Print Sermon

Naskah-naskah khotbah dan video ini diakses oleh sekitar 116,000 komputer di lebih dari 215 negara setiap bulannya di www.sermonsfortheworld.com. Ratusan orang lainnya menyaksikan video di YouTube. Naskah-naskah khotbah ini disajikan dalam 34 bahasa untuk ribuan orang setiap bulannya. Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Jadi para pengkhotbah boleh menggunakannya tanpa seijin kami. Silahkan klik di sini untuk mengetahui bagaimana Anda dapat memberikan donasi setiap bulan untuk membantu kami dalam pekerjaan besar pemberitaan Injil ke seluruh dunia ini.

Kapanpun Anda menulis pesan untuk Dr. Hymers, selalu sebutkan kepada beliau negara di mana Anda tinggal. Surel Dr. Hymers adalah rlhymersjr@sbcglobal.net.




SUDAHKAH ANDA DATANG KEPADA KRISTUS?

HAVE YOU COME TO CHRIST?
(Indonesian)

oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.
diterjemahkan oleh Dr. Edi Purwanto

Khotbah ini dikhotbahkan di Baptist Tabernacle of Los Angeles
Pada Kebaktian Minggu Malam, 9 Nopember 2003
A sermon preached at the Baptist Tabernacle of Los Angeles
Lord’s Day Evening, November 9, 2003

“Namun kamu tidak mau datang kepada-Ku untuk memperoleh hidup itu” (Yohanes 5:40).


Para pemimpin agama pada zaman Kristus telah mempelajari Kitab Suci Perjanjian Lama dengan teliti. Tetapi mereka tidak memahami fakta bahwa Kitab Suci berbicara tentang Kristus - dan karena itu, mereka tidak datang kepada Kristus, dan menerima keselamatan melalui Dia. Ada pepatah umum di antara mereka, “Dia yang memiliki perkataan dari hukum Taurat memiliki hidup yang kekal” (Matthew Henry, catatan untuk Yohanes 5:39). Tetapi Yesus mengatakan bahwa Kitab Suci bersaksi tentang Dia,

“Kamu menyelidiki Kitab-kitab Suci, sebab kamu menyangka bahwa olehnya kamu mempunyai hidup yang kekal, tetapi walaupun Kitab-kitab Suci itu memberi kesaksian tentang Aku, namun kamu tidak mau datang kepada-Ku untuk memperoleh hidup itu” (Yohanes 5:39-40).

Mereka mempercayai kata-kata dari Kitab Suci, namun mereka tidak mempercayai Kristus yang dibicarakan di dalam Kitab Suci itu sendiri. Dr. Walvoord berkata, “Demikian pula banyak orang saat ini berpikir bahwa mempelajari Alkitab adalah tujuan akhir dari itu sendiri” (Walvoord and Zuck, The Bible Knowledge Commentary, Victor Books, 1984, volume II, hal 292).

Mereka datang kepada Alkitab, dan mempercayai kata-kata dalam Alkitab - namun mereka tidak mau datang kepada Kristus dan percaya kepada Dia.

“Namun kamu tidak mau datang kepada-Ku untuk memperoleh hidup itu” (Yohanes 5:40).

Ada kecenderungan mengerikan bagi manusia yang telah jatuh untuk datang ke sesuatu selain Kristus, untuk mempercayai sesuatu selain Kristus.

“Orang menutup mukanya terhadap dia” (Yesaya 53:3).

“Mereka pun merasa muak terhadap aku” (Zakharia 11:8).

“Maka berteriaklah mereka: "Enyahkan Dia! Enyahkan Dia! Salibkan Dia!” (Yohanes 19:15).

Inilah cara seluruh umat manusia memperlakukan Kristus. Terlepas dari anugerah Allah, dengan cara apa pun, ini dapat dikatakan tentang seluruh umat manusia,

“Namun kamu tidak mau datang kepada-Ku untuk memperoleh hidup itu” (Yohanes 5:40).

Tanpa anugerah Allah, tidak ada manusia yang akan pernah datang kepada Kristus. Yesus berkata,

“Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku” (Yohanes 6:44).

Apakah Allah sedang menarik Anda malam ini? Apakah Anda merasa bahwa Anda membutuhkan Kristus? Apakah Anda merasa bahwa Anda terhilang tanpa Dia? Jika demikian dengan Anda, itu berarti Allah sedang menarik Anda dari pikiran Anda yang salah kepada Kristus, kepada diri-Nya sendiri. Dengarkan baik-baik apa yang saya katakan, lepaskan pikiran-pikiran sesat Anda, dan datanglah kepada Kristus. Sampai sekarang, Anda belum datang kepada Kristus. Sampai sekarang, Kristus masih berfirman kepada Anda,

“Namun kamu tidak mau datang kepada-Ku untuk memperoleh hidup itu” (Yohanes 5:40).

