Print Sermon

Naskah-naskah khotbah dan video ini diakses oleh sekitar 116,000 komputer di lebih dari 215 negara setiap bulannya di www.sermonsfortheworld.com. Ratusan orang lainnya menyaksikan video di YouTube. Naskah-naskah khotbah ini disajikan dalam 34 bahasa untuk ribuan orang setiap bulannya. Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Jadi para pengkhotbah boleh menggunakannya tanpa seijin kami. Silahkan klik di sini untuk mengetahui bagaimana Anda dapat memberikan donasi setiap bulan untuk membantu kami dalam pekerjaan besar pemberitaan Injil ke seluruh dunia ini.

Kapanpun Anda menulis pesan untuk Dr. Hymers, selalu sebutkan kepada beliau negara di mana Anda tinggal. Surel Dr. Hymers adalah rlhymersjr@sbcglobal.net.




DIBUTAKAN OLEH SETAN

SATANIC BLINDING
(Indonesian)

oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.
diterjemahkan oleh Dr. Edi Purwanto

Khotbah ini dikhotbahkan di Baptist Tabernacle of Los Angeles
Pada Kebaktian Minggu Pagi, 22 Februari 2015

“Jika Injil yang kami beritakan masih tertutup juga, maka ia tertutup untuk mereka, yang akan binasa, yaitu orang-orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah” (II Korintus 4:3, 4).


Saya akan berbicara tentang Setan pagi ini. Ini telah menjadi salah satu khotbah yang paling sulit yang pernah saya persiapkan. Saya yakin bahwa Setan tidak ingin saya mengkhotbahkan ini kepada Anda hari ini. Saya mempunyai sebuah buku yang ditulis oleh Dr. W. A .Criswell yang akan saya gunakan sebagai sumber. Saya telah mempelajari khotbah-khotbah beliau tentang Setan dan iblis, dan berpikir saya akan menggunakan beberapa dari apa yang beliau katakan dalam pengantar khotbah saya ini. Saya menyusun buku itu di meja saya. Tetapi ketika tiba saatnya bagi saya untuk mempersiapkan khotbah ini, saya tidak bisa menemukannya! Tampaknya telah menghilang! Buku itu harus ada dalam studi saya, tetapi saya telah menghabiskan hampir tiga jam untuk mencarinya, dan tidak bisa menemukannya. Saya yakin Setan ada hubungannya dengan itu.

Kemudian Ileana pulang. Saya berhenti dan berdoa kiranya Tuhan menolong saya menemukannya. Ileana menyusuri semua buku di ruangan di sekitar meja saya. Saat dia melakukan itu saya pikir saya akan melihat sekali lagi di mana saya pernah melihatnya. Saya sudah mengecek di sana tiga kali, tetapi saya mencoba lagi. Ada di sana! Hati saya melompat kegirangan! Tuhan telah menjawab doa saya dan telah menunjukkan di mana buku itu berada!

Seseorang mungkin berpikir itu adalah hal kecil - menemukan sebuah buku. Tetapi seringkali dalam “hal-hal kecil” yang kita perhatikan dengan seksama dan teliti di sanalah Setan berada. “Setan” adalah nama dalam bahasa Ibrani. “Sawtan” - itu berarti “lawan,” itu berarti “musuh,” “musuh,” dan “penentang.” “Setan” berasal dari kata Ibrani lain yang berarti “menyerang.” Setan adalah musuh Allah. Dia menentang Allah. Dia menyerang pekerjaan Allah. Dan dia sangat kuat. Dr. W. A. Criswell adalah pendeta dari Gereja First Baptist Dallas, Texas selama hampir enam puluh tahun. Dia menyandang gelar Ph.D. dalam bidang Bahasa Yunani Alkitab dan Teologi. Dia adalah seorang juara dalam pengajarannya tentang ketanpasalahan (ineransi) Alkitab. Dia adalah seorang pengkhotbah Baptis Selatan yang tersohor, salah satu pengkhotbah terbesar abad kedua puluh. Dr. Criswell berkata,

