Print Sermon

Naskah-naskah khotbah dan video ini diakses oleh sekitar 116,000 komputer di lebih dari 215 negara setiap bulannya di www.sermonsfortheworld.com. Ratusan orang lainnya menyaksikan video di YouTube. Naskah-naskah khotbah ini disajikan dalam 34 bahasa untuk ribuan orang setiap bulannya. Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Jadi para pengkhotbah boleh menggunakannya tanpa seijin kami. Silahkan klik di sini untuk mengetahui bagaimana Anda dapat memberikan donasi setiap bulan untuk membantu kami dalam pekerjaan besar pemberitaan Injil ke seluruh dunia ini.

Kapanpun Anda menulis pesan untuk Dr. Hymers, selalu sebutkan kepada beliau negara di mana Anda tinggal. Surel Dr. Hymers adalah rlhymersjr@sbcglobal.net.




GENERASI YANG TIDAK DIINGINKAN

THE UNWANTED GENERATION

oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.
diterjemahkan oleh Dr. Edi Purwanto

Khotbah ini dikhotbahkan di Baptist Tabernacle of Los Angeles
Pada Kebaktian Minggu Pagi, 16 Agustus 2015

“Tidak seorangpun merasa sayang kepadamu sehingga diperbuatnya hal-hal itu kepadamu dari rasa belas kasihan; malahan engkau dibuang ke ladang, oleh karena orang pandang enteng kepadamu pada hari lahirmu. Maka Aku lalu dari situ dan Kulihat engkau menendang-nendang dengan kakimu sambil berlumuran darah dan Aku berkata kepadamu dalam keadaan berlumuran darah itu: Engkau harus hidup” (Yehezkiel 16:5-6).


Kebanyakan anak muda merasa kesepian hari ini. Banyak dari Anda memiliki orang tua yang begitu sibuk sehingga mereka tidak memiliki waktu untuk Anda. Kehidupan bermasyarakat sedang menghilang. Unit keluarga sedang menghilang, atau rusak. Lima puluh tujuh juta dari generasi Anda dibunuh oleh “kenyamanan” aborsi. Tidaklah “nyaman” untuk melahirkan dan membesarkan mereka - sehingga mereka membunuh bayi-bayi tersebut sebelum mereka lahir. Beberapa dari Anda yang hidup ditinggalkan sendirian - oleh orangtua yang terlalu sibuk untuk dapat memberikan rumah yang penuh kasih untuk Anda. Tidak heran sosiolog dan psikolog mengatakan bahwa kesepian adalah masalah besar bagi orang-orang muda saat ini. Kesepian yang diungkapkan beberapa tahun yang lalu oleh Green Day, dalam lagu mereka, “Boulevard of Broken Dreams.”

Ku berjalan di jalanan yang sepi
Satu-satunya yang pernah ku tahu
Tiada tahu kemana pergi
Namun ini rumah bagiku dan ku berjalan sendirian
Ku berjalan di jalanan kosong ini
Di Blvd. dari mimpi-mimpi yang telah hancur
Di mana kota sedang tertidur
Dan aku hanya seorang diri dan ku berjalan sendirian…
Ku berjalan sendiri. Ku berjalan sendiri. Ku berjalan sendiri.
   (Green Day, “Boulevard of Broken Dreams,” 2004).

Ini adalah lagu yang menarik perhatian orang-orang muda di seluruh Amerika - dan di seluruh dunia. Anda masih mendengarnya di radio. Saya tidak merekomendasikan itu - tetapi di sana lagu itu – merupakan sebuah lagu yang menggambarkan generasi Anda, “Ku berjalan sendirian... Ku berjalan di jalan kosong ini, Di Blvd. dari Mimpi-Mimpi yang Telah Hancur.”

Apakah Anda pernah merasa seperti itu? Apakah Anda pernah merasa tidak diinginkan dan kesepian? Tidak mengherankan! Di Amerika, lima puluh tujuh juta dari antara Anda dibunuh oleh “kenyamanan” aborsi bahkan sebelum Anda lahir. Beberapa dari Anda yang hidup ditinggalkan sendirian - berkeliaran di jalan-jalan di malam hari, anak-anak “latch-key” – sendirian di Boulevard of Broken Dreams (Boulevard Mimpi-Mimpi yang telah Hancur).”