I. Pertama, apa yang orang-orang lakukan adalah selain datang kepada Kristus.

Orang-orang dengan latar belakang Pentakosta atau Karismatik sering berpikir bahwa keselamatan datang melalui pengalaman dan perasaan. “Roh Kudus” sering menggantikan Kristus sebagai perantara antara Allah dan manusia (lih I Timotius 2:5). Yesus, pada kenyataannya, sering digantikan oleh “Roh Kudus”.

“Namun kamu tidak mau datang kepada-Ku untuk memperoleh hidup itu” (Yohanes 5:40).

Orang-orang dengan latar belakang Katolik Roma cenderung menggantikan Kristus dengan tindakan pengakuan dosa - penyesalan, pengakuan dosa, dan perbuatan baik. Mereka mencoba diselamatkan dengan mengakui dosa-dosa mereka satu per satu, atau dengan mencoba mengikuti teladan Kristus dari hari ke hari. Karya manusia ini menggantikan Kristus.

“Namun kamu tidak mau datang kepada-Ku untuk memperoleh hidup itu” (Yohanes 5:40).

Orang-orang yang berasal dari latar belakang agama-agama dunia lainnya, seperti Buddhisme, Hinduisme, Yudaisme, dan lain-lain percaya bahwa keselamatan tidak bergantung pada Kristus. Mereka mungkin memberi pujian di bibir kepada Kristus sebagai “nabi agung,” tetapi mereka tidak percaya bahwa Kristus sendiri dapat menyelamatkan mereka. Mereka umumnya bergantung pada bagaimana menjalani “kehidupan yang baik” untuk keselamatan.

“Namun kamu tidak mau datang kepada-Ku untuk memperoleh hidup itu” (Yohanes 5:40).

Orang-orang Baptis dan injili juga cenderung mempercayai sesuatu yang lain selain Kristus. Dr. John R. Rice berkata,

Jutaan anggota gereja adalah orang-orang berdosa yang belum bertobat, yang belum dilahir-barukan dan masih hidup di bawah murka Allah. Di Neraka hari ini ada jutaan orang... orang-orang Baptis ortodoks... yang telah pergi ke [Neraka], tidak pernah benar-benar diselamatkan. [Mereka] salah jalan, memiliki harapan yang salah dan sekarang sedang berada dalam siksaan (Dr. John R. Rice, Religious But Lost, Sword of the Lord, 1939, hal. 8).

Dr. Rice kemudian berkata,

Dari banyak kali ini dimuat dalam Alkitab, terbukti bahwa ada bahaya nyata dari seseorang yang tertipu dan bergantung pada harapan palsu, hanya untuk menemukan akhirnya bahwa dia telah terhilang untuk selama-lamanya (ibid.).

Orang-orang Baptis dan injili sering mempercayai “doa terima Yesus” dan bukan Kristus itu sendiri. Mereka berkata, “Saya meminta Dia untuk menyelamatkan saya. Bukankah itu cukup?” Tidak, itu tidak cukup! Anda harus datang kepada Kristus untuk diselamatkan! Anda tidak harus mempercayai doa Anda sendiri! Anda harus percaya kepada Anak Allah! Kristus tidak mengatakan untuk meminta kepada-Nya. Dia berkata untuk datang kepada-Nya. Kristus berkata,

“Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu” (Matius 11:28).

Anda telah tertipu dengan meminta kepada-Nya, daripada datang kepada-Nya!

Orang lain tertipu dengan mempercayai apa yang Alkitab katakan, daripada datang kepada Kristus. Mereka mengetahui “rencana keselamatan” dalam Alkitab. Mereka tahu bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa mereka. Mereka tahu bahwa Dia telah bangkit dari antara orang mati. Mereka percaya pada fakta-fakta Alkitab, tetapi mereka tidak pernah datang kepada Yesus sendiri. Seperti yang dikatakan Dr. Walvoord, “Banyak orang saat ini berpikir bahwa pelajaran Alkitab adalah tujuan akhir dari itu sendiri.”

Bagaimana Anda dapat berbeda dari orang-orang Farisi? Yesus berkata kepada mereka,

“Kamu menyelidiki Kitab-kitab Suci, sebab kamu menyangka bahwa olehnya kamu mempunyai hidup yang kekal, tetapi walaupun Kitab-kitab Suci itu memberi kesaksian tentang Aku, namun kamu tidak mau datang kepada-Ku untuk memperoleh hidup itu” (Yohanes 5:39-40).

Itulah beberapa hal yang dilakukan oleh banyak orang daripada datang kepada Kristus. Mungkinkah Anda telah melakukan kesalahan seperti itu?