     Setan berdiri dalam masyarakat akademik dan kelas-kelas perguruan tinggi dengan briliannya. Dia memimpin proses pendidikan, dan dia ingin memastikan Allah ditinggalkan. Setan adalah illah dari dunia ini.
     Setan mencintai agama... Seluruh kisah dunia kuno diceritakan dalam kisah para dewa Babilonia, Mesir, Yunani dan Romawi. Ada 335 juta dewa disembah di India hari ini. Setan suka ini. Beribadahlah kepada sebanyak dewa yang Anda inginkan, tetapi tinggalkan Allah yang benar. [Setan] mencintai agama-agama dunia. Dia senang melihat berjuta-juta orang yang beribadah di kuil Buddha atau Shinto. Dia menyukai para dewa Hindu. Melihat berjuta-juta orang menyembah dewa-dewi, dia senang. Hanya saja tinggalkan Allah yang benar...
      [Setan] adalah malaikat terang, ia dengan hati-hati menyembunyikan hasil akhir dari orang-orang yang ia tipu... Dia menyatakan diri sebagai pribadi yang istimewa. Anda melihatnya. Dia adalah seorang eksekutif yang hebat, berpenampilan seakan tanpa cela, dan menduduki tempat yang terhormat di perusahaan dan masyarakat. Ini adalah pribadi istimewa dengan segelas [minuman keras] di tangannya. Tetapi [Setan] menyembunyikan akibat dari kehidupan yang kotor dan kemabukan serta kesedihan yang mengakibatkan rusaknya rumah tangga dan keluarga berantakan dan anak-anak yatim piatu. Dia sungguh brilian! [Dia adalah illah dari dunia ini.].
     Dia memuliakan kemewahan dan kemeriahan Broadway atau Hollywood atau Las Vegas dan semua godaan pornografi. Tetapi dia menyembunyikan sifilis dan gonorea dan herpes dan AIDS dan hati yang patah serta air mata dan putus asa. Itulah Setan [illah dari dunia ini] ...
     … Dia memalsukan jemaat Allah yang hidup dan Juruselamat, Kristus Tuhan. Rasul Paulus menggambarkan gereja palsu itu... “Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya” (II Timotius 3:5)... Gereja palsu tahu hal-hal yang mendalam dari Setan, namun tidak dengan hal-hal yang tersembunyi dalam diri Allah. Setan menyukai itu. Dia menyukai agama tanpa Penebus... Jangan berbicara kepada mereka yang terhilang. Jangan mencoba untuk mempertobatkan orang-orang yang belum diselamatkan. Hanya buatlah suasana kebaktian yang indah, liturgi yang menyenangkan, dan brilian, namun tinggalkan Penebus yang menyelamatkan [Kristus] dari kebaktian itu. Itu adalah Setan. [Itulah illah dari dunia ini].
     Dan dia, sama cemerlangnya seperti malaikat terang, dengan hati-hati [Setan] menyembunyikan hasil akhir dari orang-orang yang ia tipu (W. A. Criswell, Ph.D., “The Fall of Lucifer,” Great Doctrines of the Bible – Angelology, volume 7, Zondervan Publishing House, 1987, hlm. 93-95).

Tetapi dia menyembunyikan kehancuran hidup tanpa Kristus. Dia menyembunyikan kekosongan dan kesedihan. Dia menyembunyikan kematian tanpa Kristus dan kubur tanpa pengharapan. Dia menyembunyikan Penghakiman Terakhir dari orang yang belum diselamatkan. Dia menyembunyikan siksaan kekal jiwa dalam api dan penderitaan selamanya dalam Lautan Api yang kekal! Itulah Setan. Itulah illah dari dunia ini!

Dan itulah makhluk ini, Setan ini, yang tentangnya Rasul berbicara,

“Jika Injil yang kami beritakan masih tertutup juga, maka ia tertutup untuk mereka, yang akan binasa, yaitu orang-orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah” (II Korintus 4:3, 4).

I. Pertama, apa yang disembunyikan dari mereka yang masih terhilang.

Itu adalah Injil, “Injil tentang kemuliaan Kristus.” Itulah apa yang tersembunyi dari Anda yang masih terhilang. Injil Kristus adalah hal yang sangat sederhana untuk dipelajari. Anda dapat mempelajari fakta-fakta dasar dari Injil dalam waktu kurang dari lima menit. Rasul Paulus memberikan Injil dalam dua ayat pendek dari Kitab Suci. Dia mengatakan,

“Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci, bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci” (I Korintus 15:3, 4).

