Print Sermon

Naskah-naskah khotbah dan video ini diakses oleh sekitar 116,000 komputer di lebih dari 215 negara setiap bulannya di www.sermonsfortheworld.com. Ratusan orang lainnya menyaksikan video di YouTube. Naskah-naskah khotbah ini disajikan dalam 34 bahasa untuk ribuan orang setiap bulannya. Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Jadi para pengkhotbah boleh menggunakannya tanpa seijin kami. Silahkan klik di sini untuk mengetahui bagaimana Anda dapat memberikan donasi setiap bulan untuk membantu kami dalam pekerjaan besar pemberitaan Injil ke seluruh dunia ini.

Kapanpun Anda menulis pesan untuk Dr. Hymers, selalu sebutkan kepada beliau negara di mana Anda tinggal. Surel Dr. Hymers adalah rlhymersjr@sbcglobal.net.




MENYELAMATKAN DAN MENGHUKUM

DELIVERANCE OR DAMNATION
(Indonesian)

oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.
diterjemahkan oleh Dr. Edi Purwanto

Khotbah ini dikhotbahkan di Baptist Tabernacle of Los Angeles
Pada Kebaktian Minggu Pagi, 3 Mei 2015

“Maka nyata, bahwa Tuhan tahu menyelamatkan orang-orang saleh dari pencobaan dan tahu menyimpan orang-orang jahat untuk disiksa pada hari penghakiman” (II Petrus 2:9).


Kaisar Nero membakar kota Roma pada tahun 64 M. Nero (54-68 M) adalah seorang yang kejam dan berdarah dingin. Dia membunuh beberapa anggota keluarganya sendiri. Ketika Roma terbakar rakyat mencurigainya sebagai otak di balik kebakaran tersebut. Dia harus mencari orang lain untuk disalahkan. Ia mengkambing-hitamkan orang-orang Kristen atas peristiwa kebakaran tersebut! Pada awal abad kedua Tacitus (56-117) mengatakan, “Mereka yang mengaku sebagai orang Kristen ditangkap... pada kematian mereka, mereka ... dibalut kulit binatang liar, lalu dicabik-cabik sampai mati oleh anjing, disalibkan atau dibakar - sehingga ketika terjadi kegelapan mereka dibakar sebagai obor di malam hari” (Tacitus, Annals 15:44, permulaan abad kedua). Beberapa bulan setelah itu Rasul Petrus menulis surat II Petrus ini. Kemudian tradisi mengatakan bahwa Petrus disalibkan terbalik atas permintaannya sendiri - karena ia merasa tidak layak mati dengan cara yang sama seperti Yesus mati.

Dalam penganiayaan yang kejam dan mengerikan, ratusan orang Kristen mati. Nero memerintahkan untuk mengikat orang-orang Kristen di tiang dan membakar mereka untuk menerangi tamannya! Tepat sebelum Petrus ditangkap dan disalibkan ia menulis II Petrus ini.

Dalam II Petrus sang Rasul berbicara tentang inspirasi dan otoritas Alkitab (II Petrus 1:19-21). Dia memperingatkan kita bahwa akan ada “guru-guru palsu di antara kamu” (II Petrus 2:1-3). Dia mengingatkan kita bahwa Allah menghakimi “malaikat-malaikat yang berbuat dosa” (2:4), bahwa Allah “membinasakan kota Sodom dan Gomora dengan api” (2:6). Tetapi Ia menyampaikan bahwa “Lot, orang yang benar, yang terus-menerus menderita oleh cara hidup orang-orang yang tak mengenal hukum” (2:7). Dan kemudian Rasul memberikan teks kita,

“Maka nyata, bahwa Tuhan tahu menyelamatkan orang-orang saleh dari pencobaan dan tahu menyimpan orang-orang jahat untuk disiksa pada hari penghakiman” (II Petrus 2:9).

