Print Sermon

Naskah-naskah khotbah dan video ini diakses oleh sekitar 116,000 komputer di lebih dari 215 negara setiap bulannya di www.sermonsfortheworld.com. Ratusan orang lainnya menyaksikan video di YouTube. Naskah-naskah khotbah ini disajikan dalam 34 bahasa untuk ribuan orang setiap bulannya. Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Jadi para pengkhotbah boleh menggunakannya tanpa seijin kami. Silahkan klik di sini untuk mengetahui bagaimana Anda dapat memberikan donasi setiap bulan untuk membantu kami dalam pekerjaan besar pemberitaan Injil ke seluruh dunia ini.

Kapanpun Anda menulis pesan untuk Dr. Hymers, selalu sebutkan kepada beliau negara di mana Anda tinggal. Surel Dr. Hymers adalah rlhymersjr@sbcglobal.net.




IA AKAN MENGGENGGAM ERAT ANDA!

HE WILL HOLD YOU FAST!
(Indonesian)

oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.
diterjemahkan oleh Dr. Edi Purwanto

Khotbah ini dikhotbahkan di Baptist Tabernacle of Los Angeles
Pada Kebaktian Minggu Pagi, 28 Juni 2015

“Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku” (Yohanes 10:28).


Saya ingat pernah mendengar seorang pengkhotbah mengatakan bahwa janji ini tidak boleh diberitakan kepada orang-orang yang belum percaya. Ia mengatakan bahwa orang-orang yang masih terhilang akan terlalu percaya diri. Ini akan memimpin mereka untuk berbuat dosa. Mereka harus dibiarkan tetap dalam keadaan gelisah, tidak pernah sepenuhnya yakin bahwa mereka akan mampu “bertahan” sampai akhir. Untuk sementara saya percaya ini. Saya tahu banyak orang Kristen yang tulus memegang pandangan itu. Banyak pengkhotbah yang percaya itu sering takut dengan teks ini.

Tetapi kita harus melihat pada orang-orang yang sedang mendengar Kristus ketika menyampaikan pesan ini terlebih dahulu. Menurut ayat 31 mereka “mengambil batu untuk melempari Yesus” (Yohanes 10:31). Mereka tidak suka Kristus mengatakan ini. Kristus menyampaikan pesan ini kepada orang-orang yang belum percaya. Saya yakin ada beberapa orang yang belum percaya di sini di antara kita. Kami telah bekerja keras, dan berdoa keras, untuk mendapatkan orang-orang yang belum diselamatkan di setiap kebaktian agar mereka dapat beroleh selamat. Saya akan mengatakan kepada Anda hal yang sama bahwa Yesus berkata kepada massa yang marah dari antara orang-orang yang belum diselamatkan,

“Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku” (Yohanes 10:28).

“Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka.” Menurut konteksnya mengatakan bahwa “mereka” di sini mengacu pada domba Kristus. “Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku” (Yohanes 10:27). “Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka.” Kita tidak bisa membaca pikiran orang untuk mengatakan apakah mereka adalah domba Kristus atau bukan. Tetapi ayat sebelum teks kita ini memberitahu kita bagaimana untuk mengetahui siapa orang-orang yang adalah milik Allah. “Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku.” Tanda seorang Kristen sejati adalah ini - mereka mendengar Kristus, mereka mengenal Dia dan Dia mengenal mereka, dan mereka mengikuti-Nya dalam ketaatan. Ini adalah tanda dari orang Kristen sejati. Dan kepada merekalah Yesus berbicara.

“Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku” (Yohanes 10:28).

“Iman yang bekerja oleh kasih” (Galatia 5:6) adalah tanda dari domba sejati Kristus. Kepada merekalah Yesus berkata, “Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku.” Dr. Martyn Lloyd-Jones berkata, “Di dalam Kristus kita tidak dalam keadaan masa percobaan, dan tidak ada kemungkinan kita jatuh dari kasih karunia (Assurance (Romans 5), The Banner of Truth Trust, 1971, hlm. 236).