Itu hanya bagian dari satu kalimat. Satu kalimat menggambarkan Injil itu!

Pertama, “Kristus telah mati karena dosa-dosa kita.” Adalah Kristus yang telah mati bagi dosa-dosa kita, bukan orang lain. Itu adalah Yesus Kristus, yang Allah utus dari Sorga. Itu adalah Kristus, yang lahir dari Perawan Maria. Itu adalah Kristus, yang lahir tanpa dosa, yang hidup tanpa dosa. Itu adalah Kristus, yang bahkan tentang Dia gubernur Romawi, Pilatus berkata, “Aku tidak mendapati kesalahan apapun pada-Nya” (Yohanes 18:38). Tidak ada kesalahan sama sekali! Betapa benar. Bahkan musuh-musuh-Nya tidak dapat menemukan kesalahan atau dosa di dalam Dia. Mereka harus berbohong tentang Dia, dan berkata bahwa Dia mengatakan Dia bisa membangun kembali Bait Allah dalam tiga hari, yang Dia tidak pernah katakan! Itu bohong! Mereka harus berbohong untuk membuatnya tampak masuk akal untuk membunuh-Nya. Ini adalah Yesus Kristus, yang tidak pernah berbohong, dan yang tidak pernah melakukan apa-apa selain menolong orang banyak. Ini adalah Anak Allah yang sempurna, yang tak berdosa.

Kedua, “Kristus telah mati karena dosa-dosa kita.” Kristus telah mati menggantikan kita di kayu Salib, untuk membayar hukuman atas dosa-dosa kita. Rasul Petrus berkata,

“Kristus telah mati sekali untuk segala dosa kita, Ia yang benar untuk orang-orang yang tidak benar” (I Petrus 3:18).

Nabi Yesaya berbicara tentang Kristus,

“Dia tertikam oleh karena pemberontakan kita” (Yesaya 53:5).

“TUHAN telah menimpakan kepadanya kejahatan kita sekalian” (Yesaya 53:6).

Ini adalah Kristus, penebus kita. Dia mati di tempat kita - untuk membayar dosa-dosa kita di hadapan Allah.

Ketiga, “Ia telah dikuburkan, dan... dibangkitkan, pada hari yang ketiga.” Dia benar-benar mati di kayu salib. Mayatnya dimasukkan ke dalam kubur. Mereka menyegel makam itu dan meninggalkan tubuh-Nya di sana. Tetapi pada hari ketiga Dia bangkit dari antara orang mati. Dia secara fisik bangkit dari kematian - untuk memberikan kita hidup.

“Supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal” (Yohanes 3:15).

Itulah Injil! Injil itu sesederhana itu!

“Oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa. Lebih-lebih, karena kita sekarang telah dibenarkan oleh darah-Nya, kita pasti akan diselamatkan dari murka Allah… lebih-lebih kita, yang sekarang telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh hidup-Nya!” (Roma 5:8-10).

Itulah Injil. Seorang anak bisa mempelajari fakta-fakta ini dalam lima menit! Orang-orang yang datang ke gereja ini dua atau tiga kali sudah dapat mengerti fakta-fakta ini. Anda telah mempelajari fakta-fakta Injil. Namun... namun... namun, Anda tidak diselamatkan. Anda tahu Injil, tetapi Anda tidak diselamatkan. “Jika Injil yang kami beritakan masih tertutup juga, maka ia tertutup untuk mereka, yang akan binasa” (II Korintus 4: 3).

II. Kedua, mengapa Injil disembunyikan bagi mereka yang masih terhilang.

Jawabannya ada dalam teks kita, “orang-orang yang tidak percaya, pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini” (II Korintus 4: 4). Setan disebut sebagai “ilah zaman ini.” Dalam Yohanes 12:31 Setan disebut “penguasa dunia ini.” Dalam I Yohanes 5:19 kita diberitahu,

“Seluruh dunia berada di bawah kuasa si jahat” (I Yohanes 5:19).

