Print Sermon

Naskah-naskah khotbah dan video ini diakses oleh sekitar 116,000 komputer di lebih dari 215 negara setiap bulannya di www.sermonsfortheworld.com. Ratusan orang lainnya menyaksikan video di YouTube. Naskah-naskah khotbah ini disajikan dalam 34 bahasa untuk ribuan orang setiap bulannya. Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Jadi para pengkhotbah boleh menggunakannya tanpa seijin kami. Silahkan klik di sini untuk mengetahui bagaimana Anda dapat memberikan donasi setiap bulan untuk membantu kami dalam pekerjaan besar pemberitaan Injil ke seluruh dunia ini.

Kapanpun Anda menulis pesan untuk Dr. Hymers, selalu sebutkan kepada beliau negara di mana Anda tinggal. Surel Dr. Hymers adalah rlhymersjr@sbcglobal.net.




SETAN DI DUNIA HARI INI
(KHOTBAH #79 DARI KITAB KEJADIAN)


DEMONS IN THE WORLD TODAY
(SERMON #79 ON THE BOOK OF GENESIS)
(Indonesian)

oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.
diterjemahkan oleh Dr. Edi Purwanto

Khotbah ini dikhotbahkan di Baptist Tabernacle of Los Angeles
Pada Kebaktian Minggu Pagi, 25 Mei 2014

“Ketika manusia itu mulai bertambah banyak jumlahnya di muka bumi, dan bagi mereka lahir anak-anak perempuan, maka anak-anak Allah melihat, bahwa anak-anak perempuan manusia itu cantik-cantik, lalu mereka mengambil isteri dari antara perempuan-perempuan itu, siapa saja yang disukai mereka” (Kejadian 6:1-2).


Biarkan Alkitab Anda tetap terbuka pada perikop ini. Sebelum saya menjelaskan kedua ayat ini, saya akan memberikan kepada Anda kunci untuk kemurtadan hari ini. Kita melihat nubuatan Yesus yang saya telah sampaikan pada Minggu lalu, dan kita akan memikirkan tentang hal itu lagi sekarang.

Murid-murid bertanya kepada Yesus, “Katakanlah kepada kami, bilamanakah itu akan terjadi dan apakah tanda kedatangan-Mu dan tanda kesudahan dunia?” (Matius 24:3). Kristus memberikan banyak tanda kepada mereka. Tetapi kemudian Dia memberikan satu tanda besar kepada mereka yang akan mencakup semua yang lain. Kristus berkata,

“Sebab sebagaimana halnya pada zaman Nuh, demikian pula halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia” (Matius 24:37).

Jika kita ingin tahu seperti apa periode umum sebelum Kedatangan Kedua Kristus dan akhir zaman ini, yang harus kita lakukan adalah membaca apakah zaman ini sudah menjadi seperti pada zaman Nuh, sebelum Air Bah. Dan deskripsi ini diberikan hanya dalam tiga pasal dari Alkitab - dalam Kejadian 4, 5, dan 6.

Pada Minggu malam yang lalu saya menunjukkan bahwa zaman dari para leluhur dalam Kejadian pasal 5, adalah zaman tumbuhnya kemurtadan, dan sama sekali bukan zaman dari iman yang besar! Para leluhur dalam pasal itu bukanlah para pemimpin rohani. Semua yang dikatakan tentang mereka adalah bahwa mereka hidup, memiliki anak laki-laki maupun perempuan, dan kemudian mati. Itu saja! Di tengah penelusuran daftar para leluhur ini ada satu orang yang akhirnya melakukan sesuatu. Namanya Henokh. Dia berkhotbah menentang kemurtadan yang sedang tumbuh pada periode itu, mengatakan bahwa Tuhan datang untuk “menjatuhkan hukuman atas orang-orang fasik” (Yudas 15). Dia berkhotbah tentang penghakiman yang akan datang, yaitu Air Bah. Dan Alkitab berkata, “Dan Henokh hidup bergaul dengan Allah” (Kejadian 5:22). Alkitab tidak mengatakan itu kepada setiap leluhur sebelum Nuh, “dan Nuh itu hidup bergaul dengan Allah” (Kejadian 6:9). Semua leluhur lainnya dari periode ini tidak didaftarkan sebagai orang beriman dalam Ibrani 11 kecuali dua orang itu - Henokh dan Nuh. Jadi kita melihat bahwa periode Kejadian 5 adalah masa bertumbuhnya kemurtadan.