Sebelum saya berkhotbah tentang teks ini saya ingin Anda tahu betapa Setan sangat membenci surat II Petrus ini. Iblis membenci kitab kecil ini lebih dari hampir semua kitab lain dalam Perjanjian Baru. Anda tidak harus pergi ke Hollywood atau Las Vegas untuk melihat Iblis di tempat kerja. Yang harus Anda lakukan adalah pergi ke Fuller Seminary di Pasadena, California. Hampir semua seminari tinggi di Amerika menyerang Alkitab hari ini. Dan mereka membenci surat II Petrus mungkin lebih dari kitab-kitab lain dalam Perjanjian Baru. Ketika saya belajar di sebuah seminari Southern Baptist di San Francisco utara, para dosen di sana mengatakan bahwa surat II Petrus “palsu.” Para dosen liberal yang tidak percaya Alkitab itu telah mengatakan itu selama bertahun-tahun. Tetapi Dr. A. T. Robertson, seorang sarjana Perjanjian Baru bahasa Yunani, membela II Petrus ini. Dia menunjukkan bahwa ada kutipan dan referensi terhadap surat ini dalam Aristides (meninggal sekitar 134 M), dalam Justin Martyr (meninggal sekitar 165 M), dalam Irenaeus (130-202), dalam Ignatius (35-107), Clement dari Roma (wafat 99 AD), Athanasius (296-373), Agustinus (354-430) dan Reformis besar Martin Luther (1483-1546), (A. T. Robertson, D.D., Litt.D., Word Pictures in the New Testament, volume VI, Broadman Press, 1933, hlm. 139-146 – pembelaan Dr. Robertson terhadap II Petrus).

Dr. Robertson mengatakan bahwa, “Pada Surat ini, tidak ada ide-ide baru yang mengejutkan... lebih penuh pengajaran yang mendidik dan ortodoks” (ibid., hlm. 140). Dr. J. Vernon McGee, guru Alkitab Amerika yang paling terkenal dan dikasihi, mengatakan, “Hari ini juga ditetapkan bahwa Petrus yang menulis surat” II Petrus ini (J. Vernon McGee, Th.D., Thru the Bible, volume V, Thomas Nelson Publishers, 1983, hlm. 714).

Tetapi orang-orang liberal di sekolah seperti Fuller Seminary terus berusaha menghancurkannya menjadi berkepin-keping! Dr. Henry M. Morris berkata, “Penolakan ini [adalah] karena [II Petrus] mengecam dengan keras guru-guru palsu di dalam gereja... [II] Peter memperingatkan terhadap ‘dongeng-dongeng isapan jempol manusia’ (II Petrus 1:16), orang-orang munafik, guru-guru palsu yang menyangkal Kristus (II Petrus 2:1), guru-guru palsu yang berusaha mencari untung (II Petrus 2:3, 15), guru-guru antinomian (II Petrus 2:13, 19), dan terutama evolusionisme dan uniformitarianisme (II Petrus 3:3-6)” (Henry M. Morris, Ph.D., The Defender’s Study Bible, World Publishing, 1995, hlm. 1401).

Tidak heran Setan dan guru-guru palsu menyerang II Petrus! Alasan lain Iblis membenci II Petrus adalah karena surat ini memberikan salah satu dari dua pernyataan terkuat tentang inspirasi dan ineransi Alkitab, dalam II Petrus 1:19-21 (yang lain menjadi II Timotius 3:15-17). Tidak heran Iblis membenci II Petrus!