II. Kedua, mengapa banyak cara lainnya selain datang kepada Kristus tidak akan menyelamatkan Anda.

Ketika Anda berdiri di hadapan takhta Allah, pada saat Penghakiman Terakhir, Yesus akan berkata kepada Anda,

“Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!” (Matius 7:23).

Mengapa Dia menyuruh Anda pergi dari Dia ke dalam api Neraka? Karena Dia “tidak pernah mengenal Anda.” Alasan mengapa Dia tidak pernah mengenal Anda adalah karena Anda tidak pernah datang kepada-Nya! Sesederhana itu!

Anda mencoba diselamatkan dengan mengucapkan kata-kata doa atau dengan mempercayai sesuatu di dalam Alkitab. Tetapi hal itu tidak akan menyelamatkan siapa pun. Alkitab mengatakan,

“Lalu kata mereka kepada-Nya: "Apakah yang harus kami perbuat, supaya kami mengerjakan pekerjaan yang dikehendaki Allah? Jawab Yesus kepada mereka: "Inilah pekerjaan yang dikehendaki Allah, yaitu hendaklah kamu percaya kepada Dia yang telah diutus Allah” (Yohanes 6:28-29).

Satu-satunya “pekerjaan” yang dapat diterima adalah percaya kepada Yesus! “Percaya kepada Yesus” adalah cara lain untuk mengatakan “datang kepada Yesus.” “Percaya kepada Yesus” dan “datang kepada Dia” adalah dua cara yang berbeda untuk mengatakan hal yang sama. Yesus berkata,

“Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku, dan ia akan Kubangkitkan pada akhir zaman. Ada tertulis dalam kitab nabi-nabi: Dan mereka semua akan diajar oleh Allah. Dan setiap orang, yang telah mendengar dan menerima pengajaran dari Bapa, datang kepada-Ku. Hal itu tidak berarti, bahwa ada orang yang telah melihat Bapa. Hanya Dia yang datang dari Allah, Dialah yang telah melihat Bapa. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya, ia mempunyai hidup yang kekal” (Yohanes 6:44-47).

Kita melihat, dalam perikop ini, bahwa datang kepada Yesus dan percaya kepada Yesus adalah dua cara yang berbeda untuk mengatakan hal yang sama. Sekarang, pertanyaan saya kepada Anda adalah ini - apakah Anda sudah datang kepada Yesus? Apakah anda sudah percaya kepada-Nya?

Tidak ada yang lain selain datang kepada Yesus yang akan menghasilkan keselamatan - karena tidak ada seorang pun kecuali Yesus yang dapat menyelamatkan Anda! Tidak ada seorang pun kecuali Yesus yang telah mati di kayu Salib untuk membayar hukuman atas dosa Anda. Tidak ada seorang pun kecuali Yesus yang telah bangkit dari kematian untuk memberikan hidup kepada Anda.

Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan” (Kisah Rasul 4:12).

Anda harus datang kepada Yesus atau Anda tidak akan diselamatkan. Semua metode lainnya, dan semua cara lainnya, mengarah ke Neraka. Tetapi sampai sekarang Anda belum datang kepada-Nya, bukan? Anda percaya apa yang Alkitab katakan tentang Dia. Anda bahkan meminta Dia untuk menyelamatkan Anda. Tetapi Anda masih belum datang kepada-Nya - bukan?

“Namun kamu tidak mau datang kepada-Ku untuk memperoleh hidup itu” (Yohanes 5:40).

III. Ketiga, bagaimana cara mengetahui apakah Anda telah datang kepada Kristus atau belum.

Anda mungkin berkata, “Saya tidak tahu apakah saya telah datang kepada Kristus atau belum. Bagaimana saya bisa tahu?” Cara untuk memberitahu diberikan dalam II Korintus 13:5. Rasul Paulus berkata,

“Ujilah dirimu sendiri, apakah kamu tetap tegak di dalam iman. Selidikilah dirimu!…” (II Korintus 13:5).

Mengenai ayat ini, Spurgeon berkata,

Ujilah dirimu sendiri karena jika Anda membuat kesalahan Anda tidak akan pernah bisa memperbaikinya, kecuali di dunia ini... saya tidak dapat membiarkan jiwa saya dilemparkan ke dalam neraka. Betapa bahaya yang menakutkan yang Anda dan saya jalani, jika kita tidak memeriksa diri kita sendiri! Ini adalah bahaya yang kekal; Ini adalah bahaya sorga atau neraka, nikmat kekal dari Allah atau kutukan kekal-Nya. Demikianlah sang rasul berkata, “Ujilah dirimu sendiri” (C. H. Spurgeon, “Self Examination,” The New Park Street Pulpit, Pilgrim Publications, 1981 reprint, volume IV, hal. 429).