Scofield menerjemahkan ini seperti ini,

The whole world lieth in the wicked one” (seluruh dunia telah berada di bawah kuasa si jahat)

dan NASV menerjemahkan demikian,

The whole world lies in the power of the evil one” (seluruh dunia berada di bawah kuasa si jahat)

Ayat-ayat ini membuat jelas bahwa sistem dunia (kosmos) dengan penguasa kafir, agama palsu, orang-orang jahat, dan ide-ide bengkok, dikendalikan oleh Setan. Ide-ide, pendapat, tujuan dan pandangan sebagian besar orang dikendalikan oleh semangat-dunia zaman ini. Ellicott menyebutnya “semangat kebencian dan kepalsuan dan keegoisan [yang] secara praktis memuja Setan” Ellicott’s Commentary on the Whole Bible, volume VII, Zondervan, n.d., hlm. 375, perhatikan pada II Korintus 4: 4).

Dan Ellicott berkata bahwa “ilah zaman ini secara langsung melawan [pekerjaan] Allah” (ibid.). Itulah sebabnya nama “Setan” berarti - lawan, antagonis, musuh, penentang.

Anda mungkin tidak menyadari hal ini, tetapi semua orang yang belum bertobat menentang Allah. Semua Orang! Tidak ada pengecualian! Mereka yang melakukan penginjilan via telepon bersama kami tahu itu berdasarkan pengalaman. Mereka tidak pernah menemukan orang yang datang ke gereja dan diselamatkan tanpa perjuangan - sangat sering butuh perjuangan yang sangat besar! Dan seperti itulah dengan mereka yang akhirnya benar-benar datang! Mereka datang hanya karena perjuangan. Namun kebanyakan tidak akan datang sama sekali! Hal ini terutama berlaku di kalangan orang Amerika kulit putih - tetapi, dalam satu atau lain cara, itu juga demikian halnya dengan setiap kelompok etnis lainnya. Bahkan seorang ibu Tionghoa yang “baik” akan berkata, “Baiklah, dia boleh pergi ke gereja. Tetapi jangan membaptis dia!” Mereka mengatakan hal semacam itu begitu sering sehingga Anda mulai menyadari bahwa mereka menentang Allah dalam hati mereka. Pikiran mereka dikendalikan oleh ilah zaman ini, seperti yang Ellicott katakan, “semangat kepalsuan dan keegoisan” (ibid.).

Saya memulai gereja ini pada bulan April, 1975 - dan saya telah melewati empat puluh tahun perjuangan luar biasa, tak berujung, konflik yang menyiksa dengan roh-dunia, dengan orang-orang yang hatinya dikuasai oleh setan, musuh dan lawan Allah dan umat-Nya. Dalam Efesus 2: 2 Setan disebut, “penguasa kerajaan angkasa, yaitu roh yang sekarang sedang bekerja di antara orang-orang durhaka.” Itulah setan! Itulah ilah dari dunia ini! Itulah musuh Allah yang benar! Dia bekerja dalam hati setiap manusia untuk mencegah mereka menjadi orang Kristen sejati. Ini bukan hanya pendapat saya. Dengarkan Dr. Martyn Lloyd-Jones, pendeta Inggris, yang dipandang sebagai salah satu pengkhotbah terbesar abad kedua puluh. Dr. Lloyd-Jones berkata,

Setan selalu menunggu untuk mengacaukan kita. Ia ingin menghancurkan pekerjaan Allah… Dengan cara yang sangat halus, ia menanamkan pemikirannya sendiri (Martyn Lloyd-Jones, M.D., Spiritual Blessing, Kingsway Publications, 1999, hlm. 158).

Di tempat lain Dr. Lloyd-Jones berkata tentang Iblis, “Usaha besarnya adalah untuk mencerai-beraikan para laki-laki dan wanita milik Allah.” “[Setan] adalah musuh besar Allah: ia membenci Allah dengan segenap keberadaannya” (Authentic Christianity, volume 4, The Banner of Truth Trust, 1966, hlm. 42). Setan - dia adalah pribadi yang membutakan pikiran Anda dan membuat Injil tersembunyi dari Anda.

