Print Sermon

Naskah-naskah khotbah dan video ini diakses oleh sekitar 116,000 komputer di lebih dari 215 negara setiap bulannya di www.sermonsfortheworld.com. Ratusan orang lainnya menyaksikan video di YouTube. Naskah-naskah khotbah ini disajikan dalam 34 bahasa untuk ribuan orang setiap bulannya. Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Jadi para pengkhotbah boleh menggunakannya tanpa seijin kami. Silahkan klik di sini untuk mengetahui bagaimana Anda dapat memberikan donasi setiap bulan untuk membantu kami dalam pekerjaan besar pemberitaan Injil ke seluruh dunia ini.

Kapanpun Anda menulis pesan untuk Dr. Hymers, selalu sebutkan kepada beliau negara di mana Anda tinggal. Surel Dr. Hymers adalah rlhymersjr@sbcglobal.net.




KETIDAK-PERCAYAAN – SUATU HALANGAN KEBANGUNAN ROHANI

(KHOTBAH NO. 11 TENTANG KEBANGUNAN ROHANI)

UNBELIEF – A HINDRANCE TO REVIVAL
(SERMON NUMBER 11 ON REVIVAL)

oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.
diterjemahkan oleh Dr. Edi Purwanto

Khotbah ini dikhotbahkan di Baptist Tabernacle of Los Angeles
Pada Kebaktian Minggu Malam, 12 Oktober 2014

“Dengan korban kambing domba dan lembu sapinya mereka akan pergi untuk mencari TUHAN, tetapi tidak akan menjumpai Dia; Ia telah menarik diri dari mereka” (Hosea 5:6).


Israel melihat bahaya yang mereka sedang hadapi dari Asyur. Kemudian mereka mencari Allah. Untuk menenangkan murka Allah, mereka membawa banyak korban kambing domba dan lembu. Tetapi mereka tidak menerima rahmat dari Allah. “Ia telah menarik diri dari mereka” karena penyembahan berhala dan dosa-dosa mereka. Mereka tidak mencari Allah ketika Dia berkenan ditemui. Selanjutnya sudah sangat terlambat. Allah telah menarik hadirat-Nya dari mereka.

“Dengan korban kambing domba dan lembu sapinya mereka akan pergi untuk mencari TUHAN, tetapi tidak akan menjumpai Dia; Ia telah menarik diri dari mereka” (Hosea 5:6).

Saya memikirkan ayat tersebut ketika saya menonton video khotbah Billy Graham Rabu malam yang lalu. Dia berkhotbah di Sacramento, California pada sekitar tahun 1983. Topiknya adalah tentang “Roh Kudus.” Sementara ia berkhotbah saya memikirkan kata-kata dalam teks kita, “Ia telah menarik diri dari mereka.”

Sekarang, Anda harus memahami bahwa saya mengasihi Billy Graham. Saya selalu mengasihi dia, dan saya akan selalu demikian. Tetapi saya masih ingat ketika pergi untuk mendengar dia berkhotbah di Los Angeles Coliseum pada bulan Agustus 1963. Ketika saya keluar dari mobil saya di tempat parkir, saya bisa benar-benar “merasakan” Roh Kudus, seperti aliran listrik, dalam udara. Saat saya berjalan ke Coliseum, bulu kuduk saya berdiri. Saya merasa bahwa Roh Kudus saat itu begitu intens hadir sehingga seluruh pengalaman itu bagaikan aliran listrik mengaliri tubuh saya. Semua orang di stadion besar itu benar-benar tenang. Anda bisa mendengar jarum jatuh ketika paduan suara besar berdiri untuk menyanyikan “Mahabesar, O Tuhanku.” Khotbah Mr. Graham saat itu begitu kuat sehingga saya masih bisa mengingat sebagian besar dari khotbah itu sampai hari ini!