Dan Alkitab menjelaskan itu dalam Yehezkiel pasal enam belas:

“Tidak seorangpun merasa sayang kepadamu sehingga diperbuatnya hal-hal itu kepadamu dari rasa belas kasihan; malahan engkau dibuang ke ladang, oleh karena orang pandang enteng kepadamu pada hari lahirmu” (Yehezkiel 16:5).

Spurgeon yang tersohor, rajanya para pengkhotbah, pernah menyampaikan khotbah dari ayat itu. Khotbah itu diberi judul “Ezekiel’s Deserted Infant” (Masa Kanak-Kanak Yehezkiel yang Kesepian”) (Metropolitan Tabernacle Pulpit, September 7, 1862). Spurgeon berkata,

Ayat ini menyajikan kepada kita bayi yang dibuang agar mati... orangtuanya yang tak berperasaan telah meletakkan bayi itu di lapangan terbuka, tidak membungkus bayi itu dengan apa pun; dan di sana itu terpampang di depan mata kita, berlumuran darah, mengundang binatang buas datang, kelaparan, siap untuk [mati]. Di antara banyak bangsa kafir ada kebiasaan barbar meninggalkan... anak-anak untuk [mati] di hutan atau di ladang (ibid.).

Minggu pagi berikutnya saya akan berkhotbah tentang hal ini lagi. Ini akan menjadi pesan khusus untuk orang-orang muda. Saya ingin Anda kembali Minggu pagi berikutnya untuk mendengar khotbah itu. Membawa teman Minggu pagi berikutnya. Mari penuhi gereja ini dengan orang-orang muda! Ajaklah setiap anak muda usia kuliah dan SMU yang Anda kenal. Mari kita memberitahu mereka bahwa ada jawaban untuk “Boulevard of Broken Dreams.” Mari kita memberitahu mereka bahwa ada jawaban untuk kesepian mereka! Mari kita memberitahu mereka tema kita – “Mengapa membiarkan diri kesepian? Pulanglah - ke gereja! Mengapa membiarkan diri terhilang? Pulanglah - kepada Yesus Kristus, Anak Allah!” Namun pagi ini, saya akan menarik tiga poin sederhana dari teks kita.

I. Pertama, Anda merasa terhilang dan kesepian.

Saya tidak perlu membuktikannya itu. Saya tahu melalui berbicara dengan orang-orang muda yang tak terhitung jumlahnya, selama bertahun-tahun, bahwa Anda merasa kesepian. Dan mengapa Anda merasa kesepian? Jawabannya diberikan dalam teks kita. Pikirkan lagi.

“Tidak seorangpun merasa sayang kepadamu sehingga diperbuatnya hal-hal itu kepadamu dari rasa belas kasihan; malahan engkau dibuang ke ladang…” (Yehezkiel 16:5).

Bukankah itu yang Anda rasakan di kebanyakan waktu Anda? Anda pergi ke sekolah. Ada kerumunan besar orang-orang muda di sekitar Anda - tetapi Anda merasa sendirian - sendirian di tengah kerumunan. Anda pergi ke mal. Ada kerumunan besar orang di sekitar Anda - tetapi Anda masih merasa sendirian. Anda pulang ke rumah - tetapi tidak ada yang tampaknya memiliki waktu untuk mendengarkan Anda. Anda berjalan sendirian. Bukankah kadang-kadang Anda merasa seperti itu?

“Tidak seorangpun merasa sayang kepadamu sehingga diperbuatnya hal-hal itu kepadamu dari rasa belas kasihan; malahan engkau dibuang ke ladang…” (Yehezkiel 16:5).

Bukankah itu yang Anda rasakan di malam hari ketika Anda berjalan sendirian - menyusuri “Boulevard of Broken Dreams”? Itulah yang Daud rasakan ketika ia berkata,

“Tidak ada seorangpun yang mencari aku” (Mazmur 142:4).

Itulah yang Yesus rasakan pada malam ketika Dia ditangkap, dan

“Semua murid itu meninggalkan Dia dan melarikan diri” (Matius 26:56).

Itulah yang Paulus rasakan ketika ia berkata,

“Semuanya meninggalkan aku” (II Timotius 4:16).

Dan teks kita berkata,

“Tidak seorangpun merasa sayang kepadamu sehingga diperbuatnya hal-hal itu kepadamu dari rasa belas kasihan…” (Yehezkiel 16:5).

Ku berjalan di jalanan yang sepi
Satu-satunya yang pernah ku tahu
Tiada tahu kemana pergi
Namun ini rumah bagiku dan ku berjalan sendirian.