Seseorang mungkin berkata, “Saya di dalam catokan Injil. Saya tahu saya harus datang kepada Kristus, dan pada saat yang sama saya tahu saya tidak bisa. Saya harus tetapi saya tidak bisa. Apa yang harus saya lakukan?” Jawabannya sederhana, datanglah kepada Kristus. Berserulah kepada-Nya. Dia akan menjawab semua pertanyaan Anda. Dia akan mematahkan catokan Injil dengan palu dan menyelamatkan jiwa Anda. Anda berkata, “Saya tidak mengerti itu.” Tentu saja tidak. Ini adalah suatu misteri. Kata Yunaninya adalah “musterion.” Ini berarti sesuatu yang tidak dapat dimengerti oleh pikiran manusia, tetapi yang tetap benar di dalam Alkitab. Rasul Paulus berkata, “Tetapi yang kami beritakan ialah hikmat Allah yang tersembunyi dan rahasia, yang sebelum dunia dijadikan…” (I Korintus 2:7). Hempaskanlah diri Anda sendiri kepada Kristus. Percayalah kepada-Nya. Semua pertanyaan Anda akan terjawab di dalam Dia. Dia akan menyelamatkan Anda dengan Darah dan kebenaran-Nya. Dan Dia akan memelihara Anda sampai akhir. Dia akan memelihara Anda melalui semua itu. Anda akan menjadi salah satu dari domba-domba Kristus!

“Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku” (Yohanes 10:28).

Tiga klausa dari teks kita memberikan tiga alasan untuk percaya pada jaminan kekal domba-domba Kristus.

I. Pertama, ada pemberian Kristus.

Pertama sang Juruselamat berkata, “Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka.” Hidup yang kekal datang kepada setiap dari kita sebagai sebuah pemberian. Kita tidak memiliki hidup yang kekal ketika kita dilahirkan. Kita dilahirkan sebagai anak-anak Adam. Kita dilahirkan untuk mati. Kita tidak memperolehnya dengan tindakan atau usaha kita. Kita tidak bisa memperolehnya dengan melakukan perbuatan baik. Kita tidak dapat memperolehnya dengan mempelajari ayat-ayat Alkitab. Kita tidak dapat memperolehnya dengan mengucapkan kata-kata dalam doa [terima Yesus]. Itu adalah suatu pemberian. Karena itu adalah pemberian yang tidak dapat diusahakan. Ketika seseorang menerima hidup yang kekal dalam jiwanya, itu adalah pemberian cuma-cuma. Kita tidak menerima itu sebagai suatu upah. Ini adalah pemberian cuma-cuma.

Allah mengetahui akhir dari awal. Ketika Dia memberikan hidup yang kekal kepada seseorang, Ia tahu setiap ketidaksempurnaan dan kegagalan di dalam diri orang itu. Dia tahu terlebih dahulu bagaimana manusia kadang-kadang akan gagal. Dia tidak pernah akan memberikan kehidupan kekal kepada seseorang dan kemudian mengambilnya kembali karena beberapa kegagalan - karena Dia telah mengetahui kegagalan-kegagalan yang orang itu akan alami sebelum Ia memberi pemberian-Nya itu.

Bagaimana mungkin itu bisa terjadi di mana Anda diberikan hidup yang kekal, namun kemudian mati? Ketika Yesus berkata “kekal” Dia mengartikan itu “kekal.” Spurgeon berkata, “Tidak mungkin bagi saya untuk melakukan dosa seperti kehilangan kehidupan rohani dengan cara apapun.” Itu adalah “hidup yang kekal.”

Ketika Kristus berbicara kepada wanita di sumur itu dan Dia berkata,

“Tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal” (Yohanes 4:14).

The Reformation Study Bible mengatakan, “Air kehidupan dalam Perjanjian Lama [berbicara tentang] air yang memancar - yang secara kiasan mengacu pada yang dilakukan [Allah].” “Memancar” menunjukkan kelimpahan; “hidup yang kekal” ini tak ada akhirnya dan mengalir secara terus menerus untuk selamanya! Ini adalah kehidupan Allah dalam jiwa manusia! Yesus memberikan kepada domba-domba-Nya kehidupan tanpa akhir dari Allah dalam hati mereka – terus-menerus memancar - tidak pernah berakhir - selalu mengalir! Ini adalah sebuah pemberian. Itu tidak dapat diperoleh dengan usaha. Ini adalah pemberian dari Kristus. Dia tidak akan pernah mengambil kembali apa yang telah Dia berikan!