Dalam dekade berikutnya saya menghadiri enam KKR Billy Graham di berbagai kota. Tetapi ketika saya pergi ke KKR di Oakland, California pada awal tahun 70-an, ada sangat sedikit kuasa dalam khotbahnya. Kemudian, pada awal tahun 1980-an, saya bersama dengan pendeta saya, Dr. Timothy Lin, kebetulan menonton Mr. Graham di TV. Sekitar pertengahan khotbahnya, Dr. Lin berkata, “Sepertinya dia tidak memiliki kuasa.” Saya tidak berpikir demikian karena Mr. Graham sudah menjadi tua. Dia tampak cukup kuat. Tetapi ada sesuatu yang hilang. Saya merasakan hal yang sama ketika saya melihat video khotbahnya pada Rabu malam yang lalu. Dia berkhotbah tentang Roh Kudus. Tetapi ada sesuatu yang hilang. Tampak bagi saya bahwa Roh Kudus itu sendiri adalah yang hilang. Tampak bagi saya bahwa “Ia [telah] menarik diri dari mereka” (Hosea 5: 6). Dan ini bukan hanya ketika Mr. Graham berkhotbah. Saya merasa bahwa Roh Kudus telah hilang di sebagian besar khotbah yang saya dengar hari ini dari gereja-gereja di dunia Barat. Itu membuat hati saya sakit - karena saya merasakan bahwa Allah sendiri telah meninggalkan gereja kita ketika kita berkhotbah! Betapa menyedihkan. Betapa sangat menyedihkan! Kadang-kadang membuat air mata mengalir di mata saya ketika saya memikirkan tentang hal tersebut! Dr. Lloyd-Jones berkata, “Seseorang dapat berkhotbah tanpa Roh Kudus. Saya dapat menjelaskan kata ini dengan kecerdasan, tetapi itu tidak cukup. Kita perlu demonstrasi Roh dan kuasa” (Martyn Lloyd-Jones, M.D., Revival, Crossway Books, 1987, hlm. 185). Oh, betapa saya membutuhkan kuasa itu sendiri! Tolong doakan khotbah saya!

Anda tahu, kita belum memiliki kebangunan rohani besar lagi di dunia berbahasa Inggris sejak tahun 1859. Itu lebih dari 150 tahun. Sebelum tahun 1859, gereja-gereja kita mengalami kebangunan rohani yang Allah kirimkan setiap 10 tahun atau lebih. Tetapi Dr. Martyn Lloyd-Jones berkata,

Hanya ada satu kebangunan rohani besar sejak 1859. Oh, kita telah melalui masa tandus... orang telah kehilangan kepercayaan kepada Allah yang hidup dan tentang penebusan dan rekonsiliasi dan telah berpaling kepada hikmat, filsafat dan pembelajaran. Kita telah melewati salah satu periode yang paling tandus dalam sejarah panjang Gereja... Kita masih berada di padang gurun. Jangan percaya siapapun yang mengatakan bahwa kita tidak sedang mengalami itu, tidak demikian (Martyn Lloyd-Jones, M.D., Revival, ibid., hlm. 129).

Dan itulah alasan saya menunjukkan video dari kebangunan rohani besar di Cina, The Cross – Jesus in China (China Soul for Christ Foundation, klik di sini untuk memesannya). Saya ingin Anda menyaksikan bahwa kebangunan rohani tidak hanya mungkin hari ini – tetapi itu yang sedang terjadi saat ini di bagian lain dunia. Tetapi karena tidak ada kebangunan rohani klasik di dunia Barat, saya tidak dapat membawa Anda untuk menyaksikannya dengan mata Anda sendiri. Saya hanya bisa menampilkan video yang dibuat jauh, di Cina. Saya mempunyai harapan agar Anda akan merindukan kebangunan rohani kektika Anda menyaksikan video dari Cina tersebut. Raja Salomo berkata,

“Seperti air sejuk bagi jiwa yang dahaga, demikianlah kabar baik dari negeri yang jauh” (Amsal 25:25).

Saya ingin Anda melihat apa yang Allah bisa lakukan hari ini, sekarang, dalam kebangunan rohani. Brian H. Edwards berkata,

Kebangunan rohani bukanlah sesuatu yang dapat ditangkap seperti penyakit, tetapi dampaknya menciptakan kerinduan dan kehausan di antara orang-orang yang ingin mendengar atau melihatnya. Kebanyakan dari mereka yang dipakai Allah dalam kebangunan rohani sendiri telah dibuat sadar apa yang Allah telah lakukan di masa lalu... Kita bodoh untuk tidak belajar dari semua yang kita dapatkan dari kisah-kisah tentang kebangunan rohani di masa lalu sehingga kita menjadi peka terhadap kemungkinan yang Allah akan lakukan bagi kita. Kita perlu memfokuskan mata kita pada apa yang dapat dilakukan Allah, pikiran kita diperluas dan visi kita tertuju pada kuasa pekerjaan Allah yang kuat. Allah mungkin sedang menunggu kita untuk menjadi peka terhadap apa yang telah dilakukan-Nya di masa lalu (Brian H. Edwards, Revival! – A People Saturated with God, Evangelical Press, edisi 1991, hlm. 91, 92).