II Petrus mengandung daging yang kuat! Kembali ke bulan September 1961 saya mendaftar di Biola College (sekarang Universitas). Selama semester musim gugur perguruan tinggi memiliki serangkaian kebaktian kapel selama seminggu setiap pagi. Pembicara khusus tahun itu adalah Dr. Charles J. Woodbridge. Dr Woodbridge adalah salah satu dosen pendiri Fuller Seminary. Dia telah mengundurkan diri dari sana beberapa tahun sebelumnya karena menurut dia Fuller bergerak ke arah liberalisme, kepada penolakan otoritas Alkitab. Tentu saja para pengurus Fuller menyangkalnya. Mereka menyebut Dr. Woodbridge pembuat onar, dan hal-hal buruk lainnya. Tetapi tidak ada yang pernah kembali dan meminta maaf - setidaknya tidak di antara neo-evangelikal. Lebih dari lima puluh tahun telah berlalu, dan apa yang Dr. Woodbridge perkirakan telah menjadi benar secara harfiah. Hari ini Fuller menghasilkan pengkhotbah seperti Rob Bell. Dia menulis sebuah buku yang mengatakan bahwa semua orang (bahkan Hitler) akan pergi ke Surga. Baru-baru ini ia telah menulis buku lain di mana ia mendukung praktik seksual yang paling keji dan cabul. Dr. Woodridge telah melihat itu akan terjadi sejak tahun 1950-an. Beri tepuk tangan untuk Dr. Charles J. Woodbridge! (tepuk tangan).

Dr. Woodbridge datang ke Biola dan berkhotbah kepada kami dalam pelayanan Chapel setiap hari selama seminggu. Dia berkhotbah dari keseluruhan II Petrus! Itu adalah pertama kalinya saya mendengar khotbah seperti itu! Saya hanya pernah mendengar khotbah topikal, tanpa banyak “daging” di dalamnya. Ya ampun! Dr. Woodbridge memiliki perhatian penuh saya saat ia menguraikan II Petrus - ineransi Alkitab dalam pasal satu; nabi-nabi palsu dalam pasal dua; malaikat yang berbuat dosa dan diusir; Air Bah dan pembakaran Sodom dan Gomora! Dia menyampaikan secara sistematis dan memberitakan semuanya dengan kuasa yang luar biasa. Saya bertobat pada hari Kamis minggu itu - pada 28 September 1961 - puji nama Yesus!! Tentu saja saya diselamatkan hari itu! Dari hari pertama saya bertobat saya tahu saya akan berkhotbah melawan serangan liberal terhadap Alkitab, terhadap keselamatan, dan dosa! Saya tahu itu kemudian, dan saya tahu itu pagi ini! Pujilah nama Yesus!

Petrus mengatakan Alkitab “telah disampaikan oleh para nabi” (II Petrus 1:19). Petrus mengatakan bahwa guru-guru palsu akan bangkit di gereja-gereja dan membawa kesesatan dan kerusakan (II Petrus 2:1-3). Petrus mengatakan bahwa Allah menghakimi seluruh dunia dalam Air Bah, “tetapi menyelamatkan Nuh, pemberita kebenaran itu, dengan tujuh orang lain” (II Petrus 2:5). Petrus mengatakan bahwa Allah “membinasakan kota Sodom dan Gomora dengan api” (II Petrus 2:6). Petrus berkata bahwa Allah “menyelamatkan Lot, orang yang benar” dari pembinasaan Sodom (II Petrus 2:7). Dan kemudian Petrus memberikan teks kita ini,

“Maka nyata, bahwa Tuhan tahu menyelamatkan orang-orang saleh dari pencobaan dan tahu menyimpan orang-orang jahat untuk disiksa pada hari penghakiman” (II Petrus 2:9).

Ya, Saudara! Petrus membuktikan maksudnya! Tuhan tahu bagaimana menyelamatkan Nuh dan menenggelamkan dunia yang terhilang dalam lautan Air Bah. Tuhan tahu bagaimana menyelamatkan Lot, orang benar dan membakar kota Sodom menjadi abu! Jadi,

“Maka nyata, bahwa Tuhan tahu menyelamatkan orang-orang saleh dari pencobaan dan tahu menyimpan orang-orang jahat untuk disiksa pada hari penghakiman” (II Petrus 2:9).

Dengan kata lain, Allah memiliki kuasa yang sama hari ini sama seperti Ia memilikinya pada zaman purba!