Para ahli tafsir Alkitab telah berbicara tentang “garis keturunan yang baik dari Set” dan “garis keturunan yang jahat dari Kain.” Namun tidak satu katapun – tidak satu katapun – dalam Alkitab yang mengajarkan itu! Ya, ada dua ras, ras yang berasal dari Kain, dan ras yang berasal dari Set. Namun kedua kelompok garis keturunan tersebut adalah jahat atau fasik! Kedua kelompok garis keturunan itu binasa dalam Air Bah! Para rabi Yahudi kuno telah berbicara tentang zaman para leluhur itu sebagai zaman tumbuhnya kemurtadan. Yang membawa kita ke klimaks dari dosa dan kesesatan dalam teks kita. Lihatlah lagi, dalam Kejadian 6:1-2.

I. Pertama, itu adalah zaman aktivitas demonik yang luar biasa.

“Ketika manusia itu mulai bertambah banyak jumlahnya di muka bumi, dan bagi mereka lahir anak-anak perempuan, maka anak-anak Allah melihat, bahwa anak-anak perempuan manusia itu cantik-cantik, lalu mereka mengambil isteri dari antara perempuan-perempuan itu, siapa saja yang disukai mereka. Berfirmanlah TUHAN: "Roh-Ku tidak akan selama-lamanya tinggal di dalam manusia, karena manusia itu adalah daging, tetapi umurnya akan seratus dua puluh tahun saja." Pada waktu itu orang-orang raksasa ada di bumi, dan juga pada waktu sesudahnya, ketika anak-anak Allah menghampiri anak-anak perempuan manusia, dan perempuan-perempuan itu melahirkan anak bagi mereka; inilah orang-orang yang gagah perkasa di zaman purbakala, orang-orang yang kenamaan. Ketika dilihat TUHAN, bahwa kejahatan manusia besar di bumi dan bahwa segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata” (Kejadian 6:1-5).

Tafsiran Scofield mengatakan bahwa ini adalah “pernikahan antara kaum kerutunan Kain dengan keturunan Set.” Tetapi tafsiran itu salah. “Anak-anak Allah” di sini adalah para malaikat yang telah jatuh yang telah melakukan hubungan seksual dengan “anak-anak perempuan manusia.” Dr. Ryrie berkata, “Ungkapan 'anak-anak Allah' digunakan dalam Perjanjian Lama [PL] hampir secara eksklusif tentang para malaikat... pada kesempatan yang unik ini [mereka melakukan] hubungan seksual dengan para perempuan manusia untuk menghasilkan keturunan manusia” (Ryrie Study Bible, tafsiran untuk Kejadian 6:2). Mengutip Yudas 6 dan 7 sebagai sumber, Dr. M. R. DeHaan berkata, “Malaikat-malaikat yang jatuh dari keadaan pertamanya ini, mereka dulunya adalah malaikat-malaikat kudus. Dosa mereka adalah sama dengan Sodom – mengikuti nafsu yang menyimpang, percabulan, terlibat dalam hubungan seksual yang tidak wajar - membawa kepada penghakiman Allah” (M. R. DeHaan, M.D., The Days of Noah, Zondervan Publishing House, 1963, hlm. 144).

Ini juga merupakan pandangan dari para rabi Yahudi kuno, dan saya yakin bahwa itu pada dasarnya benar. Namun, para sarjana bertanya-tanya bagaimana malaikat yang jatuh (sekarang dikenal sebagai setan) bisa memiliki hubungan seksual dengan wanita (manusia) pada zaman Nuh.