II. Kedua, Tuhan tidak ingin Anda menjadi terhilang dan kesepian.

Dengarkanlah Yehezkiel 16: 6. Berikut adalah apa yang Allah katakan kepada Israel, dan apa yang Dia katakan kepada Anda hari ini. Dengarkanlah teks ini lagi,

“Maka Aku lalu dari situ dan Kulihat engkau menendang-nendang dengan kakimu sambil berlumuran darah dan Aku berkata kepadamu dalam keadaan berlumuran darah itu: Engkau harus hidup” (Yehezkiel 16:6).

Dr. John F. Walvoord memberi komentar ini untuk ayat tersebut:

Ketika Allah melihat bayi itu sedang berjuang dalam keadaan tak berdaya (menendang-nendang dengan kakimu sambil berlumuran darah), Ia datang untuk membantu dia. Kehidupan bayi itu bergantung dalam ketidakpastian sebelum Allah menetapkan kelangsungan hidupnya: Aku berkata [kepadamu dalam keadaan berlumuran darah itu: Engkau harus hidup]; (John F. Walvoord and Roy B. Zuck, The Bible Knowledge Commentary, Old Testament, Victor Books, 1985, hlm. 1255).

Ayat ini langsung mengingatkan saya pada sebuah perumpamaan yang Kristus berikan. Mr. Prudhomme membacanya beberapa menit yang lalu. Dia berbicara tentang seorang pria yang dirampok oleh para perampok, melukai dan meninggalkannya setengah mati, sendirian di jalan menuju Yerikho. Semua orang yang melewati pria yang sendirian, sekarat ini menatapnya, dan kemudian melangkah pergi. Seorang imam datang mendekatinya, tetapi

“ia melewatinya dari seberang jalan” (Lukas 10:31).

Orang lainnya melewati jalan itu

“ketika ia melihat orang itu, ia melewatinya dari seberang jalan.” (Lukas 10:32).

Akhirnya, setelah waktu yang lama,

“datang seorang Samaria, yang sedang dalam perjalanan, ke tempat itu; dan ketika ia melihat orang itu, tergeraklah hatinya oleh belas kasihan” (Lukas 10:33).

dan menyelamatkannya. Allah tidak ingin orang yang sedang terluka itu dibiarkan sendirian, mati di pinggir jalan. Dan Allah tidak ingin Anda mati dalam dosa Anda dan menghabiskan kekekalan sendirian di neraka. Allah tidak ingin Anda menjadi kesepian dan terhilang.

“Tuhan… menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat” (II Petrus 3:9).

Allah tidak ingin Anda menjadi kesepian dan terhilang. Itulah sebabnya Kristus datang - untuk menyelamatkan orang berdosa yang terhilang!

III. Ketiga, Allah mengutus Anak-Nya untuk membawa Anda keluar dari dosa dan kesepian.

Allah berfirman,

“Maka Aku lalu dari situ dan Kulihat engkau menendang-nendang dengan kakimu sambil berlumuran darah dan Aku berkata kepadamu dalam keadaan berlumuran darah itu: Engkau harus hidup…” (Yehezkiel 16:6).

Berbicara tentang ayat itu, Dr. W. A. Criswell berkata,

Israel ketika masih kanak-kanak, terusir karena tidak berharga dan tercemar, pasti akan binasa jika Allah tidak lewat dan mengulurkan tangan padanya dalam kasih karunia dan belas kasihan (The Criswell Study Bible, catatan tentang Yehezkiel 16: 6).

Dan itulah apa yang Allah lakukan untuk menyelamatkan Anda! Ayat yang paling terkenal dalam Alkitab yang membuat itu menjadi sangat jelas:

“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal” (Yohanes 3:16).

Allah mengutus Yesus untuk mati di kayu Salib - untuk membayar penghukuman dosa Anda dan menyelamatkan Anda dari penghakiman. Anda “tercemar” dalam dosa,

“jauh dari hidup persekutuan dengan Allah” (Efesus 4:18).

Tetapi Allah mengutus Yesus untuk menyelamatkan Anda. Mengapa? Karena Dia mengasihi Anda. Jika Anda melupakan segala sesuatu yang lain yang saya katakan pagi ini, ingat ini – Allah mengasihi Anda! Dia berkata, “Aku sangat mengasihi kamu sehingga Aku telah mengutus Putra-Ku untuk mati di kayu salib untuk menyelamatkan kamu dari kesepian, dosa dan Neraka.” Allah mengasihi Anda! Kristus mengasihi Anda! Dan kami, di sini di gereja ini, juga mengasihi Anda!