I. Pertama, Allah memiliki kuasa untuk menyelamatkan orang-orang saleh dari pencobaan.

“Maka nyata, bahwa Tuhan tahu menyelamatkan orang-orang saleh dari pencobaan...”

Allah tahu apa yang Dia sedang lakukan - dan Dia bisa melakukannya! Ketika saya masih kanak-kanak saya senang mendengar suara indah George Beverly Shea melantunkan kata-kata ini,

Maka bernyanyilah jiwaku, Kepada-Mu Allah Juruselamatku,
Betapa agungnya Engkau, Betapa agungnya Engkau!
Maka bernyanyilah jiwaku, Kepada-Mu Allah Juruselamatku,
Betapa agungnya Engkau, Betapa agungnya Engkau!

Allah Maha Kuasa! Allah memegang kendali. Ya, ada kejahatan besar di dunia. Tetapi kejahatan hanya di sini karena Allah mengijinkannya. Mengapa Dia mengizinkannya? Saya tidak tahu. Ini sesederhana itu. Saya tidak tahu. Tetapi dalam pikiran Allah yang tak sepenuhnya dapat difahami, tidak dapat terselami, Dia mengijinkan kejahatan.

“O, alangkah dalamnya kekayaan, hikmat dan pengetahuan Allah! Sungguh tak terselidiki keputusan-keputusan-Nya dan sungguh tak terselami jalan-jalan-Nya!” (Roma 11:33).

“Tuhan tahu menyelamatkan orang-orang saleh dari pencobaan!” Orang-orang Kristen mula-mula di kota Roma tentu telah melewati berbagai pencobaan dan ujian yang besar dan mengerikan. Seperti yang saya katakan, Nero membakar mereka hidup-hidup, mengikat ke puncak tiang. Dia menerangi tamannya dengan orang-orang Kristen yang dibakar setiap malam.

Seseorang mengatakan, “Itu kontradiksi. Dia tidak menyelamatkan mereka.” Anda salah. Dia telah menyelamatkan mereka “keluar dari pencobaan.” Dia memberi mereka kekuatan untuk melewati pencobaan, dan kuasa melewati api! Sebuah himne tua yang terkenal mengatakan itu semua!

Di kala cobaan membayangimu,
   Ketika bencana menindih kalbu,
Rahmatku cukup, jangan kau mengeluh:
   Hidupmu teruji, imanmu teguh
(“How Firm a Foundation” George Keith, 1638-1716,
      “K” in Rippon’s Selection of Hymns, 1787/ Nyanyian Pujian No. 245).

Adalah suatu kehormatan bagi saya untuk mengenal secara pribadi seseorang yang adalah seorang martir hidup. Namanya Richard Wurmbrand. Dia adalah seorang Kristen terbesar yang pernah saya kenal, dan saya mengenal dia cukup baik. Pastor Wurmbrand dikurung di penjara Komunis selama empat belas tahun karena memberitakan Injil. Para penjaga Komunis menyiksa dia seperti penyiksaan abad pertengahan. Tubuhnya memiliki delapan belas luka bakar oleh besi panas membara. Sepanjang tahun-tahun penderitaan itu ia berbagi Injil dengan banyak tahanan yang menderita lainnya, dan banyak dari antara mereka yang diselamatkan. Selama dua tahun dia ditempatkan di sel isolasi. Dia tidak pernah mendengar suara manusia. Dia hampir menjadi gila oleh obat yang mereka masukkan ke dalam makanan. Akhirnya ia mulai memberitakan Injil kepada orang lain yang ditempatkan dalam sel dekatnya dari waktu ke waktu. Dia mengetukkan ayat-ayat Alkitab dan doa untuk mereka dalam kode Morse.