Mendengar cerita tentang kebangunan di masa lalu, dan kebangunan rohani yang sekarang sedang terjadi di tempat lain, akan membantu kita untuk memiliki iman bahwa Allah dapat melakukan hal-hal itu di sini, di gereja kita sendiri. Ketidakpercayaan adalah hambatan terbesar bagi kebangunan rohani di antara kita.

Yesus kembali ke kota asal-Nya di Nazaret. Orang-orang “heran” ketika mereka mendengar Dia berkhotbah di rumah ibadat mereka. Tetapi beberapa dari mereka mengatakan Ia hanyalah anak seorang tukang kayu. Mereka tersinggung oleh-Nya. Kemudian Alkitab berkata, “Dan karena ketidakpercayaan mereka, tidak banyak mujizat diadakan-Nya di situ” (Matius 13:58). Dr. John Gill berkata, “bukan karena [kurangnya] kuasa, atau seolah-olah ketidakpercayaan mereka terlalu kuat untuk Dia kalahkan; tetapi Ia tidak mau melakukan karena Ia menilai mereka tidak layak” (John Gill, D.D., An Exposition of the New Testament, volume I, The Baptist Standard Bearer, 1989 reprint, hlm. 159; catatan atas Matius 13:58).

Saya tahu seseorang benar-benar melewati kebangunan rohani tetapi mengatakan ia bahkan tidak menyadarinya karena ia adalah pengantin baru! Saya tahu dari orang lain yang mengalami kebangunan rohani yang benar-benar menakjubkan di Virginia, namun mengatakan itu hanya karena “undangan panjang.” Menurut saya orang-orang itu terlalu duniawi untuk menghargai kebangunan rohani ketika itu datang! Dan mereka pasti sangat tidak percaya pada doa untuk kebangunan rohani! Kiranya Allah menolong kita untuk memiliki iman yang lebih dalam kuasa-Nya!

Rasul Paulus berkata, “Janganlah padamkan Roh” (I Tesalonika 5:19). Ketidakpercayaan dan keduniawian memadamkan Roh! Dr. Lloyd-Jones berbicara tentang beberapa teolog tertentu yang sedang “memadamkan Roh” dan kehilangan minat dalam kebangunan rohani (The Puritan, Banner of Truth, edisi 1996, hlm. 9).

Murid-murid tidak bisa mengusir setan yang kuat karena ketidakpercayaan mereka (Matius 17:20). Orang-orang Yahudi tidak bisa masuk ke tanah perjanjian “karena ketidakpercayaan” (Ibrani 3:19). Tidak ada keraguan dalam pikiran saya bahwa kebangunan rohani dapat “padam” oleh karena dosa ketidakpercayaan.

Alkitab memberikan halaman demi halaman, yang menunjukkan tindakan-tindakan Allah yang luar biasa, terutama untuk meningkatkan iman kita kepada-Nya. Seluruh pasal Ibrani 11 adalah tentang hal-hal yang dicapai melalui iman kepada Allah. Saya pikir salah satu alasan utama kita tidak memiliki kebangunan rohani adalah karena ketidakpercayaan bahwa Allah masih dapat mengirim kebangunan rohani sekarang, di zaman kita. Itulah sebabnya kita perlu mendengar kisah-kisah tentang kebangunan rohani di masa lalu, dan yang sedang terjadi di bagian lain dunia saat ini. Maka kita dapat berkata seperti seorang ayah yang anaknya dirasuk setan, “Tuhan, Aku percaya. Tolonglah aku yang tidak percaya ini!” (Markus 9:24). Ketika Allah hendak mengirimkan kebangunan rohani, Dia dapat meningkatkan iman Anda, ketika Anda berdoa untuk pencurahan Roh Kudus. Ketika Anda mendengar tentang kebangunan rohani, perhatikan. Kemudian berdoa agar kiranya Allah mengirimkan kebangunan rohani ke gereja kita. Dan saya pikir itu adalah hal yang tepat bagi Anda untuk berdoa, “Tuhan, Aku percaya. Tolonglah aku yang tidak percaya ini!”