Mantan gembala saya di gereja Baptis Tionghoa adalah Dr. Timothy Lin. Dia adalah seorang sarjana Perjanjian Lama yang juga adalah salah satu penerjemah dari New American Standard Version (NASV), dan juga mengajar di beberapa seminari konservatif. Dr. Lin menyarankan jawaban untuk bagaimana makhluk malaikat bisa mengambil wanita manusia sebagai istri mereka. Dia mengatakan bahwa para malaikat yang jatuh merasuki para laki-laki (manusia), dan laki-laki yang kerasukan setan ini kemudian melakukan hubungan jasmani dengan para wanita. Dia berkata, “Oleh sebab itu para malaikat yang telah jatuh dan jahat itu dapat menghasilkan anak-anak yang dikendalikan oleh setan” (Timothy Lin, Ph.D., Genesis: A Biblical Theology, Biblical Studies Ministries International, 2002, hlm. 96-97). Dr. Lin juga berkata,

     Ketika Setan menjadi lebih terbuka dalam campur tangannya dalam urusan manusia, ia menambahkan daya tarik nafsu seksual manusia yang telah rusak yang telah ia sesatkan sejak semula. Perkawinan pada periode ini bukan hanyatelah merusak lembaga suci pernikahan menjadi sarana pemuasan keinginan diri dan nafsu tetapi telah melakukan sesuatu yang jauh lebih serius daripada umumnya. Ini membawa perkawinan antara anak-anak Allah dengan anak-anak perempuan manusia, agar umat manusia dapat terdegradasi ke tingkat sub-human. Setelah berhasil, manusia mungkin tidak lagi menjadi keturunan manusia tetapi keturunan Setan, sehingga menyangkal Penebus yang telah dijanjikan sebagai jalan menjadi seorang manusia.
     Skema Setan telah merusak keseluruhan populasi bumi ini. Orang-orang berkonsentrasi pada “makan dan minum, kawin dan mengawinkan, sampai kepada hari Nuh masuk ke dalam bahtera” (Matius 24:38). Juga, “bumi telah penuh dengan kekerasan” (Kej. 6:11, 13). Instrumen utama Setan untuk menyebabkan kejahatan, kerusakan, dan kekerasan dalam periode ini adalah invasi dan gangguan oleh “anak-anak Allah,” yang ... telah merusak orang-orang pada waktu itu (ibid)

Selanjutnya lihat Kejadian 6:4,

“Pada waktu itu orang-orang raksasa ada di bumi, dan juga pada waktu sesudahnya, ketika anak-anak Allah menghampiri anak-anak perempuan manusia, dan perempuan-perempuan itu melahirkan anak bagi mereka; inilah orang-orang yang gagah perkasa di zaman purbakala, orang-orang yang kenamaan” (Kejadian 6:4).

KJV menyebut anak-anak setan ini adalah para orang-orang “raksasa.”* Itu adalah terjemahan yang kurang tepat yang datang dari penerjemahan yang salah atas kata Ibrani “nephilim” oleh para rabi tua. Mereka menerjemahkan bahasa Ibrani ini ke dalam bahasa Yunani dalam Septuaginta sebagai “gigantes” (“giants” atau “raksasa”). Tetapi kata Ibrani “nephilim” tidak berarti “raksasa.” Sebaliknya, itu berarti “pribadi yang telah jatuh.” Dr. Henry M. Morris mengatakan bahwa “makna alami dan yang mungkin adalah ‘orang-orang yang telah jatuh,’ mungkin mengacu kepada... malaikat-malaikat yang jatuh... anak-anak dari perkawinan para pria yang dikendalikan iblis dan perempuan-perempuan dari periode ini adalah orang-orang yang dikatakan telah menjadi [nephilim atau ‘orang-orang yang telah jatuh’]” (Henry M. Morris, Ph.D., The Genesis Record, Baker Book House, 1986 edition, hlm. 172; catatan untuk Kejadian 6:4). Jadi kita bisa menerjemahkan Kejadian 6:4 sebagai, “Pada waktu itu orang-orang yang telah jatuh ada dibumi, dan juga pada waktu sesudahnya, ketika anak-anak Allah [anak-anak laki-laki yang dirasuki setan] menghampiri anak-anak perempuan manusia, dan perempuan-perempuan itu melahirkan anak bagi mereka…” Pada akhir periode sebelum Air Bah, seluruh umat manusia terdiri dari orang-orang yang dirasuki setan dan di bawah kendali setan. Rencana Setan hampir bekerja. Dia hampir menghancurkan umat manusia, dan hampir menghentikan kedatangan Kristus. Orang-orang yang di bawah kendali setan ini dijelaskan dalam Kejadian 6:5. Apa yang menghentikan rencana Setan? Lihatlah Kejadian 6:8,

“Tetapi Nuh mendapat kasih karunia di mata TUHAN” (Kejadian 6:8).