Akhirnya ia dimasukkan ke dalam “Room Four” – “Ruangan kematian.” Mereka meninggalkan dia di sana agar mati, mati karena TBC. Tidak ada yang pernah meninggalkan “Kamar Four” dalam keadaan hidup. Mereka dikirim ke sana untuk mati. Tetapi Pastor Wurmbrand terus hidup. Dalam “ruang kematian” ia memimpin satu demi satu tahanan yang sedang sekarat kepada Yesus Kristus. Dia mengatakan, “Seolah-olah sel itu menyala dengan semangat pengorbanan diri dan iman baru. Saat-saat seperti malaikat tampak di sekitar kita.”

Ketika saya merasa tertekan atau sedih saya sering mengambil buku Richard Wurmbrand Tortured for Christ dan membaca beberapa halaman. Minggu lalu saya membaca lagi buku-bukunya yang lain, In God’s Underground (Living Sacrifice Book Company, 2004). Buku-buku ini mengerikan. Mereka memberikan rincian tentang penyiksaan orang-orang Kristen. Tetapi mereka selalu menguatkan saya. Saya dikuatkan dengan mengenal orang ini, Richard Wurmbrand, telah mengalami teks kita ini. Ini adalah teks yang memberikan kekuatan besar, “Tuhan tahu menyelamatkan orang-orang saleh dari pencobaan…” (II Petrus 2: 9)

Ketika tenggelam Aku menyemalatkan engkau,
   Sungai-sungai kesedihan tidak akan meluap;
Karena Aku bersamamu, maka pencobaanmu memberkatimu;
   Dan menguduskan hatimu.

Kita merayakan ulang tahun ke-40 dari gereja ini tiga minggu yang lalu. Kita memiliki waktu memuji yang luar biasa, dan bahkan tertawa! Orang-orang yang menonton video mengatakan kepada saya betapa luar biasa gereja kita ini! Tetapi mereka tidak tahu penderitaan yang kita pernah lewati dalam melahirkan gereja ini. Mereka tidak tahu bahwa “The 39”, yang membayar gereja ini, sering melewati kesulitan dan terpukul, ketika 400 orang meninggalkan kita. “Tiga Puluh Sembilan” orang ini membayar bangunan ini dua setengah juta dolar ini. Selanjutnya pencobaan melanda. Allah membawa kita melewati semua itu. Tetapi akan ada ujian-ujian lain di masa depan, beberapa dari mereka bahkan mungkin lebih buruk. Tetapi kami tidak takut karena “Tuhan tahu menyelamatkan orang-orang saleh dari pencobaan...” (II Petrus 2:9).

II. Kedua, Tuhan tahu menyimpan orang-orang jahat untuk disiksa pada hari penghakiman.

“Maka nyata, bahwa Tuhan tahu menyelamatkan orang-orang saleh dari pencobaan dan tahu menyimpan orang-orang jahat untuk disiksa pada hari penghakiman” (II Petrus 2:9).

Dalam buku klasiknya tentang apologetika, Therefore Stand, Dr. Wilbur M. Smith yang tersohor mengatakan ini tentang penghakiman yang akan datang,

Kitab Suci dengan pasti berbicara tentang salah satu peristiwa penghakiman tunggal yang besar yang akan datang, dan kita telah berdosa dengan mengurangi pemberitaan tentang hari kita yang mengerikan yang mana Allah telah menyingkapkan kebenaran ini... Banyak dari kita... telah takut untuk berdiri dan menggunakan bahasa kitab suci berhubungan dengan hari penghakiman. Tuhan kita yang mulia menggunakan frase “hari penghakiman” lagi dan lagi... Rasul Petrus berbicara tentang “hari penghakiman” dan “hari penghakiman dan kebinasaan orang-orang fasik.” Rasul Yohanes berbicara tentang “hari penghakiman,” dan “ waktu dari mati untuk dihakimi” (Wilbur M. Smith, D.D., Therefore Stand, W. A. Wilde Co., 1945, hlm. 443).