Hal lain yang perlu Anda ketahui adalah kenyataan bahwa sebagian besar kebangunan rohani terjadi di gereja lokal, seperti kita, atau pertemuan-pertemuan kecil lainnya. Kebanyakan buku-buku tentang kebangunan rohani fokus pada peristiwa-peristiwa besar, peristiwa-peristiwa spektakuler – di mana seluruh daerah terbakar karena Allah, kebangunan rohani mengubah jalannya sejarah, dll. Saya pikir maksud dan tujuan para penulis buku-buku itu baik, tetapi saya tidak berpikir bahwa mereka menyadari bahaya yang bisa datang dengan tidak memberitahu kita lebih banyak tentang bagaimana kebangunan rohani ini dimulai. Dengan membaca tentang semua peristiwa-peristiwa spektakuler, Anda mungkin datang dan pergi dalam ketidakpercayaan. Ini mungkin memberikan Setan kesempatan untuk mengatakan, “Sesuatu yang besar tidak akan pernah terjadi di sini!” Itu sebabnya saya berharap beberapa dari penulis itu lebih berkonsentrasi pada apa yang terjadi di gereja lokal ketika mulai mengalami pencurahan Roh. Dr. Lloyd-Jones melihat ini ketika ia berkata,

Kita tidak lagi mempersiapkan pertemuan gereja pada hari Minggu... Ketika kecenderungan untuk berpikir bahwa kebangunan rohani terjadi pada pertemuan-pertemuan dan gerakan yang besar, dari pada dalam gereja lokal telah meningkat, maka frekuensi kebangunan rohani telah menurun (Revival, ibid., hlm. 61).

Saya ingin tahu apakah itu tidak terjadi ketika saya menunjukkan kepada Anda video tentang kebangunan rohani di China ini. Mereka menunjukkan bahwa sedang terjadi kebangunan rohani yang luar biasa di sana - benar-benar secara nasional. Saya ingin tahu apakah Setan mungkin telah mengatakan kepada Anda, “Sesuatu yang besar tidak akan pernah terjadi di sini.” Faktanya itu yang mungkin benar! Kita mungkin tidak akan pernah memiliki kebangunan rohani secara nasional di Amerika. Saya tidak mengatakan Anda tidak harus berdoa untuk kebangunan rohani secara nasional, tetapi tolong fokus pada gereja lokal ini! Nabi Zakharia berkata, “Sebab siapa yang memandang hina hari peristiwa-peristiwa yang kecil?” (Zakharia 4:10). Dr McGee berkata, “Kita membenci hal-hal kecil. Kita orang Amerika terkesan dengan hal-hal besar dan meriah... kita mengukur kesuksesan dengan ukuran bangunan dan banyak orang yang datang ke sana” ((J. Vernon McGee, Th.D., Thru the Bible, volume III, Thomas Nelson Publishers, 1983, hlm. 924; catatan atas Zakharia 4:10).

Kapan kita akan belajar bahwa Allah tidak biasa bekerja dengan cara seperti itu? Dia menyelamatkan seluruh umat manusia hanya dengan 8 orang pada zaman Nuh. Tidak ada pertemuan-pertemuan besar - hanya secara individu - dalam Ibrani pasal sebelas. Allah memerintahkan Gideon untuk memulangkan orang banyak karena Dia hanya membutuhkan 300 orang untuk mengatasi orang-orang Midian. Kebangunan rohani utama dalam sejarah dimulai dengan segelintir orang.

Di sisi lain, kebaktian-kebaktian “kebangunan rohani” besar belum menghasilkan kebangunan rohani sejati di zaman kita. Saya membaca di mana Billy Graham mengakui bahwa kebangunan rohani tidak datang dari kebaktian penginjilannya. Lihatlah Explo '72 – Lembaga Pelayanan Mahasiswa bagi Kristus yang mengumpulkan 200.000 orang muda di Dallas, Texas untuk mendengarkan Billy Graham berkhotbah selama enam malam. Apa yang datang dari itu? Tidak banyak. Setahun kemudian Mr. Graham berkhotbah kepada lebih dari satu juta orang di Seoul, Korea, pada bulan Juni, 1973. Itu adalah kerumunan terbesar untuk mendengar seorang pengkhotbah secara pribadi dalam sejarah dunia untuk saat itu. Apa yang datang dari itu? Tidak banyak. Saya yakin beberapa orang yang diselamatkan di Dallas dan Seoul - tetapi tidak ada kebangunan rohani yang datang dari pertemuan-pertemuan raksasa tersebut.