Nuh dan keluarganya diselamatkan dari kerasukan roh jahat oleh kasih karunia Allah. Dia menyelamatkan mereka ketika Ia mengirim Air Bah untuk membinasakan “orang-orang yang telah jatuh.” Jika Anda salah satu dari orang-orang pilihan, yang dipilih oleh Allah, Anda tidak perlu takut, karena kasih karunia Allah lebih kuat dari iblis dan pengikutnya. Luther berkata, “Dan meskipun dunia ini, dipenuhi setan, haruskah membuat kita takut, Kami tidak akan takut, karena Allah telah menghendaki kebenaran-Nya untuk menang melalui kita.” Tetapi jika Anda tidak diselamatkan, Anda harus takut! Dan itu membawa kita ke poin kedua.

II. Kedua, kita hidup pada zaman aktivitas demonik yang luar biasa hari ini.

Ini membawa kita kembali kepada nubuatan Tuhan Yesus Kristus, yang berkata,

“Sebab sebagaimana halnya pada zaman Nuh, demikian pula halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia” (Matius 24:37).

Dr. M. R. DeHaan berkata,

Dapatkah kita melihat bahwa kondisi saat ini ada kemiripan dengan kondisi pada zaman Nuh...? Tentunya orang yang secara rohani buta, dan sepenuhnya meragukan Firman Tuhan, gagal untuk mengenali bahwa semua ini merupakan pengulangan dari zaman Nuh... (M. R. DeHaan, The Days of Noah, Zondervan Publishing House, 1971 edition, hlm. 149).

Kekuatan jahat mengambil alih dunia pada zaman Nuh - dan hampir menghancurkan seluruh umat manusia.

Dalam hidup saya, saya telah melihat kekuatan Setan meningkat di seluruh dunia. Pada tahun 1960 terasa pada waktu itu dunia tertatih-tatih menuju ke tepi kehancuran. Banyak anak muda membuka diri untuk dikendalikan setan dengan memakai obat-obatan seperti LSD. Mereka memakai obat-obatan saat ini yang membuat LSD itu tampak hampir sama seperti permen saja. Saya berkhotbah di antara orang-orang Hippies di daerah San Francisco pada awal tahun 70-an. Saya dapat memberitahu Anda dari pengalaman pribadi bahwa sebagian besar anak-anak ini berada di bawah pengaruh berat setan, dan saya melihat beberapa dari mereka yang benar-benar kerasukan setan. Pada tahun 1973 Mahkamah Agung Amerika Serikat menyetujui aborsi adalah legal di seluruh Amerika. Sejak itu 55 juta bayi telah dibinasakan oleh para “dokter” aborsi yang dikendalikan setan. Kami juga menemukan, melayani orang-orang muda di jantung kota San Francisco dan Los Angeles, bahwa hampir setiap wanita yang pernah melakukan aborsi di bawah pengaruh setan, dan banyak yang telah benar-benar kerasukan setan. Hari ini para wanita ini, dan para pria pemakai obat-obatan ini, membentuk blok besar sebagai pemilih yang menempatkan Barack Obama menduduki jabatannya dalam dua periode. Mr. Obama memiliki banyak ide-ide yang jelas-jelas merupakan ide setan. Saya pribadi percaya bahwa ia di bawah pengaruh setan saat bergereja (selama 21 tahun) di gereja yang digembalakan oleh Dr. Jeremiah Wright, pria yang berteriak di televisi “Allah mengutuk Amerika! Allah mengutuk Amerika! Allah mengutuk Amerika!” Saya tidak tahu bagaimana orang bisa datang ke gerejanya hampir setiap hari Minggu selama 21 tahun tanpa menjadi setan!