Seseorang berkata, “Tetapi bagaimana jika saya tidak bisa bertahan? Bagaimana jika saya menyerah?” Oh, saudaraku, Anda masih berpikir seperti seorang Katolik abad pertengahan! Itu bukan diusahakan oleh Anda! Bagaimana bisa? Anda telah “mati di dalam dosa.” Bagaimana bisa orang mati mempertahankannya? Bagaimana bisa orang mati melakukan apa-apa untuk mendapatkan keselamatan? Terima kasih Tuhan, Alkitab mengatakan,

“[Allah] telah menghidupkan kita bersama-sama dengan Kristus, sekalipun kita telah mati oleh kesalahan-kesalahan kita--oleh kasih karunia kamu diselamatkan” (Efesus 2:5).

Kehidupan kekal diberikan kepada jiwa yang mati. Kehidupan kekal adalah karunia, yang diberikan kepada laki-laki dan perempuan yang telah mati dalam dosa! Itu adalah kabar baik dari Injil! Puji Tuhan! “Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya” (Yohanes 10:28).

Dia takkan biarkan jiwaku terhilang, Dia akan memegang aku;
    Dibeli oleh-Nya dengan harga yang mahal, Dia akan memegang aku.
Dia akan memegang aku, Dia akan memegang aku;
    Untuk Juruselamat yang sungguh mengasihiku, Dia akan memegang aku.
(“He Will Hold Me Fast” olehy Ada R. Habershon, 1861-1918).

Spurgeon berkata, “Kita berharap orang percaya untuk bertahan sampai akhir, karena kehidupan yang Allah telah tanamkan dalam dirinya secara alami harus terus ada, harus menaklukkan semua kesulitan, harus matang... harus membawanya kepada kemuliaan kekal” (C. H. Spurgeon, “Perseverance Without Presumption,” MPT, Nomer 1,055). Ini harus! Ini harus! Ini harus membawa Anda kepada kemuliaan kekal! Ini adalah suatu pemberian! Ini adalah karunia Yesus Kristus! Dia berkata, “Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka.” Pujilah nama-Nya yang kudus! Dia memberikan kepada kita hidup yang kekal! Kita tidak membayar apa-apa untuk itu. Yesus yang telah membayar untuk itu dengan kematian-Nya di kayu Salib! Yesus mendapatkannya bagi kita dengan bangkit dari kematian!

Haleluya, sudah selesai! Aku percaya kepada Allah Anak;
Aku diselamatkan oleh darah Dia yang tersalib!
   (“Hallelujah, ‘Tis Done” oleh Philip P. Bliss, 1838-1876).

“Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku” (Yohanes 10:28).

Hidup yang kekeal adalah pemberian Kristus.

II. Kedua, ada janji Kristus.

Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya.” Dia berkata, “Aku melakukan ini.” Betapa indahnya janji ini! “Mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya.” Saya senang Dia mengatakan itu. Beberapa orang mengatakan bahwa mereka mungkin meninggalkan itu dengan keputusan mereka sendiri. Mereka mungkin memutuskan untuk pergi dari-Nya. Tetapi kalimat ini jauh dari ide tersebut – “mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya.” Ini memasukan segala waktu. “Mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya.” Apakah itu karena mereka anak-anak muda yang telah percaya namun masih memiliki sedikit pengetahuan? Apakah iman mereka kecil karena mereka baru bertobat? “Mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya.” Ketika mereka lebih tua dan banyak masalah kehidupan akan menyingkirkan iman mula-mula mereka, akankah kemudian mereka menjadi duniawi dan kehilangan iman mereka? “Mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya.” Mereka akan binasa jika keduniawian bisa menghancurkan mereka. Mereka akan binasa jika kejahatan bisa memperbudak mereka lagi, tapi hal itu tidak akan terjadi. “Mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya.” Segala waktu tercakup dalam kata “tidak akan.” Bagaimana jika mereka sangat tergoda? “Mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya.” Bagaimana jika mereka tumbuh menjadi semakin dingin sehingga kasih dan semangat mereka hilang? “Mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya.” Dosa tidak akan pernah lagi benar-benar mengendalikan mereka. “Mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya.”

Saya telah menjadi Kristen selama lima puluh empat tahun. Ada saat-saat ketika Allah tampaknya jauh. Ada saat-saat ketika saya bahkan meragukan keselamatan saya sendiri. Ada saat-saat ketika saya pikir kaki saya akan tergelincir dan saya akan terhilang untuk selamanya. Tetapi Yesus selalu memimpin saya melewati semua itu. Yesus selalu membawa saya kembali dari tepi keputusasaan. Saya tidak dibesarkan dalam keluarga Kristen. Saya tidak mempunyai teladan yang baik untuk diikuti. Angin teror bertiup di sekitar saya. Saya hampir terhilang. Saya telah melihat banyak orang lain murtad. Saya merasa bahwa saya akan hanyut bersama dengan mereka. Saya terlalu lemah untuk terus bertahan. Saya merasa seperti orang buangan. Saya merasa seperti Daud pada saat dia berada dalam sebuah gua, bersembunyi dari musuhnya, Raja Saul.