Dr. J. Vernon McGee memberikan komentar ini untuk II Korintus 13:5,

Paulus mengatakan bahwa kita harus memeriksa diri kita sendiri untuk melihat apakah kita berada dalam iman atau tidak. Kita harus bersedia menghadapi masalah ini (J. Vernon McGee, Thru the Bible, Thomas Nelson, 1983, volume V, hal. 145).

Asahel Nettleton, penginjil besar dari Kebangunan Rohani Agung Kedua, mengatakan,

Dalam usaha ini [menguji diri], setiap individu harus duduk dalam penilaian atas dirinya sendiri. Dengan jujur memeriksa jiwa Anda. Harapan palsu lebih buruk daripada tidak ada harapan. Kesalahan dalam perhatian penting ini sangat mengerikan. Ujilah fondasi di mana Anda meletakkan harapan sorga Anda, jangan sampai Anda menemukan kesalahan Anda ketika sudah terlambat (Asahel Nettleton, Sermons From the Second Great Awakening, International Outreach, 1995 reprint, hal. 323, 333).

Kembalilah dan pikirkan saat-saat Anda diselamatkan. Apakah Anda telah datang kepada Kristus? Atau apakah Anda telah melakukan sesuatu yang lain? Seperti yang Dr. Nettleton katakan, “Ujilah fondasi di mana Anda meletakkan harapan sorga Anda.” Apakah Anda benar-benar telah datang kepada Kristus? Apakah Kristus adalah fondasi harapan Anda? Jika Anda tidak benar-benar datang kepada Kristus saat itu, Anda harus datang kepada-Nya malam ini. Yesus berkata,

“Barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang” (Yohanes 6:37).

Yesus berkata,

“Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu” (Matius 11:28).

Tiada lain pengharapan, Hanya pada darah Yesus,
Semuanya kusandarkan, Hanya pada nama Yesus.
Di atas Yesus batu, Karang yang teguh
'Ku berdiri, alas yang, Lain tak 'kan kukuh.
   (“The Solid Rock” oleh Edward Mote, 1797-1874/
      Puji-Pujian Kristen No. 218).


Jika khotbah ini memberkati Anda Dr. Hymers akan senang mendengar dari Anda. KETIKA ANDA MENULIS KEPADA DR. HYMERS ANDA HARUS MEMBERITAHU BELIAU DARI NEGARA MANA ANDA MENULIS ATAU IA TIDAK DAPAT MENJAWAB EMAIL ANDA. Jika khotbah ini memberkati Anda silahkan mengirim email kepada Dr. Hymers dan ceritakan kepadanya, tetapi selalu jelaskan pada beliau dari negara mana Anda mengirimnya. E-mail Dr. Hymers ada di rlhymersjr@sbcglobal.net (klik di sini). Anda dapat menulis email kepada Dr. Hymers dalam bahasa apapun, namun tulislah dalam bahasa Inggris jika Anda dapat. Jika anda ingin menulis surat kepada Dr. Hymers melalui pos, alamat beliau adalah P.O. Box 15308, Los Angeles, CA 90015. Anda boleh menelepon beliau di (818)352-0452.

(AKHIR KHOTBAH)
Anda dapat membaca khotbah Dr Hymers setiap minggu di Internet
www.sermonsfortheworld.com.
Klik pada “Khotbah Indonesia.”

Naskah-naskah khotbah tidak dilindungi hak cipta. Anda dapat menggunakannya tanpa
meminta izin kepada Dr. Hymers. Namun, semua video khotbah Dr. Hymers dilindungi
hak cipta dan hanya dapat digunakan dengan izin.

Pembacaan Alkitab Sebelum Khotbah oleh Dr. Kreighton L. Chan: Yohanes 5:39-47.
Persembahan Pujian Sebelum Khotbah oleh Mr. Benjamin Kincaid Griffith:
“The Solid Rock” (oleh Edward Mote, 1797-1874).


GARIS BESAR KHOTBAH

SUDAHKAH ANDA DATANG KEPADA KRISTUS?

HAVE YOU COME TO CHRIST?

oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.

“Namun kamu tidak mau datang kepada-Ku untuk memperoleh hidup itu” (Yohanes 5:40).

(Yohanes 5:39; Yesaya 53:3; Zakharia 11:8; Yohanes 19:15; 6:44)

I.    Pertama, apa yang orang-orang lakukan adalah selain datang kepada Kristus, I Timotius 2:5; Matius 11:28.

II.   Kedua, mengapa banyak cara lainnya selain datang kepada Kristus tidak akan menyelamatkan Anda, Matius 7:23; Yohanes 6:28-29, 44-47; Kisah Rasul 4:12.

III.  Ketiga, bagaimana cara mengetahui apakah Anda telah datang kepada Kristus atau belum, II Korintus 13:5; Yohanes 6:37.