Apakah saya perlu menyebutkan munculnya homoseksualitas militan dan pernikahan “gay”? Apakah saya perlu menyebutkan pornografi - sekarang dilihat oleh lebih dari 95% remaja laki-laki? Apakah saya perlu menyebutkan jenis musik yang diperdengakanr pada konser musik rave dan rock, di mana semua orang menjadi terhipnotis oleh irama dan meleleh mengikuti nafsu kedagingan manusia? Apakah saya perlu menyebutkan pertunjukan pembunuhan mengerikan dan tak terkatakan yang ditampilkan di hampir semua film Hollywood saat ini? Dr. J. Vernon McGee berkata,

Banyak orang yang kerasukan setan hari ini... Kami melihat semakin banyak manifestasi dari setan. Ada banyak bukti dari itu semua tentang kita (J. Vernon McGee, Th.D., Thru the Bible, Thomas Nelson Publishers, volume IV, 1983, hlm. 51; komentar untuk Matius 8:32).

Dr. McGee adalah seorang guru Alkitab yang sangat dihormati dan dikenal luas. Dr. Martyn Lloyd-Jones telah disebut sebagai salah satu pengkhotbah terbesar dari abad kedua puluh. Ia menggembalakan Westminster Chapel di jantung kota London, Inggris selama lebih dari dua puluh lima tahun. Dr. Lloyd-Jones berkata,

Aktivitas setan terus meningkat karena spiritualitas menurun, dan oleh karena kefasikan dari seluruh negeri (Martyn Lloyd-Jones, M.D., Healing and the Scriptures, Oliver-Belson Books, 1988, hlm. 159).

Alkitab memprediksikan daftar seluruh kegiatan setan di hari-hari terakhir. Rasul Paulus berkata,

“Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar. Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama, tidak tahu mengasihi, tidak mau berdamai, suka menjelekkan orang, tidak dapat mengekang diri, garang, tidak suka yang baik, suka mengkhianat, tidak berpikir panjang, berlagak tahu, lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah. Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu! (II Timotius 3:1-5).

“Sedangkan orang jahat dan penipu akan bertambah jahat, mereka menyesatkan dan disesatkan” (II Timotius 3:13).

Rasul Paulus menunjukkan bahwa aktivitas setan ini bahkan akan menyerang gereja-gereja konservatif pada hari-hari terakhir,

“Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng” (II Timotius 4:4).

“Sebab sebagaimana halnya pada zaman Nuh, demikian pula halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia” (Matius 24:37).

Kita hidup pada zaman aktivitas setan sedang mengelilingi kita. Hanya Yesus yang dapat menyelamatkan kita!

Pada zaman demonik di mana kita hidup saat ini, setiap orang harus memperhatikan peringatan yang diberikan kepada kita oleh Rasul Petrus,

“Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya” (I Petrus 5:8).

Apakah Anda pernah bertanya-tanya mengapa beberapa dari Anda merasa begitu sulit untuk percaya Yesus dan diselamatkan? Apakah Anda pernah berpikir bahwa itu mungkin karena setan menyerang pikiran Anda - usaha terakhir Setan untuk membuat Anda sebagai budaknya? Alkitab berbicara tentang orang-orang yang berada dalam perbudakan Iblis “seumur hidup mereka” (Ibrani 2:14, 15).

Itulah sebabnya Yesus datang - untuk membebaskan Anda dari belenggu Iblis, untuk membebaskan Anda dari menjadi budak setan! Yesus mati di kayu Salib untuk membayar penghukuman dosa Anda. Yesus bangkit dari antara orang mati untuk membebaskan Anda dari perbudakan Iblis! Datang dan mintalah Yesus untuk membebaskan Anda dari Setan! Datang dan mintalah Yesus untuk mengampuni dosa Anda dan memberikan kehidupan baru! Yesus berkata bahwa Allah mengutus-Nya “untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan” (Lukas 4:18). Oh, datanglah, datanglah, datanglah - kepada Yesus! “Tidak ada selain Yesus, Tidak ada selain Yesus, yang dapat menolong orang berdosa!”

Jangan berpikir lagi tentang Setan! Hanya pikirkan Yesus! Hempaskan diri pada Yesus dan Ia akan membebaskan Anda dari dosa dan kematian! Yesus akan menyelamatkan Anda! “Hanya percayalah kepada-Nya, hanya percayalah kepada-Nya, hanya percayalah kepada-Nya sekarang. Dia akan menyelamatkan Anda, Dia akan menyelamatkan Anda, Dia akan menyelamatkan Anda sekarang”! Oh, berbaliklah dari dosa dan percayalah kepada Juruselamat sekarang!