Namun hampir setiap kebangunan rohani besar dimulai dengan beberapa orang. Di Northampton, Massachusetts, di gereja Jonathan Edwards, hanya beberapa ratus orang yang hadir ketika Kebangunan Rohani Akbar Pertama (First Great Awakening) mulai di sana, yang mengubah seluruh dunia berbahasa Inggris. Pada malam tahun baru 1738 tujuh lulusan Oxford dan sekitar enam puluh orang lain bertemu untuk berdoa di sebuah ruangan di London. Kebangunan Rohani Akbar Pertama meluas ke seluruh dunia karena itu. Pada tahun 1806 lima mahasiswa berdoa di bawah tumpukan jerami, dan gerakan misionaris ke seluruh dunia dari Amerika dimulai, salah satu kebangunan rohani terbesar sepanjang masa. Pada tahun 1727 sekitar 400 orang bertemu untuk berdoa di perkebunan Count Nicholas von Zinzendorf di tempat yang sekarang adalah Republik Ceko. Kebangunan rohani mulai yang mengirim ribuan misionaris sampai ke ujung-ujung bumi. Juga, dari pertemuan doa Moravia, John dan Charles Wesley diselamatkan. Dengan demikian kebangunan rohani Methodist akbar, demikian juga Bala Keselamatan, merupakan hasil dari pertemuan doa yang hanya dihadiri oleh 400 orang di Cekoslowakia! Pada 23 September 1857 enam orang berdoa selama satu jam bersama di North Dutch Church, di Fulton Street di New York City. Mereka sepakat untuk berdoa bersama selama satu jam setiap hari Rabu. Kebangunan Rohani Akbar Ketiga (Third Great Awakening) telah dimulai, dan ratusan ribu orang bertobat di seluruh dunia. The Fulton Street Revival di New York juga membantu untuk menginspirasi pelayanan C. H. Spurgeon di London, Inggris, tiga ribu mil jauhnya!

Saya telah membaca banyak tentang kebangunan rohani selama bertahun-tahun. Saya tidak ingat bahkan satu saja kebangunan rohani yang dimulai dengan KKR-KKR akbar setelah Kebangunan Rohani Akbar Pertama. Tidak satupun! Ingat hanya ada 120 orang berdoa di ruang atas ketika Roh Allah dicurahkan pada hari Pentakosta! Kekristenan menyebar dari pertemuan kecil itu sampai ke ujung bumi!

Kita memberitakan Injil di sini setiap hari Minggu. Kita memberitahu orang-orang yang masih terhilang bahwa Yesus telah mati di kayu salib untuk membayar dosa-dosa mereka. Kami memberitahu mereka bahwa Yesus telah bangkit dari antara orang mati untuk memberikan hidup yang kekal. Tetapi fakta-fakta tersebut harus dibuat nyata kepada mereka oleh Roh Kudus. Dia harus menginsafkan mereka akan dosa. Dia harus menarik mereka kepada Kristus sehingga dosa-dosa mereka dapat disucikan oleh Darah-Nya. Saya berharap Anda akan berdoa agar kiranya Allah mencurahkan Roh-Nya di gereja kita dalam kebangunan rohani sejati! Saya berharap Anda akan berdoa untuk kebangunan rohani setiap kali Anda berdoa. Berdoa untuk pencurahan Roh Kudus untuk melakukan pekerjaan ini di hati orang-orang berdosa. Oh Tuhan, kami berdoa untuk pencurahan Roh-Mu untuk menginsafkan orang-orang yang terhilang dari dosa mereka, dan menarik mereka kepada Anak-Mu. Kami berdoa dalam nama-Nya. Amin.

(AKHIR KHOTBAH)
Anda dapat membaca khotbah Dr Hymers setiap minggu di Internet
di www.realconversion.com. Klik di “Khotbah Indonesia.”

Anda dapat mengirim email kepada Dr. Hymers dalam bahasa Inggris ke
rlhymersjr@sbcglobal.net (Click Here) – atau Anda juga boleh mengirim surat kepadanya
ke P.O. Box 15308, Los Angeles, CA 90015. Atau telepon beliau di (818)352-0452.

Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Anda dapat menggunakannya tanpa
meminta izin kepada Dr. Hymers. Namun, semua video khotbah Dr. Hymers dilindungi
hak cipta dan hanya dapat digunakan dengan izin.

Persembahan Pujian Sebelum Khotbah oleh Mr. Benjamin Kincaid Griffith:
“Breathe on Me” (oleh Edwin Hatch, 1835-1889;
Diubah oleh B. B. McKinney, 1886-1952).