III. Ketiga, bagaimana Injil disembunyikan bagi mereka yang masih terhilang.

Dr. Lloyd-Jones berkata, “Iblis selalu menunggu untuk mengacaukan kita.” Injil itu mulia, indah, memberi kita kebebasan dan harapan. Iblis tidak ingin Anda memiliki semua itu! Teks kita mengatakan bahwa ia telah membutakan “orang-orang yang tidak percaya… yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah.” Setan “selalu menunggu untuk mengacaukan kita.” Saya akan memberi Anda beberapa cara Setan membingungkan orang, menghalangi mereka untuk percaya Yesus. Saya tidak perlu memberikan banyak hal, karena Iblis tidak menggunakan sangat banyak cara. Dia tidak perlu itu karena dia tahu dia bisa menawan Anda dan memperbudak Anda hanya dengan beberapa trik. Berikut adalah tiga trik utamanya, yang ia gunakan untuk menahan Anda dari diselamatkan.

1. Iblis menanamkan dirinya ke dalam pikiran Anda dan membuat Anda berpikir, “Ada terlalu banyak untuk dikorbankan. Tidak apa-apa pergi ke gereja, tetapi jika saya menjadi orang Kristen sejati, saya harus berkorban terlalu banyak hal.” Yesus menjawab pemikiran setan itu dengan pertanyaan. Yesus sering menjawab pertanyaan dengan mengajukan pertanyaan lain. Jika Iblis memberitahu Anda “ada terlalu banyak untuk dikorbankan,” Yesus berkata, “Apakah yang dapat diberikan seseorang sebagai ganti nyawanya?” “Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia kehilangan nyawanya?” "(Markus 8:36, 37). Jika Anda mendapatkan semua yang dunia tawarkan dan kehilangan jiwa Anda, Anda akan ditetapkan untuk selama-lamanya, tanpa kebahagiaan, tanpa sukacita, tanpa harapan - benar-benar putus asa untuk selamanya.

2. Iblis menanamkan dirinya ke dalam pikiran Anda dan membuat Anda berpikir, “Saya sudah datang ke gereja setiap hari Minggu. Saya di sini di gereja pada setiap kebaktian. Saya pikir saya baik-baik saja.” Spurgeon berkata, “Mereka tidak akan mendengarkan Kristus ketika Dia berkata, ‘Dia yang tidak percaya akan dihukum,’ bagaimanapun karakter moralnya. Tidak; mereka terus hidup... menuju kehancuran dengan hati senang dan riang. Tentunya orang-orang ini dibutakan oleh Setan.

3. Iblis menanamkan dirinya ke dalam pikiran Anda dan membuat Anda berpikir, “Saya harus memiliki perasaan tertentu. Saya tahu pendeta berkata bahwa saya tidak harus mencari perasaan tertentu. Tetapi jika saya tidak memiliki perasaan tertentu saya tidak akan punya apa-apa untuk diberitahukan kepada Dr. Cagan di ruang penyelidikan. Dr. Cagan akan berkata, “Ceritakan tentang hal itu.” Saya tidak akan mempunyai apa-apa untuk dikatakan kepadanya jika saya tidak mengalami perasaan apa pun. Dengarkanlah pengkhotbah Inggris zaman dulu, Dr. Martyn Lloyd-Jones. Dia berkata, “Betapa sering dalam menangani orang-orang di ruang penyelidikan setelah keselamatan, seseorang harus menunjukkan bahwa Perjanjian Baru tidak pernah mengatakan, “Barangsiapa telah merasa akan diselamatkan, ‘tetapi’ setiap orang yang percaya,’... sehingga [cukup] untuk Anda mengatakan, ‘saya hidup dengan ini; entah saya merasa ataukah tidak, tidak masalah; kita tidak diselamatkan oleh perasaan tetapi dengan percaya’” di dalam Yesus (Life in God, Crossway Books, 1995, hlm. 105).


Sekarang saya tahu bahwa tidak ada yang telah saya katakan akan membantu Anda kecuali Allah membantu Anda menyadari bahwa Anda tidak bisa membebaskan diri dari setan dengan kekuatan Anda sendiri. Anda harus melihat bahwa Anda tidak dapat memilih Kristus. Dr. Lloyd-Jones berkata, “’ilah zaman ini’ membuat tidak mungkin bagi [Anda] untuk melakukannya” (Assurance, Banner of Truth, 1971, hlm. 310). Jika Anda benar-benar jujur dengan diri Anda sendiri, dan dengan Tuhan, hati Anda akan berteriak, “Aku terhilang! Oh, Yesus Selamatkanlah aku.” Pada momen seperti itu, Yesus akan datang kepada Anda, dan Dia akan menyelamatkan Anda.