“Pandanglah ke kanan dan lihatlah, tidak ada seorangpun yang menghiraukan aku; tempat pelarian bagiku telah hilang, tidak ada seorangpun yang mencari aku” (Mazmur 142:4).

“Ketika aku berpikir: "Kakiku goyang," maka kasih setia-Mu, ya TUHAN, menyokong aku” (Mazmur 94:18).

Saya tahu itu karena pengalaman. “Ketika aku berpikir: "Kakiku goyang," maka kasih setia-Mu, ya TUHAN, menyokong aku.” Saya tahu itu dari pengalaman bahwa Yesus mengatakan kebenaran. “Mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku.” Ini bukan hanya sebuah doktrin bagi saya sekarang. Ini adalah kebenaran hidup - dari mulut Tuhan Yesus Kristus. “Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya.”

Dia takkan biarkan jiwaku terhilang, Dia akan memegang aku;
   Dibeli oleh-Nya dengan harga yang mahal, Dia akan memegang aku.
Dia akan memegang aku, Dia akan memegang aku;
   Untuk Juruselamat yang sungguh mengasihiku, Dia akan memegang aku.

Anak-anak muda, saya pernah menjadi muda dan sekarang saya sudah tua. Saya tahu janji Yesus ini adalah benar. Saya tahu itu benar dalam sumsum tulang saya! “Ketika aku berpikir: "Kakiku goyang," maka kasih setia-Mu, ya TUHAN, menyokong aku.” Saya tahu Yesus mengatakan kebenaran,

“Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku.”

Dia telah memegang saya. Dia telah memegang saya. Saya tahu Dia bisa melakukan hal yang sama untuk Anda! Itulah sebabnya saya dapat berani memberitahu Anda untuk percaya kepada Juruselamat saya, Yesus. Saya percaya Dia sejak bertahun-tahun yang lalu, dan saya tidak pernah binasa. Jika Anda percaya kepada-Nya, Dia tidak akan pernah membiarkan Anda binasa juga! Itu adalah janji Kristus sendiri!

III. Ketiga, ada kuasa Kristus.

“Seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku” (Yohanes 10:28b). Perhatikan kata “man” dalam huruf miring dalam terjemahan King James. Itu berarti para penerjemah KJV menambahkan kata “man” tersebut - karena kata itu tidak ada dalam teks Yunani. Kata Yunani adalah “tis.” Ini berarti “seorangpun” (George Ricker Berry) atau “setiap orang atau obyek” (Strong). Demikian juga ahli bahasa Yunani terkemuka A. T. Robertson mengatakan tentang ayat ini, “Domba-domba ini dapat merasa aman... tidak ada serigala, tidak ada pencuri, tidak ada bandit, tidak ada orang bayaran, tidak ada setan, bahkan tidak ada iblis yang dapat merebut domba-domba ini dari tangan-Ku” ” (Word Pictures; perhatikan pada Yohanes 10:28). Dr. Robertson memberikan referensi ke Yohanes 6:39,

“Dan Inilah kehendak Dia yang telah mengutus Aku, yaitu supaya dari semua yang telah diberikan-Nya kepada-Ku jangan ada yang hilang, tetapi supaya Kubangkitkan pada akhir zaman” (Yohanes 6:39).

Lagi, Dr. Robertson memberi referensi ke Yohanes 17:12, “Selama Aku bersama mereka, Aku memelihara mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku; Aku telah menjaga mereka dan tidak ada seorangpun dari mereka yang binasa....” Dan sekali lagi ia merujuk ke Kolose 3:3, “hidupmu tersembunyi bersama dengan Kristus di dalam Allah.” The New King James menerjemahkan, “Neither shall anyone snatch them out of my hand” (“Tidak akan seorangpun merebut mereka dari tangan-Ku”).