Rasul Yohanes berbicara tentang Penghakiman Terakhir. Ia berkata,

“Dan aku melihat orang-orang mati, besar dan kecil, berdiri di depan takhta itu. Lalu dibuka semua kitab. Dan dibuka juga sebuah kitab lain, yaitu kitab kehidupan. Dan orang-orang mati dihakimi menurut perbuatan mereka, berdasarkan apa yang ada tertulis di dalam kitab-kitab itu. Maka laut menyerahkan orang-orang mati yang ada di dalamnya, dan maut dan kerajaan maut menyerahkan orang-orang mati yang ada di dalamnya, dan mereka dihakimi masing-masing menurut perbuatannya. Lalu maut dan kerajaan maut itu dilemparkanlah ke dalam lautan api. Itulah kematian yang kedua: lautan api. Dan setiap orang yang tidak ditemukan namanya tertulis di dalam kitab kehidupan itu, ia dilemparkan ke dalam lautan api itu” (Wahyu 20:12-15).

Satu-satunya cara untuk melarikan diri dari hukuman dalam “lautan api” adalah bertobat dan percaya kepada Tuhan Yesus Kristus. Dia telah mati di kayu Salib untuk membayar harga penuh untuk dosa Anda. Ia telah mencurahkan Darah-Nya yang berharga untuk menyucikan Anda dari segala dosa. Dia telah bangkit, secara jasmani, dari antara orang mati untuk memberikan hidup yang kekal. Tetapi Anda harus percaya kepada-Nya sekarang, dalam kehidupan ini. Ini akan menjadi terlambat untuk diselamatkan, setelah Anda mati.

“Maka nyata, bahwa Tuhan tahu menyelamatkan orang-orang saleh dari pencobaan dan tahu menyimpan orang-orang jahat untuk disiksa pada hari penghakiman” (II Petrus 2:9).

Orang-orang “saleh” adalah mereka yang telah bertobat dan percaya kepada Tuhan Yesus Kristus. Orang-orang “jahat” adalah mereka yang telah menolak untuk percaya kepada-Nya. Saya berdoa kiranya Anda mau datang kepada Yesus sekarang sebelum terlambat! Amin.

(AKHIR KHOTBAH)
Anda dapat membaca khotbah Dr Hymers setiap minggu di Internet
di www.realconversion.com. Klik di “Khotbah Indonesia.”

Anda dapat mengirim email kepada Dr. Hymers dalam bahasa Inggris ke
rlhymersjr@sbcglobal.net (Click Here) – atau Anda juga boleh mengirim surat kepadanya
ke P.O. Box 15308, Los Angeles, CA 90015. Atau telepon beliau di (818)352-0452.

Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Anda dapat menggunakannya tanpa
meminta izin kepada Dr. Hymers. Namun, semua video khotbah Dr. Hymers dilindungi
hak cipta dan hanya dapat digunakan dengan izin.

Pembacaan Alkitab Sebelum Khotbah oleh Mr. Abel Prudhomme: II Petrus 2:1-9.
Persembahan Pujian Sebelum Khotbah oleh Mr. Benjamin Kincaid Griffith:
“Faith of Our Fathers” (oleh Frederick W. Faber, 1814-1863).


GARIS BESAR KHOTBAH

MENYELAMATKAN DAN MENGHUKUM

DELIVERANCE OR DAMNATION

oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.

“Maka nyata, bahwa Tuhan tahu menyelamatkan orang-orang saleh dari pencobaan dan tahu menyimpan orang-orang jahat untuk disiksa pada hari penghakiman” (II Petrus 2:9).

(II Petrus 1:19-21; 2:1-3, 4, 6, 7; 1:16; 2:1, 3, 15, 13, 19; 3:3-6;
II Petrus 1:19; 2:1-3, 5, 6, 7)

I.   Pertama, Allah memiliki kuasa untuk menyelamatkan orang-orang saleh dari pencobaan, II Petrus 2:9a; Roma 11:33.

II.  Kedua, Tuhan tahu menyimpan orang-orang jahat untuk disiksa pada hari penghakiman, II Petrus 2:9b; Wahyu 20:12-15.