Datanglah dan berbicara dengan kami tentang Yesus yang menyelamatkan. Tinggalkan kursi Anda dan berjalan ke bagian belakang auditorium ini sekarang. Dr. Cagan akan membawa Anda ke ruangan lain di mana kita bisa bicara. Dr. Chan, silahkan berdoa kiranya seseorang mau percaya Yesus sekarang. Amin.

*Para rabi kuno menerjemahkan kata Ibrani “nephilim” menjadi “gigantes” dalam Septuaginta. Dengan demikian, mereka memperkenalkan gagasan yang salah bahwa nephilim adalah raksasa. Kata “nephilim” muncul juga dalam Bilangan 13:33 di mana itu diterjemahkan sebagai “raksasa” dalam KJV. Kesalaham dalam penerjemahan pada dua bagian itu berasal dari kesalahan penerjemahan dalam Septuaginta (gigantes). Kita tahu bahwa mereka adalah orang-orang besar dalam Bilangan 13:33 adalah yang membuat orang-orang Ibrani ini merasa kecil. Tetapi itu hanya berarti bahwa mereka adalah orang-orang berperawakan besar, bukan berarti bahwa mereka adalah raksasa. Kata “nephilim” mengacu pada fakta bahwa mereka ada di bawah pengaruh setan, seperti sebagian besar orang yang tinggal di tanah Kanaan sebelum orang-orang Ibrani datang. Orang Ibrani terus-menerus diganggu oleh orang-orang yang di bawah pengaruh setan karena mereka tidak mengusir mereka keluar dari negeri itu sebagaimana perintah Allah untuk mereka lakukan. Tidak ada “raksasa” dalam ayat-ayat tersebut, meskipun beberapa tafsiran, dan bahkan Strong, dikacaukan oleh penerjemahan dari para rabi kuno itu.

(AKHIR KHOTBAH)
Anda dapat membaca khotbah Dr Hymers setiap minggu di Internet
di www.realconversion.com. Klik di “Khotbah Indonesia.”

Anda dapat mengirim email kepada Dr. Hymers dalam bahasa Inggris ke
rlhymersjr@sbcglobal.net (Click Here) – atau Anda juga boleh mengirim surat kepadanya
ke P.O. Box 15308, Los Angeles, CA 90015. Atau telepon beliau di (818)352-0452.

Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Anda dapat menggunakannya tanpa
meminta izin kepada Dr. Hymers. Namun, semua video khotbah Dr. Hymers dilindungi
hak cipta dan hanya dapat digunakan dengan izin.

Pembacaan Alkitab Sebelum Khotbah oleh Mr. Abel Prudhomme: Kejadian 6:1-8.
Persembahan Pujian Sebelum Khotbah oleh Mr. Benjamin Kincaid Griffith:
“Then Jesus Came” (oleh Dr. Oswald J. Smith, 1889-1986).


GARIS BESAR KHOTBAH

SETAN DI DUNIA HARI INI
(KHOTBAH #79 DARI KITAB KEJADIAN)


DEMONS IN THE WORLD TODAY
(SERMON #79 ON THE BOOK OF GENESIS)

oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.

“Ketika manusia itu mulai bertambah banyak jumlahnya di muka bumi, dan bagi mereka lahir anak-anak perempuan, maka anak-anak Allah melihat, bahwa anak-anak perempuan manusia itu cantik-cantik, lalu mereka mengambil isteri dari antara perempuan-perempuan itu, siapa saja yang disukai mereka” (Kejadian 6:1-2).

(Matius 24:3, 37; Yudas 15; Kejadian 5:22; 6:9)

I.   Pertama, itu adalah zaman aktivitas demonik yang luar biasa, Kejadian 6:1-5; Matius 24:38; Kejadian 6:11, 13, 4, 8.

II.  Kedua, kita hidup pada zaman aktivitas demonik yang luar biasa hari ini, Matius 24:37; II Timotius 3:1-5, 13; 4:4; I Petrus 5:8;
Ibrani 2:14, 15; Lukas 4:18.