Dengarkan betapa sederhananya bagi orang kusta yang kita baca dalam Injil Markus beberapa hari yang lalu. Pria itu datang kepada Yesus, dan berlutut. Dia berkata kepada Yesus, “Kalau Engkau mau, Engkau dapat mentahirkan aku.”

“Maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan, lalu Ia mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata kepadanya: "Aku mau, jadilah engkau tahir… dan ia menjadi tahir” (Markus 1:41, 42).

Oh, kianya seseorang akan datang kepada Yesus seperti itu pagi ini. “Kalau Engkau mau, Engkau dapat mentahirkan aku.” “Aku mau, jadilah engkau tahir” - dan ia ditahirkan. Itulah Injil! Itu adalah kabar baik tentang keselamatan! Itu satu-satunya harapan Anda! Jauhilah Iblis dan kebohongannya! “Yesus, Kalau Engkau mau, Engkau dapat mentahirkan aku.” “Aku mau, jadilah engkau tahir.” Jika Anda dapat mempercayai kata-kata puisi pendek dari Spurgeon ini, Anda akan langsung diselamatkan oleh Yesus.

Cacing yang berdosa, lemah dan tanpa pengharapan,
Pada lengan Kristus aku tersungkur;
Ia adalah kekuatan dan kebenaranku,
Yesusku, segalanya bagiku.

Dan bersukacitalah dalam Kristus! Bapa Surgawi, hamba berdoa kiranya seseorang di sini pagi ini akan jatuh ke pelukan Yesus dan diselamatkan. Amin.

Dan aku tahu, ya, aku tahu,
   Darah Yesus dapat membuat orang berdosa yang paling hina bersih;
Dan aku tahu, ya, aku tahu,
   Darah Yesus dapat membuat orang berdosa yang paling hina bersih.
(“Yes, I Know!” oleh Anna W. Waterman, 1920).

(AKHIR KHOTBAH)
Anda dapat membaca khotbah Dr Hymers setiap minggu di Internet
di www.realconversion.com. Klik di “Khotbah Indonesia.”

Anda dapat mengirim email kepada Dr. Hymers dalam bahasa Inggris ke
rlhymersjr@sbcglobal.net (Click Here) – atau Anda juga boleh mengirim surat kepadanya
ke P.O. Box 15308, Los Angeles, CA 90015. Atau telepon beliau di (818)352-0452.

Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Anda dapat menggunakannya tanpa
meminta izin kepada Dr. Hymers. Namun, semua video khotbah Dr. Hymers dilindungi
hak cipta dan hanya dapat digunakan dengan izin.

Pembacaan Alkitab Sebelum Khotbah oleh Mr. Abel Prudhomme: II Korintus 4:3-6.
Persembahan Pujian Sebelum Khotbah oleh Mr. Benjamin Kincaid Griffith:
“Yes, I Know!” (oleh Anna W. Waterman, 1920).


GARIS BESAR KHOTBAH

DIBUTAKAN OLEH SETAN

SATANIC BLINDING

oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.

“Jika Injil yang kami beritakan masih tertutup juga, maka ia tertutup untuk mereka, yang akan binasa, yaitu orang-orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah” (II Korintus 4:3, 4).

(II Timotius 3:5)

I.   Pertama, apa yang disembunyikan dari mereka yang masih terhilang, I Korintus 15:3, 4; Yohanes 18:38; I Petrus 3:18; Yesaya 53:5, 6; Yohanes 3:15; Roma 5:8-10.

II.  Kedua, mengapa Injil disembunyikan bagi mereka yang masih terhilang, Yohanes 12:31; I Yohanes 5:19; Efesus 2:2.

III. Ketiga, bagaimana Injil disembunyikan bagi mereka yang masih terhilang, Markus 8:36, 37; Markus 1:41, 42.