Sebab ternyata ada orang tertentu yang telah masuk menyelusup di tengah-tengah kamu, yaitu orang-orang yang telah lama ditentukan untuk dihukum. Mereka adalah orang-orang yang fasik, yang menyalahgunakan kasih karunia Allah kita untuk melampiaskan hawa nafsu mereka, dan yang menyangkal satu-satunya Penguasa dan Tuhan kita, Yesus Kristus” (Yudas 3, 4).

1. Pertama, kita harus berjuang untuk pengakuan akan kedaulatan Allah yang hidup, jika kita mengharapkan kebangunan rohani, II Timotius 2:19.

2. Kedua, kita harus berjuang untuk Alkitab jika kita mengharapkan kebangunan rohani, Mazmur 119:130, 103, 104; II Timotius 3:16, 17.

3. Ketiga, kita harus berjuang untuk iman bahwa manusia telah jatuh dalam dosa, manusia telah dihancurkan oleh dosa, jika kita mengharapkan kebangunan rohani, Roma 7:18, 24.

4. Keempat, kita harus berjuang untuk iman tentang korban penebusan Kristus di kayu Salib - dan Darah penebusan-Nya, jika kita mengharapkan kebangunan rohani, Roma 3:25; Efesus 1:7.

5. Kelima, kita harus berjuang untuk iman tentang pekerjaan Roh Kudus yang menginsafkan dan mempertobatkan, jika kita mengharapkan kebangunan rohani, Yohanes 16:8, 14.