Kami pergi ke kampus-kampus dan mall dan jalan-jalan, dan kami mengundang Anda untuk datang ke gereja pagi ini. Mengapa kami meminta Anda untuk datang? Karena Kristus mengatakan kepada kami untuk melakukan itu. Dia berkata,

“Pergilah ke semua jalan dan lintasan dan paksalah orang-orang, yang ada di situ, masuk, karena rumahku harus penuh” (Lukas 14:23).

Dan itulah pesan kami kepada Anda pagi ini: “Mengapa membiarkan diri kesepian? Pulanglah - ke gereja! Mengapa membiarkan diri terhilang? Pulanglah - kepada Yesus Kristus, Anak Allah!”

Sungguh lembut suara Yesus memanggil:
Panggilan bagi engkau;
Lihatlah, Dia di pintu menunggu:
Sambutan bagi engkau.
   (“Softly and Tenderly Jesus is Calling” oleh Will L. Thompson, 1847-1909).

Sungguh menyenangkan untuk datang dan bersama kami di gereja ini. Mengapa tidak datang kembali dan makan malam dengan kami pada pukul 6:15 malam ini? Kenapa tidak? Mengapa tidak kembali lagi Minggu depan? “Mengapa membiarkan diri kesepian? Pulanglah - ke gereja! Mengapa membiarkan diri terhilang? Pulanglah - kepada Yesus, yang mengasihi Anda dengan segenap hati-Nya!” Dr. Chan, silahkan memimpin kita dalam doa.

Jika khotbah ini memberkati Anda, silahkan mengirim email ke Dr. Hymers dan ceritakan kepadanya. Tolong juga jelaskan padanya dari negara mana Anda mengirimnya’ email Dr. Hymers ada di rlhymersjr@sbcglobal.net (klik di sini). Anda dapat menulis email kepada Dr. Hymers dalam bahasa apapun, namun tulislah dalam bahasa Inggris jika Anda dapat.

(AKHIR KHOTBAH)
Anda dapat membaca khotbah Dr Hymers setiap minggu di Internet
di www.realconversion.com. Klik di “Khotbah Indonesia.”

Anda dapat mengirim email kepada Dr. Hymers dalam bahasa Inggris ke
rlhymersjr@sbcglobal.net (Click Here) – atau Anda juga boleh mengirim surat kepadanya
ke P.O. Box 15308, Los Angeles, CA 90015. Atau telepon beliau di (818)352-0452.

Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Anda dapat menggunakannya tanpa
meminta izin kepada Dr. Hymers. Namun, semua video khotbah Dr. Hymers dilindungi
hak cipta dan hanya dapat digunakan dengan izin.

Pembacaan Alkitab Sebelum Khotbah oleh Mr. Abel Prudhomme: Lukas 10:30-34.
Persembahan Pujian Sebelum Khotbah oleh Mr. Benjamin Kincaid Griffith:
“Boulevard of Broken Dreams” (oleh Green Day, 2004)/
“Softly and Tenderly Jesus is Calling” (oleh Will L. Thompson, 1847-1909).


GARIS BESAR KHOTBAH

GENERASI YANG TIDAK DIINGINKAN

THE UNWANTED GENERATION

oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.

“Tidak seorangpun merasa sayang kepadamu sehingga diperbuatnya hal-hal itu kepadamu dari rasa belas kasihan; malahan engkau dibuang ke ladang, oleh karena orang pandang enteng kepadamu pada hari lahirmu. Maka Aku lalu dari situ dan Kulihat engkau menendang-nendang dengan kakimu sambil berlumuran darah dan Aku berkata kepadamu dalam keadaan berlumuran darah itu: Engkau harus hidup” (Yehezkiel 16:5-6).

I.    Pertama, Anda merasa terhilang dan kesepian, Yehezkiel 16:5;
Mazmur 142:4; Matius 26:56; II Timotius 4:16.

II.   Kedua, Tuhan tidak ingin Anda menjadi terhilang dan kesepian,
Yehezkiel 16:6; Lukas 10:31-33; II Petrus 3:9.

III.  Ketiga, Allah mengutus Anak-Nya untuk membawa Anda keluar dari
dosa dan kesepian, Yehezkiel 16:6; Yohanes 3:16; Efesus 4:18;
Lukas 14:23.