Spurgeon berkata, “Anda tahu dalam teks yang ada di hadapan kita, kita tidak perlu membaca kata ‘man’ (‘manusia’), karena itu tidak ada dalam teks asli [Yunani]... dan oleh sebab itu kita bisa membacanya – ‘tidak akan siapapun merebut mereka dari tangan-Ku.’ Bukan hanya – bukan hanya ‘manusia,’ tetapi juga iblis… Bukan hanya mencakup manusia, yang kadang-kadang menjadi [musuh] terburuk kita... Tetapi juga termasuk roh-roh yang telah jatuh; tetapi tidak akan ada yang dapat merebut kita dari tangan-Nya. Dengan tidak ada kemungkinan akan apapun yang dapat, dengan skema mereka, untuk merebut kita dari-Nya... harta, anak-anak kesayangan-Nya, anak-anaknya yang dilindungi-Nya. Oh betapa indahnya janji itu!” (Ibid.).

Ingat Pastor Wurmbrand. Mungkin Anda bertanya-tanya mengapa saya membaca bukunya, Tortured for Christ, berulang-ulang. Anda mungkin bertanya-tanya mengapa saya senang membaca buku mengerikan seperti itu. Berikut ini adalah alasannya. Saya tidak membacanya karena menyukai hal-hal yang mengertikan, atau suka membaca tentang cerita berdarah. Saya membaca buku-bukunya karena buku-buku itu menarik saya dengan menunjukkan kuasa Yesus yang harus menepati janji-Nya. Para Komunis Fanatik itu menyiksa Pastor Wurmbrand karena ia memberitakan Injil. Mereka memukuli kakinya hingga ia tidak tahan berdiri untuk berkhotbah. Ketika ia berkhotbah di gereja kami ia harus melepas sepatunya dan duduk di kursi karena bekas luka yang mendalam di kakinya. Mereka membuat delapan belas lubang yang dalam di tubuhnya dengan besi panas membara. Mereka membuatnya berdiri selama berjam-jam. Mereka membiarkan dia kelaparan. Mereka mengurungnya dalam sel yang dipenuhi tikus. Mereka menempatkan dia di sel isolasi di mana ia tidak pernah mendengar suara manusia selama berbulan-bulan. Namun ia berhasil melewati semua itu - dan berbicara beberapa kali di gereja kami. Anda berkata, “Dia pasti memiliki tekad yang kuat.” Tidak, dia akan menjadi orang pertama yang memberitahu Anda bahwa dia adalah orang yang sangat lemah. Dia berhasil melewati semua penyiksaan itu karena janji Kristus adalah benar!

“Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku” (Yohanes 10:28).

Saya tahu ini benar, karena saya juga telah mengalami kebenaran dalam masalah yang lebih kecil dari hidup saya sendiri. Beristirahat di dalam Yesus dan Anda akan memiliki hidup yang kekal. Yesus tidak bisa berbohong.

Sekarang saya harus mengakhiri dengan mengutip lagi Spurgeon yang tersohor, “Saya melihat saat saya masih [muda] banyak anak laki-laki yang menjanjikan karam di awal kehidupan mereka dengan jatuh ke dalam berbagai keburukan [dan dosa]. Saya merasa di dalam jiwa saya sebuah [kebencian] terhadap dosa-dosa yang saya dengar yang mereka telah lakukan. Saya telah diselamatkan dari mereka [oleh orangtua saya]. Sebelumnya saya takut bahwa dosa-dosa orang-orang muda itu mungkin dapat menguasai saya. Kebobrokan hati saya sendiri membawa saya untuk tidak percaya diri. Saya yakin bahwa kecuali saya bertobat, dilahirkan kembali, dan menerima hidup baru, saya tidak akan memiliki keselamatan. Kalau tidak, saya mungkin menjadi makanan empuk si iblis. Saya takut saya akan mempermalukan diri saya secara moral, karena beberapa dari anak-anak yang saya kenal telah melakukan itu. Pikiran itu membuat ngeri saya. Tetapi ketika saya mendengar bahwa Yesus akan memelihara saya dari kejatuhan, doktrin tersebut mempesona saya dan membuat saya berharap bahwa Dia mau menyelamatkan saya. Saya pikir, ‘Jika saya datang kepada Yesus dan mendapatkan dari-Nya hati yang baru dan roh yang benar, saya akan terus terjaga dari dosa di mana orang lain telah jatuh; Saya akan dipertahankan oleh Dia.’ Pikiran itu menarik saya untuk percaya Kristus. Saya senang mendengar bahwa Yesus adalah penjaga setia semua orang yang telah berkomitmen dengan Dia; bahwa Dia mampu dan mau untuk mengambil seorang pemuda dan membuat hidupnya suci dan menjaganya bahkan sampai akhir. Oh anak-anak muda, tidak ada jaminan hidup yang seperti jaminan yang Anda dapatkan dengan percaya kepada Yesus Kristus” (C. H. Spurgeon, ibid., sedikit disederhanakan oleh Dr. Hymers untuk pendengar modern).

“Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku” (Yohanes 10:28).

Satu pemikiran lagi mungkin datang kepada Anda. Saya mengatakan tidak ada musuh manusia dan tidak ada setan yang dapat merebut Anda dari tangan Juruselamat. “Tetapi,” Anda berkata, “Bagaimana jika saya sendiri berpaling dari Yesus? Bagaimana jika saya sendiri meninggalkan gereja dan kembali ke dunia?” Saudaraku yang terkasih “saya sendiri” termasuk dalam kata “seorangpun.” Saya tahu bahwa banyak orang lain memiliki pertobatan palsu dan kembali ke keduniawian. Tetapi saya juga tahu mereka tidak pernah memiliki tanda sebagai domba Kristus itu sendiri. Mereka tidak pernah mendengar suara-Nya. Mereka tidak pernah dikenal oleh-Nya. Mereka tidak pernah mengikuti Dia. Mereka hanya membuat keputusan yang dangkal, dan kemudian berpaling kembali. Tetapi saya tidak meminta Anda untuk melakukan itu. Saya meminta Anda untuk datang kepada Yesus dari Nazaret, Anak Allah. Saya meminta Anda untuk percaya kepada-Nya dan beristirahat pada-Nya. Spurgeon berkata, “Oh! Orang berdosa, maukah engkau dipimpin hari ini untuk beristirahat pada Yesus dan Yesus saja, dan kemudian mengambil teks ini. Jangan takut itu – “Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku’” (ibid.).

Dia akan memegang aku, Dia akan memegang aku;
Untuk Juruselamat yang sungguh mengasihiku, Dia akan memegang aku.

Bapa, hamba berdoa kiranya seseorang yang mendengar atau membaca khotbah ini akan mendapat ketenangan dengan mempercayai Yesus, yang akan memberi mereka hidup yang kekal. Di dalam nama-Nya, Amin.

Jika khotbah ini memberkati Anda, silahkan mengirim email ke Dr. Hymers dan ceritakan kepadanya – rlhymersjr@sbcglobal.net (klik di sini). Anda dapat menulis email kepada Dr. Hymers dalam bahasa apapun, namun tulislah dalam bahasa Inggris jika Anda dapat.

(AKHIR KHOTBAH)
Anda dapat membaca khotbah Dr Hymers setiap minggu di Internet
di www.realconversion.com. Klik di “Khotbah Indonesia.”

Anda dapat mengirim email kepada Dr. Hymers dalam bahasa Inggris ke
rlhymersjr@sbcglobal.net (Click Here) – atau Anda juga boleh mengirim surat kepadanya
ke P.O. Box 15308, Los Angeles, CA 90015. Atau telepon beliau di (818)352-0452.

Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Anda dapat menggunakannya tanpa
meminta izin kepada Dr. Hymers. Namun, semua video khotbah Dr. Hymers dilindungi
hak cipta dan hanya dapat digunakan dengan izin.

Pembacaan Alkitab Sebelum Khotbah oleh Mr. Abel Prudhomme: Yohanes 10:22-29.
Persembahan Pujian Sebelum Khotbah oleh Mr. Jack Ngann:
“He Will Hold Me Fast” (oleh Ada R. Habershon, 1861-1918).


GARIS BESAR KHOTBAH

IA AKAN MENGGENGGAM ERAT ANDA!

HE WILL HOLD YOU FAST!

oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.

“Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku” (Yohanes 10:28).

(Yohanes 10:31, 27; Galatia 5:6; I Korintus 2:7)

I.    Pertama, ada pemberian Kristus, Yohanes 10:28a; 4:14; Efesus 2:5.

II.   Kedua, ada janji Kristus, Yohanes 10:28a; Mazmur 142:4;
Mazmur 94:18.

III. Ketiga, ada kuasa Kristus, Yohanes 10:28b; 6:39; 17:12;
Kolose 3:3.